WhatsApp Icon

Refleksi Hari Mangrove Sedunia: BAZNAS Kabupaten Majalengka Dorong Zakat Hijau demi Kelestarian Umat dan Lingkungan

26/07/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I.

Bagikan:URL telah tercopy
Refleksi Hari Mangrove Sedunia: BAZNAS Kabupaten Majalengka Dorong Zakat Hijau demi Kelestarian Umat dan Lingkungan

BAZNAS Kabupaten Majalengka Dorong Zakat Hijau demi Kelestarian Umat dan Lingkungan

MAJALENGKA  Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) yang diperingati setiap 26 Juli, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk memperkuat implementasi Zakat Hijau (Eco-Zakat) sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan umat.

Komitmen tersebut disampaikan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka, Minggu (26/7/2026). Melalui pendekatan filantropi Islam yang berkelanjutan, BAZNAS berupaya mengintegrasikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung mitigasi perubahan iklim, pelestarian ekosistem, serta pemberdayaan masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa pengelolaan dana umat harus mampu menjawab tantangan zaman, termasuk persoalan krisis lingkungan yang semakin nyata.

"Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berbicara tentang pemenuhan kebutuhan pangan sesaat bagi para mustahik, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun ekosistem yang aman dan berkelanjutan bagi kelangsungan hidup mereka. Peringatan Hari Mangrove Sedunia menjadi pengingat bahwa kerusakan alam di belahan bumi mana pun dapat berdampak pada lahirnya kemiskinan struktural dan munculnya mustahik baru. Karena itu, BAZNAS Majalengka terus menggaungkan semangat Zakat Hijau sebagai solusi transformatif agar dana umat turut menjaga kelestarian bumi dan merawat kehidupan," ujar H. Agus Asri Sabana.

Beliau menambahkan bahwa Islam mengajarkan manusia sebagai khalifah fil ardh (pemimpin di bumi) yang memiliki tanggung jawab memakmurkan serta menjaga keseimbangan alam. Oleh karena itu, menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan implementasi nilai-nilai maqashid syariah.

Meskipun Kabupaten Majalengka tidak memiliki kawasan pesisir dan hutan mangrove, BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang bahwa kerusakan lingkungan merupakan persoalan global yang saling berkaitan antara wilayah hulu dan hilir. Degradasi lingkungan dapat memicu banjir, longsor, kekeringan, hingga menurunnya produktivitas pertanian yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan.

Atas dasar itu, edukasi mengenai kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Semangat Hari Mangrove Sedunia dipandang sebagai momentum untuk menguatkan kepedulian terhadap seluruh ekosistem, termasuk menjaga kawasan resapan air, penghijauan, pengelolaan sampah, dan konservasi sumber daya alam di wilayah Majalengka.

Dalam perspektif Islam, menjaga kelestarian lingkungan sejalan dengan tujuan syariat (Maqashid Syariah), khususnya menjaga kehidupan (Hifzhun Nafs) serta menjaga kelestarian lingkungan (Hifzhul Bi'ah). Alam merupakan amanah Allah SWT yang harus dimanfaatkan secara bijaksana demi kemaslahatan generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.

Sebagai implementasi nyata dari semangat Eco-Zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengembangkan berbagai program berbasis filantropi lingkungan, antara lain penguatan tata kelola sampah bernilai ekonomi di kawasan wisata lokal, penghijauan melalui program donasi lingkungan, serta pengembangan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang mendukung keberlanjutan ekosistem.

Melalui optimalisasi dana infak, sedekah, dan zakat yang produktif, program-program tersebut diharapkan mampu menjaga kawasan resapan air, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sehingga mampu memutus rantai kemiskinan berbasis kerusakan lingkungan.

Momentum Hari Mangrove Sedunia juga menjadi pengingat bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari tanggung jawab kolektif seluruh umat manusia. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:

"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya."
(QS. Al-A'raf: 56).

 

Semangat inilah yang menjadi landasan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengembangkan program-program zakat yang tidak hanya mengentaskan kemiskinan, tetapi juga menjaga keberlanjutan alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

#HariMangroveSedunia #InternationalDayForTheConservationOfTheMangroveEcosystem #ZakatHijau #EcoZakat #BAZNAS #BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #FilantropiIslam #PelestarianLingkungan #MaqashidSyariah #HifzhulBiah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #MajalengkaReligius  #IndonesiaHijau #ZakatUntukLingkungan #SedekahHijau #InfakProduktif #MerawatBumiMerawatUmat

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →