6 Adab Mencari Ilmu yang Perlu Diketahui
12/04/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA, BAZNAS – Ilmu bukan sekadar tumpukan informasi yang dihafal, melainkan cahaya yang menuntun pada keberkahan hidup. Dalam tradisi Islam, para ulama salaf senantiasa menempatkan adab di atas ilmu. Hal ini dikarenakan manfaat dan keberkahan ilmu hanya akan diraih apabila penyerapannya dibarengi dengan akhlak mulia dan niat yang tulus.
Salah satu rujukan utama dalam tatanan adab menuntut ilmu adalah pesan dari Al-Imam Abdullah bin Al-Mubarak rahimahullah. Ulama besar dari generasi Tabi’ut Tabi’in ini merumuskan enam tahapan emas bagi para pencari ilmu agar aktivitasnya bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Enam Pilar Mencari Ilmu
Menurut Imam Abdullah bin Al-Mubarak, keberhasilan seorang penuntut ilmu bertumpu pada enam hal:
-
Ikhlas: Memurnikan niat hanya karena Allah.
-
Mendengar dengan Baik: Memberikan perhatian penuh saat ilmu disampaikan.
-
Memahami: Menggali makna terdalam dari setiap pelajaran.
-
Menulis: Mengikat ilmu dengan catatan agar tidak hilang.
-
Beramal: Mempraktikkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
-
Mengajarkan: Menebar manfaat ilmu kepada orang lain.
Tantangan Keikhlasan di Era Digital
Fenomena saat ini menunjukkan tantangan besar dalam menjaga poin pertama, yakni Ikhlas. Seringkali, majelis ilmu—baik fisik maupun digital—dihadiri bukan untuk mencari rida Allah, melainkan sekadar mengisi waktu luang, mencari popularitas, atau bahkan mencari celah kesalahan orang lain untuk bahan perdebatan.
Kita menyaksikan bagaimana konten dakwah terkadang disajikan dengan cara yang kurang patut, seperti meremehkan pihak lain atau sekadar untuk "gagah-gagahan" intelektual. Padahal, Rasulullah ? menegaskan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban agama (fardu ‘ain), dan setiap kewajiban adalah ibadah yang syarat utamanya adalah ikhlas.
Niat: Penentu Pahala dan Dosa
Pentingnya niat digambarkan secara lugas oleh Imam Al-Syafi’i yang menyebut hadits niat (Innamal a'malu binniyat) mencakup sepertiga atau bahkan 70 cabang ilmu. Begitu krusialnya posisi niat, hingga Imam Al-Bukhari dan Imam Al-Nawawi menempatkan hadits ini sebagai pembuka dalam karya-karya monumental mereka.
Tanpa keikhlasan, ibadah yang terlihat mulia secara lahiriah bisa menjadi bumerang di akhirat. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Imam Muslim, salah satu golongan yang pertama kali dilemparkan ke neraka adalah orang yang menuntut dan mengajarkan ilmu serta membaca Al-Qur'an hanya agar dipuji sebagai orang saleh atau qari’.
Pesan untuk Muzaki dan Amil
Di lingkungan BAZNAS Kabupaten Majalengka, prinsip keikhlasan ini juga menjadi fondasi dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Sebagaimana menuntut ilmu adalah ibadah, maka menunaikan kewajiban zakat dan melayani umat juga harus didasari niat yang tulus.
"Keikhlasan adalah mesin utama yang menggerakkan keberkahan ilmu dan harta. Tanpa itu, kita hanya akan mendapatkan lelah tanpa pahala," ungkap manajemen BAZNAS Majalengka dalam sebuah kesempatan edukasi.
Mari kita kembali menata niat. Semoga setiap langkah kita dalam mencari ilmu dan berbagi manfaat senantiasa dibimbing oleh Allah SWT menuju keridaan-Nya.
#BAZNAS #Majalengka #AdabMenuntutIlmu #Ikhlas #ZakatMensejahterakanUmat #IlmuBermanfaat #DakwahIslam #PesanUlama
Berita Lainnya
BAZNAS Perkuat Respons Karhutla, Puluhan Personel Dikerahkan dan Ratusan Warga Terlayani
Kepedulian yang Terus Mengalir, Nursiwandjaya Serahkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Desa Gandu
Atap Bocor, Lantai Tanah, dan Dinding Bilik Lapuk, BAZNAS Majalengka Survei Rumah Bapak Amin di Kertabasuki
Kursi Roda, Kasur, dan Sembako untuk Nenek Iti: Di Tengah Keterbatasan, Sang Cucu Berjuang Menjadi Tumpuan Hidup
Kepedulian untuk Rumah Ibadah Terus Berlanjut, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Mushola Al Amin
BAZNAS dan Kemenag Majalengka Perkuat Literasi Zakat Profesi di MTsN 8, Libatkan 45 Tenaga Pendidik
Buka Peluang, Tumbuhkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Tiga Warga Desa Kepuh
Setitik Kepedulian, Sejuta Harapan: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Moch. Kahfi Apriyadi
Dukung Pendidikan Berbasis Karakter, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk SDN Lebakwangi I
Djedjen Sukmadja Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka untuk Memperkuat Kemandirian Ekonomi
Harapan Baru untuk Junanta, BAZNAS Majalengka Hadir melalui Program Rumah Layak Huni
BAZNAS RI dan Pemuda Masjid Dunia Perkuat Sinergi Pemberdayaan Umat, dari Pengentasan Kemiskinan hingga Dakwah Berbasis Masjid
BAZNAS Majalengka Berduka, Doakan Ana Triana, S.T. Mendapat Tempat Terbaik di Sisi Allah SWT
Wakil Ketua I BAZNAS Majalengka Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ligung
BAZNAS Majalengka Wujudkan Harapan Ibu Yayah, Penyandang Stroke, Miliki Kamar Mandi Layak di Rumah Sendiri

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →