Niat Hati Beri Bantuan Korban Longsor, Tim Baznas Majalengka Justru Dibuat Menangis oleh Tumpukan Sayur di Sudut Rumah Ini!
30/03/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka
Niat awal Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka saat melangkah ke Blok Garasiang, Desa Girimulya, pada 27 Maret 2026, hanyalah satu: menunaikan amanah. Mereka membawa bantuan biaya kesehatan dan paket sembako untuk Nenek Uju (81), seorang lansia yang raga rentanya hancur dihantam musibah longsor beberapa waktu lalu.
Namun, siapa sangka, di balik misi kemanusiaan untuk sang penyintas bencana, sebuah pemandangan di sudut rumah seketika menghentikan langkah tim. Di sana, terselip sebuah kisah perjuangan yang lebih tajam dari sekadar reruntuhan bangunan.
Pertanyaan yang Menyingkap Tabir Air Mata
Di tengah remang cahaya rumah sederhana itu, mata Eman Suherman dari Tim BTB tertuju pada tumpukan sayur-mayur segar yang telah terkemas rapi. Ada tanya yang menyeruak—bagaimana mungkin dua jiwa yang telah senja mampu mengurus tumpukan dagangan sebanyak itu?
"Untuk apa sayuran sebanyak ini, Nek?" tanya Eman, suaranya melembut, seolah takut mengusik keheningan.
Jawaban yang meluncur dari bibir Nenek Yayah (77), adik kandung Nenek Uju, seketika meruntuhkan pertahanan emosi tim. Sayuran itu bukan sekadar bahan dapur; itu adalah "senjata" terakhir bagi dua bersaudara ini untuk bertahan hidup. Di usia yang nyaris menyentuh delapan dekade, Nenek Yayah memilih untuk tetap memikul beban ekonomi, berjualan ke Pasar Talaga demi menyambung nyawa sang kakak yang terbaring tanpa daya.
Martabat di Balik Bakul Sayur
Perjuangan Nenek Yayah bukanlah narasi yang mudah. Dengan modal antara 400 hingga 500 ribu rupiah yang ia kumpulkan susah payah untuk membeli hasil bumi tetangganya, ia menantang dinginnya subuh dengan menumpang ojek menuju pasar.
Realita usia memang tak bisa berbohong. Fisik yang tak lagi prima membuatnya hanya sanggup berdagang satu atau dua kali dalam seminggu.
"Setelah dikurangi ongkos ojek pulang-pergi, sisa keuntungan bersih paling besar adalah 100 ribu rupiah. Itulah napas kami berdua untuk makan selama satu minggu," tutur Nenek Yayah dengan ketenangan yang menyayat hati.
Meski anak-anaknya telah berkali-kali memohon agar ia beristirahat, Nenek Yayah tetap teguh. Semangat kemandiriannya seolah membakar habis rasa lelah yang merambat di tulang-tulangnya. Satu kalimat darinya yang membuat jantung Tim BTB bergetar hebat adalah:
"Selama kita bisa lakukan apa yang kita mampu, kita lakukan."
Sebuah kalimat sederhana yang terasa seperti tamparan keras bagi siapa pun yang mendengarnya.
Refleksi: Sebuah Tamparan Bagi Kita yang Malas
Kisah yang ditemukan "secara tidak sengaja" ini adalah sebuah refleksi tajam. Nenek Yayah memberikan pelajaran agung bahwa selama hayat dikandung badan, ikhtiar adalah sebuah kemuliaan yang tak boleh ditukar dengan belas kasihan semata.
Kehadiran Baznas Majalengka hari itu memang membawa bantuan materiil bagi Nenek Uju, namun kepulangan mereka membawa sesuatu yang lebih berharga: sebuah inspirasi tentang menjaga martabat di usia senja.
Jika Nenek Yayah yang berusia 77 tahun masih memiliki gairah yang membara untuk bekerja demi merawat kakaknya, lantas pantaskah kita yang masih muda dan berfisik kuat justru memilih untuk mengeluh dan bermalas-malasan?
Berita Lainnya
Ade Mahmudin Warga Desa Darmalarang Terima Bantuan Rumah layak huni (RLHB) Baznas Majalengka
Secercah Asa di Panyingkiran: Kala Zakat Menjelma Jembatan Kemandirian
Gerak Cepat, BAZNAS Majalengka dan Dinsos Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Banjaransari
Berdayakan Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Program "Majalengka Mandiri"
Sinergi BAZNAS Majalengka dan Pemkab: Stimulan Rutilahu Picu Swadaya Masyarakat Hingga Puluhan Juta Rupiah
Ikin Sadikin Pelaku UMKM Desa Panyingkiran Terima Bantuan Modal Usaha Program "Majalengka Mandiri"
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Darurat untuk Pasangan Lansia Korban Puting Beliung di Leuwimunding
BAZNAS Kabupaten Majalengka Turut Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Ketua BAZNAS Majalengka di Hadapan Penerima Bantuan: Waspada Penuh, Cuaca Ekstrem Belum Berakhir
BAZNAS Majalengka dan Dinsos Gerak Cepat: Membalut Luka Korban Puting Beliung di Leuwimunding
BAZNAS Majalengka Resmi Lepas Siswa PKL SMK Widya Nusantara Sumedang Setelah 4 Bulan Mengabdi
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Ashahah Desa Cikeusal
Wujudkan Transparansi, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Warga Sukaraja Kulon
WFH 1 Hari Sepekan Pasca Lebaran 2026: Intip 5 Rahasia Tetap Produktif & Anti Rebah-Rebahan!
Gajian Tiba! Saatnya Bersihkan Harta Melalui Zakat Maal dan Sedekah Terbaik

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →