WhatsApp Icon

Idul Fitri 1447 H Berpotensi Berbeda, BAZNAS Majalengka Ajak Umat Perkuat Ukhuwah dan Toleransi

17/03/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Idul Fitri 1447 H Berpotensi Berbeda, BAZNAS Majalengka Ajak Umat Perkuat Ukhuwah dan Toleransi

Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA Menjelang penghujung Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam di Indonesia dihadapkan pada potensi perbedaan penetapan 1 Syawal yang jatuh pada tahun 2026 Masehi. Menanggapi hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana mempererat tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah) dan menjaga stabilitas nasional.

Dinamika Penetapan 1 Syawal 1447 H

Berdasarkan data yang dihimpun, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini didasarkan pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.

Di sisi lain, Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia dijadwalkan baru akan menggelar Sidang Isbat pada Kamis, 19 Maret 2026. Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), posisi hilal pada waktu tersebut diperkirakan masih berada di bawah kriteria imkanur rukyat, sehingga ada potensi kuat 1 Syawal 1447 H versi Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) akan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026.

Seruan Persatuan dari Pemerintah dan Ulama

Perbedaan metode antara hisab dan rukyat merupakan hal yang lumrah dalam khazanah keilmuan Islam di Indonesia. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, beserta Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memberikan arahan agar seluruh lapisan masyarakat tetap mengedepankan sikap saling menghormati.

"Perbedaan adalah rahmat. Kami berharap warga Majalengka tetap tenang, tidak terpecah belah, dan tetap fokus pada esensi ibadah serta penyaluran Zakat Fitrah," ujar perwakilan BAZNAS Majalengka.

Pesan BAZNAS Majalengka untuk Masyarakat

Dalam semangat menyambut hari kemenangan, BAZNAS Majalengka menekankan tiga poin utama bagi umat Muslim di Kota Angin:

  1. Kedepankan Toleransi: Menghargai saudara seiman yang mungkin melaksanakan salat Id lebih awal atau lebih lambat.

  2. Jaga Kondusivitas: Tidak menjadikan perbedaan tanggal sebagai bahan perdebatan yang memutus silaturahmi.

  3. Tunaikan Kewajiban: Memastikan Zakat Fitrah telah dibayarkan melalui lembaga resmi sebelum pelaksanaan salat Id masing-masing, guna membantu fakir miskin merayakan lebaran dengan layak.

BAZNAS Majalengka meyakini bahwa kedewasaan dalam beragama akan memperkuat semangat kebangsaan di tengah keberagaman. Mari kita jadikan Idul Fitri 1447 H sebagai tonggak persatuan untuk Indonesia yang lebih harmonis.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →