Berita Terbaru
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Hadiri Walimatussafar Haji Kepala Dinas Kesehatan
MAJALENGKA – Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, menghadiri undangan kegiatan Walimatussafar Haji Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, dr. Agus Suratman, S.KM., M.Si, yang bertempat di Rumah Anggur By Kisana, Blok Cibatu, Munjul, Majalengka.
Acara yang berlangsung khidmat pada pukul 16.00 WIB ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta jajaran Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majalengka.
Doa Restu dari Pimpinan Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyampaikan ucapan selamat dan doa restu kepada Bapak dr. Agus Suratman beserta istri yang akan menunaikan ibadah ke tanah suci.
"Mari kita bersama-sama mendoakan agar Pak Kadinkes beserta istri senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh," ujar Bupati dalam arahannya.
Hikmah Ibadah Haji
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Didin Misbahudin. Dalam ceramahnya, beliau memaparkan makna mendalam di balik ibadah haji sebagai rukun Islam kelima. Beliau menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta bentuk ketaatan atas panggilan-Nya.
Kehadiran BAZNAS sebagai Sinergi Ummat
Kehadiran Ketua BAZNAS Majalengka dalam acara ini mempertegas jalinan silaturahmi yang kuat antara lembaga zakat dengan jajaran Pemerintah Daerah Majalengka. H. Agus Asri Sabana menyampaikan selamat menjalankan ibadah haji kepada dr. Agus Suratman, seraya berharap keberangkatan ini membawa keberkahan bagi keluarga dan juga bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Majalengka kedepannya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama untuk keselamatan para calon jamaah haji asal Kabupaten Majalengka yang akan segera berangkat ke Baitullah.
#BAZNASMajalengka #Walimatussafar #Haji2026 #MajalengkaLangkungSae #DinkesMajalengka #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan #SinergiPemerintah
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Paparkan Program SIGAP di Hadapan Komisi IV DPRD
MAJALENGKA, 21 April 2026 Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, melakukan audiensi strategis bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka di Aula Banmus DPRD, Selasa (21/4). Pertemuan ini secara khusus membahas penguatan dan progres Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli).
Mengenakan seragam Biru BAZNAS, H. Agus Asri Sabana hadir didampingi jajaran pimpinan lengkap, di antaranya Waka I Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Waka III Embed Humed, M.Pd., Kepala Pelaksana Drs. Uuh Patulloh, Sekretaris Iwan S. Anwar, M.Pd., serta para Kepala Divisi Pengumpulan, DFR, dan Keuangan.
Membangun Karakter Melalui Sedekah
Dalam audiensi tersebut, BAZNAS memaparkan bahwa SIGAP merupakan program inovatif yang menyasar siswa tingkat PAUD, TK, hingga Sekolah Dasar (SD). Program ini bukan sekadar pengumpulan dana, melainkan instrumen edukasi untuk menanamkan karakter gemar bersedekah dan peduli sesama sejak usia dini.
Melalui media "Kencleng SIGAP" yang didistribusikan ke sekolah-sekolah, para siswa diajak menyisihkan sebagian uang saku secara sukarela. Keunggulan program ini terletak pada asas manfaat kembalinya, di mana sebagian dana yang terhimpun akan disalurkan kembali untuk membantu peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah yang bersangkutan.
"Program SIGAP adalah investasi karakter. Kita ingin mencetak generasi masa depan yang memiliki empati tinggi. Selain mengedukasi, dana ini juga kembali ke sekolah untuk membantu siswa kurang mampu atau memperbaiki fasilitas belajar," ungkap H. Agus Asri Sabana di hadapan anggota dewan.
Dukungan Legislatif untuk Pendidikan Berbasis Karakter
Pihak Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi positif terhadap langkah BAZNAS yang mulai menyentuh sektor edukasi dasar. Program ini dinilai selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam membentuk profil pelajar yang religius dan memiliki kesalehan sosial.
Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap jangkauan Program SIGAP dapat semakin luas, sehingga semangat "Dari Siswa, Oleh Siswa, dan Untuk Siswa" dapat menjadi gerakan masif di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfakGenerasiAnakPeduli #EdukasiZakat #KarakterDermawan #MajalengkaPintar #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Peringati Hari Kartini, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sembako Bersama Wartawan Perempuan Indonesia
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka turut menyemarakkan peringatan Hari Kartini tahun 2026 dengan aksi nyata. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., menghadiri undangan Peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh komunitas Wartawan Perempuan Indonesia Kabupaten Majalengka pada Selasa, 21 April 2026.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat emansipasi. Kehadiran Drs. H. Idi Purnama, M.M. yang didampingi oleh Tim Media BAZNAS Majalengka, merupakan wujud sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan insan pers, khususnya kaum perempuan di Kabupaten Majalengka.
Sinergi dan Kepedulian Sosial
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan sosial yang digagas oleh para wartawan perempuan, BAZNAS menyerahkan bantuan paket sembako.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Drs. H. Idi Purnama, M.M. kepada perwakilan panitia penyelenggara.
"Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghormatan terhadap perjuangan Kartini-Kartini masa kini, termasuk para wartawan perempuan di Majalengka. Semoga bantuan sembako ini dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi mereka yang membutuhkan melalui koordinasi panitia," ujar H. Idi Purnama di sela-sela acara.
Dukungan untuk Perempuan Majalengka
Melalui momentum Hari Kartini ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan perempuan dan aksi sosial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Sinergi dengan media massa diharapkan dapat memperluas syiar zakat dan transparansi penyaluran bantuan di wilayah Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #HariKartini2026 #WartawanPerempuanIndonesia #MajalengkaLangkungSae #ZakatCerdas #Kemanusiaan #PemberdayaanPerempuan
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Berkah di Tengah Sempit: Mengoptimalkan Iman dan Etos Kerja
Seringkali kita merasa terjebak dalam ritme hidup yang menyesakkan. Waktu terasa habis untuk urusan kantor, macet di jalan, atau sekadar menyelesaikan tumpukan pekerjaan rumah tangga. Di titik ini, "keterbatasan kesempatan" sering menjadi alasan untuk menomorduakan pertumbuhan spiritual maupun profesional.
Namun, kualitas hidup seorang mukmin sejati justru diuji saat waktu terasa sempit. Bagaimana kita bisa tetap produktif sekaligus tetap "terhubung" dengan Sang Pencipta? Jawabannya bukan pada berapa banyak waktu yang kita miliki, melainkan pada kualitas niat yang kita tanamkan.
1. Reorientasi Niat: Menjadikan Kerja sebagai Ibadah
Langkah pertama dalam mengoptimalkan etos kerja di tengah keterbatasan adalah mengubah paradigma. Jangan memandang pekerjaan dan ibadah sebagai dua kotak yang terpisah.
Penyatuan Visi: Saat Anda bekerja dengan jujur, disiplin, dan memberikan manfaat bagi orang lain, itu adalah bagian dari ibadah ghairu mahdah.
Spirit Keunggulan: Etos kerja yang tinggi (itqan) adalah perintah agama. Dengan bekerja secara profesional, Anda sedang menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi.
"Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila mengerjakan suatu pekerjaan, ia mengerjakannya dengan itqan (profesional/sungguh-sungguh)." (HR. Al-Baihaqi)
2. Strategi Mikro-Ibadah dalam Padatnya Aktivitas
Jika Anda tidak punya waktu berjam-jam untuk beriktikaf, manfaatkanlah celah-celah kecil (micro-moments) untuk menjaga keimanan:
Zikir di Sela Kesibukan: Gunakan waktu saat berjalan menuju ruang rapat atau saat menunggu lampu merah untuk berzikir. Ini menjaga hati tetap tenang di tengah tekanan kerja.
Manajemen Shalat: Jangan sekadar menggugurkan kewajiban. Jadikan waktu shalat sebagai jeda istirahat mental (mental break) yang efektif untuk menyegarkan kembali fokus sebelum kembali bekerja.
Tilawah Digital: Manfaatkan aplikasi Al-Qur'an untuk membaca satu-dua ayat saat jam istirahat.
3. Produktivitas yang Berkah (The Barakah Effect)
Dalam perspektif Islam, hasil bukan hanya soal angka, tapi soal keberkahan. Waktu yang terbatas bisa menghasilkan dampak besar jika ada keberkahan di dalamnya.
Dimensi
Tindakan Nyata
Etos Kerja
Fokus pada deep work, hindari penundaan, dan hargai waktu orang lain.
Keimanan
Menjaga kejujuran dalam transaksi dan menjaga lisan dari ghibah di kantor.
Keseimbangan
Mengalokasikan waktu berkualitas (quality time) untuk keluarga sebagai bentuk tanggung jawab dunia-akhirat.
4. Menyeimbangkan Timbangan Dunia dan Akhirat
Prinsip utamanya adalah Proporsionalitas, bukan pembagian waktu 50:50 secara kaku. Ada kalanya pekerjaan menuntut fokus lebih, namun jangan sampai mematikan radar spiritual Anda.
Dunia di Tangan, Akhirat di Hati: Bekerjalah seakan Anda akan hidup selamanya (dengan penuh rencana dan ambisi positif), namun beribadahlah seakan Anda akan mati esok pagi (dengan penuh kekhusyukan).
Self-Reflection (Muhasabah): Sebelum tidur, sempatkan 5 menit untuk mengevaluasi: "Apakah hari ini kerja saya sudah jujur? Apakah saya sudah sempat menyapa Tuhan saya hari ini?"
Kesimpulan
Keterbatasan waktu bukanlah hambatan, melainkan bingkai yang memaksa kita untuk lebih kreatif dan tulus. Dengan menyatukan etos kerja yang profesional dan keimanan yang kokoh, setiap tetes keringat di dunia kerja dapat bernilai pahala yang mengalir hingga ke akhirat.
Ingatlah: Kesuksesan sejati adalah ketika tanganmu sibuk membangun dunia, namun hatimu tetap tenang bersandar pada Pemilik Semesta.
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Keberkahan: Persiapan Matang Menuju Hari Raya Idul Qurban
Idul Qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan momentum puncak dari perjalanan spiritual yang penuh makna. Agar hari raya ini tidak berlalu begitu saja sebagai rutinitas tahunan, persiapan yang matang—baik secara spiritual maupun praktis—sangatlah krusial.
Berikut adalah panduan untuk memaksimalkan hari-hari sebelum Idul Qurban agar Anda bisa meraih pahala terbaik.
1. Mengoptimalkan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah waktu yang paling dicintai Allah SWT untuk beramal saleh. Jangan biarkan hari-hari ini terbuang percuma:
Puasa Sunnah: Sangat dianjurkan berpuasa dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, terutama Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) yang dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Perbanyak Dzikir: Basahi lidah dengan tahlil, tahmid, dan takbir. Ini adalah bentuk pengagungan kita terhadap kebesaran Allah.
Amalan Jariyah: Tingkatkan sedekah dan kebaikan kecil lainnya kepada sesama sebagai bentuk syukur.
2. Persiapan Ibadah Qurban (Udhuyah)
Jika Anda berniat untuk berqurban, ada beberapa hal teknis dan syariat yang perlu diperhatikan:
Niat dan Dana Halal: Pastikan dana yang digunakan berasal dari sumber yang baik. Ibadah yang diterima dimulai dari ketulusan niat dan kehalalan harta.
Memilih Hewan Terbaik: Pilihlah hewan yang sehat, tidak cacat, dan telah memenuhi syarat umur. Memberikan yang terbaik adalah cerminan ketakwaan kita.
Larangan Memotong Kuku dan Rambut: Bagi yang hendak berqurban, disunnahkan untuk tidak memotong rambut dan kuku sejak memasuki tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurbannya disembelih.
3. Memahami Makna Pengorbanan
Maksimalnya Idul Qurban ditentukan oleh sejauh mana kita memahami esensinya. Idul Qurban adalah tentang ketundukan mutlak Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS.
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan darimulah yang dapat mencapainya." (QS. Al-Hajj: 37)
Gunakan waktu sebelum Idul Qurban untuk merefleksikan: Apa "Ismail" dalam hidup saya yang masih saya pertahankan melebihi cinta kepada Sang Pencipta?
Checklist Persiapan Idul Qurban
Aspek
Tindakan
Spiritual
Taubat nasuha dan menjaga shalat lima waktu tepat waktu.
Sosial
Mendata tetangga atau kerabat yang berhak menerima daging qurban.
Finansial
Melunasi pembayaran hewan qurban atau menyiapkan dana operasional penyembelihan.
Edukasi
Mempelajari kembali tata cara shalat Idul Adha dan adab penyembelihan hewan.
4. Persiapan di Hari Raya
Agar hari-H berjalan lancar dan penuh berkah, lakukan sunnah-sunnah berikut:
Mandi Besar sebelum berangkat shalat Id.
Tidak makan sebelum melaksanakan shalat Idul Adha (berbeda dengan Idul Fitri).
Mengenakan pakaian terbaik dan memakai wewangian (bagi laki-laki).
Berjalan kaki menuju tempat shalat dan mengambil jalan yang berbeda saat pulang.
Penutup
Menjelang Idul Qurban, mari kita tata kembali hati dan persiapan kita. Dengan perencanaan yang baik, Idul Qurban tahun ini bukan hanya tentang berbagi daging, tetapi tentang meningkatkan derajat ketakwaan kita di sisi Allah SWT. Selamat mempersiapkan diri menjemput hari kemenangan penuh berkah!
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Refleksi Hari Kartini: Meneladani Semangat Emansipasi Berlandaskan Nilai Islami untuk Muslimah Hebat
MAJALENGKA, BAZNAS – Momentum peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April bukan sekadar seremoni busana adat, melainkan refleksi mendalam atas perjuangan Raden Ajeng Kartini (1879–1904) dalam mengangkat harkat dan martabat perempuan melalui pendidikan. Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, semangat Kartini sangat relevan dengan upaya pemberdayaan umat, khususnya kaum perempuan muslimah.
Akar Islam dalam Perjuangan Kartini
Sejarah mencatat bahwa cita-cita Kartini tidak lepas dari nilai-nilai Islam Nusantara. Sebagai cucu dari ulama besar Jepara, Kiai Haji Madirono, Kartini memiliki kerinduan mendalam untuk memahami Al-Qur'an. Judul legendaris karyanya, Door Duisternis tot Licht atau "Habis Gelap Terbitlah Terang", diyakini terinspirasi dari ayat suci Al-Qur'an: Minadz-dzulumati ilan-nuur.
Kartini ingin menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang indah dan memuliakan ilmu pengetahuan, serta mendorong perempuan untuk keluar dari "kegelapan" kebodohan menuju "cahaya" intelektualitas.
Pendidikan: Fondasi Utama Muslimah sebagai Madrasatul Ula
BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang perjuangan Kartini sejalan dengan prinsip Emansipasi yang Bertanggung Jawab. Dalam perspektif Islam, menuntut ilmu adalah kewajiban tanpa memandang gender. Kartini menekankan pentingnya kecerdasan bagi perempuan karena mereka adalah:
Pendidik Pertama: Perempuan sebagai madrasatul ula (sekolah pertama) bagi generasi penerus bangsa.
Pilar Peradaban: Perempuan yang cerdas akan melahirkan keluarga yang kuat dan berdaya secara ekonomi maupun spiritual.
Penjaga Martabat: Pendidikan adalah kunci untuk melindungi perempuan dari diskriminasi dan keterbelakangan.
Kartini Modern: Menjadi Agen Perubahan
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh muslimah di Kabupaten Majalengka untuk menjadikan peringatan ini sebagai pelecut semangat dalam berkarya.
"Sosok Kartini adalah teladan bagi muslimah modern untuk menjadi agen perubahan yang cerdas dan religius. Kita ingin perempuan di Majalengka mampu berkontribusi sosial dan ekonomi tanpa meninggalkan akidah serta adab yang mulia," ungkapnya.
Melalui program-program pendayagunaan, BAZNAS terus berkomitmen mendukung kemandirian perempuan melalui bantuan modal usaha (Z-Mart/Z-Chicken) dan beasiswa pendidikan, guna mencetak "Kartini-Kartini Baru" yang mandiri dan berdaya.
Mari kita lanjutkan perjuangan Kartini dengan meningkatkan literasi, memperkuat ibadah, dan menebar manfaat bagi sesama.
BAZNAS Kabupaten Majalengka: Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat.
#HariKartini #MuslimahInspiratif #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #EmansipasiWanita
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Berdayakan Perempuan Melalui Program Penguatan Ekonomi dan Kemanusiaan
MAJALENGKA – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya dalam melanjutkan semangat perjuangan R.A. Kartini melalui berbagai aksi nyata. Semangat emansipasi kini diwujudkan melalui pemberdayaan para ibu mustahik agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.
Melalui pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Majalengka secara konsisten menjalankan program-program yang menyasar kaum perempuan di berbagai lapisan. Mulai dari pemberian modal usaha serta pendampingan bagi pelaku UMKM perempuan, hingga penyaluran bantuan kemanusiaan bagi para ibu lansia yang membutuhkan perhatian khusus.
"Semangat perjuangan R.A. Kartini terus hidup dalam setiap langkah kebaikan yang kita lakukan. Dari tangan-tangan tangguh para ibu ini, lahir kemandirian, harapan, dan masa depan yang lebih sejahtera bagi keluarga di Kabupaten Majalengka," ujar perwakilan pimpinan BAZNAS Majalengka.
Pemberdayaan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga menciptakan ketahanan keluarga yang berkelanjutan. BAZNAS Majalengka percaya bahwa dengan memberikan akses dan kesempatan bagi perempuan untuk berdaya, hal tersebut akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju.
Dalam momentum Hari Kartini ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi. Masyarakat dapat menjadi bagian dari lahirnya lebih banyak perempuan berdaya dengan menyalurkan ZIS melalui kanal-kanal resmi yang telah disediakan.
Layanan Muzakki BAZNAS Kabupaten Majalengka:
Website: kabmajalengka.baznas.go.id
WhatsApp: 0821-2416-9964
Telepon: (0233) 282414
#HariKartini2026 #KartiniMasaKini #BaznasMajalengka #PerempuanBerdaya #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kepedulian Nyata, Mari Berkurban Bersama BAZNAS Majalengka untuk Bantu Sesama hingga Pelosok Desa
MAJALENGKA Ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum besar untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi meluncurkan program Berkurban Bersama BAZNAS (BBB) sebagai jembatan bagi masyarakat untuk menebar kebahagiaan yang lebih luas.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menekankan bahwa kurban melalui BAZNAS menawarkan manfaat ganda: kesempurnaan ibadah bagi pequrban dan pemerataan gizi bagi penerima manfaat.
"Kami mengetuk hati seluruh masyarakat untuk menunaikan kurban tahun ini melalui BAZNAS. Dengan berkurban bersama kami, Anda turut memastikan bahwa masyarakat di pelosok desa yang selama ini jarang terjangkau, dapat merasakan nikmatnya protein hewani. Inilah wujud nyata kepedulian kita untuk Majalengka yang Langkung Sae," ujar H. Agus Asri Sabana.
Menjangkau yang Terlupakan: Manfaat Pemerataan Distribusi
Salah satu keunggulan utama program BBB tahun ini adalah sistem distribusi yang terintegrasi. BAZNAS berkomitmen untuk menyalurkan hewan kurban ke wilayah-wilayah dengan tingkat konsumsi daging yang masih rendah (minim kurban). Strategi ini bertujuan agar kebahagiaan Idul Adha tidak hanya berpusat di perkotaan, tetapi juga dirasakan oleh fakir miskin dan mustahik di daerah terpencil di seluruh pelosok Kabupaten Majalengka.
Kemudahan Berdonasi: Amanah dan Transparan
Untuk memfasilitasi niat baik masyarakat, BAZNAS Majalengka menyediakan kanal pembayaran yang praktis, aman, dan akuntabel:
Scan QRIS Resmi BAZNAS (Tersedia untuk pembayaran instan melalui dompet digital).
Transfer Bank bjb: 0128194665100 (Kode Bank: 110)
a.n BAZNAS KAB MAJALENGKA TEMATIK
Layanan Konsultasi & Laporan
Masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai harga hewan kurban, tata cara pemotongan yang sesuai syariat, hingga mekanisme pelaporan penyaluran dapat menghubungi Layanan Muzakki:
WhatsApp: 0821-2416-9964
Telepon: (0233) 282414
Mari jadikan pengorbanan kita tahun ini sebagai saksi kebaikan di akhirat dan sarana mempererat persaudaraan sesama warga Majalengka. Bersama BAZNAS, kurban Anda hadirkan senyum bahagia.
#BaznasMajalengka #IdulAdha1447H #QurbanBersamaBaznas #KurbanAndaSenyumBahagia #MajalengkaBerbagi #ZakatMajalengka #PemerataanKurban #Kemanusiaan #MajalengkaLangkungSae
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Meneladani Hikmah Perang Uhud: Pentingnya Kedisiplinan dan Keteguhan Iman
MAJALENGKA, BAZNAS Perang Uhud bukan sekadar catatan sejarah tentang benturan fisik antara kaum Muslimin dan kaum Quraisy. Lebih dari itu, peristiwa yang terjadi pada 15 Syawal tahun 3 Hijriah (625 M) ini merupakan madrasah besar bagi umat Islam untuk belajar tentang strategi, ketaatan kepada pemimpin, dan bahaya dari melalaikan amanah demi kesenangan duniawi.
Latar Belakang Peristiwa
Mengacu pada catatan sejarah dalam buku Perang Uhud karya Muhammad Ridha, pertempuran ini pecah tepat satu tahun setelah kemenangan besar kaum Muslimin di Perang Badar. Pihak Quraisy membawa kekuatan besar sebanyak 3.000 personel dengan misi membalas kekalahan mereka sebelumnya.
Di sisi lain, Rasulullah SAW awalnya berangkat dengan 1.000 pasukan. Namun, di tengah perjalanan, terjadi pembelotan yang menyisakan 700 pejuang Muslim yang teguh untuk menghadapi kekuatan musuh yang jauh lebih besar secara kuantitas.
Strategi dan Isyarat Kenabian
Sebelum peperangan dimulai, Rasulullah SAW sempat menceritakan mimpi yang dialaminya sebagai isyarat akan datangnya ujian berat sekaligus janji kemenangan di masa depan. Untuk membentengi pasukan, Rasulullah SAW menyusun strategi dengan menempatkan 50 pemanah terbaik di atas bukit Uhud. Beliau memberikan instruksi tegas untuk tidak meninggalkan posisi dalam keadaan apa pun.
Pelajaran dari Kelalaian
Pada fase awal, pasukan Muslim berhasil mendesak musuh. Namun, situasi berbalik drastis ketika sebagian pemanah di atas bukit tergoda oleh harta rampasan perang (ghanimah) dan meninggalkan pos pertahanan. Celah ini dimanfaatkan oleh musuh untuk menyerang dari arah belakang, yang mengakibatkan barisan Muslimin menjadi kacau dan gugurnya para sahabat terbaik, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib.
Hikmah untuk Masa Kini
Peristiwa Uhud mengajarkan kepada kita beberapa poin penting:
Ketaatan adalah Kunci: Ketidakpatuhan terhadap instruksi membawa dampak besar bagi keselamatan kolektif.
Bahaya Hubbud Dunya: Ketertarikan yang berlebih pada materi dapat melalaikan kita dari visi perjuangan yang utama.
Keteguhan dalam Ujian: Kekalahan taktis adalah sarana evaluasi untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih kuat dan sabar.
Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk memetik hikmah ini. Kedisiplinan dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah adalah bentuk perjuangan nyata dalam membangun umat yang lebih kuat dan mandiri.
Wallahu a'lam bish-shawab.
#BAZNASMajalengka #PerangUhud #SejarahIslam #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #EdukasiIslami #KisahRasulullah #InfoMajalengka
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Doa Sapu Jagat: Permohonan Kebaikan Dunia Akhirat yang Dicintai Rasulullah SAW
MAJALENGKA Dalam kehidupan sehari-hari, setiap Muslim tentu mendambakan keberkahan yang menyeluruh, baik dalam urusan duniawi maupun ukhrawi. Salah satu wasilah terbaik untuk meraih hal tersebut adalah melalui Doa Sapu Jagat. Meski kalimatnya ringkas, doa ini menyimpan makna samudra kebaikan yang mencakup seluruh kebutuhan hamba.
Landasan Sunnah dan Kecintaan Rasulullah SAW
Rasulullah SAW dikenal sangat menyukai doa-doa yang bersifat Jawami’ul Kalim—yakni kalimat yang singkat namun sarat akan makna mendalam. Sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah RA dalam kitab Fiqih Sunnah 2 karya Sayyid Sabiq, Nabi SAW lebih mengutamakan doa-doa ringkas yang mencakup segala bentuk kemaslahatan agar tidak menyulitkan umatnya dalam mengamalkannya.
Bacaan Doa Sapu Jagat
Doa ini bersumber langsung dari Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 201) dan menjadi amalan yang sangat dianjurkan setelah melaksanakan salat fardu maupun sunnah:
???????? ?????? ??? ?????????? ???????? ????? ?????????? ???????? ??????? ??????? ????????
Latin: Rabban?, ?tin? fid duny? hasanah, wa fil ?khirati hasanah, wa qin? 'adz?ban n?r.
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
Makna dan Keutamaan yang Luar Biasa
Menurut Ibnu Katsir, doa ini adalah permohonan yang paling komprehensif. M. Ghofur Khalil dalam buku Rahasia Dahsyat Energi Sapu Jagat menjelaskan bahwa cakupan doa ini sangat luas:
Kebaikan Dunia: Meliputi kesehatan yang afiat, rezeki yang berkah dan lancar, keluarga yang sakinah, tempat tinggal yang nyaman, serta ilmu yang bermanfaat.
Kebaikan Akhirat: Mencakup kemudahan saat proses hisab, perlindungan dari rasa takut di hari kiamat, hingga anugerah tertinggi yaitu masuk ke dalam surga-Nya.
Manfaat Mengamalkan Doa Sapu Jagat
Merujuk pada literatur Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa, setidaknya ada lima keutamaan utama bagi mereka yang istikamah mengamalkannya:
Mendapatkan ketenangan hati, keselamatan, dan kecukupan rezeki.
Diberikan benteng perlindungan dari berbagai keburukan dan musibah.
Mendapat kemudahan dalam menjalankan ketaatan dan perintah Allah SWT.
Dimudahkan saat menghadapi hari perhitungan (Yaumul Hisab).
Meraih ampunan serta rida Allah SWT untuk menghuni jannah-Nya.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa membasahi lidah dengan doa mulia ini. Semoga dengan rutin membacanya, Allah SWT melimpahkan keberkahan bagi diri kita, keluarga, serta membawa kemaslahatan bagi kemajuan Kabupaten Majalengka yang kita cintai.
Zakat membersihkan harta, doa menguatkan jiwa. Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk membantu sesama yang membutuhkan.
#BAZNAS #BaznasMajalengka #Majalengka #DoaSapuJagat #DakwahIslam #ZakatMensejahterakanUmat #AmalanSunnah #KebaikanDuniaAkhirat
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengatasi Lilitan Utang dalam Islam: Ikhtiar, Tawakal, dan Amalan Doa Sesuai Sunnah
MAJALENGKA, BAZNAS Utang piutang merupakan urusan muamalah yang lazim terjadi di tengah masyarakat. Namun, sebagai seorang muslim, perkara utang bukanlah hal yang boleh disepelekan. Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap tanggung jawab pelunasan utang, karena dampaknya tidak hanya di dunia, melainkan hingga ke akhirat.
Bahaya Meremehkan Utang
Dalam banyak hadis, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan peringatan keras bagi mereka yang lalai dalam melunasi utang. Ruh seorang mukmin akan tetap tertahan dan tidak bisa merasakan kemuliaan di sisi Allah selama utangnya belum ditunaikan.
Dari Sa‘d bin al-A?wal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:
“Sesungguhnya saudaramu tertahan karena utangnya, maka pergilah dan lunasilah utangnya.” (HR. Ahmad, disahihkan oleh al-Albani).
Kunci Utama: Niat yang Jujur dan Tawakal
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mengedepankan niat yang tulus saat terpaksa berutang. Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi siapa saja yang memiliki tekad kuat untuk mengembalikan harta yang dipinjamnya.
Sesuai sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa mengambil harta manusia dengan niat untuk menunaikannya, Allah akan menunaikannya untuknya. Dan barang siapa mengambilnya dengan niat merusaknya (tidak membayar), Allah akan membinasakannya.” (HR. al-Bukhari).
Amalan Doa Sahih Saat Terlilit Utang
Selain berupaya maksimal (ikhtiar) secara lahiriah, seorang muslim hendaknya mengetuk pintu langit dengan doa. Berikut adalah beberapa doa sahih yang diajarkan Rasulullah:
1. Doa Mohon Kecukupan Rezeki Halal
?????????? ???????? ??????????? ???? ?????????? ??????????? ?????????? ??????? ???????
“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku terhindar dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari ketergantungan kepada selain-Mu.” (HR. At-Tirmidzi).
2. Doa Sebelum Tidur (Memohon Pelunasan Utang)
?????????? ????? ????????????... ????? ?????? ?????????? ??????????? ???? ????????
“...Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Awal dan Maha Akhir... Lunasilah utang kami dan cukupkanlah kami dari kefakiran.” (HR. Muslim).
3. Doa Perlindungan dari Kegundahan dan Lilitan Utang
?????????? ?????? ??????? ???? ???? ???????? ???????????... ????????? ???? ???? ???????? ????????? ???????? ??????????
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan... dari lilitan utang dan penindasan manusia.” (HR. Abu Dawud & Bukhari).
4. Doa Memohon Rahmat dan Kekayaan
????????? ?????? ???????... ???????? ????? ??????? ??? ?? ????? ?? ????
“Ya Allah, Pemilik seluruh kerajaan... Rahmatilah aku dengan rahmat yang dengannya Engkau mencukupkanku dari rahmat selain-Mu.” (HR. Ath-Thabrani).
Penutup
Utang adalah beban, namun dengan tawakal yang benar, usaha yang sungguh-sungguh, dan istiqomah dalam berdoa, Allah akan memberikan jalan keluar dari arah yang tidak disangka-sangka.
Semoga Allah Ta’ala melapangkan kesulitan finansial kita, memudahkan pelunasan utang-utang kita, dan memberkahi setiap rezeki yang kita peroleh. Amin Ya Rabbal 'Alamin.
Informasi & Layanan Zakat, Infak, Sedekah: Kunjungi Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk konsultasi dan penyaluran bantuan bagi asnaf yang membutuhkan.
#BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #EdukasiIslami #DoaPelunasUtang #Tawakal #FiqhMuamalah #MajalengkaLangkungSae #LunasUtang #BerbagiKeberkahan
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menggugat Niat: Aktivitas Dunia sebagai Ibadah, Tulus atau Sekadar Modus?
MAJALENGKA, BAZNAS Allah SWT telah membuka pintu ibadah seluas-luasnya bagi hamba-Nya. Tidak hanya melalui jalur ibadah murni (mahdhah) seperti salat dan zakat, tetapi juga melalui aktivitas harian (ghairu mahdhah) yang dijalankan dengan niat yang benar. Sebagaimana sabda Rasulullah ?:
“Amalan-amalan itu hanyalah tergantung pada niatnya. Dan setiap orang hanya akan dibalas berdasarkan apa yang ia niatkan.” (HR. Bukhari & Muslim)
Namun, di tengah hiruk-pikuk modernitas, muncul sebuah fenomena retorika yang perlu kita renungkan bersama. Fenomena ini sering datang dari panggung-panggung publik, ruang diskusi profesional, hingga obrolan santai di keluarga. Sebuah tren di mana motivasi duniawi dikobarkan dengan api yang membara, sementara nasihat agama hanya diletakkan sebagai "pelengkap" atau bahkan pembenaran atas ambisi duniawi yang tak bertepi.
Ketimpangan Narasi: Dunia yang Utama, Agama yang Tersisa?
Kita sering menyaksikan tokoh publik atau bahkan diri kita sendiri begitu bersemangat membakar jiwa audiens dengan jargon: “Ayo kerja keras! Kita harus adaptif dan solutif!” Kalimat ini tentu tidak salah. Namun, masalah muncul ketika porsi nasihat agama hanya diselipkan sekilas di akhir pidato panjang: “Yang penting niatnya ibadah.”
Ironisnya, seringkali kalimat tersebut diikuti dengan seruan, “Jangan jadi ritualis! Beragama jangan sekadar ritual saja. Ada hablumminannas!” Pertanyaannya, mengapa kita jarang mendengar keseimbangan yang serupa: “Jangan terlalu ambisius pada dunia! Bukankah selain hablumminannas, ada hablumminallah yang wajib dijaga?”
Kekhawatiran kita adalah terjatuh pada kondisi Kalimatul haq yuradu biha al-bathil—perkataannya benar, namun maksud di baliknya adalah sebuah kekeliruan, yakni mendorong manusia untuk tetap fokus sepenuhnya pada dunia dengan tameng "niat ibadah".
Menempatkan Akhirat sebagai Panglima
Tugas memberi nasihat bukan hanya milik Ustaz atau Kiai. Setiap orang beriman memiliki tanggung jawab moral untuk saling menasihati agar tidak menjadi golongan yang merugi, sesuai amanat QS. Al-Ashr.
Jika dunia ini begitu melelahkan, lantas mengapa kita jarang mengajak sesama untuk "beristirahat" dalam salat? Rasulullah ? bersabda kepada Bilal bin Rabah RA:
“Wahai Bilal, istirahatkanlah kami dengan salat.”
Jika hidup ini penuh masalah, mengapa strategi sukses dunia lebih sering digaungkan daripada ajakan merenungi Al-Qur’an? Jika hati sering gelisah, mengapa tips manajemen stres lebih populer daripada ajakan berzikir kepada Allah? Padahal Allah SWT berfirman:
“Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)
Prinsip Utama: Kejar Akhirat, Jangan Lupakan Dunia
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk kembali memegang prinsip yang digariskan dalam QS. Al-Qasas: 77:
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) dunia.”
Ayat ini sangat jelas perintahnya: Kejar akhirat sebagai tujuan utama, dan jangan lupakan bagian dunia. Jangan dibalik. Mari kita jujur pada diri sendiri dan kepada Allah. Apakah aktivitas duniawi kita benar-benar diniatkan sebagai bentuk penghambaan, ataukah itu hanya dalih agar kita bisa terus terobsesi pada materi tanpa merasa bersalah secara spiritual?
Penutup
Marilah kita mulai menata kembali skala prioritas. Ajaklah orang untuk mengenal Allah terlebih dahulu. Ajak mereka salat, ajak mereka berzakat, ajak mereka berzikir. Barulah setelah itu, dorong untuk giat menggapai dunia dengan tetap menjaga niatnya.
Dengan porsi yang tepat, maka seluruh waktu kita—24 jam dalam sehari—benar-benar akan bernilai ibadah yang tulus, bukan sekadar modus keduniaan.
Semoga Allah memberikan kita taufik agar mampu jujur kepada-Nya dan kepada diri kita sendiri. Wallahu waliyyut taufiq.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #NasihatAgama #NiatIbadah #KritikSosial #IslamKaffah #ZakatMemberdayakan #Hablumminallah #Hablumminannas
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Membangun Citra Diri di Dunia Maya: Antara Syiar Dakwah dan Menjaga Keikhlasan Hati
MAJALENGKA, BAZNAS Di era transformasi digital saat ini, dunia maya telah menjadi ruang hidup kedua bagi masyarakat. Media sosial tidak lagi sekadar menjadi cerminan realita, namun telah bergeser menjadi panggung untuk membangun citra diri (personal branding). Fenomena ini membawa tantangan tersendiri bagi seorang Muslim: Bagaimana kita menempatkan diri antara kebutuhan untuk menampilkan identitas Islam yang baik dengan kewajiban menjaga kemurnian niat?
Personal Branding dalam Perspektif Nabawi
Islam sejatinya sangat memperhatikan citra diri yang baik. Rasulullah ? adalah teladan utama dalam hal ini. Sejak masa mudanya, beliau dikenal dengan gelar Al-Amin (yang terpercaya). Allah ? pun memuji akhlak beliau dalam Al-Qur'an:
“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. al-Qalam: 4)
Bagi seorang Muslim, memiliki citra diri yang positif bukan sekadar soal popularitas, melainkan bentuk tanggung jawab representasi agama. Mengingat label Islam melekat pada setiap individu pemeluknya, maka karakter seorang Muslim seringkali menjadi tolok ukur nilai Islam di mata dunia, terutama bagi mereka yang belum mengenal Islam secara mendalam.
Kapan Amalan Perlu Disyiarkan?
Syariat Islam memiliki dimensi wasathiyah (pertengahan). Ada amalan-amalan tertentu yang memang diperintahkan untuk ditunjukkan secara publik sebagai bentuk syiar, antara lain:
Salat Berjemaah: Menunjukkan kekuatan dan persatuan umat.
Syiar Hari Raya & Ramadan: Menumbuhkan semangat ibadah dan kegembiraan kolektif.
Pemberitahuan Pernikahan: Menghindari fitnah dan memperjelas status sosial.
Zakat dan Sedekah secara Kelembagaan: Menunjukkan transparansi dan memotivasi orang lain untuk turut berbagi (QS. Al-Baqarah: 271).
Menimbang Risiko di Balik "Panggung" Digital
Meskipun membangun citra baik itu penting, terdapat risiko besar yang mengintai para "Influencer Saleh" atau siapa pun yang kerap membagikan kebaikannya di media sosial:
Ancaman terhadap Keikhlasan: Pujian manusia ibarat "tebasan leher". Rasulullah ? memperingatkan bahwa ketergantungan pada pujian dapat menjerumuskan seseorang pada sifat ujub (bangga diri) dan riya (pamer), yang pada akhirnya dapat menghanguskan pahala amal tersebut.
Bahaya Penyakit 'Ain: Pandangan kagum yang disertai hasad (iri dengki) dari orang lain di dunia maya dapat berdampak buruk secara nyata pada fisik maupun psikis objeknya.
Berkurangnya Keutamaan Amal Rahasia: Allah ? sangat mencintai hamba yang bertakwa dan tersembunyi (Al-Khafi). Amal yang dirahasiakan—seperti sedekah yang tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kanannya—memiliki kedudukan yang lebih mulia di sisi Allah ?.
Kesimpulan
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, khususnya para penggerak konten digital, untuk bijak dalam menyeimbangkan antara Syiar dan Sirr (rahasia).
Jadikan media sosial sebagai sarana dakwah dan inspirasi, namun pastikan kita tetap memiliki "simpanan" amal saleh yang hanya diketahui oleh Allah ? saja. Dengan mengedepankan ilmu sebelum bertindak, kita dapat memetik maslahat dari teknologi tanpa harus mengorbankan kesucian niat di dalam hati.
Sumber: Kajian Literasi Islam BAZNAS Majalengka
#BAZNAS #BAZNASMajalengka #Zakat #Infak #Sedekah #PersonalBranding #AkhlakMulia #LiterasiIslam #DakwahDigital #Majalengka
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Ponpes Daarul Ibtida Sadasari
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana pendidikan Islam di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Senin (20/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan sarana keagamaan untuk Pondok Pesantren Daarul Ibtida yang berlokasi di Desa Sadasari, Kecamatan Argapura.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., kepada perwakilan pengurus Pondok Pesantren Daarul Ibtida.
Komitmen Meningkatkan Kenyamanan Ibadah dan Belajar
Dalam kesempatan tersebut, H. Idi Purnama menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Majalengka Takwa yang bertujuan untuk memastikan fasilitas keagamaan di pesantren layak dan memadai bagi para santri.
"Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan titipan dari para muzaki berupa bantuan sarana keagamaan untuk Ponpes Daarul Ibtida. Kami berharap bantuan ini dapat menunjang aktivitas dakwah dan kegiatan belajar mengajar di pesantren, sehingga para santri dapat menimba ilmu dengan lebih nyaman dan khusyuk," ujar H. Idi Purnama.
Beliau juga menambahkan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat untuk dikembalikan kepada umat yang membutuhkan.
Apresiasi dari Pihak Pesantren
Pihak perwakilan Pondok Pesantren Daarul Ibtida menyambut baik dan menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka.
"Kami atas nama keluarga besar Ponpes Daarul Ibtida mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Majalengka dan para muzaki. Bantuan ini sangat berarti bagi pengembangan sarana di tempat kami. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir dan membawa keberkahan bagi kemajuan BAZNAS di Majalengka," ungkap perwakilan pesantren.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sinergi antara lembaga zakat dan lembaga pendidikan keagamaan semakin kuat demi mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius dan berakhlakul karimah.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaTakwa #ZakatTumbuhBermanfaat #PonpesDaarulIbtida #SadasariArgapura #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan
BERITA20/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan dan Program Rutilahu di Desa Cihaur
MAJA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana keagamaan dan kesejahteraan hunian masyarakat. Pada Senin pagi (20/04/2026), Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyerahkan secara simbolis bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) untuk Pondok Pesantren Anwarul Huda, Desa Cihaur, Kecamatan Maja.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Anwarul Huda, Ustaz Mustaqim Azis Husni. Prosesi penyerahan ini berlangsung dengan khidmat di kediaman Bapak Herman, warga setempat yang juga tercatat sebagai penerima manfaat program Rumah Layak Huni (RLHB) dari BAZNAS.
Sinergi dengan Pemerintah Desa
Kegiatan penyerahan ini turut disaksikan oleh pihak Pemerintah Desa Cihaur yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dusun setempat. Kehadiran pihak desa menegaskan adanya sinergi yang kuat antara BAZNAS dan aparatur kewilayahan dalam memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya stimulan untuk meningkatkan kualitas fasilitas ibadah dan pendidikan di lingkungan pesantren serta perbaikan infrastruktur hunian warga.
"Kami berharap bantuan sarana keagamaan ini dapat menunjang aktivitas belajar mengajar di Ponpes Anwarul Huda. Di saat yang sama, kehadiran kami di sini juga untuk memastikan dimulainya program perbaikan rumah Bapak Herman agar segera menjadi hunian yang layak dan sehat," ujar Uuh Patulloh.
Apresiasi dari Penerima Manfaat
Pimpinan Ponpes Anwarul Huda, Mustaqim Azis Husni, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian nyata yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada masyarakat Desa Cihaur melalui bantuan Saraga dan program RLHB.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Majalengka. Bantuan Saraga ini sangat berarti bagi kelancaran kegiatan di pondok. Selain itu, kami juga sangat terharu dengan adanya bantuan RLHB bagi Bapak Herman. Ini adalah bukti nyata kehadiran zakat dalam membantu meringankan beban umat," ungkap Mustaqim.
Penyerahan bantuan ini menegaskan peran BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Majalengka, sejalan dengan visi pembangunan daerah.
#BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #ProgramSaraga #RutilahuBAZNAS #PonpesAnwarulHuda #MajaBerbagi #Kemanusiaan #ZakatPemberdayaan
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Air Mata Haru di Desa Cihaur: BAZNAS Majalengka Wujudkan Mimpi Rumah Layak bagi Pak Herman yang Terbaring Sakit
MAJALENGKA Di balik dinding-dinding yang kian rapuh dan atap yang nyaris runtuh, tersimpan sebuah perjuangan hidup yang menyesakkan dada. Pada Rabu (20/04/2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka hadir membawa setitik cahaya bagi Bapak Herman, seorang warga Desa Cihaur, Kecamatan Maja, melalui penyaluran bantuan Program Rumah Layak Huni (RLHB).
Hidup dalam Bayang-Bayang Kerapuhan
Kondisi Bapak Herman sangat memprihatinkan. Penyakit pembengkakan paru-paru telah merampas kekuatannya, memaksanya hanya bisa terdiam dan pasrah di dalam rumah. Keinginan kuatnya untuk beribadah ke masjid atau sekadar mencangkul di sawah seringkali berakhir pilu; ia kerap jatuh pingsan sebelum kaki sempat melangkah jauh atau cangkul menyentuh tanah.
Kini, ia hanya bisa menggantungkan hidup pada sang istri, seorang pejuang keluarga yang setiap dini hari menembus dinginnya malam untuk berjualan sayuran di Pasar Maja.
Ketidaberdayaan itu semakin lengkap dengan kondisi rumah mereka yang nyaris ambruk. Langit-langit rumah hanya tertutup plastik seadanya untuk menghalau debu, sementara dua kamar tidur telah ditinggalkan karena atapnya yang sudah rusak parah.
Ancaman di Balik Atap yang Lapuk
Ada kisah mencekam yang diceritakan sang istri kepada Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, saat kunjungannya. Di tengah kondisi atap yang rapuh, mereka pernah dikejutkan oleh kehadiran seekor ular berbisa yang bersarang di sana. Karena kondisi atap yang membahayakan untuk dinaiki, sang anak, Ade, terpaksa meminjam senapan mimis milik tetangga untuk melumpuhkan ancaman tersebut demi keselamatan nyawa mereka.
Amanah Muzaki untuk "Majalengka Langkung Sae"
Hadir langsung di kediaman Bapak Herman karena kondisi fisik sang penerima yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor, Drs. Uuh Patulloh menyerahkan bantuan RLHB dengan penuh takzim.
"Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan amanah dari para muzaki. Ini adalah bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah masyarakat kembali untuk menolong sesama. Program ini juga merupakan bentuk perhatian nyata dari Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang senantiasa memantau agar bantuan sosial tepat sasaran demi mewujudkan Majalengka Langkung Sae," ujar Drs. Uuh Patulloh.
Beliau menegaskan bahwa RLHB bukan sekadar bantuan bangunan, melainkan upaya memberikan martabat, keamanan, dan kesehatan bagi warga yang kurang mampu.
Haru yang Memecah Suasana
Isak tangis haru tak membendung saat Bapak Herman menerima bantuan tersebut. Dengan suara yang terbata karena kondisi fisiknya, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Majalengka dan para donatur yang telah peduli pada nasib keluarganya.
Melalui pendistribusian yang ketat secara administrasi dan syariat, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus menekan angka Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Majalengka. Setiap rupiah zakat yang dititipkan menjadi fondasi harapan bagi mereka yang hampir putus asa.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #RLHB #ZakatMensejahterakan #InfoMajalengka #Cihaur #Maja #Kemanusiaan #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #BupatiMajalengka #EmanSuherman
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Buka Program Berkurban Bersama BAZNAS 1447 H: Wujudkan Kepedulian Sosial yang Nyata
MAJALENGKA Menyambut momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan program Berkurban Bersama BAZNAS (BBB). Program ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat (Muzakki/Munfiq) untuk menunaikan ibadah kurban dengan jaminan pengelolaan yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa kurban bukan sekadar ritual tahunan menyembelih hewan, melainkan refleksi dari totalitas ketaatan dan ketakwaan hamba kepada Sang Pencipta, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
"Daging dan darah kurban memang tidak sampai kepada Allah, namun ketakwaan dari para pequrbanlah yang sampai kepada-Nya. Melalui program ini, kami ingin memastikan esensi kurban tersebut bertransformasi menjadi manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan," ungkapnya.
Fokus Distribusi di Wilayah Minim Kurban
BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk menyalurkan hewan kurban ke wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori "minim kurban". Hal ini bertujuan agar pemerataan konsumsi protein hewani dapat dirasakan oleh masyarakat di pelosok desa yang selama ini jarang terjangkau oleh bantuan serupa.
Dengan manajemen distribusi yang terintegrasi, BAZNAS memastikan setiap amanah dari para pequrban akan memberikan senyum kebahagiaan bagi fakir miskin dan mustahik di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka.
Kemudahan Transaksi via QRIS dan Transfer Bank
Untuk memudahkan masyarakat dalam berkontribusi, BAZNAS Majalengka menyediakan berbagai kanal pembayaran yang transparan dan akuntabel. Masyarakat dapat menyalurkan donasi kurban melalui:
Scan QRIS Resmi BAZNAS
Transfer Bank bjb: 0128194665100 (Kode Bank: 110)
a.n BAZNAS KAB MAJALENGKA TEMATIK
Layanan Informasi dan Konsultasi
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai harga hewan kurban, prosedur pemotongan, hingga laporan penyaluran, BAZNAS Majalengka menyediakan Layanan Muzakki di:
WhatsApp: 0821-2416-9964
Telepon: (0233) 282414
Mari jadikan Idul Adha 1447 H sebagai momentum untuk melepaskan kecintaan pada dunia dan memperkuat solidaritas sosial. Bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, kurban Anda menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak.
#BaznasMajalengka #IdulAdha1447H #QurbanBersamaBaznas #KurbanAndaSenyumBahagia #MajalengkaBerbagi #ZakatMajalengka #PemerataanKurban #Kemanusiaan
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Generasi Emas, BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Program Majalengka Cerdas
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan melalui program unggulan Majalengka Cerdas. Pada Senin (20/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan beasiswa kepada mahasiswi berprestasi sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan umat.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada pukul 13.00 WIB. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., kepada penerima manfaat, Allya Syafira.
Dukungan untuk Pendidikan Tinggi
Allya Syafira, yang merupakan warga Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, hadir didampingi oleh orang tuanya untuk menerima bantuan tersebut. Program Majalengka Cerdas ini dirancang khusus untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi mahasiswa asal Majalengka agar dapat fokus meraih prestasi di jenjang perguruan tinggi.
Dalam keterangannya, Fijay Muhamad Faozan menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk apresiasi dan dorongan semangat bagi generasi muda Majalengka.
"BAZNAS Majalengka melalui program Majalengka Cerdas berkomitmen untuk memastikan tidak ada putra-putri daerah yang terkendala pendidikannya karena faktor ekonomi. Semoga bantuan stimulan beasiswa ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Allya Syafira untuk menunjang kebutuhan akademiknya," ujar Fijay.
Apresiasi Penerima Manfaat
Rasa syukur terpancar dari wajah Allya Syafira dan orang tuanya saat menerima bantuan tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada para muzzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Majalengka.
"Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Terima kasih BAZNAS Majalengka atas perhatiannya terhadap masa depan pendidikan kami. Insya Allah, amanah ini akan saya gunakan dengan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan studi," ungkap Allya.
Dengan terus bergulirnya program Majalengka Cerdas, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul, religius, dan berdaya saing demi kemajuan Kabupaten Majalengka di masa depan.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaCerdas #ZakatTumbuhBermanfaat #BeasiswaBAZNAS #MajalengkaWetan #PendidikanMajalengka #FijayMuhamadFaozan #KabarZakat
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tanamkan Karakter Dermawan Sejak Dini, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP Bersama IGTK
MAJALENGKA, BAZNAS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus melakukan akselerasi dalam memperluas jangkauan edukasi filantropi di sektor pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui sosialisasi program unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli) yang digelar bagi jajaran Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) se-Kabupaten Majalengka di Lantai 2 Gedung BAZNAS Majalengka, Senin (20/4).
Kegiatan strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi infak sekaligus memperkuat fondasi karakter kedermawanan bagi anak didik di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), hingga Taman Kanak-kanak (TK).
Edukasi Moral di Atas Penghimpunan Dana
Acara dibuka secara resmi pada pukul 13.00 WIB oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Dalam sambutannya, H. Agus menegaskan bahwa esensi utama dari Program SIGAP melampaui angka-angka penghimpunan.
"Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi instrumen edukasi bagi generasi muda kita," tegasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa program ini selaras dengan visi Pemerintah Daerah untuk mewujudkan sektor pendidikan yang Langkung Sae (Lebih Baik). "Tanggung jawab besar untuk mencetak generasi yang peduli ada di pundak Bapak dan Ibu guru sekalian sebagai garda terdepan pendidikan anak usia dini," tambah H. Agus.
Sinergi dan Tata Kelola yang Transparan
Pertemuan tersebut dihadiri oleh 4 orang perwakilan PD IGTK Kabupaten Majalengka dan 26 perwakilan PC IGTK dari seluruh kecamatan. Selain menjadi ruang silaturahmi, BAZNAS memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi mengenai mekanisme Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan sekolah serta sistem transparansi penyaluran dana.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS lainnya, yakni:
H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan)
Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV)
Drs. Uuh Patulloh (Kepala Pelaksana)
Uju Juhara, S.Pd. (Kadiv Pengumpulan)
Iwan Setiawan (Kadiv Digital Fundraising & Retail)
Mengenal SIGAP: Dari Siswa, Oleh Siswa, Untuk Sekolah
Program SIGAP hadir dengan prinsip akuntabilitas dan azas manfaat kembali. Dana infak yang dihimpun dari para siswa melalui UPZ sekolah nantinya akan didistribusikan kembali untuk kepentingan internal lingkungan pendidikan tersebut, di antaranya:
Perbaikan Sarana Pendidikan: Renovasi ruang kelas atau fasilitas penunjang KBM.
Sarana Ibadah: Pembangunan atau pemeliharaan musala sekolah.
Bantuan Sosial: Santunan bagi siswa kurang mampu atau bantuan darurat bagi warga sekolah.
Melalui sinergi erat bersama IGTK, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis gerakan filantropi ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang religius, peduli, dan mandiri, demi terwujudnya masyarakat Majalengka yang lebih sejahtera dan berkarakter.
#BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaq #PendidikanKarakter #MajalengkaLangkungSae #IGTKMajalengka #FilantropiPendidikan #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA20/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Dukung Kaderisasi Mahasiswa Hukum, Serahkan Bantuan untuk DPC Permahi
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan penguatan organisasi kepemudaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Terbaru, BAZNAS menyalurkan bantuan untuk mendukung kegiatan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC Permahi) Kabupaten Majalengka tahun 2026.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya peran mahasiswa hukum sebagai calon praktisi yang memiliki integritas moral dan profesionalisme tinggi.
"Dukungan ini merupakan bentuk apresiasi BAZNAS terhadap organisasi kemahasiswaan yang berfokus pada kaderisasi dan penegakan supremasi hukum. Kami berharap DPC Permahi Majalengka mampu melahirkan kader-kader hukum yang jujur, amanah, dan selalu berpihak pada keadilan, sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan yang kami usung," ujar H. Agus Asri Sabana.
DPC Permahi merupakan organisasi profesi hukum yang mandiri dan independen. Kehadirannya di Majalengka menjadi wadah bagi mahasiswa hukum untuk mengasah kemampuan melalui diskusi hukum, kajian strategis, aksi sosial, hingga pemberian bantuan hukum kepada masyarakat.
Dicky Turmudzi, selaku panitia kegiatan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian BAZNAS Majalengka terhadap pergerakan mahasiswa hukum di daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ketua BAZNAS Majalengka atas bantuan dan kepercayaannya. Dukungan ini sangat berarti bagi kelancaran agenda kaderisasi kami. Kami berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mengawal keadilan dan berkontribusi aktif bagi penegakan hukum di Indonesia, khususnya di Kabupaten Majalengka," pungkas Dicky.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan DPC Permahi Majalengka dapat terus bertumbuh menjadi organisasi yang produktif dalam mencetak profesional hukum yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #PermahiMajalengka #MahasiswaHukum #SupremasiHukum #KaderisasiHukum #ZakatUntukUmat #Majalengka2026
BERITA20/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →