WhatsApp Icon

Mengulas Program SIGAP: Inovasi BAZNAS Majalengka dalam Membangun Kemandirian Sarana Pendidikan

13/04/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Mengulas Program SIGAP: Inovasi BAZNAS Majalengka dalam Membangun Kemandirian Sarana Pendidikan

Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Dalam rangkaian sosialisasi bersama HIMPAUDI Kabupaten Majalengka, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., memberikan paparan mendalam mengenai teknis dan filosofi program unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli).

Program ini dirancang sebagai solusi inklusif untuk memperkuat fasilitas pendidikan melalui gerakan filantropi yang dikelola secara mandiri oleh satuan pendidikan.

Mekanisme UPZ: Dari Sekolah untuk Sekolah

Dalam penjelasannya, H. Muhammad Ridwan menekankan bahwa Program SIGAP dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap sekolah. Menurutnya, kekuatan utama program ini terletak pada azas manfaat yang kembali secara utuh ke lingkungan sekolah asal.

"Program SIGAP adalah instrumen pengumpulan infak yang sangat fleksibel namun terukur. Dana yang dihimpun dari siswa melalui UPZ sekolah akan dikelola kembali untuk memenuhi kebutuhan sekolah tersebut. Ini adalah wujud nyata dari kemandirian umat di sektor pendidikan," jelas H. Muhammad Ridwan di hadapan perwakilan Pengurus Daerah dan Cabang HIMPAUDI.

Tiga Pilar Manfaat SIGAP

Lebih lanjut, beliau merincikan tiga kategori utama penyaluran dana SIGAP yang menjadi prioritas bagi sekolah-sekolah di bawah naungan HIMPAUDI, yaitu:

  1. Rehabilitasi Sarana Belajar: Memberikan dukungan bagi renovasi ruang kelas atau pengadaan fasilitas penunjang yang mendesak guna kenyamanan siswa.

  2. Peningkatan Sarana Ibadah: Memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas tempat ibadah yang layak untuk mendukung pendidikan karakter religius siswa sejak dini.

  3. Jejaring Pengaman Sosial Pendidikan: Memberikan bantuan cepat bagi siswa dari keluarga kurang mampu atau bantuan darurat bagi warga sekolah yang tertimpa musibah.

Edukasi Melalui Aksi Nyata

H. Muhammad Ridwan juga menambahkan bahwa SIGAP bukan sekadar soal angka penghimpunan, melainkan media praktik bagi anak didik untuk memahami arti berbagi.

"Melalui koin infak yang dimasukkan siswa ke kotak SIGAP, kita sedang mengajarkan mereka bahwa langkah kecil yang dilakukan secara kolektif dapat membangun musala yang megah atau memperbaiki kelas yang rusak. Ini adalah pendidikan karakter yang nyata," pungkasnya.

Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap jajaran pengurus HIMPAUDI dapat segera mengimplementasikan program ini di tingkat kecamatan hingga desa, demi mewujudkan sarana pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas dan representatif di seluruh wilayah Majalengka.


#BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #WakilKetua1 #HIMPAUDIMajalengka #InfakPendidikan #MajalengkaLangkungSae

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →