BAZNAS Majalengka Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat yang Modern dan Inovatif
10/10/2026 | Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Dorong Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat yang Modern dan Inovatif
MAJALENGKA — Revitalisasi fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan umat menjadi salah satu fokus pembahasan dalam hari kedua Pelatihan Inovasi Manajemen Masjid Modern yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka di Gedung Islamic Center Kabupaten Majalengka, Sabtu (10/10/2026).
Materi bertajuk “Revitalisasi Fungsi Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan” disampaikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majalengka, Drs. KH. Anwar Sulaiman, M.M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menguraikan pentingnya mengoptimalkan peran masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga menjadi pusat peradaban Islam, pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi, pembinaan generasi muda, serta pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat.
Revitalisasi tersebut merupakan upaya menghidupkan kembali peran strategis masjid sebagaimana dicontohkan pada masa Rasulullah SAW, dengan tetap menjaga kesucian dan fungsi utama masjid sebagai tempat beribadah kepada Allah SWT.
Lima Pilar Revitalisasi Fungsi Masjid
Dalam materi yang disampaikan, KH. Anwar Sulaiman memaparkan sejumlah pilar pemberdayaan yang dapat dikembangkan oleh pengelola masjid untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era modern.
Pertama, masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan keagamaan. Masjid perlu terus dihidupkan melalui kegiatan salat berjemaah, gerakan Subuh berjemaah, penyediaan fasilitas ibadah yang memadai, serta gerakan kebersihan masjid dan lingkungan sekitarnya. Pengelolaan kegiatan dan infak juga perlu dilaksanakan secara transparan dan akuntabel guna menjaga kepercayaan jemaah.
Kedua, masjid sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan transformasi intelektual. Masjid didorong menjadi ruang pembelajaran Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui kajian rutin, pembinaan bacaan Al-Qur'an dan salat, pengembangan perpustakaan digital, penyediaan ruang ramah anak, serta pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pemanfaatan media sosial dan platform digital juga menjadi peluang untuk memperluas jangkauan dakwah.
Ketiga, masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Masjid diharapkan mampu berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di sekitarnya. Beberapa langkah yang dapat dikembangkan antara lain digitalisasi penghimpunan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui QRIS maupun platform digital, pengembangan unit usaha produktif, serta pendirian koperasi masjid dengan skema pembiayaan tanpa riba, seperti qardhul hasan, bagi pelaku usaha mikro dan pedagang kecil.
Keempat, masjid sebagai tempat pembinaan mental spiritual dan kepemimpinan generasi muda. Pembinaan remaja masjid menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial. Melalui halaqah, majelis ilmu, dan organisasi remaja masjid, generasi muda dapat dilatih mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta pengelolaan kegiatan, sekaligus diarahkan pada lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.
Kelima, masjid yang ramah kesehatan. Selain menjalankan fungsi ibadah dan pendidikan, masjid juga berpotensi menjadi ruang edukasi kesehatan masyarakat. Program yang dapat dikembangkan meliputi penyuluhan kesehatan, penerapan pola hidup bersih dan sehat, pemeriksaan kesehatan berkala, penyediaan fasilitas pertolongan pertama, serta kerja sama dengan pihak terkait dalam pelayanan kesehatan dan penanganan keadaan darurat.
Memakmurkan Masjid melalui Kolaborasi dan Inovasi
Dalam perspektif Islam, upaya memakmurkan masjid memiliki landasan kuat dalam Al-Qur'an. Surah At-Taubah ayat 18 menjelaskan bahwa orang-orang yang memakmurkan masjid Allah adalah mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta tidak takut selain kepada Allah SWT.
Nilai tersebut menjadi pengingat bahwa kemakmuran masjid tidak hanya diukur dari bangunan yang megah, tetapi juga dari kehidupan ibadah, aktivitas keilmuan, tata kelola yang baik, serta manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat.
Melalui inovasi manajemen dan kolaborasi dengan berbagai pihak, masjid diharapkan mampu menjadi ruang yang terbuka bagi pengembangan potensi umat. Pengelolaan yang profesional, pemanfaatan teknologi, transparansi keuangan, serta program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat menjadi unsur penting dalam mewujudkan masjid yang berdaya dan berkelanjutan.
Pelatihan Inovasi Manajemen Masjid Modern yang berlangsung pada 9–10 Oktober 2026 ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan masjid. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengelola masjid dapat mengembangkan inovasi yang tidak hanya memperkuat fungsi ibadah, tetapi juga memperluas kontribusi masjid dalam pendidikan, ekonomi, sosial, dan peningkatan kesejahteraan umat.
Dengan demikian, masjid diharapkan semakin berperan sebagai pusat peradaban Islam yang makmur, profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat luas.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, dan Meningkatkan Kesejahteraan Umat.
Berita Lainnya
Masjid Nurul Amal Babakan Jawa Terima Bantuan Sarana Keagamaan dari BAZNAS Majalengka
Korban Kebakaran di Cikidang Apresiasi Respons Pemerintah, Deden Hidayat: Baru Kali Ini Saya Merasakan Perhatian Seperti Ini
BAZNAS Majalengka Dalami Pengelolaan Bank Sampah, Jajaki Potensi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan
Menjelang Magrib, BTB BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Genteng
Stand UMKM Binaan BAZNAS Majalengka Diserbu Pembeli di Hari Santri 2026, Produk Lokal Laris Manis
BAZNAS Majalengka Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Dukung Penanganan Anak Tidak Sekolah
BTB BAZNAS Majalengka Hadir di Tengah Duka, Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Cibunut
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kebencanaan kepada Korban Kebakaran di Jatipamor, Camat Apresiasi Kepedulian Pemerintah Daerah
Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Inovasi SIGAP di BAZNAS Fundraising Forum 2026, Tanamkan Budaya Peduli Sejak Dini
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Keluarga Almarhumah Elah Hasanah di Jatipamor
Pembangunan Balai Ternak BAZNAS Majalengka Tembus 25%, Perkuat Fondasi Kemandirian Peternak
BAZNAS Majalengka Dukung Ekosistem Kreatif, Perkuat Kolaborasi untuk Daerah Lebih Berdaya
BAZNAS Majalengka Tinjau TPS 3R LKM Damar, Pelajari Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat
Ringankan Beban Petugas Pemadam Kebakaran Gunung Ciremai, BAZNAS Majalengka Salurkan 150 Paket Makanan dan Minuman
Sustini dan Wahid, Warga Werasari yang Kini Mendapat Dukungan Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →