WhatsApp Icon

Rumah Menjadi Abu Saat Ditinggal Pergi, Tangis Abdul Ghofur Pecah di Tengah Puing Kebakaran

09/04/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Rumah Menjadi Abu Saat Ditinggal Pergi, Tangis Abdul Ghofur Pecah di Tengah Puing Kebakaran

Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka

JATITUJUH  Langit malam di Blok Pon II, Desa Randegan Kulon, Kecamatan Jatitujuh, yang semula tenang mendadak berubah mencekam. Kobaran api merah menyala melahap habis sebuah hunian, menyisakan jelaga dan duka mendalam bagi pemiliknya, Bapak Abdul Ghofur.

Nahas tak dapat ditolak, saat si jago merah mengamuk semalam, Abdul Ghofur sedang tidak berada di kediamannya. Ia kembali hanya untuk menemukan tempatnya bernaung selama ini bagian atap rumahnya ludes terbakar. Tak ada harta yang sempat diselamatkan, hanya pakaian di badan yang tersisa.

Gerak Cepat di Tengah Puing Duka

Merespons laporan warga yang memilukan tersebut, pagi ini, tim Layanan Aktif BAZNAS (BTB) Kabupaten Majalengka bersama Tagana Dinas Sosial dan BPBD langsung meluncur ke lokasi kejadian. Kehadiran tim gabungan ini merupakan bentuk instruksi langsung dan perhatian besar dari Pemerintah Daerah terhadap musibah yang menimpa warganya.

Kedatangan tim disambut hangat namun penuh haru oleh Camat Jatitujuh dan Kepala Desa setempat yang sudah lebih dulu berada di lokasi untuk menguatkan korban.

Wujud Nyata Kepedulian Pemkab Majalengka

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar bantuan rutin, melainkan mandat kemanusiaan. Beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai sinergi yang terjalin antar instansi.

"Reaksi cepat kami dari BTB BAZNAS, DINSOS, dan BPBD adalah bentuk nyata kepedulian dan perhatian Bapak Bupati Majalengka, Drs. Eman Suherman, M.M., terhadap kesulitan yang dialami masyarakat. Kami hadir untuk memastikan bahwa warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendirian," ujar Drs. Uuh Patulloh dengan nada penuh empati.

Camat Jatitujuh pun mengamini hal tersebut dengan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respons kilat yang diberikan oleh jajaran pemerintah pusat hingga daerah melalui Baznas, Dinsos, dan BPBD.

Bantuan yang Menghadirkan Secercah Harapan

Selain dukungan moril, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan dana tunai untuk meringankan beban penderitaan Bapak Abdul Ghofur, beserta paket sembako. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan dasar mendesak, Dinsos dan BPBD menyalurkan:

* Tikar dan karpet untuk alas tidur.

* Pakaian layak pakai dan kain penutup.

* Terpal untuk perlindungan darurat di lokasi.

* Makanan siap saji bagi korban.

Uluran Tangan Kita, Harapan Bagi Mereka

Meski bantuan telah disalurkan, perjalanan Bapak Abdul Ghofur untuk kembali memiliki "rumah" yang layak masih sangat panjang. Duka yang mendalam di matanya adalah panggilan bagi kita semua untuk terus peduli.

Bagaimanakah kelanjutan nasib Bapak Abdul Ghofur setelah kehilangan segalanya? BAZNAS Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergandengan tangan membantu sesama.

Mari salurkan kepedulian Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Karena setiap rupiah yang Anda titipkan, adalah cahaya baru bagi mereka yang sedang berada dalam kegelapan.

#BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #EmanSuherman #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakan #JatitujuhBerduka

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →