WhatsApp Icon

GELIAT TRADISI DI BUMI TALAGA MANGGUNG: BAZNAS MAJALENGKA MANJAKAN PEZIARAH DENGAN PESONA WARUNG AMAL

19/04/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
GELIAT TRADISI DI BUMI TALAGA MANGGUNG: BAZNAS MAJALENGKA MANJAKAN PEZIARAH DENGAN PESONA WARUNG AMAL

Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA  Riuh rendah ribuan langkah kaki memadati jalanan Desa Kagok, Kecamatan Banjaran. Di bawah naungan langit Minggu (19/04/2026), sebuah tradisi agung yang telah melintasi lorong waktu kembali berdenyut. Tradisi Haolan, sebuah ritual sakral peninggalan Kerajaan Talaga Manggung, kembali memanggil ribuan jiwa dari seantero Pulau Jawa untuk bersimpuh di makam Sunan Wanaperih dan Sunan Cipager.

Di tengah lautan manusia ini, sebuah oase kebaikan tegak berdiri memberikan pelayanan tulus bagi para musafir: "Warung Amal" BAZNAS Kabupaten Majalengka.


Manajemen Responsif: Pantauan Digital & Kendali Lapangan

Dibalik kesuksesan operasional Warung Amal, terdapat koordinasi yang matang. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., telah memastikan kesiapan teknis dengan meninjau langsung lokasi pada Sabtu malam. Meski pada hari pelaksanaan beliau harus menghadiri agenda penting lainnya, H. Agus Asri tetap memantau secara intensif melalui koordinasi WhatsApp demi memastikan pelayanan kepada jamaah tetap berjalan optimal.

Di lokasi acara, kendali operasional diamanatkan kepada Ketua Pelaksana, Drs. Uuh Patulloh. Bersama Tim Media BAZNAS dan Relawan SaeBer (Satu Majalengka), tim berjibaku memastikan distribusi logistik—mulai dari kesegaran Air Lahang hingga kudapan tradisional—tersalurkan dengan tertib kepada ribuan peziarah yang memadati area.


Kepulangan Para "Pituin" Banjaran ke Tanah Kelahiran

Momen Haolan kali ini terasa sangat istimewa karena kehadiran para pucuk pimpinan daerah yang merupakan putra daerah asli (Pituin) Kecamatan Banjaran.

  • Ibu Hj. Iim Maemunah (Istri Bupati) merupakan Pituin asli Desa Kagok.

  • Bupati Majalengka, Drs. Eman Suherman, merupakan Pituin Desa Hegarmanah.

  • Camat Banjaran, Abdul Hanan, S.Sos., M.M., juga merupakan putra daerah setempat.

Kehadiran mereka di Warung Amal bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk silaturahmi hangat dengan warga sembari menikmati sajian hasil bumi lokal yang disajikan gratis oleh BAZNAS.


Menelusuri Jejak Para Raja dan Ulama

Tradisi Haolan adalah perjalanan spiritual menuju abad ke-16, menghormati Sunan Wanaperih (Raja Talaga Manggung) dan Syekh Sayid Faqih Ibrahim.

"Dari 27 makam keramat di Kabupaten Majalengka, 4 di antaranya ada di Kecamatan Banjaran," ungkap Camat Abdul Hanan, menegankan potensi wisata religi yang luar biasa di wilayahnya.


Zakat yang Menghidupkan Ekonomi dan Tradisi

Sinergi antara BAZNAS dan kearifan lokal Desa Kagok memberikan dampak ekonomi yang nyata. Hasil tani warga seperti ubi jalar, bengkuang, hingga petai ludes diserbu peziarah. BAZNAS Majalengka membuktikan bahwa zakat hadir tidak hanya dalam bentuk santunan, tapi juga dalam penguatan budaya dan kesejahteraan umat.


 

Mari Terus Berbagi Melalui BAZNAS Majalengka. Zakat Anda, Menjaga Tradisi, Memuliakan Umat.

#BAZNASMajalengka #PituinBanjaran #RelawanSaeBer #SatuMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #HaolanDesaKagok #WisataReligiMajalengka #BudayaMajalengka #KecamatanBanjaran #WarungAmal #SinergiKebaikan

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →