Cahaya di Sudut Cijeruk: Kala BAZNAS Majalengka Menjemput Asa yang Terlelap
24/01/2026 | Penulis: Eman Suherman, S.Pd.I
Baznas Majalengka serahkan Bantuan Untuk Mila
Di sebuah sudut sunyi Blok Cijeruk, Desa Cicadas, waktu seolah berhenti berdetak dalam keheningan yang panjang. Di atas sebuah alas tidur yang sederhana, Mila, seorang perempuan berusia 25 tahun, menghabiskan seperempat abad usianya dengan cara yang tak biasa. Lahir prematur ke dunia yang teramat bising, Mila justru dilingkupi kesunyian; ia tak mampu berucap, tak kuasa berdiri, dan hanya bisa menatap langit-langit rumah sembari mendengarkan detak jantung ibundanya.
Namun, sunyi itu pecah oleh langkah kaki penuh kasih. BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir, membawa lebih dari sekadar bantuan fisik, melainkan sebuah pesan bahwa Mila tidak pernah sendirian dalam perjuangannya.
Sentuhan Kasih di Balik Pintu Sederhana
Diserahkan langsung oleh Kadiv Digital Fundraising & Retail, Iwan Setiawan Wawang, Bantuan berupa Sembako dari BAZNAS Majalengka di antar ke kediaman Mila. Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari amanah zakat yang dikelola dengan hati.
"Kami datang bukan hanya membawa paket sembako, tapi kami membawa doa dan pelukan hangat dari para muzakki di Majalengka. Mila adalah mutiara kesabaran yang mengajarkan kita semua arti bersyukur di tengah keterbatasan," ujar Iwan Setiawan Wawang dengan nada suara yang bergetar penuh empati.
Perjuangan 25 Tahun dalam Diam
Sejak menghirup udara pertama kali sebagai bayi prematur, takdir telah menguji Mila dengan sangat hebat. Di saat anak-anak seusianya berlari mengejar mimpi, Mila harus puas dengan duduk dan berbaring. Namun, di balik ketidakmampuannya berdiri, tersimpan keteguhan luar biasa dari sang keluarga yang merawatnya tanpa lelah selama dua setengah dekade.
Bantuan sembako yang diserahkan hari ini adalah simbol bahwa BAZNAS Majalengka terus bergerak hingga ke pelosok-pelosok desa, memastikan tak ada warga yang terlewatkan dari jangkauan kepedulian.
Zakat: Jembatan Kemanusiaan
Aksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS Majalengka untuk mentransformasikan dana zakat, infak, dan sedekah menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui divisi Digital Fundraising, BAZNAS berupaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta menjadi "tangan-tangan Tuhan" bagi mereka yang tak mampu bersuara seperti Mila.
Langkah kaki Iwan Setiawan hari ini di Desa Cicadas meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dikenang. Karena bagi Mila, kehadiran baznas adalah bukti bahwa di tengah hiruk-pikuk dunia, masih ada hati yang bersedia berhenti sejenak untuk mendengar rintihan dalam diam.
Berita Lainnya
Sinergi Kemanusiaan: BAZNAS Majalengka Salurkan 450 Paket Sembako di Safari Ramadhan Batch 6
Berburu "Golden Ticket" Langit: Menjemput Keajaiban Malam Lailatul Qadar
Menjemput Cahaya di Sepuluh Malam Terakhir: Fadhilah Tarawih Malam Ke-21 Ramadan
Dukung Prestasi Pramuka, Ketua BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Trofi untuk Kwarcab
Tegaskan Bukan Pungli, Bupati Eman Suherman Apresiasi Program SIGAP sebagai Media Edukasi Moral
Cahaya Ramadhan dari Desa Rawa: Saat Zakat Anda Menjadi Senyum bagi Jamaah Masjid Al-Hikmah

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
