Memaksimalkan "Etape Terakhir" Ramadan: Menyucikan Jiwa, Membersihkan Harta
15/03/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Memaksimalkan "Etape Terakhir" Ramadan: Menyucikan Jiwa, Membersihkan Harta
MAJALENGKA, BAZNAS Tidak terasa kita telah memasuki minggu terakhir di bulan suci Ramadan 1447 H. Momentum ini merupakan "etape emas" bagi setiap Muslim untuk memacu sisa energi spiritualnya. Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan memperkencang ibadahnya (mengikat sarung) saat memasuki sepuluh malam terakhir demi mengejar keberkahan Lailatul Qadar.
Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang berkhidmat pada umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat Kota Angin untuk fokus pada tiga pilar utama di penghujung Ramadan ini:
1. Optimalisasi Ibadah dan Itikaf
Sepuluh malam terakhir adalah waktu turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sesuai dengan tuntunan sunnah, umat Islam dianjurkan untuk:
-
Melaksanakan Itikaf: Menghidupkan masjid-masjid di Majalengka dengan berdiam diri seraya berzikir dan bertadarus.
-
Menghidupkan Malam (Qiyamul Lail): Memperbanyak shalat tarawih, witir, dan tahajud terutama pada malam-malam ganjil.
-
Melangitkan Doa Ampunan: Memperbanyak bacaan doa: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.
2. Menyucikan Jiwa dan Harta melalui Zakat
Ramadan bukan hanya soal hubungan vertikal dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama (Hablum Minannas). BAZNAS Majalengka mengingatkan bahwa minggu terakhir adalah waktu krusial untuk:
-
Zakat Fitrah: Sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan sebagai makanan bagi fakir miskin.
-
Zakat Maal & Sedekah: Membersihkan harta yang kita miliki agar keberkahan mengalir dalam keluarga. Melalui zakat yang dikelola secara resmi, kita memastikan kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan merata oleh seluruh mustahik di pelosok Majalengka.
3. Menjaga Istiqomah dan Refleksi Diri
Jangan biarkan euforia persiapan mudik atau hari raya mengendurkan semangat ibadah. Akhir Ramadan adalah waktu untuk evaluasi (muhasabah). Apakah puasa kita telah meningkatkan pengendalian diri, ataukah hanya sekadar menahan lapar? Mari jadikan ibadah sebagai kebutuhan spiritual yang berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Pesan Ketua BAZNAS Majalengka: "Mari kita tutup Ramadan tahun ini dengan husnul khatimah. Sucikan jiwa dengan taubat, dan bersihkan harta dengan zakat melalui amil yang resmi dan terpercaya. Semoga kita semua tergolong ke dalam hamba-hamba yang Muttaqin."
Berita Lainnya
Melalui TP.PKK Argapura, BAZNAS Majalengka ajak pelaku usaha berinfaq untuk jalan kebermanfaatan
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik
Pemkab Majalengka Raih Beragam Penghargaan, BAZNAS Apresiasi Komitmen Pelayanan Publik
Eye Rayadi Warga sindangkasih terima bantuan Kesehatan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Donasi untuk NTT Tembus Rp161,6 Juta, BAZNAS Majalengka Terus Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
HMI KOHATI Majalengka Resmi Emban Amanah Baru, BAZNAS Sampaikan Pesan Pengabdian
H. Agus Asri Sabana: Balai Ternak BAZNAS Harus Melahirkan Kebermanfaatan Berkelanjutan
Eti Rohaeti Terima Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka, Ikhtiar Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Mimin Terima Bantuan Kepedulian BAZNAS Majalengka
Silaturahmi di Hari Bahagia, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pernikahan Putri Ketua BAZNAS Kuningan
Ibu Warni Terima Bantuan Sembako dari BAZNAS Majalengka Langsung di Kediamannya
Keranda untuk Kebaikan: BAZNAS Majalengka Dukung Pelayanan Umat di Masjid Al Mubarok
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi
Dari Zakat Menjadi Hunian yang Lebih Layak, BAZNAS Majalengka Bantu Ading Warga Banyusari
Madsuri Ependi, Sosok yang Pernah Mengabdi di BAZNAS Majalengka Berpulang

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →