WhatsApp Icon

13 Sekolah Dasar di Sumberjaya Terima Pengembalian Dana SIGAP BAZNAS Majalengka

13/08/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I.

Bagikan:URL telah tercopy
13 Sekolah Dasar di Sumberjaya Terima Pengembalian Dana SIGAP BAZNAS Majalengka

menyerahkan Dana Penyerahan Dana Pengembalian Program SIGAP kepada K3S Kecamatan Sumberjaya

MAJALENGKA, BAZNAS.GO.ID  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali meneguhkan komitmennya dalam mengelola dan menyalurkan dana umat secara amanah, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan.

Pada Kamis, 13 Agustus 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan Dana Pengembalian Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Sumberjaya. Dana tersebut selanjutnya akan disalurkan dan dimanfaatkan untuk 13 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sumberjaya.

Penyerahan berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka dan dilakukan secara resmi oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., kepada Ketua K3S Kecamatan Sumberjaya.

Pengembalian dana ini merupakan bagian dari mekanisme Program Kencleng SIGAP, yakni dana infak yang dihimpun dari warga sekolah dan disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, kemudian dikembalikan kepada sekolah berdasarkan prinsip asas manfaat kembali.

Dana Infak Kembali untuk Kemaslahatan Sekolah

Program SIGAP bukan sekadar sarana untuk membiasakan peserta didik berinfak sejak dini. Lebih dari itu, program ini dirancang agar nilai kebaikan yang dihimpun dari lingkungan sekolah dapat kembali memberikan manfaat nyata bagi warga sekolah.

Melalui mekanisme yang telah ditetapkan, dana infak yang terkumpul melalui Kencleng SIGAP dapat dikembalikan kepada sekolah secara berkala, baik setiap enam bulan maupun satu tahun sekali, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan program.

Dana tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk berbagai kebutuhan yang mengedepankan prinsip kemaslahatan, kebermanfaatan, transparansi, akuntabilitas, dan nilai-nilai syariat Islam.

Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa Program SIGAP memiliki dimensi pendidikan yang sangat penting karena mengajarkan anak-anak untuk mengenal dan membiasakan diri berbagi sejak usia dini.

“Program SIGAP bukan hanya mengajarkan anak-anak untuk berinfak sejak dini, tetapi juga menanamkan karakter kepedulian sosial, tanggung jawab, dan semangat berbagi kepada sesama.”

Dengan demikian, infak yang terkumpul tidak berhenti sebagai penghimpunan dana semata, tetapi diupayakan kembali menjadi kemanfaatan yang dirasakan oleh lingkungan pendidikan.

Dapat Dimanfaatkan untuk Berbagai Kebutuhan Positif

Dana pengembalian Program SIGAP dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan yang memberikan manfaat bagi warga sekolah, antara lain:

  • Perbaikan dan pengembangan sarana serta prasarana pendidikan.
  • Pembangunan dan pemeliharaan sarana ibadah di lingkungan sekolah.
  • Bantuan sosial bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
  • Bantuan darurat bagi warga sekolah yang mengalami musibah.
  • Kegiatan sosial, keagamaan, kemanusiaan, dan kegiatan positif lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan pendidikan.

Pengelolaan tersebut diharapkan mampu menciptakan siklus kebaikan yang berkelanjutan. Infak dari warga sekolah dihimpun, dikelola dengan amanah, kemudian manfaatnya dikembalikan kepada lingkungan sekolah.

Semangat ini sejalan dengan nilai Islam bahwa harta yang dikeluarkan di jalan kebaikan tidak akan sia-sia. Allah SWT berfirman:

“Apa pun harta yang kalian infakkan, Allah pasti akan menggantinya.”
(QS. Saba: 39)

Menanamkan Budaya Infak Sejak Dini

Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) merupakan salah satu inovasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membangun budaya infak sekaligus menanamkan karakter kepedulian sosial kepada generasi muda.

Infak yang berasal dari peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta warga sekolah dihimpun melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan dikelola secara profesional serta akuntabel.

Melalui program ini, anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada konsep berbagi secara teori, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan kepedulian melalui kebiasaan berinfak.

Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan menjadi pendidikan karakter yang membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia, jiwa dermawan, rasa tanggung jawab, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap semakin banyak satuan pendidikan yang ikut berpartisipasi dalam Program SIGAP sehingga gerakan kebaikan dan budaya berbagi dapat tumbuh semakin luas di lingkungan pendidikan Kabupaten Majalengka.

Setiap rupiah yang diinfakkan dengan ikhlas merupakan bagian dari amal saleh. Ketika dikelola dengan amanah dan dikembalikan dalam bentuk kemanfaatan, maka kebaikan tersebut diharapkan terus mengalir dan memberikan keberkahan bagi banyak pihak.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh satuan pendidikan untuk bersama-sama memperkuat gerakan infak sejak dini sebagai bagian dari ikhtiar membangun generasi yang cerdas, berakhlak, peduli, dan gemar berbagi.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.
Majalengka Langkung Sae, Sedekahna Hade!

#MajalengkaLangkungSae
#SAEkeunMajalengka
#AgusAsriSabana
#BAZNASMajalengka
#BAZNAS
#SIGAP
#SedekahInfakGenerasiAnakPeduli
#KenclengSIGAP
#Infak
#Sedekah
#InfakSekolah
#Sumberjaya
#K3SSumberjaya


 

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →