WhatsApp Icon

41 ASN MTsN 6 dan MIN 3 Majalengka Siap Tunaikan Zakat Profesi Melalui BAZNAS

08/10/2026  |  Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Bagikan:URL telah tercopy
41 ASN MTsN 6 dan MIN 3 Majalengka Siap Tunaikan Zakat Profesi Melalui BAZNAS

41 ASN MTsN 6 dan MIN 3 Majalengka Siap Tunaikan Zakat Profesi Melalui BAZNAS

MAJALENGKA — Komitmen menunaikan zakat profesi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka terus diperkuat. Sebanyak 41 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari MTsN 6 Majalengka dan MIN 3 Majalengka menyatakan kesiapan untuk menunaikan zakat profesinya melalui mekanisme pemotongan zakat.

Komitmen tersebut terungkap dalam kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Evaluasi (Monev) Zakat Profesi yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka di MTsN 6 Majalengka, Rabu, 7 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan pemahaman ASN mengenai kewajiban zakat sekaligus mendorong kesadaran bahwa menunaikan zakat merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., didampingi Wahyudin, M.Pd., Staf Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Sementara dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Majalengka H. Taufik Hidayat, S.H.I., M.A., Hk.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta dari MTsN 6 Majalengka dan 11 peserta dari MIN 3 Majalengka. Dari hasil sosialisasi dan monev, seluruhnya menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan zakat profesi melalui pemotongan zakat.

Zakat Profesi sebagai Wujud Ketaatan dan Kepedulian

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., membuka kegiatan sekaligus memberikan penguatan mengenai pentingnya zakat dalam kehidupan seorang Muslim.

Ia mengajak para ASN untuk memandang zakat bukan hanya sebagai kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi juga sebagai wujud kecintaan kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, diri sendiri, dan sesama.

“Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya salah satunya dengan mengeluarkan zakat,” ujarnya.

Menurutnya, zakat memiliki dimensi ibadah sekaligus sosial. Harta yang telah ditunaikan zakatnya diharapkan menjadi harta yang lebih berkah karena kewajiban yang melekat di dalamnya telah ditunaikan.

Pada kesempatan tersebut, Euis juga mengingatkan para pendidik dan tenaga kependidikan agar mampu menjadi teladan bagi peserta didik. Nilai-nilai keagamaan, menurutnya, tidak cukup hanya disampaikan melalui pembelajaran, tetapi perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Berikan contoh kepada anak didik kita. Zakat itu wujud cinta kepada diri dan sesama,” pesannya.

Ia menjelaskan, zakat juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat karena dana yang dihimpun dapat disalurkan kepada mereka yang berhak menerima, termasuk masyarakat kurang mampu dan peserta didik yang membutuhkan.

BAZNAS Hadir Memperluas Manfaat Zakat

Dalam pengelolaannya, zakat yang dihimpun melalui lembaga amil zakat resmi diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan tepat sasaran.

Lingkungan madrasah menjadi salah satu ekosistem yang dapat merasakan manfaat tersebut. Bantuan dapat diarahkan kepada siswa kurang mampu, siswa berprestasi dari keluarga dhuafa, maupun kebutuhan sarana keagamaan dan pendidikan sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat.

Madrasah juga memiliki ruang untuk mengajukan proposal bantuan kepada BAZNAS sesuai kebutuhan dan ketentuan program yang berlaku, antara lain untuk mendukung pembangunan sarana ibadah maupun membantu peserta didik yang membutuhkan.

Kepala Kemenag Majalengka menegaskan bahwa pihaknya berupaya memfasilitasi ASN dan masyarakat agar dapat menjalankan kewajiban zakat dengan baik.

“Kita membayar zakat karena cinta kepada Allah, kepada Rasul, kepada diri kita dan kepada sesama. Kami hanya membantu memfasilitasi bapak ibu untuk melaksanakan kewajibannya,” tuturnya.

Dukungan MTsN 6 Majalengka

Sementara itu, Kepala MTsN 6 Majalengka Muhammad Darda, M.Pd., menyampaikan sambutan selamat datang kepada Kepala Kemenag Majalengka beserta jajaran dan tim sosialisasi zakat profesi.

Ia mengajak seluruh peserta untuk turut mendukung program-program BAZNAS sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat.

“Saya mengajak ibu dan bapak turut menyukseskan program-program dari BAZNAS ini,” ajaknya.

Dukungan dari lingkungan madrasah dinilai penting dalam memperkuat ekosistem zakat, sekaligus memastikan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan pendidikan.

Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, komitmen 41 ASN yang menyatakan kesiapan menunaikan zakat profesi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat di Kabupaten Majalengka.

Zakat yang ditunaikan dengan niat lillahi ta'ala, dikelola secara amanah dan disalurkan kepada mustahik sesuai ketentuan syariat, diharapkan mampu menghadirkan keberkahan sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.

Melalui sinergi BAZNAS Kabupaten Majalengka dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, gerakan sadar zakat diharapkan semakin tumbuh di kalangan ASN dan masyarakat. Sebab, zakat bukan sekadar kewajiban atas harta, tetapi juga jalan untuk menumbuhkan kepedulian, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama.

Zakat ditunaikan dengan ikhlas, dikelola dengan amanah, dan disalurkan untuk kemaslahatan umat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →