WhatsApp Icon

Menyeka Air Mata di Balik Reruntuhan: BAZNAS Majalengka Peluk Luka Warga Korban Longsor di Kecamatan Banjaran

28/03/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Menyeka Air Mata di Balik Reruntuhan: BAZNAS Majalengka Peluk Luka Warga Korban Longsor di Kecamatan Banjaran

Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka

Guratan duka masih membekas jelas di wajah-wajah warga Kecamatan Banjaran. Saat tanah yang dipijak perlahan luruh dan dinding-dinding tempat berteduh tak lagi mampu berdiri tegak, di sanalah ujian kesabaran menyapa. Namun, di tengah gemuruh duka tersebut, kepedulian tidak boleh ikut runtuh.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka hadir membawa secercah harapan. Melalui langkah kaki Tim Media BAZNAS yang dipandu oleh Bapak Eman Suherman, bantuan kemanusiaan diantarkan langsung menembus pelosok desa. Bukan sekadar menyerahkan paket, namun hadir untuk merangkul dan memastikan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi cobaan ini.

Kisah Pilu di Balik Penyaluran

Salah satu momen yang paling menggetarkan hati adalah saat tim menemui Nenek Uju di Blok Garasiang, Desa Girimulya. Tubuh rentanya sempat tertimbun reruntuhan tanah yang merangsek masuk ke kediamannya, menyisakan luka di kepala yang menjadi saksi bisu betapa mencekamnya sore itu.

Selain memberikan paket logistik, BAZNAS secara khusus menyerahkan bantuan biaya kesehatan untuk pengobatan luka Nenek Uju. Sebuah ikhtiar kecil untuk mengobati fisik, sekaligus membasuh perih di hati beliau.

Secara keseluruhan, bantuan berupa sembako (masing-masing 2 paket per keluarga) dan bantuan tunai disalurkan kepada tujuh jiwa yang kini tengah berjuang menata kembali hidupnya:

  1. Bapak Abdul Somad (Desa Sindangpala) – Bertahan di tengah sisa longsoran yang merenggut ketenangan.

  2. Ibu Een (Desa Kareo) – Sosok tegar yang rumahnya terdampak longsoran tanah.

  3. Bapak Ukun (Blok Citando, Desa Girimulya) – Berjuang menjaga asa dapurnya jebol akibat longsor.

  4. Nenek Uju (Blok Garasiang, Desa Girimulya) – Mendapat bantuan sembako dan biaya kesehatan akibat luka tertimbun longsor.

  5. Bapak Dudung (Blok Garasiang, Desa Girimulya) – Penerima bantuan sembako untuk kebutuhan keluarga.

  6. Bapak Aceng Nanda (Blok Wates, Desa Girimulya) – Menyambut uluran tangan di tengah duka bencana.

  7. Ibu Iim (Blok Sedatani, Desa Suniabaru) – Menatap puing rumahnya yang ambruk, kini sedikit tenang dengan bantuan yang tiba.

Sinergi dalam Kebaikan

Penyaluran ini dilakukan dengan penuh khidmat, berkoordinasi langsung dengan Pemerintah Desa di lokasi bencana agar setiap amanah dari para muzaki sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.

"Zakat dan infak yang Anda titipkan bukan sekadar angka, melainkan napas baru bagi mereka yang kehilangan tempat berteduh. Hari ini kita melihat bahwa kepedulian adalah obat paling mujarab bagi luka bencana," ungkap tim Media BAZNAS saat menyerahkan bantuan.

Mari terus satukan barisan, karena setiap butir beras dan setiap rupiah yang kita salurkan adalah pelita di tengah kegelapan bagi saudara-saudara kita di Majalengka.


#BAZNASMajalengka #KemanusiaanTanpaBatas #MajalengkaBerbagi #ZakatMenyapaDuka #TanggapBencanaBanjaran #PeduliNenekUju #SinergiKebaikan #InfoMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →