WhatsApp Icon
Melalui TP.PKK Argapaura, BAZNAS Majalengka ajak pelaku usaha berinfaq untuk jalan kebermanfaatan

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Tim Pengumpulan mengajak para pelaku usaha di Kecamatan Argapura untuk menjadikan infak dan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar membangun kebermanfaatan bagi sesama.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Infak dan Sedekah bagi Pelaku Usaha yang dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Argapura. Kegiatan ini menyasar lingkungan TP PKK Kecamatan Argapura sebagai bagian dari upaya memperluas gerakan kepedulian dan budaya berbagi di tengah masyarakat.

Kegiatan dipimpin oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail, staf amil Divisi Pengumpulan, serta Ketua UPZ UMKM BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir Ketua TP PKK Kecamatan Argapura bersama perwakilan kader PKK dari 14 desa se-Kecamatan Argapura.

Mengubah Sebagian Rezeki Menjadi Manfaat

Dalam sosialisasi tersebut, BAZNAS mengajak para kader PKK untuk menjadi penggerak di lingkungan masing-masing dengan menyampaikan pentingnya infak dan sedekah kepada para pelaku usaha di setiap desa.

Pesan yang disampaikan sederhana namun penuh makna: mencari rezeki bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Sebagian rezeki yang disisihkan melalui infak dan sedekah, ketika dikelola secara amanah, diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai Islam yang mengajarkan bahwa harta yang dimiliki manusia merupakan amanah. Dengan berbagi, seorang muslim tidak hanya menumbuhkan kepedulian sosial, tetapi juga membuka ruang keberkahan dalam kehidupan.

“Bukan hanya mencari rezeki, tapi juga menjadi jalan kebaikan.”

Pesan ini menjadi semangat dalam mengajak para pelaku usaha untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi yang tidak hanya tumbuh secara materi, tetapi juga memiliki kepedulian dan kebermanfaatan sosial.

BAZNAS Buka Ruang Sinergi bagi Pelaku Usaha

Selain mengajak pelaku usaha untuk berinfak dan bersedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga membuka ruang sinergi dan pembinaan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi tersebut, para pelaku usaha dapat memperoleh dukungan dalam berbagai aspek pemberdayaan, termasuk keterlibatan dalam kegiatan atau event, fasilitasi legalitas produk, serta pengembangan program lainnya yang dapat mendukung keberlangsungan usaha dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan demikian, gerakan infak dan sedekah tidak berhenti pada aktivitas penghimpunan dana semata. Dana yang dihimpun melalui lembaga zakat diharapkan dapat dikelola secara amanah dan disalurkan kembali dalam bentuk program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kader PKK Jadi Penggerak Kebaikan di Tingkat Desa

Kehadiran perwakilan kader PKK dari 14 desa menjadi bagian penting dalam memperluas pesan kebaikan tersebut.

Para kader diharapkan dapat menjadi penghubung antara BAZNAS dengan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di wilayah masing-masing. Dengan pendekatan berbasis komunitas, edukasi mengenai infak dan sedekah diharapkan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Langkah ini sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah kecamatan, TP PKK, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial dari tingkat desa.

BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa kebaikan yang dilakukan secara bersama-sama akan melahirkan manfaat yang lebih luas. Ketika para pelaku usaha menyisihkan sebagian rezekinya, kemudian dikelola secara profesional dan amanah, manfaatnya dapat kembali kepada masyarakat melalui berbagai program BAZNAS.

Menumbuhkan Ekonomi yang Peduli

Gerakan infak dan sedekah di kalangan pelaku usaha menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga memiliki dimensi kepedulian sosial.

Pelaku usaha berinfak dan bersedekah, BAZNAS mengelola dan menyalurkan manfaatnya.

Dari sinergi tersebut diharapkan lahir kebermanfaatan yang berkesinambungan—menguatkan kepedulian, membantu sesama, sekaligus menumbuhkan semangat bahwa keberhasilan dalam mencari rezeki akan semakin bermakna ketika sebagian di antaranya menjadi jalan kebaikan.

Dengan semangat “Majalengka Langkung Sae”, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah.

Karena sejatinya, rezeki yang kita sisihkan hari ini dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal kebaikan yang insyaallah terus mengalir manfaatnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #TPPKKArgapura

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ibu Warni Terima Bantuan Sembako dari BAZNAS Majalengka Langsung di Kediamannya

MAJALENGKA — Senyum sederhana Ibu Warni menjadi bagian dari cerita kebaikan yang kembali hadir di tengah masyarakat. Warga Gang Panday RT 003/RW 013, Majalengka, tersebut menerima bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Majalengka yang diserahkan langsung di kediamannya pada Rabu pagi, 9 September 2026.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Ibu Idah Siti Hanah Mupidah, didampingi Robi Perdian Rakasiwi. Kehadiran BAZNAS secara langsung ke kediaman Ibu Warni menjadi wujud kepedulian sekaligus ikhtiar untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Ibu Warni, bantuan tersebut bukan hanya berupa kebutuhan pokok. Di balik sembako yang diterima, ada kepedulian dari para muzaki dan donatur yang menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan.

Hadir Lebih Dekat, Menyapa Mustahik

Penyaluran bantuan secara langsung menjadi salah satu bentuk pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendekatkan manfaat zakat kepada mustahik. Kehadiran di kediaman penerima manfaat juga memberikan ruang bagi BAZNAS untuk menyapa, mendengarkan, dan menghadirkan kepedulian secara lebih personal.

Bantuan sembako yang diterima Ibu Warni diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Meski sederhana, bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan sedikit ketenangan dan menguatkan semangat untuk menjalani hari-hari ke depan.

Nilai inilah yang terus diupayakan BAZNAS Kabupaten Majalengka: menjadikan zakat bukan sekadar kewajiban yang ditunaikan, tetapi juga jalan tumbuhnya kepedulian, persaudaraan, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Dari Muzaki untuk Mereka yang Membutuhkan

Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS merupakan amanah yang harus dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Di tangan mustahik, amanah tersebut diharapkan berubah menjadi manfaat yang nyata.

Kisah Ibu Warni menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar. Sebuah paket sembako yang diberikan dengan ketulusan dapat menjadi tanda bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli dan masih ada saudara yang ingin berbagi.

Dalam ajaran Islam, kepedulian kepada sesama merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim. Harta yang disisihkan melalui zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kasih sayang dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berikhtiar menghadirkan manfaat zakat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan keberkahan dari zakat, infak, dan sedekah.

Semoga bantuan yang diterima Ibu Warni membawa manfaat dan keberkahan bagi keluarganya. Semoga pula setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki dan donatur menjadi amal kebaikan yang terus mengalir pahalanya.

Karena ketika kita berbagi, ada harapan yang tumbuh. Ketika kita peduli, ada kehidupan yang terasa lebih berarti.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Zakatmu, Harapan Mereka.


#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #IbuWarni #BantuanSembako #Zakat #Infak #Sedekah #ZakatmuHarapanMereka #PeduliSesama #PeduliMustahik #BerbagiKebaikan #KebaikanUntukSesama #Majalengka #SucikanHartaKuatkanIman

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Berita Terbaru

Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan
MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial. Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik. Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam. Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan. Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan? Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain: Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal. Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat. Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi. Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam. Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang: Pemberdayaan ekonomi masyarakat Pendidikan Kesehatan Kemanusiaan Dakwah dan Advokasi Program sosial kemasyarakatan Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan. Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka Bank BJB: 0137402262100 BRI: 004601002689569 BSI: 7313997361 Mandiri: 1340000833334 BJB Syariah: 5190301001182 Layanan Informasi: ???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964 ?? Telepon: (0233) 282414 ???? Email: [email protected] ???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia
BERITA26/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan
MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri. Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar. Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi. Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya: Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana. Distribusi logistik dan kebutuhan pokok. Layanan kesehatan bagi penyintas. Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak. Penyediaan hunian sementara. Rehabilitasi fasilitas umum. Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana. Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan. Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan. Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana. Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas. Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi. Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan. Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah. Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui: Rekening Donasi: Bank BJB: 0137402262100 Bank BRI: 004601002689569 Bank BSI: 7313997361 Bank Mandiri: 1340000833334 Bank BJB Syariah: 5190301001182 Informasi dan Layanan: ???? Website Sedekah: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah ???? Website Resmi: https://kabmajalengka.baznas.go.id ???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964 ?? Telepon: (0233) 282414 ???? Email: [email protected]#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli
BERITA26/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae
Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan. Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi. Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya. "Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan. Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab. "Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya. Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas. BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI. Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional. "Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana. Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan. "Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT." H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan. Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat. Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri. Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan. "Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur
BERITA26/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026
26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional. Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut. Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. "Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy. Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut. "Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana. Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia. "BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya. Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
BERITA26/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Refleksi Hari Mangrove Sedunia: BAZNAS Kabupaten Majalengka Dorong Zakat Hijau demi Kelestarian Umat dan Lingkungan
Refleksi Hari Mangrove Sedunia: BAZNAS Kabupaten Majalengka Dorong Zakat Hijau demi Kelestarian Umat dan Lingkungan
MAJALENGKA Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) yang diperingati setiap 26 Juli, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk memperkuat implementasi Zakat Hijau (Eco-Zakat) sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan umat. Komitmen tersebut disampaikan oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka, Minggu (26/7/2026). Melalui pendekatan filantropi Islam yang berkelanjutan, BAZNAS berupaya mengintegrasikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dalam mendukung mitigasi perubahan iklim, pelestarian ekosistem, serta pemberdayaan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa pengelolaan dana umat harus mampu menjawab tantangan zaman, termasuk persoalan krisis lingkungan yang semakin nyata. "Zakat, infak, dan sedekah tidak hanya berbicara tentang pemenuhan kebutuhan pangan sesaat bagi para mustahik, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun ekosistem yang aman dan berkelanjutan bagi kelangsungan hidup mereka. Peringatan Hari Mangrove Sedunia menjadi pengingat bahwa kerusakan alam di belahan bumi mana pun dapat berdampak pada lahirnya kemiskinan struktural dan munculnya mustahik baru. Karena itu, BAZNAS Majalengka terus menggaungkan semangat Zakat Hijau sebagai solusi transformatif agar dana umat turut menjaga kelestarian bumi dan merawat kehidupan," ujar H. Agus Asri Sabana. Beliau menambahkan bahwa Islam mengajarkan manusia sebagai khalifah fil ardh (pemimpin di bumi) yang memiliki tanggung jawab memakmurkan serta menjaga keseimbangan alam. Oleh karena itu, menjaga lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan implementasi nilai-nilai maqashid syariah. Meskipun Kabupaten Majalengka tidak memiliki kawasan pesisir dan hutan mangrove, BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang bahwa kerusakan lingkungan merupakan persoalan global yang saling berkaitan antara wilayah hulu dan hilir. Degradasi lingkungan dapat memicu banjir, longsor, kekeringan, hingga menurunnya produktivitas pertanian yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan. Atas dasar itu, edukasi mengenai kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Semangat Hari Mangrove Sedunia dipandang sebagai momentum untuk menguatkan kepedulian terhadap seluruh ekosistem, termasuk menjaga kawasan resapan air, penghijauan, pengelolaan sampah, dan konservasi sumber daya alam di wilayah Majalengka. Dalam perspektif Islam, menjaga kelestarian lingkungan sejalan dengan tujuan syariat (Maqashid Syariah), khususnya menjaga kehidupan (Hifzhun Nafs) serta menjaga kelestarian lingkungan (Hifzhul Bi'ah). Alam merupakan amanah Allah SWT yang harus dimanfaatkan secara bijaksana demi kemaslahatan generasi saat ini maupun generasi yang akan datang. Sebagai implementasi nyata dari semangat Eco-Zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengembangkan berbagai program berbasis filantropi lingkungan, antara lain penguatan tata kelola sampah bernilai ekonomi di kawasan wisata lokal, penghijauan melalui program donasi lingkungan, serta pengembangan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang mendukung keberlanjutan ekosistem. Melalui optimalisasi dana infak, sedekah, dan zakat yang produktif, program-program tersebut diharapkan mampu menjaga kawasan resapan air, meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sehingga mampu memutus rantai kemiskinan berbasis kerusakan lingkungan. Momentum Hari Mangrove Sedunia juga menjadi pengingat bahwa menjaga bumi merupakan bagian dari tanggung jawab kolektif seluruh umat manusia. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur'an: "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya." (QS. Al-A'raf: 56). Semangat inilah yang menjadi landasan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengembangkan program-program zakat yang tidak hanya mengentaskan kemiskinan, tetapi juga menjaga keberlanjutan alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.#HariMangroveSedunia #InternationalDayForTheConservationOfTheMangroveEcosystem #ZakatHijau #EcoZakat #BAZNAS #BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #FilantropiIslam #PelestarianLingkungan #MaqashidSyariah #HifzhulBiah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #MajalengkaReligius #IndonesiaHijau #ZakatUntukLingkungan #SedekahHijau #InfakProduktif #MerawatBumiMerawatUmat
BERITA26/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Hari Puisi Indonesia, BAZNAS Kabupaten Majalengka Ajak Teladani Nilai Keislaman dan Kemanusiaan Chairil Anwar
Hari Puisi Indonesia, BAZNAS Kabupaten Majalengka Ajak Teladani Nilai Keislaman dan Kemanusiaan Chairil Anwar
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memperingati Hari Puisi Indonesia yang diperingati setiap 26 Juli sebagai momentum mengenang kelahiran penyair besar Indonesia Chairil Anwar, sekaligus mengajak masyarakat meneladani nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan semangat literasi yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Semangat tersebut sejalan dengan visi BAZNAS dalam membangun masyarakat yang religius, peduli, dan berdaya melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Peringatan Hari Puisi Indonesia tidak hanya menjadi penghormatan terhadap kontribusi Chairil Anwar bagi perkembangan sastra nasional, tetapi juga menjadi sarana refleksi bahwa karya sastra dapat menjadi media dakwah, pendidikan karakter, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Chairil Anwar lahir di Medan pada 26 Juli 1922 dari pasangan Toeloes dan Saleha. Keluarganya berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat, yang dikenal memiliki tradisi Islam yang kuat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Sejak kecil, Chairil tumbuh dalam lingkungan keluarga Muslim yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, pendidikan, serta budaya yang berpijak pada falsafah "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah". Latar belakang tersebut membentuk karakter dan kepekaan batinnya terhadap kehidupan, kemanusiaan, serta pencarian makna yang kemudian banyak tercermin dalam karya-karyanya. Meskipun dikenal sebagai penyair Angkatan '45 yang memiliki gaya ekspresif dan modern, berbagai puisinya juga memperlihatkan refleksi spiritual, pergulatan batin, serta hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bahwa sastra dapat menjadi sarana untuk mendekatkan manusia kepada nilai-nilai moral, kebajikan, dan kepedulian terhadap sesama. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa semangat Chairil Anwar patut menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda, untuk terus berkarya dengan tetap menjunjung tinggi akhlak, nilai keislaman, serta kepedulian sosial. "Sebagai seorang Muslim yang lahir dan dibesarkan dalam keluarga Minangkabau yang religius, Chairil Anwar mewariskan semangat berpikir, berkarya, dan mencintai kemanusiaan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan misi BAZNAS dalam membangun masyarakat yang beriman, berilmu, dan saling peduli melalui zakat." BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa literasi dan kepedulian sosial merupakan dua pilar penting dalam membangun peradaban. Puisi mengasah kepekaan hati, sedangkan zakat menjadi wujud nyata kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Keduanya saling melengkapi dalam membentuk pribadi yang berkarakter dan bermanfaat bagi umat. Melalui peringatan Hari Puisi Indonesia tahun ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menghidupkan budaya membaca, menulis, dan berkarya sebagai bagian dari ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa. Semangat yang diwariskan Chairil Anwar hendaknya menjadi inspirasi untuk menghadirkan karya-karya yang membawa manfaat, memperkuat ukhuwah, serta menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. #HariPuisiIndonesia #ChairilAnwar #BAZNAS #BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #LiterasiIslam #SastraIndonesia #BudayaLiterasi #ZakatUntukUmat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #IndonesiaBerzakat
BERITA26/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Membayar Zakat Melalui BAZNAS Resmi Lebih Aman, Transparan, dan Tepat Sasaran
Membayar Zakat Melalui BAZNAS Resmi Lebih Aman, Transparan, dan Tepat Sasaran
MAJALENGKA, 25 Juli 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga zakat resmi yang telah memiliki legalitas pemerintah. Langkah ini memberikan jaminan bahwa dana zakat dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, serta disalurkan kepada mustahik yang berhak sesuai ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui sistem pengelolaan yang terstandar, BAZNAS memastikan seluruh dana zakat dihimpun, dicatat, dikelola, dan didistribusikan secara bertanggung jawab. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar para mustahik, zakat juga dioptimalkan untuk mendukung program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Legalitas Menjadi Jaminan Kepercayaan Muzaki Salah satu alasan utama masyarakat dianjurkan membayar zakat melalui lembaga resmi adalah adanya jaminan legalitas. Lembaga zakat yang memperoleh izin pemerintah memiliki kewajiban menjalankan pengelolaan zakat sesuai regulasi dan diawasi secara berkala. Dengan demikian, para muzaki memperoleh kepastian bahwa dana yang mereka titipkan dikelola secara amanah, profesional, serta disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat sebagaimana diatur dalam syariat Islam. Transparansi Pengelolaan dan Penyaluran Zakat BAZNAS menerapkan prinsip transparansi dalam setiap tahapan pengelolaan zakat. Mulai dari proses penghimpunan, pencatatan, pengelolaan hingga pendistribusian dilakukan secara akuntabel. Penyaluran zakat dilaksanakan berdasarkan proses pendataan, survei, dan verifikasi sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai mustahik. Selain bantuan konsumtif, dana zakat juga dimanfaatkan untuk berbagai program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Layanan Digital Permudah Pembayaran Zakat Kemajuan teknologi turut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat. BAZNAS menghadirkan layanan digital yang memungkinkan pembayaran zakat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menghitung besaran zakat menggunakan kalkulator zakat, memilih jenis zakat yang akan ditunaikan, melakukan pembayaran melalui berbagai metode seperti transfer bank maupun dompet digital, serta memperoleh bukti pembayaran secara praktis dan aman. Cara Mudah Membayar Zakat Melalui BAZNAS Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, BAZNAS menyediakan alur pembayaran zakat yang sederhana, yaitu: Mengakses website atau aplikasi resmi BAZNAS. Memilih jenis zakat yang akan ditunaikan. Menggunakan Kalkulator Zakat atau memasukkan nominal zakat. Mengisi data diri. Memilih metode pembayaran yang tersedia. Melakukan pembayaran dan menyimpan bukti transaksi. Dengan kemudahan tersebut, masyarakat dapat menunaikan kewajiban zakat secara cepat, nyaman, dan sesuai syariat. Mari tunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai lembaga resmi pemerintah yang amanah, profesional, transparan, dan akuntabel. Setiap zakat yang Anda tunaikan akan dikelola sesuai syariat Islam dan disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Salurkan Zakat Anda Melalui: ???? Bank BJB : 0137402262100 ???? Bank BRI : 004601002689569 ???? Bank BSI : 7313997361 ???? Bank Mandiri : 1340000833334 ???? Bank BJB Syariah : 5190301001182 Informasi dan Layanan Muzakki ???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah ???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964 ?? Telepon: (0233) 282414 ???? Email: [email protected] "Tunaikan Zakat, Tebarkan Manfaat, Wujudkan Majalengka Langkung Sae Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka." #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #AyoBerzakat #BayarZakat #ZakatOnline #ZakatBerkah #ZakatAmanah #LembagaZakatResmi #Muzaki #Mustahik #BerbagiKebaikan #Sedekah #Infak #CintaZakat #UntukNegeri
BERITA25/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Cara Menghitung Zakat Usaha Online dan Toko Digital, Panduan Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka
Cara Menghitung Zakat Usaha Online dan Toko Digital, Panduan Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka
Majalengka, 25 Juli 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak para pelaku usaha online, pemilik toko digital, serta pebisnis yang berjualan melalui marketplace, media sosial, maupun website untuk memahami tata cara menghitung zakat usaha sesuai ketentuan syariat Islam. Edukasi ini bertujuan agar para pelaku usaha dapat menunaikan kewajiban zakat secara benar ketika usaha telah memenuhi syarat nisab dan haul. Seiring pesatnya perkembangan perdagangan digital di Indonesia, semakin banyak masyarakat memperoleh penghasilan dari aktivitas jual beli secara daring. Meskipun dilakukan melalui platform digital, kewajiban zakat tetap berlaku sebagaimana zakat perdagangan konvensional apabila nilai harta usaha telah mencapai nisab yang setara dengan 85 gram emas dan dimiliki selama satu tahun hijriah (haul). Besaran zakat yang wajib ditunaikan adalah 2,5 persen dari harta bersih usaha. Usaha Online Termasuk Objek Zakat Perdagangan Dalam ketentuan zakat perdagangan, seluruh bentuk usaha yang bergerak dalam aktivitas jual beli barang maupun jasa, baik melalui marketplace, media sosial, website, aplikasi digital, maupun platform e-commerce lainnya, termasuk dalam kategori usaha yang dapat dikenai zakat apabila memenuhi persyaratan syariat. Zakat usaha dihitung berdasarkan nilai harta bersih usaha pada akhir periode perhitungan, bukan semata-mata dari omzet penjualan. Komponen Harta yang Dihitung Agar perhitungan zakat dilakukan secara tepat, pelaku usaha perlu memperhatikan beberapa komponen berikut: Kas dan saldo rekening usaha, yaitu seluruh dana yang digunakan dalam operasional bisnis. Persediaan barang, yaitu stok barang yang siap dipasarkan atau dijual. Piutang yang dapat ditagih, yakni piutang yang memiliki kemungkinan besar untuk dibayarkan. Utang jangka pendek, yaitu kewajiban yang telah jatuh tempo atau harus segera dilunasi dan dapat dikurangkan dari total aset usaha. Rumus Menghitung Zakat Usaha Perhitungan zakat usaha menggunakan rumus berikut: Zakat Usaha = (Kas + Persediaan Barang + Piutang Lancar − Utang Jangka Pendek) × 2,5% Perhitungan dilakukan setelah dipastikan bahwa nilai harta bersih usaha telah mencapai nisab sesuai harga emas yang berlaku. Contoh Perhitungan Sebagai ilustrasi, seorang pemilik toko online memiliki kondisi keuangan pada akhir tahun hijriah sebagai berikut: Kas dan saldo rekening usaha: Rp40.000.000 Persediaan barang: Rp90.000.000 Piutang yang dapat ditagih: Rp20.000.000 Utang jangka pendek: Rp30.000.000 Maka harta bersih usaha dihitung sebagai berikut: Rp40.000.000 + Rp90.000.000 + Rp20.000.000 − Rp30.000.000 = Rp120.000.000 Apabila jumlah tersebut telah mencapai nisab berdasarkan nilai 85 gram emas, maka zakat yang wajib ditunaikan adalah: Rp120.000.000 × 2,5% = Rp3.000.000 Sebaliknya, apabila seorang pelaku usaha digital memiliki harta bersih usaha sebesar Rp75.000.000 dan nilainya belum mencapai nisab yang berlaku, maka zakat usaha belum diwajibkan. Meski demikian, pemilik usaha tetap dianjurkan memperbanyak infak dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama. Cara Membayar Zakat Usaha Setelah mengetahui besaran zakat yang harus ditunaikan, pelaku usaha dapat menyalurkannya melalui layanan BAZNAS dengan langkah-langkah berikut: Menghitung total harta bersih usaha pada akhir tahun hijriah. Memastikan harta usaha telah memenuhi nisab dan haul. Menghitung zakat sebesar 2,5 persen dari harta yang wajib dizakati. Menunaikan zakat melalui Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka atau layanan pembayaran zakat digital yang tersedia. Menyimpan bukti pembayaran sebagai dokumentasi. Untuk mempermudah proses perhitungan, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Kalkulator Zakat BAZNAS agar hasil penghitungan lebih praktis, akurat, dan sesuai ketentuan syariat. Zakat Menjadi Jalan Keberkahan Usaha Menunaikan zakat usaha merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah yang dikelola oleh BAZNAS. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh pelaku usaha online dan bisnis digital untuk membiasakan menghitung serta menunaikan zakat secara rutin sebagai bagian dari tata kelola usaha yang profesional, amanah, dan penuh keberkahan.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #ZakatUsaha #ZakatPerdagangan #ZakatOnline #BisnisDigital #Marketplace #UMKM #EkonomiSyariah #CintaZakat #BerkahDenganZakat #ZakatMenyejahterakanUmat
BERITA25/07/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Zakat Perdagangan Dihitung dari Omzet atau Keuntungan? Ini Penjelasan Resmi BAZNAS
Zakat Perdagangan Dihitung dari Omzet atau Keuntungan? Ini Penjelasan Resmi BAZNAS
Penulis: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Tanggal: 25 Juli 2026 MAJALENGKA – Masih banyak pelaku usaha yang bertanya apakah zakat perdagangan dihitung berdasarkan omzet penjualan atau keuntungan usaha. Menjawab pertanyaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa zakat perdagangan tidak dihitung dari omzet maupun keuntungan semata, melainkan dari nilai harta dagang bersih yang telah memenuhi nisab dan haul sesuai ketentuan syariat Islam. Ketentuan tersebut menjadi pedoman bagi pelaku usaha, baik perusahaan maupun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar dapat menunaikan zakat secara benar, tepat, dan sesuai dengan prinsip syariah. Zakat Perdagangan Berdasarkan Harta Dagang Bersih Zakat perdagangan merupakan zakat yang dikenakan atas harta yang digunakan dalam kegiatan jual beli dengan tujuan memperoleh keuntungan. Objek zakat mencakup seluruh aset usaha yang berkaitan langsung dengan aktivitas perdagangan. Kewajiban zakat berlaku apabila nilai harta usaha telah mencapai nisab setara 85 gram emas dan dimiliki selama satu tahun hijriah (haul). Besaran zakat yang wajib dikeluarkan adalah 2,5 persen dari harta yang wajib dizakati. Dengan demikian, dasar perhitungan zakat bukanlah besarnya omzet penjualan ataupun laba usaha, tetapi nilai kekayaan usaha yang dimiliki pada akhir periode perhitungan. Komponen Harta Dagang yang Dihitung Dalam menghitung zakat perdagangan, pelaku usaha perlu menjumlahkan seluruh aset usaha yang termasuk harta dagang, kemudian mengurangi kewajiban jangka pendek. Komponen tersebut meliputi: Kas dan saldo rekening usaha. Persediaan barang dagangan yang siap dijual. Piutang yang dapat ditagih. Dikurangi utang usaha jangka pendek yang harus segera dibayarkan. Komponen-komponen tersebut menjadi dasar untuk menentukan nilai harta bersih yang akan dikenakan zakat apabila telah memenuhi nisab. Omzet dan Keuntungan Bukan Dasar Perhitungan Omzet merupakan total nilai penjualan selama periode tertentu, sedangkan keuntungan adalah selisih antara pendapatan dengan biaya operasional. Keduanya bukan menjadi dasar langsung dalam menghitung zakat perdagangan. Yang menjadi acuan adalah nilai harta bersih usaha pada akhir tahun hijriah, yaitu total aset usaha setelah dikurangi kewajiban jangka pendek. Rumus Perhitungan Zakat Perdagangan Secara umum, zakat perdagangan dihitung menggunakan rumus berikut: Zakat Perdagangan = (Kas + Persediaan Barang + Piutang yang Dapat Ditagih − Utang Jangka Pendek) × 2,5% Sebelum menghitung zakat, pelaku usaha perlu memastikan bahwa nilai harta bersih telah mencapai nisab sesuai harga emas yang berlaku. Contoh Perhitungan Zakat UMKM Sebagai ilustrasi, seorang pelaku usaha kuliner memiliki kondisi keuangan pada akhir tahun hijriah sebagai berikut: Kas usaha: Rp25.000.000 Persediaan bahan dan produk: Rp60.000.000 Piutang pelanggan: Rp15.000.000 Utang usaha jangka pendek: Rp20.000.000 Perhitungan harta bersih: Rp25.000.000 + Rp60.000.000 + Rp15.000.000 − Rp20.000.000 = Rp80.000.000 Apabila nilai tersebut telah mencapai nisab, maka zakat yang wajib ditunaikan adalah: Rp80.000.000 × 2,5% = Rp2.000.000 Contoh lainnya, sebuah toko online memperoleh omzet sebesar Rp500.000.000 dalam satu tahun. Setelah dihitung, harta bersih usaha hanya Rp90.000.000. Dalam kondisi tersebut, zakat bukan dihitung dari omzet Rp500.000.000, melainkan dari harta bersih Rp90.000.000, selama memenuhi nisab dan haul. BAZNAS Ajak Pelaku Usaha Menunaikan Zakat dengan Benar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh pelaku usaha untuk memahami mekanisme perhitungan zakat perdagangan sesuai syariat agar zakat yang ditunaikan tepat sasaran dan bernilai ibadah. Untuk mempermudah proses perhitungan, masyarakat dapat memanfaatkan kalkulator zakat BAZNAS. Setelah mengetahui besaran zakat yang wajib ditunaikan, pembayaran zakat dapat dilakukan melalui layanan resmi BAZNAS sehingga dana zakat dapat dikelola secara amanah, profesional, dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan kemanusiaan. Dengan menunaikan zakat secara benar, pelaku usaha tidak hanya menyucikan harta, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.#ZakatPerdagangan #ZakatUsaha #ZakatUMKM #EdukasiZakat #BAZNAS #BAZNASMajalengka #ZakatMenyucikanHarta #EkonomiSyariah #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BerkahDenganZakat #CintaZakat #MenunaikanZakat #IndonesiaBerzakat
BERITA25/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Ucapkan Selamat Hari Lahir Program Keluarga Harapan (PKH) ke-19, Perkuat Sinergi Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Majalengka Ucapkan Selamat Hari Lahir Program Keluarga Harapan (PKH) ke-19, Perkuat Sinergi Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Program Keluarga Harapan (PKH) ke-19 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata program pemerintah tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga prasejahtera di Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan. Selama hampir dua dekade, Program Keluarga Harapan (PKH) telah menjadi salah satu program strategis pemerintah yang memberikan manfaat bagi jutaan keluarga melalui peningkatan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial. Lebih dari sekadar bantuan sosial, PKH juga menjadi sarana pemberdayaan keluarga agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, produktif, sehat, dan berdaya saing. BAZNAS Kabupaten Majalengka menilai bahwa keberhasilan pembangunan kesejahteraan masyarakat membutuhkan sinergi yang kuat dari berbagai pihak. Oleh karena itu, peringatan Hari Lahir PKH ke-19 menjadi momentum untuk terus mempererat kolaborasi dalam membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi. Berbagai program tersebut diharapkan dapat berjalan selaras dengan program-program pemerintah sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat. Melalui semangat Hari Lahir PKH ke-19, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Setiap kebaikan yang ditunaikan akan menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Majalengka yang semakin maju, religius, dan sejahtera. Sinergi yang erat antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh lapisan masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh umat.
BERITA25/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Korban Musibah Robohnya Videotron Akibat Angin Kencang
BAZNAS Kabupaten Majalengka Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Korban Musibah Robohnya Videotron Akibat Angin Kencang
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Wini Apriyanti (18) , warga Desa Hegarmanah, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, yang menjadi korban dalam musibah robohnya videotron atau papan reklame akibat angin kencang pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB . Peristiwa tersebut terjadi ketika almarhumah sedang dalam perjalanan pulang bekerja dari salah satu perusahaan garmen di Kabupaten Majalengka. Musik yang dipicu cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan robohnya sebuah videotron atau papan reklame hingga menimpa korban. Segenap Pimpinan, Pelaksana, dan Amil BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa duka yang mendalam serta mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Musik ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dipicu cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Keselamatan diri hendaknya menjadi prioritas dengan menghindari berteduh atau melintas di sekitar pohon besar, baliho, papan reklame, maupun bangunan yang berpotensi roboh ketika kondisi cuaca memburuk. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.” (QS. Al-Baqarah : 156) BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini. Semoga setiap musikbah menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amal saleh, serta saling menguatkan dalam semangat kepedulian dan ukhuwah sesama. Ajakan Berzakat, Infak, dan Sedekah Di tengah berbagai musikbah yang menimpa saudara-saudara kita, mari wujudkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah. Setiap bantuan yang disalurkan akan menjadi ikhtiar menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka: Bank BJB 0137402262100 a.n. BAZNAS Kabupaten Majalengka “Zakat Menenangkan Muzaki, Membahagiakan Mustahik.”#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #PrayForMajalengka #Belasungkawa #Innalillahi #MusibahMajalengka #CuacaEkstrem #PeduliSesama #Zakat #Infak #Sedekah
BERITA25/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia Tebar Senyum untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa Melalui Program Back To School 2026
BAZNAS Majalengka Bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia Tebar Senyum untuk 100 Anak Yatim dan Dhuafa Melalui Program Back To School 2026
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad) Berlandaskan semangat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa melalui Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026. Program kolaborasi tersebut memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada 100 anak yatim dan dhuafa jenjang SMP/MTs yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Majalengka sebagai bekal menyambut tahun ajaran baru. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga filantropi Islam dalam menghadirkan keberkahan serta memperkuat ikhtiar membangun generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlakul karimah. Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, Wakil Bupati Majalengka, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, para Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, jajaran CSR PT Diamond Internasional Indonesia, serta para tamu undangan lainnya. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka dan CSR PT Diamond Internasional Indonesia yang telah mempercayakan BAZNAS sebagai mitra dalam menyalurkan manfaat kepada masyarakat. Menurutnya, Program Back To School merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sekolah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menumbuhkan semangat belajar sehingga kelak menjadi generasi yang berilmu, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi umat. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 100 anak yatim dan dhuafa menerima bantuan berupa tas sekolah, alat tulis, sarung bagi peserta laki-laki, mukena bagi peserta perempuan, serta handuk, dengan nilai bantuan sekitar Rp400.000,- untuk setiap penerima manfaat. Lebih dari sekadar bantuan materi, paket perlengkapan sekolah tersebut menjadi simbol kasih sayang umat kepada anak-anak yatim. Sebagaimana sabda Rasulullah ? bahwa orang yang memelihara anak yatim akan berada dekat dengan beliau di surga, semangat inilah yang terus menjadi inspirasi bagi BAZNAS dalam menjalankan amanah umat. Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman memberikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka yang terus menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Bupati menilai langkah BAZNAS membangun kolaborasi bersama perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Majalengka merupakan terobosan yang patut dicontoh karena mampu memperluas manfaat program sosial bagi masyarakat. Menurut beliau, sinergi seperti inilah yang akan melahirkan semakin banyak "kasaean-kasaean" atau berbagai bentuk kebaikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat Majalengka. Beliau juga menyampaikan doa dan harapan agar PT Diamond Internasional Indonesia senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah SWT, semakin maju, semakin berkembang, dan terus istiqamah dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa BAZNAS akan terus menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan para muzaki, munfik, perusahaan, lembaga, dan seluruh elemen masyarakat dengan para mustahik. BAZNAS membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya kepada pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, maupun para dermawan agar bersama-sama menghadirkan program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dakwah, kemanusiaan, dan sosial. Sebab, semakin banyak tangan yang bergandengan, semakin luas pula kebermanfaatan yang dapat dirasakan masyarakat. Beliau juga berharap kolaborasi bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja, melainkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan yang mampu menginspirasi perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Majalengka untuk bersama-sama membangun masyarakat melalui program-program sosial yang berdampak nyata. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh kegembiraan melalui sesi games interaktif yang dipandu oleh tim PT Diamond Internasional Indonesia. Tawa ceria anak-anak yatim dan dhuafa memenuhi ruangan saat mereka mengikuti berbagai permainan edukatif yang telah disiapkan. Keceriaan tersebut menjadi pelengkap kebahagiaan setelah menerima bantuan perlengkapan sekolah. Sebagai penutup, seluruh peserta, tamu undangan, jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS Kabupaten Majalengka, perwakilan CSR PT Diamond Internasional Indonesia, serta anak-anak penerima manfaat melakukan foto bersama sebagai simbol ukhuwah, kebersamaan, dan komitmen untuk terus menebarkan manfaat bagi sesama. Melalui Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya bahwa zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga menjadi kekuatan pemberdayaan umat. Ketika zakat dikelola secara amanah dan kolaboratif, maka ia mampu menghadirkan harapan, membuka jalan pendidikan, menguatkan persaudaraan, serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya menuju Majalengka Langkung Sae. "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa." (QS. Al-Ma'idah: 2) Semoga setiap langkah kebaikan yang dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, serta Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada seluruh muzaki, munfik, para mitra, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan senyum bagi anak-anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Majalengka.#BAZNASMajalengka #BackToSchool2026 #AnakYatim #Dhuafa #CSRDiamondInternasionalIndonesia #Pendidikan #Zakat #Infak #Sedekah #KolaborasiKebaikan #FilantropiIslam #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #MajalengkaReligius #MajalengkaBerbagi #BerkahUntukSesama #MenebarManfaat #BAZNASRI
BERITA24/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hari Perawatan Diri Internasional 2026: Menjaga Diri adalah Amanah, Berbagi kepada Sesama adalah Ibadah
Hari Perawatan Diri Internasional 2026: Menjaga Diri adalah Amanah, Berbagi kepada Sesama adalah Ibadah
MAJALENGKA – Setiap tanggal 24 Juli, dunia memperingati Hari Perawatan Diri Internasional (International Self-Care Day) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan fisik, mental, spiritual, dan sosial merupakan bagian penting dari kualitas hidup. Tanggal 24/7 dipilih sebagai simbol bahwa perawatan diri perlu dilakukan 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Dalam perspektif Islam, menjaga kesehatan dan kebugaran bukan hanya menjadi kebutuhan pribadi, tetapi juga merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Tubuh yang sehat akan lebih siap menjalankan ibadah, bekerja secara produktif, serta memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengajak masyarakat menjadikan Hari Perawatan Diri Internasional sebagai pengingat untuk membangun gaya hidup yang sehat sekaligus memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. "Menjaga kesehatan diri adalah ikhtiar yang dianjurkan dalam Islam. Namun, kepedulian terhadap sesama juga merupakan bagian dari ibadah. Ketika Allah SWT memberikan rezeki yang cukup kepada kita, maka tunaikanlah zakat dan perbanyaklah infak serta sedekah agar keberkahan hidup semakin bertambah dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan," ujar H. Agus Asri Sabana. Konsep self-care tidak hanya mencakup olahraga, pola makan bergizi, istirahat yang cukup, serta menjaga kesehatan mental, tetapi juga membangun hubungan sosial yang harmonis dan memperkuat nilai-nilai spiritual. Islam mengajarkan bahwa kesehatan jasmani dan rohani harus berjalan seimbang, termasuk dengan membersihkan harta melalui zakat dan membiasakan diri berbagi kepada sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari perawatan diri yang utuh. Ketika seseorang membantu fakir miskin, anak yatim, dhuafa, lansia, maupun masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan melalui zakat, infak, dan sedekah, maka bukan hanya penerima manfaat yang memperoleh pertolongan, tetapi juga tumbuh ketenangan hati, rasa syukur, serta kebahagiaan bagi para muzaki. Melalui berbagai program unggulan seperti Majalengka Sehat, Majalengka Peduli, Majalengka Cerdas, Majalengka Mandiri, dan Majalengka Taqwa, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki disalurkan secara amanah, transparan, dan profesional untuk membantu meningkatkan kesejahteraan umat di berbagai bidang. Momentum Hari Perawatan Diri Internasional ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan merupakan amanah yang harus dipelihara, sementara berbagi kepada sesama adalah investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir. Dengan tubuh yang sehat, hati yang tenang, serta semangat berbagi, diharapkan terwujud masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera, berdaya, dan penuh keberkahan. Mari Wujudkan Kepedulian Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, ASN, pelaku usaha, dan para dermawan untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: ???? BJB: 0137402262100???? BRI: 004601002689569???? BSI: 7313997361???? Mandiri: 1340000833334???? BJB Syariah: 5190301001182 Layanan Donasi Online:???? https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah Informasi dan Layanan Muzakki:???? WhatsApp: 0821-2416-9964?? Telepon: (0233) 282414???? Email: [email protected]???? Website Resmi: https://kabmajalengka.baznas.go.id Mari sucikan harta, kuatkan kepedulian, dan hadirkan kebahagiaan bagi sesama. Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, zakat yang Anda tunaikan menjadi solusi untuk mewujudkan Majalengka yang lebih sejahtera, mandiri, dan penuh keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BaznasMajalengka #BaznasRI #HariPerawatanDiriInternasional #InternationalSelfCareDay #SelfCare #JagaKesehatan #Zakat #Infak #Sedekah #BerbagiKebaikan #MajalengkaSehat #MajalengkaPeduli #CintaSedekah #ZakatBerkah #SedekahMembawaBahagia
BERITA24/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Jumat Berkah, Momentum Menebar Kebaikan dan Meraih Keberkahan Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka
Jumat Berkah, Momentum Menebar Kebaikan dan Meraih Keberkahan Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA – Jumat merupakan hari yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Pada hari yang penuh berkah ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Jumat Berkah dengan memperbanyak amal saleh, khususnya melalui penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada mereka yang membutuhkan. Ajakan ini ditujukan kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kabupaten Majalengka, agar menjadikan hari Jumat sebagai kesempatan memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi. Penyaluran ZIS melalui BAZNAS memastikan amanah para muzaki dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa sedekah bukan hanya membantu meringankan beban saudara yang membutuhkan, tetapi juga menjadi investasi amal yang memberikan manfaat bagi pemberi maupun penerima. "Hari Jumat merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan berbagi. Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka, setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan akan disalurkan kepada mustahik melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah," ujarnya. Berbagai program yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Majalengka telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari bantuan biaya pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa, bantuan kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, bantuan kemanusiaan bagi korban musibah, hingga santunan bagi fakir miskin, lansia, serta penyandang disabilitas. Momentum Jumat Berkah juga menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan sekecil apa pun memiliki nilai yang besar di sisi Allah SWT. Dengan menyisihkan sebagian rezeki yang dimiliki, masyarakat turut berkontribusi dalam membangun kehidupan yang lebih sejahtera, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menjadi lembaga pengelola zakat yang amanah, profesional, akuntabel, dan transparan sesuai ketentuan syariat Islam serta peraturan perundang-undangan. Kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat. Melalui semangat Jumat Berkah, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menunda kebaikan. Jadikan setiap Jumat sebagai momentum memperbanyak sedekah, memperkuat kepedulian, serta menghadirkan harapan baru bagi saudara-saudara yang membutuhkan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka Rekening Resmi: ???? Bank BJB : 0137402262100 ???? Bank BRI : 004601002689569 ???? Bank BSI : 7313997361 ???? Bank Mandiri : 1340000833334 ???? Bank BJB Syariah : 5190301001182 Informasi dan Layanan Muzaki ???? Website Sedekah https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah ???? Portal Resmi https://kabmajalengka.baznas.go.id ???? Layanan Muzakki (WhatsApp) 0821-2416-9964 ?? Telepon (0233) 282414 ???? Email [email protected] Mari jadikan Jumat Berkah sebagai kebiasaan baik untuk berbagi kepada sesama. Insya Allah, setiap rupiah yang disedekahkan menjadi jalan hadirnya keberkahan rezeki, ketenangan hati, dan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.#JumatBerkah #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SedekahJumat #Infak #Zakat #BerbagiKebaikan #AyoBerzakat #ZIS #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #CintaSedekah #BerkahBerbagi #MenebarKebaikan
BERITA24/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka: Kolaborasi Adalah Jalan Menghadirkan Keberkahan dan Membangun Generasi Masa Depan
Ketua BAZNAS Majalengka: Kolaborasi Adalah Jalan Menghadirkan Keberkahan dan Membangun Generasi Masa Depan
Majalengka, 24 juli 2026"Sesungguhnya Allah akan selalu menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya." (HR. Muslim). Nilai luhur inilah yang menjadi ruh dalam pelaksanaan Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School Tahun 2026, hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia. Pada kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kolaborasi sebagai kekuatan dalam menghadirkan keberkahan dan kesejahteraan bagi umat. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan yang penuh manfaat tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Majalengka beserta Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, serta CSR PT Diamond Internasional Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap anak-anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Majalengka. Menurutnya, kehadiran Pemerintah Kabupaten Majalengka merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti dalam memperkuat ekosistem zakat, filantropi Islam, dan gerakan sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain, sinergi bersama dunia usaha menjadi bukti bahwa kepedulian sosial akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar apabila dilakukan secara bersama-sama. Ketua BAZNAS menjelaskan bahwa Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School Tahun 2026 diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Masih banyak keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sekolah putra-putrinya. Oleh sebab itu, BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan agar anak-anak tetap memiliki kesempatan belajar dengan penuh semangat dan optimisme. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 100 anak yatim dan dhuafa tingkat SMP/MTs menerima bantuan perlengkapan sekolah berupa tas sekolah, alat tulis, sarung untuk peserta laki-laki, mukena untuk peserta perempuan, serta handuk, dengan nilai bantuan sekitar Rp400.000 bagi setiap penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan menjadi penyemangat agar mereka terus menuntut ilmu dan meraih cita-cita. Lebih jauh, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan para muzaki, munfik, perusahaan, dan para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, amanah pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya harus mampu menghadirkan manfaat yang luas serta berkelanjutan bagi umat. Beliau menuturkan bahwa BAZNAS membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya kepada pemerintah, perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga seluruh masyarakat yang memiliki kepedulian sosial. Semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat. "Karena kami meyakini bahwa kebaikan akan menjadi lebih besar apabila dikerjakan bersama," menjadi pesan utama yang disampaikan Ketua BAZNAS dalam sambutannya. Beliau juga menjelaskan bahwa program-program yang dijalankan BAZNAS tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif sesaat, tetapi diarahkan sebagai bentuk pemberdayaan yang berkelanjutan. Pengelolaan zakat difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi umat, dakwah, kemanusiaan, serta kesejahteraan masyarakat sesuai dengan ketentuan syariat Islam bagi delapan golongan penerima manfaat (8 asnaf). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga mengajak seluruh unsur pemerintah, perusahaan, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Kabupaten Majalengka untuk terus memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial. Menurutnya, BAZNAS siap menjadi mitra strategis bagi siapa pun yang ingin menghadirkan program-program kemaslahatan umat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan. Secara khusus, beliau berharap kolaborasi bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia tidak berhenti pada kegiatan Back To School saja, tetapi terus berlanjut menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Majalengka untuk turut mengambil bagian dalam membangun masyarakat melalui program-program sosial yang berdampak nyata. Mengakhiri sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh hadirin menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat, infak dan sedekah sebagai budaya kepedulian, serta kolaborasi sebagai kekuatan bersama dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya. "Mari kita jadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan, infak dan sedekah sebagai budaya kepedulian, serta kolaborasi sebagai kekuatan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, lebih mandiri, lebih berdaya, dan bersama-sama mengantarkan Kabupaten Majalengka menuju Majalengka Langkung Sae," tutupnya.
BERITA24/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Bupati Majalengka Apresiasi Sinergi BAZNAS dan CSR PT Diamond, Dorong Semakin Banyak "Kasaean-Kasaean" untuk Masyarakat
Bupati Majalengka Apresiasi Sinergi BAZNAS dan CSR PT Diamond, Dorong Semakin Banyak "Kasaean-Kasaean" untuk Masyarakat
MAJALENGKA, 24 JULI 2026Pemerintah Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas keberhasilannya membangun kolaborasi bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia dalam penyelenggaraan Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School Tahun 2026. Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M. saat memberikan sambutan pada kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Majalengka, Jumat (24/7/2026). Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa program yang dilaksanakan BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan contoh nyata bagaimana zakat, infak, sedekah, serta kepedulian sosial dapat dikelola secara profesional melalui kolaborasi yang melibatkan pemerintah, lembaga filantropi, dan dunia usaha. Menurut Bupati, langkah BAZNAS Kabupaten Majalengka yang aktif menggandeng berbagai perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah inovasi yang patut diapresiasi dan terus dikembangkan. Kolaborasi seperti ini dinilai mampu memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam membangun Kabupaten Majalengka. "Saya sangat mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Majalengka yang terus berinovasi dan mampu membangun kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Majalengka. Semoga semakin banyak 'kasaean-kasaean' yang lahir dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ungkap Bupati. Bupati menegaskan bahwa tantangan pembangunan sosial tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, untuk bersama-sama menghadirkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi tersebut mampu memberikan dampak langsung. Melalui sinergi antara BAZNAS dan CSR PT Diamond Internasional Indonesia, sebanyak 100 anak yatim dan dhuafa memperoleh bantuan perlengkapan sekolah sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru. Lebih lanjut, Bupati berharap model kolaborasi yang telah dibangun BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut berpartisipasi dalam program-program sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Diamond Internasional Indonesia yang telah menunjukkan kepedulian sosial melalui program CSR bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka. Beliau mendoakan agar perusahaan tersebut senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah SWT, semakin maju, berkembang, dan terus menjadi perusahaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. "Semoga PT Diamond Internasional Indonesia semakin sukses, semakin berkembang, usahanya diberikan keberkahan oleh Allah SWT, dan terus menjadi perusahaan yang peduli terhadap masyarakat melalui berbagai program sosial yang bermanfaat," doa Bupati. Bupati juga mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Majalengka untuk menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari budaya perusahaan. Menurutnya, semakin kuat sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan dunia usaha, maka semakin besar pula peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Majalengka. Rangkaian kegiatan kemudian berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Setelah seluruh rangkaian sambutan dan penyerahan bantuan selesai, acara dilanjutkan dengan games interaktif yang dipandu oleh tim PT Diamond Internasional Indonesia. Anak-anak yatim dan dhuafa tampak antusias mengikuti setiap permainan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan sehingga menambah keceriaan dalam kegiatan tersebut. Sebagai penutup, seluruh tamu undangan, jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS Kabupaten Majalengka, perwakilan CSR PT Diamond Internasional Indonesia, serta para penerima manfaat melaksanakan foto bersama sebagai simbol kebersamaan, sinergi, dan komitmen untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dunia usaha, dan masyarakat terus tumbuh sehingga mampu melahirkan semakin banyak "kasaean-kasaean" yang memberikan manfaat nyata bagi pendidikan, kesejahteraan, dan masa depan generasi Kabupaten Majalengka menuju Majalengka Langkung Sae.#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BupatiMajalengka #BAZNASMajalengka #BackToSchool2026 #AnakYatim #Dhuafa #CSRDiamond #KolaborasiKebaikan #Zakat #Infak #Sedekah #PendidikanUntukSemua #MajalengkaBerbagi #BAZNASRI
BERITA24/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jumat Berbagi BAZNAS Majalengka Hadirkan Senyum Jamaah, Ketua BAZNAS Pimpin Langsung Aksi Berbagi di Masjid Al Abror
Jumat Berbagi BAZNAS Majalengka Hadirkan Senyum Jamaah, Ketua BAZNAS Pimpin Langsung Aksi Berbagi di Masjid Al Abror
MAJALENGKA – Setelah pada pagi harinya sukses menyelenggarakan Program Back To School 2026 bersama CSR PT Diamond Internasional Indonesia untuk 100 anak yatim dan dhuafa, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali melanjutkan rangkaian aksi sosialnya melalui Program Jumat Berbagi yang digelar usai pelaksanaan Sholat Jumat di halaman Masjid Al Abror, lingkungan Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka, Jumat (24/7/2026). Pada kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka memimpin langsung para amil beserta siswa-siswi magang untuk menyambut jamaah yang keluar dari area masjid. Satu per satu jamaah menerima paket snack dan satu botol air mineral sebagai bentuk kepedulian serta ikhtiar menghadirkan kebahagiaan melalui sedekah di hari yang penuh keberkahan. Program ini merupakan kegiatan rutin Jumat Berkah BAZNAS Majalengka yang secara konsisten dilaksanakan sebagai upaya menumbuhkan semangat berbagi kepada masyarakat. Khusus pada pelaksanaan kali ini, kegiatan mendapat dukungan dari FITRA Hotel yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan air mineral untuk mendukung berbagai kegiatan sosial BAZNAS Kabupaten Majalengka. Kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka yang turun langsung membagikan paket kepada para jamaah menjadi teladan nyata mengenai makna kepemimpinan yang melayani. Seorang pemimpin tidak hanya hadir untuk memberikan arahan, tetapi juga memberikan contoh melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, budaya berbagi merupakan nilai yang harus terus dipupuk sebagai bentuk implementasi ajaran Islam sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. "Jumat adalah hari yang penuh keberkahan. Melalui kegiatan sederhana ini kami ingin berbagi kebahagiaan kepada para jamaah sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat sedekah dan kepedulian sosial. Pemimpin juga harus hadir memberi teladan dengan ikut terjun langsung melayani masyarakat," ungkapnya. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kehangatan. Para jamaah menyambut baik aksi berbagi tersebut, bahkan banyak yang menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan program-program sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Partisipasi para siswa magang dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran mengenai pentingnya nilai empati, gotong royong, dan pelayanan kepada masyarakat. Mereka tidak hanya memperoleh pengalaman administrasi kelembagaan, tetapi juga merasakan secara langsung makna pengabdian melalui aksi sosial. Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, termasuk dunia usaha, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, serta berbagai bentuk kepedulian sosial agar dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diharapkan mampu menghadirkan semakin banyak program yang memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #JumatBerkah #JumatBerbagi #BerbagiItuIndah #SedekahJumat #MasjidAlAbror #FITRAHotel #ZakatUntukUmat #MenebarKebaikan #MelayaniUmat #KolaborasiKebaikan #MajalengkaReligius
BERITA24/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Lanjutkan Survei RLHB di Desa Batujaya, Pastikan Kesiapan Penerima Bantuan
BAZNAS Majalengka Lanjutkan Survei RLHB di Desa Batujaya, Pastikan Kesiapan Penerima Bantuan
MAJALENGKA – Setelah menyelesaikan survei kelayakan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Desa Kadipaten, Staf Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi, kembali melanjutkan kegiatan verifikasi lapangan ke kediaman Bapak Roup yang beralamat di Blok Karyalaksana RT 002 RW 001, Desa Batujaya, Kecamatan Cigasong, pada Kamis (23/7/2026). Survei tersebut dilakukan sebagai bagian dari tahapan verifikasi Program RLHB untuk memastikan kondisi rumah calon penerima bantuan, sekaligus menilai kesiapan berbagai aspek pendukung sebelum bantuan pembangunan rumah dapat direalisasikan. Berdasarkan hasil survei lapangan, kondisi rumah milik Bapak Roup mengalami kerusakan berat pada bagian atap, sehingga membutuhkan penanganan segera demi menjamin keamanan dan kenyamanan penghuni rumah. Meski demikian, keluarga penerima telah menunjukkan komitmennya untuk mendukung proses pembangunan dengan mempersiapkan sebagian material berupa kayu dan genteng sebagai bentuk swadaya. Kegiatan survei diterima langsung oleh Ibu Nusih, selaku istri Bapak Roup, dan didampingi oleh Bapak Didi, Kasipem Kecamatan Cigasong yang juga menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Kepala Desa Batujaya. Kehadiran unsur pemerintah desa menjadi bagian penting dalam memastikan proses verifikasi berlangsung objektif serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program. Robi Ferdian Rakasiwi menjelaskan bahwa Program Rumah Layak Huni BAZNAS bukan hanya menilai tingkat kerusakan bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan seluruh unsur pendukung agar bantuan dapat berjalan efektif dan selesai sesuai harapan. "Bantuan RLHB dari BAZNAS merupakan bantuan yang bersifat stimulan. Karena itu, kami melakukan verifikasi secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik rumah, kesiapan material yang dimiliki pemohon, hingga komitmen Pemerintah Desa dalam menggerakkan swadaya masyarakat. Kolaborasi inilah yang menjadi faktor penting agar pembangunan rumah dapat terlaksana sampai selesai dan benar-benar memberikan manfaat bagi mustahik," ujar Robi. Selain melakukan pemeriksaan fisik bangunan, tim BAZNAS juga memverifikasi dokumen administrasi serta kondisi sosial ekonomi keluarga penerima sebagai bagian dari instrumen kelayakan Program RLHB. Tahapan ini menjadi dasar dalam menentukan prioritas penerima bantuan agar penyaluran dana zakat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) merupakan implementasi nyata dari program prioritas Majalengka Peduli, yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu memperoleh hunian yang aman, sehat, dan layak huni. Bantuan yang diberikan bersifat stimulan sehingga membutuhkan dukungan pemerintah desa, partisipasi masyarakat, dan semangat gotong royong agar pembangunan rumah dapat diselesaikan secara optimal. Melalui survei lapangan yang dilakukan secara langsung, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus memastikan bahwa setiap amanah zakat dari para muzakki disalurkan kepada penerima yang benar-benar memenuhi kriteria. Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menghadirkan manfaat zakat yang berkelanjutan bagi mustahik di Kabupaten Majalengka.
BERITA23/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Dede Ramadhani Warga Desa Leuwiseeng
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan kepada Dede Ramadhani Warga Desa Leuwiseeng
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui Program Majalengka Peduli. Pada Kamis, 23 Juli 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan kesehatan kepada Dede Ramadhani, warga Blok II RT 002 RW 001, Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Fijay Muhamad Faozan, S.H., M.H., CPM., Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Kabupaten Majalengka, kepada orang tua penerima manfaat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kebutuhan biaya kesehatan. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh para muzaki, BAZNAS terus berupaya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, Fijay Muhamad Faozan menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berkomitmen menjalankan amanah para muzaki dengan menyalurkan bantuan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. "Bantuan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kesehatan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi keluarga penerima untuk terus berikhtiar dan berdoa demi kesembuhan," ujarnya. Orang tua Dede Ramadhani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan biaya pengobatan sehingga proses perawatan dapat berjalan dengan lebih baik. Program bantuan kesehatan merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam bidang kemanusiaan. Selain memberikan bantuan kesehatan, BAZNAS juga terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan di bidang pendidikan, ekonomi, sosial kemanusiaan, dakwah, dan penanggulangan bencana sebagai wujud optimalisasi pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Majalengka yang semakin sejahtera.#BAZNASMajalengka #BAZNASRI #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #MajalengkaPeduli #BantuanKesehatan #ZakatUntukKemanusiaan #ZakatBerkah #SedekahMembawaManfaat #Panyingkiran #Leuwiseeng #CintaZakat #MenebarKebaikan #BerbagiUntukSesama #ProgramMajalengkaPeduli
BERITA23/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Saraga untuk Mushola Al Waritsun Desa Tanjungsari
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Saraga untuk Mushola Al Waritsun Desa Tanjungsari
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana ibadah melalui Program Saraga. Pada Kamis, 23 Juli 2026, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd., secara langsung menyerahkan Bantuan Saraga kepada DKM Mushola Al Waritsun, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diterima langsung oleh perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Mushola Al Waritsun sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana tempat ibadah agar semakin nyaman digunakan oleh masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas keagamaan. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Humed, M.Pd., menyampaikan bahwa Program Saraga merupakan salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi umat, khususnya dalam mendukung keberlangsungan kegiatan ibadah di lingkungan masyarakat. "Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang dipercayakan kepada BAZNAS untuk disalurkan kepada yang berhak. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga keberadaan Mushola Al Waritsun semakin representatif sebagai pusat ibadah, pendidikan keagamaan, dan pembinaan masyarakat," ujarnya. Perwakilan DKM Mushola Al Waritsun menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sarana mushola yang selama ini menjadi perhatian pengurus dan masyarakat sekitar. Program Bantuan Saraga merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung pembangunan bidang keagamaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui pendistribusian dana ZIS yang tepat sasaran, BAZNAS terus berupaya menghadirkan manfaat yang nyata bagi umat sekaligus memperkuat fungsi rumah ibadah sebagai pusat pembinaan spiritual, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan serta mendukung berbagai program kemaslahatan di Kabupaten Majalengka.#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASRI #SaragaBAZNAS #BantuanSaraga #SaranaIbadah #MusholaAlWaritsun #DesaTanjungsari #Sukahaji #Zakat #Infak #Sedekah #PendistribusianZIS #BerkahUntukUmat
BERITA23/07/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →