WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Majalengka Sampaikan Selamat atas Pelantikan Kajari Majalengka
BAZNAS Majalengka Sampaikan Selamat atas Pelantikan Kajari Majalengka
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan Selamat dan Sukses kepada Bapak Regie Komara, N.A., S.H., M.H. atas pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Majalengka. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyampaikan doa dan harapan agar Bapak Regie Komara senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, kesehatan, serta kebijaksanaan dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka. Dalam menjalankan amanah tersebut, kepemimpinan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antarlembaga serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat yang semakin baik di Kabupaten Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Regie Komara, N.A., S.H., M.H. Semoga senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan setiap tugas dan amanah, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Majalengka. Selamat bertugas, semoga sukses dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. ????#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNAS #KejaksaanNegeriMajalengka #KajariMajalengka #RegieKomara #Majalengka #SinergiLembaga #PelayananMasyarakat #PenegakanHukum #SelamatBertugas
10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk TPA Hidayatul Anwar Desa Kulur
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk TPA Hidayatul Anwar Desa Kulur
10 Agustus 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan untuk mendukung kegiatan pendidikan keagamaan masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan kepada TPA Hidayatul Anwar, Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, pada Senin, 10 Agustus 2026. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dan dilakukan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus TPA Hidayatul Anwar, Bapak Anwarudin, S.Pd. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan serta aktivitas pembinaan generasi muda di lingkungan masyarakat. Melalui dukungan tersebut, BAZNAS berharap kegiatan pembelajaran di TPA Hidayatul Anwar dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi anak-anak yang mendapatkan pendidikan keagamaan di Desa Kulur. Mendukung Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda TPA memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan dasar keagamaan kepada anak-anak, mulai dari pembelajaran membaca Al-Qur’an, pemahaman dasar ajaran Islam, hingga pembentukan karakter dan akhlak sejak dini. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga melalui dukungan terhadap sarana dan aktivitas keagamaan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd., menyampaikan bahwa dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun generasi yang memiliki pengetahuan agama, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Penyerahan bantuan ini juga menjadi wujud nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS dapat kembali memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. ZIS untuk Kemanfaatan Umat BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian dana ZIS secara amanah, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dukungan kepada TPA Hidayatul Anwar diharapkan dapat memperkuat kegiatan pendidikan keagamaan di Desa Kulur sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi penerus yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap rupiah yang ditunaikan melalui lembaga zakat dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan kebermanfaatan dan kebaikan bagi sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakat Tumbuh, Umat Tangguh, Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae#SAEkeunMajalengka#BAZNASMajalengka#BAZNAS#Zakat#Infak#Sedekah#ZIS#TPA#PendidikanKeagamaan#PendidikanAlQuran#GenerasiMuda#Kulur#Majalengka#ZakatUntukUmat
10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Bekali Siswa PKL dan Mahasiswa Magang tentang ZIS
BAZNAS Majalengka Bekali Siswa PKL dan Mahasiswa Magang tentang ZIS
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat literasi zakat di kalangan generasi muda. Pada Senin, 10 Agustus 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka melaksanakan kegiatan pembekalan dan pengenalan lebih mendalam mengenai Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada para siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan mahasiswa magang. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat BAZNAS Kabupaten Majalengka Lantai 2 tersebut dipandu oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., didampingi E. Sulaeman. Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta mengenai konsep ZIS sekaligus memperkenalkan kelembagaan, tugas, fungsi, dan peran strategis BAZNAS dalam mengelola dana umat secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Memahami Zakat, Infak, dan Sedekah Dalam penyampaian materinya, Iwan Setiawan menjelaskan dasar-dasar Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), mulai dari pengertian, perbedaan masing-masing, landasan syariat, hingga manfaat pengelolaan ZIS bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Peserta juga mendapatkan pengenalan mengenai profil dan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Majalengka, termasuk sejarah, visi dan misi, program-program unggulan, serta berbagai inovasi yang dikembangkan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan muzaki. Menurut Iwan Setiawan, pemahaman mengenai ZIS menjadi bagian penting bagi siswa PKL dan mahasiswa magang sebelum mereka terlibat lebih jauh dalam aktivitas kelembagaan BAZNAS. “Kami berharap siswa PKL dan mahasiswa magang tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga memahami nilai-nilai amanah, profesionalisme, transparansi, serta pentingnya pengelolaan zakat yang sesuai syariat dan regulasi. Dengan bekal tersebut, mereka dapat menjadi duta literasi zakat di lingkungan masing-masing,” ujarnya. Mengenal Proses Pengelolaan ZIS Selain mendapatkan materi teoritis, para peserta juga diperkenalkan dengan mekanisme kerja di lingkungan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Materi tersebut mencakup proses penghimpunan ZIS, pelayanan muzaki, pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS, pelaporan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Pengenalan lintas divisi tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada peserta mengenai bagaimana sebuah lembaga pengelola zakat menjalankan fungsi pelayanan dan pengelolaan dana umat dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami BAZNAS dari sisi administratif, tetapi juga mengetahui bagaimana dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat dikelola dan disalurkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi mustahik. Menjembatani Teori dengan Praktik Program pembekalan bagi peserta PKL dan mahasiswa magang merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap pengelolaan zakat. Melalui kegiatan magang, peserta diberikan kesempatan untuk menghubungkan teori yang diperoleh di lingkungan pendidikan dengan praktik nyata di dunia kerja, khususnya dalam bidang pengelolaan ZIS dan pelayanan publik. BAZNAS Kabupaten Majalengka juga terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi zakat kepada generasi muda. Kehadiran siswa dan mahasiswa di lingkungan BAZNAS diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan pentingnya filantropi Islam. Ke depan, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi mengenai zakat, tetapi juga mampu menjadi duta literasi zakat yang turut menyebarluaskan pemahaman mengenai pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah di lingkungan sekolah, kampus, keluarga, maupun masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan ZIS yang amanah, profesional, transparan, modern, dan berkelanjutan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi digital, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pihak. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan potensi ZIS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Majalengka Langkung Sae. Tentang BAZNAS Kabupaten Majalengka BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat secara nasional di tingkat kabupaten. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dakwah, dan sosial, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengoptimalkan Zakat, Infak, dan Sedekah untuk memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. #BAZNASMajalengka #BAZNAS #ZIS #Zakat #Infak #Sedekah #LiterasiZakat #EdukasiZakat #GenerasiMuda #MahasiswaMagang #PKL #FilantropiIslam #Majalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
10/08/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Agenda Pimpinan

Hangat di Tengah Gerimis: Safari Ramadhan Pemkab Majalengka Pererat Silaturahmi di Argapura
Hangat di Tengah Gerimis: Safari Ramadhan Pemkab Majalengka Pererat Silaturahmi di Argapura
ARGAPURA – Semangat kebersamaan antara pimpinan daerah dan masyarakat Kabupaten Majalengka tak surut meski diguyur hujan. Bertempat di halaman Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, MM , melaksanakan agenda Safari Ramadhan ke-2 dengan penuh khidmat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun daerah. Simbol Kekompakan Lintas Sektoral Acara ini menjadi potret nyata soliditas birokrasi di Kabupaten Majalengka. Selain Bupati dan Ketua BAZNAS, tampak hadir pula: Wakil Bupati Majalengka Sekretaris Daerah (Sekda) Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Para Kepala Dinas/OPD Camat dan Kepala Desa dari 4 Kecamatan ( Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang ) “Kehadiran seluruh elemen pimpinan ini melambangkan kekompakan Kami dalam mendukung penuh setiap program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Majalengka,” ujar Bupati dalam Berbagainya. Capaian Satu Tahun Pemerintahan "Hade" Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eman Suherman memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan terfokus di wilayah Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang. Beliau juga membagikan kabar baik mengenai pencapaian-capaian signifikan yang telah diraih selama satu tahun pemerintahan Hade . Suasana Akrab di Tengah Hujan Menjelang waktu berbuka, suasana semakin menyejukkan dengan ceramah singkat (kultum) yang disampaikan oleh Ketua MUI, Drs. KH. Anwar Sulaiman, MMPd. Menariknya, meski hujan terus menemani, kehangatan justru tumbuh saat momen berbuka puasa tiba. Diwarnai gurauan kecil dan berbincang santai, Bupati tampak begitu membaur tanpa sekat dengan para kepala OPD dan kepala desa. Keakraban ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang merakyat dan komunikatif. Diskusi "Serius tapi Santai" Pasca shalat Maghrib berjamaah, rombongan tidak langsung berangkat. Sembari menikmati hidangan berbuka, diadakan diskusi ringan namun substantif mengenai isu-isu lokal di 4 kecamatan tersebut. Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ke-2 ini ditutup dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Huda, Desa Sukasari Kaler, yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh rombongan dan warga setempat. #safariramadhan #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial

26-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Tingkatkan Kesadaran Zakat ASN, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rapim Khusus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
Tingkatkan Kesadaran Zakat ASN, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rapim Khusus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
etua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan Rapat Pimpinan Khusus (Rapimsus) sekaligus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Yudha Pendopo Majalengka pada Senin (23/02/2026). Acara ini merupakan momentum evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama setahun terakhir, yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan Dinas, jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Komitmen Penguatan Zakat Profesi Dalam arahannya, Bupati Majalengka memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya optimalisasi instrumen keagamaan dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat. Bupati secara langsung menyampaikan ajakan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Majalengka untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar zakat profesi. "Zakat profesi bukan sekadar kewajiban agama, tetapi merupakan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka. Saya mengajak seluruh ASN untuk menjadi teladan dalam menunaikan kewajiban ini melalui BAZNAS," tegas Bupati dalam sambutannya. Respon Ketua BAZNAS Majalengka Menanggapi arahan tersebut, H. Agus Asri Sabana mengapresiasi dukungan penuh dari pihak eksekutif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci utama dalam mengelola potensi zakat yang besar di Majalengka. Beberapa poin penting dari kehadiran BAZNAS dalam Rapimsus ini antara lain: Sinergitas Program: Menyelaraskan program BAZNAS dengan visi misi pembangunan daerah. Transparansi: Memastikan penyaluran zakat dari ASN kembali kepada masyarakat Majalengka yang membutuhkan secara tepat sasaran. Edukasi Berkelanjutan: Meningkatkan literasi zakat di setiap kedinasan dan unit kerja. Kehadiran Ketua BAZNAS dalam agenda refleksi ini menegaskan bahwa peran lembaga zakat kini semakin sentral dalam mendukung roda pembangunan, khususnya dalam aspek jaminan sosial bagi masyarakat kurang mampu di bawah naungan pemerintah daerah.

23-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

BAZNAS Majalengka & BTB Berdiri Tegak di Garis Depan Longsor Argapura
BAZNAS Majalengka & BTB Berdiri Tegak di Garis Depan Longsor Argapura
ARGAPURA Di bawah langit yang kelabu dan rintik hujan yang tak kunjung usai, sebuah pemandangan mengharukan terekam di titik nol bencana longsor Blok Calingcing, Desa Sukasari Kidul. Di sana, di tengah tanah yang labil dan ancaman badai, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama pasukan oranye BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) hadir sebagai pilar kekuatan, berjalan beriringan dengan Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM Kehadiran BAZNAS di lokasi ini bukan sekadar pendampingan protokoler, melainkan wujud nyata dari amanah zakat yang bergerak cepat saat duka menyapa rakyat. Kesaksian dari Garis Depan: "Rakyat Sedang Tidak Baik-Baik Saja" Dengan sepatu yang terbenam lumpur, Ketua BAZNAS Majalengka menyaksikan langsung getirnya kondisi warga. Dia tidak hanya mengadakan pertemuan dari perselisihan, tapi masuk ke tenda-tenda darurat dan menyentuh tangan-tangan warga yang mengalami ketakutan. Namun, kami hadir di sini bersama Bapak Bupati untuk memastikan bahwa mereka tidak akan menghadapi malam-malam dingin ini sendirian,” ujar Ketua BAZNAS dengan nada yang dalam dan penuh empati. Tim BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) yang melatih secara profesional, dengan sigap menyisir area berbahaya untuk melakukan serangan cepat. Mereka menjadi "mata dan telinga" yang memastikan tepat sasaran dan keselamatan menjadi jiwa hukum tertinggi. "Waspada adalah harga mati!" tegas Bupati Eman Suherman yang diamini dengan sigap oleh Tim BTB di lapangan. Sinergi antara kebijakan umara (pemimpin) dan gerakan kedermawanan BAZNAS ini menjadi oasis di tengah bencana. Zakat Anda, Nafas Mereka Tragedi di Argapura adalah panggilan bagi hati nurani kita. BAZNAS Majalengka membuktikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, berubah menjadi selimut hangat, makanan bergizi, dan harapan baru bagi mereka yang sedang diuji. #BAZNASMajalengka #BTBSigap #Kemanusiaan #ArgapuraDuka #ZakatMenjagaNegeri #MajalengkaReligi #EmanSuherman #RelawanBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat

14-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Berita Pendistribusian

BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Mushola Baitu
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Mushola Baitu
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan fasilitas ibadah di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Selasa (28/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan Program Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Mushola Baitussalam yang berlokasi di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak Mustopa selaku perwakilan panitia pembangunan/pemanfaat Mushola Baitussalam. Mendukung Kenyamanan Ibadah Masyarakat Dalam keterangannya, Drs. H. Idi Purnama, M.M. menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki untuk kepentingan umat. "Kami berharap bantuan Saraga ini dapat mempercepat proses renovasi atau pemenuhan fasilitas di Mushola Baitussalam, sehingga masyarakat di Desa Sindangwangi dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk," ujar H. Idi Purnama. Sementara itu, Bapak Mustopa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas respon cepat dan kepedulian terhadap sarana ibadah di pelosok desa. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Semoga keberkahan menyertai kita semua," ungkap Mustopa. Tentang Program Saraga Program Saraga merupakan salah satu pilar pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka yang fokus pada perbaikan sarana prasarana keagamaan seperti Masjid, Mushola, dan Madrasah. Hal ini bertujuan untuk memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kualitas sarana ibadah di lingkungan masyarakat Kabupaten Majalengka. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Majalengka #Zakat #Infak #Sedekah #ProgramSaraga #Sindangwangi #MembangunUmat #PilihanPertamaPembayarZakat #KhidmatZakatUmat
29/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Desa Weragati
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Desa Weragati
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Pada hari ini, Selasa (28/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan kesehatan kepada saudari Inggit Nur Dwi, warga Desa Weragati, Kecamatan Palasah. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka oleh Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Nursiwanjaya. Kepedulian Nyata untuk Sesama Drs. H. Nursiwanjaya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di wilayah Kabupaten Majalengka. "Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyerahkan bantuan kesehatan secara langsung kepada saudari Inggit. Harapan kami, bantuan ini dapat membantu meringankan biaya pengobatan dan mempercepat proses pemulihan yang bersangkutan. BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan antara para muzaki dan mereka yang membutuhkan," ujar Drs. H. Nursiwanjaya. Ungkapan Syukur Penerima Manfaat Saudari Inggit Nur Dwi, yang hadir langsung menerima bantuan tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya atas respon cepat dan kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka. "Saya sangat berterima kasih kepada BAZNAS Majalengka dan seluruh donatur atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk menjalani pengobatan. Semoga keberkahan senantiasa menyertai para muzaki dan pengurus BAZNAS," ungkap Inggit dengan nada haru. Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu pilar utama dalam program Majalengka Sehat, yang bertujuan memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai melalui dukungan dana sosial keagamaan. #BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #ZakatMenyejahterakan #Weragati #Palasah #InfoMajalengka #Kemanusiaan #ZakatNikmatBerzakat
29/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
MAJALENGKA Momen penuh kenangan dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar IKA MAN Talaga (MAN 1 Majalengka) lintas angkatan 1994, 1995, dan 1996 menjadi semakin bermakna dengan adanya aksi nyata kepedulian sosial. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Majalengka tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi para siswa, Sabtu (25/04/2026). Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995. Kehadiran beliau tidak hanya sebagai pimpinan lembaga, namun juga sebagai bentuk pengabdian kepada almamater yang telah membentuk karakter dan spiritualitasnya. Daftar Penerima Bantuan Stimulan Pendidikan Dalam suasana reuni yang penuh kekeluargaan, BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan dengan total nilai Rp 5.000.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada lima orang siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial, dengan nominal masing-masing sebesar Rp 1.000.000,-. Adapun para penerima bantuan tersebut adalah: Tika (Sindang, Cikijing) Agung (Cimangguhilir, Bantarujeg) Dwi Khofifah (Cibeureum, Talaga) Sida Nurul (Kagok, Banjaran) Azmi (Jatipamor, Talaga) H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya di bidang pendidikan. "Alhamdulillah, bertepatan dengan momen silaturahmi angkatan 94, 95, dan 96 ini, BAZNAS dapat berkontribusi untuk membantu siswa-siswi MAN 1 Majalengka. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan para muzakki menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus belajar tanpa harus terhambat kendala biaya," ujar H. Agus. Disaksikan Pimpinan Kemenag dan Para Guru Prosesi penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., yang juga merupakan sosok guru yang sangat dihormati oleh para alumni. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan acara yang mempertemukan guru dan murid lintas generasi tersebut. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat memicu semangat gotong royong di kalangan alumni untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Majalengka. Langkah ini sejalan dengan visi "Majalengka Langkung Sae", di mana kesejahteraan masyarakat dibangun melalui sinergi berbagai pihak dan pengelolaan zakat yang profesional serta transparan. Acara penyerahan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan MAN 1 Majalengka dan keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan dananya melalui BAZNAS. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #AlumniPeduli
29/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Artikel Terbaru

BAZNAS Majalengka Bagikan Panduan Syar'i dan Tips Mengolah Daging Kurban Agar Empuk, Nikmat, dan Bernilai Ibadah
BAZNAS Majalengka Bagikan Panduan Syar'i dan Tips Mengolah Daging Kurban Agar Empuk, Nikmat, dan Bernilai Ibadah
MAJALENGKA, BAZNAS Menyambut momentum suci Hari Raya Idul Adha 1447 H yang penuh dengan cucuran rahmat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi menerbitkan panduan komprehensif mengenai tata cara mengolah dan membakar daging kurban pada Kamis (28/05/2026). Langkah edukatif ini diinisiasi langsung di wilayah Kabupaten Majalengka guna memastikan seluruh lapisan masyarakat—khususnya para mustahik dan muzakki—dapat menikmati hidangan kurban dalam kondisi terbaik, sehat, sekaligus tetap bersandar pada adab-adab Islami yang menyentuh hati dan bernilai pahala di hadapan Allah SWT. Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh tingginya antusiasme warga Majalengka dalam tradisi "nyate" atau membakar daging bersama keluarga dan tetangga selepas prosesi penyembelihan hewan kurban. Melalui rilis resmi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak hanya menitikberatkan pada aspek kelezatan kuliner semata, melainkan mengedukasi umat agar memperlakukan daging kurban sebagai amanah ibadah yang suci, menjauhi perilaku tabzir (sia-sia), serta mempererat tali ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat demi mewujudkan visi daerah yang harmonis dan religius. Makna Keberkahan dan Syiar di Balik Daging Kurban Daging kurban yang didistribusikan merupakan simbol ketaatan seorang hamba dan manifestasi kepedulian sosial yang nyata. Oleh karena itu, mengolahnya dengan penuh rasa syukur adalah bagian dari syiar Islam. Allah SWT telah menegaskan pentingnya berbagi dan menikmati rezeki kurban ini dalam firman-Nya: “Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir.” (QS. Al-Hajj: 28) Setiap tetes keringat dalam mempersiapkan hidangan untuk keluarga dan kaum dhuafa akan menjelma menjadi aliran berkah apabila diawali dengan niat yang ikhlas demi mengharap rida-Nya. Tahap Persiapan Syar'i Sebelum Proses Pembakaran Guna menghasilkan tekstur daging yang empuk dan higienis, BAZNAS Majalengka merangkum beberapa langkah teknis krusial yang wajib diperhatikan oleh masyarakat: Pemilihan Bagian Daging: Prioritaskan bagian daging yang memiliki serat halus dan sedikit lemak, seperti has dalam (tenderloin), paha, atau bagian iga segar agar proses pematangan berlangsung lebih cepat. Pemotongan yang Seragam: Potonglah daging dengan ukuran yang sama rata (tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis). Hal ini sangat memengaruhi tingkat kematangan agar tidak ada bagian yang gosong di luar namun masih mentah di dalam. Menjaga Kebersihan (Thaharah): Cuci daging seperlunya dengan air mengalir untuk membersihkan kotoran yang menempel tanpa menghilangkan sari daging alami. Ingatlah bahwa kebersihan adalah bagian tak terpisahkan dari iman. Rahasia Marinasi dan Teknik Bakar yang Sempurna Kunci utama dari kelezatan daging bakar terletak pada proses marinasi (perendaman bumbu). Campuran bumbu alami seperti bawang putih, ketumbar, merica, garam secukupnya, kecap manis, serta perasan jeruk nipis tidak hanya memperkaya rasa, tetapi juga berfungsi sebagai pengempuk alami dan penghilang aroma amis. Masyarakat disarankan mendiamkan daging yang telah dibumbui selama 1 hingga 3 jam di dalam wadah yang bersih. Saat proses pembakaran tiba, gunakanlah arang dari kayu keras berkualitas untuk mendapatkan bara api yang stabil dan aroma asap yang sedap. Hindari meletakkan tusukan daging terlalu dekat dengan bara api, dan baliklah daging secara berkala sembari mengoleskan sisa bumbu marinasi yang telah dicampur sedikit madu atau mentega. Langkah kecil ini memastikan hidangan kurban matang dengan sempurna dan menggugah selera. Menghindari Kesalahan Demi Menjaga Kemaslahatan Sebagai informasi latar belakang, BAZNAS Majalengka juga mengingatkan warga untuk menghindari beberapa kekeliruan fatal, seperti membakar daging langsung tanpa dimarinasi, menggunakan api yang terlalu besar karena ego ingin cepat matang, serta mengabaikan kebersihan alat panggangan. Kesalahan-kesalahan tersebut berpotensi merusak kualitas gizi daging kurban yang seharusnya menjadi berkah kesehatan bagi tubuh kita. Melalui panduan ini, diharapkan momentum Idul Adha di Kabupaten Majalengka dapat berjalan dengan penuh khidmat, membawa kebahagiaan yang merata, serta menguatkan semangat gotong royong antarwarga. Semoga setiap kunyahan daging kurban yang dinikmati oleh keluarga dan para fakir miskin menjadi saksi kebaikan kita di akhirat kelak. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #IdulAdha1447H #KurbanBerkah #InfoMajalengka #TuntunanKurban #ZakatTumbuhBermanfaat
29/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Hari ke-12: Fase Transisi yang Menentukan
Hari ke-12: Fase Transisi yang Menentukan
Jika Ramadhan dibagi menjadi tiga bagian, maka hari ke-12 berada di awal fase kedua—fase Maghfirah (Ampunan). Setelah berhasil melewati 10 hari pertama yang penuh adaptasi fisik, tubuh kita biasanya sudah mulai "berdamai" dengan rasa lapar dan haus. Namun, secara psikologis, hari ke-12 sering kali menjadi titik jenuh. Masjid mulai sedikit lebih longgar dibanding malam pertama, dan daftar menu buka puasa tidak lagi menjadi obrolan utama. Justru di titik inilah, kualitas ibadah kita sedang diuji. Mengapa Hari ke-12 Spesial? Tubuh Mencapai Autofagi Optimal Secara biologis, memasuki pekan kedua, sel-sel tubuh sudah melakukan proses pembersihan diri (autofagi) dengan lebih efisien. Racun-racun mulai luruh, dan fokus energi tidak lagi habis untuk pencernaan, melainkan untuk regenerasi sel. Ujian Konsistensi (Istiqomah) Banyak orang bisa memulai dengan kuat, tapi hanya sedikit yang bisa menjaga ritme. Hari ke-12 adalah waktu yang tepat untuk menata ulang niat agar tidak sekadar "ikut arus" rutinitas. Menuju Malam-Malam Istimewa Ini adalah jembatan menuju sepuluh malam terakhir. Ibarat pelari maraton, hari ke-12 adalah saatnya mengatur napas agar tidak kelelahan sebelum mencapai garis finish. Tips Tetap "On Track" di Hari ke-12 Agar Ramadhan tidak terasa hambar di pertengahan jalan, coba lakukan beberapa hal ini: Variasi Ibadah: Jika mulai bosan dengan bacaan yang itu-itu saja, coba baca terjemahan atau tafsir singkat agar ada koneksi batin yang baru dengan Al-Qur'an. Sedekah Spontan: Lakukan satu kebaikan kecil yang tidak direncanakan hari ini. Memberi air mineral pada pengemudi ojek online atau berbagi takjil sederhana bisa memicu hormon kebahagiaan (dopamine) yang positif. Evaluasi Target: Lihat kembali checklist Ramadhan Anda. Jika ada yang bolong di 10 hari pertama, hari ke-12 adalah momen "balas dendam" terbaik untuk memperbaikinya. Refleksi Diri "Puasa bukan hanya soal memindahkan jam makan, tapi soal mengosongkan perut untuk mengisi ruang di hati." Sudahkah di hari ke-12 ini lisan kita lebih terjaga sesegar tenggorokan kita saat berbuka nanti? Ramadhan masih panjang, namun setiap detiknya terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja.
02/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Integritas di Dunia Kerja: Melampaui Slogan, Menghapus "Korupsi Halus"
Integritas di Dunia Kerja: Melampaui Slogan, Menghapus "Korupsi Halus"
Di era profesionalisme modern yang serba cepat, kata "integritas" seringkali hanya berakhir sebagai hiasan di dinding kantor atau slogan di laman situs perusahaan. Padahal, esensi integritas yang sesungguhnya bukan terletak pada kepatuhan formalitas, melainkan pada kejujuran yang dibawa dari meja makan keluarga hingga ke meja kerja. Integritas berarti memutuskan untuk berhenti melakukan "korupsi halus"—tindakan-tindakan kecil yang dianggap lumrah namun perlahan mengikis kepercayaan publik dan profesionalisme. Baik bagi Gen-Z yang menjunjung tinggi fleksibilitas, maupun para pemegang amanah jabatan yang memiliki tanggung jawab besar, integritas adalah komitmen tanpa kompromi pada tiga aspek utama: 1. Kejujuran terhadap Waktu Fleksibilitas dalam bekerja (seperti WFA atau remote working) adalah privilese, bukan celah untuk "korupsi waktu". Menjadi integritas berarti tetap produktif meski tanpa pengawasan fisik. Tidak ada lagi alasan "lemas" atau urusan pribadi yang dijadikan tameng untuk melakukan ghosting terhadap tanggung jawab. Menghargai waktu kantor adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap hak orang lain dan perusahaan yang telah memberikan kepercayaan. 2. Amanah dalam Menjaga Aset dan Prosedur Amanah bukan sekadar menjaga barang fisik, tetapi juga menjaga marwah jabatan. Ini mencakup penggunaan aset kantor sesuai peruntukannya, menjauhi segala bentuk suap atau gratifikasi, dan bekerja tegak lurus sesuai prosedur (SOP). Fondasi dari sikap ini bukanlah rasa takut terhadap teguran atasan atau audit lembaga, melainkan kesadaran spiritual yang mendalam. Kita bekerja dengan prinsip bahwa setiap ketikan jari dan setiap keputusan yang diambil selalu berada dalam pengawasan-Nya. Kesadaran bahwa Allah selalu "online" memantau adalah kontrol internal yang jauh lebih efektif daripada kamera CCTV tercanggih sekalipun. 3. Budaya Silih Emutan: Kearifan Lokal untuk Profesionalisme Integritas tidak harus dijalankan dalam kesunyian. Kita bisa mengadopsi nilai luhur Silih Emutan—budaya saling mengingatkan yang menjadi ciri khas masyarakat Majalengka. Dalam lingkungan kerja, budaya ini diterjemahkan sebagai keberanian untuk saling menegur dalam kebaikan (reminding each other) antar rekan sejawat. Ketika ada rekan yang mulai melenceng dari jalur, kita tidak mendiamkan, melainkan merangkul dan mengingatkan agar tetap di jalur yang benar. Dengan Silih Emutan, lingkungan kerja akan menjadi ekosistem yang sehat, di mana setiap individu menjadi penjaga bagi integritas rekannya. Kesimpulan Membangun dunia kerja yang bersih dimulai dari mematikan bibit-bibit korupsi kecil dalam diri kita sendiri. Dengan membawa nilai kejujuran dari rumah ke tempat usaha, kita tidak hanya menjadi pekerja yang kompeten, tetapi juga insan yang bermartabat. Mari jadikan integritas sebagai identitas, bukan sekadar tugas.
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

BAZNAS TV