WhatsApp Icon

Ketua BAZNAS Majalengka: Kekuatan Memaafkan Adalah Kunci Pembuka Pintu Rezeki dan Keberkahan Hidup

27/04/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Ketua BAZNAS Majalengka: Kekuatan Memaafkan Adalah Kunci Pembuka Pintu Rezeki dan Keberkahan Hidup

Dokumentasi Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA, BAZNAS – Dalam menjalani interaksi sosial sehari-hari, gesekan dan kesalahpahaman merupakan hal yang niscaya terjadi. Menanggapi fenomena tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menekankan pentingnya menanamkan sifat pemaaf sebagai fondasi spiritual yang mampu membuka pintu rezeki dari arah yang tidak terduga.

Sosok H. Agus Asri Sabana sendiri dikenal sebagai figur yang memiliki rekam jejak luas dalam penyelesaian konflik dan edukasi. Selain memimpin BAZNAS, beliau merupakan Mediator Non-Hakim Profesional yang aktif di Pengadilan Agama Majalengka. Berkat dedikasinya, beliau berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai The Best Indonesia Mediator dari Dewan Sengketa Indonesia (DSI) selama dua tahun berturut-turut hingga tahun 2025.

Tak hanya itu, pria yang juga menyandang gelar Arbiter (CPArb) ini merupakan seorang Akademisi yang mengabdi sebagai dosen tetap di Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka (UNMA). Pengalaman kepemimpinannya pun telah teruji di berbagai sektor publik, termasuk saat beliau menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka.

Esensi Memaafkan dalam Perspektif Spiritual dan Sosial

Dalam arahannya, H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa sedikitnya terdapat delapan keutamaan besar dari sikap saling memaafkan yang berdampak langsung pada kualitas hidup dan kelancaran rezeki seseorang:

  1. Bentuk Ketaatan dan Jalan Ampunan: Memaafkan adalah perintah langsung dalam Al-Qur’an. Dengan memaafkan sesama, kita memantaskan diri untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

  2. Kesehatan Mental dan Ketenangan Hati (Sakinah): Melepaskan dendam akan meringankan beban emosional, sehingga hati menjadi lebih tenang dan pikiran lebih jernih.

  3. Produktivitas melalui Pikiran Jernih: Hati yang bersih dari kebencian memungkinkan seseorang untuk lebih fokus dan produktif, yang secara otomatis mempermudah datangnya peluang rezeki dalam pekerjaan maupun usaha.

  4. Penguatan Jaringan Sosial (Silaturahmi): Hubungan yang harmonis menciptakan ekosistem pendukung yang kuat. Peluang kerja sama sering kali lahir dari hubungan yang terjaga dengan baik.

  5. Indikator Kekuatan Diri: Mengutip hadis Rasulullah SAW, beliau menegaskan bahwa orang yang kuat adalah mereka yang mampu mengendalikan diri saat marah. Memaafkan adalah puncak dari pengendalian diri tersebut.

  6. Menghindarkan Diri dari Beban Kebencian: Hidup tanpa dendam membuat langkah terasa lebih ringan dan penuh rasa syukur.

  7. Keberkahan dalam Rezeki: Rezeki bukan sekadar angka di rekening, melainkan rasa cukup dan ketenangan yang menyertainya.

  8. Investasi Jangka Panjang: Dampak positif dari memaafkan akan dirasakan secara berkelanjutan, baik dalam hubungan sosial di dunia maupun ganjaran di akhirat.

Pesan Penutup

Menutup pesannya, Ketua BAZNAS Majalengka mengingatkan kembali pentingnya menjaga ukhuwah melalui hadis riwayat Bukhari & Muslim: "Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi."

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para muzaki dan mustahik di Kabupaten Majalengka, untuk senantiasa mengedepankan sikap saling memaafkan. Dengan hati yang bersih, insya Allah keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang kita kelola akan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat," pungkasnya.


#BAZNASMajalengka #AgusAsriSabana #KeutamaanMemaafkan #PintuRezeki #MediatorTerbaik #UniversitasMajalengka #ZakatMensejahterakanUmat #MajalengkaLangkungSae

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →