WhatsApp Icon

Manajemen Lisan di Era Digital: BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Terapkan Filter Spiritual Ibrahim bin Adham

18/04/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Manajemen Lisan di Era Digital: BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Terapkan Filter Spiritual Ibrahim bin Adham

Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Di tengah derasnya arus informasi dan hiruk-pikuk komentar di media sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk kembali merefleksikan pentingnya menjaga lisan. Hal ini merujuk pada pemikiran mendalam ulama besar, Ibrahim bin Adham Rahimahullah, yang membagi klasifikasi ucapan manusia ke dalam empat kategori sebagai filter spiritual dalam berinteraksi.

Ibrahim bin Adham, sebagaimana tercatat dalam kitab “Ash-Shamt wa ?d?bu al-Lis?n”, menekankan bahwa manajemen kata-kata bukan sekadar etika berkomunikasi, melainkan benteng keselamatan di dunia dan akhirat.

Empat Kategori Ucapan: Filter Sebelum Berbicara

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui pesan edukasi dakwahnya, menggarisbawahi empat pembagian ucapan yang menjadi standar bagi seorang Muslim:

  1. Bermanfaat Namun Berisiko: Ucapan yang tampak baik namun berpotensi memicu fitnah atau kerusakan. Sesuai kaidah fikih Dar’ul maf?sid muqaddamun ‘ala jalbil mash?lih, diam jauh lebih utama untuk menghindari kerusakan yang lebih besar.

  2. Obrolan Kosong (Laghwu): Ucapan yang tidak mendatangkan dosa namun nihil pahala. Menghindari hal ini merupakan tanda sempurnanya Islam seseorang, sekaligus menghemat energi fisik dan mental.

  3. Berbahaya dan Tanpa Manfaat: Inilah zona merah yang mencakup ghibah, dusta, dan adu domba. Kategori ini adalah penyebab utama tergelincirnya manusia ke dalam api neraka.

  4. Bermanfaat dan Aman: Inilah "lampu hijau" bagi setiap mukmin. Ucapan berupa dzikir, ilmu, nasihat, dan kata-kata santun yang diibaratkan seperti pohon yang akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit.

Urgensi Menjaga Lisan dalam Pengelolaan Zakat

Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, prinsip Qaulan Sad?dan (perkataan yang benar, jujur, dan tepat) adalah pilar utama dalam pelayanan. Integritas dalam bertutur kata menjadi cermin transparansi lembaga dalam mengelola dana umat.

"Realitas hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar ucapan manusia terjebak pada hal yang sia-sia atau bahkan merusak. Kita diajak untuk menjadi pribadi yang 'hemat' bicara namun kaya akan manfaat. Diamnya seorang mukmin haruslah berpikir, dan bicaranya haruslah dzikir serta maslahat," ungkap perwakilan BAZNAS Majalengka.

Edukasi ini diharapkan mampu membentuk karakter masyarakat Majalengka yang lebih bijak di ruang digital, selaras dengan semangat perintah Nabi SAW: "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."


Tentang BAZNAS Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan tugas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan transparan untuk kesejahteraan masyarakat Majalengka.

#BAZNASMajalengka #ManajemenLisan #DakwahDigital #EtikaMuslim #ZakatMensejahterakan #MajalengkaLangkungSae #IbrahimBinAdham #AdabBerbicara #QaulanSadidan

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →