WhatsApp Icon

Melihat Air Mata di Balik Reruntuhan: BAZNAS Majalengka Sambangi Kediaman Nenek Sutinah yang Nyaris Ambruk

12/05/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I.

Bagikan:URL telah tercopy
Melihat Air Mata di Balik Reruntuhan: BAZNAS Majalengka Sambangi Kediaman Nenek Sutinah yang Nyaris Ambruk

Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Majalengka

BANTARUJEG  Di tengah kemajuan zaman, ternyata masih ada saudara kita yang bertaruh nyawa di bawah atap yang tak lagi mampu melindungi. Hal inilah yang dirasakan langsung oleh staf bidang Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I, saat mengunjungi kediaman Nenek Sutinah di Blok Cilegok RT.08 RW.06, Desa Cimangguhilir, Kecamatan Bantarujeg, Selasa (12/05/2026).

Kehadiran Eman, yang didampingi oleh Kepala Dusun setempat, bertujuan untuk melakukan survei faktual calon penerima program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini merupakan penjabaran dari program prioritas Majalengka Peduli, sebuah ikhtiar BAZNAS untuk memuliakan para mustahik melalui hunian yang layak.


Kisah Pilu di Balik Dinding Bambu yang Lapuk

Begitu menginjakkan kaki di lokasi, suasana haru langsung menyelimuti. Pemandangan pilu tersaji di depan mata: sebuah rumah panggung yang nyaris ambruk. Atapnya sudah tak utuh lagi, seolah menyerah pada terpaan hujan dan panas. Dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu pun kondisinya sudah sangat memprihatinkan; nampak banyak lubang di berbagai sudut dan kayu-kayu penyangga yang sudah sangat rapuh.

Lantai yang terbuat dari pelepah bambu pun sudah sangat keropos, bahkan tim survei hampir terjebak karena pijakan yang sudah tidak kuat menahan beban. Di dalam ruang tamu yang sempit, nampak Kakek Ehon (70), suami Nenek Sutinah, terbaring lemah. Sudah lima bulan lamanya ia hanya bisa menatap langit-langit rumah yang bolong akibat sakit yang dideritanya.

Nenek Sutinah kini berjuang sendirian mencukupi kebutuhan keluarga. Di usia senjanya, ia menjadi tulang punggung sekaligus perawat bagi sang suami.

"Rasanya seperti mendapat tamparan bagi saya pribadi. Melihat kegigihan Nenek Sutinah di tengah kondisi rumah yang sudah sangat parah ini, benar-benar menyayat hati. Ini adalah potret pejuang kehidupan yang nyata," ujar Eman setelah menyisir setiap jengkal ruangan yang rusak parah tersebut.


Ikhtiar Keluarga Demi Kedamaian Masa Tua

Mengingat bantuan BAZNAS bersifat stimulan, Eman Suherman bergerak cepat menghubungi anak Nenek Sutinah yang saat ini berada di luar kota. Melalui sambungan telepon, Eman menekankan pentingnya komitmen keluarga untuk mendukung realisasi bantuan ini agar hunian yang dibangun benar-benar memberikan kenyamanan maksimal bagi kedua orang tuanya.

Menanggapi hal tersebut, sang anak menyatakan kesiapannya untuk berjuang bersama. Pihak keluarga berkomitmen untuk memberikan dana tambahan, terutama untuk mengganti genting rumah yang sudah berusia puluhan tahun dan sudah tidak layak pakai. Sinergi antara bantuan BAZNAS, dukungan keluarga, dan komitmen Pemerintah Desa setempat diharapkan mampu mewujudkan impian Nenek Sutinah memiliki rumah yang teduh.


Narasi Kemanusiaan: Panggilan untuk Peduli

Islam mengajarkan bahwa membantu kesulitan sesama adalah jalan menuju keberkahan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan ke BAZNAS Kabupaten Majalengka, kita bersama-sama mengetuk pintu langit untuk memberikan perlindungan bagi mereka yang membutuhkan.

Mari kita pastikan Nenek Sutinah dan Kakek Ehon dapat menjalani masa tua mereka dengan layak, tanpa dihantui rasa takut akan runtuhnya tempat bernaung.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ZakatTumbuhBermanfaat #RLHB #Kemanusiaan #BantarujegPeduli #ZakatMembersihkanHarta

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →