Melalui Tadabur Alam di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Telusuri Sejarah Lokal dan Kelestarian Pohon Maja
21/05/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I.
Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka
SINDANGWANGI (20 Mei 2026) Kunjungan kerja Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., beserta Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., ke Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, tidak hanya membawa misi penyaluran bantuan keagamaan, melainkan juga menjadi sarana tadabur alam yang sarat akan makna spiritual, rasa syukur, dan refleksi kebudayaan.
Dalam suasana sore yang penuh kehangatan, jajaran pengelola wisata dan pemerintah desa mengajak jajaran BAZNAS Majalengka mengulas kisah sejarah lokal yang menjadi pondasi kuat lahirnya destinasi wisata Pasar Bumi Pakuwon. Objek wisata ini tidak dibangun sekadar untuk mengejar popularitas modern, melainkan lahir dari ide luhur untuk menghidupkan kembali roh sejarah Desa Bantaragung sebagai tanah pelindung (Pakuwon artinya tempat bermukim atau perlindungan) yang subur dan penuh keberkahan alam. Konsep pasar tradisional yang menyatu dengan keasrian alam ini sengaja diciptakan untuk menjaga tradisi luhur masyarakat bergotong royong, bermuamalah secara jujur, sekaligus menjadi wadah ketahanan pangan dan ekonomi berbasis umat muslim setempat.
Ketua BAZNAS Majalengka sangat mengapresiasi visi ini, di mana pariwisata maju tanpa harus mencabut akar sejarah dan nilai-nilai Islami masyarakatnya. Keterikatan sejarah Bantaragung dengan asal-usul Majalengka semakin menguat ketika rombongan BAZNAS diperkenalkan pada keberadaan Pohon Maja (Aegle marmelos), tanaman historis yang menjadi simbol utama dan cikal bakal berdirinya Kabupaten Majalengka.
Dalam kesempatan istimewa tersebut, Ketua BAZNAS diberi kehormatan untuk melihat langsung bibit tanaman Pohon Maja yang kini statusnya sangat langka. Berdasarkan penuturan tokoh masyarakat setempat, saat ini hanya tersisa 2 (dua) pohon induk Maja yang masih berdiri kokoh di salah satu dusun bersejarah bernama Dukuh Maja.
"Melalui momentum tadabur alam hari ini, kita tidak hanya mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT, tetapi juga melihat kembali jejak sejarah masa lalu daerah kita melalui bibit Pohon Maja ini. Pohon ini bukan sekadar tanaman, melainkan simbol perjuangan dan identitas Majalengka yang harus kita lestarikan bersama. BAZNAS sangat mendukung langkah pemerintah desa yang berencana melakukan penanaman massal bibit pohon ini di kawasan Dukuh Maja demi menjaga warisan anak cucu kita," ungkap H. Agus Asri Sabana dengan penuh takzim.
Pemerintah Desa Bantaragung menjabarkan rencana strategis ke depan untuk menjadikan Dukuh Maja sebagai pusat konservasi dan edukasi sejarah, di mana bibit-bit pohon Maja yang sedang disemai akan ditanam secara masif di wilayah tersebut. Langkah pelestarian alam ini dipandang sejalan dengan prinsip Islam, hablum minal 'alam (hubungan baik dengan alam), guna menjaga ekosistem sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis sejarah lokal (historical tourism).
Melalui sinergi antara pembangunan sarana ibadah mushola yang dibantu oleh BAZNAS, pengembangan ekonomi kreatif di Pasar Bumi Pakuwon, serta pelestarian sejarah Pohon Maja di Dukuh Maja, Desa Bantaragung kini menjelma sebagai role model desa wisata yang seimbang secara spiritual, ekonomi, dan budaya.
#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #TadaburAlam #SejarahMajalengka #PohonMaja #DukuhMaja #PasarBumiPakuwon #Bantaragung #WisataSejarah #Sindangwangi #PelestarianAlam
Berita Lainnya
Donasi untuk NTT Tembus Rp161,6 Juta, BAZNAS Majalengka Terus Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Musholla Al-Bayyinah
Melalui TP.PKK Argapura, BAZNAS Majalengka ajak pelaku usaha berinfaq untuk jalan kebermanfaatan
Eti Rohaeti Terima Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka, Ikhtiar Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik
Dari Zakat Menjadi Hunian yang Lebih Layak, BAZNAS Majalengka Bantu Ading Warga Banyusari
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi
H. Agus Asri Sabana: Balai Ternak BAZNAS Harus Melahirkan Kebermanfaatan Berkelanjutan
Pemkab Majalengka Raih Beragam Penghargaan, BAZNAS Apresiasi Komitmen Pelayanan Publik
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan PHBI untuk MWC NU Sukahaji
Silaturahmi di Hari Bahagia, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pernikahan Putri Ketua BAZNAS Kuningan
HMI KOHATI Majalengka Resmi Emban Amanah Baru, BAZNAS Sampaikan Pesan Pengabdian
Dukung Bakti Sosial Mahasiswa YPIB di Nunukbaru, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan
Nino Sutrisno Terima Bantuan BAZNAS Majalengka untuk Rumah Roboh

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →