Memuliakan Keringat: Menilik Prinsip Keadilan dan Hak Pekerja dalam Perspektif Islam
20/04/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA, BAZNAS Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, tidak terkecuali bagi para pekerja. Jauh sebelum dunia modern merumuskan regulasi ketenagakerjaan, Islam telah meletakkan pondasi kokoh mengenai perlindungan hak-hak pekerja yang berlandaskan keadilan sosial dan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam pandangan syariat, bekerja bukan sekadar aktivitas ekonomi untuk menyambung hidup, melainkan sebuah bentuk ibadah yang mulia. BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang pentingnya edukasi mengenai hak pekerja ini guna menciptakan ekosistem kerja yang harmonis dan berkah di wilayah Majalengka.
Berikut adalah enam hak dasar pekerja yang ditegaskan dalam ajaran Islam:
1. Hak Menerima Upah yang Adil
Upah merupakan kewajiban utama pemilik usaha. Istilah Ajr (upah) disebutkan sebanyak 150 kali dalam Al-Qur'an, menunjukkan betapa krusialnya apresiasi terhadap jerih payah seseorang. Islam memandang setiap tetes keringat pekerja harus dibalas dengan imbalan yang pantas sesuai dengan akad yang telah disepakati.
2. Ketepatan Waktu Pembayaran
Islam melarang keras penundaan upah. Rasulullah SAW bersabda, "Berikanlah upah kepada pekerja sebelum kering keringatnya." (HR. Ibnu Majah). Hal ini menunjukkan bahwa kepastian waktu pembayaran adalah bentuk penghormatan terhadap kebutuhan hidup pekerja dan keluarganya.
3. Upah yang Sepadan dengan Keahlian
Keadilan dalam menentukan besaran upah sangat ditekankan. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-A‘raf: 85 agar kita tidak mengurangi hak-hak manusia. Pemilik usaha dilarang melakukan praktik "curang" dengan memberikan beban kerja yang berat namun memberikan imbalan yang minim.
4. Perlindungan di Masa Tua dan Penurunan Produktivitas
Seorang pekerja yang telah menghabiskan masa mudanya untuk mengabdi tidak boleh diputus hubungan kerjanya secara sepihak hanya karena faktor usia atau kesehatan yang menurun. Berlandaskan hadis riwayat Imam Ahmad, Islam mengajarkan kasih sayang kepada mereka yang telah berjasa, meskipun kemampuan fisiknya tak lagi sekuat dahulu.
5. Perlakuan yang Manusiawi dan Terhormat
Pekerja bukanlah budak. Pemilik usaha wajib menjaga martabat pekerjanya dengan tidak merendahkan, menyakiti secara fisik, maupun memberikan beban di luar batas kemampuan. Rasulullah SAW memberikan teladan nyata dengan senantiasa makan bersama dan membantu pekerjaan para pelayannya.
6. Hak Menjalankan Kewajiban Agama
Pekerjaan tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk beribadah kepada Allah SWT. Pemilik usaha wajib memberikan ruang dan waktu bagi pekerja untuk menunaikan salat dan puasa. Pekerja yang religius justru akan menjadi aset berharga karena mereka bekerja dengan rasa amanah dan pengawasan ilahi (muraqabah).
Melalui pemahaman hak-hak ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara pemberi kerja dan pekerja di Kabupaten Majalengka. Keadilan yang ditegakkan di dunia kerja akan membawa keberkahan pada harta dan kemajuan ekonomi masyarakat secara luas.
#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #HakPekerjaIslam #ZakatMensejahterakan
Berita Lainnya
Atap Bocor, Lantai Tanah, dan Dinding Bilik Lapuk, BAZNAS Majalengka Survei Rumah Bapak Amin di Kertabasuki
BAZNAS RI dan Pemuda Masjid Dunia Perkuat Sinergi Pemberdayaan Umat, dari Pengentasan Kemiskinan hingga Dakwah Berbasis Masjid
Harapan Baru untuk Junanta, BAZNAS Majalengka Hadir melalui Program Rumah Layak Huni
Sedekah Peduli Karhutla, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Hadirkan Harapan bagi Korban Bencana
BAZNAS dan Kemenag Majalengka Perkuat Literasi Zakat Profesi di MTsN 8, Libatkan 45 Tenaga Pendidik
Djedjen Sukmadja Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka untuk Memperkuat Kemandirian Ekonomi
Kepedulian untuk Rumah Ibadah Terus Berlanjut, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Mushola Al Amin
Perkuat Syiar Islam hingga Pelosok Desa, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al Barokah
Rawat Rumah Ibadah, Tumbuhkan Kepedulian: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Mushola Al Ahmad di Lebakwangi
Wakil Ketua I BAZNAS Majalengka Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ligung
BAZNAS Majalengka Wujudkan Harapan Ibu Yayah, Penyandang Stroke, Miliki Kamar Mandi Layak di Rumah Sendiri
BAZNAS Majalengka Berduka, Doakan Ana Triana, S.T. Mendapat Tempat Terbaik di Sisi Allah SWT
Merawat Rumah Allah, Menebar Keberkahan: BAZNAS Majalengka Hadirkan Dukungan bagi Masjid Al Imam
BAZNAS Perkuat Respons Karhutla, Puluhan Personel Dikerahkan dan Ratusan Warga Terlayani
BAZNAS Majalengka Tinjau Rumah Aal Maulana di Jatiwangi, Atap Bocor dan Penyangga Rapuh Jadi Perhatian

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →