WhatsApp Icon

Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Instruksikan BAZNAS Perkuat Program Beasiswa Berkelanjutan

29/04/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Instruksikan BAZNAS Perkuat Program Beasiswa Berkelanjutan

Dokumentasi BAZNAS RI

CIPUTAT – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., memberikan instruksi strategis kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memperkuat dan memperluas jangkauan program beasiswa bagi para mustahik. Langkah ini ditegaskan sebagai upaya fundamental dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi di Indonesia.

Arahan tersebut disampaikan Menag dalam forum BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 yang diselenggarakan di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (21/4/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI periode 2026–2031.

Transformasi Mustahik Melalui Pendidikan

Dalam orasi kepemimpinannya, Prof. Nasaruddin Umar menekankan bahwa kemiskinan memiliki dimensi yang luas, tidak terbatas pada kekurangan materiil semata, namun juga meliputi keterbatasan akses terhadap ilmu pengetahuan.

"Dalam filosofi Surah Al-Ma’un, kemiskinan tidak hanya soal harta, tetapi juga ilmu pengetahuan. Kita mendambakan masa depan di mana kemiskinan umat dapat teratasi melalui lahirnya generasi berilmu lewat program beasiswa yang masif," ujar Menag.

Ia menilai pemberian beasiswa hingga jenjang Perguruan Tinggi merupakan investasi strategis. Dengan bekal pendidikan yang memadai, mustahik memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidup secara mandiri dan keluar dari siklus kemiskinan yang selama ini membelenggu keluarga mereka.

Komitmen Penguatan SDM Unggul

Menanggapi arahan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyatakan kesiapan BAZNAS untuk menjadikan penguatan pendidikan sebagai pilar utama dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) mustahik.

Sodik menjelaskan bahwa program beasiswa yang terarah akan memberikan dampak ganda (multiplier effect):

  1. Kemandirian Ekonomi: Lulusan beasiswa memiliki kompetensi untuk memasuki dunia kerja profesional atau berwirausaha.

  2. Akuntabilitas Publik: Program yang berdampak nyata akan meningkatkan kepercayaan (public trust) muzaki untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

"BAZNAS optimistis dapat terus menghadirkan manfaat yang lebih luas serta berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang mampu mendorong kesejahteraan umat," pungkas Sodik.

Implementasi Daerah

Sejalan dengan arahan pusat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk menyelaraskan program-program pendayagunaan zakat di tingkat daerah dengan visi nasional tersebut. Melalui optimalisasi dana ZIS, BAZNAS Majalengka berupaya memastikan bahwa anak-anak dari keluarga mustahik di wilayah Majalengka mendapatkan akses pendidikan yang layak guna mewujudkan generasi yang mandiri dan berdaya saing.


#BAZNAS #BAZNASMajalengka #KementerianAgama #BeasiswaMustahik #ZakatTumbuhBermanfaat #PendidikanUntukSemua #PutusRantaiKemiskinan #MajalengkaLangkungSae

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →