WhatsApp Icon

Ketua BAZNAS Majalengka Terenyuh, Nenek Yayah (77) Dapat Bantuan Modal Usaha demi Rawat Kakak Penyintas Longsor

05/04/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Ketua BAZNAS Majalengka Terenyuh, Nenek Yayah (77) Dapat Bantuan Modal Usaha demi Rawat Kakak Penyintas Longsor

Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA  Sebuah pemandangan mengharukan mewarnai misi kemanusiaan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka di Blok Garasiang, Desa Girimulya, pada Jumat (27/03/2026). Di balik reruntuhan trauma akibat musibah longsor, terselip kisah kepahlawanan seorang lansia yang menolak menyerah pada keadaan.

Awalnya, tim BTB hadir untuk menyalurkan bantuan biaya kesehatan dan paket sembako bagi Nenek Uju (81), seorang lansia yang kondisi fisiknya melemah pasca rumahnya dihantam longsor beberapa waktu lalu. Namun, langkah tim seketika terhenti saat melihat tumpukan sayur-mayur segar yang tertata rapi di sudut rumah sederhana yang remang tersebut.

Sayur Mayur sebagai "Senjata" Bertahan Hidup

Rasa penasaran menyelimuti Eman Suherman, Ketua Tim BTB, saat melihat volume dagangan yang cukup besar di rumah tersebut. Saat ditanya, jawaban yang keluar dari bibir Nenek Yayah (77), adik kandung Nenek Uju, menyentuh relung hati terdalam tim yang hadir.

"Sayuran ini untuk jualan ke Pasar Talaga, Nak. Ini cara kami agar bisa terus makan dan merawat kakak," tutur Nenek Yayah lirih namun penuh ketegasan.

Di usia yang hampir menyentuh delapan dekade, Nenek Yayah memilih untuk tetap memikul beban ekonomi. Ia tak membiarkan usia senja menjadi alasan untuk meminta-minta. Setiap hari, ia berjuang menjemput rezeki ke pasar demi menyambung nyawa sang kakak yang kini terbaring tanpa daya.

Respons Cepat BAZNAS: Program Majalengka Mandiri

Mendengar laporan haru dari lapangan, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengaku sangat terenyuh dan bangga atas kegigihan Nenek Yayah. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata, BAZNAS Majalengka memutuskan untuk memberikan bantuan Modal Usaha melalui program Majalengka Mandiri.

"Semangat Nenek Yayah adalah tamparan bagi kita semua. Di usia 77 tahun, beliau masih memiliki gairah membara untuk bekerja demi kemanusiaan, yakni merawat kakaknya. BAZNAS hadir bukan hanya untuk memberi ikan, tapi juga kail melalui tambahan modal agar usaha sayuran beliau bisa lebih berkembang dan meringankan beban hidup mereka," ujar H. Agus Asri Sabana.

Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dagangan Nenek Yayah, sehingga ia memiliki sandaran ekonomi yang lebih kokoh di masa tuanya.


Refleksi Bagi Generasi Muda

Kisah Nenek Yayah dari Desa Girimulya ini membawa pesan mendalam bagi masyarakat luas. Jika seorang lansia berusia 77 tahun masih mampu berjuang dengan fisik yang tak lagi prima, lantas pantaskah kita yang masih muda dan berfisik kuat justru memilih untuk mengeluh dan bermalas-malasan?

Mari jadikan semangat Nenek Yayah sebagai pelecut motivasi untuk terus berkarya dan peduli terhadap sesama.


#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #KisahInspiratif #ZakatMensejahterakan #NenekYayahGigih #PahlawanKeluarga #Girimulya #PasarTalaga

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →