Mengapa Kita Harus Mengenal Sejarah Ibadah Qurban?
22/04/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ibadah Qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan ternak setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Di balik tetesan darah hewan qurban, terdapat narasi besar tentang cinta, ketaatan, dan nilai kemanusiaan yang universal. Memahami sejarah qurban adalah kunci untuk mengubah rutinitas tahunan menjadi transformasi spiritual yang mendalam.
Berikut adalah alasan mengapa sejarah qurban sangat penting untuk kita pelajari:
1. Meneladani Ketulusan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Sejarah qurban berakar dari mimpi Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail. Ini bukan tentang kekejaman, melainkan ujian pamungkas atas loyalitas hamba kepada Sang Pencipta.
Dengan memahami sejarah ini, kita belajar bahwa qurban adalah simbol penyembelihan ego dan rasa memiliki yang berlebihan terhadap dunia.
"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: 'Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!' Ia menjawab: 'Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar'." > (QS. Ash-Saffat: 102)
2. Memahami Esensi Taqwa (Bukan Sekadar Daging)
Tanpa mengetahui sejarahnya, kita mungkin terjebak pada pemikiran bahwa Tuhan membutuhkan persembahan fisik. Padahal, sejarah penggantian Nabi Ismail dengan seekor domba jantan (gibas) dari surga menunjukkan bahwa Allah hanya menginginkan ketaatan hati.
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan darimulah yang dapat mencapainya..." > (QS. Al-Hajj: 37)
3. Mengambil Ibrah dari Peristiwa Habil dan Qabil
Sejarah qurban sebenarnya sudah dimulai sejak masa putra Nabi Adam AS, yaitu Habil dan Qabil. Peristiwa ini mengajarkan bahwa Allah hanya menerima kurban yang dilakukan dengan ikhlas dan dari harta terbaik.
Habil memberikan domba terbaiknya dengan tulus, sementara Qabil memberikan hasil tani yang buruk dengan rasa terpaksa. Pelajaran sejarah ini mengingatkan kita untuk tidak memberikan "sisa-sisa" dalam beribadah.
4. Menyambung Tradisi Kenabian (Sunnah Muakkadah)
Mengetahui sejarah membuat kita sadar bahwa qurban adalah ibadah yang menyatukan risalah para Nabi. Rasulullah SAW amat menekankan ibadah ini sebagai bentuk syukur atas nikmat yang tak terhingga.
"Barangsiapa yang memiliki kelapangan (harta), sedangkan ia tidak berqurban, janganlah ia mendekati tempat shalat kami." > (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Makna Sosial: Membangun Empati
Secara historis, qurban juga merupakan momentum pemerataan ekonomi. Di zaman dahulu hingga sekarang, daging qurban menjadi cara agar kaum fakir miskin dapat merasakan kebahagiaan yang sama dengan kaum agniya (kaya).
Kesimpulan
Mempelajari sejarah qurban membantu kita menyadari bahwa:
-
Qurban adalah bukti cinta: Melepaskan sesuatu yang kita cintai demi Zat yang paling dicintai.
-
Qurban adalah ketaatan: Melakukan perintah tanpa tapi, meski akal manusia kadang merasa berat.
-
Qurban adalah kepedulian: Memastikan tidak ada tetangga yang kelaparan di hari raya.
Dengan mengenal sejarahnya, setiap helai bulu hewan qurban yang kita kurbankan benar-benar akan menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak, bukan sekadar hidangan di atas meja makan.
Berita Lainnya
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan
Cara Menghitung Zakat Usaha Online dan Toko Digital, Panduan Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia Tebar Senyum untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa Melalui Program Back To School 2026
Ketua BAZNAS Majalengka: Kolaborasi Adalah Jalan Menghadirkan Keberkahan dan Membangun Generasi Masa Depan
BAZNAS Majalengka Lanjutkan Survei RLHB di Desa Batujaya, Pastikan Kesiapan Penerima Bantuan
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Korban Musibah Robohnya Videotron Akibat Angin Kencang
Hari Puisi Indonesia, BAZNAS Kabupaten Majalengka Ajak Teladani Nilai Keislaman dan Kemanusiaan Chairil Anwar
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan
Hari Perawatan Diri Internasional 2026: Menjaga Diri adalah Amanah, Berbagi kepada Sesama adalah Ibadah
Jumat Berkah, Momentum Menebar Kebaikan dan Meraih Keberkahan Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Dede Ramadhani Warga Desa Leuwiseeng
Membayar Zakat Melalui BAZNAS Resmi Lebih Aman, Transparan, dan Tepat Sasaran
Zakat Perdagangan Dihitung dari Omzet atau Keuntungan? Ini Penjelasan Resmi BAZNAS

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →