Petunjuk Menuju Ridha Allah dan Bekal Masuk Surga di Gerbang 10 Malam Terakhir
11/03/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Majalengka
[BAZNAS Majalengka Update] - Tibanya hari ke-21 bulan Ramadhan menjadi momen krusial bagi setiap umat Muslim. Ini adalah pintu gerbang menuju sepuluh hari terakhir bulan suci, masa di mana Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk "mengencangkan ikat pinggang" atau meningkatkan kesungguhan dalam beribadah melebihi hari-hari sebelumnya.
Puasa Ramadhan adalah ibadah istimewa yang memiliki kedudukan tersendiri di sisi Allah SWT. Namun, keistimewaan itu mencapai puncaknya di fase akhir ini. Di fase inilah kita berlomba-lomba mencari ampunan, keberkahan, dan pahala yang dilipatgandakan.
Doa Ramadhan Hari ke-21: Permohonan Petunjuk dan Surga
Satu di antara sekian banyak amalan yang sangat dianjurkan adalah memanjatkan doa, khususnya pada waktu-waktu mustajab di bulan Ramadhan. Doa bukan sekadar permintaan, melainkan wujud penghambaan dan harapan total kepada sang Pencipta.
Pada hari ke-21 ini, fokus permohonan kita dalam artikel ini tertuju pada tiga hal fundamental: meminta petunjuk, dijauhkan dari godaan setan, dan jaminan surga. Berikut adalah bacaan doa Ramadhan hari ke-21, transliterasi Latin dan terjemahannya:
Transliterasi Latin: Allahumma-j'al lî fîhi ilâ mardlâtika dalîlan wa lâ taj'al lis syaithâni fîhi 'alayya sabîla wa-j'alil jannata lî manzilaw wa maqîla yâ qâdliya hawâ'ij thâlibîn.
Terjemahan: "Ya Allah, berikanlah kepadaku pada bulan ini sebuah petunjuk untuk mencapai keridaan-Mu, jangan Kau beri kesempatan kepada setan pada bulan ini untuk menggodaku, dan jadikanlah surga sebagai tempat tinggal dan bernaungku, wahai Pemberi segala kebutuhan orang-orang yang meminta."
Doa ini dapat diamalkan pada malam hari atau waktu-waktu istimewa lainnya pada hari tersebut, sebagai penambah bekal spiritual kita dalam mengarungi sepuluh hari terakhir.
Keutamaan Malam ke-21: Gerbang Lailatul Qadar
Malam ke-21 Ramadhan memiliki keutamaan luar biasa. Inilah malam ganjil pertama di sepuluh hari terakhir, yang secara kuat diprediksi sebagai salah satu kemungkinan jatuhnya malam Lailatul Qadar.
Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 2017:
(Taharrau lailatal qadri fil witri minal 'asyril awâkhiri min ramadlân) Artinya: "Carilah Lailatul Qadar di malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan."
malam Lailatul Qadar, yang merupakan malam diturunkannya Al-Quran, menjanjikan pahala baik yang berlimpah serta ampunan total bagi mereka yang menghidupkannya dengan ibadah. Rahmat ini bisa kita raih mulai dari malam ke-21 Ramadhan.
Teladan Rasulullah SAW di 10 Malam Terakhir
Keseriusan dalam beribadah di fase akhir ini bukanlah tanpa dasar. Kita mengikuti jejak langkah Nabi Muhammad SAW yang secara drastis meningkatkan amal ibadah dan kekhusyukan pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Sebagaimana diriwayatkan dalam Hadits Riwayat Muslim Nomor 2009:
(Kâna an-nabiyyu shallallâhu ‘alaihi wasallam yajtahidu fil ‘asyril awâkhiri mâ lâ yajtahidu fî ghairihi) Artinya: “Pada sepuluh terakhir bulan Ramadhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lebih giat beribadah melebihi hari-hari selainnya.”
Keutamaan 10 malam terakhir ini sangat besar, mencakup:
-
Pahala dilipatgandakan.
-
Dibukanya pintu-pintu langit.
-
Ditutupnya pintu neraka.
-
Kebaikan, ampunan, dan keberkahan yang berlimpah.
Mari kita manfaatkan momentum hari ke-21 dan seterusnya dengan sebaik-baiknya. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak doa, tadarus, dan amalan saleh, termasuk dengan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah untuk membantu sesama.
Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan memberikan kesempatan kepada kita untuk meraih kemuliaan Lailatul Qadar. Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin.
(Sumber Referensi: Artikel Asli & Hadits-Hadits Terkait)
Berita Lainnya
Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Kolaborasi Program Prioritas Presiden Bersama Mensos RI di GGM Talaga Manggung
Perluas Jangkauan Manfaat, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Strategis dengan BI hingga SEAMEO CECCEP
Optimalkan Layanan Digital, BAZNAS Majalengka dan BSI Lakukan Aktivasi CUZ
Dilema Pasca Hadirnya MBG: Apakah Profesi Guru Madrasah Masih Diminati di Masa Depan?
Misteri Terkabulnya Doa: Menemukan Perantara Langit Melalui Kebaikan untuk Sesama
Sinergi Alumni dan Kepedulian Umat: BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
Getaran Sholawat: Saat Nama Kita Disebut di Hadapan Baginda Rasulullah SAW
Lepas Kloter KJT-06, Ketua BAZNAS Majalengka: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan, dan Raih Kemabruran
Menemukan Solusi di Balik Kalam Ilahi: Al-Qur’an sebagai Sumber Motivasi dan Penawar Jiwa
Kolaborasi Strategis: Ketua BAZNAS Majalengka Dampingi Mensos Gus Ipul dan Bupati Eman Tinjau SRMP 34
Upaya Mengetuk Pintu Langit Melalui Kebersihan: BAZNAS Majalengka Gelar Aksi GeBer Jumat
Hidayah adalah Hak Prerogatif Allah: Belajar dari Kesedihan Rasulullah SAW
Sinergi Membangun Pendidikan, BAZNAS Majalengka Hadiri KONKERKAB I PGRI Kabupaten Majalengka
Ilmu, Harta, dan Senjata sang Pendekar: Mengapa Beraksi Lebih Utama daripada Sekadar Memiliki?

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →