WhatsApp Icon

BDF V: Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Komitmen Bupati dan Inovasi SIGAP BAZNAS Majalengka

24/05/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
BDF V: Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Komitmen Bupati dan Inovasi SIGAP BAZNAS Majalengka

Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Komitmen Bupati dan Inovasi SIGAP BAZNAS Majalengka

MAJALENGKA (23/05/2026) – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, Hj. Saidah Sakwan, M.A., memberikan apresiasi tertinggi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas komitmen luar biasa dan dukungan berkesinambungan dalam memperkuat gerakan zakat di daerah.

Penghargaan tersebut disampaikan secara langsung dalam forum bergengsi BAZNAS Development Forum (BDF) V yang mengusung tema “Penguatan Ekosistem Zakat Daerah untuk Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Masyarakat”. Acara khidmat ini diselenggarakan di Gedung Yudha Abdi Negara, Kabupaten Majalengka, pada Sabtu (23/05/2026).

Sinergi Pemerintah Daerah dan Optimalisasi Dana Umat

Dalam sambutannya, Hj. Saidah Sakwan menegaskan bahwa dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah, khususnya Bupati Majalengka, merupakan pilar krusial dalam mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

"Berbagai penguatan yang diberikan kepada BAZNAS Majalengka telah membuka ruang yang lebih luas bagi lembaga untuk menjalankan amanah pengelolaan dana umat secara profesional, produktif, dan berdampak nyata bagi kemaslahatan masyarakat," ujar beliau di hadapan para peserta forum.

Inovasi SIGAP: Pelopor "Manasik Zakat" Sejak Usia Dini

Selain menyoroti sinergi regulasi, Pimpinan BAZNAS RI juga secara khusus memuji inovasi program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, yaitu SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli). Program ini dinilai sebagai langkah mujahid yang strategis dalam membangun kesadaran berzakat sejak dini.

Hj. Saidah Sakwan mengonseptualisasikan SIGAP sebagai bentuk nyata dari "manasik zakat"—sebuah proses edukasi dan pembiasaan rukun Islam bagi generasi muda.

  • Edukasi Komprehensif: Jika selama ini umat Islam sangat familiar dengan manasik haji, maka konsep manasik zakat dinilai tidak kalah penting untuk menanamkan jiwa kedermawanan (karam) sejak masa kanak-kanak.

  • Pembentukan Karakter Islami: Melalui SIGAP, anak-anak diajarkan menyisihkan sebagian rezeki untuk sesama, yang secara tidak langsung memupuk nilai solidaritas (takaful), ukhuwah islamiyah, empati, serta tanggung jawab sosial.

“Menanamkan semangat berbagi sejak usia dini merupakan investasi karakter yang sangat penting. Dari sinilah lahir budaya kedermawanan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama yang akan menjadi fondasi kuat bagi penguatan ekosistem zakat di masa depan,” ungkap Hj. Saidah Sakwan.

Menuju Ekosistem Zakat yang Berkelanjutan

Menutup arahannya, BAZNAS RI berharap agar best practice atau praktik-praktik baik yang telah diikhtiarkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat menjadi role model dan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Hal ini diharapkan mampu memperkokoh peran zakat sebagai instrumen utama transformasi sosial dan kebangkitan ekonomi umat yang berkelanjutan.

Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah sinergi ini demi mewujudkan masyarakat Majalengka yang sejahtera, mandiri, dan penuh berkah. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka Gedung Pusat Pelayanan Zakat, Kabupaten Majalengka Website Resmi: majalengka.baznas.go.id

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BDFV #BaznasDevelopmentForum #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanNikmatKurangZakat

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →