WhatsApp Icon
Statistik

Berita Terkini

Lewat Program Majalengka Peduli, BAZNAS Majalengka Santuni Penjual Bakso Korban Puting Beliung
Lewat Program Majalengka Peduli, BAZNAS Majalengka Santuni Penjual Bakso Korban Puting Beliung
MAJALENGKA Penderitaan yang dialami Ibu Siti Aisyah, seorang penjual bakso di Desa Jatipamor, Kecamatan Talaga, memantik empati mendalam dari berbagai pihak. Ibu Siti mengalami luka bakar serius setelah tersiram kuah bakso mendidih saat berjuang menahan gerobaknya dari terjangan angin puting beliung pada 29 Maret 2026 lalu. Merespons musibah tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka bergerak cepat melalui Program Majalengka Peduli. Program ini dikhususkan untuk memberikan penanganan darurat bagi warga yang tertimpa bencana maupun masalah kesehatan mendesak. Penyaluran Amanah di Kediaman Korban Meski Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., sempat menuju RSUD Cideres untuk menjenguk, namun karena korban sudah diizinkan rawat jalan, bantuan dialihkan langsung ke rumah korban. Pada Jumat, 03 April 2026, amanah bantuan berupa uang tunai untuk biaya pengobatan diserahkan langsung oleh Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Eman Suherman, S.Pd.I. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga, terutama untuk memenuhi kebutuhan perawatan medis dan obat-obatan selama masa pemulihan di rumah. Apresiasi dari Keluarga Korban Penyerahan bantuan yang berlangsung di halaman rumah korban tersebut disambut haru oleh pihak keluarga. Di saat yang sama, tim medis sedang berada di dalam rumah untuk melakukan penggantian perban dan perawatan luka bakar yang diderita Ibu Siti. Suami korban, dengan nada bicara yang terbata-bata karena menahan haru, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka. "Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Bupati Majalengka melalui Program Majalengka Peduli BAZNAS ini. Kehadiran Bapak-bapak ke sini bukan hanya soal bantuan materi, tapi merupakan suntikan semangat bagi kami bahwa kami tidak sendirian menghadapi musibah ini," ungkapnya. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk menjadi jembatan kebaikan bagi para muzaki dalam membantu saudara-saudara yang membutuhkan melalui program-program yang tepat sasaran dan transparan. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ProgramKemanusiaan #ZakatKita #BTBMajalengka #InfoTalaga #Jatipamor #PeduliSesama
05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Terenyuh, Nenek Yayah (77) Dapat Bantuan Modal Usaha demi Rawat Kakak Penyintas Longsor
Ketua BAZNAS Majalengka Terenyuh, Nenek Yayah (77) Dapat Bantuan Modal Usaha demi Rawat Kakak Penyintas Longsor
MAJALENGKA Sebuah pemandangan mengharukan mewarnai misi kemanusiaan tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka di Blok Garasiang, Desa Girimulya, pada Jumat (27/03/2026). Di balik reruntuhan trauma akibat musibah longsor, terselip kisah kepahlawanan seorang lansia yang menolak menyerah pada keadaan. Awalnya, tim BTB hadir untuk menyalurkan bantuan biaya kesehatan dan paket sembako bagi Nenek Uju (81), seorang lansia yang kondisi fisiknya melemah pasca rumahnya dihantam longsor beberapa waktu lalu. Namun, langkah tim seketika terhenti saat melihat tumpukan sayur-mayur segar yang tertata rapi di sudut rumah sederhana yang remang tersebut. Sayur Mayur sebagai "Senjata" Bertahan Hidup Rasa penasaran menyelimuti Eman Suherman, Ketua Tim BTB, saat melihat volume dagangan yang cukup besar di rumah tersebut. Saat ditanya, jawaban yang keluar dari bibir Nenek Yayah (77), adik kandung Nenek Uju, menyentuh relung hati terdalam tim yang hadir. "Sayuran ini untuk jualan ke Pasar Talaga, Nak. Ini cara kami agar bisa terus makan dan merawat kakak," tutur Nenek Yayah lirih namun penuh ketegasan. Di usia yang hampir menyentuh delapan dekade, Nenek Yayah memilih untuk tetap memikul beban ekonomi. Ia tak membiarkan usia senja menjadi alasan untuk meminta-minta. Setiap hari, ia berjuang menjemput rezeki ke pasar demi menyambung nyawa sang kakak yang kini terbaring tanpa daya. Respons Cepat BAZNAS: Program Majalengka Mandiri Mendengar laporan haru dari lapangan, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengaku sangat terenyuh dan bangga atas kegigihan Nenek Yayah. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata, BAZNAS Majalengka memutuskan untuk memberikan bantuan Modal Usaha melalui program Majalengka Mandiri. "Semangat Nenek Yayah adalah tamparan bagi kita semua. Di usia 77 tahun, beliau masih memiliki gairah membara untuk bekerja demi kemanusiaan, yakni merawat kakaknya. BAZNAS hadir bukan hanya untuk memberi ikan, tapi juga kail melalui tambahan modal agar usaha sayuran beliau bisa lebih berkembang dan meringankan beban hidup mereka," ujar H. Agus Asri Sabana. Bantuan modal usaha ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dagangan Nenek Yayah, sehingga ia memiliki sandaran ekonomi yang lebih kokoh di masa tuanya. Refleksi Bagi Generasi Muda Kisah Nenek Yayah dari Desa Girimulya ini membawa pesan mendalam bagi masyarakat luas. Jika seorang lansia berusia 77 tahun masih mampu berjuang dengan fisik yang tak lagi prima, lantas pantaskah kita yang masih muda dan berfisik kuat justru memilih untuk mengeluh dan bermalas-malasan? Mari jadikan semangat Nenek Yayah sebagai pelecut motivasi untuk terus berkarya dan peduli terhadap sesama. #BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #KisahInspiratif #ZakatMensejahterakan #NenekYayahGigih #PahlawanKeluarga #Girimulya #PasarTalaga
05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gerak Cepat, Tim BTB BAZNAS Majalengka Tinjau dan Salurkan Bantuan bagi Korban Rumah Ambruk di Banjaran
Gerak Cepat, Tim BTB BAZNAS Majalengka Tinjau dan Salurkan Bantuan bagi Korban Rumah Ambruk di Banjaran
MAJALENGKA Cuaca ekstrem kembali mengintai wilayah Kabupaten Majalengka. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin puting beliung menerjang Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, pada Jumat (03/04). Musibah ini mengakibatkan satu rumah warga milik Bapak Yayan dan Ibu Rubi di Blok Banjaran Hilir mengalami kerusakan serius. Kondisi bangunan yang sudah lapuk tidak sanggup menahan beban air hujan dan terpaan angin kencang. Akibatnya, bagian kamar dan dapur rumah tersebut ambruk total, sementara area lainnya mengalami kebocoran parah yang membahayakan penghuni. Respons Kilat di Lokasi Kejadian Merespons laporan tersebut, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka langsung bergerak menuju lokasi hanya berselang satu jam setelah menerima informasi. Kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk meninjau langsung kondisi fisik bangunan serta memastikan keselamatan dan kebutuhan darurat para penyintas terpenuhi. Ketua BTB BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada Bapak Yayan sebagai langkah awal penanganan darurat. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan pokok keluarga di tengah situasi sulit ini. Arahan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Melalui sambungan seluler, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan instruksi tegas kepada tim di lapangan. Beliau memerintahkan Tim BTB untuk terus bersiaga dan melakukan langkah-langkah strategis dalam melihat kondisi lapangan secara komprehensif. "Kami telah instruksikan tim untuk bergerak cepat dan bersinergi dengan pihak terkait agar warga terdampak segera mendapatkan penanganan yang tepat," ujar H. Agus Asri Sabana. Sinergi dan Kebutuhan Mendesak Dalam proses evakuasi dan pendataan, Tim BTB BAZNAS bersinergi erat dengan Tim Tagana dari Dinas Sosial Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebutuhan yang paling krusial saat ini adalah terpal. Penutup atap darurat ini sangat mendesak untuk melindungi sisa bangunan dari air hujan, mengingat kerusakan atap yang cukup masif. Kondisi Terkini: Gotong Royong Warga Update laporan pada Sabtu (04/04), terlihat semangat solidaritas warga Desa Banjaran yang bahu-membahu melakukan kerja bakti di rumah Bapak Yayan. Gotong royong ini dilakukan untuk membersihkan puing-puing serta mencegah terjadinya runtuhan susulan yang lebih parah. Untuk sementara waktu, Bapak Yayan beserta istri mengungsi di rumah tetangga terdekat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau kepada seluruh masyarakat Majalengka untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Mari kita iringi perjuangan saudara-saudara kita dengan doa dan kepedulian nyata. Tag: #BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #TanggapBencana #PutingBeliung #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatMenyejahterakanUmat #InfoMajalengka #BanjaranMajalengka
05/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Agenda Pimpinan

Hangat di Tengah Gerimis: Safari Ramadhan Pemkab Majalengka Pererat Silaturahmi di Argapura
Hangat di Tengah Gerimis: Safari Ramadhan Pemkab Majalengka Pererat Silaturahmi di Argapura
ARGAPURA – Semangat kebersamaan antara pimpinan daerah dan masyarakat Kabupaten Majalengka tak surut meski diguyur hujan. Bertempat di halaman Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, MM , melaksanakan agenda Safari Ramadhan ke-2 dengan penuh khidmat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun daerah. Simbol Kekompakan Lintas Sektoral Acara ini menjadi potret nyata soliditas birokrasi di Kabupaten Majalengka. Selain Bupati dan Ketua BAZNAS, tampak hadir pula: Wakil Bupati Majalengka Sekretaris Daerah (Sekda) Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Para Kepala Dinas/OPD Camat dan Kepala Desa dari 4 Kecamatan ( Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang ) “Kehadiran seluruh elemen pimpinan ini melambangkan kekompakan Kami dalam mendukung penuh setiap program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Majalengka,” ujar Bupati dalam Berbagainya. Capaian Satu Tahun Pemerintahan "Hade" Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eman Suherman memaparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan terfokus di wilayah Banjaran, Maja, Argapura, dan Sindang. Beliau juga membagikan kabar baik mengenai pencapaian-capaian signifikan yang telah diraih selama satu tahun pemerintahan Hade . Suasana Akrab di Tengah Hujan Menjelang waktu berbuka, suasana semakin menyejukkan dengan ceramah singkat (kultum) yang disampaikan oleh Ketua MUI, Drs. KH. Anwar Sulaiman, MMPd. Menariknya, meski hujan terus menemani, kehangatan justru tumbuh saat momen berbuka puasa tiba. Diwarnai gurauan kecil dan berbincang santai, Bupati tampak begitu membaur tanpa sekat dengan para kepala OPD dan kepala desa. Keakraban ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang merakyat dan komunikatif. Diskusi "Serius tapi Santai" Pasca shalat Maghrib berjamaah, rombongan tidak langsung berangkat. Sembari menikmati hidangan berbuka, diadakan diskusi ringan namun substantif mengenai isu-isu lokal di 4 kecamatan tersebut. Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan ke-2 ini ditutup dengan pelaksanaan shalat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Nurul Huda, Desa Sukasari Kaler, yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh rombongan dan warga setempat. #safariramadhan #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial

26-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Tingkatkan Kesadaran Zakat ASN, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rapim Khusus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
Tingkatkan Kesadaran Zakat ASN, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rapim Khusus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Daerah
etua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan Rapat Pimpinan Khusus (Rapimsus) sekaligus Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Yudha Pendopo Majalengka pada Senin (23/02/2026). Acara ini merupakan momentum evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama setahun terakhir, yang dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan Dinas, jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Komitmen Penguatan Zakat Profesi Dalam arahannya, Bupati Majalengka memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya optimalisasi instrumen keagamaan dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat. Bupati secara langsung menyampaikan ajakan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Majalengka untuk meningkatkan kesadaran dalam membayar zakat profesi. "Zakat profesi bukan sekadar kewajiban agama, tetapi merupakan instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka. Saya mengajak seluruh ASN untuk menjadi teladan dalam menunaikan kewajiban ini melalui BAZNAS," tegas Bupati dalam sambutannya. Respon Ketua BAZNAS Majalengka Menanggapi arahan tersebut, H. Agus Asri Sabana mengapresiasi dukungan penuh dari pihak eksekutif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS adalah kunci utama dalam mengelola potensi zakat yang besar di Majalengka. Beberapa poin penting dari kehadiran BAZNAS dalam Rapimsus ini antara lain: Sinergitas Program: Menyelaraskan program BAZNAS dengan visi misi pembangunan daerah. Transparansi: Memastikan penyaluran zakat dari ASN kembali kepada masyarakat Majalengka yang membutuhkan secara tepat sasaran. Edukasi Berkelanjutan: Meningkatkan literasi zakat di setiap kedinasan dan unit kerja. Kehadiran Ketua BAZNAS dalam agenda refleksi ini menegaskan bahwa peran lembaga zakat kini semakin sentral dalam mendukung roda pembangunan, khususnya dalam aspek jaminan sosial bagi masyarakat kurang mampu di bawah naungan pemerintah daerah.

23-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

BAZNAS Majalengka & BTB Berdiri Tegak di Garis Depan Longsor Argapura
BAZNAS Majalengka & BTB Berdiri Tegak di Garis Depan Longsor Argapura
ARGAPURA Di bawah langit yang kelabu dan rintik hujan yang tak kunjung usai, sebuah pemandangan mengharukan terekam di titik nol bencana longsor Blok Calingcing, Desa Sukasari Kidul. Di sana, di tengah tanah yang labil dan ancaman badai, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama pasukan oranye BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) hadir sebagai pilar kekuatan, berjalan beriringan dengan Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM Kehadiran BAZNAS di lokasi ini bukan sekadar pendampingan protokoler, melainkan wujud nyata dari amanah zakat yang bergerak cepat saat duka menyapa rakyat. Kesaksian dari Garis Depan: "Rakyat Sedang Tidak Baik-Baik Saja" Dengan sepatu yang terbenam lumpur, Ketua BAZNAS Majalengka menyaksikan langsung getirnya kondisi warga. Dia tidak hanya mengadakan pertemuan dari perselisihan, tapi masuk ke tenda-tenda darurat dan menyentuh tangan-tangan warga yang mengalami ketakutan. Namun, kami hadir di sini bersama Bapak Bupati untuk memastikan bahwa mereka tidak akan menghadapi malam-malam dingin ini sendirian,” ujar Ketua BAZNAS dengan nada yang dalam dan penuh empati. Tim BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) yang melatih secara profesional, dengan sigap menyisir area berbahaya untuk melakukan serangan cepat. Mereka menjadi "mata dan telinga" yang memastikan tepat sasaran dan keselamatan menjadi jiwa hukum tertinggi. "Waspada adalah harga mati!" tegas Bupati Eman Suherman yang diamini dengan sigap oleh Tim BTB di lapangan. Sinergi antara kebijakan umara (pemimpin) dan gerakan kedermawanan BAZNAS ini menjadi oasis di tengah bencana. Zakat Anda, Nafas Mereka Tragedi di Argapura adalah panggilan bagi hati nurani kita. BAZNAS Majalengka membuktikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan, berubah menjadi selimut hangat, makanan bergizi, dan harapan baru bagi mereka yang sedang diuji. #BAZNASMajalengka #BTBSigap #Kemanusiaan #ArgapuraDuka #ZakatMenjagaNegeri #MajalengkaReligi #EmanSuherman #RelawanBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat

14-02-2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Berita Pendistribusian

4 warga Desa Panyingkiran Terima Bantuan UMKM Baznas Majalengka
4 warga Desa Panyingkiran Terima Bantuan UMKM Baznas Majalengka
MAJALENGKA, BAZNAS.GO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pada Selasa (03/03/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan kepada tiga warga Desa Panyingkiran, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Mendorong Kemandirian Ekonomi Bantuan modal usaha ini diberikan secara tunai kepada tiga penerima manfaat, yakni: Bapak Iwan Bapak Didi Ibu Dede Supriatin Ketiganya merupakan pelaku usaha kecil yang dinilai layak mendapatkan stimulan modal untuk mengembangkan usahanya yang sempat terhambat keterbatasan biaya. Penyerahan dilaksanakan di kediaman warga dan diterima langsung oleh para penerima dalam suasana penuh kekeluargaan. Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi BAZNAS untuk mengubah Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat) melalui penguatan sektor ekonomi. "Hari ini kami hadir di tengah masyarakat Panyingkiran untuk menyampaikan amanah dari para muzakki. Bantuan ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan modal produktif agar Bapak Iwan, Bapak Didi, dan Ibu Dede bisa lebih mandiri secara ekonomi dan meningkatkan taraf hidup keluarga," ujar H. Agus. Zakat Sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan Program bantuan UMKM ini merupakan salah satu pilar unggulan BAZNAS Majalengka dalam mendukung program pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan. Dengan adanya pendampingan dan modal yang cukup, diharapkan usaha kecil milik warga dapat tumbuh dan berkelanjutan. Penerima manfaat, Ibu Dede Supriatin, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan BAZNAS. "Kami merasa sangat terbantu dan diperhatikan. Modal ini sangat berarti untuk menyambung usaha kami yang selama ini sulit berkembang karena kekurangan alat dan bahan," ungkapnya dengan haru. Detail Laporan Kegiatan Unsur Berita Keterangan Kegiatan Penyerahan Bantuan Modal Usaha UMKM Lokasi Desa Panyingkiran, Kec. Panyingkiran, Kab. Majalengka Tanggal 3 Maret 2026 Pejabat Penyerah H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. (Ketua BAZNAS Majalengka) Status Bantuan Langsung Diterima (Clear and Clean) BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi guna memastikan pendistribusian yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
04/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Paket Sembako melalui BDLHK Kadipaten
BAZNAS Majalengka Salurkan Paket Sembako melalui BDLHK Kadipaten
MAJALENGKA Di hari ke 12 bulan suci Ramadhan 1447 H dengan semangat berbagi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BDLHK) Kadipaten pada Senin (02/03/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyerahkan secara simbolis 50 paket sembako kepada pihak BDLHK. Bantuan ini nantinya akan didistribusikan kepada para mustahik yang berada di lingkungan sekitar balai diklat tersebut. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program "Safari Ramadhan" yang bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menebar kebahagiaan di bulan yang penuh berkah. "Paket sembako ini adalah titipan kasih dari para muzaki yang kami salurkan melalui BDLHK Kadipaten. InshaAllah, bantuan ini akan diteruskan kepada mereka yang benar-benar berhak. Kami berharap ikhtiar kecil ini mampu menghadirkan ketenangan bagi para penerima manfaat dalam menjalani ibadah puasa," ujar beliau. Lebih lanjut, sinergi antara BAZNAS Majalengka dan instansi seperti BDLHK diharapkan dapat memperkuat jejaring kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Majalengka. Program ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran demi kemaslahatan umat. Kegiatan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan harapan agar setiap paket yang disalurkan menjadi ladang pahala bagi para pemberi dan menjadi jalan keberkahan untuk mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Melalui momentum Ramadhan ini, BAZNAS Majalengka terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui berbagai program pendayagunaan zakat yang transparan dan akuntabel.
02/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Baznas Majalengka Salurkan 210 Paket Sembako dalam Rakor Bersama DWP dan PKK
Baznas Majalengka Salurkan 210 Paket Sembako dalam Rakor Bersama DWP dan PKK
MAJALENGKA Menjelang Pertengahan bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Hari ini, Senin (02/03/2026), Ketua BAZNAS Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., , menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Bazar Ramadhan bertempat di Gedung Sekretariat Bersama. Rapat tersebut dihadiri oleh pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka. Pertemuan strategis ini membahas sinkronisasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penyediaan pangan murah bagi warga selama bulan puasa. Komitmen Ringankan Beban Masyarakat Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga stabilitas sosial-ekonomi masyarakat, khususnya menjelang lonjakan kebutuhan pokok di bulan Ramadhan. "Baznas tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan DWP dan PKK adalah kunci agar distribusi bantuan dan pelaksanaan Bazar Ramadhan nanti tepat sasaran. Kita ingin memastikan kehadiran pemerintah dan lembaga zakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar H. Agus. Penyerahan Simbolis 210 Paket Sembako Sebagai bentuk aksi nyata dalam rakor tersebut, Baznas Kabupaten Majalengka secara simbolis menyerahkan bantuan sebanyak 210 Paket Sembako. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga prasejahtera yang tersebar di wilayah koordinasi DWP dan PKK. Total Bantuan: 210 Paket Sembako. Isi Paket: Beras, minyak goreng, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya. Target Penerima: Masyarakat binaan PKK dan DWP yang masuk dalam kategori Mustahik. Ketua PKK Kabupaten Majalengka menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk mengawal distribusi bantuan agar sampai ke tangan yang berhak. Persiapan Bazar Ramadhan Selain penyerahan bantuan, agenda utama rakor juga mematangkan teknis Bazar Ramadhan yang direncanakan akan digelar di beberapa titik strategis. Bazar ini nantinya akan melibatkan UMKM lokal serta menyediakan bahan pangan dengan harga bersubsidi untuk membantu masyarakat menjaga daya beli. Dengan adanya koordinasi yang matang ini, diharapkan semarak Ramadhan di Kabupaten Majalengka tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan ibadah, tetapi juga penguatan kepedulian sosial antar sesama.#BAZARRAMADHAN #DWP #PKKMajalengka #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
02/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Artikel Terbaru

Integritas di Dunia Kerja: Melampaui Slogan, Menghapus "Korupsi Halus"
Integritas di Dunia Kerja: Melampaui Slogan, Menghapus "Korupsi Halus"
Di era profesionalisme modern yang serba cepat, kata "integritas" seringkali hanya berakhir sebagai hiasan di dinding kantor atau slogan di laman situs perusahaan. Padahal, esensi integritas yang sesungguhnya bukan terletak pada kepatuhan formalitas, melainkan pada kejujuran yang dibawa dari meja makan keluarga hingga ke meja kerja. Integritas berarti memutuskan untuk berhenti melakukan "korupsi halus"—tindakan-tindakan kecil yang dianggap lumrah namun perlahan mengikis kepercayaan publik dan profesionalisme. Baik bagi Gen-Z yang menjunjung tinggi fleksibilitas, maupun para pemegang amanah jabatan yang memiliki tanggung jawab besar, integritas adalah komitmen tanpa kompromi pada tiga aspek utama: 1. Kejujuran terhadap Waktu Fleksibilitas dalam bekerja (seperti WFA atau remote working) adalah privilese, bukan celah untuk "korupsi waktu". Menjadi integritas berarti tetap produktif meski tanpa pengawasan fisik. Tidak ada lagi alasan "lemas" atau urusan pribadi yang dijadikan tameng untuk melakukan ghosting terhadap tanggung jawab. Menghargai waktu kantor adalah bentuk penghormatan tertinggi terhadap hak orang lain dan perusahaan yang telah memberikan kepercayaan. 2. Amanah dalam Menjaga Aset dan Prosedur Amanah bukan sekadar menjaga barang fisik, tetapi juga menjaga marwah jabatan. Ini mencakup penggunaan aset kantor sesuai peruntukannya, menjauhi segala bentuk suap atau gratifikasi, dan bekerja tegak lurus sesuai prosedur (SOP). Fondasi dari sikap ini bukanlah rasa takut terhadap teguran atasan atau audit lembaga, melainkan kesadaran spiritual yang mendalam. Kita bekerja dengan prinsip bahwa setiap ketikan jari dan setiap keputusan yang diambil selalu berada dalam pengawasan-Nya. Kesadaran bahwa Allah selalu "online" memantau adalah kontrol internal yang jauh lebih efektif daripada kamera CCTV tercanggih sekalipun. 3. Budaya Silih Emutan: Kearifan Lokal untuk Profesionalisme Integritas tidak harus dijalankan dalam kesunyian. Kita bisa mengadopsi nilai luhur Silih Emutan—budaya saling mengingatkan yang menjadi ciri khas masyarakat Majalengka. Dalam lingkungan kerja, budaya ini diterjemahkan sebagai keberanian untuk saling menegur dalam kebaikan (reminding each other) antar rekan sejawat. Ketika ada rekan yang mulai melenceng dari jalur, kita tidak mendiamkan, melainkan merangkul dan mengingatkan agar tetap di jalur yang benar. Dengan Silih Emutan, lingkungan kerja akan menjadi ekosistem yang sehat, di mana setiap individu menjadi penjaga bagi integritas rekannya. Kesimpulan Membangun dunia kerja yang bersih dimulai dari mematikan bibit-bibit korupsi kecil dalam diri kita sendiri. Dengan membawa nilai kejujuran dari rumah ke tempat usaha, kita tidak hanya menjadi pekerja yang kompeten, tetapi juga insan yang bermartabat. Mari jadikan integritas sebagai identitas, bukan sekadar tugas.
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjaga "Wirang": Mengupgrade Integritas dari Majalengka untuk Sesama
Menjaga "Wirang": Mengupgrade Integritas dari Majalengka untuk Sesama
Masyarakat Majalengka sejak lama dikenal memegang teguh nilai kesopanan dan rasa malu yang tinggi. Dalam kearifan lokal kita, ada pemahaman mendalam bahwa menjaga kehormatan diri jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar materi. Rasa malu bukan berarti rendah diri, melainkan sebuah benteng harga diri agar kita tidak melampaui batas. Puasa sebagai Madrasah Kejujuran Bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk mengasah kembali rasa malu tersebut. Puasa bukan sekadar menahan lapar di tengah teriknya matahari kota angin, melainkan latihan spiritual untuk merasa senantiasa "diawasi". Saat berpuasa, kita bisa saja minum di tempat tersembunyi tanpa ada satu pun orang yang tahu. Namun, kita memilih untuk tidak melakukannya karena kita memiliki rasa malu kepada Allah SWT. Inilah esensi dari self-discipline yang sesungguhnya. Jika kita bisa jujur dalam urusan perut, maka kita pun harus bisa jujur dalam urusan janji, pekerjaan, dan tanggung jawab sosial. Menjadi Pribadi yang Trusted Integritas seringkali didefinisikan secara sederhana namun mendalam: "Integritas adalah melakukan hal yang benar, bahkan ketika tidak ada orang yang melihat." Di sisa Ramadhan ini, mari kita lakukan upgrade karakter. Menjadi pribadi yang trusted (terpercaya) adalah investasi sosial terbesar. Seorang warga Majalengka yang berintegritas tidak hanya akan memajukan dirinya sendiri, tetapi juga membawa nama baik daerahnya di mana pun ia berada. Sinergi Nyata melalui Zakat Karakter yang kuat tidak berhenti pada kesalehan pribadi, tetapi juga mewujud dalam kesalehan sosial. Salah satu bukti nyata integritas dan rasa syukur kita adalah dengan menunaikan kewajiban zakat. Dengan berzakat, kita sedang: Membersihkan harta dari hak orang lain. Menguatkan ekonomi saudara-saudara kita di Majalengka yang membutuhkan. Membangun ekosistem sosial yang lebih adil dan sejahtera. Mari jadikan sisa bulan suci ini sebagai titik balik. Mari terus bersinergi, saling menjaga, dan menguatkan Majalengka melalui aksi nyata. Bersama-sama, kita wujudkan Majalengka yang Langkung Sae!
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ramadhan: Saatnya Upgrade Jalur Langit Lewat Kekuatan Doa
Ramadhan: Saatnya Upgrade Jalur Langit Lewat Kekuatan Doa
Siapa sih yang nggak mau keinginannya dikabulkan? Nah, di bulan Ramadhan ini, kita sebenarnya lagi dikasih "jalur ekspres" buat curhat langsung ke Sang Pencipta. Bukan cuma soal nahan laper dan haus, Ramadhan itu ibarat booster spiritual yang bikin doa-doa kita punya peluang lebih besar buat "menembus" langit. Kenapa bisa gitu? Karena saat puasa, ego dan nafsu kita lagi di-set ke mode low, sementara ruhani kita lagi full power. Istilahnya, sinyal kita ke Allah lagi kuat-kuatnya! 3 Waktu "Golden Hour" Buat Berdoa Jangan sampai lewat, ada tiga waktu utama di bulan Ramadhan di mana doa kamu punya probabilitas tinggi buat langsung di-ACC: Waktu Sahur (Sepertiga Malam Terakhir): Di saat dunia lagi sunyi-sunyinya, Allah turun ke langit dunia dan "menantang" kita: "Siapa yang minta, bakal Aku kasih." Jadi, jangan cuma fokus sama menu sahur, sempatkan buat minta apa pun yang kamu mau di waktu ini. Sepanjang Waktu Berpuasa: Ternyata, dari fajar sampai maghrib itu status kita adalah "VIP". Setiap detik saat kamu menahan haus dan lapar, doa kamu didengar. Sambil kerja atau kuliah, jangan lupa selipkan doa-doa pendek dalam hati. Menjelang Berbuka: Ini adalah puncak perjuangan. Di saat hati lagi lembut-lembutnya nunggu adzan, itulah waktu paling mustajab. Sebelum kalap sama takjil, sempatkan doa barang 2-3 menit. Biar Doa Makin "Manjur", Perhatikan Adabnya! Berdoa itu ada seninya, nggak cuma asal minta. Biar lebih beradab dan layak diterima, coba perhatikan poin ini: Yakin & Ikhlas: Jangan setengah hati. Doa dengan keyakinan penuh kalau Allah pasti kasih yang terbaik. Keraguan itu cuma bakal jadi penghalang. Cek "Input" Tubuh: Pastikan apa yang kita makan dan pakai berasal dari sumber yang halal. Logikanya, gimana doa mau sampai kalau "bahan bakar" tubuh kita masih bermasalah? Etika Komunikasi: Jangan langsung to-the-point minta ini-itu. Awali dengan memuji keagungan Allah dan kirim shalawat buat Nabi Muhammad SAW. Ibarat mau minta bantuan ke bos, tentu ada tata kramanya, kan? Jangan Cuma Minta "Dunia" Seringkali kita cuma minta soal rezeki materi, jodoh, atau karier. Padahal, Ramadhan itu saatnya jadi Visioner. Minta juga ampunan dosa, iman yang kuat, dan keselamatan di akhirat. Dan yang paling penting: mintalah dipertemukan dengan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan! Ingat: Doa adalah senjatanya orang mukmin. Di bulan Ramadhan, senjata ini jadi berkali-kali lipat lebih tajam. Kesimpulannya: Ramadhan bukan sekadar ritual menahan lapar. Ini adalah jembatan buat mengubah garis hidup kita. Mungkin satu doa tulus yang kamu selipkan di antara rasa hausmu hari ini, adalah jawaban buat kebahagiaanmu di masa depan.
01/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

BAZNAS TV