Berita Terbaru
Sinergi Strategis: BAZNAS Majalengka dan Komisi IV DPRD Studi Komparatif ke Garut Demi Majalengka Langkung Sae
GARUT Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka ke BAZNAS Kabupaten Garut pada Kamis (23/04/2026). Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam optimalisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Majalengka.
Kehadiran Ketua BAZNAS didampingi oleh jajaran struktural inti, yaitu Wakil Ketua 3, Kepala Pelaksana, Kepala Kesekretariatan, Kadiv Keuangan, serta Kadiv Humas dan Protokoler.
Menyusun Langkah Strategis
Kunjungan ini bukan sekadar studi banding biasa. H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius lembaga dalam menyerap berbagai inovasi program yang berhasil diterapkan di daerah lain untuk kemudian diimplementasikan secara tepat guna.
"Kami bersama Komisi IV DPRD tengah menyusun langkah-langkah strategis yang lebih progresif. Fokus kita adalah bagaimana pengelolaan zakat, infak, dan sedekah benar-benar menjadi pilar utama dalam mendukung pembangunan daerah," ungkap H. Agus di sela-sela kegiatan.
Mewujudkan Majalengka Langkung Sae
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa koordinasi erat antara BAZNAS dan DPRD Kabupaten Majalengka adalah kunci untuk mencapai visi daerah yang lebih unggul. Kunjungan ke Garut dipilih karena kesamaan karakteristik wilayah serta prestasi BAZNAS setempat dalam pemberdayaan ekonomi umat.
"Segala upaya yang kita lakukan hari ini, termasuk studi komparatif dan sinkronisasi kebijakan dengan legislatif, adalah ikhtiar kolektif untuk bersama-sama mewujudkan Majalengka Langkung Sae. Kami ingin zakat hadir sebagai solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Melalui langkah strategis ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi, profesionalisme, dan dampak sosial yang lebih luas bagi para mustahik di seluruh pelosok Majalengka.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #DPRDMajalengka #LangkahStrategis #ZakatUntukUmat #Kemanusiaan #SinergiKebaikan
BERITA23/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Diharapkan Bisa MANDIRI EKONOMI, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Pelaku UMKM Maja Utara
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat komitmennya dalam pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan modal usaha yang dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., kepada salah satu pelaku UMKM asal Desa Maja Utara, Kecamatan Maja.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Kamis, 23 April 2026. Penerima manfaat kali ini adalah Rina Marlina, seorang pegiat UMKM yang dinilai memiliki potensi usaha namun terkendala keterbatasan modal.
Bagian dari Program Majalengka Mandiri
Dalam sambutannya, Drs. H. Idi Purnama, M.M. menegaskan bahwa pemberian bantuan ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan stimulan untuk mendorong produktivitas masyarakat. Program ini merupakan pengejawantahan dari Majalengka Mandiri, salah satu dari lima program prioritas BAZNAS Kabupaten Majalengka.
"Kami berharap bantuan modal usaha ini dapat menjadi titik balik bagi Ibu Rina dan keluarga untuk meningkatkan taraf hidup. Melalui Program Majalengka Mandiri, kita ingin mengubah Mustahik (penerima zakat) menjadi Muzakki (pemberi zakat) di masa depan dengan kemandirian ekonomi," ujar H. Idi Purnama.
Mendorong UMKM Naik Kelas
Bantuan modal usaha ini difokuskan bagi para pelaku UMKM yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat juang tinggi dalam berwirausaha. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap intervensi modal ini mampu menjaga keberlangsungan usaha kecil di tingkat desa, sehingga roda ekonomi lokal di Kecamatan Maja dan sekitarnya tetap berputar.
Rina Marlina menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini akan sangat membantu dalam pengadaan bahan baku dan peralatan usaha yang selama ini sulit ia penuhi secara mandiri.
Tentang BAZNAS Kabupaten Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan tugas pengelolaan zakat secara nasional di tingkat daerah. Dengan dukungan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari masyarakat, BAZNAS berkomitmen mewujudkan kesejahteraan umat melalui berbagai pilar program, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #UMKMMajalengka #ZakatMensejahterakan #PemberdayaanEkonomi #MajaUtara #MajalengkaLangkungSae
BERITA23/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BAZNAS Majalengka Serahkan Langsung Bantuan Sarana Keagamaan di Desa Sangiang
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan sarana keagamaan untuk Mushola Al-Barokah yang berlokasi di Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, pada Rabu (22/04/2026). Penyerahan ini dilakukan langsung di lokasi pembangunan guna memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan fisik bangunan.
Tim Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., hadir mewakili lembaga untuk menyerahkan bantuan tersebut. Kehadiran tim disambut hangat oleh pengurus mushola serta para pengelola sarana keagamaan lainnya yang tengah berada di lokasi.
Eman Suherman menjelaskan bahwa terjun langsung ke lapangan merupakan bagian dari prosedur pengawasan agar amanah para muzakki dapat tersalurkan dengan tepat.
"Penyerahan dilakukan langsung di lokasi Mushola Al-Barokah bukan tanpa sebab. Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan yang dibantu oleh BAZNAS benar-benar tepat sesuai dengan pengajuan dan kebutuhan riil di lapangan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami dalam mengelola dana umat," ujar Eman Suherman.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bapak Eman selaku pengurus Mushola Al-Barokah. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas respon cepat dan kehadiran tim BAZNAS ke desanya.
"Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan ini. Kedatangan tim langsung ke desa kami memberikan semangat baru bagi warga untuk segera merampungkan perbaikan mushola ini agar bisa digunakan kembali dengan nyaman oleh jemaah," ungkap Bapak Eman.
Dengan adanya bantuan sarana keagamaan ini, diharapkan proses renovasi atau pemenuhan fasilitas di Mushola Al-Barokah dapat berjalan lancar sehingga fungsi masjid sebagai pusat syiar Islam di Desa Sangiang semakin optimal.
#BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #SangiangBanjaran #BantuanSaranaKeagamaan #MajalengkaLangkungSae #LayananAktifBAZNAS
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Gerak Cepat BTB BAZNAS Majalengka Tuntaskan Pembangunan Rumah Ambruk di Banjaran
MAJALENGKA Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka kembali bergerak melakukan aksi nyata dalam pemulihan pascabencana. Fokus pada percepatan hunian layak, BTB menyalurkan bantuan lanjutan untuk perbaikan rumah Bapak Wahyu di Blok Banjaran Hilir, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Rabu (22/04/2026).
Rumah milik Bapak Wahyu tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat pada bagian kamar dan dapur akibat terjangan angin puting beliung dan hujan deras pada awal April lalu. Kehadiran BTB kali ini bertujuan memastikan proses renovasi berjalan tuntas hingga rumah tersebut benar-benar aman untuk ditinggali secara permanen.
Pesan Ketua BAZNAS dan Amanah Muzaki
Penyerahan bantuan dipimpin oleh Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I. Pada kesempatan tersebut, Eman menyampaikan permohonan maaf dari Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, yang berhalangan hadir secara langsung.
"Kami menyampaikan permohonan maaf dari Bapak Ketua BAZNAS karena hari ini beliau tidak bisa hadir di tengah-tengah kita, mengingat sedang ada agenda penting di luar kota guna memperjuangkan kepentingan umat. Ketidakhadiran beliau bukan berarti mengurangi rasa hormat, melainkan sebagai upaya strategis agar BAZNAS Majalengka bisa memberikan manfaat yang lebih luas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak," jelas Eman.
Lebih lanjut, Eman menegaskan bahwa bantuan pembangunan rumah ini merupakan bentuk perhatian nyata dari Pemerintah Kabupaten Majalengka sekaligus amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS.
"Kami mohon doanya agar Bapak Bupati Majalengka dan Ketua BAZNAS tetap sehat dalam lindungan Allah SWT demi mewujudkan cita-cita Majalengka Langkung Sae dapat tercapai," tambahnya.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Meskipun saat ini kondisi atap belum tertutup sepenuhnya dan dinding belum di-plester, bantuan ini diharapkan dapat mempercepat tahap akhir pembangunan agar Bapak Wahyu tidak perlu lagi mengkhawatirkan kondisi tempat tinggalnya.
Kepala Desa Banjaran, Rahmat Apandi, A.Md., bersama jajaran perangkat kecamatan dan Kepala Dusun Banjaran Hilir turut mendampingi proses ini. Mereka mengucapkan terima kasih yang mendalam atas konsistensi BAZNAS dalam mengawal kasus ini sejak satu jam setelah kejadian hingga tahap pembangunan.
"Semoga semangat Majalengka Langkung Sae tetap diprioritaskan untuk warga yang membutuhkan," ungkap Rahmat Apandi.
Aksi kemanusiaan ini ditutup dengan pekikan penuh semangat dari seluruh pihak yang hadir tanpa komando:
"Saekeun Majalengka!!" seru mereka kompak, menegaskan komitmen untuk terus memajukan kualitas hidup warga Majalengka.
#BAZNASMajalengka #BTBMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMenyejahterakan #Kemanusiaan #BanjaranPeduli #SaekeunMajalengka #AmanahMuzaki
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Tangis Haru Ibu Suilah: Saat Harapan Membangun Kembali Rumah yang Ambruk Menjadi Nyata
MAJALENGKA Suasana di Blok Kubangsari, Desa Tenjolayar, mendadak penuh emosi pada Rabu siang (22/04/2026). Di tengah sisa-sisa reruntuhan bagian belakang rumahnya yang ambruk beberapa waktu lalu, Ibu Suilah tak mampu membendung air mata. Hari ini, tepat pukul 13.00 WIB, secercah harapan hadir mengetuk pintu rumahnya dalam wujud bantuan Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
Bantuan yang sangat dinantikan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi oleh Kepala Desa Tenjolayar, Bapak Sobirin. Kehadiran rombongan di kediaman Ibu Suilah seolah menjadi jawaban atas doa-doa yang dipanjatkan di tengah musibah yang datang tanpa terduga.
Kepedulian yang Mengalir dari Warga hingga Pemerintah
Sebelum bantuan dari BAZNAS tiba, solidaritas luar biasa sebenarnya telah ditunjukkan oleh tetangga dan warga sekitar. Secara swadaya, warga berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3.200.000 sebagai bentuk gotong royong awal. Namun, kehadiran BAZNAS hari ini melengkapi kebahagiaan tersebut dengan komitmen renovasi total agar rumah Ibu Suilah kembali layak dan aman untuk dihuni.
"Saya benar-benar tidak menyangka. Musibah itu datang tiba-tiba, tapi bantuan dan kepedulian dari Bapak Bupati serta BAZNAS juga datang secepat ini. Terima kasih banyak karena telah peduli pada orang kecil seperti saya," ungkap Ibu Suilah di sela isak tangisnya yang mengharukan.
Amanat Bupati untuk Rakyat
Dalam sambutannya, Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan instruksi langsung dan amanat dari Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang menaruh perhatian besar terhadap keselamatan warga yang tertimpa bencana.
"Ini adalah bentuk perhatian nyata Bapak Bupati atas musibah yang dialami Ibu Suilah. Sejatinya, Ketua BAZNAS Majalengka, Bapak H. Agus Asri Sabana, berencana menyerahkan langsung hari ini. Namun, karena adanya agenda mendesak demi kepentingan umat, beliau mendisposisikan kepada kami. Semoga niat tulus ini sampai dan bermanfaat bagi keluarga Ibu Suilah," jelas Drs. Uuh Patulloh.
Wujudkan Majalengka Langkung Sae
Kepala Desa Tenjolayar, Bapak Sobirin, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui BAZNAS. Ia berharap sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat terus terjaga demi kesejahteraan bersama.
"Terima kasih kepada BAZNAS dan Bapak Bupati. Semoga langkah-langkah baik ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT dan diberikan kemudahan dalam mewujudkan cita-cita Majalengka Langkung Sae," pungkasnya.
Penyerahan bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah musibah, tak ada warga yang dibiarkan berjuang sendirian. Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS kembali menjadi jembatan kebaikan yang mengubah tangis duka menjadi senyum bahagia.
#BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #MajalengkaLangkungSae #Kemanusiaan #ZakatMemberdayakan #Cigasong #Tenjolayar #KepedulianSosial
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan untuk MWC NU Jatiwangi guna Perkuat Program Keumatan
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mendukung penguatan lembaga keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Rabu (22/04/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Jatiwangi.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diterima oleh perwakilan pengurus MWC NU Jatiwangi yang hadir secara langsung.
Sinergi untuk Maslahat Umat
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk mendukung syiar Islam dan kemaslahatan umat melalui organisasi keagamaan.
"Kami berharap bantuan ini dapat menunjang operasional serta program-program keumatan yang dijalankan oleh MWC NU Jatiwangi. Sinergi antara BAZNAS dan lembaga keagamaan seperti NU sangat penting untuk memastikan manfaat zakat terasa hingga ke lapisan masyarakat paling bawah," ujar Drs. Uuh Patulloh saat memberikan sambutan singkat.
Beliau juga menambahkan bahwa BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menjadi mitra strategis bagi berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Jatiwangi khususnya, dan Majalengka pada umumnya.
Apresiasi dari MWC NU Jatiwangi
Perwakilan dari MWC NU Kecamatan Jatiwangi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan kegiatan dakwah dan sosial di wilayah mereka.
"Kami atas nama keluarga besar MWC NU Jatiwangi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya Bapak Kepala Pelaksana. Insha Allah, bantuan ini akan kami maksimalkan untuk kepentingan umat dan organisasi. Semoga berkah bagi para muzzaki dan menjadi amal jariyah bagi seluruh jajaran BAZNAS," ungkap perwakilan MWC NU Jatiwangi.
Kegiatan penyerahan berlangsung dengan khidmat dan lancar, diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kerja sama yang erat antara lembaga zakat pemerintah dan organisasi ulama di Kabupaten Majalengka.
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Untuk Kemandirian Ekonomi, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Pelaku UMKM di Talaga
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam menekan angka kemiskinan melalui penguatan sektor ekonomi mikro. Hal ini dibuktikan dengan penyaluran bantuan modal usaha kepada Jeje Abdul Aziz, seorang pelaku UMKM yang berlokasi di Blok Burujul, Desa Talaga Kulon, Kecamatan Talaga.
Bantuan permodalan ini merupakan bagian integral dari program unggulan Majalengka Mandiri, sebuah inisiatif strategis BAZNAS Majalengka yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi mustahik agar mampu bertransformasi menjadi muzakki di masa depan.
Penyerahan Langsung di Lokasi Usaha
Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan Tim Media BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I, di kediaman sekaligus tempat usaha milik Jeje. Penyerahan secara langsung ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran serta meninjau langsung potensi pengembangan usaha yang dikelola oleh penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Eman Suherman menyampaikan bahwa program Majalengka Mandiri didesain untuk memberikan stimulan bagi para pedagang kecil dan pelaku industri rumah tangga agar tetap survive dan berkembang di tengah persaingan ekonomi.
"Kami berharap bantuan modal ini tidak hanya sekadar habis untuk kebutuhan konsumtif, melainkan menjadi mesin penggerak usaha yang berkelanjutan. BAZNAS hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang memiliki kemauan kuat untuk mandiri secara ekonomi," ujar Eman Suherman.
Apresiasi dari Penerima Manfaat
Jeje Abdul Aziz, selaku penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menurutnya, tambahan modal ini sangat berarti untuk meningkatkan kapasitas produksi usahanya di Blok Burujul.
"Terima kasih banyak kepada BAZNAS Majalengka atas bantuan dan kepercayaannya. Modal ini akan saya gunakan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha. Semoga keberkahan senantiasa menyertai para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS," ungkap Jeje.
Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang amanah dan profesional, serta senantiasa hadir menjadi solusi bagi kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #UMKMMajalengka #ZakatMemberdayakan #EkonomiSyariah #TalagaKulon #PemberdayaanEkonomi
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Sinergi Strategis: BAZNAS Majalengka dan Bank Indonesia Cirebon Jajaki Kolaborasi Penguatan UMKM dan Optimalisasi Wakaf Produktif
CIREBON Dalam langkah proaktif memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Ciayumajakuning, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi strategis ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon pada Rabu (22/04/2026).
Didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail serta Humas Protokoler, kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka ini disambut hangat oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bapak Fickry Widya Nugraha. Turut hadir mendampingi, Bapak Julius Aprilian (Analis Unit Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM Keuangan Inklusif Syariah) dan Bapak Agung Suharyana (Konsultan Unit Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM Keuangan Inklusif Syariah).
Sinkronisasi Program Pemberdayaan Ekonomi
Dalam pertemuan perdana tersebut, H. Agus Asri Sabana memaparkan profil kelembagaan serta jajaran program unggulan yang tengah dijalankan BAZNAS Majalengka. Fokus utama diskusi tertuju pada sinkronisasi program pemberdayaan yang dinilai memiliki visi serupa dengan Bank Indonesia, khususnya pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pihak Bank Indonesia Cirebon menyatakan ketertarikan mendalam terhadap pola pemberdayaan BAZNAS. Ke depan, kedua belah pihak menjajaki peluang kolaborasi yang komprehensif, mencakup peningkatan kapasitas pelaku usaha, literasi keuangan syariah, pemenuhan aspek legalitas, hingga pembinaan UMKM secara berkelanjutan agar mampu naik kelas.
Ekspansi Instrumen ZISWAF dan Wakaf Produktif
Hal menarik lainnya yang dibahas adalah perluasan tata kelola Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Jika sebelumnya fokus pemberdayaan dominan pada instrumen Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), kini BAZNAS Majalengka mulai mengakselerasi optimalisasi Wakaf.
"Kami memiliki aset berupa tanah-tanah wakaf yang siap diberdayakan secara produktif. Kami melihat potensi besar jika aset ini dikolaborasikan dengan keahlian Bank Indonesia dalam pengembangan program ekonomi produktif," ujar H. Agus Asri Sabana.
Implementasi melalui UPZ DKM
Sebagai langkah konkret di lapangan, rencana kolaborasi ini diharapkan dapat diimplementasikan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) DKM yang telah dibentuk oleh BAZNAS Majalengka. Melalui basis masjid dan komunitas, diharapkan kemandirian ekonomi umat dapat terwujud secara lebih merata dan inklusif.
Sinergi antara BAZNAS Majalengka dan Bank Indonesia Cirebon ini menjadi sinyal positif bagi penguatan ekonomi syariah di Kabupaten Majalengka, di mana dana filantropi Islam tidak hanya sekadar bantuan konsumtif, namun menjelma menjadi motor penggerak ekonomi produktif yang berkelanjutan.
#BAZNASMajalengka #BankIndonesia #BICirebon #EkonomiSyariah #UMKMNaikKelas #WakafProduktif #ZakatTumbuhBermanfaat #KemandirianUmat
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Generasi Emas, BAZNAS Majalengka Salurkan Stimulan Beasiswa melalui Program Majalengka Cerdas
LEMAHSUGIH Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Pada Rabu sore (22/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan beasiswa untuk Rika Rahmawati, mahasiswi asal Desa Kalapadua, Kecamatan Lemahsugih.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Tim Media dan Publikasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., mewakili pimpinan BAZNAS. Bantuan tersebut diterima langsung oleh orang tua mahasiswi, Udin Nursidin, di kediamannya di Desa Kalapadua sekitar pukul 15.00 WIB.
Implementasi Program Majalengka Cerdas
Eman Suherman menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan penjabaran dari salah satu pilar utama BAZNAS, yaitu program Majalengka Cerdas. Program ini dirancang khusus untuk memastikan pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu dapat menuntaskan pendidikannya, termasuk melalui inisiatif strategis Satu Desa Satu Sarjana.
"Bantuan stimulan ini adalah wujud implementasi dari program Majalengka Cerdas. Kami ingin memastikan bahwa kader-kader terbaik dari desa, seperti Rika, tidak terhambat studinya karena kendala biaya. Ini adalah amanah dari para muzakki untuk menciptakan generasi yang lebih baik," ujar Eman Suherman.
Mengenal 5 Program Unggulan BAZNAS Majalengka
Penyaluran beasiswa ini adalah bagian dari kerja besar BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bertumpu pada lima program unggulan, yaitu:
Majalengka Peduli (Kemanusiaan): Fokus pada bantuan sosial, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), distribusi sembako, dan penanganan pascabencana.
Majalengka Taqwa (Advokasi & Dakwah): Fokus pada penguatan syiar Islam, renovasi sarana ibadah, dan operasional lembaga dakwah.
Majalengka Cerdas (Pendidikan): Penyaluran beasiswa bagi pelajar kurang mampu, termasuk program khusus Satu Desa Satu Sarjana.
Majalengka Sehat (Kesehatan): Layanan bantuan biaya pengobatan bagi warga yang membutuhkan akses kesehatan darurat.
Majalengka Mandiri (Ekonomi): Pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha UMKM dan pendampingan untuk mentransformasi mustahik menjadi muzakki.
Apresiasi dari Keluarga Penerima
Selaku orang tua, Udin Nursidin menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kehadiran BAZNAS di kediamannya.
"Alhamdulillah, saya sangat terbantu dengan adanya program Majalengka Cerdas ini. Terima kasih kepada BAZNAS yang telah memberikan beasiswa untuk anak saya. Semoga bantuan ini membawa keberkahan bagi para muzakki dan menjadi penyemangat bagi Rika untuk segera menyelesaikan kuliahnya," ungkap Udin Nursidin.
Dengan penyaluran yang tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimis bahwa pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) akan menjadi motor penggerak kesejahteraan dan pendidikan di seluruh pelosok Majalengka.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaCerdas #SatuDesaSatuSarjana #ZakatTumbuhBermanfaat #BeasiswaBAZNAS #Lemahsugih #MajalengkaPintar #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Alat Peraga ke TK Pasir Asih II
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Rabu (22/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan berupa Alat Peraga Edukatif (APE) untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di TK Pasir Asih II, Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Staf Pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi, dan diterima dengan hangat oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Ibu Siti Sohayati.
Dukungan untuk Generasi Emas
Bantuan alat peraga ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas penunjang kreativitas siswa, khususnya di tingkat anak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, Robi Ferdian Rakasiwi menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memicu semangat belajar para siswa serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran.
"Kami berharap bantuan alat peraga ini dapat memberikan manfaat nyata bagi proses stimulasi tumbuh kembang anak-anak di TK Pasir Asih II. BAZNAS Majalengka akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa dana yang dititipkan oleh para muzzaki tersalurkan dengan tepat, salah satunya untuk mencetak generasi emas Majalengka yang cerdas dan berakhlakul karimah," ujar Robi.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Pihak TK Pasir Asih II menyambut baik kepedulian BAZNAS Majalengka. Ibu Siti Sohayati mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan, mengingat ketersediaan alat peraga yang representatif sangat dibutuhkan oleh sekolah.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan alat peraga ini. Ini sangat berarti bagi kami dan anak-anak didik di Desa Cikeusik. Semoga kebaikan para muzzaki dan seluruh jajaran BAZNAS dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan yang melimpah," ungkap Ibu Siti Sohayati.
Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pengelola dana sosial keagamaan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat di pelosok desa.
Tag: #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #PendidikanAnakUsiaDini #CikeusikSukahaji #KabarZakat #PemberdayaanUmat
BERITA22/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ketua BAZNAS Majalengka Titipkan Harapan Besar pada Kolaborasi Strategis Bersama Bank Indonesia Cirebon
CIREBON Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., membawa misi besar saat melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Rabu (22/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, sosok yang akrab disapa H. Agus ini secara eksplisit mengungkapkan harapannya agar sinergi ini menjadi titik balik kebangkitan ekonomi umat di Majalengka melalui pengelolaan ZISWAF yang lebih modern dan produktif.
Didampingi Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail serta Humas Protokoler, kunjungan ini diterima langsung oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Cirebon, Bapak Fickry Widya Nugraha, beserta jajaran fungsional pengembangan UMKM dan Keuangan Inklusif Syariah.
Mewujudkan UMKM Berdaya dan Mandiri
Harapan utama yang disampaikan H. Agus adalah terjalinnya kolaborasi konkret dalam penguatan sektor UMKM. Beliau menginginkan mustahik (penerima zakat) di Majalengka tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi mendapatkan pendampingan sistematis yang selaras dengan standar pembinaan Bank Indonesia.
"Besar harapan kami, Bank Indonesia dapat hadir memberikan penguatan dari sisi literasi keuangan, aspek legalitas, hingga peningkatan kapasitas bagi para pelaku usaha binaan BAZNAS. Kami ingin mustahik kita naik kelas menjadi muzakki (pembayar zakat) melalui kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," tegas H. Agus.
Optimalisasi Wakaf Produktif: Sebuah Visi Baru
Lebih jauh, H. Agus menekankan harapannya pada perluasan instrumen dana sosial keagamaan. Beliau menyoroti potensi aset tanah wakaf di Kabupaten Majalengka yang selama ini belum tergarap maksimal.
Dalam diskusinya bersama tim BI Cirebon, H. Agus berharap ada skema kolaborasi di mana aset-aset wakaf tersebut dapat dikelola secara produktif dengan dukungan teknis dari Bank Indonesia. Hal ini dipandang sebagai solusi jangka panjang untuk menciptakan sumber ekonomi baru bagi umat.
UPZ DKM sebagai Ujung Tombak
H. Agus juga menaruh harapan besar pada peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap DKM (Dewan Kemakmuran Masjid). Beliau menginginkan UPZ tidak hanya berfungsi sebagai pengumpul dana, tetapi menjadi pusat edukasi dan implementasi program ekonomi yang didorong oleh hasil kolaborasi dengan BI nantinya.
Pihak Bank Indonesia Cirebon merespons positif visi tersebut dan menyatakan ketertarikannya untuk mensinkronkan program pemberdayaan yang ada. Pertemuan ini diharapkan segera berlanjut pada aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Majalengka secara luas.
#BAZNASMajalengka #HarapanUmat #BankIndonesia #SinergiStrategis #WakafProduktif #UMKMMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Qurban: Manifestasi Takwa dan Spirit Solidaritas Sosial bagi Umat
MAJALENGKA Hari Raya Idul Adha atau yang dikenal sebagai Hari Raya Qurban merupakan momentum agung bagi umat Islam untuk merefleksikan nilai-nilai ketaatan. Ibadah qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan ternak, melainkan sebuah instrumen spiritual untuk meningkatkan ketakwaan, meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS, serta memperkuat jalinan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen menjadi jembatan kebaikan dalam mengelola dan mendistribusikan daging qurban agar tepat sasaran, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan di pelosok daerah.
Hikmah Spiritual dan Kedalaman Ketaatan
Ibadah qurban mengandung dimensi vertikal yang sangat kuat (Hablun Minallah). Beberapa poin utama yang menjadi esensi qurban antara lain:
Puncak Ketakwaan: Berkurban adalah bukti nyata kepatuhan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah SWT demi mendekatkan diri kepada-Nya.
Refleksi Sejarah Nabi Ibrahim AS: Mengambil pelajaran dari keteguhan hati Nabi Ibrahim dan keikhlasan Nabi Ismail dalam memenuhi seruan Ilahi.
Amalan Paling Dicintai: Sebagaimana riwayat yang ada, berkurban adalah amalan yang paling dicintai Allah SWT pada hari Nahr (10 Dzulhijjah). Bahkan, setiap helai bulu hewan qurban dijanjikan ganjaran pahala yang melimpah bagi mereka yang melaksanakannya.
Dampak Sosial dan Keadilan Ekonomi
Selain nilai spiritual, qurban memiliki dimensi horizontal (Hablun Minannas) yang sangat luas. Ibadah ini menjadi sarana pendidikan "Multikesalehan" bagi umat:
Menguatkan Solidaritas Sosial: Distribusi daging qurban menciptakan pemerataan nutrisi dan kebahagiaan, memastikan fakir miskin dapat merasakan suka cita yang sama di hari raya.
Mengikis Sifat Egoisme: Qurban melatih kita untuk melepaskan keterikatan pada harta duniawi dan menghilangkan sifat kikir (pelit).
Mempererat Persaudaraan: Momentum ini menjadi jembatan yang menghubungkan si kaya dan si miskin, sehingga kesenjangan sosial dapat diminimalisir melalui semangat berbagi.
"Qurban adalah simbol keseimbangan hidup; menunjukkan cinta kita kepada Sang Pencipta melalui kasih sayang kepada sesama manusia."
Penutup
Melalui ibadah qurban, kita diajak untuk menjadi pribadi yang filantropis dan memiliki empati tinggi. Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dimulai dari kepedulian di lingkungan terdekat kita.
BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan qurban terbaiknya melalui lembaga resmi demi pengelolaan yang amanah, transparan, dan berdampak luas bagi kemaslahatan umat.
Tag: #BAZNASMajalengka #QurbanMudah #IdulAdha2026 #HikmahQurban #SolidaritasUmat #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #FilantropiIslam
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengapa Kita Harus Mengenal Sejarah Ibadah Qurban?
Ibadah Qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan ternak setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Di balik tetesan darah hewan qurban, terdapat narasi besar tentang cinta, ketaatan, dan nilai kemanusiaan yang universal. Memahami sejarah qurban adalah kunci untuk mengubah rutinitas tahunan menjadi transformasi spiritual yang mendalam.
Berikut adalah alasan mengapa sejarah qurban sangat penting untuk kita pelajari:
1. Meneladani Ketulusan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Sejarah qurban berakar dari mimpi Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail. Ini bukan tentang kekejaman, melainkan ujian pamungkas atas loyalitas hamba kepada Sang Pencipta.
Dengan memahami sejarah ini, kita belajar bahwa qurban adalah simbol penyembelihan ego dan rasa memiliki yang berlebihan terhadap dunia.
"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: 'Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!' Ia menjawab: 'Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar'." > (QS. Ash-Saffat: 102)
2. Memahami Esensi Taqwa (Bukan Sekadar Daging)
Tanpa mengetahui sejarahnya, kita mungkin terjebak pada pemikiran bahwa Tuhan membutuhkan persembahan fisik. Padahal, sejarah penggantian Nabi Ismail dengan seekor domba jantan (gibas) dari surga menunjukkan bahwa Allah hanya menginginkan ketaatan hati.
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan darimulah yang dapat mencapainya..." > (QS. Al-Hajj: 37)
3. Mengambil Ibrah dari Peristiwa Habil dan Qabil
Sejarah qurban sebenarnya sudah dimulai sejak masa putra Nabi Adam AS, yaitu Habil dan Qabil. Peristiwa ini mengajarkan bahwa Allah hanya menerima kurban yang dilakukan dengan ikhlas dan dari harta terbaik.
Habil memberikan domba terbaiknya dengan tulus, sementara Qabil memberikan hasil tani yang buruk dengan rasa terpaksa. Pelajaran sejarah ini mengingatkan kita untuk tidak memberikan "sisa-sisa" dalam beribadah.
4. Menyambung Tradisi Kenabian (Sunnah Muakkadah)
Mengetahui sejarah membuat kita sadar bahwa qurban adalah ibadah yang menyatukan risalah para Nabi. Rasulullah SAW amat menekankan ibadah ini sebagai bentuk syukur atas nikmat yang tak terhingga.
"Barangsiapa yang memiliki kelapangan (harta), sedangkan ia tidak berqurban, janganlah ia mendekati tempat shalat kami." > (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Makna Sosial: Membangun Empati
Secara historis, qurban juga merupakan momentum pemerataan ekonomi. Di zaman dahulu hingga sekarang, daging qurban menjadi cara agar kaum fakir miskin dapat merasakan kebahagiaan yang sama dengan kaum agniya (kaya).
Kesimpulan
Mempelajari sejarah qurban membantu kita menyadari bahwa:
Qurban adalah bukti cinta: Melepaskan sesuatu yang kita cintai demi Zat yang paling dicintai.
Qurban adalah ketaatan: Melakukan perintah tanpa tapi, meski akal manusia kadang merasa berat.
Qurban adalah kepedulian: Memastikan tidak ada tetangga yang kelaparan di hari raya.
Dengan mengenal sejarahnya, setiap helai bulu hewan qurban yang kita kurbankan benar-benar akan menjadi saksi kebaikan di akhirat kelak, bukan sekadar hidangan di atas meja makan.
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perjuangan Orang Tua: Ketulusan Sepanjang Masa yang Tak Terbalas
MAJALENGKA, BAZNAS Pepatah lama mengatakan, "Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah." Kalimat ini bukanlah sekadar kiasan, melainkan refleksi mendalam atas ketimpangan cinta yang tulus. Orang tua, melalui perjuangan yang tak terhingga—mulai dari mengandung, melahirkan, mendidik, hingga memastikan masa depan anak—adalah pahlawan tanpa tanda jasa dalam kehidupan setiap insan.
Perjuangan mereka adalah manifestasi pengorbanan tanpa batas yang secara hakiki tidak akan pernah bisa dibayar lunas dengan materi apa pun.
Ketulusan yang Tak Kasat Mata
Ketulusan orang tua sering kali tidak terlihat secara lahiriah, namun terasa dalam setiap denyut kehidupan seorang anak. Ia berwujud keringat ayah yang menetes dalam ikhtiar mencari nafkah, serta dalam setiap doa ibu yang dipanjatkan di sepertiga malam demi kesuksesan sang buah hati.
Orang tua memiliki keteguhan untuk menyembunyikan lelah dan penderitaan, baik fisik maupun mental, hanya demi melihat senyum di wajah anaknya. Pengorbanan ini dilakukan bukan sebagai investasi untuk menuntut "balas budi" di masa depan, melainkan murni karena Unconditional Love atau cinta tanpa syarat. Mereka rela mengesampingkan impian pribadi dan memangkas kebutuhan sendiri agar kepentingan anak senantiasa menjadi prioritas utama.
Mengapa Jasa Orang Tua Tak Terbalaskan?
Terdapat alasan fundamental mengapa perjuangan orang tua berada di level yang berbeda:
Taruhan Nyawa dan Fisik: Seorang ibu bertaruh nyawa saat proses persalinan dan mencurahkan seluruh energinya untuk merawat anak di masa-masa rentan.
Cinta Tanpa Syarat: Orang tua tetap menjadi pelindung terdepan bahkan di saat anak melakukan kesalahan atau mengecewakan mereka.
Investasi Waktu yang Irreversibel: Waktu yang dihabiskan untuk mendidik dan membesarkan anak adalah fragmen kehidupan yang tidak bisa diulang atau dibeli kembali.
Ada sebuah analogi mendalam mengenai hal ini. Ketika seorang anak merawat orang tuanya yang senja, sang ayah berkata: "Anakku, dulu aku merawatmu agar engkau tumbuh dan hidup, sementara engkau merawatku sekarang untuk mengantarkanku menuju akhir hayat." Pernyataan ini menegaskan perbedaan orientasi kasih sayang: orang tua merawat untuk kehidupan, anak merawat untuk perpisahan.
Mewujudkan Bakti di Masa Kini
Meskipun kita menyadari bahwa jasa mereka tidak mungkin terbalas secara utuh, Islam dan nilai kemanusiaan mengajarkan kita untuk memberikan bakti terbaik (Birrul Walidain). Beberapa langkah nyata yang dapat dilakukan antara lain:
Menghadirkan Kebahagiaan Sederhana: Memberikan perhatian melalui komunikasi yang rutin dan meluangkan waktu untuk mendengarkan mereka.
Menjadi Pribadi yang Bermanfaat: Kesuksesan anak yang diraih dengan cara jujur dan rendah hati adalah kebanggaan terbesar bagi orang tua.
Merawat dengan Kesabaran: Mendampingi mereka di masa tua dengan tingkat kesabaran yang sama saat mereka merawat kita di masa kecil.
Menjaga Adab dan Lisan: Menghindari tutur kata yang kasar dan senantiasa menjaga perasaan mereka dalam setiap interaksi.
Kesimpulan
Orang tua adalah fondasi utama kehidupan. Perjuangan mereka adalah arus cinta yang tak bertepi. Sebagai lembaga yang bergerak dalam kemaslahatan umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memuliakan orang tua. Dengan bakti dan penghormatan, kita menghargai setiap tetes keringat dan air mata yang telah menjadi jembatan bagi kesuksesan kita hari ini.
#BAZNAS #BAZNASMajalengka #Majalengka #Parenting #BirrulWalidain #KasihOrangTua #InspirasiIslam #ZakatMenyejahterakanUmat
BERITA22/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Terima Audiensi BAZNAS, Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka Gelar RDP Bahas Penguatan Program SIGAP
Bertempat di Aula Banmusy DPRD Kabupaten Majalengka, Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Selasa (21/04/2026). Pertemuan ini menjadi ajang koordinasi strategis dalam membedah implementasi dan dampak sosial dari Program Sedekah Infak Generasi Anak Peduli (SIGAP).
Dalam sesi dengar pendapat tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka memaparkan secara komprehensif mengenai urgensi program SIGAP sebagai gerakan edukasi kepedulian sosial di lingkungan sekolah. Program ini fokus pada pembentukan karakter siswa melalui pembiasaan sedekah dan infak sejak dini.
Transparansi dan Legalitas dalam Sorotan RDP
Di hadapan anggota legislatif, BAZNAS menjelaskan bahwa program SIGAP berdiri di atas landasan regulasi yang matang, termasuk Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 dan UU No. 23 Tahun 2011. Untuk memastikan tata kelola yang profesional, BAZNAS juga telah memperkuat aspek legalitas guru di lapangan melalui penerbitan SK Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
"Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan oleh siswa melalui program SIGAP kembali lagi untuk kepentingan siswa dan sekolah, baik untuk perbaikan sarana ibadah maupun bantuan bagi siswa prasejahtera," ungkap pihak BAZNAS dalam paparan RDP tersebut.
Komitmen Stimulus Dana
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam rapat adalah mekanisme back-up anggaran. BAZNAS menegaskan bahwa pihaknya siap menambahkan dukungan dana apabila perolehan infak di sekolah tertentu belum mencukupi untuk membantu siswa yang membutuhkan, sehingga kebutuhan penerima manfaat tetap terjamin secara optimal.
Respon Positif Komisi IV DPRD
Merespon paparan tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan program SIGAP. Pihak legislatif menilai langkah BAZNAS ini sangat efektif dalam menyinergikan nilai-nilai keagamaan dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial di Kabupaten Majalengka.
Melalui RDP ini, diharapkan tercipta keselarasan pandangan antara eksekutif, legislatif, dan lembaga amil dalam mengawal program-program kemanusiaan yang berdampak luas bagi masyarakat.
#BAZNASMajalengka #RDP #DPRDMajalengka #Majalengka #ProgramSIGAP #ZakatInfakSedekah #TransparansiBAZNAS #PendidikanKarakter
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jangan Cuma FYP! Saatnya Pemuda Majalengka Jadi Influencer Kebaikan Melalui Filantropi Digital
MAJALENGKA Spill kebaikan yuk! Buat kita generasi muda, hidup di jaman sekarang bukan cuma soal ngejar tren outfit atau scrolling TikTok sampai pagi. Di mata Islam, berbagi itu bukan sekadar formalitas sosial, tapi real ibadah yang pahalanya gak main-main.
BAZNAS Kabupaten Majalengka percaya banget kalau pemuda itu bukan cuma penonton, tapi main character yang bisa bikin perubahan nyata lewat gerakan filantropi digital.
Berbagi: Bukan Cuma Soal Saldo, Tapi Soal Value
Banyak yang mikir berbagi itu harus nunggu mapan atau punya tabungan tujuh turunan. Padahal, Islam itu simple banget. Mau sharing tenaga, ilmu, atau sekadar perhatian ke sesama pun sudah dihitung ibadah.
Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)
Jadi, value kita sebagai anak muda tuh diukur dari seberapa banyak kita bisa ngasih dampak positif buat orang di sekitar kita.
Kenapa Harus Anak Muda Majalengka?
Kita punya "senjata" yang nggak dimiliki generasi sebelumnya:
Jago Teknologi: Kita paling paham cara bikin konten viral. Bayangin kalau skill ini dipakai buat ngajak orang sedekah. Gak cuma dance yang viral, tapi gerakan bantu sesama juga bisa masuk trending topic!
Energi Gak Ada Habisnya: Kita punya semangat buat kolaborasi. Dari nongkrong asik, bisa jadi gerakan penggalangan dana yang impactful.
Open Minded: Kita lebih kreatif nyari cara berbagi. Gak harus kaku, bisa lewat konser amal, e-sport for charity, atau sekadar share link donasi di bio Instagram.
Cara "Level Up" Jadi Influencer Kebaikan
Gak perlu ribet buat mulai. Kamu bisa kontribusi lewat hal-hal ini:
Sedekah Sat-Set: Pake QRIS BAZNAS Majalengka. Tinggal scan, nominal kecil pun asal konsisten itu lebih gokil daripada besar tapi cuma sekali.
Jadi Relawan Kece: Join di aksi-aksi sosial atau tanggap bencana. Pengalaman terjun langsung ke lapangan itu lebih mahal harganya dibanding cuma dapet likes di medsos.
Konten Eduaksi: Share info-info bermanfaat soal zakat atau info bantuan. Satu share dari kamu bisa jadi jalan rezeki buat orang lain, lho.
Challenge: Lawan FOMO dengan FOMO Kebaikan
Emang tantangannya berat. Budaya konsumtif dan rasa malas kadang bikin kita lupa sama sekitar. Tapi, yuk kita lawan! Jangan cuma FOMO (Fear of Missing Out) sama barang branded, tapi harusnya kita FOMO kalau nggak ikut andil dalam gerakan kebaikan.
Berbagi itu bukan soal kehilangan, tapi soal investasi jangka panjang buat dunia dan akhirat. Setiap langkah kecil yang kamu ambil hari ini, bakal jadi perubahan besar buat Majalengka kedepannya.
Gaspol! Saatnya buktiin kalau anak muda Majalengka itu nggak cuma pinter gaya, tapi juga punya empati luar biasa.
Salurkan donasi terbaikmu melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Karena yang muda, yang memberi makna!
#BAZNASMajalengka #PemudaMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatItuKeren #FilantropiMilenial #JanganCumaFYP #LocalPrideMajalengka #SedekahSatSet
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kisah Bapak Koko: Haru dan Bahagia Terima Suntikan Modal dari Program Majalengka MANDIRI BAZNAS
MAJALENGKA Gurat kebahagiaan terpancar dari wajah Bapak Koko, warga Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka. Menjadi salah satu sosok yang gigih berjuang mengembangkan usaha kecilnya, kini ia bisa bernapas lega setelah mendapatkan dukungan modal usaha dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui program Majalengka MANDIRI.
Bantuan modal tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Majalengka pada Selasa (21/04/2026).
Harapan Baru untuk Usaha Mikro
Bagi Bapak Koko, bantuan ini bukan sekadar tambahan angka, melainkan harapan baru bagi keberlangsungan usaha yang ia geluti saat ini. Saat menerima bantuan tersebut, suasana haru sempat menyelimuti ruangan, menandakan betapa berartinya dukungan tersebut bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya.
"Saya merasa sangat bersyukur dan terharu. Bantuan ini akan langsung saya gunakan sebagai tambahan modal untuk memperkuat usaha saya. Terima kasih banyak kepada BAZNAS Majalengka dan seluruh muzakki atas kepeduliannya kepada kami para pedagang kecil," ujar Bapak Koko dengan penuh rasa syukur.
Dukungan BAZNAS untuk Kemandirian Warga
Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, menjelaskan bahwa Bapak Koko merupakan salah satu representasi dari target program Majalengka MANDIRI, yaitu para pejuang ekonomi yang memiliki semangat tinggi untuk mandiri namun terbatas secara permodalan.
"Kami melihat semangat Bapak Koko dalam berusaha. BAZNAS hadir untuk memberikan stimulus agar usaha yang dijalankan masyarakat kecil tidak jalan di tempat, melainkan bisa berkembang dan memberikan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi keluarganya," jelas Fijay.
Mengubah Mustahik Menjadi Muzakki
Penyaluran bantuan modal UMKM ini merupakan perwujudan dari visi BAZNAS untuk mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah ke arah yang produktif. Dengan memberikan modal usaha, diharapkan para penerima manfaat dapat meningkatkan taraf hidupnya.
"Target besar kita adalah transformasi. Hari ini Bapak Koko menerima manfaat (mustahik), namun dengan usaha yang semakin maju berkat modal ini, kita doakan di masa depan beliau bisa menjadi pemberi zakat (muzakki) yang membantu warga lainnya," pungkas Fijay.
Langkah konkret ini menegaskan posisi BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di wilayah Majalengka.
#BAZNASMajalengka #KisahInspiratif #MajalengkaMANDIRI #ZakatProduktif #PemberdayaanUMKM #InfoMajalengka #KemandirianEkonomi
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Ringankan Beban Warga, Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menebar kemaslahatan. Pada Selasa (21/04/2026), BAZNAS Majalengka secara resmi menyalurkan bantuan biaya kesehatan bagi masyarakat kurang mampu yang mengalami kendala tunggakan pengobatan di slah satu RS Majalengka.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari program Majalengka Peduli, yang dirancang khusus untuk menjadi jaring pengaman sosial bagi warga miskin yang terhimpit persoalan biaya medis di wilayah Kabupaten Majalengka.
Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., kepada Ibu Iyah Dhaliyah, warga Desa Sutawangi, Kecamatan Jatiwangi.
Didampingi oleh suaminya, Ibu Iyah tampak haru menerima dukungan tersebut yang akan digunakan untuk melunasi tunggakan biaya perawatan di rumah sakit.
Amanah Muzaki untuk Dampak Nyata
Dalam keterangannya, Fijay Muhamad Faozan menegaskan bahwa dana yang disalurkan merupakan amanah murni dari para muzaki (pembayar zakat) yang dikelola secara profesional dan transparan.
"Penyaluran ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah yang kami kelola benar-benar memberikan dampak produktif. Melalui program Majalengka Peduli, kami ingin hadir secara nyata untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama di sektor kesehatan," ujar Fijay.
Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS Majalengka akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk fasilitas kesehatan milik daerah, guna memastikan akses layanan kesehatan tidak terhambat oleh faktor ekonomi.
Dengan penyaluran bantuan ini, diharapkan beban masyarakat dapat berkurang dan mereka dapat kembali beraktivitas dengan sehat dan produktif. BAZNAS Majalengka pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menitipkan zakat dan infaknya melalui lembaga resmi demi pembangunan kesejahteraan umat di Kabupaten Majalengka.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ZakatTumbuhBermanfaat #Kemanusiaan #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Rutilahu bagi Warga Leuwikidang melalui Program Majalengka Peduli
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan umat. Pada Selasa (21/04/2026), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, secara simbolis menyerahkan bantuan Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada Bapak Edward, warga Desa Leuwikidang, Kecamatan Kasokandel.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dengan suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan.
Perwujudan Program Unggulan "Majalengka Peduli"
Bantuan RLHB ini merupakan bagian integral dari Majalengka Peduli, salah satu dari lima program unggulan yang dicanangkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk mengakselerasi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah berjuluk Kota Angin tersebut.
Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa bantuan ini adalah amanah dari para muzaki (pembayar zakat) yang dikelola secara profesional untuk membantu mustahik (penerima zakat) yang benar-benar membutuhkan.
"Kami berharap bantuan ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mampu memberikan rasa aman, kenyamanan, dan meningkatkan martabat keluarga penerima manfaat. Ini adalah bukti bahwa zakat hadir sebagai solusi nyata bagi problematika sosial di Majalengka," ujar H. Agus.
Komitmen Pelayanan dan Transparansi
Bapak Edward, selaku penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Majalengka. Baginya, bantuan ini merupakan harapan baru untuk memiliki hunian yang lebih layak bagi keluarganya.
Program RLHB sendiri menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar manusia. BAZNAS Majalengka memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari verifikasi hingga pendistribusian, dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai dengan prinsip 3 Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Tentang BAZNAS Kabupaten Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terintegrasi. Melalui 5 Program Unggulan (Majalengka Taqwa, Majalengka Cerdas, Majalengka Sehat, Majalengka Ekonomi, dan Majalengka Peduli), BAZNAS berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius, harmonis, dan sejahtera.
#BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ZakatMensejahterakanUmat #RumahLayakHuni #RLHB #InfoMajalengka #ZakatKita #PemberdayaanUmat #Kasokandel #Majalengka2026
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Masjid Miftahul Huda Argamukti
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kualitas fasilitas ibadah di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Kamis (21/04/2016), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan sarana keagamaan yang ditujukan bagi Masjid Miftahul Huda, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Dewan Pengawas Baznas Drs. H. Nursiwanjaya kepada tiga orang perwakilan panitia pembangunan Masjid Miftahul Huda yang hadir memenuhi undangan pihak BAZNAS.
Dukungan untuk Kenyamanan Beribadah
Drs. H. Nursiwanjaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa stimulan ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzzaki di Kabupaten Majalengka. Beliau berharap bantuan ini dapat mempercepat proses pemenuhan fasilitas masjid sehingga masyarakat Desa Argamukti dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.
"Bantuan ini adalah amanah dari para muzzaki. Kami berharap sarana keagamaan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kemakmuran Masjid Miftahul Huda serta menjadi motivasi bagi warga untuk terus bergotong-royong dalam kegiatan keagamaan," ujar beliau.
Apresiasi dari Pihak Masjid
Perwakilan panitia Masjid Miftahul Huda menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas respons cepat dari BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menurut mereka, bantuan ini sangat berarti untuk melengkapi sarana masjid yang saat ini memang sedang membutuhkan perhatian.
Kegiatan penyerahan berlangsung dengan khidmat dan tertib, menandai sinergi yang kuat antara lembaga amil zakat dengan masyarakat di tingkat desa dalam upaya membangun fondasi spiritual yang lebih kokoh di Bumi Sindangkasih.
#BAZNASMajalengka #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #InfoBaznas #Argapura #MasjidMiftahulHuda #ZakatKuatkanUmat
BERITA21/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →