Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Inovasi SIGAP di BAZNAS Fundraising Forum 2026, Tanamkan Budaya Peduli Sejak Dini
23/10/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Inovasi SIGAP di BAZNAS Fundraising Forum 2026, Tanamkan Budaya Ped
MAJALENGKA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menjadi narasumber dalam kegiatan BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan BAZNAS Republik Indonesia pada Jumat (23/10/2026) melalui Zoom Meeting. Dalam forum tersebut, ia memaparkan praktik baik program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) sebagai inovasi edukasi zakat, infak, dan sedekah yang menanamkan karakter kepedulian, empati, serta semangat berbagi kepada generasi muda sejak dini.
Forum yang terbuka bagi BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan pegiat filantropi ini mengangkat tema “Manasik Zakat: Upaya Pendidikan Zakat Sejak Dini”. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman, gagasan, dan strategi penguatan fundraising zakat melalui pendekatan edukasi, pelayanan, kemudahan pembayaran, serta pengelolaan hubungan dengan para donatur secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa program SIGAP tidak semata-mata berorientasi pada penghimpunan infak dan sedekah, tetapi juga membangun karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang peduli, memiliki empati sosial, dan terbiasa berbagi dengan sesama.
“Yang ingin kami bangun melalui program SIGAP bukan hanya penghimpunannya, melainkan juga mental peduli, mental empati, dan mental mau berbagi. Kebaikan perlu didakwahkan, tetapi karakter orang-orang baik juga harus dibentuk dan dibiasakan sedini mungkin,” demikian inti pemaparan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka tersebut.
Menurutnya, pendidikan filantropi perlu dimulai sejak anak-anak berada di lingkungan pendidikan. Melalui kebiasaan berinfak dan bersedekah secara sukarela, peserta didik diharapkan memahami bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana sesuai kemampuan masing-masing.
SIGAP: Membangun Karakter, Menguatkan Kepedulian Sosial
Program SIGAP merupakan gerakan infak dan sedekah yang menyasar peserta didik di sekolah dan madrasah, dengan melibatkan tenaga pendidik, karyawan, orang tua, serta masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan kepedulian sosial.
H. Agus menjelaskan, pelaksanaan SIGAP berlandaskan prinsip sukarela dan tanpa paksaan. Program ini tidak menetapkan nominal tertentu bagi peserta didik. Anak-anak dapat berinfak atau bersedekah sesuai kemampuan, baik Rp500, Rp1.000, maupun nominal lainnya.
Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa nilai utama sedekah bukan terletak pada besarnya nominal, melainkan pada keikhlasan, kebiasaan berbagi, dan kepedulian terhadap orang lain.
Selain membangun karakter peserta didik, SIGAP juga memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, lembaga pendidikan tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.
Dampak program ini turut dirasakan melalui penguatan penghimpunan dana sosial keagamaan yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program sosial dan kemanusiaan serta pemberdayaan mustahik di Kabupaten Majalengka.
Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama
Keberhasilan pelaksanaan SIGAP tidak terlepas dari kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
H. Agus menyampaikan bahwa koordinasi dan sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan untuk membangun kesepahaman mengenai tujuan, mekanisme, serta manfaat program. Komunikasi dengan lingkungan pendidikan dilaksanakan melalui koordinasi bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan kepala sekolah, serta melalui jajaran Kementerian Agama untuk menjangkau lingkungan madrasah.
Respons positif dari para pemangku kepentingan tersebut menjadi modal penting dalam memperluas pelaksanaan program sekaligus menjaga keberlanjutannya.
Dalam pelaksanaannya, terdapat empat tahapan utama SIGAP, yaitu sosialisasi dan koordinasi, pembentukan serta penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pelaksanaan gerakan infak dan sedekah, serta pencatatan, penyetoran, dan pelaporan dana yang dihimpun.
Dana infak dan sedekah dari peserta didik dihimpun melalui UPZ sekolah atau lembaga pendidikan, kemudian disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka sesuai mekanisme yang berlaku. Pengawasan dan monitoring serta evaluasi juga dilakukan secara berkala untuk memastikan program berjalan dengan baik dan terus mendapatkan penguatan.
Didukung Regulasi Daerah, Perkuat Gerakan Zakat dan Sedekah
Dalam forum tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menjelaskan pentingnya dukungan regulasi daerah dalam memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu landasan yang menjadi perhatian adalah Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah, yang memuat ketentuan terkait pengumpulan zakat fitrah, infak, dan sedekah.
Regulasi tersebut menjadi salah satu instrumen pendukung dalam membangun sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, perangkat daerah, satuan pendidikan, dan Kementerian Agama untuk meningkatkan literasi serta partisipasi masyarakat dalam gerakan filantropi Islam.
Menurut H. Agus, penguatan program tidak cukup hanya melalui ajakan, tetapi juga membutuhkan kesepahaman bersama, mekanisme yang jelas, dan komitmen berkelanjutan dari seluruh pihak yang terlibat.
Selain SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengembangkan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) sebagai gerakan yang mendorong budaya berbagi di lingkungan karyawan dan pegawai. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan kebaikan secara kolektif.
Melalui SIGAP dan ASIK, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan pendekatan fundraising yang tidak hanya memperkuat penghimpunan dana, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan keberlanjutan kepedulian di berbagai lingkungan masyarakat.
BAZNAS RI: Fundraising Harus Didukung Komunikasi, Pelayanan, Kanal Pembayaran, dan Data
Sebelumnya, dalam pengantar forum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, H. Dr. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, menekankan bahwa keberhasilan fundraising tidak cukup hanya mengandalkan komunikasi yang baik.
Menurutnya, komunikasi yang efektif perlu diikuti pelayanan yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi, berkonsultasi, dan menunaikan zakat, infak, maupun sedekah. Ketersediaan kanal pembayaran yang mudah dijangkau juga menjadi faktor penting agar calon donatur dapat segera menyalurkan donasinya.
Ia menyoroti pentingnya memperluas jaringan UPZ di berbagai lingkungan, mulai dari masjid, komunitas, rukun tetangga, desa, hingga kantor, termasuk memanfaatkan kanal pembayaran digital. Dengan semakin banyaknya pilihan saluran pembayaran, masyarakat diharapkan semakin mudah menunaikan kewajibannya dan berbagi melalui lembaga pengelola zakat.
Selain itu, pengelolaan data muzaki dan calon donatur menjadi bagian penting dari strategi fundraising. Data yang dikelola dengan baik memungkinkan lembaga membangun komunikasi secara personal, menyampaikan laporan penyaluran dana, menjaga kepercayaan, serta mempertahankan loyalitas donatur agar terus berpartisipasi dalam gerakan kebaikan.
Sejalan dengan pandangan tersebut, praktik SIGAP yang dipaparkan BAZNAS Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa penguatan fundraising dapat dimulai melalui pendidikan karakter, pembiasaan berbagi, kolaborasi lintas lembaga, serta pengelolaan program yang terstruktur dan berkelanjutan.
Partisipasi Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026 diharapkan menjadi sarana berbagi pengalaman dan memperluas inspirasi bagi pengelola zakat di berbagai daerah. Praktik baik SIGAP menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan zakat sejak dini dapat dikembangkan melalui gerakan nyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik.
Melalui semangat Majalengka Langkung Sae, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah, menumbuhkan generasi yang peduli dan berjiwa dermawan, serta mengoptimalkan dana sosial keagamaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
#BAZNASMajalengka #BAZNASFundraisingForum2026 #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #ASIK #PendidikanZakatSejakDini #LiterasiZakat #FundraisingZakat #GerakanSedekah #FilantropiIslam #ZakatUntukKesejahteraan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
Berita Lainnya
Masjid Nurul Amal Babakan Jawa Terima Bantuan Sarana Keagamaan dari BAZNAS Majalengka
Korban Kebakaran di Cikidang Apresiasi Respons Pemerintah, Deden Hidayat: Baru Kali Ini Saya Merasakan Perhatian Seperti Ini
Djedjen Sukmadja Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka untuk Memperkuat Kemandirian Ekonomi
Menjelang Magrib, BTB BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Genteng
Ringankan Beban Petugas Pemadam Kebakaran Gunung Ciremai, BAZNAS Majalengka Salurkan 150 Paket Makanan dan Minuman
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Keluarga Almarhumah Elah Hasanah di Jatipamor
Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Majalengka Teguhkan Sinergi Bersama Pesantren untuk Menguatkan Negeri
BAZNAS Majalengka Dalami Pengelolaan Bank Sampah, Jajaki Potensi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan
BAZNAS Majalengka Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Dukung Penanganan Anak Tidak Sekolah
Pembangunan Balai Ternak BAZNAS Majalengka Tembus 25%, Perkuat Fondasi Kemandirian Peternak
Kembangkan Usaha Dessert Ubi Ungu, Siswi SMKN 1 Kadipaten Terima Dukungan Modal dari BAZNAS Majalengka
BTB BAZNAS Majalengka Hadir di Tengah Duka, Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Cibunut
Stand UMKM Binaan BAZNAS Majalengka Diserbu Pembeli di Hari Santri 2026, Produk Lokal Laris Manis
BAZNAS Majalengka Tinjau TPS 3R LKM Damar, Pelajari Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat
BAZNAS dan Kemenag Majalengka Perkuat Kesadaran Zakat Profesi ASN melalui Sosialisasi dan Monev di MTsN 1

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →