Refleksi Hari Ketiga Lebaran: Menganyam Maaf dalam Filosofi Kupat dan Hangatnya Silaturahmi
23/03/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Dokumentasi BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA Memasuki hari ketiga Idul Fitri, suasana kemenangan masih terasa hangat di pelosok Bumi Sindangkasih. Jika hari pertama dan kedua menjadi panggung utama bagi keluarga inti, maka hari ketiga sering kali menjadi momen puncak silaturahmi yang lebih santai namun tetap sarat makna.
Di tengah hiruk-pikuk tradisi mudik dan ramah tamah, hadir satu ikon kuliner yang tak lekang oleh waktu: Ketupat. Lebih dari sekadar hidangan pendamping opor, ketupat adalah media dakwah visual yang diwariskan oleh Sunan Kalijaga untuk menyatukan budaya lokal dengan nilai Islam yang luhur.
1. Filosofi Kupat: Antara Pengakuan Dosa dan Kesucian Hati
Secara etimologi dan filosofi Jawa, "Kupat" mengandung makna mendalam yang sangat relevan dengan semangat BAZNAS dalam menyebarkan kebaikan:
-
Ngaku Lepat (Mengakui Kesalahan): Kupat menjadi simbol keberanian untuk mengakui kekhilafan. Lebaran adalah waktu terbaik untuk menanggalkan ego dan saling memaafkan.
-
Laku Papat (Empat Tindakan): 1. Lebaran: Usainya masa berpuasa. 2. Luberan: Melimpahnya rezeki yang dibagikan melalui zakat dan sedekah. 3. Leburan: Meleburnya dosa antar sesama. 4. Laburan: Kembali suci (putih) layaknya kapur/labur.
-
Janur & Nasi: Anyaman Janur (Sejatinining Nur) melambangkan hati nurani manusia, sementara nasi putih di dalamnya melambangkan kesucian hati setelah ditempa sebulan penuh di madrasah Ramadan.
2. Silaturahmi: Merajut Kembali Ukhuwah yang Renggang
Hari ketiga Lebaran adalah waktu yang tepat untuk memperluas jangkauan silaturahmi. Mengunjungi tetangga jauh, sahabat lama, hingga mitra kerja menjadi jembatan untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah.
Tradisi Bodo Kupat di Majalengka mencerminkan keterbukaan hati. Dengan membuka pintu rumah bagi siapa pun yang singgah, kita sedang meruntuhkan sekat sosial. Di sinilah nilai inklusivitas Islam terpancar; bahwa kebahagiaan hari raya harus dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali.
3. Nilai Ibadah: Lebih dari Sekadar Tradisi
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk melihat silaturahmi dan tradisi kupatan sebagai ladang pahala:
-
Pembuka Pintu Rezeki: Sebagaimana janji Rasulullah SAW, silaturahmi adalah kunci meluasnya rezeki dan panjangnya usia.
-
Hablum Minannas: Jika puasa memperbaiki hubungan dengan Allah, maka silaturahmi di hari raya adalah penyempurna hubungan antarmanusia.
-
Manifestasi Syukur: Menikmati hidangan bersama adalah bentuk syukur kolektif atas kemenangan melawan hawa nafsu dan kesiapan menyambut puasa sunnah Syawal.
"Kupat bukan hanya soal rasa, tapi soal bagaimana kita menganyam kembali hubungan yang sempat renggang menjadi ikatan persaudaraan yang kuat."
Dengan semangat hari ketiga Lebaran, mari kita jadikan momen ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih peduli dan berbagi. Karena sejatinya, kesucian hati akan lebih sempurna jika dibarengi dengan kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah.
Selamat Merayakan Idul Fitri. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Tentramnya Muzaki, Bahagianya Mustahik.
Berita Lainnya
Atap Bocor, Lantai Tanah, dan Dinding Bilik Lapuk, BAZNAS Majalengka Survei Rumah Bapak Amin di Kertabasuki
Merawat Rumah Allah, Menebar Keberkahan: BAZNAS Majalengka Hadirkan Dukungan bagi Masjid Al Imam
Wakil Ketua I BAZNAS Majalengka Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ligung
Djedjen Sukmadja Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka untuk Memperkuat Kemandirian Ekonomi
BAZNAS Majalengka Tinjau Rumah Aal Maulana di Jatiwangi, Atap Bocor dan Penyangga Rapuh Jadi Perhatian
Harapan Baru untuk Junanta, BAZNAS Majalengka Hadir melalui Program Rumah Layak Huni
BAZNAS Perkuat Respons Karhutla, Puluhan Personel Dikerahkan dan Ratusan Warga Terlayani
BAZNAS Majalengka Wujudkan Harapan Ibu Yayah, Penyandang Stroke, Miliki Kamar Mandi Layak di Rumah Sendiri
BAZNAS RI dan Pemuda Masjid Dunia Perkuat Sinergi Pemberdayaan Umat, dari Pengentasan Kemiskinan hingga Dakwah Berbasis Masjid
Rawat Rumah Ibadah, Tumbuhkan Kepedulian: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk Mushola Al Ahmad di Lebakwangi
Kursi Roda, Kasur, dan Sembako untuk Nenek Iti: Di Tengah Keterbatasan, Sang Cucu Berjuang Menjadi Tumpuan Hidup
Kepedulian untuk Rumah Ibadah Terus Berlanjut, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Mushola Al Amin
Setitik Kepedulian, Sejuta Harapan: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Moch. Kahfi Apriyadi
Perkuat Syiar Islam hingga Pelosok Desa, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al Barokah
Sedekah Peduli Karhutla, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Hadirkan Harapan bagi Korban Bencana

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →