WhatsApp Icon

Optimalkan Zakat Profesi, BAZNAS Koordinasi Data Muzaki ke Berbagai OPD

02/02/2026  |  Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I

Bagikan:URL telah tercopy
Optimalkan Zakat Profesi, BAZNAS Koordinasi Data Muzaki ke Berbagai OPD

Optimalkan Zakat Profesi, BAZNAS Koordinasi Data Muzaki ke Berbagai OPD

adan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus bergerak aktif dalam mengoptimalkan potensi zakat di sektor ASN dan karyawan publik. Hari ini, Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, S.Pd., didampingi oleh Wahyudin, M.Pd., melakukan rangkaian kunjungan koordinasi ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kunjungan maraton ini difokuskan pada sinkronisasi dan pemutakhiran data Muzaki (pembayar zakat) di lingkungan Pemerintah Daerah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS untuk memastikan pengelolaan zakat profesi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Fokus Utama: Optimalisasi Zakat Profesi

Dalam pertemuan tersebut, Uju Juhara menekankan bahwa potensi zakat profesi di kalangan ASN sangat besar, namun memerlukan integrasi data yang kuat antara instansi terkait dan BAZNAS.

"Koordinasi ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya teknis untuk memetakan kembali data Muzaki. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat profesi yang ditunaikan dapat terdata dengan baik demi kemaslahatan umat," ujar Uju Juhara.

Langkah Strategis Koordinasi

Beberapa poin utama yang dibahas dalam kunjungan ke berbagai OPD tersebut meliputi:

  • Rekonsiliasi Data: Menyelaraskan jumlah pegawai yang wajib zakat sesuai dengan nishab yang berlaku.

  • Sosialisasi Mekanisme: Memberikan edukasi terkait kemudahan pemotongan zakat melalui sistem payroll atau metode lainnya.

  • Transparansi Pelaporan: Memastikan OPD mendapatkan laporan penyaluran zakat secara berkala agar para Muzaki mengetahui dampak nyata dari dana yang mereka berikan.

Wahyudin, M.Pd., menambahkan bahwa dukungan dari pimpinan OPD sangat krusial dalam keberhasilan program ini. "Respons dari pihak OPD sangat positif. Mereka menyadari bahwa zakat profesi bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di wilayah kita," pungkasnya.

Melalui penguatan koordinasi ini, diharapkan perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari sektor profesi dapat meningkat signifikan tahun ini, sehingga program-program pendayagunaan BAZNAS bagi masyarakat kurang mampu dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat