WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

PC HIMPAUDI Leuwimunding Salurkan Infaq Program SIGAP ke BAZNAS Kabupaten Majalengka
PC HIMPAUDI Leuwimunding Salurkan Infaq Program SIGAP ke BAZNAS Kabupaten Majalengka
MAJALENGKA, BAZNAS Guna membentuk generasi emas yang berkarakter mulia dan memiliki empati sosial tinggi, Pengurus Cabang (PC) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Leuwimunding secara resmi menyalurkan dana program Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli (SIGAP) kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka pada Rabu (03/06/2026). Penyerahan dana kebajikan sebesar Rp.925.000,- yang dihimpun melalui media "Kencleng SIGAP" para siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini diserahkan langsung oleh Ketua PC HIMPAUDI Leuwimunding dan diterima dengan penuh takzim oleh staf Divisi Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Sahabat Mahmud Abdurrohman. Langkah mulia ini ditujukan sebagai ikhtiar langit untuk menanamkan jiwa kedermawanan sejak dini sekaligus mendukung maslahat perbaikan sarana pendidikan di lingkungan sekolah. Program SIGAP merupakan salah satu ikhtiar strategis BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bersinergi erat dengan lembaga kependidikan. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai instrumen pengumpulan materi semata, melainkan sebuah kurikulum spiritual dalam mengintegrasikan kecerdasan intelektual dengan kekayaan rohani anak-anak sejak usia dini. Melalui pembiasaan mulia menyisihkan sebagian rezeki yang dimiliki, para siswa diajarkan esensi ta'awun (tolong-menolong) dan merawat kepedulian antarsesama demi meraih rida Allah SWT. Prinsip kedermawanan dan investasi akhirat ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki...” (QS. Al-Baqarah: 261). Pihak BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan untaian doa terbaik kepada para pendidik, segenap pengurus HIMPAUDI, serta orang tua siswa di Kecamatan Leuwimunding yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Investasi dunia-akhirat ini diharapkan mampu menjadi wasilah (perantara) lahirnya generasi masa depan yang berkah, amanah, dan berjiwa sosial tinggi. Sesuai dengan regulasi program yang inklusif, amanah dana infaq SIGAP ini dikelola dengan mengedepankan asas kemanfaatan yang kembali langsung kepada sektor pendidikan itu sendiri, dengan filosofi: dari siswa, oleh UPZ, untuk sekolah. Dana yang dihimpun dari siswa-siswi (PAUD, TK, SD, hingga MTs) akan dikelola kembali oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah masing-masing guna membiayai tiga pilar utama kemaslahatan: Perbaikan sarana pendidikan dan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan demi kenyamanan proses belajar. Renovasi sarana ibadah (mushola/masjid) di lingkungan institusi pendidikan sebagai pusat pembentukan akhlak. Pemberian bantuan sosial bagi siswa-siswi kurang mampu agar mereka tetap dapat mengenyam pendidikan dengan layak dan penuh martabat. Melalui sinergi yang kokoh ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap gerakan pembentukan karakter dermawan sejak usia dini dapat terus meluas, menciptakan ekosistem pendidikan di Majalengka yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga agamis, teduh, dan mandiri secara kemaslahatan umat. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #HIMPAUDILeuwimunding #InfaqAnakSholeh #GenerasiEmasBerkarakter #KarakterMuliaSejakDini #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA03/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sektor Industri dan Akuntabilitas Publik Jadi Sorotan, Waka I dan Waka III BAZNAS Majalengka Paparkan Program Strategis
Sektor Industri dan Akuntabilitas Publik Jadi Sorotan, Waka I dan Waka III BAZNAS Majalengka Paparkan Program Strategis
MAJALENGKA (BAZNAS) – Rapat internal menyeluruh BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS pada Rabu, 3 Juni 2026, menjadi momentum penting bagi penguatan lini pengumpulan dan akuntabilitas keuangan. Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS Majalengka tersebut, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., dan Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan, Bapak Embed Humed, M.Pd., memberikan sambutan dan arahan strategis yang menjadi ruh bagi pergerakan amilin ke depan. Fokus utama kedua pimpinan ini tertuju pada penguatan instrumen pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) di sektor industri, serta penegasan komitmen tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan terdokumentasi dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Waka I Gairahkan Sektor Industri Lewat Program ASIK dan Kampung Zakat Dalam sambutannya, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., memaparkan secara gamblang dua pilar baru dalam optimalisasi potensi ZIS di Majalengka, yaitu Petunjuk Teknis (Juknis) Program Kampung Zakat dan program inovatif yang baru saja diluncurkan, Program ASIK (Aksi Infaq Sedekah Karyawan). Program ASIK dirancang secara khusus untuk menyasar ekosistem dunia usaha dan dunia industri di Kabupaten Majalengka, termasuk pabrik-pabrik besar, perusahaan swasta, hingga pusat perbelanjaan seperti toserba. H. Muhamad Ridwan menaruh harapan besar agar inovasi ini tidak sekadar menjadi program di atas kertas, melainkan sebuah gerakan masif yang melibatkan kesadaran para pekerja untuk berbagi. "Kami berharap seluruh amilin, khususnya jajaran Divisi Pengumpulan, dapat mengkaji, memahami, dan segera menindaklanjuti juknis yang ada. Bangun komunikasi yang intens dengan bagian HRD pabrik dan perusahaan-perusahaan di Majalengka. Rumuskan mekanismenya dengan matang agar proses pengumpulan infaq dan sedekah dari para karyawan dapat berjalan dengan mudah, efektif, dan penuh berkah," ujar H. Muhamad Ridwan hangat. Penyampaian Waka I ini diperkuat oleh pemaparan detail dari Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, yang menyajikan reportase capaian pengumpulan ZIS hingga bulan Mei 2026 sebagai basis data untuk memetakan target ekspansi program ASIK ke depan. Waka III Tegaskan Prinsip Aman Regulasi dan Kewajiban Dokumentasi Publik Menyambut gerak cepat bidang pengumpulan, Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan, Bapak Embed Humed, M.Pd., memberikan sambutan yang menekankan pada aspek penguatan fondasi kelembagaan. Beliau menyatakan kesiapan penuh bidang keuangan dalam menyokong seluruh program strategis, terutama agenda kemanusiaan "Lebaran Anak Yatim" yang akan digelar pada 25 Juni 2026 mendatang di UD PUTRA TS. Lebih dari sekadar dukungan anggaran, Bapak Embed Humed memberikan wejangan mendalam terkait nilai-nilai kerja di BAZNAS. Beliau mengingatkan agar tekad mencapai target Indeks Dampak Zakat (IDZ) dan Indeks Zakat Nasional (IZN) dibarengi dengan kepatuhan mutlak pada aturan. "Jargon Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI bukan hanya untuk dijadikan pemanis kata atau slogan semata, tetapi wajib diaplikasikan secara nyata dalam setiap jengkal aktivitas pelayanan kita. Saya juga menegaskan dan berharap agar semua kegiatan, sekecil apa pun, wajib didokumentasikan dengan rapi dan baik. Dokumentasi ini adalah instrumen krusial sebagai laporan pertanggungjawaban kita yang transparan kepada publik," tegas Embed Humed. Sinergi Kolektif Menuju Keberhasilan Program Arahan dari Waka I dan Waka III tersebut menjadi pemacu semangat bagi unsur pelaksana teknis yang hadir dalam rapat: Respons Kesekretariatan: Kepala Kesekretariatan, Iwan S. Anwar, langsung merespons dengan mematangkan detail teknis pelaksanaan Lebaran Anak Yatim, mulai dari sistem belanja terukur hingga manajemen pengondisian (keberangkatan dan konsumsi) anak-anak yatim oleh UPZ Kecamatan agar selaras dengan prinsip Aman Regulasi dan akuntabel. Akselerasi Program Pemberdayaan: Sejalan dengan prinsip akuntabilitas, Kepala Pelaksana, Drs. Uuh Patulloh, turut melaporkan perkembangan skema pembiayaan bersama (cost-sharing) dengan BAZNAS RI terkait pembangunan kandang Balai Ternak demi pemanfaatan dana yang efisien. Rapat internal ini melahirkan komitmen kuat bahwa kekuatan pengumpulan yang diarsiteki Bidang I harus berjalan beriringan dengan ketatnya tata kelola keuangan yang dikawal oleh Bidang III, demi mewujudkan kemaslahatan umat yang optimal di Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ProgramASIK #KampungZakat #AmanSyariAmanRegulasi #AkuntabilitasBAZNAS #InfaqSedekahKaryawan #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA03/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pimpin Rapat Internal, Ketua BAZNAS Majalengka Instruksikan Penguatan Program Lebaran Yatim dan Ekspansi Infaq
Pimpin Rapat Internal, Ketua BAZNAS Majalengka Instruksikan Penguatan Program Lebaran Yatim dan Ekspansi Infaq
MAJALENGKA (BAZNAS) Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memimpin langsung rapat internal menyeluruh yang dihadiri oleh jajaran pimpinan, kepala bagian, dan amilin pada Rabu, 3 Juni 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka ini menjadi panggung utama bagi Ketua BAZNAS untuk menegaskan arah kebijakan lembaga, menginstruksikan pematangan agenda besar kemanusiaan, serta mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan umat ke depan. Dalam arahannya yang penuh khidmat, H. Agus Asri Sabana menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin bagi seluruh amilin dalam melayani muzaki dan mustahik. Beliau menggarisbawahi empat poin strategis yang wajib ditindaklanjuti dengan cepat dan penuh rasa tanggung jawab demi kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka. Empat Instruksi Strategis Ketua BAZNAS Majalengka Sebagai nakhoda lembaga, H. Agus Asri Sabana menjabarkan langkah-langkah konkret yang harus segera diakselerasi oleh seluruh divisi: Pematangan Agenda Lebaran Anak Yatim 2026: Menjadi fokus paling mendasar, program menyentuh hati ini dijadwalkan bertempat di UD PUTRA TS pada 25 Juni 2026. Ketua BAZNAS menginstruksikan inventarisasi menyeluruh tanpa celah. Beliau menekankan pentingnya kesiapan sistem pendampingan oleh masing-masing Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan, serta koordinasi teknis yang matang dengan pihak UD PUTRA TS terkait kapasitas lahan parkir, mekanisme kupon belanja, hingga kesiapan barang agar hak-hak anak yatim dapat ditunaikan dengan cara yang memuliakan mereka. Gerakan Ekspansi Kotak Infaq: Dalam rangka membumikan syiar gemar bersedekah, Ketua BAZNAS menginstruksikan perluasan sebaran Kotak Infaq secara masif di berbagai titik keramaian. Target utama mencakup rumah makan, kafe, warung, pusat pelayanan publik, hingga destinasi objek wisata di seluruh wilayah Majalengka. Evaluasi IDZ (Indeks Dampak Zakat) 2025: Beliau meminta adanya kilas balik yang objektif terhadap capaian IDZ tahun lalu. Tujuannya adalah merumuskan langkah-langkah perbaikan yang konkret, sehingga setiap rupiah dana zakat yang disalurkan benar-benar memberikan dampak perubahan hidup dan pengentasan kemiskinan yang signifikan bagi mustahik. Akselerasi Balai Ternak: Ketua BAZNAS mendorong percepatan persiapan program Balai Ternak sebagai salah satu pilar utama pemberdayaan ekonomi mustahik berbasis sektor peternakan yang berkelanjutan. "Setiap program yang kita gulirkan bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk amanah umat yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Saya meminta seluruh lini bergerak kompak, matangkan persiapan Lebaran Anak Yatim, dan perluas kebermanfaatan BAZNAS hingga ke sudut-sudut Majalengka," tegas H. Agus Asri Sabana dalam sambutannya. Sinergi Jajaran Pimpinan Dukung Arahan Ketua Instruksi tegas dari Ketua BAZNAS tersebut langsung disambut dengan komitmen kesiapan oleh jajaran pimpinan dan manajemen yang hadir: Bidang Pengumpulan & Capaian Mei: Wakil Ketua I, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., bersama Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, siap mengimplementasikan perluasan infaq lewat sosialisasi Juknis Kampung Zakat dan Program ASIK (Aksi Infaq Sedekah Karyawan) di sektor industri, berbekal basis data capaian pengumpulan hingga Mei 2026 yang telah dilaporkan. Kesiapan Teknis & Kelembagaan: Kepala Pelaksana, Drs. Uuh Patulloh, melaporkan progres positif koordinasi cost-sharing dengan BAZNAS RI terkait pembangunan kandang Balai Ternak. Sementara itu, Kepala Kesekretariatan, Iwan S. Anwar, memastikan kesiapan teknis lapangan terkait mobilisasi, konsumsi, dan pendampingan anak-anak yatim oleh UPZ sesuai arahan Ketua. Akuntabilitas Keuangan: Wakil Ketua III, Bapak Embed Humed, M.Pd., menegaskan kesiapan anggaran dan mengingatkan pentingnya mengaplikasikan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI yang disertai dokumentasi rapi sebagai wujud transparansi publik atas instruksi yang diberikan oleh Ketua. Rapat internal ini ditutup dengan tekad bulat dari seluruh amilin untuk menyatukan barisan di bawah arahan Ketua BAZNAS, demi membawa kemanfaatan zakat yang lebih luas dan berkah bagi masyarakat. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KetuaBAZNASMajalengka #LebaranAnakYatim #IndeksDampakZakat #GerakanInfaq #ZakatTumbuhBermanfaat #AmanSyariAmanRegulasi
BERITA03/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Himpun Rp1,15 Miliar Melalui Program SIGAP untuk Penguatan Filantropi Islam Sejak Dini
BAZNAS Kabupaten Majalengka Himpun Rp1,15 Miliar Melalui Program SIGAP untuk Penguatan Filantropi Islam Sejak Dini
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengumumkan pencapaian luar biasa dari program Sedakah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP) yang berhasil mengumpulkan total dana filantropi sebesar Rp1.155.162.566,- (Satu Miliar Seratus Lima Puluh Lima Juta Seratus Enam Puluh Dua Ribu Lima Ratus Enam Puluh Enam Rupiah) sepanjang periode Juli 2025 hingga Mei 2026. Laporan performa gemilang ini disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Ustaz Uju Juhara, S.Pd., dalam agenda Rapat Internal Rutin Pimpinan dan Amilin yang digelar khidmat di Aula Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Rabu (03/06/2026). Program SIGAP merupakan inisiatif strategis BAZNAS Majalengka yang dirancang khusus untuk membangun karakter generasi peduli melalui pembiasaan infak dan sedekah di lingkungan pendidikan sejak usia dini. Dengan pilar utama yang mencakup pendidikan karakter islami, budaya berbagi sejak dini, kepedulian sosial anak, serta penguatan budaya filantropi Islam, program ini berhasil diimplementasikan secara masif di berbagai tingkatan lembaga pendidikan berbasis madrasah dan sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. "Alhamdulillah, tsumma Alhamdulillah, amanah dari para siswa, orang tua, dan guru di Kabupaten Majalengka mengalir dengan begitu berkah. Capaian menembus angka satu miliar rupiah ini menjadi bukti nyata kuatnya sinergi dan komitmen antara BAZNAS, madrasah/sekolah, serta masyarakat dalam menegakkan pilar-pilar filantropi sejak usia dini. Melalui pembiasaan celengan infak ini, kita tidak sekadar menghimpun dana, melainkan sedang membentuk peradaban generasi masa depan yang berkarakter Islami dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi," ujar Kepala Divisi Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Ustaz Uju Juhara, S.Pd., di hadapan jajaran pimpinan dan amilin. Berdasarkan data grafik penghimpunan berkala yang dipaparkan dalam rapat, akumulasi dana terbagi ke dalam dua periode utama. Pada periode Juli hingga Desember 2025, BAZNAS Majalengka mencatat grafik pertumbuhan yang konsisten dengan total perolehan mencapai Rp749.722.249,-. Tren positif tersebut terus berlanjut pada periode Januari hingga Mei 2026 dengan tambahan penghimpunan sebesar Rp405.440.317,-. Kesuksesan finansial ini didorong oleh tingkat partisipasi yang sangat tinggi dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan sekolah. Tercatat sebanyak 1.320 UPZ aktif dari total potensi 1.804 lembaga pendidikan di Kabupaten Majalengka telah menjalankan program ini. Dengan demikian, persentase implementasi program SIGAP telah menyentuh angka 73,17%, sebuah pencapaian yang mencerminkan respons sangat positif dari ekosistem pendidikan daerah. Secara rinci, partisipasi ini ditopang oleh 585 UPZ SD, 33 UPZ SMP, 284 UPZ TPA/HIMPAUDI/KOBER, 10 UPZ MTs, 2 UPZ MI, 1 UPZ MA, dan 405 UPZ TK. Sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana keumatan, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengonfirmasi bahwa dana yang terhimpun dari program SIGAP ini telah dan akan terus disalurkan langsung untuk kemaslahatan umat Islam di Majalengka. Beberapa contoh realisasi pemanfaatan dana yang telah berjalan meliputi pemberian beasiswa untuk 12 Siswa Terbaik di MAN 1 Majalengka, pembangunan fasilitas tempat wudhu di SDN Burujul Wetan III, pembangunan gedung TK Al-Fath Palasah, renovasi ruang guru SDN Burujul Kulon 3, serta pemberian bantuan penanganan kesehatan bagi siswa kurang mampu, seperti yang dialami oleh salah satu siswa SDN 2 Ciparany yang menderita sakit kelenjar getah bening. Rapat internal rutin pimpinan ditutup dengan komitmen bersama seluruh amilin untuk terus meningkatkan jangkauan sosialisasi agar sisa 26,83% madrasah dan sekolah yang belum bergabung dapat segera diintegrasikan ke dalam ekosistem kebaikan ini demi terwujudnya Kabupaten Majalengka yang religius dan sejahtera. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #FilantropiAnakSholeh #GenerasiPeduli #InfakSedekahDini #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA03/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sentuhan Berkah Zakat: Warga Blok Cililin Desa Genteng Apresiasi Bantuan Rehabilitasi Mushola dari BAZNAS Majalengka
Sentuhan Berkah Zakat: Warga Blok Cililin Desa Genteng Apresiasi Bantuan Rehabilitasi Mushola dari BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA Ungkapan rasa syukur dan terima kasih mengalir dari masyarakat Blok Cililin, Desa Genteng, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka. Warga bersama panitia pembangunan setempat menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka dan Bupati Majalengka atas penyaluran bantuan stimulan untuk rehabilitasi Mushola Al-Huda. Apresiasi tersebut disampaikan langsung melalui sebuah rekaman video berdurasi 20 detik yang dikirimkan oleh Panitia Pembangunan Mushola Al-Huda, Bapak Haris, kepada Tim Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., pada Rabu (03/06/2026) pukul 12.21 WIB. Dalam video singkat tersebut, tampak suasana kebersamaan antara panitia dan warga setempat. Mereka menyatakan bahwa bantuan stimulan dari BAZNAS Majalengka ini sangat berarti dan membawa maslahat besar bagi kelangsungan proses rehabilitasi tempat ibadah yang saat ini sedang berjalan. "Alhamdulillah, kami atas nama warga dan panitia Pembangunan Mushola Al-Huda mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada BAZNAS dan Bapak Bupati Majalengka. Bantuan ini sangat mendongkrak semangat warga untuk bahu-bahu menyelesaikan rumah Allah ini," ujar perwakilan warga dalam pesan singkatnya. Sinergi Mewujudkan Kemaslahatan Umat Secara terpisah, pihak BAZNAS Kabupaten Majalengka menyambut baik sapaan berkah dari warga Desa Genteng. Program bantuan stimulan sarana keagamaan ini merupakan komitmen nyata BAZNAS bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan umat, khususnya dalam menyediakan tempat ibadah yang layak, nyaman, dan representatif. Melalui sinergi yang kuat antara umara (pemerintah), ulama, dan lembaga zakat, diharapkan pembangunan sarana ibadah di pelosok Majalengka dapat terus diakselerasi demi mewujudkan masyarakat yang religius dan sejahtera. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiUmat #MajalengkaReligius #KecamatanBanjaran
BERITA03/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Penuhi Janji, Pagi-Pagi BAZNAS Majalengka Serahkan Alat Bantu Dengar untuk Kakek Aca
Penuhi Janji, Pagi-Pagi BAZNAS Majalengka Serahkan Alat Bantu Dengar untuk Kakek Aca
MAJALENGKA Gurat kebahagiaan yang tak terlukiskan terpancar dari wajah Nenek Enah dan Kakek Aca. Impian besar yang selama ini mereka langitkan di sela-sela kepulan asap tungku serabi, akhirnya terwujud nyata pada Rabu pagi, 3 Juni 2026. Sebelum memulai aktivitas kedinasannya, perwakilan Tim Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., sengaja menyempatkan diri menyambangi kembali kediaman lansia tangguh tersebut di Blok Sukamanah, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran di dampingi kepala Dusun Sukamanah. Kedatangannya pagi ini membawa sebuah misi yang sangat dinantikan: menyerahkan bantuan alat bantu dengar untuk Kakek Aca. Wujud Nyata Gerak Cepat Kemanusiaan Bantuan ini merupakan respons kilat dan komitmen nyata BAZNAS Kabupaten Majalengka setelah sebelumnya mendengar langsung kisah pilu sekaligus harapan mulia Nenek Enah. Saat kunjungan pertama, Nenek Enah sempat menitikkan air mata dan membisikkan asanya, bahwa ia sangat ingin membelikan suaminya alat bantu dengar dari hasil jualan serabi agar mereka bisa kembali berkomunikasi dengan baik. Tidak perlu menunggu lama, BAZNAS Majalengka langsung merealisasikan impian tersebut. Langkah ini menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dititipkan oleh para muzakki dikelola secara profesional, tepat sasaran, dan solutif. Haru di Pagi Buta Penyerahan bantuan ini berlangsung penuh haru di kediaman mereka yang sederhana, sebelum Nenek Enah disibukkan oleh aktivitas rutinnya melayani pembeli serabi. Kakek Aca, yang biasanya harus disapa dengan suara keras, kini tampak tersenyum lebar saat alat bantu dengar tersebut dipasangkan. Eman Suherman mengungkapkan bahwa dirinya sengaja datang pagi-pagi sekali sebelum berangkat ke kantor agar bantuan ini bisa segera digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh Kakek Aca. "Alhamdulillah, sebelum memulai aktivitas di kantor pagi ini, kami bisa menunaikan amanah dari para muzakki untuk Kakek Aca. Mendengar Nenek Enah kini bisa berkomunikasi lagi dengan suaminya tanpa harus berteriak adalah kebahagiaan yang luar biasa bagi kami di BAZNAS," ujar Eman dengan penuh syukur. Dengan adanya alat bantu dengar ini, keterbatasan komunikasi yang selama ini menyelimuti hari-hari tua Kakek Aca dan Nenek Enah kini telah sirna, digantikan oleh senyuman dan rasa syukur yang mendalam. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #Kemanusiaan #KisahHaru #PemberdayaanZakat #MajalengkaPeduli
BERITA03/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas, BAZNAS Majalengka Gelar Rapat Internal Matangkan Program Umat
Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas, BAZNAS Majalengka Gelar Rapat Internal Matangkan Program Umat
MAJALENGKA (BAZNAS) Guna mengoptimalkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik serta menyambut berbagai agenda besar kemaslahatan umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka menggelar rapat internal menyeluruh yang dihadiri oleh jajaran pimpinan, kepala bagian, dan amilin. Pertemuan strategis ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Rabu, 3 Juni 2026. Dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., rapat ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan langkah, mengevaluasi capaian, serta mematangkan persiapan program-program unggulan, termasuk agenda menyentuh hati "Lebaran Anak Yatim" yang direncanakan bergulir akhir bulan ini. Instruksi Ketua BAZNAS: Matangkan Lebaran Anak Yatim Hingga Perluasan Gerakan Infaq Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin dalam melayani umat. Beliau menggarisbawahi beberapa poin strategis yang menjadi fokus utama lembaga, di antaranya: Persiapan Lebaran Anak Yatim 2026: Agenda yang sarat akan nilai kepedulian ini dijadwalkan bertempat di UD PUTRA TS pada 25 Juni 2026. Ketua BAZNAS menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan inventarisasi menyeluruh. Hal ini mencakup kesiapan sistem pendampingan oleh masing-masing Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga koordinasi teknis dengan pihak UD PUTRA TS terkait kapasitas lahan parkir, mekanisme kupon, serta ketersediaan barang agar hak-hak anak yatim dapat tersalurkan dengan memuliakan mereka. Ekspansi Kotak Infaq: Menggalakkan syiar infaq melalui perluasan sebaran Kotak Infaq di berbagai titik strategis, mulai dari rumah makan, kafe, warung, pusat pelayanan publik, hingga pusat keramaian dan objek wisata di wilayah Majalengka. Evaluasi IDZ (Indeks Dampak Zakat) 2025: Melakukan kilas balik komprehensif terhadap capaian IDZ tahun lalu guna merumuskan langkah-langkah perbaikan yang konkret agar setiap rupiah dana zakat yang disalurkan benar-benar memberikan dampak perubahan hidup yang signifikan bagi mustahik. Akselerasi Balai Ternak: Mematangkan persiapan program Balai Ternak sebagai pilar pemberdayaan ekonomi mustahik berbasis sektor peternakan. Inovasi Pengumpulan dan Keterbukaan Capaian Zakat Sejalan dengan visi perluasan manfaat zakat, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., memaparkan Petunjuk Teknis (Juknis) Program Kampung Zakat serta mensosialisasikan program inovatif yang baru saja diluncurkan, yaitu Program ASIK (Aksi Infaq Sedekah Karyawan) yang menyasar sektor industri seperti pabrik dan toserba. Beliau berharap amilin bergerak aktif membangun komunikasi dengan bagian HRD perusahaan terkait mekanisme pengumpulannya. Melengkapi aspek pengumpulan, Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, memaparkan secara detail reportase capaian pengumpulan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) yang telah terhimpun hingga bulan Mei 2026. Keterbukaan data ini menjadi rujukan penting bagi efektivitas strategi penjemputan potensi zakat ke depan. Progres Balai Ternak dan Kesiapan Teknis Lapangan Menanggapi program pemberdayaan ekonomi, Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, memberikan angin segar terkait perkembangan program Balai Ternak. Beliau menyampaikan bahwa saat ini pihaknya terus intens membangun komunikasi dengan BAZNAS RI, khususnya terkait penentuan lokasi dan kesiapan kandang balai ternak. "Insya Allah, saat ini prosesnya tinggal menunggu tahap cost-sharing (pembiayaan bersama)," jelasnya hangat. Sementara itu, dari sisi eksekusi program kemanusiaan, Kepala Kesekretariatan, Iwan S. Anwar, membedah secara rinci hal-hal teknis demi kelancaran agenda Lebaran Anak Yatim. Pembahasan teknis tersebut meliputi mekanisme belanja kebutuhan anak-anak hingga manajemen pengondisian yang dilakukan oleh UPZ Kecamatan. Segala aspek dipersiapkan matang mulai dari titik keberangkatan, pengawalan, pemenuhan konsumsi di jalan, hingga kepulangan anak-anak yatim demi memastikan kenyamanan dan kegembiraan mereka. Komitmen Keuangan: Mengaplikasikan Jargon Menjadi Bukti Nyata Dari sisi tata kelola dan akuntabilitas, Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan, Bapak Embed Humed, M.Pd., menyatakan kesiapan penuh bidangnya dalam mendukung operasional Lebaran Anak Yatim serta pencapaian IDZ (Indeks Dampak Zakat) dan IZN (Indeks Zakat Nasional) yang lebih giat. Beliau mengingatkan pentingnya mengamalkan prinsip kerja BAZNAS bukan sekadar sebagai pemanis kata. "Jargon Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI bukan hanya untuk dijadikan jargon, melainkan wajib diaplikasikan dalam setiap jengkal aktivitas kita. Saya juga berharap agar semua kegiatan dapat didokumentasikan dengan baik sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban kepada publik," tegas Embed Humed. Rapat internal ini diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh pimpinan dan amilin untuk terus bergerak dalam satu barisan yang kokoh, demi mewujudkan visi Majalengka yang sejalan dengan cita-cita daerah. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #LebaranAnakYatim #ProgramASIK #BalaiTernakBAZNAS #IndeksDampakZakat #ZakatTumbuhBermanfaat #AmanSyariAmanRegulasi
BERITA03/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ikhtiar Membumikan Zakat: BAZNAS Majalengka Rancang Program Kemandirian UMKM Wisata Situ Cipanten
Ikhtiar Membumikan Zakat: BAZNAS Majalengka Rancang Program Kemandirian UMKM Wisata Situ Cipanten
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperluas maslahat umat melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis umat dan lingkungan. Hal ini mengemuka dalam pertemuan strategis antara Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., dan Pengelola Objek Wisata Situ Cipanten Desa Gunungkuning, Yosep Hendrawan, di ruang kerja Ketua BAZNAS, Selasa (02/06/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat selepas menunaikan ibadah shalat Ashar tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa. Kedua belah pihak membawa misi besar untuk menyinergikan program pemberdayaan ekonomi bagi pelaku UMKM di kawasan wisata, sekaligus menggagas program inovatif peduli lingkungan berbasis religi. Pemberdayaan 31 UMKM dan Inovasi "Infaq Sampah" Fokus utama dalam diskusi ini adalah rencana kerja sama pemberdayaan terhadap 31 pelaku UMKM yang saat ini aktif berniaga di lokasi wisata Situ Cipanten. BAZNAS Majalengka berkomitmen memberikan pembinaan agar para pedagang tidak hanya mampu mandiri secara ekonomi, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi melalui pembiasaan berzakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Menariknya, pertemuan ini juga melahirkan gagasan serius mengenai program Infaq Sampah. Inovasi ini dirancang agar para pedagang dan pengelola dapat mengonversi sampah bernilai ekonomi menjadi aliran infaq. Program ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan lingkungan di area wisata sekaligus menjadi ladang amal jariyah bagi para pelaku usaha. "Sinergi ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membumikan zakat dan infaq dalam aspek yang lebih luas. Kita ingin para pelaku UMKM di Situ Cipanten naik kelas, mandiri secara finansial, sekaligus berkah usahanya dengan berjiwa sosial. Ditambah dengan gagasan Infaq Sampah, kita menjaga kelestarian alam ciptaan Allah SWT sekaligus bersedekah," ujar Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana. Kolaborasi Kreatif Sesuai Regulasi Pengelola Situ Cipanten, Yosep Hendrawan, menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi penuh dengan BAZNAS Majalengka. Menurutnya, perpaduan antara pengelolaan wisata, pemberdayaan ekonomi, dan edukasi syariah akan membawa keberkahan tersendikei bagi Desa Gunungkuning, khususnya kawasan Situ Cipanten. Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepahaman untuk segera merumuskan langkah teknis pelaksanaan program. Kolaborasi kreatif ini dipastikan akan berjalan sesuai dengan fungsi kelembagaan masing-masing, demi mewujudkan kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan di Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #PemberdayaanUMKM #InfaqSampah #SituCipanten #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiUmat
BERITA02/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujud Kepedulian Melalui Pilar Majalengka Sehat, BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Panyingkiran
Wujud Kepedulian Melalui Pilar Majalengka Sehat, BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Panyingkiran
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali merealisasikan komitmennya dalam membantu mustahik melalui pilar program "Majalengka Sehat". Pada Selasa (02/06/2026), BAZNAS menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada Bapak Desar, seorang warga yang tengah diuji dengan sakit, berasal dari Desa Leuwiseeng, Kecamatan Panyingkiran. Penyerahan bantuan yang sarat akan nilai-nilai ukhuwah islamiyah ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Prosesi penyerahan berlangsung secara simbolis di ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan suasana khidmat dan penuh rasa syukur. "Alhamdulillah, melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh para muzaki, hari ini BAZNAS dapat hadir untuk meringankan beban saudara kita. Bantuan ini diprioritaskan untuk menopang kebutuhan ekonomi keluarga Bapak Desar yang saat ini tengah berjuang menjemput kesembuhan melalui proses medis. Semoga ikhtiar ini membawa keberkahan dan kesembuhan yang paripurna dari Allah SWT," ujar H. Agus Asri Sabana. Bantuan dana pengobatan tersebut diterima langsung oleh Bapak Desar yang bersangkutan. Demi memastikan penyaluran berjalan dengan tertib, transparan, dan tepat sasaran, proses penyerahan ini turut didampingi oleh personel Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari Kecamatan Panyingkiran serta jajaran aparat Desa Leuwiseeng. Program "Majalengka Sehat" merupakan salah satu pilar unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berfokus pada pemenuhan hak-hak kesehatan masyarakat asnaf fakir miskin. Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi oase bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menyinergikan visi daerah dalam aspek kesejahteraan sosial dan kesehatan. Pihak keluarga Bapak Desar, didampingi aparat desa setempat, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Mereka mendoakan agar para muzaki senantiasa diberikan kelancaran rezeki dan keberkahan hidup. Mari bersihkan harta, sucikan jiwa, dan bantu sesama bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #ZakatMenentramkan #InfakSedekah #KecamatanPanyingkiran #Leuwiseeng
BERITA02/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS Majalengka Monitoring Progres Pembangunan CSR RLHB PT Leetex Garment
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS Majalengka Monitoring Progres Pembangunan CSR RLHB PT Leetex Garment
MAJALENGKA (2 Juni 2026) Guna memastikan amanah umat dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) tersalurkan dengan tepat dan produktif, Kepala Divisi (Kadiv) Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Setiawan, S.S., melakukan monitoring lapangan secara langsung ke lima rumah penerima manfaat program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Selasa (2/6/2026). Program ini merupakan wujud kolaborasi kemanusiaan yang nyata antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan PT Leetex Garment Indonesia. Dari hasil peninjauan langsung di lapangan, kelima mustahik yang tersebar di wilayah Kecamatan Dawuan tersebut telah memulai proses renovasi dengan sangat baik. Bahkan, salah satu rumah di antaranya tercatat telah mencapai progres pembangunan hingga 80 persen. Ikhtiar Menghadirkan Hunian yang Thayyib dan Berkah Iwan Setiawan, S.S., menjelaskan bahwa monitoring ini merupakan bentuk akuntabilitas dan tanggung jawab moral BAZNAS untuk mengawal bantuan yang telah diserahkan secara simbolis pada 25 Mei 2026 lalu. "Alhamdulillah, hari ini kami melihat langsung senyum bahagia dan semangat gotong royong warga dalam membangun kembali rumah mereka. Kehadiran BAZNAS di sini bukan sekadar melihat fisik bangunan, melainkan untuk memastikan bahwa saudara-saudara kita dapat segera beribadah dan hidup dengan lebih tenang di dalam rumah yang thoyyib (baik), aman, dan layak," ujar Iwan di sela-sela kegiatannya. Adapun lima warga penerima manfaat di Kecamatan Dawuan yang dipantau hari ini adalah: Bapak Muhammad Hambali (Desa Dawuan) Bapak Didi Rosidi (Desa Dawuan) Bapak Mahmudin (Desa Dawuan) Ibu Kamirah (Desa Mandapa) Ibu Juwita Purnamasari (Desa Bojong Cideres) Langkah monitoring ini sengaja dipercepat agar jika ditemukan kendala teknis di lapangan, pihak BAZNAS bersama tokoh masyarakat setempat dapat segera memberikan solusi, sehingga proses pembangunan tidak terhambat. Sinergi Kemanusiaan Mewujudkan Majalengka Langkung Sae Program RLHB hasil kolaborasi dengan PT Leetex Garment Indonesia ini menjadi salah satu bukti bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga amil zakat mampu menjadi akselerator pengentasan kemiskinan ekstrem di Majalengka. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk mentransformasikan dana zakat, infak, sedekah, serta CSR menjadi program-program karitatif yang berdampak jangka panjang bagi kemaslahatan umat. Rasa haru dan syukur tak terbendung dari para penerima manfaat. Dengan berlinang air mata, mereka menyampaikan doa terbaik untuk para muzakki, munfik, serta manajemen PT Leetex Garment Indonesia yang telah menjadi perantara uluran tangan Allah SWT dalam mengubah mimpi mereka memiliki hunian layak menjadi kenyataan. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #NikmatBerzakat #TentramnyaMuzakkiBahagianyaMustahik #CSRKemanusiaan #PTLeetexGarment #RumahLayakHuni #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA02/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
UPZ UMKM Salurkan Infak ke BAZNAS Majalengka, Wujud Kepedulian untuk Sesama
UPZ UMKM Salurkan Infak ke BAZNAS Majalengka, Wujud Kepedulian untuk Sesama
MAJALENGKA (2 Juni 2026) Mengetuk pintu langit melalui keberkahan berbagi, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UMKM Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan dana infak yang dihimpun dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka pada Selasa (02/06/2026). Bantuan dana infak sebesar Rp508.000,- tersebut diserahkan langsung oleh Ketua UPZ UMKM, Ibu Ani Kurniawati, dan diterima dengan hangat oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sinergi Kebaikan Pelaku Usaha Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan rasa haru atas konsistensi serta kepedulian para pelaku UMKM. Di tengah perjuangan mengais rezeki, para pedagang dan pengusaha kecil ini tetap mengingat hak-hak sesama yang membutuhkan. "Alhamdulillah, kami menerima amanah infak ini dengan penuh rasa syukur. Sungguh ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk menjadi hamba yang bertakwa melalui sedekah. Setiap rupiah yang disisihkan oleh para pelaku UMKM ini insya Allah akan menjadi saksi kebaikan dan membawa keberkahan yang melimpah bagi usaha mereka," ujar Drs. Uuh Patulloh. Sementara itu, Ketua UPZ UMKM, Ibu Ani Kurniawati, berharap agar titipan infak dari rekan-rekan pelaku usaha ini dapat disalurkan kepada mustahik yang benar-benar membutuhkan melalui berbagai program maslahat BAZNAS Majalengka. Menurutnya, gerakan ini adalah bentuk rasa syukur atas kelancaran rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Komitmen Transparansi dan Latar Belakang Dana infak yang terkumpul ini selanjutnya akan diintegrasikan ke dalam program pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka, baik untuk sektor kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi umat. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara profesional, amanah, dan transparan (Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI), guna mendukung terciptanya masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera dan religius. Semoga kedermawanan para pelaku UMKM ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen masyarakat Majalengka untuk saling bahu-membahu, mengulurkan tangan, dan membumikan syariat berinfak demi meraih rida Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #UPZUMKM #InfakMembawaBerkah #NikmatBerbagi #PemberdayaanUmat #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA02/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al-Huda Desa Genteng: Wujud Nyata Kepedulian Umat
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola Al-Huda Desa Genteng: Wujud Nyata Kepedulian Umat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap syiar Islam dan kenyamanan ibadah masyarakat. Pada Selasa, 02 Juni 2026, Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, secara resmi menyerahkan bantuan sarana keagamaan untuk Mushola Al-Huda yang berlokasi di Blok Cililin, Desa Genteng, Kecamatan Banjaran. Bantuan tersebut diserahkan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Majalengka kepada Bapak H. Didi, yang hadir didampingi oleh rekan sejawatnya dari jajaran Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Al-Huda. Langkah nyata ini diharapkan dapat mengokohkan fungsi mushola sebagai pusat ibadah dan pembinaan akhlak warga setempat. Mengalirkan Pahala Jariyah, Memperindah Rumah Allah Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar stimulan fisik, melainkan bentuk penyaluran amanah dari para muzakki (pembayar zakat) yang menitipkan hartanya melalui BAZNAS. "Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, hari ini kita dapat menyambung silaturahmi sekaligus menyerahkan amanah umat untuk Mushola Al-Huda. Memakmurkan rumah Allah adalah kewajiban kita bersama. Semoga bantuan sarana keagamaan ini dapat menghadirkan kekhusyukan bagi jamaah dalam beribadah, serta menjadi aliran pahala jariyah yang tiada terputus bagi para muzakki dan munfiq," ujar Drs. Uuh Patulloh dengan penuh khidmat. Di tempat yang sama, Bapak H. Didi selaku perwakilan DKM Mushola Al-Huda Blok Cililin menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Majalengka. "Kami atas nama warga dan pengurus DKM Mushola Al-Huda mengucapkan Jazakumullah Khairan Katsiran kepada BAZNAS Majalengka dan seluruh agnia yang telah membantu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami di Desa Genteng. Insya Allah, sarana ini akan kami rawat dan manfaatkan sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat," ungkap H. Didi. Optimalisasi Zakat demi Kemaslahatan Daerah Program bantuan sarana keagamaan ini merupakan bagian dari pilar program berkelanjutan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berfokus pada bidang keagamaan dan kemasyarakatan. BAZNAS terus bergerak aktif menjemput dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara transparan dan akuntabel guna memastikan dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan hingga ke pelosok desa. Melalui sinergi yang kuat antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis dapat terus menebar maslahat, mengikis kemiskinan, serta mewujudkan visi daerah yang religius, maju, dan sejahtera. Tags: #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat #MusholaAlHuda #InfoMajalengka #BanjaranBisa #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA02/06/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ringankan Duka Korban Kebakaran Cingambul, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Darurat
Ringankan Duka Korban Kebakaran Cingambul, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Darurat
MAJALENGKA (2 Juni 2026) Guna meringankan beban sesama yang tertimpa musibah, BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan darurat untuk korban kebakaran atas nama Bapak Hendrik, warga Blok Sindangkasih RT 03 RW 01, Desa Ciranjeng, Kecamatan Cingambul. Bantuan berupa paket sembako tersebut diserahkan langsung oleh staf BAZNAS, Eman Suherman, di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Selasa (02/06/2026). Mengingat kondisi geografis dan kedaruratan, penyerahan bantuan ini didampingi dan diterima oleh perwakilan Satpol PP Kecamatan Cingambul bersama jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Majalengka yang kebetulan sedang hadir di Kantor BAZNAS untuk berkoordinasi. Bantuan ini merupakan bentuk respons cepat (Zakat Express) dari dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan oleh para muzaki. Ujian Berat Seorang Ayah dan Komitmen BAZNAS Musibah kebakaran yang melanda kediaman Bapak Hendrik terjadi pada Ahad (31/05/2026) lalu. Api melalap habis bagian dalam rumah serta menghanguskan seluruh harta benda, pakaian, hingga seragam sekolah anak-anaknya. Di tengah ujian yang begitu berat ini, Pak Hendrik harus berjuang sendirian membesarkan dan melindungi kedua anaknya tanpa kehadiran seorang istri di sisinya. Meski duka mendalam menggelayuti keluarga kecil ini, gerak cepat warga berhasil memadamkan api sebelum sempat melalap bagian atap rumah. Pakaian di badan menjadi satu-satunya harta yang tersisa bagi kedua buah hatinya yang masih menempuh pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD). Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak tinggal diam. Selain bantuan pangan (sembako) yang diserahkan hari ini untuk memenuhi kebutuhan pokok mendesak, BAZNAS juga tengah menyiapkan bantuan lanjutan berupa seragam dan perlengkapan sekolah baru untuk anak-anak Pak Hendrik. "Insya Allah, untuk keperluan seragam sekolah anak-anak beliau yang hangus terbakar, BAZNAS akan segera menyerahkan bantuan susulan. Mohon doa dan dukungannya, mudah-mudahan bisa terealisasi dalam minggu ini agar anak-anak bisa kembali belajar dengan tenang," ujar Eman Suherman saat menyerahkan bantuan. Kepedulian Bersama Melalui Zakat Musibah yang dialami Bapak Hendrik adalah panggilan bagi kita semua untuk mengulurkan tangan. Melalui sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah melalui Dinas Sosial, dan pihak kecamatan, diharapkan proses pemulihan psikologis dan fisik keluarga korban dapat berjalan lebih cepat. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzaki dan munfik yang terus memercayakan keterpautan hatinya dalam berbagi. Semoga bantuan yang disalurkan menjadi pembersih harta, pelipat ganda pahala, dan pembuka pintu-pintu berkah bagi warga Majalengka. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASTanggapBencana #CingambulPeduli #ZakatMensejahterakan #Kemanusiaan #AksiNyataZakat
BERITA02/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Allahu Akbar! Manifestasi Cinta Umat di Bumi Sindangkasih: BAZNAS Majalengka Tembus Rekor Kurban Rp79,5 Miliar, Alirkan Berkah bagi 742 Ribu Jiwa
Allahu Akbar! Manifestasi Cinta Umat di Bumi Sindangkasih: BAZNAS Majalengka Tembus Rekor Kurban Rp79,5 Miliar, Alirkan Berkah bagi 742 Ribu Jiwa
MAJALENGKA (01 Juni 2026) — Menyusul suksesnya pelaksanaan ibadah agung Hari Raya Idul Adha 1447 H yang penuh berkah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi merilis Laporan Data Penghimpunan Kurban Triwulan II Tahun 2026. Berdasarkan rekapitulasi riil pasca-pemotongan hingga 31 Mei 2026, total penghimpunan hewan kurban di Bumi Sindangkasih tercatat sukses mencapai angka yang luar biasa, yaitu sebanyak 9.715 ekor hewan kurban. Jumlah monumental ini terdiri dari 1.674 ekor sapi, 7.338 ekor domba, dan 703 ekor kambing. Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi riil dari kekompakan jemaah dan sinergi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari berbagai kecamatan, instansi pemerintah, sektor swasta/perusahaan, organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga mitra strategis yang bergerak bersama dalam program kurban tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkurban dan kepedulian sosial umat Muslim di Majalengka terus tumbuh subur, sekaligus menjadi pilar penting pendukung visi daerah menuju #MajalengkaLangkungSae. Nilai Estimasi Ibadah Kurban: Bentuk Ketulusan Umat Dalam perhitungan estimasi nilai ekonomi syariah, BAZNAS Kabupaten Majalengka menggunakan rincian perkiraan harga hewan kurban yang berlaku di pasar lokal. Nilai per ekor sapi diestimasi sebesar Rp30.000.000 hingga Rp32.000.000, domba sebesar Rp3.500.000 hingga Rp4.000.000, dan kambing sebesar Rp4.500.000. Berdasarkan standarisasi tersebut, total nilai kurban yang berhasil diuangkan menembus angka Rp79.512.500.000 (Tujuh Puluh Sembilan Miliar Lima Ratus Dua Belas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Aliran dana ibadah ini terbagi secara proporsional atas nilai sapi sebesar Rp50.442.500.000, domba sebesar Rp25.695.000.000, serta kambing senilai Rp3.375.000.000. Kepercayaan besar dari para mudhohi (pekurban) ini mencerminkan integritas tinggi BAZNAS dalam mengelola dana sosial keagamaan yang amanah dan transparan. Realisasi Target Strategis Menuju Akhir Tahun Keberhasilan penghimpunan pada Triwulan II ini memberikan dampak signifikan terhadap target tahunan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Pada tahun 2026, target penghimpunan OFF Balance Sheet ditetapkan sebesar Rp179.896.000.000. Dengan capaian pertengahan tahun yang menyentuh Rp79.512.500.000 per tanggal 31 Mei 2026, maka realisasi program kerja kurban telah berhasil mencapai 44,20% dari target yang dicanangkan. Sisa target sebesar 55,80% akan terus dioptimalkan secara berkelanjutan oleh segenap staf dan relawan BAZNAS pada periode operasional berikutnya, melalui penguatan edukasi serta perluasan jaringan kemitraan umat. Dampak Distribusi: Mengetuk Pintu Langit, Membahagiakan Mustahik Di balik deretan angka statistik ini, esensi terdalam dari ibadah kurban adalah ketulusan untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama, khususnya warga yang membutuhkan. Keberkahan program kurban tahun ini diproyeksikan akan langsung menyentuh hati dan dapur-dapur para mustahik, dengan total penerima manfaat mencapai 742.287 orang. Secara rinci, kebahagiaan ini mengalir kepada 418.750 penerima manfaat dari pemotongan sapi, 293.537 penerima manfaat dari domba, serta 30.000 penerima manfaat dari kambing. Distribusi daging kurban dipastikan akan dilakukan secara merata, adil, dan menjangkau wilayah pelosok yang jarang tersentuh hewan kurban. Melalui langkah nyata ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak hanya berkomitmen menegakkan syiar Islam dan mendukung capaian dana sosial keagamaan, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial dan gizi yang merata bagi seluruh masyarakat. Semoga ketulusan para pekurban diterima oleh Allah SWT, menjadi penggugur dosa, dan membawa keberkahan melimpah bagi Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KurbanMajalengka2026 #LaporanKurbanTriwulanII #BerkahKurbanUmat #ZakatTumbuhBermanfaat #InfoMajalengka
BERITA01/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Meneguhkan Nilai Kemanusiaan dan Kebangsaan: Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Meneguhkan Nilai Kemanusiaan dan Kebangsaan: Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
H. Agus Asri Sabana Tegaskan Komitmen Zakat sebagai Implementasi Nyata Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab demi Mewujudkan Majalengka Langkung Sae MAJALENGKA, BAZNAS Dalam hamparan rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala serta didorong semangat nasionalisme yang mengakar kuat, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Majalengka Tahun 2026. Kegiatan sakral yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" ini berlangsung dengan penuh khidmat di Halaman Upacara Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Majalengka pada Senin pagi, 1 Juni 2026. Upacara yang menyatukan visi kebangsaan dan ketakwaan ini dipimpin langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kehadiran orang nomor satu di Majalengka tersebut didampingi oleh Wakil Bupati Majalengka, Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta diikuti dengan penuh kedisiplinan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka beserta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam amanatnya, Bupati Majalengka membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Sambutan tersebut menegaskan esensi mendalam bahwa Pancasila tidak boleh sekadar menjadi untaian teks sejarah yang pasif, melainkan harus menjelma menjadi living ideology—ideologi yang hidup, bergerak, dan mengalir dalam setiap hembusan napas kebijakan, etika, moral, serta tindakan nyata sehari-hari di tengah-tengah umat dan bangsa. "Sebagai bangsa yang besar, Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih terjajah. Nilai kemanusiaan yang terkandung dalam sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, harus diwujudkan dalam tindakan nyata," ungkap Bupati Eman Suherman saat membacakan amanat BPIP RI. Zakat dan Pancasila: Jembatan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Ditemui secara terpisah seusai rangkaian upacara, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan refleksi yang menyentuh hati terkait momentum bersejarah ini. Menurut beliau, nilai-nilai luhur Pancasila sangat selaras dengan prinsip-prinsip syariat Islam dalam membangun keadilan sosial (social justice) dan mengentaskan kemiskinan. Penguatan aspek moral, etika, dan karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila sejalan dengan misi BAZNAS dalam membersihkan harta serta memuliakan harkat martabat manusia melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. "Alhamdulillah, peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi momentum muhasabah bagi kita semua. Nilai dari Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, adalah cerminan dari kewajiban mulia kita dalam Islam untuk saling menolong (ta'awun), bergotong-royong, dan peduli kepada sesama umat yang membutuhkan. BAZNAS Majalengka berkomitmen penuh untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan ini melalui aksi nyata kepedulian sosial, memastikan bahwa keadilan dan kesejahteraan mengalir hingga ke lapisan masyarakat yang paling membutuhkan," tutur H. Agus Asri Sabana dengan penuh takzim. Ikhtiar Bersama Menuju Majalengka Langkung Sae Melalui momentum kebersamaan ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS dan seluruh elemen daerah menaruh harapan besar agar semangat persatuan, toleransi, serta cinta tanah air kian mengakar kuat di hati sanubari masyarakat. Sinergi yang kokoh antara umara (pemerintah), ulama, dan lembaga sosial keagamaan seperti BAZNAS dinilai menjadi modal utama dan fondasi spiritual yang kokoh dalam menghadapi tantangan global yang kian dinamis, sekaligus mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan ke hadirat Allah Azza wa Jalla, memohon perlindungan, kedamaian, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Majalengka dan bangsa Indonesia. Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol perekat komitmen, kesatuan hati, dan ikhtiar lahir batin demi mewujudkan visi daerah yang maju, adil, makmur, serta Majalengka Langkung Sae dalam ridha dan maghfirah Allah SWT. #MajalengkaLangkungSae #HariLahirPancasila2026 #BAZNASMajalengka #ZakatMenyejahterakanUmat #PancasilaPemersatuBangsa #KemanusiaanYgAdilDanBeradab #EmanSuherman #AgusAsriSabana #InfoMajalengka
BERITA01/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Hari Lahir Pancasila 2026: BAZNAS Majalengka Ajak Petik Hikmah Segala Suku dalam Bingkai Ukhuwah
Hari Lahir Pancasila 2026: BAZNAS Majalengka Ajak Petik Hikmah Segala Suku dalam Bingkai Ukhuwah
MAJALENGKA, BAZNAS Mengawali bulan Juni dengan penuh rasa syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema yang sarat makna, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Melalui momentum bersejarah ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, bersama seluruh jajaran pimpinan dan staf amil, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah) demi kemaslahatan umat dan bangsa. Pancasila dan Nilai Tauhid yang Mempersatukan Dalam pesannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar fondasi bernegara, melainkan juga cerminan dari nilai-nilai luhur agama yang mengajarkan perdamaian, keadilan sosial, dan kemanusiaan. "Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, adalah ruh dari segala lini kehidupan kita. Sebagai umat beriman, menjaga persatuan bangsa adalah bagian dari ikhtiar merawat bumi Allah. Pancasila telah menjadi payung teduh yang mempersatukan keberagaman kita, sekaligus menjadi modal utama kita untuk menebar kedamaian ke seluruh penjuru dunia," ujar H. Agus Asri Sabana dengan penuh khidmat. Beliau juga menambahkan bahwa spirit Pancasila sangat sejalan dengan visi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yaitu menghadirkan keadilan sosial dan mengikis kesenjangan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka. Komitmen Kebangsaan Jajaran Amil Seluruh jajaran pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus bergerak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Dalam menjalankan roda pengelolaan zakat, BAZNAS Majalengka bertekad menjadi lembaga yang inklusif, transparan, dan akuntabel, serta selalu mengedepankan asas kemanusiaan tanpa memandang perbedaan. Melalui sinergi program-program pendayagunaan zakat, BAZNAS Majalengka terus berikhtiar melahirkan mustahik yang mandiri dan berdaya, demi terwujudnya tatanan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Tentang BAZNAS Kabupaten Majalengka Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS Kabupaten Majalengka memiliki amanah untuk mengelola dan mendistribusikan dana ZIS secara amanah dan profesional. Di bawah kepemimpinan H. Agus Asri Sabana, BAZNAS Majalengka terus melakukan inovasi program demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan umat, sejalan dengan visi daerah menuju Majalengka anu Langkung Sae (Lebih Baik). #MajalengkaLangkungSae #HariLahirPancasila2026 #PancasilaPemersatuBangsa #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PancasilaFondasiPerdamaian #UmatBerdaya
BERITA01/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka Sampaikan Terima Kasih Mendalam atas Kepercayaan DAM Jamaah Haji 1447 H / 2026 M
Ketua BAZNAS Majalengka Sampaikan Terima Kasih Mendalam atas Kepercayaan DAM Jamaah Haji 1447 H / 2026 M
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., beserta seluruh jajaran pimpinan dan staf, menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jamaah haji asal Kabupaten Majalengka yang saat ini sedang menunaikan ibadah di Tanah Suci. Ungkapan ini disampaikan atas besarnya kepercayaan (amanah) para jamaah yang telah memilih BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menghimpun dan menyalurkan hewan DAM Haji mereka pada musim haji tahun 1447 H / 2026 M ini. H. Agus Asri Sabana mengungkapkan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh para Dhuyufurrahman (tamu Allah) merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang akan dijaga dengan prinsip tata kelola yang profesional, transparan, dan sesuai dengan syariat Islam. Berdasarkan data sementara, sebanyak 95 jamaah haji asal Majalengka telah menitipkan pembayaran DAM mereka melalui BAZNAS dengan total dana yang terhimpun mencapai Rp 299.250.000,-. "Atas nama pribadi, pimpinan, dan seluruh keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, kami menghaturkan Jazakumullahu Khairan Katsiran, terima kasih yang tak terhingga kepada bapak dan ibu jamaah haji. Di tengah kekhusyukan menunaikan rukun Islam kelima, bapak dan ibu masih memikirkan kemaslahatan umat di kampung halaman. Semoga Allah SWT menerima seluruh rangkaian ibadah haji bapak dan ibu, serta menganugerahkan predikat Haji yang Mabrur dan Mabruroh," doa H. Agus Asri Sabana dengan penuh khidmat. Mengalirkan Berkah Tanah Suci ke Pelosok Majalengka Pihak BAZNAS Majalengka memastikan bahwa setiap rupiah dari amanah DAM senilai Rp 3.150.000,- per jamaah ini diwujudkan dalam bentuk hewan DAM yang disembelih dan didistribusikan secara tepat sasaran. Melalui formula berbasis kearifan lokal, daging hewan DAM tersebut disalurkan langsung di wilayah domisili asal masing-masing jamaah haji di Kabupaten Majalengka. Teknis pelaksanaan di lapangan digerakkan secara sinergis dengan menitipkan hewan DAM melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa dan UPZ Kecamatan. Langkah ini diambil agar kebaikan dari Tanah Suci dapat mengalir langsung menghadirkan senyuman dan kebahagiaan bagi kaum dhuafa serta masyarakat yang membutuhkan di pelosok-pelosok desa. Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik kepada para jamaah haji dan masyarakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk menjaga transparansi penuh. Seluruh data jamaah pembayar DAM, proses verifikasi domisili, hingga dokumentasi lengkap pelaksanaan penyembelihan dan pendistribusian daging kepada para mustahik dikelola secara rapi di Kantor BAZNAS. Jajaran pimpinan BAZNAS Majalengka berharap program fasilitasi DAM Haji ini tidak hanya mempermudah ibadah para jamaah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi instrumen sosial yang nyata dalam menggerakkan roda kepedulian, pemerataan pangan, dan membawa keberkahan yang luas bagi seluruh masyarakat menuju Majalengka Langkung Sae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #TerimaKasihJamaahHaji #DAMHaji2026 #AmanahDanTransparan #ZakatTumbuhBermanfaat #KesejahteraanUmat #InfoMajalengka
BERITA01/06/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Gagas Reposisi Strategi Besar-Besaran, Targetkan Akselerasi Mustahik Menjadi Muzakki
BAZNAS Majalengka Gagas Reposisi Strategi Besar-Besaran, Targetkan Akselerasi Mustahik Menjadi Muzakki
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka akan melakukan reposisi strategi besar-besaran guna mengakselerasi transformasi mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat). Langkah strategis lintas divisi ini diambil menyusul hasil evaluasi Indeks Dampak Zakat (IDZ) Kabupaten Majalengka saat ini yang berada di angka 0,55, atau masuk dalam kategori "Cukup Berdampak". BAZNAS berkomitmen mengikis habis ego sektoral dan mengalihkan orientasi program dari bantuan sosial konsumtif karitatif menuju pemberdayaan produktif yang akuntabel dan berkelanjutan demi kemaslahatan umat yang komprehensif. Cambuk Muhasabah dan Komitmen Ketua BAZNAS Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan pernyataan mendalam yang menyentuh hati seluruh amilin dan masyarakat Majalengka terkait momentum transformasi ini: "Zakat adalah jembatan kasih sayang antara muzakki dan mustahik yang diridhai Allah SWT. Angka Indeks Dampak Zakat sebesar 0,55 ini adalah cambuk muhasabah bagi kita semua. Kita tidak boleh membiarkan air mata kemiskinan terus mengalir di bumi Majalengka tanpa adanya perubahan hidup yang nyata. Setiap rupiah dana ZIS yang diamanahkan oleh para muzzaki harus mampu mentransformasi mustahik menjadi muzakki. Mulai hari ini, seluruh divisi wajib bekerja berdampingan, melintasi ego sektoral, demi menghadirkan kemaslahatan umat yang komprehensif. Kita ubah air mata kemiskinan menjadi senyum kemandirian yang berkah." Matriks Aksi Nyata Lintas Divisi Guna merealisasikan visi mulia tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka telah merumuskan matriks strategi khusus lintas divisi yang mencakup jangka pendek dan jangka panjang: Divisi Pengumpulan (ZIS & DSKL): Berfokus pada aksi cepat kampanye Payroll System ASN berkolaborasi dengan Pemkab Majalengka hingga tingkat desa, digitalisasi melalui perluasan barcode QRIS di pusat keramaian (masjid, mini market, café, warung), serta optimalisasi Duta Zakat Milenial. Untuk jangka panjang, divisi ini akan mengekspansi sektor industri melalui pembentukan UPZ baru di kawasan manufaktur serta menggelar Muzakki Gathering & Retaining. Divisi Pendistribusian & Pendayagunaan: Melakukan klasterisasi ketat antara mustahik konsumtif dan produktif, serta menyalurkan bantuan modal cepat bagi UMKM mikro. Strategi keberlanjutannya bertumpu pada pendirian Balai Usaha BAZNAS (BUB) untuk komoditas pertanian dan olahan pangan lokal, disertai monitoring dan mentoring intensif oleh pendamping lapangan. Divisi Perencanaan, Keuangan, & Pelaporan: Menyelaraskan anggaran bulanan lintas divisi demi mengikis dana mengendap (idle fund), memperketat audit internal kepatuhan syariah, serta mengintegrasikan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) secara real-time dan menyusun RKAT berbasis penurunan angka kemiskinan. Divisi Admin, SDM, & Umum: Mengawal koordinasi rutin bulanan guna memitigasi ego sektoral, mengubah penilaian kerja pegawai berbasis KPI Kolaborasi, membenahi karier profesional, serta mendelegasikan staf (termasuk 2 amil yang belum bersertifikasi) untuk mengikuti pelatihan sertifikasi kompetensi amil modern. Divisi Media, Informasi, & Humas: Melakukan rebranding konten melalui Human Interest Storytelling video pendek kesuksesan mustahik, mempublikasikan transparansi digital bulanan, membangun Layanan Informasi Elektronik 24/7 berbasis WhatsApp/AI Chat, serta mengintegrasikan gerakan ini ke dalam visi daerah. Latar Belakang dan Keberlanjutan Program Langkah agresif ini dipicu oleh hasil evaluasi IDZ yang menunjukkan bahwa BAZNAS Majalengka berada di zona transisi kritis. Distribusi dana ZIS dinilai belum sepenuhnya optimal dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik secara struktural. Sebagai tindak lanjut, setiap Kepala Divisi kini diwajibkan menyusun Key Performance Indicators (KPI) turunan dari strategi besar ini. Divisi Administrasi & SDM memegang tanggung jawab penuh dalam mengawal jadwal koordinasi rutin bulanan, sementara Divisi Pengumpulan bergerak cepat memetakan titik fisik keramaian baru untuk penempatan kanal QRIS. Melalui integrasi program "BAZNAS Mulia (Menuju Umat Lebih Baik)", BAZNAS berkomitmen menyelaraskan gerak langkahnya dengan visi besar daerah, menuju "Majalengka Langkung Sae". #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MustahikMenjadiMuzakki #MuhasabahZakat #KemaslahatanUmat #ZakatModern #TransparansiZakat
BERITA31/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Menjemput Ridha Allah di Gubuk Keprihatinan: BAZNAS Majalengka Tinjau Langsung Hunian Nenek Omoh Rohmah dan Bapak Uu di Talaga Wetan
Menjemput Ridha Allah di Gubuk Keprihatinan: BAZNAS Majalengka Tinjau Langsung Hunian Nenek Omoh Rohmah dan Bapak Uu di Talaga Wetan
MAJALENGKA, JUMAT (29 MEI 2026) Menyahuti jeritan hati mustahik dengan gerak cepat yang penuh berkah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melakukan survei faktual terhadap dua unit rumah tidak layak huni milik Nenek Omoh Rohmah dan Bapak Uu Saepudin di RT.018 RW 006 Blok Kadawung, Desa Talaga Wetan, Kecamatan Talaga, pada Jumat (29/5/2026). Langkah tanggap kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Staf Media BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, didampingi Kasi Pelayanan Desa Talaga Wetan serta Kepala Dusun setempat, guna memverifikasi kelayakan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) demi mengangkat harkat kehidupan sesama hamba Allah yang sedang dirundung kesulitan. Potret Ujian dan Ketabahan di Blok Kadawung Pandangan mata tim yang turun ke lapangan disambut oleh realitas kehidupan yang amat menyayat hati, sebuah ujian kesabaran yang nyata bagi para penghuninya. Nenek Omoh Rohmah, seorang janda tua yang fisiknya telah digerus usia, harus merajut hari-hari senjanya bersama anak dan menantunya di bawah naungan gubuk yang nyaris roboh. Rumah tersebut kini kondisinya lapuk berantakan tanpa langit-langit, dengan kerusakan atap yang parah sisa dari musibah kebakaran yang menimpanya beberapa bulan lalu. Kegetiran hidup kian terasa karena hunian sempit itu tidak memiliki fasilitas sanitasi di dalam; mereka terpaksa memanfaatkan drum bekas di luar rumah sebagai bak mandi, berdampingan langsung dengan ruang dapur darurat yang hanya disekat oleh selembar baliho bekas. Hanya berjarak sekitar 30 meter dari kediaman Nenek Omoh, ketabahan serupa juga diuji di kediaman Bapak Uu Saepudin. Di bawah atap yang hampir serupa kerusakannya—rapuh dimakan waktu dan bocor saat hujan melanda—Bapak Uu mengarungi ujian hidup ini dengan penuh keikhlasan bersama istri tercinta. Kedua potret hunian ini menjadi panggilan iman yang menggetarkan nurani segenap amilin di BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk segera hadir mengulurkan tangan. Sinergi dan Semangat Ta'awun (Gotong Royong) Mewakili pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman menegaskan bahwa kehadiran tim ke Blok Kadawung bukan sekadar menjalankan tugas formal, melainkan bentuk pertanggungjawaban teologis untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzzaki tersalurkan secara tepat sasaran. Beliau menerangkan bahwa bantuan program RLHB dari BAZNAS Majalengka ini pada hakikatnya bersifat stimulan, sehingga komitmen kerja sama dari berbagai pihak sangat menentukan keberhasilan pembangunan. "Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan kondisi yang sebenarnya di lapangan. Dalam ikhtiar ini, kami perlu menyampaikan bahwa jika nantinya Bapak Uu dan Nenek Omoh diberikan ketetapan untuk menerima bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), sifatnya adalah stimulan. Oleh karena itu, dalam kegiatan survei dan verifikasi ini, kami harus memastikan beberapa indikator sebagai daya dukung mutlak," ujar Eman Suherman. Beliau memaparkan lebih lanjut mengenai indikator penunjang tersebut, seperti kesiapan dana tambahan mandiri atau ketersediaan stok material awal yang dimiliki oleh mustahik (seperti batu, semen, bata, pasir, kayu, dan sebagainya). "Selain itu, kami juga harus memastikan dukungan penuh dari Pemerintah Desa setempat untuk menggalang swadaya masyarakat serta menggerakkan kembali budaya gotong royong dalam proses pembangunan fisik rumah kedua keluarga tersebut. Hal ini sangat krusial dilakukan agar para penerima bantuan nantinya benar-benar memiliki rumah yang layak huni, bukan malah sebaliknya—menjadi tidak punya tempat tinggal karena proses pembangunan tidak tuntas atau terbengkalai akibat kendala keuangan di tengah jalan," tambahnya secara detail. Ikhtiar Mewujudkan Hunian yang Thayyib Program RLHB ini merupakan bagian terintegrasi dari visi besar pemulihan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan berbasis syariah di Kabupaten Majalengka. BAZNAS senantiasa menekankan bahwa penyelesaian masalah kemiskinan dan keterpurukan infrastruktur sosial tidak dapat bertumpu pada satu lembaga saja, melainkan membutuhkan sinergi kolektif yang dijiwai oleh semangat ta'awun (tolong-menolong dalam kebaikan). Melalui keterlibatan aktif Pemerintah Desa Talaga Wetan dan kearifan lokal masyarakat sekitar, diharapkan proses renovasi ini dapat segera terealisasi demi menghadirkan hunian yang thayyib (baik), aman, dan menenteramkan sebagai tempat beribadah. Langkah verifikasi lapangan ini menjadi penentu utama dalam penyusunan skala prioritas pendistribusian dana umat secara akurat, transparan, dan akuntabel. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga kedua keluarga mustahik dapat tersenyum kembali menghuni rumah yang layak, sejalan dengan cita-cita mulia mewujudkan tatanan daerah yang penuh berkah. #MajalengkaLangkungSae #BaznasMajalengka #ZakatPemberdayaan #PeduliSesama #RumahLayakHuni #Kemanusiaan #TalagaWetan #InfoTalaga #ZakatMensejahterakanUmat #IslamRahmatanLilAlamin
BERITA31/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS Salurkan Berkah Daging Kurban Hingga Pelosok Desa Terpencil
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS Salurkan Berkah Daging Kurban Hingga Pelosok Desa Terpencil
MAJALENGKA (BAZNAS) — Mengalirkan kebahagiaan dan mengetuk pintu-pintu keberkahan di Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi merealisasikan penyaluran hewan kurban dari program “Sedekah Daging Kurban Berkah Berdayakan Desa”. Program kemanusiaan yang bersumber dari donasi recehan konsumen Alfamart periode Maret-April 2026 senilai Rp4.570.463.258,- ini, berhasil dikonversikan menjadi 989 ekor hewan kurban setara domba/kambing (Doka) serta 1.750 kaleng daging olahan. Seluruh bantuan pangan bergizi ini didistribusikan secara masif dan merata langsung ke tangan masyarakat prasejahtera di berbagai wilayah pelosok, termasuk kantong-kantong kemiskinan di 13 provinsi yang mencakup wilayah Jawa, Bali, Sumatra, NTB, Sulawesi Selatan, hingga Maluku, guna memastikan kebahagiaan kurban tidak hanya menumpuk di kota-kota besar. Senyum Bahagia di Balik Jeruji Kemiskinan Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan program ini. Menurutnya, tetesan kepedulian dari masyarakat yang dihimpun secara kolektif terbukti mampu menghadirkan dampak sosial yang sangat masif, sekaligus menjadi jawaban atas doa-doa saudara seiman di pelosok desa yang jarang menyantap daging. "Kami sangat mengapresiasi seluruh konsumen Alfamart yang telah memercayakan penyaluran sedekah daging kurban ini melalui BAZNAS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Alhamdulillah, dari total hewan kurban yang disembelih dan diolah, kami berhasil menyentuh hati 23.043 penerima manfaat yang tersebar di berbagai pesantren, masjid, panti asuhan, hingga komunitas desa terpencil," ujar H. Sodik Mudjahid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2026). Langkah mulia ini dilakukan dengan skema pemberdayaan yang indah, yakni melibatkan para peternak lokal di daerah serta berkolaborasi erat dengan relawan, tokoh masyarakat, dan lembaga sosial. "Bagi banyak penerima manfaat, bantuan ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri yang membuncah. Mereka akhirnya dapat merasakan nikmatnya hidangan kurban yang bergizi bersama keluarga di momentum suci Iduladha," tambahnya dengan penuh haru. Sinergi Kebaikan yang Transparan Di sisi lain, Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menegaskan bahwa program ini murni lahir dari ketulusan hati para pelanggan Alfamart yang menyisihkan kembalian atau berdonasi melalui kasir. “Terima kasih kepada seluruh konsumen Alfamart yang turut berpartisipasi. Seluruh donasi yang terkumpul sepenuhnya dikelola dan disalurkan melalui BAZNAS RI. Kami juga sangat mengapresiasi BAZNAS beserta seluruh relawan di lapangan yang telah bergerak dengan hati, menembus batas-batas geografis demi mengantarkan misi kebaikan ini langsung ke pedesaan terpencil secara merata,” tandas Solihin. Melalui sinergi kemanusiaan ini, BAZNAS membuktikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional tidak hanya menjadi ritual ibadah, melainkan pilar nyata dalam menegakkan marwah dan kesejahteraan umat hingga ke pelosok negeri. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMensejahterakanUmat #KurbanBerkahBerdayakanDesa #SedekahKonsumenAlfamart #NikmatKurbanHinggaPelosok #BAZNASRI #ALFAMART #Donasialfamart
BERITA31/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →