Berita Terbaru
Menyambut Kemenangan di Tengah Maret: Panduan Lengkap Menghadapi Idul Fitri 1447 H
MAJALENGKA Tidak terasa, bulan suci Ramadan segera memasuki fase puncaknya. Berdasarkan kalender hijriah, Idul Fitri 1447 H diperkirakan akan menyapa kita pada pertengahan Maret 2026. Menghadapi momen yang penuh berkah ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh umat Muslim untuk mempersiapkan diri secara matang—baik secara fisik, finansial, maupun spiritual—agar hari kemenangan ini benar-benar bermakna dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.
Berikut adalah panduan serta tips Islami dalam menyambut Idul Fitri 1447 H:
1. Penguatan Spiritual di Akhir Ramadan
Sebelum melangkah ke hari raya, pastikan sisa hari di bulan Ramadan kita optimalkan dengan baik:
Maksimalkan 10 Malam Terakhir: Fokuslah berburu keutamaan Lailatul Qadar. Jangan sampai kesibukan belanja atau memasak melalaikan kita dari ibadah di masjid.
Menunaikan Zakat Fitrah Lebih Awal: Segera tunaikan zakat fitrah Anda melalui gerai resmi BAZNAS Majalengka atau unit pengumpul zakat (UPZ) terdekat sebelum pelaksanaan shalat Id. Hal ini penting agar manfaatnya dapat segera didistribusikan kepada para mustahik tepat waktu.
Gelorakan Takbir: Mulailah mengumandangkan takbir sejak terbenamnya matahari di akhir Ramadan hingga imam memulai shalat Id, sebagai wujud syukur atas hidayah Allah SWT.
2. Menghidupkan Sunnah di Hari Raya
Agar Idul Fitri tidak sekadar seremoni, ikutilah kebiasaan Rasulullah SAW:
Bersuci dan Berhias: Mandi sunnah sebelum berangkat shalat Id, mengenakan pakaian terbaik (tidak harus baru, yang penting bersih dan rapi), serta bagi laki-laki disunnahkan memakai wewangian.
Makan Sebelum Shalat: Berbeda dengan Idul Adha, pada Idul Fitri kita disunnahkan makan sedikit (seperti kurma dalam jumlah ganjil) sebelum berangkat shalat untuk menunjukkan bahwa masa puasa telah usai.
Manajemen Rute Perjalanan: Berjalan kaki menuju tempat shalat jika memungkinkan, dan ambil jalan pulang yang berbeda untuk memperbanyak silaturahmi di sepanjang jalan.
3. Mempererat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial
Idul Fitri adalah momentum untuk memperbaiki hubungan antar sesama:
Tahniah (Ucapan Selamat): Budayakan mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum" (Semoga Allah menerima amalan kami dan kalian) saat bertemu kerabat.
Saling Memaafkan: Jadikan momen ini untuk meruntuhkan dinding ego dan mempererat tali persaudaraan.
Berbagi Kebahagiaan: Pastikan kebahagiaan lebaran tidak hanya milik kita. Sisihkan sebagian rezeki untuk sedekah agar kaum dhuafa juga bisa merasakan hidangan lezat di hari raya.
4. Hal-hal yang Perlu Dihindari
Agar ibadah tetap terjaga, hindarilah beberapa perkara berikut:
Berpuasa: Haram hukumnya berpuasa pada tanggal 1 Syawal.
Israf (Berlebih-lebihan): Hindari makan berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan, serta hindari pamer harta atau pakaian (tabarruj) yang melanggar syariat.
Catatan Khusus Idul Fitri 1447 H (Maret 2026)
Mengingat Idul Fitri tahun ini jatuh pada bulan Maret, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan warga Majalengka:
Potensi Perbedaan Waktu: Berdasarkan perhitungan, Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Pemerintah melalui Kementerian Agama direncanakan menggelar Sidang Isbat pada 19 Maret 2026. BAZNAS mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga toleransi dan ukhuwah jika terjadi perbedaan tanggal.
Kesiapan Finansial: Bagi para pekerja, dihimbau agar dana THR yang diterima paling lambat H-7 dapat dikelola dengan bijak, memprioritaskan zakat dan kebutuhan pokok daripada keinginan konsumtif.
Dengan persiapan yang matang, semoga Idul Fitri 1447 H menjadi tonggak kembalinya kita kepada fitrah dan meningkatnya istiqomah dalam beribadah kepada Allah SWT.
Selamat menyambut Idul Fitri 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka “Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat”
BERITA17/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
KOMPAK! Seluruh Amilin BAZNAS Majalengka Siap Optimalisasikan Zakat Fitrah 1447 H
MAJALENGKA Semangat kebersamaan terpancar kuat di lingkungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Pada Senin (06/03/2026), seluruh amilin dan jajaran pimpinan menunjukkan sikap kompak dalam menjalankan misi kemanusiaan menjelang Idul Fitri 1447 H.
Langkah ini diawali dengan sesi pembinaan dan arahan langsung di halaman kantor BAZNAS Majalengka guna memastikan optimalisasi pengelolaan zakat fitrah di seluruh wilayah kabupaten.
Sinergi Pimpinan dan Amilin
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa kata "Kompak" bukan sekadar slogan, melainkan fondasi kerja dalam melayani umat. Sebelum sesi foto bersama dimulai, seluruh unsur pimpinan memberikan instruksi khusus agar amilin bekerja satu komando dalam mengawal distribusi zakat.
"Kekompakan kita hari ini adalah jaminan bahwa hak-hak para mustahik akan tertunaikan dengan tepat waktu dan tepat sasaran. Tidak boleh ada satu amilin pun yang berjalan sendiri; kita bergerak dalam satu barisan untuk optimalisasi zakat fitrah 1447 H," tegasnya.
Fokus Utama: Optimalisasi Pelayanan
Arahan yang diberikan mencakup beberapa poin krusial untuk menghadapi lonjakan aktivitas zakat di akhir Ramadan:
Kompak dalam Administrasi: Memastikan seluruh pelaporan zakat fitrah terdata secara real-time.
Kompak dalam Distribusi: Menjamin jangkauan penyaluran hingga ke pelosok desa di Majalengka.
Kompak dalam Edukasi: Memberikan pelayanan konsultasi zakat yang ramah dan profesional kepada para muzaki.
Simbol Soliditas di Halaman Kantor
Sebagai penutup rangkaian pengarahan, seluruh keluarga besar BAZNAS Majalengka melakukan sesi foto bersama di halaman kantor. Momen ini menjadi simbol kesiapan lahir dan batin para amilin dalam mengemban amanah zakat, sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa BAZNAS Majalengka hadir dengan soliditas penuh untuk menyambut hari kemenangan.
BERITA17/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Salurkan Santunan Anak Yatim Bersama KADIN
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar keberkahan di bulan suci. Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung untuk menyerahkan santunan dalam acara Buka Puasa Bersama yang diinisiasi oleh KADIN Kabupaten Majalengka pada Senin (16/03).
Kehadiran Ketua BAZNAS dalam agenda ini menegaskan peran strategis lembaga dalam mengawal penyaluran dana sosial keagamaan agar tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak yatim yang menjadi prioritas mustahik di bulan Ramadhan.
Zakat dan Kepedulian Dunia Usaha
Sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat KADIN Majalengka, H. Agus Asri Sabana menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha dan pengelola zakat. Menurutnya, BAZNAS hadir sebagai jembatan bagi para pengusaha untuk menunaikan kewajiban sosial dan agamanya secara profesional.
"Kehadiran BAZNAS di tengah keluarga besar KADIN adalah bentuk kolaborasi nyata. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari kepedulian para pelaku usaha dapat terdistribusi secara merata kepada mereka yang berhak, seperti anak-anak yatim kita hari ini," ungkap H. Agus.
Fokus Bantuan: Kebahagiaan Mustahik Kecil
Penyaluran santunan ini merupakan bagian dari rangkaian program Ramadhan Berbagi yang digalakkan BAZNAS Majalengka sepanjang bulan suci. Fokus utama bantuan ini adalah:
Santunan Dana Tunai: Memberikan dukungan finansial langsung untuk kebutuhan Idul Fitri anak yatim.
Dukungan Psikologis: Menghadirkan keceriaan dan rasa dipedulikan bagi anak-anak kurang beruntung di tengah hangatnya suasana berbuka puasa.
Edukasi Infaq: Mengajak para pelaku usaha untuk terus mengoptimalkan infaq dan sedekah melalui kanal resmi BAZNAS guna membangun kemandirian umat di Majalengka.
Membangun Majalengka yang Peduli
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi lembaga dan komunitas lain di Kabupaten Majalengka untuk semakin masif melakukan aksi serupa. BAZNAS Majalengka terus membuka pintu lebar bagi perusahaan maupun individu yang ingin menyalurkan zakat, infaq, dan sedekahnya untuk dikelola secara transparan dan amanah.
"Ramadhan adalah momentum terbaik untuk membuktikan bahwa dengan gotong royong, tidak ada masyarakat kita yang merasa sendirian dalam kesulitan," pungkasnya.
Pewarta: Tim Media BAZNAS Majalengka Situs Resmi: [baznasmajalengka.go.id] Hashtag: #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #RamadhanMubarok #SantunanAnakYatim #MajalengkaBermartabat
BERITA17/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan 520 Paket Sembako di Safari Akhir (Batch 7) Ramadhan 1447 H Di Rajagaluh
MAJALENGKA BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial pada puncak rangkaian Safari Ramadhan Batch 7. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami An-Nur, Desa Rajagaluh Kidul, Senin (16/03/2026) ini menjadi momentum penting pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh jajaran pimpinan daerah yang dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta para Kepala Dinas. Mewakili Ketua BAZNAS, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., turun langsung memastikan bantuan tersalurkan kepada penerima manfaat.
Ratusan Paket Sembako untuk 52 Desa
Fokus utama bantuan BAZNAS pada Safari Ramadhan kali ini adalah penyaluran paket sembako untuk masyarakat prasejahtera di empat kecamatan, yaitu Rajagaluh, Leuwimunding, Sindangwangi, dan Sumberjaya.
Dengan skema alokasi 10 paket per desa, BAZNAS Majalengka mendistribusikan total bantuan sebagai berikut:
Kecamatan Rajagaluh: 130 Paket (untuk 13 Desa)
Kecamatan Leuwimunding: 140 Paket (untuk 14 Desa)
Kecamatan Sindangwangi: 100 Paket (untuk 10 Desa)
Kecamatan Sumberjaya: 150 Paket (untuk 15 Desa)
Total keseluruhan bantuan mencapai ratusan paket yang tersebar merata di 52 desa, guna memastikan keberkahan Ramadhan dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.
BERITA17/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Berbagi Kebahagiaan Ramadhan, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim KADIN
MAJALENGKA (BAZNAS) Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Majalengka pada Senin (16/03). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi potret hangatnya sinergi kemanusiaan di bulan suci Ramadhan.
Kehadiran H. Agus Asri Sabana dalam acara tersebut mengemban kapasitas ganda, yakni sebagai pimpinan lembaga utama pengelola zakat sekaligus sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat KADIN Kabupaten Majalengka. Hal ini menunjukkan dukungan penuh BAZNAS terhadap inisiatif sosial yang digerakkan oleh sektor dunia usaha.
Sinergi untuk Kesejahteraan Umat
Momentum ini bukan sekadar ajang silaturahmi antara pengurus KADIN, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap anak-anak yatim. Penyaluran santunan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan kebahagiaan dan motivasi bagi mereka dalam menjalani ibadah di bulan yang penuh berkah.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Majalengka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi KADIN dalam menghadirkan program sosial.
"Kolaborasi antara lembaga sosial seperti BAZNAS, dunia usaha melalui KADIN, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama dalam memperluas jangkauan manfaat. Kita ingin memastikan bahwa kebaikan ini dirasakan secara merata oleh mereka yang membutuhkan," ujar H. Agus Asri Sabana.
Ramadhan sebagai Momentum Berbagi
BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mendorong semangat gotong royong dan empati sosial. Bulan Ramadhan dipandang sebagai momentum emas untuk memperkuat ukhuwah dan memperbanyak amal kebajikan melalui zakat, infak, dan sedekah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat muncul inspirasi bagi pihak-pihak lain untuk turut serta menebar kebaikan. Dengan semangat berbagi, visi mewujudkan masyarakat Majalengka yang lebih peduli, religius, dan sejahtera dapat tercapai secara kolektif.
Pewarta: Humas BAZNAS Majalengka Editor: Redaksi Website BAZNAS Tag: #BAZNASMajalengka #RamadhanBerbagi #KadinMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaReligius
BERITA17/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tutup Rangkaian Safari Ramadhan 2026, BAZNAS Majalengka Tebar Keberkahan di Rajagaluh
MAJALENGKA – Semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan unsur keamanan terpancar kuat dalam penutupan rangkaian Safari Ramadhan Batch 7 Kabupaten Majalengka. Kegiatan yang mengakhiri agenda Safari Ramadhan Pemkab Majalengka tahun 1447 H/2026 M ini dipusatkan di Masjid Jami An-Nur, Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, pada Senin (16/03/2026).
Hadir langsung memimpin kegiatan tersebut, Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majalengka, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD/Kepala Dinas), serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Turut hadir Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., yang menyerahkan bantuan secara simbolis mewakili pimpinan BAZNAS lainnya.
Pelayanan Terpadu dan Bazar Murah
Safari Ramadhan ini bukan sekadar ajang silaturahmi religi, melainkan pusat pelayanan publik terpadu bagi masyarakat di empat kecamatan: Rajagaluh, Leuwimunding, Sindangwangi, dan Sumberjaya. Kehadiran para Kepala Dinas memastikan berbagai layanan seperti administrasi kependudukan, layanan kesehatan, hingga pasar pangan murah melalui bazar UMKM berjalan optimal.
Bupati Eman Suherman menegaskan pentingnya kehadiran negara secara langsung di tengah masyarakat.
"Melalui sinergi antara Sekda, jajaran dinas, dan Forkopimda, Safari Ramadhan ini menjadi sarana integrasi pelayanan publik. Kami ingin aspek religius berjalan selaras dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat," ujar Bupati.
Penyaluran Bantuan BAZNAS Majalengka
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan optimalisasi dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan logistik dan stimulan sarana ibadah. Bantuan tersebut diserahkan di Kantor Desa Rajagaluh Kidul dengan rincian sebagai berikut:
Paket Sembako: Dialokasikan sebanyak 10 paket per desa untuk total 52 desa di empat kecamatan (Rajagaluh 130 paket, Leuwimunding 140 paket, Sindangwangi 100 paket, dan Sumberjaya 150 paket).
Bantuan Sarana Keagamaan: Stimulus sebesar Rp 5.000.000 diserahkan khusus untuk Masjid Jami An-Nur guna menunjang kenyamanan ibadah jamaah.
Wakil Ketua 1 BAZNAS Majalengka, H. Muhammad Ridwan, menyatakan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan umat yang merata di seluruh wilayah Majalengka.
Momen Kedekatan dan Kebersamaan
Acara mencapai puncaknya pada momen buka puasa bersama dan Shalat Tarawih berjamaah. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi dengan memadatinya area Masjid An-Nur.
Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah, mulai dari Bupati, Sekda, Kepala Dinas, hingga Forkopimda, diharapkan mampu memperkokoh tali silaturahmi antara Ulama (tokoh agama) dan Umara (pemerintah). Sinergi ini menjadi modal utama dalam mewujudkan visi Majalengka yang lebih religius dan "Langkung Sae".
BERITA17/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Dorong Profesionalitas UPZ Kecamatan Sambut Ramadhan 1447 H
MAJALENGKA Sebagai upaya memperkuat tata kelola zakat yang akuntabel di tingkat wilayah, BAZNAS Kabupaten Majalengka secara intensif melakukan pembinaan dan penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan. Langkah ini diawali dengan pertemuan koordinasi bertajuk "Optimalisasi ZIS dan DSKL Ramadhan 1447 H" yang digelar di Aula Gedung BAZNAS Lt. 2, Senin (16/03/2026).
Pembinaan ini menjadi sangat strategis mengingat UPZ Kecamatan merupakan ujung tombak BAZNAS dalam menjangkau masyarakat (muzaki dan mustahik) secara langsung, terutama dalam menghadapi lonjakan aktivitas ibadah dan sosial di bulan suci Ramadhan.
Mempertegas Peran Strategis UPZ
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa pembinaan rutin ini bertujuan agar seluruh jajaran UPZ memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan zakat.
"Pertemuan ini bukan sekadar koordinasi rutin, melainkan upaya kami dalam memastikan keberadaan UPZ benar-benar dirasakan manfaatnya. Bagaimana peran UPZ di mata masyarakat dan pemerintah sangat ditentukan oleh integritas dan kinerja yang kita bangun hari ini," ungkap H. Agus di hadapan para pengurus UPZ se-Kabupaten Majalengka.
Peningkatan Kualitas Pelayanan: "Langkung SAE"
Dalam sesi pembinaan tersebut, BAZNAS Majalengka menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan. Keberhasilan penggalangan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada tahun 2025 menjadi tolok ukur untuk peningkatan layanan di tahun ini dengan semangat "Langkung SAE" (Lebih Baik).
Apresiasi dan Cinderamata Idul Fitri
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para pejuang zakat di lapangan, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga memberikan cinderamata khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh UPZ Kecamatan se-Kabupaten Majalengka.
Pemberian cinderamata ini merupakan simbol kasih sayang dan apresiasi BAZNAS kepada para pengurus UPZ yang telah menjadi jembatan kebaikan bagi umat. H. Agus berharap perhatian kecil ini dapat menambah motivasi dan kebahagiaan para pengurus UPZ dalam menjalankan tugas mulia di bulan suci.
Sinergi dan Pendampingan Berkelanjutan
BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk memberikan pendampingan penuh bagi UPZ yang menghadapi kendala di lapangan. H. Agus berharap tidak ada jarak komunikasi antara UPZ dengan kantor pusat BAZNAS maupun dengan stakeholder terkait lainnya.
“Pengentasan kemiskinan adalah kerja kolaboratif. Kami di BAZNAS Kabupaten akan terus membina, mendampingi, dan mengapresiasi UPZ agar sinergi gotong royong ini berjalan maksimal hingga ke tingkat desa/kelurahan,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata secara simbolis dan foto bersama sebagai wujud soliditas keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Pewarta: Humas BAZNAS Majalengka
Kategori: Pembinaan & Kesejahteraan UPZ
Tag: #PembinaanUPZ #BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #ApresiasiUPZ #Ramadhan1447H #IdulFitri2026
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Dukung Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Masjid An-Nur
MAJALENGKA – Komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperkuat sarana peribadatan umat kembali diwujudkan pada puncak agenda Safari Ramadhan Batch 7. Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat di Masjid Jami An-Nur, Desa Rajagaluh Kidul, Senin (16/03/2026), BAZNAS secara khusus menyerahkan bantuan stimulus untuk pengembangan fasilitas masjid.
Penyerahan bantuan sarana keagamaan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. didampingi Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M.,Hadir pula menyaksikan momentum tersebut Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, serta para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Majalengka.
Stimulus untuk Peningkatan Fasilitas Masjid
Masjid Jami An-Nur menjadi penerima manfaat bantuan stimulan sebesar Rp 5.000.000. Bantuan ini dialokasikan untuk membantu peningkatan sarana dan prasarana masjid guna mendukung kenyamanan jamaah dalam menjalankan aktivitas ibadah, terutama di tengah tingginya antusiasme warga selama bulan suci Ramadhan.
Wakil Ketua 1 BAZNAS Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS untuk memastikan rumah ibadah memiliki fasilitas yang layak.
"Masjid adalah pusat peradaban dan pembinaan umat. Melalui bantuan stimulan ini, kami berharap Masjid An-Nur dapat terus berbenah sehingga masyarakat Desa Rajagaluh Kidul dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan nyaman," ujar beliau di sela kegiatan.
Sinergi Pemerintah dan Lembaga Keagamaan
Bupati Eman Suherman memberikan apresiasi atas langkah konkret BAZNAS yang konsisten mendukung pembangunan bidang keagamaan di Majalengka. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dinas terkait, dan BAZNAS sangat krusial dalam mewujudkan kemandirian sarana ibadah di daerah.
"Kehadiran kami bersama jajaran Sekda, OPD, dan BAZNAS di sini adalah untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat terkait sarana keagamaan mendapat respon nyata. Masjid yang nyaman akan melahirkan masyarakat yang religius," tutur Bupati.
Momen Kebersamaan di Akhir Safari Ramadhan
Pemberian bantuan ini menjadi salah satu agenda utama dalam penutupan Safari Ramadhan tahun 1447 H/2026 M. Acara ditutup dengan Shalat Tarawih berjamaah yang diikuti oleh ratusan jamaah yang memadati area Masjid An-Nur.
Dengan adanya dukungan sarana ini, diharapkan Masjid Jami An-Nur tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual semata, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi yang mampu mempererat silaturahmi antara pemerintah (Umara), tokoh agama (Ulama), dan seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan Majalengka yang "Langkung Sae".
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kepedulian, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Panyingkiran
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di sektor kesehatan. Melalui Divisi Digital Fundraising & Retail, BAZNAS menyalurkan bantuan kesehatan kepada Ibu Neneng Susilawati, seorang warga dari Desa Karyamukti, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Senin, 16 Maret 2026.
Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Majalengka, Iwan Setiawan, yang menyerahkan bantuan secara simbolis menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan BAZNAS untuk memastikan warga yang sedang mengalami kesulitan biaya pengobatan dapat terbantu dengan cepat dan tepat sasaran.
"Alhamdulillah, hari ini kami dapat bersilaturahmi sekaligus menyerahkan amanah dari para muzaki untuk Ibu Neneng. Bantuan kesehatan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan membantu proses pemulihan beliau agar bisa beraktivitas kembali," ujar Iwan Setiawan di sela-sela penyerahan.
Iwan juga menambahkan bahwa dukungan ini merupakan hasil dari optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara profesional, termasuk melalui kanal-kanal digital yang kini semakin memudahkan masyarakat untuk berbagi.
Sementara itu, pihak keluarga Ibu Neneng Susilawati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas respon cepat dan kepedulian yang diberikan oleh BAZNAS Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat berarti di tengah perjuangan mereka menghadapi biaya pengobatan yang tidak sedikit.
Penyaluran bantuan kesehatan ini menjadi bukti nyata bahwa setiap rupiah yang dititipkan oleh para muzaki melalui BAZNAS Majalengka memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Majalengka, termasuk di wilayah Panyingkiran.
Mari Terus Tebar Kebaikan! Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk membantu lebih banyak warga yang membutuhkan. Bersama BAZNAS, Zakat Menyejahterakan Umat.
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Masjid Harus Jadi Pusat Ibadah Sekaligus Pemberdayaan Ekonomi Umat
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya transformasi peran masjid di tengah masyarakat. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ritual ibadah, tetapi juga menjadi poros pemberdayaan ekonomi dan solusi sosial bagi warga sekitar.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., dalam kegiatan Optimalisasi ZIS dan DSKL Ramadhan 1447 H bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Majalengka yang berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026.
Melawan Fenomena 'Bank Emok' Melalui Masjid
Dalam arahannya, H. Agus Asri Sabana menyoroti fenomena sosial yang masih menjadi tantangan besar, yakni banyaknya warga yang terjerat pinjaman informal atau "bank emok". Menurutnya, hal ini terjadi karena aspek ekonomi umat di lingkungan masjid belum sepenuhnya tersentuh secara sistematis.
“Masjid-masjid itu ingin hidup dengan UMKM-nya. Fungsi masjid selama ini sering kali hanya berfokus pada aspek ibadah saja, sementara dimensi ekonomi masyarakat di sekitarnya belum banyak diintervensi,” ungkap beliau.
Beliau menambahkan bahwa selama ini perhatian sering kali tumpah ruah pada pembangunan sarana fisik keagamaan. Padahal, di sekitar masjid terdapat realitas sosial yang membutuhkan perhatian mendesak, seperti lansia yang membutuhkan dukungan, warga kurang mampu, hingga masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.
Optimalisasi Dana ZIS dan Baznas Micro Finance (BMF)
Sebagai solusi nyata, BAZNAS Majalengka mendorong penguatan program Baznas Micro Finance (BMF). Melalui program ini, dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) dikelola untuk memberikan bantuan modal dan pendampingan bagi usaha mikro di sekitar masjid.
"Kami berharap UPZ Kecamatan dapat berperan aktif dalam memberdayakan dana ZIS di lingkungan masjid. Tujuannya agar kehadiran masjid menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat," tegasnya.
Sinergi demi Kesejahteraan Umat
Kegiatan yang dilaksanakan di bulan suci Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus UPZ di tingkat kecamatan untuk menyelaraskan langkah. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara BAZNAS, UPZ, dan pengurus masjid, pengelolaan zakat di Kabupaten Majalengka diharapkan memberikan dampak yang lebih luas dan terukur.
Melalui transformasi ini, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus mewujudkan visi kesejahteraan umat yang merata, di mana masjid tegak berdiri sebagai benteng spiritual sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan.
#BaznasMajalengka #ZakatMajalengka #Ramadhan1447H #UPZMajalengka #PemberdayaanEkonomi #MasjidPusatPeradaban
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Ramadhan 1447 H, BAZNAS Majalengka Optimalkan Peran UPZ Kecamatan
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan strategis bertajuk "Optimalisasi ZIS dan DSKL Ramadhan 1447 H" bersama seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Majalengka. Acara tersebut dilaksanakan pada Senin (16/03/2026) bertempat di Aula Gedung Lantai 2 Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi sekaligus memantapkan langkah dalam mengoptimalkan penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) selama bulan suci Ramadhan tahun ini.
Pentingnya Peran UPZ di Masyarakat
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan komitmen seluruh pengurus UPZ Kecamatan.
"Terima kasih atas atensi yang luar biasa pada pertemuan ini. Kegiatan ini sangat krusial karena menentukan eksistensi dan peran kita di mata masyarakat, pemerintah, dan yang paling utama di hadapan Allah SWT dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat," ujar H. Agus.
Target Performa: Harus "Langkung SAE"
Beliau juga menekankan bahwa capaian kinerja pada tahun sebelumnya harus menjadi pemacu semangat untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima zakat).
Menurutnya, jika langkah-langkah pada tahun 2025 sudah dinilai baik, maka pada tahun 2026 ini performa BAZNAS hingga ke tingkat kecamatan harus "Langkung SAE" (Lebih Bagus).
Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Diperlukan semangat gotong royong dan kolaborasi yang solid dengan seluruh stakeholder di setiap tingkatan.
Ia juga berpesan agar pengurus UPZ Kecamatan tidak ragu untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BAZNAS Kabupaten maupun pihak terkait lainnya jika menemukan kendala teknis atau persoalan di lapangan.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan profesional demi kesejahteraan umat di Kabupaten Majalengka.
#BaznasMajalengka #ZakatMajalengka #Ramadhan1447H #UPZMajalengka #ZakatUntukUmat
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Transparansi Dana Umat, Paguyuban Welas Asih Raih Legalitas UPZ BAZNAS
MAJALENGKA Menjaga kepercayaan donatur (muzaki) melalui transparansi menjadi komitmen nyata LKS Paguyuban Welas Asih. Dalam agenda laporan dan penyaluran bantuan di Masjid At-Taqwa, Desa Banjaran, Sabtu (14/3/2026), Bendahara Paguyuban, H. E Harobudin, memaparkan laporan keuangan komprehensif di hadapan para tokoh dan pimpinan daerah.
Laporan tersebut merinci penghimpunan dan alokasi dana sosial yang telah konsisten dijalankan selama 29 tahun bagi masyarakat Blok Sukawangi.
Apresiasi BAZNAS dan Penguatan Payung Hukum
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, memberikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan administratif paguyuban. Menurutnya, keterbukaan laporan keuangan adalah fondasi utama dalam mengelola amanah umat secara syar’i.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap manajemen yang akuntabel, Ketua BAZNAS menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada pengurus Paguyuban Welas Asih. Dengan SK ini, tata kelola keuangan paguyuban kini resmi memiliki payung hukum di bawah naungan BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Sinergi untuk Kemaslahatan Masyarakat
Pemaparan laporan ini disaksikan langsung oleh Camat Banjaran, Abdul Hanan, S.Sos., M.M., Kepala Desa Banjaran, serta tokoh masyarakat lainnya. Dana yang terhimpun disalurkan secara tepat sasaran kepada:
Anak yatim piatu, kaum jompo, dan janda.
Keluarga prasejahtera.
Imam masjid, guru ngaji, dan guru madrasah di wilayah Desa Banjaran.
Camat Banjaran memuji konsistensi paguyuban dalam menjaga tradisi pelaporan terbuka. Kehadiran para pimpinan daerah ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pengurus untuk terus meningkatkan profesionalisme demi kemaslahatan umat yang lebih luas.
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ramadan Terasa Cepat Berlalu? Ini Penjelasan Psikologis dan Makna Keberkahannya
MAJALENGKA – Tidak terasa, kita kini berada di penghujung bulan suci. Banyak di antara kita yang merasakan tanya yang sama: "Mengapa Ramadan tahun ini terasa begitu cepat berlalu?" Padahal, secara objektif, kalender tetap menunjukkan durasi yang sama, yakni 30 hari. Perasaan ini rupanya bukan sekadar imajinasi, melainkan sebuah fenomena yang bisa dijelaskan secara ilmiah dan spiritual.
Perspektif Psikologi: Kehadiran Penuh dalam Momen
Penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa persepsi manusia terhadap waktu bersifat sangat subjektif. Waktu tidak hanya diukur oleh denting jam, tetapi oleh seberapa besar perhatian (attention) yang kita berikan pada momen-momen tertentu.
Ketika seseorang terjebak dalam rutinitas yang monoton dan membosankan, waktu cenderung terasa lambat. Sebaliknya, saat otak kita "terserap" ke dalam berbagai aktivitas yang bermakna, baru, dan menyita perhatian, waktu akan terasa melesat.
Di bulan Ramadan, masyarakat Majalengka menjalani perubahan ritme hidup yang drastis. Mulai dari bangun sahur, tadarus Al-Qur'an, mengikuti kajian, hingga aktivitas sosial seperti berbagi takjil dan santunan zakat. Padatnya rutinitas ibadah dan interaksi sosial yang positif ini membuat otak kita terus memproses pengalaman baru yang menyenangkan, sehingga tanpa disadari, kita sudah tiba di penghujung bulan.
Ciri Keberkahan Waktu
Secara spiritual, waktu yang terasa cepat namun diisi dengan produktivitas adalah salah satu tanda keberkahan. BAZNAS Majalengka memandang fenomena "cepatnya waktu" ini sebagai pengingat bagi kita semua untuk tidak menyia-nyiakan sisa hari yang ada.
"Waktu yang berkah bukan berarti waktunya bertambah lama secara durasi, melainkan seberapa banyak manfaat yang bisa kita tanam di dalamnya," ungkap perwakilan BAZNAS Majalengka.
Ramadan yang terasa singkat adalah sinyal bahwa kita sedang berada dalam fase "khusyuk". Keasyikan dalam beribadah dan melayani sesama melalui zakat, infak, dan sedekah membuat kita melupakan hitungan jam dan lebih fokus pada kualitas perjumpaan dengan Sang Pencipta.
Menutup Ramadan dengan Paripurna
Mengingat persepsi waktu yang begitu cepat, BAZNAS Majalengka mengajak seluruh muzaki dan munafig di Kabupaten Majalengka untuk memaksimalkan sisa waktu yang ada. Jangan biarkan perasaan "cepat berlalu" ini berakhir dengan penyesalan karena kurangnya amalan.
Mari kita kunci kemenangan Ramadan ini dengan menunaikan kewajiban Zakat Fitrah, Zakat Maal, serta memperbanyak sedekah. Melalui program-program kemanusiaan BAZNAS, harta yang Anda keluarkan akan menjadi saksi abadi bahwa meski Ramadan berlalu cepat, jejak kebaikan Anda akan terus mengalir bagi mereka yang membutuhkan.
BAZNAS Majalengka: Nikmat Berzakat, Tentramnya Muzaki, Bahagianya Mustahik.
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ramadhan 2026 Segera Berakhir: Hadis Rasulullah Ingatkan Amalan Sangat Bergantung pada Penutupnya
Waktu seakan berlari. Tanpa terasa, Ramadhan 2026 kini berada di penghujung jalan. Bulan penuh rahmat dan ampunan ini segera melambaikan tangan perpisahan, meninggalkan umat Islam dalam hitungan hari. Di sisa waktu yang sempit ini, muncul sebuah pertanyaan besar bagi kita: Sudahkah kita memaksimalkannya, ataukah kita termasuk golongan yang merugi?
Momentum ini bukan sekadar hitung mundur menuju Idul Fitri, melainkan peringatan keras untuk merefleksikan diri. Apakah sebulan penuh ini telah kita isi dengan penyesalan dosa yang tulus, atau hanya sekadar menahan lapar dan dahaga?
Pentingnya Akhir yang Baik (Husnul Khatimah)
Dalam Islam, akhir dari sebuah ibadah memiliki kedudukan yang sangat krusial. Harapan besar masih terbuka lebar di sisa akhir Ramadhan ini bagi siapa saja yang ingin berbenah. Sebagaimana disinggung oleh Ketua Baznas Majalengka, H. Agus Asri Sabana, kualitas ibadah di penghujung bulan harus ditingkatkan sebagai bentuk pertanggungjawaban spiritual.
Hal ini sejalan dengan fondasi hukum yang sangat kuat dalam hadis Nabi Muhammad SAW:
"Dan hanyalah amalan itu tergantung pada penutupnya." > (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Sahl bin Sa'ad As-Sa'idi radhiyallahu 'anhu)
Hadis ini memberikan motivasi bahwa meskipun kita mungkin merasa kurang maksimal di awal atau pertengahan Ramadhan, pintu perbaikan masih terbuka lebar di detik-detik terakhir. Fokus pada perbaikan diri sekarang jauh lebih berharga daripada membiarkan waktu terbuang sia-sia.
Ukuran Kesuksesan: Penutupan, Bukan Permulaan
Seringkali kita merasa pesimis karena merasa ibadah kita di awal Ramadhan tidak sempurna. Namun, para ulama memberikan perspektif yang menyejukkan sekaligus memacu semangat:
Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim menegaskan dalam Majmu’ Al-Fatawa:
"Yang menjadi ukuran adalah sempurnanya penutupan, bukan kurangnya permulaan."
Al-Hafizh Ibnu Rajab dalam kitab Lathooiful Ma’arif juga memberikan pesan mendalam:
"Wahai hamba-hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan telah bertekad untuk pergi, dan tidak tersisa waktunya kecuali sedikit, maka siapa yang telah berbuat baik di dalamnya hendaklah ia sempurnakan, dan siapa yang telah menyia-nyiakannya hendaklah ia menutupnya dengan yang lebih baik."
Strategi Memaksimalkan Sisa Ramadhan 2026
Agar kita tidak kehilangan momentum emas ini, berikut adalah beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan di sisa hari yang ada:
Tingkatkan Intensitas Taubat: Jangan biarkan satu malam pun berlalu tanpa permohonan ampun (istighfar) yang tulus.
Sempurnakan Zakat dan Sedekah: Sebagai pembersih harta dan penyempurna puasa, pastikan kewajiban zakat fitrah dan sedekah sunnah tertunaikan dengan baik.
Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Kuantitas: Jika tidak mampu mengkhatamkan Al-Qur'an berkali-kali, fokuslah pada tadabbur dan pemaknaan ayat di hari-hari terakhir.
Konsistensi di Garis Finish: Sebagaimana pelari yang menambah kecepatan saat mendekati garis finish, ibadah kita pun harus semakin kencang menjelang Idul Fitri.
Kesimpulan Ramadhan 2026 mungkin segera berlalu, namun peluang untuk mendapatkan ampunan Ilahi masih ada hingga fajar Idul Fitri menyingsing. Mari kita tutup bulan suci ini dengan sebaik-baiknya amalan, karena sesungguhnya nilai sebuah ibadah ditentukan oleh bagaimana kita mengakhirinya.
BERITA16/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Memaksimalkan "Etape Terakhir" Ramadan: Menyucikan Jiwa, Membersihkan Harta
MAJALENGKA, BAZNAS Tidak terasa kita telah memasuki minggu terakhir di bulan suci Ramadan 1447 H. Momentum ini merupakan "etape emas" bagi setiap Muslim untuk memacu sisa energi spiritualnya. Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan memperkencang ibadahnya (mengikat sarung) saat memasuki sepuluh malam terakhir demi mengejar keberkahan Lailatul Qadar.
Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang berkhidmat pada umat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat Kota Angin untuk fokus pada tiga pilar utama di penghujung Ramadan ini:
1. Optimalisasi Ibadah dan Itikaf
Sepuluh malam terakhir adalah waktu turunnya Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Sesuai dengan tuntunan sunnah, umat Islam dianjurkan untuk:
Melaksanakan Itikaf: Menghidupkan masjid-masjid di Majalengka dengan berdiam diri seraya berzikir dan bertadarus.
Menghidupkan Malam (Qiyamul Lail): Memperbanyak shalat tarawih, witir, dan tahajud terutama pada malam-malam ganjil.
Melangitkan Doa Ampunan: Memperbanyak bacaan doa: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.
2. Menyucikan Jiwa dan Harta melalui Zakat
Ramadan bukan hanya soal hubungan vertikal dengan Allah (Hablum Minallah), tetapi juga hubungan horizontal dengan sesama (Hablum Minannas). BAZNAS Majalengka mengingatkan bahwa minggu terakhir adalah waktu krusial untuk:
Zakat Fitrah: Sebagai penyuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan sebagai makanan bagi fakir miskin.
Zakat Maal & Sedekah: Membersihkan harta yang kita miliki agar keberkahan mengalir dalam keluarga. Melalui zakat yang dikelola secara resmi, kita memastikan kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan merata oleh seluruh mustahik di pelosok Majalengka.
3. Menjaga Istiqomah dan Refleksi Diri
Jangan biarkan euforia persiapan mudik atau hari raya mengendurkan semangat ibadah. Akhir Ramadan adalah waktu untuk evaluasi (muhasabah). Apakah puasa kita telah meningkatkan pengendalian diri, ataukah hanya sekadar menahan lapar? Mari jadikan ibadah sebagai kebutuhan spiritual yang berkelanjutan, bukan sekadar rutinitas tahunan.
Pesan Ketua BAZNAS Majalengka: "Mari kita tutup Ramadan tahun ini dengan husnul khatimah. Sucikan jiwa dengan taubat, dan bersihkan harta dengan zakat melalui amil yang resmi dan terpercaya. Semoga kita semua tergolong ke dalam hamba-hamba yang Muttaqin."
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Kemenangan di Tikungan Terakhir: Panduan Hari ke-26 Ramadhan
Tak terasa, langkah kita telah sampai di ambang pintu perpisahan. Memasuki hari ke-26 Ramadhan 1447 H, suasana batin biasanya bercampur aduk: ada rasa rindu yang mulai muncul karena Ramadhan akan segera berlalu, namun ada pula keriuhan persiapan menyambut Idul Fitri.
Di "tikungan terakhir" ini, fokus kita sering terbelah antara kekhusyukan ibadah dan keriuhan urusan duniawi. Agar kemenangan yang kita raih menjadi sempurna, berikut adalah panduan strategis untuk menyeimbangkan aspek batiniah dan lahiriah.
1. Sisi Batiniah: Menjaga Api Ibadah Tetap Menyala
Banyak orang mulai "kendur" di hari-hari terakhir karena kelelahan fisik. Padahal, justru di sinilah letak puncak perlombaannya.
Memburu Lailatul Qadar di Malam Ganjil: Malam ke-27 adalah salah satu malam yang paling dinantikan. Jangan biarkan energi Anda habis untuk urusan pasar atau dapur. Alokasikan waktu khusus untuk Qiyamul Lail (salat malam) dan perbanyak doa: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."
Menuntaskan Interaksi dengan Al-Qur'an: Jika Anda memiliki target khatam, hari ke-26 adalah saatnya melakukan "akselerasi". Luangkan waktu di antara jam kerja atau setelah tarawih untuk menyelesaikan juz-juz terakhir.
Menunaikan Zakat Fitrah Lebih Awal: Jangan menunggu hingga malam takbiran. Menunaikan zakat di hari ke-26 memberikan ketenangan batin bagi Anda dan membantu petugas zakat (amil) untuk mendistribusikannya secara lebih merata kepada mereka yang membutuhkan.
2. Sisi Lahiriah: Persiapan Matang Tanpa Kepanikan
Persiapan lahiriah bukan berarti kemewahan, melainkan bentuk syukur dan penghormatan terhadap hari kemenangan.
Manajemen Logistik dan Konsumsi: Pastikan kebutuhan pokok untuk hari raya sudah tersedia. Mencicil persiapan bahan makanan sejak hari ke-26 akan menghindarkan Anda dari kepanikan panic buying atau kemacetan luar biasa di pasar pada H-1.
Kerapihan Lingkungan dan Rumah: Kebersihan adalah bagian dari iman. Mulailah menata sudut-sudut rumah agar saat silaturahmi tiba, suasana menjadi lebih nyaman dan khidmat bagi keluarga maupun tamu yang datang berkunjung.
Menjaga Stamina Fisik: Seringkali kita terlalu semangat mengejar ibadah malam dan persiapan siang hingga lupa beristirahat. Jaga pola makan saat berbuka dan sahur. Fisik yang bugar adalah kunci agar Anda bisa menjalankan salat Idul Fitri dan bersilaturahmi dengan ceria.
3. Sisi Sosial: Menyambung Tali Silaturahmi
Idul Fitri adalah momentum rekonsiliasi sosial.
Menyiapkan Komunikasi: Di era digital, menyiapkan pesan ucapan yang tulus (bukan sekadar copy-paste) untuk kolega, atasan, dan keluarga besar sangatlah penting. Mulailah mendata siapa saja yang ingin Anda hubungi secara personal.
Dokumentasi dan Syukur: Jika Anda terlibat dalam kegiatan sosial, pastikan laporan atau dokumentasi kegiatan sudah rapi. Ini adalah bentuk transparansi dan rasa syukur atas amanah yang dijalankan selama bulan suci.
Kesimpulan: Menutup dengan Husnul Khatimah
Ramadhan bukan tentang bagaimana kita memulainya, tapi tentang bagaimana kita mengakhirinya. Gunakan sisa hari yang sedikit ini untuk memperbanyak istigfar atas kekurangan selama sebulan penuh, sembari menyambut hari raya dengan persiapan yang tertata.
Semoga di hari ke-26 ini, setiap peluh kita dalam bekerja dan setiap sujud kita dalam doa, diterima oleh Allah SWT sebagai amal jariyah yang sempurna.
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Milad dan Doa Terbaik untuk Bupati H. Eman Suherman
MAJALENGKA Segenap pimpinan dan seluruh keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M.
Momentum milad ini menjadi ungkapan rasa syukur atas dedikasi dan sinergi yang selama ini terjalin erat antara pemerintah daerah dengan BAZNAS dalam upaya menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Doa dan Harapan untuk Pemimpin Majalengka
Dalam ucapan resminya, BAZNAS Majalengka memanjatkan doa terbaik agar Allah SWT senantiasa melimpahkan berkah kepada orang nomor satu di Majalengka tersebut:
"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan usia, serta kekuatan dalam setiap langkah pengabdian memimpin dan melayani masyarakat. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, serta membawa kemajuan bagi daerah dalam mewujudkan Majalengka Langkung SAE."
Komitmen Mewujudkan Majalengka Langkung SAE
Sebagai mitra strategis pemerintah, BAZNAS Majalengka berharap kepemimpinan Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M. terus memberikan dampak positif yang luas. Diharapkan kepemimpinan beliau terus menjadi sosok yang membawa manfaat, kebaikan, serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Majalengka.
Sinergi antara ulama, umaro, dan lembaga zakat diharapkan semakin solid demi mewujudkan visi besar pembangunan daerah yang lebih baik dan religius.
Saekeun Majalengka! ?
Editor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Tag: #baznasmajalengka #majalengka #ultah #emansuherman #bupatimajalengka #zakatmembangunumat
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengapa Membayar Zakat, Infaq, dan Sedekah Harus Melalui BAZNAS Majalengka?
Mendekati penghujung Ramadan, kewajiban membayar Zakat Fitrah menjadi fokus utama setiap Muslim. Namun, seringkali muncul pertanyaan: "Mengapa kita harus menyalurkannya melalui BAZNAS, bukan langsung kepada tetangga atau kerabat?"
Khusus bagi masyarakat Kabupaten Majalengka, menyalurkan ZIS melalui BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Majalengka bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan langkah strategis untuk menebar manfaat yang lebih luas dan terukur.
1. Kepastian Sesuai Syariat dan Regulasi
BAZNAS adalah lembaga resmi negara yang dibentuk berdasarkan UU No. 23 Tahun 2011. Pengelolaan zakat di BAZNAS Majalengka diawasi secara ketat oleh Dewan Pengawas Syariah.
Zakat Fitrah: Memastikan takaran dan niat sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Legalitas: Memberikan rasa aman kepada Muzaki (pembayar zakat) bahwa dana mereka dikelola oleh institusi yang akuntabel dan transparan.
2. Pendistribusian yang Merata dan Tepat Sasaran
Jika zakat hanya diberikan kepada orang di sekitar rumah, seringkali terjadi penumpukan bantuan di satu titik, sementara warga di pelosok desa lain yang lebih membutuhkan justru terlewatkan. BAZNAS Majalengka memiliki data Mustahik (penerima zakat) yang terverifikasi di seluruh kecamatan. Dengan membayar melalui BAZNAS, Anda membantu memastikan bahwa warga di ujung terjauh Majalengka pun merasakan kebahagiaan di hari Idul Fitri.
3. Transformasi Zakat Menjadi Program Produktif
Berbeda dengan pemberian langsung yang bersifat konsumtif (sekali habis), BAZNAS Majalengka mengelola sebagian dana Infaq dan Sedekah untuk program pemberdayaan, seperti:
Majalengka Cerdas: Bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu.
Majalengka Sehat: Layanan kesehatan dan bantuan pengobatan.
Majalengka Berdaya: Modal usaha bagi UMKM lokal agar mereka bisa mandiri secara ekonomi dan kelak berubah dari Mustahik menjadi Muzaki.
4. Respon Cepat Tanggap Bencana Lokal
Majalengka merupakan daerah yang memiliki titik rawan bencana, seperti longsor atau banjir. Dana yang Anda titipkan melalui BAZNAS memungkinkan lembaga ini memiliki dana siap pakai untuk memberikan bantuan darurat secara cepat saat terjadi musibah di wilayah kita sendiri.
5. Kemudahan dan Transparansi Layanan
Saat ini, BAZNAS Majalengka telah beradaptasi dengan teknologi digital. Masyarakat bisa membayar melalui:
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di desa-desa dan instansi.
Layanan Digital/Transfer yang memudahkan bagi warga yang sibuk namun ingin tetap istiqomah beribadah.
Laporan Terbuka: Masyarakat dapat memantau penggunaan dana melalui kanal media sosial resmi dan laporan tahunan.
Kesimpulan: Zakat Fitrah untuk Majalengka yang Lebih Sejahtera
Zakat Fitrah adalah pensuci jiwa dan penyempurna ibadah puasa. Dengan menyalurkannya ke BAZNAS Majalengka, Anda tidak hanya menjalankan rukun Islam, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun kemandirian ekonomi umat di Majalengka.
Mari bersihkan harta, bahagiakan sesama. Salurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Majalengka.
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Kepercayaan Masyarakat adalah Nafas Perjuangan Amilin
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran amilin untuk memperkuat integritas dalam menjalankan tugas. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa menjaga kepercayaan masyarakat (public trust) merupakan fondasi utama bagi eksistensi BAZNAS sebagai lembaga negara non-struktural.
Menjaga Marwah Lembaga
H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa sebagai lembaga resmi yang diamanatkan oleh undang-undang untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS memiliki tanggung jawab moral dan administratif yang besar.
"Kepercayaan masyarakat bukan diberikan secara cuma-cuma, melainkan harus kita jemput dengan transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Saya mengajak seluruh amilin untuk menanamkan nilai-nilai ini dalam setiap tarikan nafas pengabdian kita," ujar H. Agus di Kantor BAZNAS Majalengka.
Fungsi Strategis BAZNAS
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan kembali mengenai peran vital BAZNAS yang tidak hanya sekadar menghimpun dana, tetapi juga menjadi instrumen negara dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Beberapa poin utama yang ditekankan oleh Ketua BAZNAS Majalengka meliputi:
Transparansi Pelaporan: Memastikan setiap rupiah yang dititipkan muzaki tercatat dan dilaporkan secara real-time dan terbuka.
Ketepatan Sasaran: Program pendayagunaan harus menyentuh delapan asnaf dengan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI).
Edukasi Berkelanjutan: Amilin harus aktif mengedukasi masyarakat mengenai peran BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah agar tidak terjadi dualisme persepsi di lapangan.
"Jika amilin sudah menunjukkan kinerja yang bersih dan melayani, maka masyarakat dengan sendirinya akan merasa tenang dan yakin untuk menitipkan zakatnya melalui BAZNAS Majalengka," tambahnya.
Komitmen Pelayanan
Menutup arahannya, H. Agus berharap BAZNAS Majalengka dapat terus bertransformasi menjadi lembaga yang modern namun tetap memegang teguh kaidah-kaidah syariat Islam. Beliau meyakini bahwa dengan soliditas amilin, BAZNAS akan semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Majalengka.#SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Ketenangan di Penghujung Ramadhan: Pesan H. Agus Asri Sabana tentang Keutamaan Hari ke-25
Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadhan, suasana spiritual umat Muslim semakin meningkat. Di tengah persiapan menyambut Idul Fitri, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb, mengajak masyarakat untuk tetap fokus meraih keberkahan yang tersisa, khususnya pada hari ke-25 Ramadhan.
Keutamaan Hari ke-25 Menurut Kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah
H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah, ditegaskan bahwa umat Islam yang menjalankan puasa hari ke-25 dengan penuh keikhlasan akan mendapatkan ganjaran yang luar biasa.
"Di hari ke-25 ini, Allah SWT menjanjikan anugerah yang menyentuh sisi batin terdalam manusia: Allah menghilangkan rasa takut dan kesedihan dari hati orang yang berpuasa," ungkap beliau.
Beberapa keutamaan spesifik yang disebutkan dalam literatur ulama tersebut antara lain:
Rezeki Surgawi: Allah memberikan makanan dan minuman sebagai balasan pahala langsung.
Ketenangan Psikologis: Hilangnya kecemasan akan masa depan (takut) dan penyesalan masa lalu (sedih).
Multiplikasi Pahala: Segala amal ibadah dilipatgandakan secara khusus di penghujung bulan suci.
Curahan Rahmat: Mendapatkan keberkahan yang menjadi bekal setelah Ramadhan usai.
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga
Lebih lanjut, H. Agus Asri Sabana menekankan bahwa puasa adalah madrasah perilaku. Mengutip pandangan para ulama, beliau mengingatkan bahwa esensi puasa bukan hanya menahan haus dan lapar sejak fajar hingga terbenam matahari.
"Agar pahala puasa menjadi sempurna, seorang Muslim harus menjaga perilaku lahir dan batin. Jika hanya dilakukan secara lahiriah tanpa menjaga perilaku, kita khawatir hanya mendapatkan rasa lapar saja tanpa pahala," tegasnya.
Untuk meraih kesempurnaan tersebut, beliau mengimbau masyarakat untuk:
Menjaga Lisan: Menghindari ghibah (menggunjing) dan berkata sia-sia.
Menata Hati: Menghindari prasangka buruk (su'udzon) terhadap sesama.
Kendali Diri: Mengelola emosi, hawa nafsu, serta menjaga pandangan dari hal yang tidak baik.
Aksi Nyata: Memperbanyak amal kebaikan, termasuk melalui zakat dan sedekah.
Optimalisasi Zakat di Akhir Ramadhan
Sebagai pimpinan BAZNAS Majalengka, beliau juga mengingatkan bahwa ketenangan hati yang dijanjikan Allah di hari ke-25 ini berkaitan erat dengan kepedulian sosial. Melalui zakat, seorang mukmin tidak hanya menyucikan hartanya, tetapi juga membantu kaum dhuafa di Majalengka agar mereka pun tidak lagi merasa takut akan kelaparan dan sedih karena kekurangan.
Beliau berharap masyarakat Kabupaten Majalengka dapat memanfaatkan sisa hari di bulan suci ini dengan memperbanyak i'tikaf dan tadarus. Dengan hati yang bersih, seorang mukmin akan meraih derajat Muttaqin.
BERITA15/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.
Lihat Daftar Rekening →