Mengobati Sariawan Hati: Menemukan Kembali Kelezatan Berislam
23/04/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA Makanan dan minuman selezat apa pun tidak akan bisa dinikmati jika mulut dipenuhi luka sariawan. Alih-alih merasakan kelezatan, setiap suapan justru menjadi siksaan yang menyakitkan. Begitulah perumpamaan lezatnya sajian syariat Islam; ia tidak mungkin dinikmati oleh hati yang sedang mengalami ‘sariawan’.
Hati yang dilanda sariawan spiritual akan merasakan setiap aturan Allah sebagai beban. Larangan-Nya dianggap sebagai tembok penjara, sementara perintah-Nya seperti beban berat yang mematahkan punggung. Larangan mengumbar aurat dinilai sebagai penindasan, dan shalat lima waktu dianggap sebagai gangguan di tengah kesibukan harian yang menggunung.
Lantas, bagaimana cara mengobatinya? Mengutip naskah dari kitab Ihya’ ‘Ulumiddin, zahid termasyhur Sahl al-Tustari (w. 283 H) memberikan empat resep utama untuk mencapai hakikat iman dan menyembuhkan "sariawan hati" tersebut:
1. Melaksanakan yang Fardhu Sesuai Sunnah
Kewajiban dalam Islam sebenarnya telah ditakar sedemikian tepat agar tidak memberatkan (QS. Al-A’raf: 157). Ibadah menjadi berat biasanya karena kesalahan praktik, seperti menunda-nunda waktu atau terjebak dalam rasa was-was (ekstrem dalam bersuci/niat). Cobalah shalat tepat waktu, dan rasakan betapa lapangnya waktu setelahnya untuk aktivitas lain.
2. Bersikap Wara’ dalam Konsumsi
Wara’ adalah sikap hati-hati menjaga diri dari yang syubhat (samar) agar tidak terjatuh pada yang haram. Makanan haram, baik dari zat maupun cara mendapatkannya, akan membuat organ tubuh "memberontak" saat diajak menaati Allah. Sahl al-Tustari berpesan: "Siapa memakan yang haram niscaya organ-organ tubuhnya akan bermaksiat, entah dia mau atau tidak."
3. Menjauhi Maksiat Lahir dan Batin
Di era gempuran informasi dan visual saat ini, menjaga mata dan hati dari kemaksiatan menjadi tantangan besar. Namun, sebagai Muslim yang hidup di zaman ini, kita dituntut berjuang semaksimal mungkin menjalankan amar ma’ruf nahi munkar serta memohon perlindungan Allah dari godaan yang merusak keimanan.
4. Sabar Hingga Akhir Hayat
Sabar adalah bekal hidup yang paling melimpah. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada karunia yang lebih baik dan lebih lapang bagi seseorang selain kesabaran. Konsistensi dalam berislam memerlukan nafas panjang kesabaran sampai maut menjemput.
Melalui momentum ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk kembali membenahi cara berislam kita. Dengan hati yang sehat, setiap amal ibadah—termasuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah—tidak akan lagi terasa sebagai beban, melainkan sebuah kenikmatan dan kebutuhan rohani yang menyejukkan.
Semoga Allah SWT menyembuhkan hati-hati kita yang sedang "sariawan" dan membimbing kita menuju keistiqomahan.
#BAZNASMajalengka #SariawanHati #TausiyahIslam #ZakatMenyucikanHati #MajalengkaLangkungSae #HikmahIslam #SahlAlTustari
Berita Lainnya
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Miasari Sundari, Hadirkan Kepedulian bagi Sesama
Harapan Baru untuk Junanta, BAZNAS Majalengka Hadir melalui Program Rumah Layak Huni
Kepedulian untuk Rumah Ibadah Terus Berlanjut, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Mushola Al Amin
Ringankan Beban, Tumbuhkan Harapan: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Erna Rismalasari
Perkuat Kesadaran Zakat Profesi, BAZNAS dan Kemenag Majalengka Dorong ASN Madrasah Berbagi untuk Kemaslahatan Umat
BAZNAS Majalengka Berduka, Doakan Ana Triana, S.T. Mendapat Tempat Terbaik di Sisi Allah SWT
Sumpah Pemuda ke-98, BAZNAS Majalengka Gaungkan Patriotisme yang Berpadu dengan Kepedulian Sosial
BAZNAS Majalengka dan Kemenag Perkuat Literasi Zakat Profesi, 128 Tenaga Pendidik Ikuti Sosialisasi dan Monev
Kursi Roda, Kasur, dan Sembako untuk Nenek Iti: Di Tengah Keterbatasan, Sang Cucu Berjuang Menjadi Tumpuan Hidup
Rawat Rumah Ibadah, Tumbuhkan Kepedulian: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Mushola Al Ahmad di Lebakwangi
BAZNAS Majalengka Wujudkan Harapan Ibu Yayah, Penyandang Stroke, Miliki Kamar Mandi Layak di Rumah Sendiri
Di Usia Senja, Juarsih dan Daspin Berjuang Berdua, BAZNAS Majalengka Hadirkan Harapan melalui Bantuan Rumah Layak Huni
BAZNAS Perkuat Respons Karhutla, Puluhan Personel Dikerahkan dan Ratusan Warga Terlayani
Usai Salurkan Bantuan di Sindang, BTB BAZNAS Majalengka Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Desa Pajajar
Merawat Rumah Allah, Menebar Keberkahan: BAZNAS Majalengka Hadirkan Dukungan bagi Masjid Al Imam

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →