WhatsApp Icon

Dari Zakat untuk Masa Depan, BAZNAS Majalengka Salurkan SDSS kepada 15 Mahasiswa Universitas Majalengka

17/09/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Bagikan:URL telah tercopy
Dari Zakat untuk Masa Depan, BAZNAS Majalengka Salurkan SDSS kepada 15 Mahasiswa Universitas Majalengka

Dari Zakat untuk Masa Depan, BAZNAS Majalengka Salurkan SDSS kepada 15 Mahasiswa Unma

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui bidang pendidikan. Pada Kamis, 17 September 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) kepada 15 mahasiswa Universitas Majalengka.

Penyerahan bantuan berlangsung pukul 09.10 WIB di Ruang Pertemuan Universitas Majalengka dan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Majalengka Dr. H. Otong Syuhada, S.H., M.H., jajaran wakil rektor, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka Dr. Drs. H. Nasrudin, M.MPd.

Turut hadir Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Dr. Yoyo Zakaria Anshori, M.Pd., Wakil Rektor II Bidang Sumberdaya, Keuangan, dan Tata Kelola Prof. Dr. Sri Ayu Andayani, S.P., M.P., serta Wakil Rektor III Bidang Kerjasama, Inovasi, dan Pengembangan Institusi Dr. Endi Rustandi, M.Pd.

SDSS Menjadi Ikhtiar Bersama Membuka Akses Pendidikan

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa Program Satu Desa Satu Sarjana merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam merealisasikan janji politik Bupati dan Wakil Bupati, khususnya dalam bidang pendidikan.

Menurut Agus, perhatian terhadap pendidikan merupakan bagian penting dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, terutama bagi warga Majalengka yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Program Satu Desa Satu Sarjana merupakan bentuk komitmen dari janji politik Bupati dan Wakil Bupati Majalengka. Ini juga merupakan bentuk kepedulian pimpinan daerah terhadap dunia pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya masyarakat Majalengka,” ujar Agus.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan daerah atas perhatian terhadap dunia pendidikan serta kepada Universitas Majalengka yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program tersebut.

Agus menjelaskan, sinergi dalam pelaksanaan Program SDSS telah dibangun sejak 2025 melalui kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Majalengka dengan pemerintah daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian beliau dan juga apresiasi atas komitmen Universitas Majalengka yang diawali pada tahun 2025 dengan membuat kesepakatan melalui MoU dengan pemerintah daerah terkait bantuan Program Satu Desa Satu Sarjana,” tuturnya.

Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Zakat yang ditunaikan para muzaki diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga mampu menjadi jalan perubahan kehidupan mustahik melalui pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penerima Diprioritaskan dari Kelompok Masyarakat Miskin

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka Dr. Drs. H. Nasrudin, M.MPd., menjelaskan bahwa mahasiswa yang menerima bantuan SDSS dipilih berdasarkan data desil sosial ekonomi masyarakat.

Dengan mekanisme tersebut, penerima bantuan diprioritaskan dari kelompok masyarakat miskin yang dinilai layak mendapatkan dukungan pendidikan.

Nasrudin menilai perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam memberikan kesempatan pendidikan kepada warga kurang mampu, merupakan langkah yang penting.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan BAZNAS Kabupaten Majalengka menjadi bagian dari upaya menghadirkan bantuan yang lebih tepat sasaran.

“Mahasiswa penerima bantuan adalah mereka yang dipilih berdasarkan desil atau dari golongan masyarakat miskin yang sangat layak untuk dibantu. Kepedulian Bupati terhadap kondisi warganya dalam hal pendidikan bagi masyarakat miskin merupakan suatu langkah yang sangat baik melalui kolaborasi BAZNAS dan Dinas Sosial selaku dinas dari pemerintah daerah,” ungkap Nasrudin.

Universitas Majalengka Apresiasi Dukungan Pemerintah dan BAZNAS

Sementara itu, Rektor Universitas Majalengka Dr. H. Otong Syuhada, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap dunia pendidikan.

Otong menyampaikan bahwa dukungan melalui Program SDSS memberikan arti penting bagi mahasiswa, khususnya mereka yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

“Terima kasih atas perhatian pemerintah daerah dan juga BAZNAS Majalengka. Langkah pemerintah layak diapresiasi karena janji politik Bupati dan Wakil Bupati dalam dua tahun ini telah direalisasikan sesuai dengan harapan,” ungkap Otong.

Sebagai pengelola pendidikan, Universitas Majalengka menyambut baik sinergi tersebut. Otong berharap 15 mahasiswa penerima bantuan dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami selaku para pengelola pendidikan sangat berterima kasih dan mengharapkan agar 15 mahasiswa Universitas Majalengka yang tahun ini dibantu menjadi mahasiswa yang berprestasi dan bisa menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk semakin bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menyelesaikan pendidikan, serta kelak mengabdikan pengetahuan dan keahliannya bagi masyarakat dan daerah.

Menjadikan Zakat sebagai Jalan Kebaikan

Program Satu Desa Satu Sarjana merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi masyarakat Majalengka.

Kolaborasi pemerintah daerah, BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas Sosial, dan Universitas Majalengka menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk menggapai cita-cita melalui pendidikan.

Dalam perspektif Islam, menuntut ilmu merupakan bagian dari jalan kebaikan. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan diharapkan menjadi amal yang memberikan manfaat berkelanjutan, baik bagi penerima maupun para muzaki yang telah menunaikan kewajibannya.

BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan memberikan kemaslahatan bagi umat. Melalui program pendidikan seperti SDSS, zakat diharapkan menjadi salah satu kekuatan untuk membangun generasi Majalengka yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan bermanfaat.

Semoga 15 mahasiswa penerima bantuan dapat menjalankan amanah tersebut dengan penuh kesungguhan, meraih prestasi, menyelesaikan pendidikan dengan baik, dan kelak menjadi insan yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, serta Kabupaten Majalengka.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakat Tumbuh, Umat Tangguh, Majalengka Langkung Sae.


 

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SatuDesaSatuSarjana #SDSS #MajalengkaCerdas #UniversitasMajalengka #ZakatUntukPendidikan #PeduliPendidikan #PendidikanMajalengka #ZakatTumbuh #UmatTangguh

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →