Berita Terbaru
Djedjen Sukmadja Terima Bantuan Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka untuk Memperkuat Kemandirian Ekonomi
MAJALENGKA – Djedjen Sukmadja, warga Lingkungan Mekarjaya RT 003 RW 001, Kelurahan Tonjong, Kecamatan Majalengka, menerima bantuan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka pada Jumat (23/10/2026). Bantuan tersebut diserahkan oleh Fizay Muhammad Faozan, S.H., CPM, Kepala Divisi Humas dan Protokol Pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Djedjen menerima bantuan secara langsung dengan didampingi seorang temannya. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Majalengka Mandiri, yang berfokus pada penguatan usaha dan peningkatan kemandirian ekonomi para mustahik.
Bantuan modal usaha tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif untuk menunjang kegiatan usaha yang dijalankan Djedjen Sukmadja, sehingga mampu membuka peluang peningkatan pendapatan dan membantu memperkuat kondisi ekonomi keluarganya.
Bantuan Modal sebagai Langkah Menuju Kemandirian
Bagi pelaku usaha mikro, ketersediaan modal menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha dan mengembangkan potensi ekonomi. Dukungan permodalan diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada penerima manfaat untuk mengoptimalkan usaha, meningkatkan produktivitas, serta membangun sumber penghasilan yang lebih stabil.
Melalui program Majalengka Mandiri, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan bantuan yang tidak hanya bersifat meringankan beban ekonomi, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat berusaha dan kemandirian di kalangan mustahik.
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan modal yang baik dan pemanfaatan yang tepat, bantuan diharapkan dapat menjadi pijakan bagi penerima manfaat untuk mengembangkan usaha secara bertahap.
Mengoptimalkan Dana ZIS untuk Pemberdayaan Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar dana ZIS yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program pemberdayaan ekonomi, dana tersebut diarahkan untuk membantu mustahik memperkuat kemampuan usaha dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.
Program Majalengka Mandiri menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun masyarakat yang lebih produktif, sekaligus membuka peluang agar penerima manfaat dapat meningkatkan kesejahteraan melalui usaha yang dikelolanya.
Penyerahan bantuan modal usaha kepada Djedjen Sukmadja diharapkan menjadi bagian dari langkah nyata dalam memperluas manfaat zakat bagi masyarakat Kabupaten Majalengka. Semangat ini sejalan dengan cita-cita Majalengka Langkung Sae, melalui penguatan kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Kemandirian, Membangun Kesejahteraan Umat.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #DjedjenSukmadja #BantuanModalUsaha #PemberdayaanEkonomi #ZakatProduktif #ZakatInfakSedekah #MustahikBerdaya #UMKMMajalengka
BERITA23/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Masjid Nurul Amal Babakan Jawa Terima Bantuan Sarana Keagamaan dari BAZNAS Majalengka
AJALENGKA – BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan sarana keagamaan kepada panitia Masjid Nurul Amal, Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan Majalengka, pada Jumat (23/10/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, di ruang kerja Ketua BAZNAS Majalengka dan diterima langsung oleh pihak panitia masjid.
Dalam penyerahan tersebut, Ketua BAZNAS Majalengka didampingi oleh Embed Humed, M.Pd., Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung kebutuhan sarana keagamaan serta menunjang aktivitas ibadah dan pembinaan umat di lingkungan masyarakat.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi jamaah Masjid Nurul Amal, sekaligus mendukung kelancaran berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh pengurus dan panitia masjid.
Mendukung Sarana Ibadah dan Kegiatan Keagamaan
Masjid memiliki peran penting bukan hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, melainkan juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keislaman, serta penguatan kebersamaan masyarakat. Ketersediaan sarana keagamaan yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung agar fungsi masjid dapat berjalan secara optimal.
Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya mengambil bagian dalam mendukung kebutuhan lembaga keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah serta mendorong keberlangsungan kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penyaluran bantuan sarana keagamaan juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kepentingan umat, sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku.
Menguatkan Kepedulian dan Kemakmuran Masjid
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan manfaat ZIS melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan dan penguatan kehidupan spiritual umat.
Sinergi antara BAZNAS, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dalam memakmurkan masjid serta menjaga keberlanjutan kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan.
Melalui penyaluran bantuan kepada Masjid Nurul Amal di Kelurahan Babakan Jawa ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat kehidupan keagamaan dan meningkatkan kemaslahatan umat.
Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita Majalengka Langkung Sae, melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Umat, Menumbuhkan Keberkahan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #MasjidNurulAmal #BabakanJawa #BantuanSaranaKeagamaan #PeduliMasjid #ZakatInfakSedekah #SyiarIslam #KemakmuranMasjid
BERITA23/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Sustini dan Wahid, Warga Werasari yang Kini Mendapat Dukungan Modal Usaha dari BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan modal usaha kepada Sustini dan Wahid, warga Desa Werasari, Kecamatan Malausma, pada Jumat (23/10/2026). Penyaluran yang berlangsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka ini merupakan bagian dari program Majalengka Mandiri, sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Bantuan tersebut diserahkan oleh Robi Ferdian Raka Siwi, S.E., Staf Bidang Layanan Mustahik BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dalam penyerahan tersebut, bantuan untuk Wahid diterima oleh istrinya, Yeti Supiah, yang mewakili suaminya.
Melalui bantuan permodalan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan modal untuk menjalankan dan mengembangkan usaha. Bantuan diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para penerima manfaat untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat pendapatan keluarga, serta membangun kemandirian ekonomi secara bertahap.
Majalengka Mandiri, Dorong Mustahik Lebih Berdaya
Program Majalengka Mandiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka di bidang pemberdayaan ekonomi. Program ini berfokus pada penguatan usaha mikro melalui bantuan modal usaha dan pendampingan, sehingga para mustahik memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan potensi usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Bantuan modal usaha tidak hanya dipandang sebagai dukungan finansial, tetapi juga sebagai langkah awal untuk membangun semangat berusaha, memperluas peluang ekonomi, dan menciptakan sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan.
Dengan dukungan yang tepat, pelaku usaha mikro diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usahanya, mengelola modal secara produktif, serta secara bertahap memperbaiki kondisi ekonomi rumah tangga. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar memutus rantai kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis dana ZIS.
ZIS untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Umat
Penyaluran bantuan kepada Sustini dan Wahid menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program Majalengka Mandiri berjalan beriringan dengan program unggulan lainnya, yakni Majalengka Sehat, Majalengka Cerdas, Majalengka Taqwa, dan Majalengka Peduli. Seluruh program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengelolaan ZIS yang terarah, tepat sasaran, dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui berbagai program pemberdayaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap para mustahik tidak hanya memperoleh bantuan untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memiliki peluang untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.
Semangat ini sejalan dengan cita-cita mewujudkan Majalengka Langkung Sae, melalui penguatan solidaritas sosial, pemberdayaan ekonomi umat, dan optimalisasi dana ZIS untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Majalengka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Kemandirian, Membangun Kesejahteraan Umat.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #PemberdayaanEkonomi #BantuanModalUsaha #UMKMMajalengka #ZakatProduktif #ZakatInfakSedekah #MustahikBerdaya #KesejahteraanUmat
BERITA23/10/2026 | Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ringankan Beban Petugas Pemadam Kebakaran Gunung Ciremai, BAZNAS Majalengka Salurkan 150 Paket Makanan dan Minuman
KUNINGAN — Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui aksi kemanusiaan bagi para petugas yang berjibaku menangani kebakaran hutan di kawasan Gunung Ciremai. Selepas salat Jumat, 23 Oktober 2026, BAZNAS Majalengka menyalurkan 150 paket makanan siap saji dan 10 karton minuman kemasan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi tim evakuasi dan pemadam kebakaran yang tengah menjalankan tugas di lapangan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi Fizay Muhamad Faizan, S.H., M.H., CPM., selaku Kepala Divisi Humas, Hukum, dan Protokoler, Eman Suherman, S.Pd.I., Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka, serta anggota Tim BTB.
Penyerahan berlangsung di Polsek Pasawahan, Kabupaten Kuningan, dan diterima oleh jajaran Polsek Pasawahan bersama perwakilan Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Kuningan.
Hadir Membantu Mereka yang Berjuang di Tengah Bencana
Kebakaran hutan di kawasan Gunung Ciremai menjadi ujian yang membutuhkan kesigapan, ketangguhan, dan kepedulian banyak pihak. Di tengah upaya evakuasi dan pemadaman, para petugas harus mengerahkan tenaga serta menghadapi berbagai tantangan demi mengendalikan kebakaran dan menjaga keselamatan bersama.
Dalam situasi tersebut, bantuan makanan dan minuman bukan sekadar dukungan logistik. Lebih dari itu, bantuan ini menjadi ungkapan kepedulian dan bentuk solidaritas bagi mereka yang mengabdikan tenaga untuk misi kemanusiaan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap 150 paket makanan siap saji dan 10 karton minuman kemasan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para petugas, menjaga stamina selama bertugas, serta menjadi penyemangat di tengah perjuangan menghadapi bencana.
Menebar Manfaat, Menguatkan Ukhuwah Kemanusiaan
Bagi BAZNAS, kepedulian terhadap korban maupun petugas penanganan bencana merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi kemaslahatan umat. Nilai-nilai Islam mengajarkan bahwa menolong sesama merupakan amal kebajikan yang memiliki arti besar, terlebih ketika bantuan diberikan kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
Semangat tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma'idah: 2).
Ayat ini menjadi pengingat bahwa kepedulian dan kerja sama dalam kebaikan merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim. Di tengah bencana, kepedulian tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar, tetapi setiap bantuan yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi penguat bagi mereka yang sedang berjuang.
Melalui aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menguatkan sinergi bersama unsur kepolisian dan tim penanganan bencana. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran tugas di lapangan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong lintas wilayah.
Ikhtiar Kebaikan untuk Keselamatan Bersama
BAZNAS Kabupaten Majalengka mendoakan agar seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan Gunung Ciremai senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, perlindungan, dan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas.
Semoga upaya pemadaman berjalan lancar, kebakaran dapat segera dikendalikan, dan kawasan Gunung Ciremai beserta masyarakat di sekitarnya senantiasa berada dalam lindungan-Nya.
Bantuan ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjuangan kemanusiaan, selalu ada nilai kepedulian yang menyatukan. Ketika sebagian saudara kita berjuang menghadapi bencana, uluran tangan dan doa menjadi wujud nyata bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Manfaat bagi Sesama.
#BAZNASMajalengka #BAZNASKabupatenMajalengka #BAZNASSiagaBencana #BAZNASTanggapBencana #BTB #KebakaranHutan #GunungCiremai #PeduliBencana #AksiKemanusiaan #ZakatUntukKemanusiaan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA23/10/2026 | Humas BTB Baznas Majalengka
Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Inovasi SIGAP di BAZNAS Fundraising Forum 2026, Tanamkan Budaya Peduli Sejak Dini
MAJALENGKA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menjadi narasumber dalam kegiatan BAZNAS Fundraising Forum 2026 yang diselenggarakan BAZNAS Republik Indonesia pada Jumat (23/10/2026) melalui Zoom Meeting. Dalam forum tersebut, ia memaparkan praktik baik program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) sebagai inovasi edukasi zakat, infak, dan sedekah yang menanamkan karakter kepedulian, empati, serta semangat berbagi kepada generasi muda sejak dini.
Forum yang terbuka bagi BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan pegiat filantropi ini mengangkat tema “Manasik Zakat: Upaya Pendidikan Zakat Sejak Dini”. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman, gagasan, dan strategi penguatan fundraising zakat melalui pendekatan edukasi, pelayanan, kemudahan pembayaran, serta pengelolaan hubungan dengan para donatur secara berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa program SIGAP tidak semata-mata berorientasi pada penghimpunan infak dan sedekah, tetapi juga membangun karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang peduli, memiliki empati sosial, dan terbiasa berbagi dengan sesama.
“Yang ingin kami bangun melalui program SIGAP bukan hanya penghimpunannya, melainkan juga mental peduli, mental empati, dan mental mau berbagi. Kebaikan perlu didakwahkan, tetapi karakter orang-orang baik juga harus dibentuk dan dibiasakan sedini mungkin,” demikian inti pemaparan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka tersebut.
Menurutnya, pendidikan filantropi perlu dimulai sejak anak-anak berada di lingkungan pendidikan. Melalui kebiasaan berinfak dan bersedekah secara sukarela, peserta didik diharapkan memahami bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana sesuai kemampuan masing-masing.
SIGAP: Membangun Karakter, Menguatkan Kepedulian Sosial
Program SIGAP merupakan gerakan infak dan sedekah yang menyasar peserta didik di sekolah dan madrasah, dengan melibatkan tenaga pendidik, karyawan, orang tua, serta masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan kepedulian sosial.
H. Agus menjelaskan, pelaksanaan SIGAP berlandaskan prinsip sukarela dan tanpa paksaan. Program ini tidak menetapkan nominal tertentu bagi peserta didik. Anak-anak dapat berinfak atau bersedekah sesuai kemampuan, baik Rp500, Rp1.000, maupun nominal lainnya.
Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa nilai utama sedekah bukan terletak pada besarnya nominal, melainkan pada keikhlasan, kebiasaan berbagi, dan kepedulian terhadap orang lain.
Selain membangun karakter peserta didik, SIGAP juga memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, lembaga pendidikan tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.
Dampak program ini turut dirasakan melalui penguatan penghimpunan dana sosial keagamaan yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program sosial dan kemanusiaan serta pemberdayaan mustahik di Kabupaten Majalengka.
Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama
Keberhasilan pelaksanaan SIGAP tidak terlepas dari kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
H. Agus menyampaikan bahwa koordinasi dan sosialisasi dilakukan secara berkelanjutan untuk membangun kesepahaman mengenai tujuan, mekanisme, serta manfaat program. Komunikasi dengan lingkungan pendidikan dilaksanakan melalui koordinasi bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan kepala sekolah, serta melalui jajaran Kementerian Agama untuk menjangkau lingkungan madrasah.
Respons positif dari para pemangku kepentingan tersebut menjadi modal penting dalam memperluas pelaksanaan program sekaligus menjaga keberlanjutannya.
Dalam pelaksanaannya, terdapat empat tahapan utama SIGAP, yaitu sosialisasi dan koordinasi, pembentukan serta penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pelaksanaan gerakan infak dan sedekah, serta pencatatan, penyetoran, dan pelaporan dana yang dihimpun.
Dana infak dan sedekah dari peserta didik dihimpun melalui UPZ sekolah atau lembaga pendidikan, kemudian disetorkan kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka sesuai mekanisme yang berlaku. Pengawasan dan monitoring serta evaluasi juga dilakukan secara berkala untuk memastikan program berjalan dengan baik dan terus mendapatkan penguatan.
Didukung Regulasi Daerah, Perkuat Gerakan Zakat dan Sedekah
Dalam forum tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menjelaskan pentingnya dukungan regulasi daerah dalam memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah. Salah satu landasan yang menjadi perhatian adalah Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah, yang memuat ketentuan terkait pengumpulan zakat fitrah, infak, dan sedekah.
Regulasi tersebut menjadi salah satu instrumen pendukung dalam membangun sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, perangkat daerah, satuan pendidikan, dan Kementerian Agama untuk meningkatkan literasi serta partisipasi masyarakat dalam gerakan filantropi Islam.
Menurut H. Agus, penguatan program tidak cukup hanya melalui ajakan, tetapi juga membutuhkan kesepahaman bersama, mekanisme yang jelas, dan komitmen berkelanjutan dari seluruh pihak yang terlibat.
Selain SIGAP, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengembangkan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) sebagai gerakan yang mendorong budaya berbagi di lingkungan karyawan dan pegawai. Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi masyarakat dalam gerakan kebaikan secara kolektif.
Melalui SIGAP dan ASIK, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menghadirkan pendekatan fundraising yang tidak hanya memperkuat penghimpunan dana, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan keberlanjutan kepedulian di berbagai lingkungan masyarakat.
BAZNAS RI: Fundraising Harus Didukung Komunikasi, Pelayanan, Kanal Pembayaran, dan Data
Sebelumnya, dalam pengantar forum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, H. Dr. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, menekankan bahwa keberhasilan fundraising tidak cukup hanya mengandalkan komunikasi yang baik.
Menurutnya, komunikasi yang efektif perlu diikuti pelayanan yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi, berkonsultasi, dan menunaikan zakat, infak, maupun sedekah. Ketersediaan kanal pembayaran yang mudah dijangkau juga menjadi faktor penting agar calon donatur dapat segera menyalurkan donasinya.
Ia menyoroti pentingnya memperluas jaringan UPZ di berbagai lingkungan, mulai dari masjid, komunitas, rukun tetangga, desa, hingga kantor, termasuk memanfaatkan kanal pembayaran digital. Dengan semakin banyaknya pilihan saluran pembayaran, masyarakat diharapkan semakin mudah menunaikan kewajibannya dan berbagi melalui lembaga pengelola zakat.
Selain itu, pengelolaan data muzaki dan calon donatur menjadi bagian penting dari strategi fundraising. Data yang dikelola dengan baik memungkinkan lembaga membangun komunikasi secara personal, menyampaikan laporan penyaluran dana, menjaga kepercayaan, serta mempertahankan loyalitas donatur agar terus berpartisipasi dalam gerakan kebaikan.
Sejalan dengan pandangan tersebut, praktik SIGAP yang dipaparkan BAZNAS Kabupaten Majalengka menunjukkan bahwa penguatan fundraising dapat dimulai melalui pendidikan karakter, pembiasaan berbagi, kolaborasi lintas lembaga, serta pengelolaan program yang terstruktur dan berkelanjutan.
Partisipasi Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam BAZNAS Fundraising Forum 2026 diharapkan menjadi sarana berbagi pengalaman dan memperluas inspirasi bagi pengelola zakat di berbagai daerah. Praktik baik SIGAP menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan zakat sejak dini dapat dikembangkan melalui gerakan nyata yang dekat dengan kehidupan peserta didik.
Melalui semangat Majalengka Langkung Sae, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperkuat literasi zakat, infak, dan sedekah, menumbuhkan generasi yang peduli dan berjiwa dermawan, serta mengoptimalkan dana sosial keagamaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
#BAZNASMajalengka #BAZNASFundraisingForum2026 #SIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #ASIK #PendidikanZakatSejakDini #LiterasiZakat #FundraisingZakat #GerakanSedekah #FilantropiIslam #ZakatUntukKesejahteraan #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA23/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Keluarga Almarhumah Elah Hasanah di Jatipamor
MAJALENGKA — Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan kesehatan kepada keluarga almarhumah Ibu Elah Hasanah, warga Blok Cikalong RT 03 RW 01, Desa Jatipamor, Kecamatan Talaga, Jumat (23/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan oleh Eman Suherman, S.Pd.I., selaku Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, dan diterima oleh pihak keluarga, Bapak Ende Rofe’i. Penyerahan bantuan turut didampingi jajaran Muspika Kecamatan Talaga sebagai bentuk sinergi dan kepedulian bersama terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kehidupan.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat, termasuk keluarga yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat persoalan kesehatan dan kehilangan anggota keluarga tercinta.
Almarhumah Ibu Elah Hasanah telah berpulang ke rahmatullah. Kepergian beliau tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Di tengah suasana kehilangan tersebut, bantuan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bahwa kepedulian terhadap keluarga yang sedang berduka tetap hadir di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tidak hanya menjadi bentuk dukungan material, tetapi juga cerminan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kasih sayang terhadap sesama.
Kehadiran jajaran Muspika Kecamatan Talaga dalam penyerahan bantuan tersebut juga mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan unsur kewilayahan dalam memperkuat kepedulian sosial. Dengan kebersamaan, diharapkan masyarakat yang menghadapi kesulitan dapat merasakan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah Ibu Elah Hasanah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan serta menerangi alam kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT menganugerahkan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini.
Zakat, Infak, dan Sedekah: Menghadirkan Kepedulian, Menguatkan Sesama, Menebar Keberkahan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASTanggapBencana #BantuanKesehatan #PeduliSesama #Jatipamor #Talaga #ZakatInfakSedekah
BERITA23/10/2026 | Humas BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kebencanaan kepada Korban Kebakaran di Jatipamor, Camat Apresiasi Kepedulian Pemerintah Daerah
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan kebencanaan kepada Haji Diding, warga Blok Sunapulo RT 08 RW 03, Desa Jatipamor, Kecamatan Talaga, yang rumahnya mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jumat pagi, 23 Oktober 2026, melalui Komandan Tim Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Camat Talaga, Kapolsek Talaga, perwakilan Danramil Talaga, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos), serta Kepala Desa Jatipamor. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat kewilayahan ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam mendampingi masyarakat yang tengah menghadapi ujian akibat bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Talaga menyampaikan bahwa bantuan yang bersumber dari BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Bupati Majalengka melalui BAZNAS terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka serta Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka atas perhatian yang diberikan kepada warga Desa Jatipamor, khususnya keluarga Haji Diding yang terdampak kebakaran.
Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi penguat bagi masyarakat bahwa warga yang tertimpa musibah tidak menghadapi kesulitan seorang diri. Dukungan dari pemerintah daerah dan BAZNAS diharapkan dapat membantu meringankan beban korban sekaligus menumbuhkan kembali semangat untuk bangkit dan menata kehidupan.
Sementara itu, Komandan Tim Tanggap Bencana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Ketua BAZNAS berhalangan hadir karena pada waktu yang bersamaan sedang melaksanakan kegiatan lain.
Meski demikian, BAZNAS Kabupaten Majalengka tetap berkomitmen menjalankan amanah kemanusiaan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata bagi Haji Diding beserta keluarga dalam menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.
Bagi keluarga yang tertimpa musibah, kebakaran bukan hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga menghadirkan kesedihan dan tantangan untuk kembali membangun kehidupan. Dalam keadaan seperti inilah, kepedulian dan uluran tangan sesama menjadi sumber kekuatan untuk menumbuhkan harapan.
Melalui program kebencanaan, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi kesulitan. Sinergi bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam memperkuat respons kemanusiaan di Kabupaten Majalengka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat serta menjadi penyemangat untuk kembali bangkit. Semoga Haji Diding beserta keluarga diberikan ketabahan, kekuatan, dan kemudahan oleh Allah SWT dalam melewati ujian ini.
Kepedulian yang hadir melalui zakat, infak, dan sedekah menjadi pengingat bahwa di tengah musibah, selalu ada harapan melalui kebersamaan. Sebab, membantu sesama bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan juga menghadirkan perhatian, menguatkan hati, dan menumbuhkan kembali keyakinan bahwa kebaikan akan selalu menemukan jalannya.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Harapan, Menebar Keberkahan.
BERITA23/10/2026 | Humas BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Dalami Pengelolaan Bank Sampah, Jajaki Potensi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperluas wawasan mengenai pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kunjungan ke sejumlah bank sampah di wilayah Kabupaten Majalengka, Kamis (22/10/2026).
Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, bersama Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., mengunjungi bank sampah di wilayah Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, dan Desa Palabuan, Kecamatan Sukahaji. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang dilaksanakan pada Rabu sebelumnya di Bank Sampah Damar, Kelurahan Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung sistem pengelolaan sampah, mekanisme operasional, serta tata kelola bank sampah berbasis masyarakat. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya memperoleh gambaran mengenai praktik pengelolaan lingkungan yang terorganisasi dan berpotensi memberikan manfaat sosial maupun ekonomi bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mempelajari berbagai aspek pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan, pengumpulan, penimbangan, pencatatan, hingga pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Di wilayah Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, pengelolaan sampah didukung melalui edukasi kepada masyarakat dan penanganan sampah terpadu. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan.
Sementara itu, di Kecamatan Sukahaji, salah satu inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat terdapat di Bank Sampah Unit (BSU) Permata Palabuan, Desa Palabuan. Keberadaan bank sampah tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan pengelolaan sampah dari sumbernya, termasuk melalui pemilahan sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual.
Pengelolaan bank sampah yang melibatkan partisipasi masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah tangga, mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, sekaligus membuka peluang pemanfaatan sampah menjadi sumber nilai ekonomi.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, kunjungan ini menjadi sarana untuk memperluas perspektif dalam melihat potensi pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Pengelolaan sampah yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi pengembangan kegiatan produktif berbasis potensi lokal. Meski demikian, setiap peluang pengembangan program perlu dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kelayakan pelaksanaan, serta kesesuaiannya dengan tugas dan fungsi BAZNAS.
Semangat menjaga lingkungan sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya kebersihan, amanah, dan tanggung jawab dalam memelihara bumi. Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan bagian dari ikhtiar mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik dan membawa kemaslahatan bagi sesama.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat terus memperkaya wawasan, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, serta mengidentifikasi peluang pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ikhtiar tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendorong terwujudnya masyarakat yang mandiri, berdaya, dan peduli terhadap lingkungan, demi kesejahteraan bersama serta terwujudnya Majalengka yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Manfaat, Menguatkan Kepedulian, Membangun Kemaslahatan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #PeduliLingkungan #BankSampah #PengelolaanSampah #PemberdayaanMasyarakat #LingkunganBersih #MajalengkaBersih #ZakatUntukKesejahteraan #KemaslahatanUmat
BERITA22/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Dukung Penanganan Anak Tidak Sekolah
MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan dukungannya terhadap upaya pencegahan dan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui penguatan sinergi lintas sektor. Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., saat menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (PPATS) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Kamis (22/10/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kerja sama antarpemangku kepentingan dalam memperluas akses pendidikan, meningkatkan mutu layanan, serta memperbaiki tata kelola pendidikan. Langkah tersebut sekaligus mendukung implementasi program Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Majalengka.
Keterlibatan BAZNAS dalam koordinasi ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan sektor pendidikan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Persoalan anak tidak sekolah membutuhkan perhatian bersama, baik melalui upaya pencegahan agar anak tidak putus sekolah maupun penanganan bagi anak yang telah kehilangan akses terhadap pendidikan.
Melalui sinergi lintas sektor, berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat identifikasi permasalahan, menyelaraskan program, serta mendorong langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi keluarga. Dengan demikian, setiap anak memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pendidikan yang layak dan mengembangkan potensi dirinya.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat zakat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pengelolaan zakat tidak hanya diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dapat berperan dalam membuka akses terhadap pendidikan dan meningkatkan kesempatan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat membangun masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya. Pendidikan yang inklusif menjadi salah satu fondasi penting untuk memutus mata rantai kemiskinan sekaligus memperluas kesempatan bagi anak-anak dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.
Melalui partisipasi dalam Rapat Koordinasi PPATS, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap sinergi yang terbangun dapat terus diperkuat dan ditindaklanjuti melalui langkah nyata sesuai peran serta kewenangan masing-masing pihak.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar, sehingga generasi penerus Majalengka dapat tumbuh menjadi insan yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mendukung berbagai ikhtiar kebaikan yang berorientasi pada kesejahteraan umat, peningkatan kualitas pendidikan, serta terwujudnya masyarakat Majalengka yang Langkung SAE.
Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BERITA22/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Menjelang Magrib, BTB BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Genteng
MAJALENGKA – Menjelang waktu Magrib, Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang tertimpa musibah kebakaran. Pada Rabu (14/10/2026), bantuan diserahkan kepada keluarga Bapak Yeye Suprianto, warga Blok Cililin RT 02 RW 04, Desa Genteng, Kecamatan Banjaran, untuk membantu meringankan beban pascakebakaran yang menghanguskan kandang ternak beserta sejumlah barang miliknya.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, setelah sebelumnya menyelesaikan penyerahan bantuan di Desa Cibunut. Demi segera menjangkau penerima manfaat, ia menyusuri jalur Sangiang dan Sunia untuk menuju Desa Genteng, meskipun waktu telah menunjukkan pukul 17.10 WIB.
Setibanya di lokasi, bantuan diserahkan kepada istri Bapak Yeye Suprianto karena yang bersangkutan belum pulang dari sawah. Di tengah keterbatasan ekonomi, Bapak Yeye masih bekerja sebagai buruh bajak sawah untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Proses penyerahan bantuan tersebut turut didampingi oleh perangkat Desa Genteng dan diselesaikan menjelang berkumandangnya azan Magrib.
Kebakaran Menghanguskan Kandang, Dua Ekor Kambing, dan Kayu Simpanan
Musibah kebakaran yang menimpa keluarga Bapak Yeye terjadi pada Rabu (14/10/2026), sekitar pukul 23.45 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan kandang miliknya hangus terbakar, termasuk dua ekor kambing yang dipelihara sebagai bagian dari sumber penghidupan keluarga.
Selain kehilangan ternak, Bapak Yeye juga kehilangan sekitar lima meter kubik kayu yang selama ini disimpan untuk bekal merehabilitasi rumahnya. Kehilangan tersebut semakin menambah beban keluarga yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang terbatas.
Berdasarkan informasi yang disampaikan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik. Peristiwa ini tidak hanya mengakibatkan kerugian materi, tetapi juga mengancam keberlangsungan usaha kecil yang menjadi salah satu penopang kehidupan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Eman Suherman menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas musibah yang dialami keluarga Bapak Yeye. Ia juga memberikan semangat kepada istri penerima manfaat agar tetap tabah dan kuat menghadapi ujian.
“Kami berharap keluarga Bapak Yeye tetap semangat dan diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah ini. Kami memahami bahwa kehilangan kandang, ternak, dan kayu yang telah dipersiapkan untuk memperbaiki rumah tentu menjadi beban yang tidak ringan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujar Eman.
Wujud Kepedulian dan Amanah Dana Umat
Eman menegaskan bahwa kehadiran Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan bagian dari komitmen pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga penerima manfaat memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi dukungan awal untuk memulihkan kondisi pascakebakaran.
Menurutnya, penyaluran bantuan ini juga merupakan wujud pelaksanaan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka.
“Kami mewakili BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir untuk memastikan amanah masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu keluarga Bapak Yeye memenuhi kebutuhan yang mendesak,” tambahnya.
Ia berharap dukungan para muzaki, munfik, dan mutasadiq terus menguatkan ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan pertolongan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan, termasuk warga yang terdampak bencana dan musibah lainnya.
Perangkat Desa Apresiasi Respons BAZNAS
Salah satu perangkat Desa Genteng, Aji, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta respons BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap warganya yang tertimpa musibah.
Menurutnya, kehadiran Tim BTB memberikan dukungan moral bagi keluarga korban sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tidak dibiarkan menghadapi persoalannya seorang diri.
“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan perhatian pemerintah melalui BAZNAS kepada warga kami. Kami tidak melihat seberapa besar nilai bantuannya. Dengan kehadiran Tim BTB saja, kami sudah merasa diperhatikan,” ungkap Aji.
Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diterima keluarga Bapak Yeye direncanakan untuk mendukung rehabilitasi kandang dan membeli kembali anak domba agar usaha ternak yang menjadi bagian dari sumber penghidupan keluarga dapat dirintis kembali.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Umi, yang turut menyaksikan penyerahan bantuan tersebut. Ia mengaku baru mengetahui bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka memiliki Tim BAZNAS Tanggap Bencana yang bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak musibah.
“Jujur, saya baru mengetahui bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka ternyata memiliki Tim Tanggap Bencana. Bagi saya, ini merupakan suatu kemajuan. Kehadiran tim seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Umi berharap kiprah BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka semakin dikenal luas sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS terus meningkat. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang tergerak menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS untuk membantu sesama.
Misi Kemanusiaan Tak Berhenti Menjelang Malam
Penyaluran bantuan di Desa Genteng yang berakhir menjelang berkumandangnya azan Magrib menjadi gambaran komitmen pelayanan kemanusiaan yang terus diupayakan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Setelah menempuh perjalanan dari Desa Cibunut melalui jalur Sangiang dan Sunia, Tim BTB tetap melanjutkan tugasnya demi memastikan bantuan sampai kepada keluarga yang membutuhkan.
Semangat misi kemanusiaan tidak mengenal jam kerja menjadi pengingat bahwa kepedulian harus hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, tanpa dibatasi waktu dan keadaan.
Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya memperkuat respons kemanusiaan, menumbuhkan solidaritas sosial, dan membantu masyarakat bangkit setelah menghadapi musibah.
Dengan dukungan para muzaki, munfik, dan mutasadiq, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen menjaga amanah dana umat agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kepedulian, Menguatkan Kemanusiaan, Menjaga Amanah Umat.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASHadir #BAZNASP eduli #BAZN ASTanggapBencana #BTBBAZNAS #BantuanKemanusiaan #PeduliKorbanKebakaran #DesaGenteng #Banjaran #ZakatInfakSedekah #AmanahUmat #MisiKemanusiaan
BERITA22/10/2026 | Humas BTB Baznas Majalengka
BTB BAZNAS Majalengka Hadir di Tengah Duka, Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Cibunut
MAJALENGKA — Misi kemanusiaan tidak mengenal jam kerja. Semangat itulah yang ditunjukkan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan bergerak menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Blok Cukangsari, Desa Cibunut, Kecamatan Argapura, Kamis (22/10/2026) sore.
Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., turun langsung ke lokasi sekitar pukul 15.30 WIB untuk menyerahkan bantuan kepada keluarga Bapak Kayun, warga RT 04 RW 02 Blok Cukangsari yang rumahnya habis dilalap api pada Jumat (16/10/2026). Bantuan tersebut diterima oleh istri Bapak Kayun dengan disaksikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Kepala Desa Cibunut.
Kehadiran tim BTB merupakan bentuk kepedulian dan respons kemanusiaan BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap warga yang tertimpa musibah, sekaligus ikhtiar untuk meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran.
Dalam kesempatan penyerahan bantuan, Eman Suherman menyampaikan belasungkawa sekaligus harapan agar bantuan yang diberikan dapat membantu keluarga Bapak Kayun melewati masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal dan berbagai kebutuhan rumah tangga.
“Alhamdulillah, kami dapat hadir untuk menyampaikan kepedulian dan sedikit meringankan beban keluarga Bapak Kayun. Kami memahami bahwa musibah ini bukan hal yang mudah, terlebih ketika berbagai kebutuhan sehari-hari ikut hangus terbakar,” ujar Eman.
Ia menegaskan, kehadiran BTB BAZNAS Majalengka tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada BAZNAS.
Menurutnya, bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada para muzaki, munfik, dan mutasadiq bahwa dana yang dititipkan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka disalurkan sesuai dengan peruntukannya, termasuk untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami mewakili BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir untuk memastikan amanah masyarakat dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu keluarga Bapak Kayun memenuhi kebutuhan yang mendesak,” tambahnya.
Kebakaran Menghanguskan Isi Rumah dan Kebutuhan Keluarga
Musibah kebakaran yang menimpa keluarga Bapak Kayun terjadi pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Api melalap rumah yang sebagian dindingnya menggunakan tembok, sementara bagian atasnya berbahan Glassfiber Reinforced Cement (GRC).
Berdasarkan informasi yang disampaikan, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik. Kobaran api menghanguskan seluruh isi rumah, termasuk pakaian dan berbagai kebutuhan sandang lainnya yang digunakan keluarga untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Kehilangan tersebut membuat keluarga harus menghadapi kebutuhan mendesak untuk kembali memenuhi perlengkapan dasar, terutama pakaian yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
Kepala Desa Apresiasi Respons BAZNAS Majalengka
Kepala Desa Cibunut, Indra, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons cepat serta perhatian BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap warganya yang tertimpa musibah.
Ia menilai, kehadiran pemerintah melalui BAZNAS menjadi bukti bahwa masyarakat yang mengalami kesulitan tidak dibiarkan menghadapi musibah seorang diri.
“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan perhatian pemerintah melalui BAZNAS kepada warga kami. Kami tidak melihat seberapa besar nilai bantuannya. Dengan kehadiran Tim BTB saja, kami sudah merasa diperhatikan,” ungkap Indra.
Ia menambahkan, bantuan yang diterima keluarga Bapak Kayun rencananya akan dialokasikan untuk membeli pakaian yang habis terbakar, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan sandang keluarga setelah musibah tersebut.
Keberadaan Tim BTB Dinilai sebagai Kemajuan Layanan Kemanusiaan
Apresiasi serupa disampaikan oleh perwakilan BPD Desa Cibunut yang turut menyaksikan penyerahan bantuan. Ia menilai langkah BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menangani persoalan kebencanaan merupakan perkembangan positif dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat.
“Jujur, saya baru mengetahui bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka ternyata memiliki Tim Tanggap Bencana. Bagi saya, ini merupakan suatu kemajuan. Kehadiran tim seperti ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Ia berharap, kiprah BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka semakin dikenal luas dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.
Menurutnya, kepercayaan tersebut penting agar semakin banyak muzaki, munfik, dan mutasadiq yang tergerak untuk menitipkan sebagian hartanya melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Menguatkan Amanah Zakat melalui Aksi Nyata
Penyaluran bantuan kepada keluarga Bapak Kayun menjadi gambaran bahwa pengelolaan zakat tidak berhenti pada penghimpunan dana, tetapi harus diwujudkan melalui pendistribusian yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.
Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat dan membutuhkan pertolongan.
Semangat misi kemanusiaan tidak mengenal jam kerja menjadi pengingat bahwa kepedulian harus hadir ketika masyarakat membutuhkan, tanpa dibatasi waktu dan keadaan.
Dengan dukungan para muzaki, munfik, dan mutasadiq, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat terus memperkuat pelayanan kemanusiaan, menumbuhkan solidaritas sosial, serta menjaga amanah dana umat agar senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
#BAZNASMajalengka #BTBBAZNAS #BAZNASKabupatenMajalengka #BantuanKemanusiaan #TanggapBencana #PeduliKorbanKebakaran #ZakatUntukUmat #AmanahZakat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA22/10/2026 | Humas BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Dukung Ekosistem Kreatif, Perkuat Kolaborasi untuk Daerah Lebih Berdaya
MAJALENGKA — BAZNAS Kabupaten Majalengka turut mendukung pengembangan potensi ekonomi kreatif daerah melalui kehadiran Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Wawan Gunawan, M.M., dalam pembukaan Majalengka Creative Festival 2026 yang digelar pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Gedung MCC (Majalengka Creative Center), Kabupaten Majalengka.
Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya membangun kolaborasi lintas sektor, mendorong inovasi, serta membuka ruang bagi pengembangan kreativitas masyarakat sebagai salah satu potensi untuk memajukan daerah.
Majalengka Creative Festival 2026 diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya, memperluas jejaring, serta menciptakan peluang kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat kreativitas dan kepedulian sosial merupakan dua unsur yang dapat berjalan beriringan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. Kolaborasi yang terbangun antara berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperluas manfaat pembangunan sekaligus memperkuat potensi masyarakat.
Sebagai lembaga yang berperan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong penguatan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan dana umat yang amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan. Semangat tersebut sejalan dengan pentingnya membangun ekosistem daerah yang produktif, inovatif, dan inklusif.
Melalui momentum Majalengka Creative Festival 2026, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap tumbuh semakin banyak gagasan, inovasi, dan kolaborasi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam membuka peluang ekonomi dan memperkuat kesejahteraan warga.
Sinergi antara kreativitas, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Majalengka yang semakin maju, mandiri, dan berdaya, sejalan dengan semangat Majalengka Langkung SAE.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kemanfaatan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaCreativeFestival2026 #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #EkonomiKreatif #KolaborasiDaerah #PemberdayaanMasyarakat #MajalengkaMaju #BAZNASUntukUmat
BERITA22/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Stand UMKM Binaan BAZNAS Majalengka Diserbu Pembeli di Hari Santri 2026, Produk Lokal Laris Manis
MAJALENGKA — Semarak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Majalengka tidak hanya menjadi momentum memperkuat nilai keislaman dan semangat kebangsaan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka untuk memperluas pemasaran produk mereka.
Melalui pembukaan stand UMKM binaan pada kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, Kamis (22/10/2026), BAZNAS Majalengka menghadirkan puluhan produk unggulan lokal yang menarik perhatian pengunjung. Beragam produk makanan ringan, aneka minuman segar seperti es teler, hingga siomay mendapat sambutan positif dari pembeli dan laris terjual sepanjang kegiatan.
Kehadiran stand tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku UMKM, sekaligus memberikan ruang promosi bagi usaha lokal agar semakin dikenal dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Produk Lokal Jadi Daya Tarik, Pembeli Ramai Berkunjung
Sejak kegiatan Hari Santri Nasional berlangsung, stand UMKM binaan BAZNAS Majalengka menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi. Berbagai pilihan produk yang ditawarkan memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk menikmati sekaligus mendukung hasil usaha masyarakat lokal.
Puluhan produk yang dipasarkan mencerminkan semangat para pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha, mulai dari makanan ringan hingga sajian siap konsumsi dan minuman segar. Es teler yang menyegarkan serta siomay menjadi bagian dari aneka pilihan yang menarik minat pembeli.
Antusiasme pengunjung yang berbelanja turut memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha. Produk yang laris terjual menjadi penyemangat tersendiri bagi UMKM binaan untuk terus meningkatkan kualitas produk, menjaga cita rasa, serta mengembangkan pelayanan kepada konsumen.
Dalam kegiatan tersebut, empat pelaku UMKM binaan mendapat kesempatan bertugas menjaga dan melayani pembeli di stand. Mereka berinteraksi langsung dengan pengunjung, memperkenalkan produk, sekaligus memanfaatkan momentum keramaian acara untuk meningkatkan penjualan.
Ketua BAZNAS Majalengka Ikut Memborong Produk UMKM Binaan
Dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat juga ditunjukkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, yang turut mengunjungi stand dan memborong sejumlah makanan dari produk UMKM binaan BAZNAS Majalengka.
Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan pelaku usaha yang terus berupaya membangun kemandirian ekonomi melalui usaha yang mereka jalankan.
Bagi pelaku UMKM, perhatian dan dukungan semacam ini bukan sekadar transaksi jual beli, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jangkauan pemasaran.
Semangat membeli produk lokal juga mengandung pesan penting bahwa pemberdayaan ekonomi dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil untuk tumbuh dan memperoleh manfaat dari setiap hasil kerja kerasnya.
Ketika produk UMKM mendapatkan ruang untuk dipasarkan dan dukungan dari berbagai pihak, terbuka peluang bagi usaha kecil untuk berkembang menjadi usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Dari Mustahik Menuju Mandiri, Zakat Hadir Menguatkan Ekonomi
Keterlibatan BAZNAS Majalengka dalam memfasilitasi pemasaran produk UMKM merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan manfaat zakat agar tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga mendorong penerima manfaat memiliki kemampuan untuk meningkatkan taraf hidupnya.
Melalui program pemberdayaan ekonomi, pelaku usaha binaan diharapkan dapat memperkuat modal usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkembang.
Dalam perspektif zakat, pemberdayaan tersebut sejalan dengan cita-cita membangun kemandirian mustahik agar secara bertahap mampu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga, bahkan kelak memiliki kesempatan menjadi muzaki ketika telah memenuhi ketentuan syariat.
Momentum Hari Santri Nasional 2026 pun menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan penguatan ekonomi masyarakat. Semangat gotong royong yang tumbuh di tengah kegiatan diharapkan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi pelaku UMKM lokal.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong agar zakat, infak, dan sedekah menjadi kekuatan untuk membangun kesejahteraan umat. Sebab, di balik setiap produk yang terjual, terdapat ikhtiar keluarga, harapan untuk kehidupan yang lebih baik, serta tekad untuk berdiri di atas kemampuan sendiri.
Mendukung UMKM lokal berarti ikut menguatkan ekonomi umat. Dari zakat tumbuh kemandirian, dari usaha lahir harapan, dan dari kebersamaan terwujud Majalengka Langkung Sae.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #HariSantriNasional2026 #UMKMBinaanBAZNAS #UMKMLokal #PemberdayaanEkonomiUmat #ZakatProduktif #BanggaProdukLokal #EkonomiUmat
BERITA22/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Majalengka Teguhkan Sinergi Bersama Pesantren untuk Menguatkan Negeri
MAJALENGKA — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Majalengka yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, Kamis (22/10/2026).
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Merdeka Menuju Indonesia Emas”, kegiatan yang diikuti lebih dari 1.000 peserta ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memperkuat peran pesantren dalam membangun generasi bangsa yang berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya saing.
Kehadiran Ketua BAZNAS Majalengka turut didampingi oleh H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan; Embed Humed, M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan; Drs. H. Idi Purnama, M.M., Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum serta Humas; Drs. Uuh Fathulloh, Kepala Pelaksana; Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., Sekretaris; serta Fizay Muhammad Faozan, S.H., CPM, Kepala Divisi Humas dan Protokol Pimpinan.
Upacara tersebut dihadiri Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Wakil Bupati Dena Muhammad Ramdhan, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H. Dedi Supriyadi, S.H., Sekretaris Daerah Aeron Randi, A.P., M.P., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, jajaran perangkat daerah, Forkopimcam, para kepala desa, tokoh ulama, serta ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Majalengka.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan teks Pancasila, pengumandangan Resolusi Jihad, serta pembacaan Ikrar Santri yang diikuti bersama oleh para peserta upacara.
Mengenang Resolusi Jihad, Meneguhkan Perjuangan Santri Masa Kini
Dalam amanat upacara, Pembina Upacara mengingatkan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum bersejarah untuk mengenang jasa para ulama, kiai, dan santri yang telah mengambil bagian penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Semangat tersebut tidak dapat dilepaskan dari Resolusi Jihad yang dicetuskan pada 22 Oktober 1945, yang membangkitkan semangat perjuangan umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pembina Upacara juga menegaskan bahwa tantangan santri pada masa kini semakin luas. Selain memperdalam ilmu agama, santri diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan keterampilan, mengembangkan kreativitas, serta beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan akhlakul karimah.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam keimanan, santun dalam perilaku, dan kuat dalam menjaga persatuan.
BAZNAS Majalengka: Santri Adalah Pilar Peradaban dan Masa Depan Bangsa
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2026 kepada seluruh kiai, ulama, pengasuh pondok pesantren, serta para santri di Kabupaten Majalengka.
Ia menegaskan komitmen BAZNAS Majalengka untuk terus membangun sinergi dengan pondok pesantren dan kalangan santri melalui penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta berbagai program kemaslahatan umat yang berorientasi pada pendidikan, pemberdayaan, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta melahirkan insan yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, dan bangsa. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga zakat dan pesantren menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat zakat agar dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Selamat Hari Santri Nasional 2026. Semoga para santri senantiasa menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pondok pesantren dan para santri dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat,” demikian pesan Ketua BAZNAS Majalengka.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pesantren bukan hanya sebagai pusat pendidikan keagamaan, melainkan juga sebagai ruang tumbuhnya kepedulian sosial, kemandirian ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.
Menguatkan Negeri dengan Zakat dan Kepedulian
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun bangsa tidak berhenti setelah kemerdekaan diraih. Perjuangan masa kini diwujudkan melalui pendidikan, penguatan akhlak, pemberdayaan ekonomi, kepedulian terhadap sesama, serta upaya menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata.
Dalam semangat tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mendorong pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan. Melalui sinergi dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk pondok pesantren, zakat diharapkan menjadi kekuatan sosial yang membantu mengurangi kesenjangan dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
Semoga semangat perjuangan para ulama dan santri senantiasa hidup dalam setiap langkah pengabdian, menjadi inspirasi untuk menjaga persatuan, menebarkan kebaikan, dan membangun Majalengka yang religius, mandiri, serta semakin sejahtera.
Santri kuat, umat bermartabat, zakat membawa manfaat. Bersama membangun Majalengka Langkung Sae menuju Indonesia Emas.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #HariSantriNasional2026 #HariSantri2026 #SantriMenguatkanNegeri #SantriIndonesia #Pesantren #ZakatUntukUmat #ZakatMenguatkanIndonesia
BERITA22/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS dan Kemenag Majalengka Perkuat Kesadaran Zakat Profesi ASN melalui Sosialisasi dan Monev di MTsN 1
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka terus mengikhtiarkan penguatan kesadaran dan kepatuhan aparatur sipil negara (ASN) dalam menunaikan zakat profesi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Monitoring Evaluasi (Monev) zakat profesi di MTsN 1 Majalengka, Kecamatan Leuwimunding, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari dakwah zakat untuk menumbuhkan pemahaman bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan juga wujud ketaatan kepada Allah SWT, penyucian harta, serta kepedulian terhadap sesama. Melalui sinergi BAZNAS dan Kementerian Agama, diharapkan tumbuh kesadaran berzakat yang semakin kuat di kalangan ASN, disertai tata kelola zakat yang amanah, profesional, transparan, dan memberikan kemaslahatan bagi umat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd.; Wakil Ketua IV, Drs. H. Idi Purnama, M.M.; serta Kepala Divisi SDM, Administrasi dan Umum, Eman Sulaeman, M.Pd. Turut hadir Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, H. Taupik Hidayat, S.H.I., MA.Hk., serta Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag.
Dalam penyampaian materi, para narasumber mengajak para ASN untuk memahami zakat profesi sebagai bagian dari ikhtiar menunaikan kewajiban agama sesuai ketentuan syariat Islam. Zakat mengandung nilai spiritual sekaligus sosial, karena harta yang ditunaikan melalui jalan yang benar dapat menjadi sarana membantu saudara-saudara yang membutuhkan dan memperkuat solidaritas umat.
Semangat berzakat juga sejalan dengan ajaran Islam yang menempatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian penting dari keimanan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka.” (QS. At-Taubah: 103).
Ayat tersebut mengingatkan bahwa zakat memiliki dimensi penyucian jiwa dan harta. Oleh karena itu, pengelolaan zakat secara terorganisasi melalui BAZNAS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menjadi ikhtiar penting agar dana yang ditunaikan para muzaki dapat dihimpun dan disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik sesuai ketentuan syariat.
Selain memperkuat pemahaman tentang zakat profesi, kegiatan ini juga menjadi sarana monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengumpulan zakat di lingkungan madrasah. Keberadaan UPZ diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan, memperkuat koordinasi kelembagaan, serta memberikan kemudahan bagi ASN dalam menunaikan kewajiban zakat melalui mekanisme yang tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kesempatan tersebut, para ASN madrasah juga diingatkan untuk senantiasa menjaga amanah dalam menjalankan tugas, meningkatkan kompetensi, serta mengutamakan pelayanan terbaik kepada peserta didik. Pengabdian sebagai ASN tidak hanya berkaitan dengan tanggung jawab kedinasan, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Nilai kejujuran, kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab menjadi landasan penting dalam menjalankan amanah tersebut.
Melalui kegiatan sosialisasi dan monitoring evaluasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi dan literasi zakat secara berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya berzakat di lingkungan ASN sekaligus memperluas manfaat dana zakat bagi program pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pengelolaan zakat yang amanah bukan semata-mata berorientasi pada peningkatan penghimpunan dana, tetapi juga pada terwujudnya kepercayaan para muzaki serta manfaat nyata bagi para mustahik. Setiap dana zakat yang ditunaikan diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan keadilan sosial, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan.
Dengan semangat ikhlas beramal, amanah mengelola, dan menebar manfaat, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak ASN dan masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Semoga setiap zakat yang ditunaikan menjadi amal saleh, mendatangkan keberkahan bagi harta, serta membawa kemaslahatan bagi umat dan masyarakat Kabupaten Majalengka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Mewujudkan Kesejahteraan Umat.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #KemenagMajalengka #ZakatProfesi #LiterasiZakat #ASNBerzakat #ZakatUntukUmat #BerkahBerzakat
BERITA21/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Kembangkan Usaha Dessert Ubi Ungu, Siswi SMKN 1 Kadipaten Terima Dukungan Modal dari BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA – Semangat berwirausaha sejak usia sekolah ditunjukkan Ayu Indah Lestari, siswi kelas XI MPLB 4 SMKN 1 Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Melalui usaha dessert berbahan dasar ubi ungu yang dipasarkan di koperasi sekolah, Ayu mampu menjual 50–60 produk setiap hari. Melihat potensi dan kegigihannya, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp500.000 untuk mendukung pengembangan usahanya.
Kisah inspiratif Ayu bermula saat BAZNAS Kabupaten Majalengka melaksanakan sosialisasi program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan ASIK (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan) di SMKN 1 Kadipaten pada 12 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, Ayu mengangkat tangan ketika peserta ditanya mengenai kepemilikan usaha sejak dini. Keberaniannya menceritakan usaha yang dijalankan menarik perhatian dan menjadi salah satu contoh nyata tumbuhnya semangat kemandirian ekonomi di kalangan pelajar.
Sepulang sekolah, Ayu tidak hanya beristirahat, tetapi langsung mencari bahan baku dan mengolah dessert ubi ungu untuk dijual pada hari berikutnya. Produk tersebut kemudian dipasarkan melalui koperasi sekolah. Berkat ketekunan dan konsistensinya, sebanyak 50–60 potong dessert ubi ungu yang diproduksi setiap hari dapat habis terjual.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelajar memiliki peluang untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan sejak dini, sekaligus belajar mengelola usaha, menjaga kualitas produk, dan memahami kebutuhan konsumen.
BAZNAS Dukung Semangat Kemandirian Ekonomi Pelajar
Dukungan modal usaha yang diberikan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan bentuk kepedulian terhadap potensi generasi muda yang memiliki kemauan untuk mandiri dan produktif. Bantuan sebesar Rp500.000 tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan Ayu untuk menambah kapasitas produksi, mengembangkan usahanya, serta memperluas jangkauan pemasaran.
Dalam video yang disampaikan pada Rabu, 21 Oktober 2026, Ayu mengungkapkan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas dukungan yang diterimanya. Ia berharap bantuan tersebut menjadi penyemangat untuk meningkatkan jumlah produksi dan membawa usahanya berkembang lebih luas, tidak hanya di lingkungan sekolah.
Kisah Ayu menjadi gambaran bahwa dukungan yang tepat dapat membantu membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri. Semangat dan ketekunannya juga diharapkan mampu menginspirasi pelajar lain agar berani memulai usaha dari hal sederhana, sesuai kemampuan dan peluang yang tersedia.
Ajak Pelajar dan Guru Mendukung Gerakan ZIS
Selain berbagi pengalaman berwirausaha, Ayu turut mengajak teman-temannya untuk mendukung program SIGAP serta mengimbau Bapak dan Ibu guru agar menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga berperan dalam memperkuat kepedulian sosial dan mendukung kesejahteraan masyarakat. Dana yang dihimpun dan dikelola sesuai ketentuan dapat dimanfaatkan untuk berbagai program kemaslahatan, termasuk bantuan kesehatan, kepedulian terhadap korban bencana, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program SIGAP dan ASIK menjadi bagian dari upaya edukasi BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menumbuhkan kesadaran berbagi sejak dini, baik di kalangan pelajar maupun lingkungan kerja. Melalui edukasi tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami pentingnya zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap usaha Ayu Indah Lestari terus berkembang, jumlah penjualannya meningkat, dan jangkauan pemasarannya semakin luas. Lebih dari itu, perjalanan Ayu diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk membangun kemandirian ekonomi, menumbuhkan kreativitas, serta menjadikan keberhasilan usaha sebagai kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi sesama.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #SIGAP #ASIK #WirausahaMuda #PemberdayaanEkonomi #PelajarMandiri #ZakatInfakSedekah #EkonomiUmat #Majalengka
BERITA21/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Tinjau TPS 3R LKM Damar, Pelajari Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat
MAJALENGKA – Dalam upaya memperluas wawasan mengenai pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, Kepala Pelaksana Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, bersama Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., melakukan kunjungan ke Bank Sampah Damar yang berlokasi di Kelurahan Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, pada Rabu (21/10/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung sistem pengelolaan, mekanisme operasional, serta manajemen sampah yang diterapkan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Damar melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkesempatan mempelajari praktik pengelolaan sampah berbasis masyarakat, mulai dari proses pemilahan hingga pengolahan sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Kelola Sampah Menjadi Produk Bernilai Guna
TPS 3R LKM Damar yang berada di Blok Gempungan, Kelurahan Majalengka Kulon, merupakan fasilitas pengolahan sampah yang dibangun atas inisiatif dan swadaya masyarakat, dengan dukungan pembangunan dari Pemerintah Provinsi.
Fasilitas ini menjadi salah satu upaya masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah melalui pendekatan pengelolaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Berdasarkan informasi yang tersedia, TPS 3R LKM Damar mampu menampung dan memproses sekitar tujuh ton sampah per hari dari wilayah sekitarnya.
Sampah yang terkumpul tidak hanya diperlakukan sebagai limbah, tetapi juga diolah menjadi produk yang bermanfaat. Sampah organik dimanfaatkan sebagai bahan pakan ikan dan pupuk, sedangkan sebagian sampah anorganik, khususnya plastik, diolah menjadi produk seperti paving block.
Pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang tepat dapat membuka peluang pemanfaatan sumber daya sekaligus mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Mendorong Pengelolaan Lingkungan yang Berkelanjutan
Kunjungan Kepala Pelaksana dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka ini menjadi bagian dari upaya memperkaya pengetahuan mengenai tata kelola sampah yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R—Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang)—memiliki peran penting dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir. Selain itu, sistem ini dapat mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Praktik yang dijalankan LKM Damar juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh gambaran lebih jauh mengenai pengelolaan sampah yang terorganisasi, pemberdayaan masyarakat, serta potensi pengembangan kegiatan yang memberikan manfaat sosial dan lingkungan.
Semangat menjaga lingkungan sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kebersihan, tanggung jawab, dan kemaslahatan bersama. Dengan pengelolaan yang baik, sampah dapat ditangani secara lebih bijak sekaligus membuka peluang terciptanya manfaat bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mendukung terwujudnya masyarakat yang berdaya, peduli terhadap lingkungan, dan mampu mengembangkan potensi di sekitarnya demi kemaslahatan bersama.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #PengelolaanSampah #TPS3R #BankSampah #LKM Damar #PeduliLingkungan #PemberdayaanMasyarakat #LingkunganBerkelanjutan #Majalengka
BERITA21/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Gandeng Dishub Pasang PJU, Tingkatkan Kenyamanan Jamaah Masjid Al Abror dan Pengunjung Wisma
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersinergi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Majalengka dalam pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di area halaman Masjid Al Abror, halaman Gedung BAZNAS, dan kawasan Islamic Center Kabupaten Majalengka, Rabu (21/10/2026).
Pemasangan lampu penerangan yang dilaksanakan oleh tim Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka mulai pukul 09.20 WIB hingga 11.30 WIB ini bertujuan meningkatkan pencahayaan di area sekitar masjid dan fasilitas pendukungnya. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah yang melaksanakan ibadah, sekaligus bagi para tamu yang menginap di Wisma BAZNAS, khususnya saat memarkirkan kendaraan di area yang tersedia.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Perhubungan atas respons positif terhadap permohonan bantuan penerangan yang diajukan BAZNAS.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka yang telah mengabulkan permohonan kami untuk memfasilitasi penerangan di area halaman Masjid Al Abror dan lingkungan sekitar. Semoga ikhtiar dan sinergi yang dilakukan BAZNAS bersama Dinas Perhubungan ini menjadi amal ibadah serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap H. Agus Asri Sabana di ruang kerjanya.
Menurutnya, penerangan yang memadai merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat saat menggunakan fasilitas umum dan sarana peribadatan. Dengan adanya pemasangan PJU tersebut, diharapkan aktivitas jamaah maupun pengunjung di lingkungan Masjid Al Abror, Gedung BAZNAS, dan kawasan Islamic Center dapat berlangsung dengan lebih nyaman, terutama pada sore hingga malam hari.
Sementara itu, Eman Suherman, S.Pd.I., selaku penanggung jawab kegiatan dari pihak BAZNAS Kabupaten Majalengka, turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati Majalengka melalui Dinas Perhubungan yang telah merespons kebutuhan penerangan tersebut.
Ia berharap kolaborasi lintas instansi seperti ini dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan fasilitas yang menunjang kegiatan keagamaan dan kenyamanan lingkungan.
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka dan Dinas Perhubungan ini menjadi wujud nyata kolaborasi pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat. Tidak hanya berfokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS juga berupaya mendukung terciptanya lingkungan pelayanan dan peribadatan yang aman, nyaman, serta memberikan nilai maslahat bagi umat.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian antarlembaga semakin kuat demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Majalengka.
BAZNAS Kabupaten Majalengka – Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Kemanfaatan.
#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #DishubMajalengka #PemkabMajalengka #MasjidAlAbror #PeneranganJalanUmum #SinergiKebaikan #PelayananMasyarakat #IslamicCenterMajalengka #ZakatUntukUmat
BERITA21/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Korban Kebakaran di Cikidang Apresiasi Respons Pemerintah, Deden Hidayat: Baru Kali Ini Saya Merasakan Perhatian Seperti Ini
MAJALENGKA – Di tengah kesedihan setelah rumahnya terbakar, Deden Hidayat, warga Dusun Cikidang RT 04 RW 02, Desa Cikidang, Kecamatan Bantarujeg, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respons Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Kabupaten Majalengka terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
Apresiasi tersebut disampaikan Deden saat menerima kunjungan Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., yang datang meninjau kondisi rumahnya pada Rabu (21/10/2026). Kunjungan itu turut didampingi oleh Kaur Umum Desa Cikidang.
Rumah Deden diketahui mengalami kebakaran sekitar sepekan sebelumnya. Sebagian bangunan telah hangus terbakar, sedangkan bagian yang masih tersisa tampak rapuh dan mengkhawatirkan. Di usia senjanya, Deden menjalani kehidupan seorang diri setelah kedua anak laki-lakinya berumah tangga.
Di tengah kondisi tersebut, perhatian yang diberikan berbagai pihak menjadi hal berarti baginya. Deden mengaku bersyukur dan berterima kasih karena merasa pemerintah memberikan perhatian kepada warga yang sedang menghadapi kesulitan.
“Seumur yang saya ketahui, baru kali ini saya merasakan pemerintah begitu responsif terhadap masyarakat yang terkena musibah,” ungkap Deden.
Apresiasi untuk Gubernur Jawa Barat dan Bupati Majalengka
Dalam kesempatan itu, Deden juga menyampaikan apresiasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menurutnya menunjukkan perhatian terhadap persoalan masyarakat melalui respons cepat dalam menghadapi berbagai kejadian di wilayah Jawa Barat.
Ia turut menyampaikan penghargaannya kepada Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang dinilainya dekat dengan masyarakat. Menurut Deden, kedekatan pemimpin dengan warga menjadi hal penting agar berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dan ditindaklanjuti.
Bagi Deden, perhatian terhadap warga yang tertimpa musibah memiliki arti besar, terlebih bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan dan membutuhkan dukungan untuk bangkit kembali.
Apresiasi tersebut mencerminkan harapan masyarakat agar respons terhadap kejadian darurat terus diperkuat, sehingga warga terdampak dapat memperoleh perhatian, pendampingan, dan bantuan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
BTB BAZNAS Majalengka Hadir Meninjau Kondisi Warga
Kunjungan Eman Suherman sebagai Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan bagian dari upaya melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak kebakaran.
Eman menyampaikan permohonan maaf karena tim BTB baru dapat mendatangi kediaman Deden beberapa hari setelah kejadian. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan personel serta banyaknya kejadian serupa yang sedang ditangani di sejumlah wilayah Kabupaten Majalengka menjadi tantangan dalam menjangkau seluruh warga terdampak.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menjalankan peran sosialnya dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat yang mengalami musibah.
Eman juga menjelaskan bahwa penyaluran dana zakat merupakan bentuk tanggung jawab kepada para muzaki, khususnya ASN yang telah menitipkan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Publikasi kegiatan, menurutnya, menjadi bagian dari keterbukaan informasi agar masyarakat mengetahui bahwa dana yang dihimpun disalurkan kepada pihak yang berhak sesuai peruntukannya.
“Bukan untuk jumawa atau sekadar ingin viral. Publikasi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada para muzaki, agar mereka mengetahui bahwa dana yang dititipkan melalui BAZNAS benar-benar disalurkan sesuai peruntukannya,” tegasnya.
Kepedulian yang Diharapkan Terus Berlanjut
Peristiwa yang dialami Deden menjadi pengingat bahwa musibah dapat mengubah kehidupan seseorang dalam sekejap. Ketika rumah sebagai tempat berlindung mengalami kerusakan, perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar menjadi bagian penting dalam menghadapi masa pemulihan.
Apresiasi Deden terhadap pemerintah juga menjadi pesan bahwa kehadiran dan respons yang dirasakan langsung oleh masyarakat memiliki makna tersendiri, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi keadaan sulit.
Melalui sinergi pemerintah, pemerintah desa, BAZNAS, dan unsur masyarakat, diharapkan penanganan warga terdampak musibah dapat terus ditingkatkan, dengan tetap mengedepankan kebutuhan korban, ketepatan bantuan, dan akuntabilitas.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mengupayakan penyaluran amanah zakat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan semangat Majalengka Langkung Sae dan kepedulian terhadap sesama.
BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menjaga Amanah, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Manfaat.
#BAZNASMajalengka #BTB #BAZNASHadir #DedenHidayat #PeduliKorbanKebakaran #KepedulianSosial #AmanahMuzaki #ZakatUntukUmat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana
BERITA21/10/2026 | Media BTB Baznas Majalengka
Pembangunan Balai Ternak BAZNAS Majalengka Tembus 25%, Perkuat Fondasi Kemandirian Peternak
MAJALENGKA — Pembangunan Balai Ternak BAZNAS Kabupaten Majalengka di Kelompok Ternak Pasir Pogor, Blok Ciceri, Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, telah mencapai progres 25% hingga Rabu (21/10/2026). Capaian tersebut meningkat 15 poin persentase dibandingkan hasil monitoring pada 12 Oktober 2026, sekaligus menandai berlanjutnya upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bersama Kepala Pelaksana, Sekretaris, Kepala Divisi Humas, Hukum dan Protokoler, serta Pendamping Program Balai Ternak, melaksanakan monitoring langsung di lokasi pembangunan.
Kegiatan tersebut difokuskan pada peninjauan perkembangan pembangunan kandang dan gudang pakan, sekaligus memantau penanaman hijauan yang dipersiapkan sebagai sumber pakan ternak. Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan program agar pembangunan sarana pendukung peternakan berjalan optimal dan mampu menunjang keberlanjutan usaha kelompok ternak.
Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Peternakan
Program pembangunan Balai Ternak merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Republik Indonesia dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan yang produktif dan berkelanjutan.
Keberadaan balai ternak diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pendukung kegiatan budidaya, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas kelompok peternak dalam mengelola usaha secara lebih terarah, efektif, dan berorientasi pada kemandirian ekonomi.
Pembangunan kandang dan gudang pakan, disertai penyiapan hijauan ternak, menjadi unsur penting dalam membangun ekosistem peternakan yang lebih tertata. Ketersediaan fasilitas dan pakan yang memadai diharapkan dapat mendukung pengelolaan ternak sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas kelompok.
Monitoring untuk Menjaga Kualitas dan Keberlanjutan Program
Peningkatan progres dari 10% pada monitoring 12 Oktober menjadi 25% pada 21 Oktober 2026 menunjukkan adanya perkembangan pembangunan yang terus dipantau secara berkala.
Melalui monitoring, pelaporan, dan koordinasi dengan pemerintah desa serta kelompok ternak, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya memastikan setiap tahapan pembangunan terlaksana dengan baik. Sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting agar fasilitas yang dibangun nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program ini membawa misi pemberdayaan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kelompok ternak diharapkan mampu mengembangkan usaha secara bertahap, memperkuat produktivitas, serta membangun kemandirian melalui pengelolaan peternakan yang berkelanjutan.
Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat zakat yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong perubahan kehidupan mustahik menuju kondisi ekonomi yang lebih baik.
BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap pembangunan Balai Ternak Pasir Pogor dapat berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat nyata bagi kelompok ternak serta masyarakat sekitar. Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, program ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi umat menuju Majalengka Langkung Sae.
Semoga setiap proses pembangunan menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan, memperluas kesempatan usaha, dan menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta tepat sasaran.
BAZNAS Kabupaten MajalengkaMenebar Kebaikan, Menguatkan Kemandirian.
#BAZNASMajalengka #BAZNASRI #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BalaiTernakBAZNAS #PemberdayaanEkonomi #PeternakMandiri #ZakatProduktif #EkonomiUmat #Majalengka
BERITA21/10/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →