
Berita Terkini
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Kolaborasi Program Prioritas Presiden Bersama Mensos RI di GGM Talaga Manggung
MAJALENGKA, BAZNAS Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri kegiatan strategis bertajuk "Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Kabupaten Majalengka". Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Gelanggang Generasi Muda (GGM) Talaga Manggung pada Jumat sore, 24 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Ibu Noneng Komara Nengsih, S.E., M.A.P., Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Apresiasi Sekolah Rakyat dan Kemandirian Ekonomi
Acara dibuka dengan penampilan memukau paduan suara siswa-siswi Sekolah Rakyat Majalengka yang menunjukkan metode pengajaran inovatif. Dalam sambutannya, Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial.
"Kami sangat berterima kasih karena Majalengka terpilih sebagai lokasi Sekolah Rakyat Rintisan dari 164 sekolah di seluruh Indonesia. Ini adalah wujud nyata perhatian terhadap peningkatan kualitas SDM di daerah kita," ujar Bupati Eman.
Transformasi Data dan Labelisasi Penerima Bansos
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah berani Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mengentaskan kemiskinan, salah satunya melalui program labelisasi rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sempat viral. Langkah ini dinilai efektif mendorong graduasi mandiri bagi masyarakat yang sudah mampu.
Gus Ipul juga menekankan pentingnya akurasi data melalui Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai Inpres Nomor 4 Tahun 2025. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan bantuan sosial sangat bergantung pada dedikasi operator data di tingkat desa.
"Bantuan sosial harus tepat sasaran agar keluarga penerima bisa 'naik kelas'. Inilah tugas kita bersama untuk memastikan tidak ada lagi the invisible people atau warga membutuhkan yang luput dari pendataan," tegas Mensos.
Tinjau SRMP 34 Majalengka
Usai kegiatan di GGM, rombongan bertolak meninjau Sekolah Rakyat Majalengka (SRMP 34). Di sana, Gus Ipul menyaksikan perubahan karakter siswa yang lebih disiplin dan percaya diri. Selain berdialog dengan siswa seperti Zeni Indriyani dan Muhammad Rega Ardiansyah, rombongan juga menyaksikan simulasi pembelajaran matematika berbahasa Inggris serta pidato dalam bahasa Arab dan Inggris.
Peran BAZNAS dalam Kolaborasi Program
Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam acara ini menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan Pusat. Sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Majalengka siap mendukung penguatan data kemiskinan dan program pemberdayaan ekonomi guna mewujudkan masyarakat Majalengka yang lebih mandiri dan sejahtera.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #KemensosRI #GusIpul #SekolahRakyat #PemberdayaanEkonomi #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaBertaqwa
24/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Membangun Pendidikan, BAZNAS Majalengka Hadiri KONKERKAB I PGRI Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA BAZNAS Kabupaten Majalengka menghadiri kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten (KONKERKAB) I PGRI Kabupaten Majalengka yang digelar pada Jumat, 24 April 2026. Acara yang bertempat di Gedung Aula PGRI Kabupaten Majalengka ini mengusung tema besar “PGRI Penggerak Inovasi dan Kreativitas Menuju Majalengka Langkung SAE”.
Hadir mewakili pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Wakil Ketua IV, Drs. H. Idi Purnama, M.M., bergabung bersama jajaran tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Kepala Dinas Pendidikan, Kabag BKPSDM, Ketua PGRI Kabupaten Majalengka, serta Wakil Ketua I PGRI Provinsi Jawa Barat.
Kolaborasi untuk Kemanfaatan Luas
Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Majalengka mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari BAZNAS terhadap berbagai program PGRI. Kehadiran BAZNAS dalam forum strategis ini dipandang sebagai simbol energi kolaboratif yang mempertegas bahwa kiprah PGRI tidak hanya terbatas pada internal organisasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I PGRI Provinsi Jawa Barat menekankan bahwa kekuatan sebuah organisasi terletak pada jejaringnya. "Kita tidak akan besar jika merasa bisa sendiri, namun insyaAllah kita akan besar jika kita berkolaborasi," ujarnya.
Arahan Bupati Majalengka
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., saat membuka acara secara resmi, menyampaikan arahannya mengenai pilar organisasi yang kuat. Beliau menekankan pentingnya sarana penunjang, program kerja yang terukur, SDM yang mumpuni, serta dukungan anggaran yang efektif.
Lebih lanjut, Bupati berharap PGRI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal visi Majalengka Langkung SAE, khususnya pada sektor peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Sindangkasih.
Komitmen BAZNAS dalam Bidang Pendidikan
Melalui kehadiran di KONKERKAB I ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan organisasi profesi seperti PGRI. BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, memastikan dana zakat, infak, dan sedekah dapat dikelola untuk mewujudkan Majalengka yang lebih maju dan sejahtera.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #PGRIMajalengka #KolaborasiKebaikan #ZakatUntukPendidikan #KonkerkabIPGRI #MajalengkaSejahtera
24/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Upaya Mengetuk Pintu Langit Melalui Kebersihan: BAZNAS Majalengka Gelar Aksi GeBer Jumat
MAJALENGKA, BAZNAS Pagi yang cerah di hari Jumat, 24 April 2026, suasana di kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tampak berbeda. Seluruh jajaran Komisioner, Dewan Pengawas, hingga staf amilin berkumpul dengan semangat gotong royong dalam agenda Gerakan Bersih-bersih Jumat (GeBer Jumat).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini difokuskan pada pembersihan area halaman timur hingga bagian belakang kantor BAZNAS. Aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung program pembangunan daerah serta menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan terawat dengan baik.
Sinergi Lintas Sektoral Menuju Majalengka Langkung Sae
Program GeBer Jumat merupakan inisiasi Pemerintah Kabupaten Majalengka yang kini telah mencapai puluhan chapter. Program ini menyasar berbagai titik fasilitas umum dan area sungai yang memerlukan penanganan kebersihan ekstra.
BAZNAS Majalengka hadir sebagai bagian dari kolaborasi lintas dinas—bersinergi dengan BKPSDM, DLH, Disdik, dan Puskesmas—guna mewujudkan visi Majalengka yang Langkung Sae, khususnya dalam aspek kebersihan lingkungan dan penguatan ikatan kebersamaan antarinstansi.
Makna Spiritual: Kebersihan Sebagian dari Iman
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, yang turut terjun langsung memangkas dahan pohon di sekitar kantor, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam program ini memiliki dimensi teologis dan sosiologis yang mendalam.
"Bagi kami di BAZNAS, Geber Jumat bukan sekadar menyapu jalan atau memungut sampah. Ini adalah pengejawantahan dari nilai An-Nazhafatu Minal Iman (Kebersihan adalah sebagian dari iman). Kami ingin memastikan kehadiran BAZNAS membawa dampak nyata pada kelestarian lingkungan," ujar H. Agus.
Beliau menekankan tiga esensi utama dari kegiatan ini:
Manifestasi Zakat dalam Lingkungan: Sebagaimana zakat menyucikan harta, gotong royong ini adalah upaya menyucikan ruang publik dari polusi dan potensi bencana.
Penguatan Silaturahmi: Aksi fisik di lapangan mencairkan sekat birokrasi, mempererat interaksi antara lembaga pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat.
Kepedulian Sosial Berkelanjutan: Lingkungan yang bersih meningkatkan kesehatan masyarakat, yang secara langsung membantu meringankan beban sosial-ekonomi para mustahik.
Komitmen untuk Kemaslahatan Umat
H. Agus juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas konsistensi menjaga program ini. BAZNAS menyatakan kesiapannya untuk selalu bersinergi dalam setiap langkah yang bertujuan bagi kemaslahatan umat.
"Kami berharap gerakan ini menginspirasi masyarakat agar tumbuh kesadaran mandiri dalam menjaga keasrian lingkungan. Bersih lingkungannya, berkah hidupnya," pungkas beliau.
Aksi bersih-bersih ini diakhiri dengan evaluasi singkat dan ramah tamah antar-amilin, memperkuat soliditas internal BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #GeberJumat #MajalengkaAsri #ZakatMensejahterakan #KebersihanLingkungan #GotongRoyong #JumatBerkah
24/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Agenda Pimpinan

Hangat di Tengah Gerimis: Safari Ramadhan Pemkab Majalengka Pererat Silaturahmi di Argapura
ARGAPURA – Semangat kebersamaan antara pimpinan daerah dan masyarakat Kabupaten Majalengka tak surut meski diguyur hujan. Bertempat di halaman Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, MM , melaksanakan agenda Safari Ramadhan ke-2 dengan penuh khidmat.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun daerah.
Simbol Kekompakan Lintas Sektoral
Acara ini menjadi potret nyata soliditas birokrasi di Kabupaten Majalengka. Selain Bupati dan Ketua BAZNAS, tampak hadir pula:
Wakil Bupati Majalengka
Sekretaris Daerah (Sekda)
Ketua DPRD Kabupaten Majalengka
Para Kepala Dinas/OPD
Camat dan Kepala Desa dari 4 Kecamatan ( Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang )
“Kehadiran seluruh elemen pimpinan ini melambangkan kekompakan Kami dalam mendukung penuh setiap program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Majalengka,” ujar Bupati dalam Berbagainya.
Capaian Satu Tahun Pemerintahan "Hade"
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eman Suherman memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan terfokus di wilayah Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang. Beliau juga membagikan kabar baik mengenai pencapaian-capaian signifikan yang telah diraih selama satu tahun pemerintahan Hade .
Suasana Akrab di Tengah Hujan
Menjelang waktu berbuka, suasana semakin menyejukkan dengan ceramah singkat (kultum) yang disampaikan oleh Ketua MUI, Drs. KH. Anwar Sulaiman, MMPd. Menariknya, meski hujan terus menemani, kehangatan justru tumbuh saat momen berbuka puasa tiba. Diwarnai gurauan kecil dan berbincang santai, Bupati tampak begitu membaur tanpa sekat dengan para kepala OPD dan kepala desa. Keakraban ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang merakyat dan komunikatif.
Diskusi "Serius tapi Santai"
Pasca shalat Maghrib berjamaah, rombongan tidak langsung berangkat. Sembari menikmati hidangan berbuka, diadakan diskusi ringan namun substantif mengenai isu-isu lokal di 4 kecamatan tersebut.
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ke-2 ini ditutup dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Huda, Desa Sukasari Kaler, yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh rombongan dan warga setempat. #safariramadhan #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
26-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Tingkatkan Kesadaran Zakat ASN, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rapim Khusus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
etua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan Rapat Pimpinan Khusus (Rapimsus) sekaligus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Yudha Pendopo Majalengka pada Senin (23/02/2026).
Acara ini merupakan momentum evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama setahun terakhir, yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan Dinas, jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Komitmen Penguatan Zakat Profesi
Dalam arahannya, Bupati Majalengka memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya optimalisasi instrumen keagamaan dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat. Bupati secara langsung menyampaikan ajakan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Majalengka untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar zakat profesi.
"Zakat profesi bukan sekadar kewajiban agama, tetapi merupakan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka. Saya mengajak seluruh ASN untuk menjadi teladan dalam menunaikan kewajiban ini melalui BAZNAS," tegas Bupati dalam sambutannya.
Respon Ketua BAZNAS Majalengka
Menanggapi arahan tersebut, H. Agus Asri Sabana mengapresiasi dukungan penuh dari pihak eksekutif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci utama dalam mengelola potensi zakat yang besar di Majalengka.
Beberapa poin penting dari kehadiran BAZNAS dalam Rapimsus ini antara lain:
Sinergitas Program: Menyelaraskan program BAZNAS dengan visi misi pembangunan daerah.
Transparansi: Memastikan penyaluran zakat dari ASN kembali kepada masyarakat Majalengka yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Edukasi Berkelanjutan: Meningkatkan literasi zakat di setiap kedinasan dan unit kerja.
Kehadiran Ketua BAZNAS dalam agenda refleksi ini menegaskan bahwa peran lembaga zakat kini semakin sentral dalam mendukung roda pembangunan, khususnya dalam aspek jaminan sosial bagi masyarakat kurang mampu di bawah naungan pemerintah daerah.
23-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

BAZNAS Majalengka & BTB Berdiri Tegak di Garis Depan Longsor Argapura
ARGAPURA Di bawah langit yang kelabu dan rintik hujan yang tak kunjung usai, sebuah pemandangan mengharukan terekam di titik nol bencana longsor Blok Calingcing, Desa Sukasari Kidul. Di sana, di tengah tanah yang labil dan ancaman badai, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama pasukan oranye BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) hadir sebagai pilar kekuatan, berjalan beriringan dengan Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM
Kehadiran BAZNAS di lokasi ini bukan sekadar pendampingan protokoler, melainkan wujud nyata dari amanah zakat yang bergerak cepat saat duka menyapa rakyat.
Kesaksian dari Garis Depan: "Rakyat Sedang Tidak Baik-Baik Saja"
Dengan sepatu yang terbenam lumpur, Ketua BAZNAS Majalengka menyaksikan langsung getirnya kondisi warga. Dia tidak hanya mengadakan pertemuan dari perselisihan, tapi masuk ke tenda-tenda darurat dan menyentuh tangan-tangan warga yang mengalami ketakutan.
Namun, kami hadir di sini bersama Bapak Bupati untuk memastikan bahwa mereka tidak akan menghadapi malam-malam dingin ini sendirian,” ujar Ketua BAZNAS dengan nada yang dalam dan penuh empati.
Tim BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) yang melatih secara profesional, dengan sigap menyisir area berbahaya untuk melakukan serangan cepat. Mereka menjadi "mata dan telinga" yang memastikan tepat sasaran dan keselamatan menjadi jiwa hukum tertinggi.
"Waspada adalah harga mati!" tegas Bupati Eman Suherman yang diamini dengan sigap oleh Tim BTB di lapangan. Sinergi antara kebijakan umara (pemimpin) dan gerakan kedermawanan BAZNAS ini menjadi oasis di tengah bencana.
Zakat Anda, Nafas Mereka
Tragedi di Argapura adalah panggilan bagi hati nurani kita. BAZNAS Majalengka membuktikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, berubah menjadi selimut hangat, makanan bergizi, dan harapan baru bagi mereka yang sedang diuji.
#BAZNASMajalengka #BTBSigap #Kemanusiaan #ArgapuraDuka #ZakatMenjagaNegeri #MajalengkaReligi #EmanSuherman #RelawanBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat
14-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Berita Pendistribusian

4 warga Desa Panyingkiran Terima Bantuan UMKM Baznas Majalengka
MAJALENGKA, BAZNAS.GO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pada Selasa (03/03/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan kepada tiga warga Desa Panyingkiran, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka.
Mendorong Kemandirian Ekonomi
Bantuan modal usaha ini diberikan secara tunai kepada tiga penerima manfaat, yakni:
Bapak Iwan
Bapak Didi
Ibu Dede Supriatin
Ketiganya merupakan pelaku usaha kecil yang dinilai layak mendapatkan stimulan modal untuk mengembangkan usahanya yang sempat terhambat keterbatasan biaya. Penyerahan dilaksanakan di kediaman warga dan diterima langsung oleh para penerima dalam suasana penuh kekeluargaan.
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi BAZNAS untuk mengubah Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat) melalui penguatan sektor ekonomi.
"Hari ini kami hadir di tengah masyarakat Panyingkiran untuk menyampaikan amanah dari para muzakki. Bantuan ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan modal produktif agar Bapak Iwan, Bapak Didi, dan Ibu Dede bisa lebih mandiri secara ekonomi dan meningkatkan taraf hidup keluarga," ujar H. Agus.
Zakat Sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan
Program bantuan UMKM ini merupakan salah satu pilar unggulan BAZNAS Majalengka dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan. Dengan adanya pendampingan dan modal yang cukup, diharapkan usaha kecil milik warga dapat tumbuh dan berkelanjutan.
Penerima manfaat, Ibu Dede Supriatin, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan BAZNAS.
"Kami merasa sangat terbantu dan diperhatikan. Modal ini sangat berarti untuk menyambung usaha kami yang selama ini sulit berkembang karena kekurangan alat dan bahan," ungkapnya dengan haru.
Detail Laporan Kegiatan
Unsur Berita
Keterangan
Kegiatan
Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM
Lokasi
Desa Panyingkiran, Kec. Panyingkiran, Kab. Majalengka
Tanggal
3 Maret 2026
Pejabat Penyerah
H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. (Ketua BAZNAS Majalengka)
Status Bantuan
Langsung Diterima (Clear and Clean)
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi guna memastikan pendistribusian yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
04/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.

BAZNAS Majalengka Salurkan Paket Sembako melalui BDLHK Kadipaten
MAJALENGKA Di hari ke 12 bulan suci Ramadhan 1447 H dengan semangat berbagi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BDLHK) Kadipaten pada Senin (02/03/2026).
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyerahkan secara simbolis 50 paket sembako kepada pihak BDLHK. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan kepada para mustahik yang berada di lingkungan sekitar balai diklat tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program "Safari Ramadhan" yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menebar kebahagiaan di bulan yang penuh berkah.
"Paket sembako ini adalah titipan kasih dari para muzaki yang kami salurkan melalui BDLHK Kadipaten. InshaAllah, bantuan ini akan diteruskan kepada mereka yang benar-benar berhak. Kami berharap ikhtiar kecil ini mampu menghadirkan ketenangan bagi para penerima manfaat dalam menjalani ibadah puasa," ujar beliau.
Lebih lanjut, sinergi antara BAZNAS Majalengka dan instansi seperti BDLHK diharapkan dapat memperkuat jejaring kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Majalengka. Program ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran demi kemaslahatan umat.
Kegiatan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan harapan agar setiap paket yang disalurkan menjadi ladang pahala bagi para pemberi dan menjadi jalan keberkahan untuk mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Melalui momentum Ramadhan ini, BAZNAS Majalengka terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui berbagai program pendayagunaan zakat yang transparan dan akuntabel.
02/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.

Baznas Majalengka Salurkan 210 Paket Sembako dalam Rakor Bersama DWP dan PKK
MAJALENGKA Menjelang Pertengahan bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hari ini, Senin (02/03/2026), Ketua BAZNAS Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., , menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Bazar Ramadhan bertempat di Gedung Sekretariat Bersama.
Rapat tersebut dihadiri oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka. Pertemuan strategis ini membahas sinkronisasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penyediaan pangan murah bagi warga selama bulan puasa.
Komitmen Ringankan Beban Masyarakat
Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga stabilitas sosial-ekonomi masyarakat, khususnya menjelang lonjakan kebutuhan pokok di bulan Ramadhan.
"Baznas tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan DWP dan PKK adalah kunci agar distribusi bantuan dan pelaksanaan Bazar Ramadhan nanti tepat sasaran. Kita ingin memastikan kehadiran pemerintah dan lembaga zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar H. Agus.
Penyerahan Simbolis 210 Paket Sembako
Sebagai bentuk aksi nyata dalam rakor tersebut, Baznas Kabupaten Majalengka secara simbolis menyerahkan bantuan sebanyak 210 Paket Sembako. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga prasejahtera yang tersebar di wilayah koordinasi DWP dan PKK.
Total Bantuan: 210 Paket Sembako.
Isi Paket: Beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya.
Target Penerima: Masyarakat binaan PKK dan DWP yang masuk dalam kategori Mustahik.
Ketua PKK Kabupaten Majalengka menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk mengawal distribusi bantuan agar sampai ke tangan yang berhak.
Persiapan Bazar Ramadhan
Selain penyerahan bantuan, agenda utama rakor juga mematangkan teknis Bazar Ramadhan yang direncanakan akan digelar di beberapa titik strategis. Bazar ini nantinya akan melibatkan UMKM lokal serta menyediakan bahan pangan dengan harga bersubsidi untuk membantu masyarakat menjaga daya beli.
Dengan adanya koordinasi yang matang ini, diharapkan semarak Ramadhan di Kabupaten Majalengka tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan ibadah, tetapi juga penguatan kepedulian sosial antar sesama.#BAZARRAMADHAN #DWP #PKKMajalengka #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
02/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Artikel Terbaru
Integritas di Dunia Kerja: Melampaui Slogan, Menghapus "Korupsi Halus"
Di era profesionalisme modern yang serba cepat, kata "integritas" seringkali hanya berakhir sebagai hiasan di dinding kantor atau slogan di laman situs perusahaan. Padahal, esensi integritas yang sesungguhnya bukan terletak pada kepatuhan formalitas, melainkan pada kejujuran yang dibawa dari meja makan keluarga hingga ke meja kerja.
Integritas berarti memutuskan untuk berhenti melakukan "korupsi halus"—tindakan-tindakan kecil yang dianggap lumrah namun perlahan mengikis kepercayaan publik dan profesionalisme. Baik bagi Gen-Z yang menjunjung tinggi fleksibilitas, maupun para pemegang amanah jabatan yang memiliki tanggung jawab besar, integritas adalah komitmen tanpa kompromi pada tiga aspek utama:
1. Kejujuran terhadap Waktu
Fleksibilitas dalam bekerja (seperti WFA atau remote working) adalah privilese, bukan celah untuk "korupsi waktu". Menjadi integritas berarti tetap produktif meski tanpa pengawasan fisik. Tidak ada lagi alasan "lemas" atau urusan pribadi yang dijadikan tameng untuk melakukan ghosting terhadap tanggung jawab. Menghargai waktu kantor adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap hak orang lain dan perusahaan yang telah memberikan kepercayaan.
2. Amanah dalam Menjaga Aset dan Prosedur
Amanah bukan sekadar menjaga barang fisik, tetapi juga menjaga marwah jabatan. Ini mencakup penggunaan aset kantor sesuai peruntukannya, menjauhi segala bentuk suap atau gratifikasi, dan bekerja tegak lurus sesuai prosedur (SOP).
Fondasi dari sikap ini bukanlah rasa takut terhadap teguran atasan atau audit lembaga, melainkan kesadaran spiritual yang mendalam. Kita bekerja dengan prinsip bahwa setiap ketikan jari dan setiap keputusan yang diambil selalu berada dalam pengawasan-Nya. Kesadaran bahwa Allah selalu "online" memantau adalah kontrol internal yang jauh lebih efektif daripada kamera CCTV tercanggih sekalipun.
3. Budaya Silih Emutan: Kearifan Lokal untuk Profesionalisme
Integritas tidak harus dijalankan dalam kesunyian. Kita bisa mengadopsi nilai luhur Silih Emutan—budaya saling mengingatkan yang menjadi ciri khas masyarakat Majalengka. Dalam lingkungan kerja, budaya ini diterjemahkan sebagai keberanian untuk saling menegur dalam kebaikan (reminding each other) antar rekan sejawat.
Ketika ada rekan yang mulai melenceng dari jalur, kita tidak mendiamkan, melainkan merangkul dan mengingatkan agar tetap di jalur yang benar. Dengan Silih Emutan, lingkungan kerja akan menjadi ekosistem yang sehat, di mana setiap individu menjadi penjaga bagi integritas rekannya.
Kesimpulan Membangun dunia kerja yang bersih dimulai dari mematikan bibit-bibit korupsi kecil dalam diri kita sendiri. Dengan membawa nilai kejujuran dari rumah ke tempat usaha, kita tidak hanya menjadi pekerja yang kompeten, tetapi juga insan yang bermartabat. Mari jadikan integritas sebagai identitas, bukan sekadar tugas.
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga "Wirang": Mengupgrade Integritas dari Majalengka untuk Sesama
Masyarakat Majalengka sejak lama dikenal memegang teguh nilai kesopanan dan rasa malu yang tinggi. Dalam kearifan lokal kita, ada pemahaman mendalam bahwa menjaga kehormatan diri jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar materi. Rasa malu bukan berarti rendah diri, melainkan sebuah benteng harga diri agar kita tidak melampaui batas.
Puasa sebagai Madrasah Kejujuran
Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk mengasah kembali rasa malu tersebut. Puasa bukan sekadar menahan lapar di tengah teriknya matahari kota angin, melainkan latihan spiritual untuk merasa senantiasa "diawasi".
Saat berpuasa, kita bisa saja minum di tempat tersembunyi tanpa ada satu pun orang yang tahu. Namun, kita memilih untuk tidak melakukannya karena kita memiliki rasa malu kepada Allah SWT. Inilah esensi dari self-discipline yang sesungguhnya. Jika kita bisa jujur dalam urusan perut, maka kita pun harus bisa jujur dalam urusan janji, pekerjaan, dan tanggung jawab sosial.
Menjadi Pribadi yang Trusted
Integritas seringkali didefinisikan secara sederhana namun mendalam:
"Integritas adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada orang yang melihat."
Di sisa Ramadhan ini, mari kita lakukan upgrade karakter. Menjadi pribadi yang trusted (terpercaya) adalah investasi sosial terbesar. Seorang warga Majalengka yang berintegritas tidak hanya akan memajukan dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama baik daerahnya di mana pun ia berada.
Sinergi Nyata melalui Zakat
Karakter yang kuat tidak berhenti pada kesalehan pribadi, tetapi juga mewujud dalam kesalehan sosial. Salah satu bukti nyata integritas dan rasa syukur kita adalah dengan menunaikan kewajiban zakat.
Dengan berzakat, kita sedang:
Membersihkan harta dari hak orang lain.
Menguatkan ekonomi saudara-saudara kita di Majalengka yang membutuhkan.
Membangun ekosistem sosial yang lebih adil dan sejahtera.
Mari jadikan sisa bulan suci ini sebagai titik balik. Mari terus bersinergi, saling menjaga, dan menguatkan Majalengka melalui aksi nyata. Bersama-sama, kita wujudkan Majalengka yang Langkung Sae!
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ramadhan: Saatnya Upgrade Jalur Langit Lewat Kekuatan Doa
Siapa sih yang nggak mau keinginannya dikabulkan? Nah, di bulan Ramadhan ini, kita sebenarnya lagi dikasih "jalur ekspres" buat curhat langsung ke Sang Pencipta. Bukan cuma soal nahan laper dan haus, Ramadhan itu ibarat booster spiritual yang bikin doa-doa kita punya peluang lebih besar buat "menembus" langit.
Kenapa bisa gitu? Karena saat puasa, ego dan nafsu kita lagi di-set ke mode low, sementara ruhani kita lagi full power. Istilahnya, sinyal kita ke Allah lagi kuat-kuatnya!
3 Waktu "Golden Hour" Buat Berdoa
Jangan sampai lewat, ada tiga waktu utama di bulan Ramadhan di mana doa kamu punya probabilitas tinggi buat langsung di-ACC:
Waktu Sahur (Sepertiga Malam Terakhir): Di saat dunia lagi sunyi-sunyinya, Allah turun ke langit dunia dan "menantang" kita: "Siapa yang minta, bakal Aku kasih." Jadi, jangan cuma fokus sama menu sahur, sempatkan buat minta apa pun yang kamu mau di waktu ini.
Sepanjang Waktu Berpuasa: Ternyata, dari fajar sampai maghrib itu status kita adalah "VIP". Setiap detik saat kamu menahan haus dan lapar, doa kamu didengar. Sambil kerja atau kuliah, jangan lupa selipkan doa-doa pendek dalam hati.
Menjelang Berbuka: Ini adalah puncak perjuangan. Di saat hati lagi lembut-lembutnya nunggu adzan, itulah waktu paling mustajab. Sebelum kalap sama takjil, sempatkan doa barang 2-3 menit.
Biar Doa Makin "Manjur", Perhatikan Adabnya!
Berdoa itu ada seninya, nggak cuma asal minta. Biar lebih beradab dan layak diterima, coba perhatikan poin ini:
Yakin & Ikhlas: Jangan setengah hati. Doa dengan keyakinan penuh kalau Allah pasti kasih yang terbaik. Keraguan itu cuma bakal jadi penghalang.
Cek "Input" Tubuh: Pastikan apa yang kita makan dan pakai berasal dari sumber yang halal. Logikanya, gimana doa mau sampai kalau "bahan bakar" tubuh kita masih bermasalah?
Etika Komunikasi: Jangan langsung to-the-point minta ini-itu. Awali dengan memuji keagungan Allah dan kirim shalawat buat Nabi Muhammad SAW. Ibarat mau minta bantuan ke bos, tentu ada tata kramanya, kan?
Jangan Cuma Minta "Dunia"
Seringkali kita cuma minta soal rezeki materi, jodoh, atau karier. Padahal, Ramadhan itu saatnya jadi Visioner. Minta juga ampunan dosa, iman yang kuat, dan keselamatan di akhirat. Dan yang paling penting: mintalah dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan!
Ingat: Doa adalah senjatanya orang mukmin. Di bulan Ramadhan, senjata ini jadi berkali-kali lipat lebih tajam.
Kesimpulannya: Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar. Ini adalah jembatan buat mengubah garis hidup kita. Mungkin satu doa tulus yang kamu selipkan di antara rasa hausmu hari ini, adalah jawaban buat kebahagiaanmu di masa depan.
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS TV
Gerak Cepat BTB BAZNAS Majalengka Tuntaskan Pembangunan Rumah Ambruk di Banjaran
Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I.
Tangis Haru ibu Suilah yang rumahnya Ambruk
Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I.









