WhatsApp Icon

Menjemput Harapan di Gubuk Lapuk: BAZNAS Majalengka Tinjau Kediaman Ibu Imi di Bantarujeg

28/03/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Menjemput Harapan di Gubuk Lapuk: BAZNAS Majalengka Tinjau Kediaman Ibu Imi di Bantarujeg

Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka

BANTARUJEG  Di balik perbukitan Blok Cibitung, Desa Silihwangi, Kecamatan Bantarujeg, tersimpan sebuah potret keteguhan hati yang menyayat namun mengagumkan. Ibu Imi, seorang janda yang hidup bersama buah hatinya, harus bertaruh nasib di bawah atap yang tak lagi mampu sepenuhnya melindungi mereka dari sengat matahari maupun dinginnya hujan.

Pada hari ini, tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, terjun langsung melakukan survei lokasi untuk menyaksikan kondisi hunian Ibu Imi yang kian memprihatinkan. Kehadiran tim BAZNAS didampingi langsung oleh Kepala Desa Silihwangi serta Kepala Dusun setempat sebagai bentuk sinergi dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah Majalengka.

Senyum di Tengah Dinding yang Retak

Rumah panggung milik Ibu Imi kini tinggal menunggu waktu. Dinding bilik bambunya telah bolong dan rapuh dimakan usia. Alas kayu yang menjadi pijakan sehari-hari pun sudah lapuk, menciptakan bunyi derit kecemasan di setiap langkah. Bahkan, atap rumah yang miring hanya tertahan oleh sebuah lemari usang—satu-satunya penyangga agar langit-langit itu tidak runtuh menimpa penghuninya.

Demi menghalau terpaan angin malam dan rembesan air hujan, Ibu Imi terpaksa menambal lubang-lubang di dindingnya dengan lembaran koran bekas dan plastik bening sisa bungkus alat elektronik. Meski hidup dalam keterbatasan luar biasa—di mana ruang tengah, dapur, hingga ketiadaan kamar mandi menjadi satu dalam kesempitan—Ibu Imi tetap menyambut tim dengan wajah ceria tanpa memperlihatkan guratan kecemasan.

Ikhtiar Mewujudkan Hunian Layak

Eman Suherman, mewakili BAZNAS Kabupaten Majalengka, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan SURVEI Atas ajuan Kepala Desa dan memastikan Pihak Desa dan masyarakat juga ikut berperan gotong royong dan swadaya . 

"Upaya yang dilakukan Kepala Desa hari ini adalah wujud nyata perhatian pemimpin terhadap warganya. BAZNAS hadir di sini untuk Melakukan survei dan memastikan kondisi yang sebenarnya. Semoga apa yang kita ikhtiarkan bersama dapat segera menjadi kenyataan, sehingga Ibu Imi bisa memiliki hunian yang layak dan aman, meski mungkin tidak seluas bangunan yang sekarang," ujar Eman di hadapan Ibu Imi dan perangkat desa.

Program RLHB: Panggilan Kepedulian

Sebagai tindak lanjut dari survei ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berencana akan menyalurkan bantuan melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya mengembalikan martabat dan rasa aman bagi kaum dhuafa.

Kisah Ibu Imi adalah panggilan bagi kita semua. BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu, menyisihkan sebagian rezeki melalui zakat, infak, dan sedekah guna membantu saudara-saudara kita yang masih berjuang di bawah atap yang rapuh. Karena sejatinya, setiap bata yang tersusun dalam rumah layak huni bagi mereka, adalah investasi kebaikan yang tak terputus bagi kita.


Tag: #BaznasMajalengka #ZakatPemberdayaan #RLHB #Bantarujeg #MajalengkaReligius #Kemanusiaan #IbuImi #Silihwangi #EmanSuherman

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →