WhatsApp Icon

BAZNAS Majalengka Ajak 1.000 Siswa SMAN 1 Leuwimunding Biasakan Berbagi Sejak Dini

11/08/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I.

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Majalengka Ajak 1.000 Siswa SMAN 1 Leuwimunding Biasakan Berbagi Sejak Dini

BAZNAS Majalengka Ajak 1.000 Siswa SMAN 1 Leuwimunding Biasakan Berbagi Sejak Dini

LEUWIMUNDING, MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menanamkan nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi di kalangan generasi muda melalui Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli).

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program SIGAP kepada lebih dari 1.000 siswa-siswi SMAN 1 Leuwimunding yang berasal dari 30 kelas. Kegiatan berlangsung di lapangan sekolah setelah pelaksanaan kegiatan olahraga dan disambut hangat oleh Kepala SMAN 1 Leuwimunding beserta seluruh peserta didik.

Dari BAZNAS Kabupaten Majalengka, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail, serta jajaran staf amil BAZNAS Kabupaten Majalengka.

“Jangan tunggu dewasa untuk belajar berbagi. Karakter tidak terbentuk dalam sehari. Ia tumbuh dari kebaikan yang dibiasakan setiap hari.”

Pesan tersebut menjadi semangat utama dalam sosialisasi SIGAP. Para siswa diajak memahami bahwa berbagi bukan sekadar aktivitas memberikan sesuatu kepada orang lain, tetapi merupakan bagian dari proses membangun karakter mulia sejak usia sekolah.

Menanamkan Kebiasaan Berbagi Sejak Bangku Sekolah

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan lebih dekat dengan Program SIGAP sekaligus diajak memahami pentingnya membangun kebiasaan berinfak dan bersedekah sejak dini.

SIGAP tidak hanya diarahkan sebagai gerakan mengumpulkan infak dan sedekah, tetapi juga menjadi sarana pembiasaan akhlakul karimah, kepedulian sosial, empati, serta semangat untuk membantu sesama.

Nilai-nilai tersebut penting ditanamkan kepada generasi muda agar ilmu yang diperoleh di bangku sekolah dapat berjalan seiring dengan pembentukan akhlak dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Sebagaimana ajaran Islam, kebaikan yang dilakukan secara terus-menerus, meskipun sederhana, memiliki nilai yang besar ketika dilandasi keikhlasan. Karena itu, membiasakan berbagi sejak usia sekolah diharapkan dapat menjadi bekal karakter yang terus tumbuh hingga dewasa.

Mengenal Perbedaan Infak dan Sedekah

Para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai perbedaan antara infak dan sedekah.

Infak merupakan pemberian harta yang dilakukan secara sukarela untuk berbagai kepentingan kebaikan. Sementara itu, sedekah memiliki cakupan yang lebih luas. Sedekah tidak hanya berupa pemberian harta, tetapi juga dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kebaikan.

Dengan pemahaman tersebut, para siswa diharapkan menyadari bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berbuat baik. Kebaikan tidak selalu harus menunggu seseorang memiliki banyak harta.

Senyum, membantu teman, berbagi ilmu, memberikan pertolongan, maupun melakukan tindakan positif lainnya dapat menjadi bagian dari semangat bersedekah apabila dilakukan dengan niat yang baik.

Berbagi Membentuk Karakter dan Menumbuhkan Syukur

Selain memberikan manfaat kepada penerima, kebiasaan bersedekah juga memberikan hikmah bagi orang yang melakukannya.

Berbagi melatih seseorang untuk ikhlas, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT, memperkuat kepedulian terhadap sesama, serta menghadirkan kebahagiaan ketika kebaikan yang dilakukan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

Dari sinilah Program SIGAP diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pengumpulan infak dan sedekah, tetapi berkembang menjadi budaya kebaikan di lingkungan sekolah.

Lebih dari 1.000 siswa SMAN 1 Leuwimunding dari 30 kelas diharapkan dapat mengambil bagian dalam gerakan tersebut. Dimulai dari hal sederhana, dilakukan dengan ikhlas, dan dibiasakan secara konsisten.

Sekolah sebagai Tempat Menumbuhkan Generasi Peduli

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kolaborasi melalui Program SIGAP dapat semakin memperkuat peran sekolah sebagai tempat membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian sosial.

Sebab, pendidikan sejatinya bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diperoleh, tetapi juga tentang bagaimana ilmu tersebut melahirkan pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

Melalui semangat SIGAP — Sedekah Infak Generasi Anak Peduli, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak para pelajar untuk memulai kebaikan dari sekarang.

Tidak perlu menunggu dewasa untuk berbagi. Tidak perlu menunggu memiliki banyak untuk peduli. Karena karakter mulia tumbuh dari kebaikan yang dibiasakan setiap hari.

Semoga langkah kecil para siswa dalam membiasakan infak dan sedekah menjadi amal jariyah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta melahirkan generasi muda Majalengka yang berakhlakul karimah dan senantiasa memberi manfaat bagi sesama.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Membangun Kemandirian.

 

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #GenerasiPeduli #GerakanBerbagi #BudayaBerbagi #Infak #Sedekah #PendidikanKarakter #AkhlakulKarimah #PelajarMajalengka #SMAN1Leuwimunding #Leuwimunding #Majalengka #Zakat #InfakSedekah #KebaikanSetiapHari

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →