WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Perkuat Sinergi Kemaslahatan, BAZNAS Majalengka Jajaki Kolaborasi Program ZIS-DSKL Bersama PT Swift Ilsin Ots Indo
Perkuat Sinergi Kemaslahatan, BAZNAS Majalengka Jajaki Kolaborasi Program ZIS-DSKL Bersama PT Swift Ilsin Ots Indo
MAJALENGKA (BAZNAS) Dalam upaya memperluas syiar zakat dan memperkuat jaringan lintas sektor, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus sosialisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Kegiatan yang dipadukan dengan penjajakan program kolaborasi ini berlangsung di kantor PT Swift Ilsin Ots Indo, Jl. Desa Cibentar, Sukaraja Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (12/6/2026). Kunjungan silaturahmi ini disambut dengan penuh kehangatan oleh Manajer HRD PT Swift Ilsin Ots Indo beserta jajaran manajemen perusahaan. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun komitmen bersama untuk menumbuhkan budaya kepedulian sosial, serta mendorong pemberdayaan ekonomi dan kemaslahatan umat di wilayah Kabupaten Majalengka. Dalam pemaparannya, tim BAZNAS Kabupaten Majalengka mengenalkan salah satu program inovatifnya, yaitu ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan). Program ini dirancang sebagai gerakan kepedulian sosial yang melibatkan partisipasi aktif karyawan perusahaan secara sukarela. Sebagai langkah awal dan bentuk legalitas, melalui program ini nantinya akan dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Perusahaan yang bertugas mengoordinasikan penghimpunan dana ZIS di lingkungan kerja. Dana yang terhimpun melalui UPZ tersebut dipastikan akan dikelola secara amanah, transparan, dan profesional. Manfaatnya pun akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk program jaring pengaman sosial, bantuan kemanusiaan, serta program pemberdayaan ekonomi produktif, khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar lingkungan operasional perusahaan. Selain program ASIK, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mensosialisasikan program unggulan terdekat, yakni Lebaran Anak Yatim 2026 yang insya-Allah akan diselenggarakan pada Kamis, 25 Juni 2026 mendatang. Program mulia ini bertujuan memuliakan dan membahagiakan anak-anak yatim dengan mengajak mereka berbelanja langsung kebutuhan sekolah menggunakan voucher senilai Rp500.000 per anak. Kebutuhan yang dapat diakomodasi meliputi tas, seragam, sepatu, hingga perlengkapan alat tulis sekolah. Alhamdulillah, hingga saat ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mencatat telah terhimpun sebanyak 419 anak yatim yang siap dibahagiakan melalui kegiatan belanja bersama yang berlokasi di UD Putra TS Majalengka. Melalui pertemuan strategis ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat memupuk sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan bersama PT Swift Ilsin Ots Indo. Dengan bergandengannya tangan antara lembaga amil zakat resmi pemerintah dan sektor industri, diharapkan mampu menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas serta memberikan dampak nyata dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Bumi Sindangkasih. Mari Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berkah. #BAZNASMajalengka #NikmatBerzakat #AksiSedekahDanInfakKaryawan #LebaranAnakYatim2026 #MajalengkaLangkungSae #SAEKEUNMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat
13/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menyahuti Rintihan Asnaf: BAZNAS Kabupaten Majalengka Tinjau Rumah Tak Layak Huni Ibu Enih di Blok Cigumawang, Ikhtiar Wujudkan Hunian yang Berkah
Menyahuti Rintihan Asnaf: BAZNAS Kabupaten Majalengka Tinjau Rumah Tak Layak Huni Ibu Enih di Blok Cigumawang, Ikhtiar Wujudkan Hunian yang Berkah
MAJALENGKA, BAZNAS Mengalirkan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bergerak cepat menyahuti rintihan asnaf dengan meninjau langsung kondisi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Enih (seorang janda dhuafa sebatang kara) di Blok Cigumawang, Desa Kagok, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (12/06/2026). Langkah responsif ini dipimpin langsung oleh Tim Media sekaligus Verifikator BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, guna melakukan survei faktual serta mengukur indikator kelayakan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) demi mewujudkan hunian yang berkah dan bermartabat bagi kaum dhuafa. Peninjauan lapangan ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat yang dititipkan oleh para muzakki tidak sekadar dikelola, melainkan diantarkan langsung ke pintu-pintu mereka yang berhak menerima (mustahik). Didampingi oleh Kepala Dusun (Kadus) Blok Cigumawang beserta jajaran tokoh masyarakat setempat, Tim BAZNAS Majalengka menyaksikan langsung realitas kehidupan Ibu Enih yang selama ini hidup dalam keterbatasan yang sangat mendalam. Kondisi Rumah Menyayat Hati, Menguji Kepedulian Iman Di sudut Blok Cigumawang, berdiri sebuah gubuk peninggalan kedua orang tua Ibu Enih yang kini kondisinya sungguh menguji keimanan dan kepedulian sosial kita. Struktur bangunan tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah, khususnya pada bagian atap. Sebagian besar kayu penyangga telah keropos dimakan usia, dan beberapa bagian di antaranya bahkan sudah ambruk , mengancam keselamatan jiwa penghuninya kala hujan maupun angin kencang melanda. Ujian yang dipikul oleh Ibu Enih tidak berhenti sampai di struktur bangunan yang rapuh. Janda sebatang kara ini ternyata juga memiliki keterbatasan fisik yang mendalam; beliau adalah seorang tuna rungu sekaligus tuna wicara. Untuk berkomunikasi dan memahami keluh kesah kehidupannya, tim verifikasi harus menjembataninya melalui bantuan komunikasi dari pihak saudara terdekat. Di tengah sunyinya dunia tanpa suara, Ibu Enih mengetuk pintu langit, dan BAZNAS hadir sebagai jawaban atas doa-doa panjangnya. Sinergi Zakat: Menghidupkan Budaya Swadaya dan Gotong Royong Mewakili jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman menegaskan bahwa BAZNAS memiliki komitmen mutlak untuk menjadi jembatan kebaikan dalam memuliakan mustahik. Kendati demikian, beliau mengingatkan bahwa skema bantuan RLHB ini bersifat stimulan yang memerlukan keterlibatan aktif (sinergitas) kolektif dari berbagai elemen masyarakat agar proses renovasi dapat dituntaskan secara sempurna. Dalam pertemuan verifikasi tersebut, Eman menjelaskan bahwa survei ini bertujuan mengukur indikator daya dukung mutlak di lapangan, termasuk ketersediaan material awal milik mustahik atau bantuan swadaya keluarga (seperti ketersediaan batu, semen, bata, pasir, atau kayu). Di samping itu, komitmen dari Pemerintah Desa Kagok menjadi pilar yang tidak kalah krusial guna menggerakkan kembali khazanah kearifan lokal, yakni gotong royong warga. "Kami harus memastikan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Desa untuk menggalang swadaya masyarakat serta menggerakkan kembali budaya gotong royong dalam proses pembangunan bagian atap rumah Ibu Enih nantinya. Hal ini penting dilakukan agar para penerima manfaat benar-benar mendapatkan rumah yang layak huni, bukan malah menjadi telantar akibat pembangunan yang tidak tuntas atau terbengkalai karena kendala keuangan di tengah jalan," tegas Eman secara eksplisit di hadapan aparatur desa. Membangun Kembali Martabat dan Kenyamanan Ibadah Mustahik Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) ini pada hakikatnya tidak sekadar menargetkan pembangunan fisik berupa semen, batu, dinding, ataupun atap yang kokoh. Lebih luas dari itu, BAZNAS Majalengka berikhtiar untuk membangun kembali martabat kemanusiaan yang tergerus kemiskinan, menghadirkan kenyamanan ibadah yang khusyuk, serta mengukir kembali senyum kebahagiaan di wajah para asnaf. Melalui pengelolaan ZIS yang amanah, transparan, dan profesional, serta dijalin dengan kebersamaan Pemerintah Desa dan kerukunan warga, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis program kemaslahatan ini akan membawa keberkahan yang luas. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi terwujudnya tatanan masyarakat Majalengka yang peduli, religius, sejahtera, dan penuh dengan maghfirah Allah SWT. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #ZakatMenyejahterakanUmat #MajalengkaPeduli #MustahikMulia #GotongRoyongBerkah #IslamPeduliDhuafa
12/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Sinergi Membangun Umat: BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengukuhan Dewan Tanfidz DPC PKB 2026–2031
Sinergi Membangun Umat: BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Ucapan Selamat atas Pengukuhan Dewan Tanfidz DPC PKB 2026–2031
MAJALENGKA, 12 Juni 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dikukuhkannya jajaran Dewan Tanfidz Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Majalengka Masa Bakti 2026–2031. Pernyataan resmi ini disampaikan sebagai wujud komitmen BAZNAS dalam membangun sinergi lintas sektoral demi menguatkan kemaslahatan umat dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Pengukuhan kepengurusan baru yang mengusung semangat khidmah (pengabdian) ini diharapkan menjadi momentum besar bagi lahirnya kebijakan-kebijakan yang berpihak pada kemanusiaan dan keumatan. BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan bahwa amanah kepemimpinan yang telah digariskan oleh Allah SWT merupakan sebuah tanggung jawab suci yang kelak akan dimintai pertanggungjawabannya. Oleh karena itu, integritas, kebijaksanaan, dan keteguhan moral harus menjadi fondasi utama dalam setiap gerak langkah organisasi ke depan. "Sinergi antara ulama, umara, lembaga keumatan, dan seluruh elemen bangsa adalah pilar utama dalam menghadirkan keadilan sosial. Kami mendoakan agar seluruh jajaran Dewan Tanfidz yang telah resmi mengemban amanah ini senantiasa dianugerahi kekuatan lahir batin, keberkahan yang melimpah, serta petunjuk-Nya yang lurus. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan mampu menebarkan kebermanfaatan yang luas dan membawa kemaslahatan yang nyata bagi warga Majalengka," tulis Pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam rilis resminya. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Majalengka terus membuka pintu kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, guna mengentaskan kemiskinan dan mengangkat harkat martabat para mustahik. Melalui kesamaan visi dalam merawat nilai-nilai luhur keislaman dan kemanusiaan, kerja sama yang harmonis diharapkan dapat memicu akselerasi program kemaslahatan daerah yang inklusif. Langkah BAZNAS dalam merangkul seluruh komponen daerah merupakan bagian dari implementasi visi jangka panjang untuk mewujudkan tata kehidupan masyarakat yang lebih mandiri, religius, dan sejahtera. Pengukuhan Dewan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Majalengka masa bakti 2026–2031 ini diharapkan dapat menjadi salah satu pemantik utama dalam menggerakkan roda kemajuan daerah demi tercapainya tatanan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang baik dan penuh ampunan Tuhan). #BaznasMajalengka #BaznasMulia #PKBMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEKEUNMajalengka #SinergiUmat #MajalengkaBerkah
12/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.

Agenda Pimpinan

Hangat di Tengah Gerimis: Safari Ramadhan Pemkab Majalengka Pererat Silaturahmi di Argapura
Hangat di Tengah Gerimis: Safari Ramadhan Pemkab Majalengka Pererat Silaturahmi di Argapura
ARGAPURA – Semangat kebersamaan antara pimpinan daerah dan masyarakat Kabupaten Majalengka tak surut meski diguyur hujan. Bertempat di halaman Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, MM , melaksanakan agenda Safari Ramadhan ke-2 dengan penuh khidmat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun daerah. Simbol Kekompakan Lintas Sektoral Acara ini menjadi potret nyata soliditas birokrasi di Kabupaten Majalengka. Selain Bupati dan Ketua BAZNAS, tampak hadir pula: Wakil Bupati Majalengka Sekretaris Daerah (Sekda) Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Para Kepala Dinas/OPD Camat dan Kepala Desa dari 4 Kecamatan ( Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang ) “Kehadiran seluruh elemen pimpinan ini melambangkan kekompakan Kami dalam mendukung penuh setiap program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Majalengka,” ujar Bupati dalam Berbagainya. Capaian Satu Tahun Pemerintahan "Hade" Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eman Suherman memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan terfokus di wilayah Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang. Beliau juga membagikan kabar baik mengenai pencapaian-capaian signifikan yang telah diraih selama satu tahun pemerintahan Hade . Suasana Akrab di Tengah Hujan Menjelang waktu berbuka, suasana semakin menyejukkan dengan ceramah singkat (kultum) yang disampaikan oleh Ketua MUI, Drs. KH. Anwar Sulaiman, MMPd. Menariknya, meski hujan terus menemani, kehangatan justru tumbuh saat momen berbuka puasa tiba. Diwarnai gurauan kecil dan berbincang santai, Bupati tampak begitu membaur tanpa sekat dengan para kepala OPD dan kepala desa. Keakraban ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang merakyat dan komunikatif. Diskusi "Serius tapi Santai" Pasca shalat Maghrib berjamaah, rombongan tidak langsung berangkat. Sembari menikmati hidangan berbuka, diadakan diskusi ringan namun substantif mengenai isu-isu lokal di 4 kecamatan tersebut. Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ke-2 ini ditutup dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Huda, Desa Sukasari Kaler, yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh rombongan dan warga setempat. #safariramadhan #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial

26-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Tingkatkan Kesadaran Zakat ASN, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rapim Khusus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
Tingkatkan Kesadaran Zakat ASN, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rapim Khusus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
etua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan Rapat Pimpinan Khusus (Rapimsus) sekaligus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Yudha Pendopo Majalengka pada Senin (23/02/2026). Acara ini merupakan momentum evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama setahun terakhir, yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan Dinas, jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Komitmen Penguatan Zakat Profesi Dalam arahannya, Bupati Majalengka memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya optimalisasi instrumen keagamaan dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat. Bupati secara langsung menyampaikan ajakan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Majalengka untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar zakat profesi. "Zakat profesi bukan sekadar kewajiban agama, tetapi merupakan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka. Saya mengajak seluruh ASN untuk menjadi teladan dalam menunaikan kewajiban ini melalui BAZNAS," tegas Bupati dalam sambutannya. Respon Ketua BAZNAS Majalengka Menanggapi arahan tersebut, H. Agus Asri Sabana mengapresiasi dukungan penuh dari pihak eksekutif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci utama dalam mengelola potensi zakat yang besar di Majalengka. Beberapa poin penting dari kehadiran BAZNAS dalam Rapimsus ini antara lain: Sinergitas Program: Menyelaraskan program BAZNAS dengan visi misi pembangunan daerah. Transparansi: Memastikan penyaluran zakat dari ASN kembali kepada masyarakat Majalengka yang membutuhkan secara tepat sasaran. Edukasi Berkelanjutan: Meningkatkan literasi zakat di setiap kedinasan dan unit kerja. Kehadiran Ketua BAZNAS dalam agenda refleksi ini menegaskan bahwa peran lembaga zakat kini semakin sentral dalam mendukung roda pembangunan, khususnya dalam aspek jaminan sosial bagi masyarakat kurang mampu di bawah naungan pemerintah daerah.

23-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

BAZNAS Majalengka & BTB Berdiri Tegak di Garis Depan Longsor Argapura
BAZNAS Majalengka & BTB Berdiri Tegak di Garis Depan Longsor Argapura
ARGAPURA Di bawah langit yang kelabu dan rintik hujan yang tak kunjung usai, sebuah pemandangan mengharukan terekam di titik nol bencana longsor Blok Calingcing, Desa Sukasari Kidul. Di sana, di tengah tanah yang labil dan ancaman badai, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama pasukan oranye BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) hadir sebagai pilar kekuatan, berjalan beriringan dengan Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM Kehadiran BAZNAS di lokasi ini bukan sekadar pendampingan protokoler, melainkan wujud nyata dari amanah zakat yang bergerak cepat saat duka menyapa rakyat. Kesaksian dari Garis Depan: "Rakyat Sedang Tidak Baik-Baik Saja" Dengan sepatu yang terbenam lumpur, Ketua BAZNAS Majalengka menyaksikan langsung getirnya kondisi warga. Dia tidak hanya mengadakan pertemuan dari perselisihan, tapi masuk ke tenda-tenda darurat dan menyentuh tangan-tangan warga yang mengalami ketakutan. Namun, kami hadir di sini bersama Bapak Bupati untuk memastikan bahwa mereka tidak akan menghadapi malam-malam dingin ini sendirian,” ujar Ketua BAZNAS dengan nada yang dalam dan penuh empati. Tim BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) yang melatih secara profesional, dengan sigap menyisir area berbahaya untuk melakukan serangan cepat. Mereka menjadi "mata dan telinga" yang memastikan tepat sasaran dan keselamatan menjadi jiwa hukum tertinggi. "Waspada adalah harga mati!" tegas Bupati Eman Suherman yang diamini dengan sigap oleh Tim BTB di lapangan. Sinergi antara kebijakan umara (pemimpin) dan gerakan kedermawanan BAZNAS ini menjadi oasis di tengah bencana. Zakat Anda, Nafas Mereka Tragedi di Argapura adalah panggilan bagi hati nurani kita. BAZNAS Majalengka membuktikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, berubah menjadi selimut hangat, makanan bergizi, dan harapan baru bagi mereka yang sedang diuji. #BAZNASMajalengka #BTBSigap #Kemanusiaan #ArgapuraDuka #ZakatMenjagaNegeri #MajalengkaReligi #EmanSuherman #RelawanBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat

14-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Berita Pendistribusian

BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Mushola Baitu
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Mushola Baitu
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan fasilitas ibadah di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Selasa (28/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan Program Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Mushola Baitussalam yang berlokasi di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak Mustopa selaku perwakilan panitia pembangunan/pemanfaat Mushola Baitussalam. Mendukung Kenyamanan Ibadah Masyarakat Dalam keterangannya, Drs. H. Idi Purnama, M.M. menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki untuk kepentingan umat. "Kami berharap bantuan Saraga ini dapat mempercepat proses renovasi atau pemenuhan fasilitas di Mushola Baitussalam, sehingga masyarakat di Desa Sindangwangi dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk," ujar H. Idi Purnama. Sementara itu, Bapak Mustopa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas respon cepat dan kepedulian terhadap sarana ibadah di pelosok desa. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Semoga keberkahan menyertai kita semua," ungkap Mustopa. Tentang Program Saraga Program Saraga merupakan salah satu pilar pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka yang fokus pada perbaikan sarana prasarana keagamaan seperti Masjid, Mushola, dan Madrasah. Hal ini bertujuan untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kualitas sarana ibadah di lingkungan masyarakat Kabupaten Majalengka. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Majalengka #Zakat #Infak #Sedekah #ProgramSaraga #Sindangwangi #MembangunUmat #PilihanPertamaPembayarZakat #KhidmatZakatUmat
29/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Desa Weragati
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Desa Weragati
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Pada hari ini, Selasa (28/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan kesehatan kepada saudari Inggit Nur Dwi, warga Desa Weragati, Kecamatan Palasah. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka oleh Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Nursiwanjaya. Kepedulian Nyata untuk Sesama Drs. H. Nursiwanjaya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di wilayah Kabupaten Majalengka. "Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyerahkan bantuan kesehatan secara langsung kepada saudari Inggit. Harapan kami, bantuan ini dapat membantu meringankan biaya pengobatan dan mempercepat proses pemulihan yang bersangkutan. BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan antara para muzaki dan mereka yang membutuhkan," ujar Drs. H. Nursiwanjaya. Ungkapan Syukur Penerima Manfaat Saudari Inggit Nur Dwi, yang hadir langsung menerima bantuan tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respon cepat dan kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Majalengka dan seluruh donatur atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk menjalani pengobatan. Semoga keberkahan senantiasa menyertai para muzaki dan pengurus BAZNAS," ungkap Inggit dengan nada haru. Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu pilar utama dalam program Majalengka Sehat, yang bertujuan memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai melalui dukungan dana sosial keagamaan. #BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #ZakatMenyejahterakan #Weragati #Palasah #InfoMajalengka #Kemanusiaan #ZakatNikmatBerzakat
29/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
MAJALENGKA Momen penuh kenangan dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar IKA MAN Talaga (MAN 1 Majalengka) lintas angkatan 1994, 1995, dan 1996 menjadi semakin bermakna dengan adanya aksi nyata kepedulian sosial. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Majalengka tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi para siswa, Sabtu (25/04/2026). Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995. Kehadiran beliau tidak hanya sebagai pimpinan lembaga, namun juga sebagai bentuk pengabdian kepada almamater yang telah membentuk karakter dan spiritualitasnya. Daftar Penerima Bantuan Stimulan Pendidikan Dalam suasana reuni yang penuh kekeluargaan, BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan dengan total nilai Rp 5.000.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada lima orang siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial, dengan nominal masing-masing sebesar Rp 1.000.000,-. Adapun para penerima bantuan tersebut adalah: Tika (Sindang, Cikijing) Agung (Cimangguhilir, Bantarujeg) Dwi Khofifah (Cibeureum, Talaga) Sida Nurul (Kagok, Banjaran) Azmi (Jatipamor, Talaga) H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya di bidang pendidikan. "Alhamdulillah, bertepatan dengan momen silaturahmi angkatan 94, 95, dan 96 ini, BAZNAS dapat berkontribusi untuk membantu siswa-siswi MAN 1 Majalengka. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan para muzakki menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus belajar tanpa harus terhambat kendala biaya," ujar H. Agus. Disaksikan Pimpinan Kemenag dan Para Guru Prosesi penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., yang juga merupakan sosok guru yang sangat dihormati oleh para alumni. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan acara yang mempertemukan guru dan murid lintas generasi tersebut. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat memicu semangat gotong royong di kalangan alumni untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Majalengka. Langkah ini sejalan dengan visi "Majalengka Langkung Sae", di mana kesejahteraan masyarakat dibangun melalui sinergi berbagai pihak dan pengelolaan zakat yang profesional serta transparan. Acara penyerahan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan MAN 1 Majalengka dan keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan dananya melalui BAZNAS. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #AlumniPeduli
29/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Artikel Terbaru

Hari ke-12: Fase Transisi yang Menentukan
Hari ke-12: Fase Transisi yang Menentukan
Jika Ramadhan dibagi menjadi tiga bagian, maka hari ke-12 berada di awal fase kedua—fase Maghfirah (Ampunan). Setelah berhasil melewati 10 hari pertama yang penuh adaptasi fisik, tubuh kita biasanya sudah mulai "berdamai" dengan rasa lapar dan haus. Namun, secara psikologis, hari ke-12 sering kali menjadi titik jenuh. Masjid mulai sedikit lebih longgar dibanding malam pertama, dan daftar menu buka puasa tidak lagi menjadi obrolan utama. Justru di titik inilah, kualitas ibadah kita sedang diuji. Mengapa Hari ke-12 Spesial? Tubuh Mencapai Autofagi Optimal Secara biologis, memasuki pekan kedua, sel-sel tubuh sudah melakukan proses pembersihan diri (autofagi) dengan lebih efisien. Racun-racun mulai luruh, dan fokus energi tidak lagi habis untuk pencernaan, melainkan untuk regenerasi sel. Ujian Konsistensi (Istiqomah) Banyak orang bisa memulai dengan kuat, tapi hanya sedikit yang bisa menjaga ritme. Hari ke-12 adalah waktu yang tepat untuk menata ulang niat agar tidak sekadar "ikut arus" rutinitas. Menuju Malam-Malam Istimewa Ini adalah jembatan menuju sepuluh malam terakhir. Ibarat pelari maraton, hari ke-12 adalah saatnya mengatur napas agar tidak kelelahan sebelum mencapai garis finish. Tips Tetap "On Track" di Hari ke-12 Agar Ramadhan tidak terasa hambar di pertengahan jalan, coba lakukan beberapa hal ini: Variasi Ibadah: Jika mulai bosan dengan bacaan yang itu-itu saja, coba baca terjemahan atau tafsir singkat agar ada koneksi batin yang baru dengan Al-Qur'an. Sedekah Spontan: Lakukan satu kebaikan kecil yang tidak direncanakan hari ini. Memberi air mineral pada pengemudi ojek online atau berbagi takjil sederhana bisa memicu hormon kebahagiaan (dopamine) yang positif. Evaluasi Target: Lihat kembali checklist Ramadhan Anda. Jika ada yang bolong di 10 hari pertama, hari ke-12 adalah momen "balas dendam" terbaik untuk memperbaikinya. Refleksi Diri "Puasa bukan hanya soal memindahkan jam makan, tapi soal mengosongkan perut untuk mengisi ruang di hati." Sudahkah di hari ke-12 ini lisan kita lebih terjaga sesegar tenggorokan kita saat berbuka nanti? Ramadhan masih panjang, namun setiap detiknya terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja.
02/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Integritas di Dunia Kerja: Melampaui Slogan, Menghapus "Korupsi Halus"
Integritas di Dunia Kerja: Melampaui Slogan, Menghapus "Korupsi Halus"
Di era profesionalisme modern yang serba cepat, kata "integritas" seringkali hanya berakhir sebagai hiasan di dinding kantor atau slogan di laman situs perusahaan. Padahal, esensi integritas yang sesungguhnya bukan terletak pada kepatuhan formalitas, melainkan pada kejujuran yang dibawa dari meja makan keluarga hingga ke meja kerja. Integritas berarti memutuskan untuk berhenti melakukan "korupsi halus"—tindakan-tindakan kecil yang dianggap lumrah namun perlahan mengikis kepercayaan publik dan profesionalisme. Baik bagi Gen-Z yang menjunjung tinggi fleksibilitas, maupun para pemegang amanah jabatan yang memiliki tanggung jawab besar, integritas adalah komitmen tanpa kompromi pada tiga aspek utama: 1. Kejujuran terhadap Waktu Fleksibilitas dalam bekerja (seperti WFA atau remote working) adalah privilese, bukan celah untuk "korupsi waktu". Menjadi integritas berarti tetap produktif meski tanpa pengawasan fisik. Tidak ada lagi alasan "lemas" atau urusan pribadi yang dijadikan tameng untuk melakukan ghosting terhadap tanggung jawab. Menghargai waktu kantor adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap hak orang lain dan perusahaan yang telah memberikan kepercayaan. 2. Amanah dalam Menjaga Aset dan Prosedur Amanah bukan sekadar menjaga barang fisik, tetapi juga menjaga marwah jabatan. Ini mencakup penggunaan aset kantor sesuai peruntukannya, menjauhi segala bentuk suap atau gratifikasi, dan bekerja tegak lurus sesuai prosedur (SOP). Fondasi dari sikap ini bukanlah rasa takut terhadap teguran atasan atau audit lembaga, melainkan kesadaran spiritual yang mendalam. Kita bekerja dengan prinsip bahwa setiap ketikan jari dan setiap keputusan yang diambil selalu berada dalam pengawasan-Nya. Kesadaran bahwa Allah selalu "online" memantau adalah kontrol internal yang jauh lebih efektif daripada kamera CCTV tercanggih sekalipun. 3. Budaya Silih Emutan: Kearifan Lokal untuk Profesionalisme Integritas tidak harus dijalankan dalam kesunyian. Kita bisa mengadopsi nilai luhur Silih Emutan—budaya saling mengingatkan yang menjadi ciri khas masyarakat Majalengka. Dalam lingkungan kerja, budaya ini diterjemahkan sebagai keberanian untuk saling menegur dalam kebaikan (reminding each other) antar rekan sejawat. Ketika ada rekan yang mulai melenceng dari jalur, kita tidak mendiamkan, melainkan merangkul dan mengingatkan agar tetap di jalur yang benar. Dengan Silih Emutan, lingkungan kerja akan menjadi ekosistem yang sehat, di mana setiap individu menjadi penjaga bagi integritas rekannya. Kesimpulan Membangun dunia kerja yang bersih dimulai dari mematikan bibit-bibit korupsi kecil dalam diri kita sendiri. Dengan membawa nilai kejujuran dari rumah ke tempat usaha, kita tidak hanya menjadi pekerja yang kompeten, tetapi juga insan yang bermartabat. Mari jadikan integritas sebagai identitas, bukan sekadar tugas.
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga "Wirang": Mengupgrade Integritas dari Majalengka untuk Sesama
Menjaga "Wirang": Mengupgrade Integritas dari Majalengka untuk Sesama
Masyarakat Majalengka sejak lama dikenal memegang teguh nilai kesopanan dan rasa malu yang tinggi. Dalam kearifan lokal kita, ada pemahaman mendalam bahwa menjaga kehormatan diri jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar materi. Rasa malu bukan berarti rendah diri, melainkan sebuah benteng harga diri agar kita tidak melampaui batas. Puasa sebagai Madrasah Kejujuran Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk mengasah kembali rasa malu tersebut. Puasa bukan sekadar menahan lapar di tengah teriknya matahari kota angin, melainkan latihan spiritual untuk merasa senantiasa "diawasi". Saat berpuasa, kita bisa saja minum di tempat tersembunyi tanpa ada satu pun orang yang tahu. Namun, kita memilih untuk tidak melakukannya karena kita memiliki rasa malu kepada Allah SWT. Inilah esensi dari self-discipline yang sesungguhnya. Jika kita bisa jujur dalam urusan perut, maka kita pun harus bisa jujur dalam urusan janji, pekerjaan, dan tanggung jawab sosial. Menjadi Pribadi yang Trusted Integritas seringkali didefinisikan secara sederhana namun mendalam: "Integritas adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada orang yang melihat." Di sisa Ramadhan ini, mari kita lakukan upgrade karakter. Menjadi pribadi yang trusted (terpercaya) adalah investasi sosial terbesar. Seorang warga Majalengka yang berintegritas tidak hanya akan memajukan dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama baik daerahnya di mana pun ia berada. Sinergi Nyata melalui Zakat Karakter yang kuat tidak berhenti pada kesalehan pribadi, tetapi juga mewujud dalam kesalehan sosial. Salah satu bukti nyata integritas dan rasa syukur kita adalah dengan menunaikan kewajiban zakat. Dengan berzakat, kita sedang: Membersihkan harta dari hak orang lain. Menguatkan ekonomi saudara-saudara kita di Majalengka yang membutuhkan. Membangun ekosistem sosial yang lebih adil dan sejahtera. Mari jadikan sisa bulan suci ini sebagai titik balik. Mari terus bersinergi, saling menjaga, dan menguatkan Majalengka melalui aksi nyata. Bersama-sama, kita wujudkan Majalengka yang Langkung Sae!
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

BAZNAS TV