WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Stimulan Beasiswa Pendidikan bagi Siswa MTSn 10 Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Stimulan Beasiswa Pendidikan bagi Siswa MTSn 10 Majalengka
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Senin (13/04/2026), BAZNAS secara resmi menyalurkan bantuan Stimulan Beasiswa Pendidikan yang ditujukan bagi siswa-siswi MTSn 10 Majalengka. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan ini diterima langsung oleh perwakilan pihak sekolah MTSn 10 Majalengka yang hadir untuk mendampingi proses administrasi santunan bagi para siswa. Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan Majalengka Cerdas, yang bertujuan untuk menekan angka putus sekolah akibat kendala ekonomi. "Kami berharap bantuan stimulan ini dapat meringankan beban orang tua siswa dan menjadi penyemangat bagi anak-anak kita di MTSn 10 Majalengka agar tetap fokus belajar dan meraih cita-cita. Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan untuk mencetak generasi bangsa yang berakhlakul karimah dan berilmu," ujar H. Agus. Pihak MTSn 10 Majalengka menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat tepat sasaran bagi siswa-siswi yang benar-benar membutuhkan dukungan finansial untuk menunjang kebutuhan operasional pendidikan mereka. Program beasiswa stimulan ini merupakan salah satu bentuk nyata optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Majalengka guna memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah. #BAZNASMajalengka #MajalengkaCerdas #ZakatMensejahterakan #BeasiswaPendidikan #MTSn10Majalengka #PendidikanMajalengka #InfoMajalengka #ZakatPemberdayaan
BERITA14/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Stimulan, Ringankan Beban Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu
BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa Stimulan, Ringankan Beban Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Senin (13/04/2026), BAZNAS secara resmi menyalurkan bantuan Stimulan Beasiswa Pendidikan kepada dua mahasiswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bertempat di Ruang Kerja Ketua Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh kedua penerima manfaat, yakni Nurul Anwar, mahasiswa asal Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, dan Siti Hodijah, mahasiswa asal Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh. Investasi SDM melalui Dana Zakat Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa program beasiswa stimulan ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Majalengka dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan. "Pendidikan adalah investasi jangka panjang. BAZNAS hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi putra-putri terbaik Majalengka untuk meraih gelar sarjana. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi Nurul dan Siti untuk terus berprestasi dan kelak dapat menebar manfaat bagi masyarakat," ujar H. Agus. Transparansi dan Tepat Sasaran Penyaluran bantuan ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penentuan penerima manfaat dilakukan melalui proses verifikasi agar bantuan jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan. Nurul Anwar, salah satu penerima beasiswa, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS dan para muzaki (pembayar zakat) di Kabupaten Majalengka. Ia mengaku bantuan ini sangat membantu meringankan beban biaya perkuliahannya di semester ini. Dengan penyaluran beasiswa ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat terus memperluas jangkauan penerima manfaat di masa mendatang, seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #BeasiswaBAZNAS #PendidikanMajalengka #ZakatCerdas #InfoMajalengka
BERITA14/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Liangjulang Melalui Program Majalengka Peduli
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Liangjulang Melalui Program Majalengka Peduli
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat melalui pilar Majalengka Peduli. Pada Senin (13/04/2026), BAZNAS menyerahkan bantuan biaya kesehatan kepada Anesa Utami, seorang warga Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, yang tengah membutuhkan dukungan medis. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara resmi pada pukul 13.00 WIB di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Mengingat kondisi penerima manfaat, penyerahan bantuan diwakili oleh ibunda dari Anesa Utami dan diserahkan langsung oleh Staf Pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Robi Ferdian Rakasiwi. Wujud Nyata Program Strategis Bantuan ini merupakan bagian dari program Majalengka Peduli, yang merupakan satu dari lima program prioritas BAZNAS Kabupaten Majalengka. Program ini dirancang khusus untuk memberikan respons cepat terhadap permasalahan sosial dan kemanusiaan, khususnya bagi warga yang kesulitan dalam mengakses atau membiayai layanan kesehatan. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Anesa Utami. Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan kembali kepada mustahik yang membutuhkan, sesuai dengan komitmen kami dalam program Majalengka Peduli," ujar Robi Ferdian Rakasiwi di sela-sela prosesi penyerahan. Sinergi Membangun Kesejahteraan BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran. Melalui lima program unggulannya, BAZNAS tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga bantuan yang berdampak langsung pada kesejahteraan fisik dan mental masyarakat. Pihak keluarga Anesa Utami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka serta seluruh donatur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. #BAZNASMajalengka #MajalengkaPeduli #ZakatMenyejahterakan #InfoMajalengka #Kemanusiaan #DesaLiangjulang #Kadipaten
BERITA14/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Majalengka Mandiri
Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Majalengka Mandiri
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus mengakselerasi penguatan ekonomi kerakyatan melalui program unggulannya. Pada Senin (13/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha kepada tiga warga Kelurahan Cigasong, Kecamatan Majalengka, sebagai bagian dari implementasi program Majalengka Mandiri. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka dan diserahkan langsung oleh Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Wawan Gunawan, M.M. Drs. Wawan Gunawan menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari pilar Majalengka Mandiri, satu dari lima program prioritas yang menjadi fokus utama BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). "Program Majalengka Mandiri adalah komitmen kami untuk mengubah mustahik menjadi muzaki di masa depan. Melalui bantuan modal usaha ini, kami berharap para penerima manfaat memiliki kemandirian ekonomi dan mampu mengembangkan usaha kecilnya dengan lebih baik," ungkap Drs. Wawan Gunawan saat prosesi penyerahan. Pemberdayaan Masyarakat Cigasong Tiga penerima manfaat asal Kelurahan Cigasong yang mendapatkan dukungan modal usaha kali ini adalah: Ibu Mimin Ibu Desti Ibu Sarah Penyaluran ini merupakan bentuk nyata kehadiran BAZNAS dalam mendukung visi pembangunan daerah, di mana pemberdayaan ekonomi menjadi kunci pengentasan kemiskinan. BAZNAS Kabupaten Majalengka memastikan bahwa seluruh dana yang dikelola disalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang memiliki semangat untuk berwirausaha namun terkendala modal. Dengan penyaluran bantuan ini, diharapkan geliat ekonomi di tingkat kelurahan semakin tumbuh, sejalan dengan semangat transparansi dan profesionalitas BAZNAS dalam mengelola amanah umat.#BAZNASMajalengka #MajalengkaMandiri #ZakatPemberdayaan #EkonomiUmat #ModalUsaha #MajalengkaBertaqwa #WawanGunawan #InfoMajalengka
BERITA14/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Berikan Apresiasi Atas Raihan Prestasi Gemilang Bupati Eman Suherman di TOP BUMD Awards 2026
BAZNAS Majalengka Berikan Apresiasi Atas Raihan Prestasi Gemilang Bupati Eman Suherman di TOP BUMD Awards 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., atas keberhasilannya meraih penghargaan bergengsi sebagai TOP Pembina BUMD 2026. Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan strategis Bupati dalam mendorong performa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Majalengka sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Sinergi Prestasi BUMD Majalengka Keberhasilan Bupati Eman Suherman sebagai pembina terbaik berbanding lurus dengan pencapaian gemilang yang diraih oleh unit usaha daerah, di antaranya: Perumda BPR Majalengka: Meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2026 (Bintang 4). Direktur Utama Perumda BPR Majalengka: Dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan dari dedikasi Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mengelola instansi daerah secara profesional, adaptif, dan inovatif di tengah tantangan ekonomi global. "Kami keluarga besar BAZNAS Majalengka turut bangga atas pencapaian Bapak Bupati. Ini membuktikan bahwa tata kelola pemerintahan dan pembinaan ekonomi daerah berjalan di jalur yang tepat (on the right track). Semoga keberhasilan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Majalengka," pungkasnya. Mendorong Kesejahteraan Masyarakat Pihak BAZNAS berharap prestasi ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan administratif, tetapi juga menjadi stimulan untuk terus meningkatkan layanan publik dan kesejahteraan ekonomi. Penguatan BUMD yang sehat secara finansial dan manajemen tentu akan berdampak positif pada ekosistem ekonomi kerakyatan, yang juga menjadi fokus BAZNAS dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk pengentasan kemiskinan. Dengan semangat Majalengka Hade Gawe, momentum ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, dan lembaga sosial seperti BAZNAS demi mewujudkan Majalengka yang lebih sejahtera dan religius. #BAZNASMajalengka #MajalengkaHadeGawe #MajalengkaLangkungSAE #EmanSuherman #TOPBUMDAwards2026 #BPRMajalengka #InfoMajalengka #PrestasiDaerah
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
PC HIMPAUDI Jatiwangi Apresiasi Program SIGAP:Langkah Nyata Membangun Karakter Mulia Sejak Dini
PC HIMPAUDI Jatiwangi Apresiasi Program SIGAP:Langkah Nyata Membangun Karakter Mulia Sejak Dini
MAJALENGKA Kolaborasi strategis antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dalam meluncurkan program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli) mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari jajaran pendidik di tingkat kecamatan. Salah satu tanggapan positif datang dari Hj. Ani Sriyani, perwakilan Pengurus Cabang (PC) HIMPAUDI Kecamatan Jatiwangi. Di sela-sela kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Gedung BAZNAS Majalengka, beliau mengungkapkan rasa syukur dan optimismenya terhadap program yang digagas oleh lembaga pemerintah non-struktural tersebut. Sinergi Kebaikan untuk Masa Depan Anak Hj. Ani Sriyani menyampaikan bahwa kehadiran Program SIGAP menjadi jawaban atas kebutuhan instrumen pendidikan karakter yang praktis dan aplikatif bagi siswa-siswi PAUD. "Kami sangat bersyukur dan menyambut baik kolaborasi kebaikan ini. Melalui program SIGAP, BAZNAS Majalengka telah memberikan wadah bagi kami di tingkat kecamatan untuk mengajarkan kemandirian dan kepedulian sosial kepada anak-anak didik sejak usia emas mereka," ujar Hj. Ani. Azas Manfaat yang Dirasakan Sekolah Beliau juga menyoroti konsep "Azas Manfaat Kembali" yang menjadi keunggulan program ini. Menurutnya, kepastian bahwa dana infak akan kembali digunakan untuk perbaikan sarana pendidikan dan bantuan sosial di lingkungan sekolah masing-masing merupakan bentuk transparansi yang sangat luar biasa. "Ini adalah sinergi yang luar biasa. Anak-anak belajar bersedekah, dan hasilnya pun kembali untuk kenyamanan mereka belajar, seperti perbaikan fasilitas kelas maupun bantuan bagi teman-teman mereka yang kurang mampu. Kami dari PC HIMPAUDI Jatiwangi siap mengawal dan menyukseskan program ini," tambahnya. Harapan untuk Majalengka Langkung Sae Apresiasi ini menjadi angin segar bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus memperluas jangkauan program SIGAP. Hj. Ani berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi, namun dapat terus berlanjut secara konsisten demi mewujudkan generasi Majalengka yang religius dan memiliki empati tinggi. "Terima kasih kepada Ketua BAZNAS Majalengka dan jajaran atas inisiatif ini. Semoga melalui kepingan infak dari tangan kecil anak-anak kita, keberkahan besar akan mengalir untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Majalengka menuju Langkung Sae," pungkasnya. Kegiatan sosialisasi ini sebelumnya dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, dan dihadiri oleh perwakilan dari 26 kecamatan, sebagai langkah awal memperkuat ekosistem kedermawanan di sektor pendidikan anak usia dini. #BAZNASMajalengka #PCHIMPAUDI #Jatiwangi #ProgramSIGAP #SinergiKebaikan #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Terima Kunjungan Forum Kasie Pelayanan
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Terima Kunjungan Forum Kasie Pelayanan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperluas jangkauan kebermanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kolaborasi lintas sektor. Langkah ini dipertegas dengan diterimanya kunjungan silaturahmi dari Forum Kepala Seksi (Kasie) Pelayanan Kabupaten Majalengka di Kantor BAZNAS Majalengka, Senin (13/04/2026). Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menerima langsung rombongan pengurus forum tersebut di ruang kerjanya pada pukul 14.00 WIB. Pertemuan ini berlangsung hangat dan menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan program kerja di tingkat desa dan kecamatan. Kolaborasi Strategis di Lini Terdepan Dalam pembahasan tersebut, Drs. Uuh Patulloh menekankan pentingnya peran Kasie Pelayanan (sebelumnya dikenal sebagai Kaur Kesra) sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, sinergi antara BAZNAS dan Kasie Pelayanan adalah kunci dalam akurasi penyaluran bantuan. "Kasie Pelayanan adalah pihak yang paling memahami kondisi riil masyarakat (mustahik) di lapangan. Kolaborasi ini bertujuan agar pendayagunaan zakat tepat sasaran serta mampu menyentuh persoalan mendasar di masyarakat secara lebih cepat dan responsif," ujar Uuh Patulloh. Sinkronisasi Tugas dan Fungsi Pertemuan ini juga membedah mengenai integrasi tugas Kasie Pelayanan dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat serta sinkronisasi data kemiskinan. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi: Optimalisasi UPZ Desa: Mendorong peran Kasie Pelayanan dalam menggerakkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap desa. Validasi Data Mustahik: Memastikan bantuan BAZNAS menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan berdasarkan verifikasi aparatur desa. Sosialisasi Program: Sosialisasi bersama mengenai program unggulan BAZNAS Majalengka baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi produktif. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tercipta alur koordinasi yang lebih solid antara kebijakan BAZNAS di tingkat kabupaten dengan teknis pelaksanaan pelayanan di tingkat akar rumput. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS untuk menjadi lembaga utama menyejahterakan umat. Tag: #BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat #MajalengkaRaharjo #KolaborasiZakat #KasiePelayanan
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Buka Sosialisasi SIGAP, Ketua BAZNAS Majalengka: Kita Siapkan Generasi Berkarakter Peduli Sejak Dini
Buka Sosialisasi SIGAP, Ketua BAZNAS Majalengka: Kita Siapkan Generasi Berkarakter Peduli Sejak Dini
MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Program Unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Acara yang berlangsung di Lantai 2 Gedung BAZNAS Majalengka ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) HIMPAUDI se-Kabupaten Majalengka. Tepat pukul 13.00 WIB, H. Agus Asri Sabana membuka kegiatan yang dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat ekosistem filantropi di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan sederajat. Menitipkan Karakter di Pundak Guru Dalam pidato sambutannya, H. Agus menekankan bahwa tantangan pendidikan saat ini bukan hanya soal kecerdasan kognitif, melainkan pembangunan karakter kedermawanan. Ia menyebut para tenaga pendidik adalah ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin melalui aksi nyata berbagi. "Bapak Bupati Majalengka memiliki harapan besar agar semua sektor, termasuk pendidikan usia dini, menjadi Langkung Sae (Lebih Baik). Beban dan amanah mulia itu berada di pundak ibu-ibu dan bapak guru semuanya sebagai pendidik garda terdepan," tegas H. Agus. SIGAP Sebagai Instrumen Edukasi Lebih lanjut, H. Agus menjelaskan bahwa kehadiran Program SIGAP bukan sekadar mekanisme penghimpunan dana semata. Ia menggarisbawahi fungsi program ini sebagai laboratorium sosial bagi anak-anak di tingkat PAUD, KB, RA, dan TK. "Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi merupakan instrumen edukasi bagi generasi muda kita agar terbiasa peka terhadap kondisi sekitarnya," imbuhnya. Dukungan Penuh Struktur Kelembagaan Pembukaan kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi internal BAZNAS. Turut hadir mendampingi Ketua dalam seremoni pembukaan tersebut: H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum) Drs. Uuh Patulloh (Kepala Pelaksana) Uju Juhara, S.Pd. (Kadiv Pengumpulan) Iwan Setiawan (Kadiv Digital Fundraising & Retail) Di akhir sambutannya, H. Agus mengajak seluruh pengurus HIMPAUDI untuk menyambut program ini dengan penuh optimisme. Ia berharap melalui SIGAP, sekolah-sekolah di bawah naungan HIMPAUDI tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki kesalehan sosial yang tinggi. "Mari kita jadikan gerakan sedekah ini sebagai budaya di lingkungan sekolah. Dari hal kecil yang konsisten, kita bangun masa depan anak-anak Majalengka yang lebih peduli dan bermartabat," pungkasnya. #BAZNASMajalengka #KetuaBAZNAS #HAgusAsriSabana #ProgramSIGAP #HIMPAUDIMajalengka #MajalengkaLangkungSae #PendidikanKarakter
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengulas Program SIGAP: Inovasi BAZNAS Majalengka dalam Membangun Kemandirian Sarana Pendidikan
Mengulas Program SIGAP: Inovasi BAZNAS Majalengka dalam Membangun Kemandirian Sarana Pendidikan
MAJALENGKA – Dalam rangkaian sosialisasi bersama HIMPAUDI Kabupaten Majalengka, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., memberikan paparan mendalam mengenai teknis dan filosofi program unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Program ini dirancang sebagai solusi inklusif untuk memperkuat fasilitas pendidikan melalui gerakan filantropi yang dikelola secara mandiri oleh satuan pendidikan. Mekanisme UPZ: Dari Sekolah untuk Sekolah Dalam penjelasannya, H. Muhammad Ridwan menekankan bahwa Program SIGAP dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tiap sekolah. Menurutnya, kekuatan utama program ini terletak pada azas manfaat yang kembali secara utuh ke lingkungan sekolah asal. "Program SIGAP adalah instrumen pengumpulan infak yang sangat fleksibel namun terukur. Dana yang dihimpun dari siswa melalui UPZ sekolah akan dikelola kembali untuk memenuhi kebutuhan sekolah tersebut. Ini adalah wujud nyata dari kemandirian umat di sektor pendidikan," jelas H. Muhammad Ridwan di hadapan perwakilan Pengurus Daerah dan Cabang HIMPAUDI. Tiga Pilar Manfaat SIGAP Lebih lanjut, beliau merincikan tiga kategori utama penyaluran dana SIGAP yang menjadi prioritas bagi sekolah-sekolah di bawah naungan HIMPAUDI, yaitu: Rehabilitasi Sarana Belajar: Memberikan dukungan bagi renovasi ruang kelas atau pengadaan fasilitas penunjang yang mendesak guna kenyamanan siswa. Peningkatan Sarana Ibadah: Memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas tempat ibadah yang layak untuk mendukung pendidikan karakter religius siswa sejak dini. Jejaring Pengaman Sosial Pendidikan: Memberikan bantuan cepat bagi siswa dari keluarga kurang mampu atau bantuan darurat bagi warga sekolah yang tertimpa musibah. Edukasi Melalui Aksi Nyata H. Muhammad Ridwan juga menambahkan bahwa SIGAP bukan sekadar soal angka penghimpunan, melainkan media praktik bagi anak didik untuk memahami arti berbagi. "Melalui koin infak yang dimasukkan siswa ke kotak SIGAP, kita sedang mengajarkan mereka bahwa langkah kecil yang dilakukan secara kolektif dapat membangun musala yang megah atau memperbaiki kelas yang rusak. Ini adalah pendidikan karakter yang nyata," pungkasnya. Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap jajaran pengurus HIMPAUDI dapat segera mengimplementasikan program ini di tingkat kecamatan hingga desa, demi mewujudkan sarana pendidikan anak usia dini yang lebih berkualitas dan representatif di seluruh wilayah Majalengka. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #WakilKetua1 #HIMPAUDIMajalengka #InfakPendidikan #MajalengkaLangkungSae
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Ekosistem Kedermawanan di Sektor Pendidikan, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP Bersama HIMPAUDI
Perkuat Ekosistem Kedermawanan di Sektor Pendidikan, BAZNAS Majalengka Sosialisasikan Program SIGAP Bersama HIMPAUDI
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen memperluas jangkauan edukasi filantropi sejak dini. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Sosialisasi Program Unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli) yang ditujukan bagi jajaran Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang HIMPAUDI Kabupaten Majalengka, bertempat di Lantai 2 Gedung BAZNAS Majalengka, Senin (13/4). Kegiatan ini merupakan langkah strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi infak sekaligus memperkuat karakter kedermawanan di lingkungan pendidikan, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), hingga Taman Kanak-kanak (TK). Menanamkan Karakter Peduli Sejak Dini Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., membuka secara resmi acara tersebut pada pukul 13.00 WIB. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa esensi Program SIGAP bukan sekadar pada penghimpunan dana, melainkan pada nilai edukasi moral bagi generasi penerus. "Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi instrumen edukasi bagi generasi muda kita. Bapak Bupati Majalengka berharap di semua sektor, termasuk pendidikan usia dini, bisa menjadi Langkung Sae (Lebih Baik), dan tanggung jawab besar itu ada di pundak bapak dan ibu guru sekalian," ujar H. Agus. Sinergi dan Transparansi Pengelolaan Pertemuan ini dihadiri oleh 4 orang perwakilan Pengurus Daerah (PD) HIMPAUDI Kabupaten Majalengka serta 26 orang perwakilan Pengurus Cabang (PC) dari seluruh kecamatan. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi mengenai mekanisme Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah serta sistem transparansi penyaluran dana. Turut hadir mendampingi Ketua BAZNAS antara lain: H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV) Drs. Uuh Patulloh (Kepala Pelaksana) Uju Juhara, S.Pd. (Kadiv Pengumpulan) Iwan Setiawan (Kadiv Digital Fundraising & Retail) Mengenal Program SIGAP: Azas Manfaat Kembali Program SIGAP merupakan inisiatif penghimpunan infak dari siswa yang dikelola secara akuntabel melalui UPZ sekolah masing-masing. Keunggulan utama program ini adalah penerapan azas manfaat kembali, di mana dana yang dihimpun akan didistribusikan untuk kepentingan internal lingkungan pendidikan tersebut, meliputi: Perbaikan Sarana Pendidikan: Renovasi ruang kelas atau fasilitas penunjang belajar mengajar. Sarana Ibadah: Pembangunan atau pemeliharaan musala di lingkungan sekolah. Bantuan Sosial: Pemberian santunan bagi siswa kurang mampu atau bantuan darurat bagi warga sekolah yang membutuhkan. Melalui sinergi bersama HIMPAUDI, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap gerakan kedermawanan ini mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang religius, peduli, dan mandiri demi mewujudkan Majalengka yang Langkung Sae. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaq #PendidikanKarakter #MajalengkaLangkungSae #HIMPAUDIMajalengka #FilantropiPendidikan
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pimpinan BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun dan Doa Terbaik untuk Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan
Pimpinan BAZNAS Majalengka Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun dan Doa Terbaik untuk Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan
MAJALENGKA Segenap pimpinan beserta seluruh staf amil Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Wakil Bupati Majalengka, Bapak Dena Muhamad Ramdhan. Momentum hari bahagia ini disertai dengan harapan besar bagi kemajuan pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, mewakili seluruh keluarga besar amil, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang selama ini diberikan oleh Wakil Bupati dalam melayani masyarakat. BAZNAS menilai sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat menjadi kunci penting dalam mewujudkan kesejahteraan umat. "Kami mendoakan agar Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan usia, serta kekuatan lahir dan batin kepada Bapak Dena Muhamad Ramdhan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah," ungkap rilis resmi pimpinan BAZNAS Majalengka. Lebih lanjut, BAZNAS Majalengka berharap agar setiap langkah pengabdian yang dilakukan oleh Wakil Bupati dapat membawa perubahan positif, kemajuan yang signifikan, serta kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi besar daerah untuk mewujudkan Majalengka yang Langkung SAE (Sejahtera, Agamis, dan Harmonis). Pihak BAZNAS juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Terima kasih atas segala dedikasi dan loyalitas Bapak Wakil Bupati dalam membangun daerah. Semoga dedikasi tersebut menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi diri pribadi, keluarga, dan seluruh masyarakat Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSAE #HBDWabupMajalengka #DenaMuhamadRamdhan #ZakatTumbuhBermanfaat #BaznasMulia #InfoMajalengka
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Perkuat Karakter Siswa, Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Urgensi Program SIGAP kepada Kepala Kemenag Baru
Perkuat Karakter Siswa, Ketua BAZNAS Majalengka Paparkan Urgensi Program SIGAP kepada Kepala Kemenag Baru
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka yang baru menjabat, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim. Pertemuan yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Kantor Kemenag Majalengka pada Senin (13/04/2026) pukul 08.00 WIB. Dalam kunjungan resmi ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir didampingi oleh jajaran pimpinan lainnya, yaitu Wakil Ketua 1 H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua 3 Embed Humed, M.Pd., serta Wakil Ketua 4 Drs. H. Idi Purnama, M.M. Kehadiran lengkap jajaran pimpinan ini menunjukkan komitmen kuat BAZNAS dalam mensinergikan program kerja dengan mitra strategis seperti Kementerian Agama. Mengapa Program SIGAP Sangat Penting? Pada pertemuan tersebut, H. Agus Asri Sabana memaparkan urgensi program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Menurutnya, SIGAP bukan sekadar instrumen penghimpunan dana, melainkan sebuah gerakan edukasi berkelanjutan untuk membangun karakter generasi muda. Berikut adalah poin-poin penting mengapa program ini krusial untuk diaplikasikan secara luas: Menanamkan Jiwa Kepedulian Sejak Dini: Program ini melibatkan 300 SD/PAUD/TK untuk melatih empati sosial siswa agar terbiasa peduli terhadap sesama melalui pengelolaan "koin receh". Mekanisme Inklusif dan Sukarela: Melalui penyebaran kencleng (kotak infak) di sekolah-sekolah, siswa diajak berpartisipasi secara sukarela tanpa paksaan. Manfaat Kembali ke Sekolah: Dana yang terhimpun disalurkan kembali (dikembalikan) ke sekolah untuk mendukung berbagai kegiatan pendidikan atau aksi sosial di tingkat sekolah tersebut. Dukungan Regulasi yang Kuat: Program SIGAP telah didukung penuh oleh Pemerintah Daerah melalui Peraturan Bupati (Perbup) No. 92 Tahun 2025, selaras dengan visi Bupati Majalengka dalam membangun kehidupan sosial keagamaan yang "Langkung SAE". Dampak Nyata bagi Pendidikan di Majalengka Hingga Maret 2026, program SIGAP telah menunjukkan keberhasilan yang signifikan. Tercatat total pengembalian dana ke sekolah-sekolah di Majalengka mencapai angka Rp400 juta. "Kami ingin memastikan bahwa melalui sektor pendidikan formal dan informal, jangkauan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dapat diperluas sekaligus memberikan dampak langsung pada kualitas pendidikan anak-anak kita," pungkas H. Agus Asri Sabana. Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama antara BAZNAS dan Kemenag Majalengka untuk terus bersinergi dalam program-program kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka. #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #KemenagMajalengka #SedekahDini #MajalengkaLangkungSAE #KarakterAnak #ZakatPemberdayaan #InfoMajalengka #PendidikanKarakter #SinergiUmat
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pimpinan BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi dengan Kepala Kemenag Baru, Bahas Program SIGAP
Pimpinan BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi dengan Kepala Kemenag Baru, Bahas Program SIGAP
MAJALENGKA Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka yang baru, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., pada Senin (13/04/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat di Gedung Kemenag Majalengka pukul 08.00 WIB ini menjadi momentum penguatan kolaborasi strategis antarlembaga keagamaan di wilayah tersebut. Dalam kunjungan resmi ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir didampingi oleh jajaran pimpinan lainnya, yaitu Wakil Ketua 1 H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua 3 Embed Humed, M.Pd., serta Wakil Ketua 4 Drs. H. Idi Purnama, M.M. Kehadiran pimpinan lengkap ini merupakan bentuk sambutan hangat atas dilantiknya Dr. Hj. Euis Damayanti yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Majalengka, menggantikan Dr. H. Agus Sutisna, S.Ag., M.Pd. yang kini mengemban amanah baru sebagai Kabid Urais Kanwil Kemenag Jawa Barat. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini secara khusus membahas keberlanjutan dan pengembangan program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Program ini dirancang untuk menyasar lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama guna menanamkan nilai-nilai kepedulian dan literasi zakat sejak dini. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi secara intensif. "Kami menyambut baik kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS. Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS adalah kunci dalam membangun umat, khususnya melalui sektor pendidikan. Program SIGAP ini sangat relevan untuk membentuk karakter siswa madrasah agar memiliki jiwa sosial yang tinggi dan memahami pentingnya berbagi melalui instrumen infaq dan sedekah," ujar Dr. Hj. Euis Damayanti. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa koordinasi dengan Kementerian Agama bersifat krusial mengingat irisan tugas kedua lembaga yang sangat erat dalam pelayanan keagamaan dan sosial. "Kehadiran kami hari ini untuk memastikan bahwa kerja sama strategis yang telah terjalin dapat terus meningkat. Dengan kepemimpinan Dr. Hj. Euis, kami optimis Program SIGAP akan menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan. Fokus kita bukan hanya pada penghimpunan dana, melainkan edukasi kepada generasi muda untuk peduli terhadap sesama melalui jalur pendidikan formal di bawah Kemenag," ungkap H. Agus Asri Sabana. Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk segera menyusun langkah teknis pelaksanaan program di lapangan, guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat dan dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KemenagMajalengka #KabupatenMajalengka #Majalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaqGenerasiAnakPeduli #ZakatPemberdayaan #KementerianAgama #BAZNASJawaBarat #SinergiUmat #PendidikanMadrasah #LiterasiZakat #KeluargaBesarKemenag #PemberdayaanUmat
BERITA13/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Strategi Kerja Fleksibel: Kunci Produktivitas dan Keberkahan Ibadah bagi Insan BAZNAS
Strategi Kerja Fleksibel: Kunci Produktivitas dan Keberkahan Ibadah bagi Insan BAZNAS
MAJALENGKA, 13 April 2026 – Di tengah transformasi era digital yang semakin dinamis, sistem kerja fleksibel seperti remote working dan hybrid kini menjadi tren baru yang menuntut adaptasi cepat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya manajemen waktu yang strategis guna memastikan produktivitas kerja tetap berjalan selaras dengan konsistensi ibadah. Humas BAZNAS RI menyampaikan bahwa pola kerja fleksibel bukan sekadar kebebasan mengatur jam operasional, melainkan sebuah amanah untuk menyeimbangkan antara tanggung jawab profesional dan kewajiban spiritual. Disiplin Waktu sebagai Fondasi Utama Fleksibilitas tanpa kedisiplinan sering kali menjadi bumerang bagi efisiensi. Oleh karena itu, para penggiat kerja fleksibel disarankan untuk menetapkan jam kerja utama yang terstruktur. Dengan memiliki jadwal yang jelas, seorang muslim dapat lebih mudah menyisipkan waktu untuk melaksanakan salat tepat waktu di sela kesibukan. Penggunaan to-do list harian dan penghindaran multitasking yang berlebihan juga menjadi poin krusial agar pekerjaan selesai tepat waktu tanpa mengorbankan waktu beribadah maupun waktu bersama keluarga. Prioritas: Kerja adalah Ibadah Dalam perspektif Islam, bekerja merupakan bagian dari ibadah selama diniatkan dengan benar. Menentukan skala prioritas adalah kunci; mendahulukan panggilan Allah (salat) di atas urusan duniawi justru diyakini akan mendatangkan keberkahan yang memperlancar urusan pekerjaan. "Pekerjaan yang dilakukan dengan niat ibadah akan membawa kebaikan yang berlipat ganda. Keberkahan itulah yang membuat waktu yang terbatas menjadi terasa luas dan bermakna," tulis rilis tersebut. Menciptakan Lingkungan dan Menjaga Stamina Selain aspek manajemen waktu, lingkungan kerja yang nyaman dan Islami—seperti memutar murattal Al-Qur'an—dapat meningkatkan fokus serta ketenangan batin. BAZNAS juga mengingatkan agar para pekerja tidak mengabaikan kesehatan fisik. Pola tidur yang teratur, konsumsi makanan halal yang bergizi, serta olahraga rutin adalah investasi penting untuk menjaga konsistensi produktivitas jangka panjang. Melalui penerapan tips kerja fleksibel ini, diharapkan masyarakat, khususnya para pengelola zakat dan muzaki di lingkungan Majalengka, dapat meraih kesuksesan duniawi sekaligus menjaga keistiqamahan dalam beribadah. Keseimbangan inilah yang menjadi ruh dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan religius. #BAZNASMajalengka #KerjaFleksibel #ProduktivitasMuslim #ManajemenWaktu #TipsIbadah #ZakatMembangunUmat #MajalengkaLangkungSae
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Manajemen Waktu ala Rasulullah: Kunci Produktivitas Kerja dan Keberkahan Ibadah
Manajemen Waktu ala Rasulullah: Kunci Produktivitas Kerja dan Keberkahan Ibadah
MAJALENGKA, BAZNAS – Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, menjaga keseimbangan antara tuntutan profesionalisme kerja dan kewajiban spiritual seringkali menjadi tantangan besar bagi umat Islam. Menanggapi fenomena tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, khususnya para muzaki dan mustahik, untuk kembali meneladani gaya hidup Rasulullah SAW dalam mengelola waktu agar tercapai produktivitas yang berorientasi pada keberkahan dunia dan akhirat. Rasulullah SAW merupakan prototipe manusia paling produktif sepanjang sejarah. Beliau bukan sekadar pemimpin umat, melainkan juga seorang pedagang sukses dan kepala keluarga yang harmonis, tanpa sedikit pun mengurangi kualitas penghambaannya kepada Allah SWT. Tiga Pilar Manajemen Waktu Kenabian Berdasarkan sirah nabawiyah, terdapat tiga strategi utama yang dipraktikkan Rasulullah dalam membagi waktu secara proporsional: Optimalisasi Waktu Fajar (The Power of Morning) Rasulullah SAW terbiasa memulai hari sebelum fajar menyingsing. Beliau mengawali aktivitas dengan Shalat Tahajud dan berlanjut hingga Subuh. Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, beliau berdoa: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” Memulai pekerjaan lebih awal terbukti secara ilmiah meningkatkan fokus dan efektivitas kerja. Prinsip Keseimbangan (Tripartit Waktu) Beliau membagi durasi harian secara adil ke dalam tiga aspek: waktu untuk Allah (ibadah), waktu untuk keluarga, dan waktu untuk urusan umat (pekerjaan/sosial). Prinsip ini menekankan bahwa produktivitas sejati tidak boleh mengorbankan hak-hak keluarga maupun hak sang Pencipta. Konsistensi di Atas Kuantitas Islam tidak menuntut beban kerja yang melampaui batas, melainkan menekankan pada istiqomah (konsistensi). Amal atau pekerjaan yang dilakukan secara rutin, meskipun kecil, jauh lebih dicintai Allah dibandingkan pekerjaan besar yang dilakukan hanya sesaat kemudian terhenti. Implementasi di Era Digital Menghadapi tantangan disrupsi digital yang penuh dengan distraksi, BAZNAS Kabupaten Majalengka mendorong para profesional muslim untuk menerapkan langkah-langkah praktis: Niat Sebagai Transformasi Ibadah: Menanamkan keyakinan bahwa bekerja mencari nafkah adalah bagian dari jihad dan ibadah jika dilakukan dengan jujur. Eliminasi Prokrastinasi: Meneladani kesigapan Rasulullah dalam menyelesaikan tugas tanpa menunda-nunda. Manajemen Restorasi Diri: Memanfaatkan waktu istirahat sejenak (qailulah) untuk memulihkan energi fisik dan mental sebelum melanjutkan rutinitas. Mengejar Keberkahan Melalui Zakat Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa produktivitas kerja yang maksimal seharusnya linear dengan peningkatan kepedulian sosial. Keseimbangan hidup tidak hanya soal waktu, tetapi juga soal penyucian harta. "Cara kerja produktif ala Rasulullah tidak hanya menghasilkan materi, tetapi juga keberkahan. Salah satu bentuk nyata keberkahan tersebut adalah ketika hasil kerja kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain melalui zakat, infak, dan sedekah," ungkapnya. Dengan menerapkan manajemen waktu kenabian, diharapkan setiap individu tidak hanya unggul secara karir, namun juga meraih ketenangan batin dan kebahagiaan hakiki.#BAZNASMajalengka #ManajemenWaktu #ProduktifAlaRasul #ZakatMensejahterakan #MajalengkaLangkungSae #EtikaKerjaIslam #IslamProduktif #KeseimbanganDuniaAkhirat
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Keberkahan, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Salurkan ZIS Melalui Lembaga Resmi
Optimalkan Keberkahan, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Salurkan ZIS Melalui Lembaga Resmi
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk menjadi mitra utama masyarakat dalam menunaikan kewajiban Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, BAZNAS menjamin penyaluran dana yang tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan syariat Islam. Mengapa Harus Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka? Menunaikan ZIS melalui BAZNAS bukan sekadar menggugurkan kewajiban, namun memberikan dampak sosial yang terukur. Berikut adalah keunggulannya: Dikelola Secara Profesional: Menggunakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Transparansi Publik: Setiap dana yang masuk dicatat dan dilaporkan secara berkala. Program Pendayagunaan: Dana ZIS tidak hanya diberikan secara konsumtif, tetapi juga produktif melalui program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kemanusiaan bagi warga Majalengka yang membutuhkan. Legalitas Terjamin: Memiliki payung hukum yang kuat dari pemerintah. Dasar Hukum dan Landasan Syar’i Pengelolaan zakat oleh lembaga resmi memiliki landasan yang kuat, baik secara konstitusi maupun agama: 1. Landasan Konstitusi Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2011. 2. Landasan Al-Qur'an Allah SWT berfirman mengenai peran amil (pengelola) zakat dalam menyucikan harta: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) 3. Landasan Hadist Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda saat mengutus Mu’adz bin Jabal ke Yaman: "...Sampaikanlah kepada mereka bahwa Allah mewajibkan zakat atas harta mereka, yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan diberikan kepada orang-orang fakir di antara mereka." (HR. Bukhari dan Muslim) Ajakan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat ekosistem zakat di daerah. "Zakat yang Bapak/Ibu tunaikan melalui BAZNAS Majalengka bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen penting dalam mengentaskan kemiskinan di tanah tercinta ini. Kami hadir untuk memastikan harta Anda menjadi berkah bagi sesama. Mari kita gotong royong membangun Majalengka melalui zakat yang dikelola secara profesional dan akuntabel." Layanan Kemudahan Berdonasi Masyarakat kini dapat menunaikan ZIS dengan mudah melalui layanan daring maupun transfer bank: ???? Layanan Donasi Online: kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI 004601002689569 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313997272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 004601002688563 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132053634100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah 5190301001181 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190301001171 BAZNAS Kab. Majalengka Mari Bersama Menebar Manfaat, Bersihkan Harta dengan Zakat!
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perluas Jangkauan SIGAP, BAZNAS Majalengka Sasar Sosialisasi ke Sektor PAUD dan TK
Perluas Jangkauan SIGAP, BAZNAS Majalengka Sasar Sosialisasi ke Sektor PAUD dan TK
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka resmi mengumumkan langkah strategis untuk mengoptimalkan program unggulan SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli). Dalam upaya memperkuat ekosistem kedermawanan di lingkungan pendidikan, BAZNAS akan memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kelompok Bermain (KB), Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Kanak-kanak (TK). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa percepatan sosialisasi ini bertujuan untuk menyentuh lembaga-lembaga pendidikan yang selama ini belum terakomodasi secara menyeluruh dalam program SIGAP. "Kami ingin menanamkan nilai solidaritas dan karakter peduli sesama sejak usia sedini mungkin. Program SIGAP bukan sekadar penghimpunan, tapi instrumen edukasi bagi generasi muda kita," ujar H. Agus dalam sesi diskusi bersama jajaran Amilin di Kantor BAZNAS Majalengka, Jumat (10/04/2026). Strategi Akselerasi: Gandeng HIMPAUDI 26 Kecamatan Sebagai langkah awal akselerasi tersebut, BAZNAS Majalengka dijadwalkan akan mengundang pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dari 26 kecamatan, serta jajaran Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Majalengka pada minggu kedua April 2026. Pertemuan tersebut dirancang sebagai wadah edukasi mengenai mekanisme Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah, serta transparansi penyaluran dana yang dihimpun. Mengenal Program SIGAP: Dari Siswa untuk Sekolah Program SIGAP merupakan inisiatif penghimpunan infak dari siswa yang dikelola melalui UPZ sekolah masing-masing. Keunggulan utama program ini adalah azas manfaat kembali, di mana dana yang terkumpul disalurkan untuk: Perbaikan Sarana Pendidikan: Renovasi kelas atau fasilitas penunjang belajar. Sarana Ibadah: Pembangunan atau perbaikan musala di lingkungan sekolah. Bantuan Sosial: Pemberian santunan bagi siswa kurang mampu atau bantuan darurat di lingkungan pendidikan. Hingga saat ini, program SIGAP telah berhasil menyalurkan dana hingga ratusan juta rupiah yang dirasakan langsung manfaatnya oleh berbagai sekolah di Kabupaten Majalengka. Dengan masuknya sektor PAUD dan TK, diharapkan cakupan manfaat SIGAP akan semakin luas dan memberikan dampak positif yang lebih masif bagi kualitas pendidikan di wilayah "Kota Angin". Tag: #BAZNASMajalengka #ProgramSIGAP #SedekahInfaq #PendidikanKarakter #MajalengkaLangkungSae #ZakatTumbuhBermanfaat #HIMPAUDIMajalengka #FilantropiPendidikan
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat Mal dan Sedekah Jariyah: Strategi "Investasi Langit" Menuju Stabilitas Finansial di Kuartal II 2026
Zakat Mal dan Sedekah Jariyah: Strategi "Investasi Langit" Menuju Stabilitas Finansial di Kuartal II 2026
MAJALENGKA, BAZNAS Memasuki kuartal kedua (Q2) tahun 2026, dinamika ekonomi pasca-Ramadhan menjadi momentum krusial bagi umat Muslim untuk menata ulang manajemen keuangannya. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya integrasi instrumen Zakat Mal dan Sedekah Jariyah sebagai pilar utama dalam menjaga keberkahan dan stabilitas rezeki. Dalam perspektif syariah, harta bukanlah kepemilikan mutlak, melainkan amanah. Pengelolaan harta melalui zakat bukan sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan investasi spiritual yang berdampak langsung pada tatanan sosial dan ekonomi umat. Membersihkan Harta, Menyucikan Jiwa Landasan utama ibadah ini termaktub dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka...” Zakat Mal berfungsi sebagai instrumen "pembersih" harta, sementara Sedekah Jariyah hadir sebagai aset produktif akhirat yang pahalanya tidak terputus, sebagaimana sabda Rasulullah SAW mengenai tiga perkara yang kekal: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, dan doa anak saleh. Urgensi Pengelolaan di Kuartal Kedua 2026 BAZNAS Kabupaten Majalengka mengidentifikasi tiga alasan utama penguatan zakat saat ini: Evaluasi Aset Pasca-Lebaran: Menghitung kembali nisab dan haul atas aset seperti emas, tabungan, dan hasil usaha. Keseimbangan Ekonomi: Menjaga daya beli para mustahik di wilayah Majalengka setelah masa perayaan. Proteksi Spiritual: Menjadi "asuransi langit" yang memberikan ketenangan di tengah dinamika ekonomi global. Transparansi dan Kemudahan Layanan Sebagai lembaga resmi pemerintah, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen pada prinsip 3 Aman: Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Untuk memudahkan para muzaki dan donatur, kami menyediakan akses layanan donasi yang transparan dan akuntabel. Layanan Donasi Online ???? kabmajalengka.baznas.go.id Daftar Rekening Resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BRI 0046-01-002689-56-9 BAZNAS Majalengka Infaq Bank BSI 7313-997-272 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BRI 0046-01-002688-56-3 BAZNAS Kab. Majalengka Bank BJB 0132-053-634-100 BAZNAS Kab. Majalengka BJB Syariah 5190-301-00118-1 Baz Kab Majalengka Infaq BJB Syariah 5190-301-00117-1 BAZNAS Kab. Majalengka Mari Amankan Rezeki dengan Berbagi Jangan menunda keberkahan. Kontribusi Anda secara nyata membantu menekan angka kemiskinan dan memperkuat kemandirian umat di Kabupaten Majalengka. Karena sejatinya, harta yang kita miliki adalah harta yang kita titipkan di jalan Allah SWT. #ZakatMuMenolongMu #BAZNASMajalengka #ZakatMal #SedekahJariyah #InvestasiLangit2026 #MajalengkaLangkungSae #LayananZakatDigital
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Sampaikan Apresiasi: 11.806 Penerima Manfaat Rasakan Berkah ZIS Selama Maret 2026
Ketua BAZNAS Majalengka Sampaikan Apresiasi: 11.806 Penerima Manfaat Rasakan Berkah ZIS Selama Maret 2026
MAJALENGKA Mengawali kuartal kedua tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi merilis laporan penyaluran Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Langkah ini merupakan wujud komitmen lembaga dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas publik atas dana umat yang dikelola. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. AGUS ASRI SABANA, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat, khususnya para Muzakki, Munfik, dan Mutasodik yang telah menitipkan amanahnya. "Atas nama pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, saya menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak/Ibu para dermawan. Berkat kepercayaan Anda, sepanjang Maret 2026 ini kami telah berhasil menyalurkan manfaat kepada 11.806 jiwa dan lembaga di seluruh pelosok Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana. Penyaluran Berbasis Program Unggulan Dalam laporannya, beliau memaparkan bahwa distribusi dana ZIS dialokasikan secara proporsional melalui lima pilar program unggulan guna menciptakan kesejahteraan umat yang holistik: Majalengka Peduli (Kemanusiaan): Menjadi fokus utama dengan 10.450 penerima manfaat. Program ini mencakup perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), distribusi sembako keluarga prasejahtera, hingga penanganan bencana. Majalengka Taqwa (Dakwah): Menyentuh 1.316 penerima manfaat melalui penguatan syiar Islam dan renovasi sarana ibadah. Majalengka Mandiri (Ekonomi): Memberikan stimulan modal kepada 25 pelaku usaha mikro guna mendorong transformasi Mustahik menjadi Muzakki. Majalengka Cerdas & Sehat: Penyaluran beasiswa bagi pelajar terpilih serta bantuan biaya pengobatan darurat bagi warga yang membutuhkan. Ajakan Menebar Kebaikan H. Agus Asri Sabana juga mengingatkan kembali pesan mulia dalam Hadis Riwayat Muslim bahwa harta tidak akan berkurang karena sedekah. Beliau menegaskan bahwa setiap rupiah yang disetorkan melalui BAZNAS dikelola secara profesional untuk menjadi pembersih harta bagi yang memberi dan menjadi cahaya harapan bagi yang menerima. "Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mempercayakan zakat dan infaknya melalui kanal resmi BAZNAS. Mari kita bersama-sama mewujudkan Majalengka yang lebih berkah, mandiri, dan sejahtera melalui zakat yang memberdayakan," pungkasnya. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan zakat atau melihat laporan lengkap, silakan kunjungi kantor layanan BAZNAS Kabupaten Majalengka atau akses kanal digital resmi kami. #BAZNASMajalengka #LaporanPublik #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaPeduli #AgusAsriSabana #Maret2026 #ZakatPemberdayaan
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengukir Amanah, Melayani Umat: Optimalisasi Kinerja Amil BAZNAS Kabupaten Majalengka
Mengukir Amanah, Melayani Umat: Optimalisasi Kinerja Amil BAZNAS Kabupaten Majalengka
Amanah bukanlah sekadar jabatan, melainkan sebuah pertanggungjawaban besar yang berpijak pada kepercayaan langit dan bumi. Sebagai institusi pengelola zakat di Kabupaten Majalengka, BAZNAS memikul misi mulia: menjembatani kedermawanan para muzaki dengan kebutuhan para mustahik. Optimalisasi kinerja amil bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kewajiban demi mewujudkan kesejahteraan umat yang merata di tanah asri Majalengka. Landasan Spiritual: Zakat Sebagai Pilar Keadilan Menjadi seorang Amil adalah menjadi kepanjangan tangan Allah SWT dalam mendistribusikan keadilan sosial. Allah SWT berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 60: "Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat (amil), para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah..." Ayat ini menegaskan bahwa posisi Amil adalah posisi legal dan syar’i. Namun, posisi ini dibarengi dengan peringatan keras mengenai integritas. Rasulullah SAW bersabda: "Siapa saja yang kami beri tugas melakukan suatu pekerjaan (menjadi amil), lalu kami beri gaji, maka apa yang ia ambil di luar itu adalah harta korupsi (ghulul)." (HR. Abu Daud) Strategi Optimalisasi Kinerja Amil Majalengka Untuk mencapai performa terbaik, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen pada tiga pilar utama: 1. Profesionalisme dan Kompetensi Amilin bukan sekadar pengumpul uang. Mereka harus memiliki kompetensi dalam pemetaan kemiskinan, manajemen keuangan syariah, dan komunikasi yang empatik. Setiap pimpinan dan staf harus terus mengasah diri agar pendayagunaan zakat tepat sasaran dan produktif. 2. Digitalisasi dan Transparansi Di era keterbukaan informasi, masyarakat Majalengka berhak tahu ke mana setiap rupiah zakat mereka mengalir. Melalui sistem pelaporan digital, BAZNAS memastikan bahwa: Pencatatan dilakukan secara real-time. Penyaluran dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan. Audit syariah dan audit keuangan dilakukan secara berkala. 3. Pelayanan Sepenuh Hati (Service Excellence) Komitmen melayani umat berarti memposisikan diri sebagai pelayan, bukan penguasa. Menjemput zakat dengan santun dan menyalurkannya dengan memuliakan martabat penerima adalah kunci keberkahan. Pesan Untuk Amilin, Pimpinan, dan Masyarakat Kepada Rekan-rekan Amilin dan Pimpinan: Mari kita ingat bahwa lelahnya kita dalam mengelola zakat adalah lumbung pahala. Jangan biarkan sedikit pun debu ketidakjujuran menempel pada seragam kita. Integritas adalah harga mati, dan profesionalisme adalah cara kita bersyukur atas amanah ini. Kepada Masyarakat dan Muzaki Majalengka: Terima kasih atas kepercayaan (trust) yang telah Bapak/Ibu berikan. BAZNAS Majalengka hadir sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan adalah amanah yang kami jaga dengan penuh tanggung jawab demi mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan martabat umat di Majalengka. Kesimpulan Optimalisasi kinerja BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah ikhtiar kolektif. Dengan sinergi antara amil yang amanah, pimpinan yang visioner, dan dukungan masyarakat yang dermawan, kita akan mewujudkan Majalengka yang Langkung Sae, sejahtera, dan penuh keberkahan. "Zakat Tumbuh, Umat Tangguh, Majalengka Langkung Sae." #BAZNASMajalengka #ZakatMajalengka #AmilAmanah #TransparansiZakat #OptimalisasiKinerja #MajalengkaLangkungSae #UmatSejahtera #IntegritasAmil
BERITA12/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →