WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Berdayakan Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Program Majalengka Mandiri
Berdayakan Ekonomi Umat, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Modal Usaha Program Majalengka Mandiri
Semangat kemandirian ekonomi terus dipacu oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Melalui program unggulan Majalengka Mandiri, BAZNAS kembali membuktikan bahwa zakat bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bahan bakar utama bagi kebangkitan UMKM lokal. Hari ini, Senin (9/3), komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha yang diharapkan menjadi titik balik kesejahteraan bagi masyarakat kecil di jantung Kabupaten Majalengka. Penyerahan bantuan dilaksanakan tepat pukul 14.51 WIB bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diserahkan kepada Ibu Ria Andriani Megawati, warga Kelurahan Majalengka, Kecamatan Majalengka, yang menjadi salah satu penerima manfaat program pemberdayaan tersebut. Sinergi untuk Kesejahteraan Umat Bantuan modal usaha diserahkan langsung secara simbolis oleh Kepala Divisi Humas Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. Dalam keterangannya, Fijay menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan amanah dari para muzaki (pembayar zakat) yang dititipkan melalui BAZNAS untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat Majalengka. "Penyaluran ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah yang kami kelola benar-benar memberikan dampak produktif. Melalui program Majalengka Mandiri, kami ingin hadir secara nyata untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat," ujar Fijay. Ia juga menambahkan bahwa selain dukungan modal, BAZNAS berharap bantuan ini dapat membawa keberkahan bagi keluarga penerima manfaat serta menjadi jembatan bagi kemajuan usaha kecil di wilayah Kabupaten Majalengka. Apresiasi dari Penerima Manfaat Ibu Ria Andriani Megawati selaku penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya yang mendalam atas kepedulian BAZNAS Majalengka. Menurutnya, dukungan modal ini sangat berarti bagi keberlangsungan dan pengembangan usaha yang sedang ia jalankan. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas perhatian dari BAZNAS Majalengka. Amanah ini akan kami gunakan sebaik-baiknya sebagai modal awal untuk memajukan usaha kami. Semoga menjadi keberkahan bagi para donatur dan seluruh jajaran BAZNAS," ungkap Ria. Dengan terus digulirkannya program Majalengka Mandiri, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap angka kemiskinan dapat ditekan melalui penguatan sektor UMKM yang mandiri dan berdaya saing.#SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Kebaikan: BAZNAS Majalengka Dukung Aksi Sosial Paskibra SMK Widya Nusantara
Sinergi Kebaikan: BAZNAS Majalengka Dukung Aksi Sosial Paskibra SMK Widya Nusantara
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperluas jangkauan kebermanfaatannya, kali ini dengan menggandeng generasi muda dalam aksi kepedulian sosial. Melalui Divisi Digital Fundraising & Retail, BAZNAS menyalurkan bantuan untuk agenda "Berbagi Takjil" yang akan diinisiasi oleh Paskibra SMK Widya Nusantara. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka pada Senin (09/03/2026) pukul 14.56 WIB. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Majalengka, Iwan Setiawan, kepada perwakilan pengurus Paskibra SMK Widya Nusantara. Menyasar Desa Palasah di Bulan Berbagi Rencananya, aksi sosial pembagian takjil ini akan difokuskan di wilayah Desa Palasah, Kecamatan Kertajati. Kolaborasi ini merupakan wujud nyata dukungan BAZNAS terhadap kegiatan positif pelajar yang memiliki kepekaan sosial tinggi di tengah masyarakat. Iwan Setiawan menyampaikan bahwa BAZNAS sangat mengapresiasi semangat para siswa dalam menebar kebaikan. "Kami mendukung penuh inisiatif dari adik-adik Paskibra SMK Widya Nusantara. Ini adalah bentuk pendidikan karakter sekaligus syiar zakat dan sedekah di kalangan milenial. Semoga bantuan ini menjadi pelengkap kebahagiaan bagi masyarakat di Desa Palasah saat berbuka puasa nanti," ujar Iwan di sela-sela penyerahan. Inspirasi Generasi Muda Melalui dukungan ini, BAZNAS Majalengka berharap dapat memicu semangat organisasi kepemudaan dan sekolah lainnya untuk terus berkolaborasi dalam program-program kemanusiaan. Tidak hanya sekadar berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi para pelajar untuk terjun langsung memahami kondisi sosial di pelosok daerah. Pihak Paskibra SMK Widya Nusantara pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Majalengka. Persiapan teknis untuk pendistribusian di Kecamatan Kertajati kini tengah dimatangkan agar aksi tersebut berjalan lancar dan tepat sasaran. Penulis: Tim Media BAZNAS Majalengka#SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan di Masjid Jami Al-Husna Kawunghilir
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan di Masjid Jami Al-Husna Kawunghilir
Semangat menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan terus dipacu oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sebagai bentuk komitmen dalam memuliakan rumah Allah, BAZNAS menyalurkan bantuan sarana keagamaan untuk Masjid Jami Al-Husna, Desa Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, pada Senin (09/03). Penyerahan bantuan ini bertepatan dengan pelaksanaan Safari Ramadhan Batch 5 Pemerintah Kabupaten Majalengka. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat Kawunghilir menjadi bukti nyata sinergi antara ulama, umaro, dan lembaga zakat dalam membangun kemaslahatan umat. Momen Khidmat Menjelang Safari Ramadhan Prosesi penyerahan bantuan berlangsung penuh kekeluargaan sebelum dimulainya agenda utama Safari Ramadhan Pemkab Majalengka. Di hadapan para jamaah yang mulai memadati area masjid, Wakil Ketua 3 BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., menyerahkan bantuan secara langsung kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Husna, Dede Hapidin. Bantuan ini dialokasikan untuk penunjang fasilitas masjid guna memastikan masyarakat Desa Kawunghilir dapat menjalankan ibadah, mulai dari salat wajib hingga tarawih, dengan lebih nyaman dan khusyuk selama bulan penuh ampunan. Wujud Kepedulian untuk Kemakmuran Masjid Dalam sambutannya, Wakil Ketua 3 BAZNAS Majalengka, Embed Humed, M.Pd., menegaskan bahwa BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan bagi para muzaki (pembayar zakat) dan mustahik (penerima manfaat). Beliau menyampaikan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS harus kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat yang konkret. "Kami berharap bantuan sarana keagamaan ini dapat menambah semangat jamaah dalam memakmurkan masjid, terlebih di momen Ramadhan yang penuh berkah ini. Masjid adalah jantung kegiatan umat, dan kami ingin jantung itu berdetak lebih kuat dengan fasilitas yang memadai," ujar Embed Humed. Sinergi Membangun Umat Program ini merupakan bagian dari rangkaian distribusi bantuan BAZNAS selama bulan Ramadhan yang menyasar berbagai wilayah di Kabupaten Majalengka. Dengan adanya dukungan sarana ini, diharapkan Masjid Jami Al-Husna tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat peradaban dan kegiatan sosial bagi warga sekitar. Redaksi BAZNAS Kabupaten Majalengka Membangun Umat, Menyejahterakan Rakyat. #safari ramadhan #SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Dukung Safari Ramadhan Pemkab Majalengka, BAZNAS Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kawunghilir
Dukung Safari Ramadhan Pemkab Majalengka, BAZNAS Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kawunghilir
adan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam menebar kebaikan di bulan suci. Sejalan dengan program Safari Ramadhan Batch 5 yang digelar Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS mendistribusikan ratusan paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan yang berpusat di Desa Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, pada Senin (09/03/2026) ini menjadi momentum penguatan sinergi antara ulama, umaro, dan lembaga zakat dalam membantu meringankan beban ekonomi warga. Sasar Mustahik di 4 Kecamatan Penyaluran bantuan ini tidak hanya berfokus pada satu titik, melainkan menyasar desa-desa yang tersebar di empat wilayah kecamatan strategis, yaitu: Kecamatan Cigasong Kecamatan Sukahaji Kecamatan Majalengka Kecamatan Panyingkiran Masing-masing desa di wilayah tersebut mendapatkan alokasi 10 paket sembako yang diperuntukkan bagi para mustahik (penerima manfaat) yang telah terdata. Penyerahan Simbolis oleh Bupati Majalengka Puncak acara yang berlangsung pukul 17.00 WIB di Desa Kawunghilir dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Majalengka dengan didampingi oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka. "Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dan BAZNAS di tengah masyarakat. Semoga paket sembako ini dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi keluarga penerima di bulan yang penuh mulia ini," ujar pihak BAZNAS di sela-sela acara. Distribusi Tepat Waktu dan Terukur Untuk menjamin kelancaran acara utama Safari Ramadhan, petugas BAZNAS bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari masing-masing kecamatan telah bergerak lebih awal. Pendistribusian paket sembako untuk desa-desa di luar lokasi utama telah diselesaikan di Kantor Desa Kawunghilir sebelum kegiatan seremonial dimulai. Langkah taktis ini diambil agar proses pembagian tetap tertib, aman, dan tepat sasaran tanpa mengganggu kekhusyukan rangkaian Safari Ramadhan. Dengan adanya kolaborasi ini, BAZNAS Majalengka berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh, memastikan bahwa kebahagiaan Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.#SigapBaznas #safariramadhanbaznas #safariramadhan #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua Baznas Majalengka Salurkan Rp400 Juta Dana SIGAP ke 300 Sekolah Dasar
Ketua Baznas Majalengka Salurkan Rp400 Juta Dana SIGAP ke 300 Sekolah Dasar
Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., CMe., CPArb., memaparkan laporan pertanggungjawaban program Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli (SIGAP) dalam acara penyaluran dana di Aula Islamic Center, Senin (9/3/2026). Dalam sambutannya, H. Agus mengungkapkan bahwa total dana yang dikembalikan kepada pihak sekolah mencapai Rp400 juta. Dana tersebut bersumber dari sedekah sukarela siswa yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekitar 300 Sekolah Dasar selama kurang lebih satu tahun terakhir. "Besaran yang diterima setiap sekolah bervariasi, tergantung pada akumulasi infak yang berhasil dihimpun oleh UPZ masing-masing. Hari ini kami kembalikan titipan tersebut dalam bentuk dana untuk kemaslahatan di lingkungan sekolah mereka sendiri," jelas Agus. Ia juga menekankan bahwa meski penyaluran ini bertepatan dengan momentum menjelang Idul Fitri, SIGAP merupakan program berkelanjutan yang sudah berjalan sejak Agustus tahun lalu. Pihak Baznas berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dalam pengelolaan dana ini guna menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di dunia pendidikan.#SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tegaskan Bukan Pungli, Bupati Eman Suherman Apresiasi Program SIGAP sebagai Media Edukasi Moral
Tegaskan Bukan Pungli, Bupati Eman Suherman Apresiasi Program SIGAP sebagai Media Edukasi Moral
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi program Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli (SIGAP) yang diinisiasi oleh Baznas Majalengka. Dalam penyaluran dana yang berlangsung di Aula Islamic Center (9/3), Bupati menegaskan bahwa program ini adalah murni bagian dari pendidikan karakter, bukan pungutan liar (pungli). "Jangan sampai ada penafsiran salah. SIGAP ini adalah komitmen bersama untuk mendidik anak-anak kita. Nilainya tidak ditentukan, bahkan sekecil apa pun itu adalah latihan kepedulian. Ini murni pendidikan moral di sekolah," tegas Bupati Eman. Lebih lanjut, Bupati menilai program ini selaras dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan masyarakat yang religius dan memiliki jiwa sosial yang kuat (Langkung SAE). Beliau berharap kedepannya seluruh kecamatan di Majalengka dapat terlibat penuh dalam gerakan ini. Menurutnya, keberhasilan SIGAP tidak boleh hanya diukur dari nominal rupiah yang terkumpul, melainkan dari dampak jangka panjang terhadap mentalitas generasi muda. "Tujuannya adalah mencetak kader-kader anak yang sholeh, sholehah, dan memiliki empati tinggi terhadap sesama," pungkasnya.#SIGAPBaznasMajalengka #SigapBaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Bupati Majalengka Buka Penyaluran Dana SIGAP Baznas: Wujudkan Karakter Generasi Peduli
Bupati Majalengka Buka Penyaluran Dana SIGAP Baznas: Wujudkan Karakter Generasi Peduli
MAJALENGKA Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka acara penyaluran kembali titipan dana Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli (SIGAP) yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka. Acara yang mengusung tema "Berbagi Kasaean, Menebar Keberkahan" ini berlangsung khidmat di Aula Islamic Center, Senin pagi (9/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Sekolah Dasar dari seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Penyerahan dana secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati dengan didampingi oleh Ketua Baznas Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si. Dalam sambutan pembukaannya, Bupati menekankan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni pembagian bantuan, melainkan simbol sinergi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan institusi pendidikan. Beliau berharap program ini menjadi pemicu semangat gotong royong di lingkungan sekolah. "Momentum ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi kita semua dapat melahirkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi dunia pendidikan di Majalengka," ujar Bupati saat membuka acara.#sigapBAZNASMajalengka #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Langkah Nyata Sang Pemimpin: Bupati Majalengka Bayar Zakat Mal Tunai di Acara Baznas
Langkah Nyata Sang Pemimpin: Bupati Majalengka Bayar Zakat Mal Tunai di Acara Baznas
MAJALENGKA – Pemandangan inspiratif tersaji di tengah agenda resmi Pemerintah Kabupaten Majalengka pada Senin pagi, 9 Maret 2026. Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., menunjukkan keteladanan dengan menunaikan langsung kewajiban Zakat Mal miliknya melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka. Momen ini berlangsung sesaat setelah Bupati membuka secara resmi agenda Pendistribusian Dana SIGAP bagi ratusan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Majalengka. Simbol Transparansi dan Kepedulian Aksi membayar zakat secara tunai di lokasi acara ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan pesan kuat bagi masyarakat. Dengan membayar di hadapan publik, Bupati ingin mengedukasi pentingnya transparansi dan kepercayaan terhadap lembaga resmi pemerintah. "Ini adalah bentuk komitmen pribadi sekaligus pengingat bagi kita semua, khususnya para ASN dan warga yang mampu, bahwa membersihkan harta adalah kewajiban yang mendatangkan berkah bagi daerah kita," ungkap Bupati Eman. Sinergi Tokoh dan Pengusaha Majalengka Keteladanan Bupati ini segera diikuti oleh para pimpinan daerah dan tokoh usaha lainnya. Langkah serupa juga dilakukan oleh: Wakil Bupati Majalengka Ketua Kadin Kabupaten Majalengka Ketua HIPMI Kabupaten Majalengka Prosesi pembayaran zakat yang khidmat ini disaksikan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, jajaran MUI, serta unsur Forkopimda Majalengka. Kehadiran lintas sektor ini menandakan solidnya sinergi antara ulama, umaro (pemerintah), dan pengusaha dalam membangun kesejahteraan umat melalui zakat. Dampak bagi Masyarakat Dana zakat yang terkumpul, termasuk melalui program SIGAP, nantinya akan disalurkan kembali untuk berbagai program sosial, bantuan pendidikan, dan pengentasan kemiskinan di Majalengka. Kehadiran Bupati dan jajaran pengusaha di meja Baznas pagi ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan zakat massal di Bumi Sindangkasih.
BERITA10/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hadir di Acara SAE Ekraf, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Bulan Ramadhan
Hadir di Acara SAE Ekraf, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Bulan Ramadhan
MAJALENGKA, BAZNAS – Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Nursiwanjaya, menghadiri kegiatan SAE (Sajian Apresiasi Dan Ekspresi) yang diselenggarakan oleh Komite Ekonomi Kreatif (EKRAF) Kabupaten Majalengka pada hari ini, Minggu (08/03/2026). Acara yang berlangsung khidmat di tengah suasana bulan suci Ramadhan ini dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Kehadiran BAZNAS dalam forum ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi umat, khususnya bagi para pelaku UMKM dan industri kreatif di Majalengka. Momentum Ramadhan dan Hari Musik Nasional Kegiatan SAE tahun ini terasa spesial karena bertepatan dengan momentum Hari Musik Nasional. Selain menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat kebersamaan di bulan Ramadhan, acara ini juga menjadi ruang strategis bagi pelaku seni dan industri musik lokal untuk berekspresi. Bupati Majalengka dalam sambutannya menekankan bahwa musik bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari ekspresi budaya yang mampu membangun karakter masyarakat dan memperkuat identitas daerah. "Melalui kolaborasi antara pelaku UMKM, insan kreatif, dan musisi lokal, kita berharap tercipta ekosistem ekonomi yang produktif, inspiratif, dan bernilai sosial tinggi," ujar Bupati Eman Suherman saat membuka acara. Fokus Pemberdayaan Ekonomi dan Kepedulian Sosial Kehadiran Dewan Pengawas BAZNAS, Drs. H. Nursiwanjaya, menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung program pemerintah daerah terkait pemberdayaan ekonomi. Beberapa poin utama yang menjadi dasar kegiatan ini meliputi: Pemberdayaan UMKM: Memberikan ruang promosi dan interaksi langsung guna meningkatkan daya saing produk lokal. Penguatan Sektor Kreatif: Mendukung industri musik lokal sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah. Kepedulian Sosial: Mengintegrasikan nilai-nilai berbagi dan kebersamaan khas bulan Ramadhan dalam setiap aktivitas ekonomi. Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat Melalui kegiatan SAE, BAZNAS berharap dapat terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Komite Ekraf, untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah dapat disalurkan melalui program produktif yang menyentuh sektor kreatif dan UMKM. Hal ini sejalan dengan visi BAZNAS dalam menyejahterakan umat dan mengentaskan kemiskinan melalui jalur kemandirian ekonomi. Acara SAE ditutup dengan penampilan musik lokal dan bazar UMKM yang disambut antusias oleh masyarakat Majalengka yang tengah menjalankan ibadah puasa. Editor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Kategori: Berita Kegiatan / Pemberdayaan Ekonomi#EkrafMajalengka #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Air Mata Presiden Prabowo Tumpah untuk Palestina: BAZNAS Adalah Bukti Nyata Kepedulian Umat Indonesia!
Air Mata Presiden Prabowo Tumpah untuk Palestina: BAZNAS Adalah Bukti Nyata Kepedulian Umat Indonesia!
MAJALENGKA Sebuah momen bersejarah nan mengharukan tercipta di Istana Merdeka. Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan dedikasi luar biasa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam menyalurkan amanah umat hingga ke titik terdalam krisis kemanusiaan di Palestina. Dalam agenda silaturahmi bersama kiai dan ulama se-Indonesia, Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS. Beliau menegaskan bahwa BAZNAS bukan sekadar lembaga pengelola zakat, melainkan Wajah Kepedulian Bangsa Indonesia di mata dunia. "BAZNAS telah mewakili nurani rakyat Indonesia dan umat Islam. Pemerintah akan berdiri di depan untuk mendukung penuh setiap distribusi bantuan, termasuk melalui jalur udara agar bantuan sampai dengan selamat di tangan saudara-saudara kita di Palestina," tegas Presiden dengan nada bergetar. Tanggapan Eksklusif Ketua BAZNAS Majalengka Merespons apresiasi fantastis dari Presiden RI, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyatakan bahwa momentum ini adalah suntikan energi bagi seluruh amil di daerah untuk terus berkhidmat. "Melihat Bapak Presiden sampai meneteskan air mata adalah bukti betapa besarnya penderitaan di Palestina dan betapa mulianya tugas yang sedang diemban BAZNAS. Ini adalah amanah yang maha berat sekaligus membanggakan bagi kami di tingkat daerah," ungkap H. Agus Asri Sabana dengan penuh semangat. Beliau menambahkan bahwa keberhasilan BAZNAS RI di kancah internasional adalah cerminan dari kedermawanan masyarakat di daerah, termasuk warga Majalengka. "Apresiasi Presiden ini adalah milik kita semua, termasuk warga Majalengka yang telah menitipkan zakat dan sedekahnya. Kami di BAZNAS Majalengka siap menjadi garda terdepan untuk menghimpun kekuatan dari Bumi Sindangkasih. Mari kita tunjukkan bahwa dari Majalengka, kita bisa ikut mengubah nasib anak-anak di Gaza. Zakat kita adalah harapan mereka!" tegasnya. Aksi Nyata BAZNAS di Jalur Gaza: Hingga saat ini, donasi yang dikelola BAZNAS telah menjelma menjadi: Ribuan paket pangan siap saji yang menembus kamp pengungsian. Instalasi air bersih di tengah blokade total. Layanan medis darurat dan obat-obatan esensial. Hunian sementara dan fasilitas pendidikan bagi yatim piatu di Palestina. Setiap rupiah yang Anda salurkan melalui BAZNAS Majalengka adalah peluru kemanusiaan yang menghancurkan keputusasaan saudara-saudara kita di sana. #BaznasRI #BaznasMajalengka #ZakatIndonesia #Ramadhan1447H #IndonesiaUntukPalestina #PrabowoSubianto #KemanusiaanTanpaBatas
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengetuk Pintu Langit di Penghujung Ramadhan: Amalan Hari ke-18
Mengetuk Pintu Langit di Penghujung Ramadhan: Amalan Hari ke-18
Tanpa terasa, kita telah melewati separuh perjalanan bulan suci dan kini berpijak di hari ke-18 Ramadhan. Suasana batin biasanya mulai berubah; antara rasa syukur karena telah bertahan, dan sedikit cemas melihat Ramadhan yang perlahan mulai berpamitan. Di fase ini, semangat tidak boleh kendor. Justru, hari ke-18 adalah momentum "pemanasan" sebelum kita memasuki sepuluh malam terakhir yang penuh kemuliaan. Amalan Utama di Hari ke-18 Agar Ramadhan kita tidak berlalu sekadar menahan lapar dan dahaga, berikut adalah beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk diperkuat hari ini: Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur: Menjelang fajar adalah waktu mustajab. Luangkan waktu sejenak sebelum imsak untuk memohon ampunan. Menjaga Kualitas Shalat: Tingkatkan kekhusyukan Tarawih dan sempurnakan Shalat Rawatib (sunnah sebelum dan sesudah shalat fardhu). Tadabbur Al-Qur'an: Jika target khatam masih jauh, hari ke-18 adalah saatnya mengejar ketertinggalan dengan memahami maknanya. Sedekah Harian: Sedekah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang berlipat ganda dan menjadi bukti kepedulian sosial kita. Sempurnakan Puasa dengan Zakat Fitrah Puncak dari ibadah puasa kita adalah penyucian jiwa dan harta. Rasulullah SAW mewajibkan Zakat Fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa sekaligus sebagai sumber kebahagiaan bagi fakir miskin di hari raya. Mengapa harus menyegerakan Zakat Fitrah? Selain agar kewajiban tertunaikan lebih awal, hal ini memudahkan distribusi bantuan kepada saudara-saudara kita di wilayah Majalengka agar mereka dapat menyambut Idul Fitri dengan layak. Mari Berzakat dengan Cara yang Mudah & Berkah Bagi masyarakat Majalengka yang ingin membersihkan harta dengan cara yang praktis, amanah, dan transparan, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan berbagai kanal pembayaran resmi: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
18 Hari Berlalu: Fase Ujian Titik Jenuh
18 Hari Berlalu: Fase Ujian Titik Jenuh
Biasanya, di minggu-minggu awal, semangat kita menggebu-gebu. Masjid penuh, tilawah lancar, dan sedekah jor-joran. Namun, memasuki hari ke-18, tantangan sebenarnya muncul: Euforia mulai pudar: Rasa kantuk saat tarawih mulai menang lawan semangat. Fokus terbagi: Pikiran mulai melayang ke persiapan mudik, baju lebaran, atau menu open house. Lelah fisik: Tubuh mulai merasakan akumulasi kurang tidur selama dua pekan lebih. Audit Amalan: Cek "Dashboard" Ibadahmu Coba luangkan waktu 5 menit untuk jujur pada diri sendiri. Gunakan indikator sederhana ini: Indikator Kondisi Saat Ini Target Akhir Ramadan Kualitas Salat Masih buru-buru? Lebih khusyuk & tepat waktu Interaksi Al-Qur'an Sudah berapa juz? Minimal khatam atau paham maknanya Sedekah Subuh Sering lupa? Rutin setiap hari tanpa absen Lidah & Hati Masih suka mengeluh? Perbanyak zikir & jaga lisan Strategi "Gigi Lima" Menuju Akhir Jangan biarkan Ramadan berlalu hanya sebagai ritual menahan lapar. Mumpung masih ada waktu, yuk kita optimalkan lagi dengan cara: Evaluasi Niat: Ingat kembali kenapa kita berpuasa. Bukan karena kebiasaan, tapi karena iman. Kualitas di Atas Kuantitas: Jika tidak sempat baca satu juz, bacalah satu lembar namun dengan tadabur (pendalaman makna) yang mendalam. Manfaatkan Golden Hours: Waktu menjelang berbuka dan sepertiga malam adalah waktu mustajab. Jangan habiskan hanya untuk scrolling media sosial. Persiapan Lailatul Qadar: Jangan tunggu malam ke-27 saja. Mulailah kencangkan ikat pinggang sejak malam ini untuk menjemput malam yang lebih baik dari seribu bulan. "Ramadan itu seperti tamu yang sangat mulia. Ia akan segera pergi. Pertanyaannya, apakah kita menjamunya dengan layak, atau kita justru sibuk dengan urusan kita sendiri saat ia bertamu?" Ayo, mumpung masih ada sisa hari yang sangat berharga, mari kita 'gaspol' lagi amalan kita!
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ramadan Hari Ke-18: Saat Langit Riuh dengan Doa Malaikat untuk Kita
Ramadan Hari Ke-18: Saat Langit Riuh dengan Doa Malaikat untuk Kita
Ramadan tidak terasa telah melangkah jauh. Kita kini berada di Fase Maghfirah—sepuluh hari kedua yang penuh dengan curahan ampunan. Namun, hari ke-18 memiliki magnet tersendiri. Ini bukan sekadar angka, melainkan sebuah gerbang emas di mana rahmat Allah turun melalui lisan-lisan suci para malaikat. Mengapa hari ke-18 begitu krusial bagi perjalanan spiritual kita? Mari kita selami maknanya lebih dalam. Keutamaan yang Mengetuk Pintu Langit Pada hari ini, ada "kado" istimewa yang dipersiapkan bagi mereka yang menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan: Lobi Langit oleh Para Malaikat: Bayangkan, Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril, Mikail, Israfil, hingga para pemikul Arasy untuk turun dan memohonkan ampunan khusus bagi umat Nabi Muhammad SAW yang berpuasa hari ini. Kita didoakan oleh makhluk yang tidak pernah bermaksiat kepada-Nya. Ridha Allah untuk Orang Tua: Salah satu keutamaan paling menyentuh pada malam ke-18 adalah seruan malaikat bahwa Allah telah ridha kepada si hamba yang beribadah, sekaligus kepada kedua orang tuanya. Ini adalah momen terbaik untuk berbakti lewat jalur langit. Pahala Setara Pejuang Badar: Secara spiritual, hari ke-18 menjanjikan pahala yang sangat besar, diserupakan dengan pahala para syuhada Perang Badar—sebuah kemenangan bersejarah yang mengubah wajah peradaban Islam. Memaksimalkan "Sisa Napas" Ramadan Agar hari ke-18 ini tidak berlalu begitu saja sebagai rutinitas menahan lapar, ada beberapa amalan yang bisa kita kencangkan: Basahi Lidah dengan Istighfar: Di fase ampunan ini, setiap Astaghfirullah yang terucap adalah penghapus noda di hati. Jangan biarkan satu jam pun berlalu tanpa memohon ampun. Perisai Kesabaran: Puasa adalah latihan sabar tingkat tinggi. Sabar dalam ketaatan, sabar menjauhi maksiat, dan sabar menghadapi segala ujian keseharian. Sedekah Tanpa Syarat: Lipat gandakan kedermawanan Anda. Sedekah di bulan Ramadan bukan hanya soal materi, tapi tentang membersihkan jiwa dan menjemput keberkahan yang berlipat. Menjaga Spirit Tarawih: Jangan biarkan saf mulai maju (berkurang). Istiqomah dalam tarawih adalah kunci untuk meraih ridha Allah yang dijanjikan pada malam ini. Doa Hari Ke-18: Mengikat Hati pada Kebaikan Sebagai penutup ibadah hari ini, mari kita hayati doa yang indah ini: "Ya Allah! Jadikanlah aku di antara orang-orang yang mencintai sahabat-sahabat-Mu, menentang musuh-musuh-Mu, dan mengikuti jalan Nabi Penutup, wahai Pelindung hati para Nabi." Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Menahan Lapar Ramadan hari ke-18 adalah momentum peningkatan kesadaran diri (spiritual awareness). Gunakan sisa waktu yang ada untuk bertransformasi. Jangan sampai puasa kita hanya menyisakan haus dan dahaga, sementara ampunan malaikat dan ridha Allah terlewat begitu saja. Mari jadikan setiap detik di fase maghfirah ini sebagai langkah pasti menuju pribadi yang lebih bersih dan dicintai-Nya.
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka Ajak Umat Muslim Optimalkan Ibadah di 12 Hari Terakhir Ramadhan
Ketua BAZNAS Majalengka Ajak Umat Muslim Optimalkan Ibadah di 12 Hari Terakhir Ramadhan
MAJALENGKA – Mengasuki hari ke-19 Ramadhan 1447 H, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan pesan menyentuh bagi seluruh umat Muslim di Kabupaten Majalengka. Ia mengajak masyarakat untuk tidak kendor dan justru meningkatkan intensitas ibadah di sisa waktu 12 hari menjelang Idul Fitri. Menurut H. Agus Asri Sabana, hari ke-19 merupakan jembatan krusial menuju fase Itqun Minan Nar atau pembebasan dari api neraka yang terdapat pada sepuluh malam terakhir. Momentum Muhasabah dan Evaluasi Diri Dalam pesannya, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya melakukan muhasabah atau evaluasi diri di pengujung fase kedua Ramadhan (fase ampunan). Beliau mengingatkan agar euforia persiapan menyambut lebaran, seperti belanja kebutuhan fisik, tidak mengalahkan semangat ibadah. "Tanyakan pada diri kita masing-masing, apakah kualitas shalat dan tilawah kita meningkat, atau justru menurun karena fokus kita teralihkan pada persiapan Idul Fitri? Hari ke-19 ini adalah alarm agar kita kembali mengisi 'bahan bakar' spiritual agar tetap tangguh hingga garis finis," ujar H. Agus. Menjaga Istiqamah Menuju Lailatul Qadar Lebih lanjut, H. Agus Asri Sabana memaparkan tiga langkah strategis bagi umat Muslim untuk menjaga kualitas ibadah di sisa Ramadhan ini: Memperbaiki Kualitas Puasa: Bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi benar-benar menjaga lisan, hati, dan pikiran dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Memaksimalkan Sedekah dan Zakat: Sebagai lembaga yang mengelola zakat, ia mengingatkan bahwa sedekah di penghujung Ramadhan adalah pembersih jiwa dan penyempurna ibadah. Menyiapkan Fisik untuk Itikaf: Menjaga kesehatan dengan pola makan seimbang saat sahur dan buka agar tubuh tetap fit untuk berburu malam Lailatul Qadar. Doa dan Harapan Beliau juga mengajak masyarakat untuk sering memanjatkan doa agar segala amal ibadah yang telah dijalankan selama 19 hari ini diterima oleh Allah SWT. Salah satu doa yang dianjurkan adalah memohon agar Allah memudahkan jalan menuju kebaikan dan tidak mengharamkan keberkahan Ramadhan bagi kita. "Ramadhan sangat singkat. Jangan sampai kita termasuk golongan orang yang merugi karena membiarkan bulan suci ini berlalu tanpa mendapatkan ampunan dan keberkahan yang nyata. Mari kita kencangkan ikat pinggang untuk ibadah di 12 hari terakhir ini," pungkasnya. Editor: Tim Media BAZNAS Majalengka#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Mengetuk Pintu Langit di Hari ke-19 Ramadan: Seruan BAZNAS Majalengka untuk Memperkuat Taqwa
Mengetuk Pintu Langit di Hari ke-19 Ramadan: Seruan BAZNAS Majalengka untuk Memperkuat Taqwa
MAJALENGKA – Tidak terasa, perjalanan spiritual kita di bulan suci Ramadan telah memasuki hari ke-19. Suasana syahdu kian terasa seiring dengan semakin dekatnya kita pada fase sepuluh malam terakhir. BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh umat Muslim di Kota Angin ini untuk sejenak merenung dan memperkencang ikat pinggang ibadah, mengingat besarnya kemuliaan yang Allah SWT janjikan pada hari ini. Kemuliaan Hari ke-19: Derajat Tinggi di Surga Firdaus Pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa setiap detik di bulan Ramadan adalah permata, namun hari ke-19 memiliki keistimewaan tersendiri. Berdasarkan rujukan dalam literatur Islam, terdapat beberapa keutamaan spesifik yang menjadi kabar gembira bagi mereka yang istikamah: Peningkatan Derajat di Surga Firdaus: Allah SWT berjanji akan mengangkat derajat hamba-Nya yang berpuasa dan menghidupkan malam ke-19 dengan shalat Tarawih ke tingkatan tertinggi di Surga Firdaus. Keberkahan hingga Alam Kubur: Dalam kitab Durratun Nasihin, disebutkan bahwa malaikat akan berziarah ke kuburan orang-orang yang menjaga puasa hari ke-19 dengan membawa hadiah dan cahaya, menandakan bahwa amal shaleh hari ini akan menjadi pembela kita di alam barzakh. Gerbang Lailatul Qadar: Malam ke-19 sering dipandang sebagai "pintu masuk" menuju fase Itikaf. Sebagian ulama berpendapat bahwa potensi turunnya Lailatul Qadar sudah mulai terpancar sejak malam ini, menuntut kita untuk meningkatkan kewaspadaan spiritual. Seruan Ibadah: Pesan Pimpinan BAZNAS Majalengka Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mengendorkan semangat. "Jangan biarkan masjid-masjid kita mulai sepi di saat Allah justru sedang membuka pintu Surga Firdaus seluas-luasnya. Mari kita jadikan hari ke-19 ini sebagai batu loncatan menuju kemenangan di sepuluh malam terakhir," ujar beliau. Adapun amalan utama yang dianjurkan untuk warga Majalengka adalah: Memaksimalkan Shalat Tarawih dan Witir: Sebagai sarana penggugur dosa dan pengangkat derajat. Memperbanyak Tadarus Al-Qur'an: Menghidupkan cahaya di dalam rumah dan hati. Persiapan Itikaf: Mulai meluruskan niat untuk berdiam diri di masjid pada malam-malam ganjil mendatang. Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS): Ibadah puasa tidak lengkap tanpa kepedulian sosial. BAZNAS Majalengka siap memfasilitasi zakat Anda untuk disalurkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan di pelosok desa. Penutup Ramadan akan segera berlalu, namun kesempatan untuk meraih Firdaus masih terbuka lebar. Mari warga Majalengka, kita penuhi hari ke-19 ini dengan lantunan doa dan tangan yang ringan untuk berbagi. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita dengan malam kemuliaan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka: Amanah, Transparan, dan Tepat Sasaran.
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Amanah Muzakki, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan kepada 1.608 Penerima Manfaat Sepanjang Februari 2026
Wujudkan Amanah Muzakki, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan kepada 1.608 Penerima Manfaat Sepanjang Februari 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat secara transparan dan amanah. Sepanjang periode Februari 2026, BAZNAS Majalengka melaporkan telah menyalurkan bantuan kepada total 1.608 penerima manfaat melalui berbagai program pemberdayaan unggulan. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Majalengka. Melalui lima pilar program utama, BAZNAS memastikan bahwa dana yang ditunaikan oleh para muzakki sampai ke tangan yang tepat (mustahik). Rincian Capaian Program Pendistribusian Penyaluran bantuan pada bulan Februari 2026 terbagi ke dalam lima kategori besar yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat: Majalengka Peduli (Kemanusiaan) Program ini menjadi pilar dengan jangkauan terluas, menyentuh 1.504 orang. Fokus utama meliputi bantuan sosial untuk 477 warga, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi 12 penerima, distribusi 1.000 paket sembako, serta penanganan pascabencana bagi 15 penerima manfaat. Majalengka Taqwa (Dakwah & Keagamaan) Sebanyak 61 penerima manfaat mendapatkan dukungan di bidang keagamaan. Bantuan ini dialokasikan untuk perbaikan 45 sarana ibadah, dukungan operasional bagi 12 lembaga keagamaan, serta penguatan 4 organisasi keagamaan di Majalengka. Majalengka Mandiri (Ekonomi) Dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui kemandirian ekonomi, BAZNAS memberikan modal dan dukungan pemberdayaan kepada 27 pelaku UMKM. Majalengka Sehat (Kesehatan) Layanan kesehatan terus diperkuat dengan pemberian bantuan kepada 10 penerima manfaat yang membutuhkan dukungan biaya pengobatan maupun akses layanan medis. Majalengka Cerdas (Pendidikan) Guna menjamin keberlanjutan masa depan generasi muda, 6 siswa/mahasiswa menerima beasiswa stimulan pendidikan. Zakat Sebagai Instrumen Pemberdayaan Pihak BAZNAS Majalengka menegaskan bahwa pendistribusian zakat bukan sekadar bantuan konsumtif sesaat. "Zakat adalah instrumen pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara jangka panjang." Realisasi program di bulan Februari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi para penerima manfaat. BAZNAS Majalengka juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh muzakki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya. Semoga keberkahan senantiasa menyertai kita semua, dan zakat yang terkumpul terus menjadi motor penggerak kebaikan di Kabupaten Majalengka. #ZakatMenguatkanIndonesia #BAZNASMajalengka #LaporanDistribusi
BERITA08/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Ramadan 1447 H, PT SMU dan CV Anugrah Plast Injection Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Majalengka
Sambut Ramadan 1447 H, PT SMU dan CV Anugrah Plast Injection Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA (06/03/2026) – Momentum Ramadan 1447 Hijriah menjadi ajang bagi berbagai pihak untuk memperkuat kepedulian sosial. BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menerima penyaluran Zakat Fitrah dan Zakat Maal dari sejumlah entitas bisnis yang beroperasi di wilayah Kabupaten Majalengka pada Jumat (06/03). Penunaian pertama dilakukan oleh PT SMU yang menyalurkan Zakat Fitrah bagi 45 orang, mencakup karyawan beserta keluarga mereka. Langkah ini merupakan bentuk ketaatan dalam menjalankan kewajiban agama sekaligus sinergi antara korporasi dengan lembaga pengelola zakat resmi di daerah. Di saat yang bersamaan, CV Anugrah Plast Injection yang berlokasi di Loji, Jatiwangi, turut menunaikan Zakat Maal (Zakat Perusahaan) melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penunaian ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitarnya. Pihak BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan oleh para muzaki (pembayar zakat) tersebut. "Kepercayaan para muzaki untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS menjadi ikhtiar bersama agar dana zakat dapat disalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Majalengka," ujar perwakilan BAZNAS Majalengka. Lebih lanjut, BAZNAS juga mendoakan agar zakat yang telah ditunaikan menjadi sumber keberkahan, pembersih harta, serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi para mustahik (penerima zakat) di bulan suci ini. BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi. Hal ini bertujuan agar setiap kontribusi yang diberikan dapat dikelola secara transparan dan memberikan dampak yang signifikan bagi pengentasan kemiskinan serta kemaslahatan umat. #BaznasMajalengka #ZakatMajalengka #Ramadhan1447H #ZakatFitrah #ZakatMaal
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Bayar Zakat Tanpa Jabat Tangan, Sahkah? Menilik Kemudahan Zakat Online di Era Digital
Bayar Zakat Tanpa Jabat Tangan, Sahkah? Menilik Kemudahan Zakat Online di Era Digital
Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah filantropi Islam. Kini, menunaikan kewajiban zakat tak lagi harus bertemu fisik, cukup melalui layar ponsel. Namun, satu pertanyaan sering muncul di benak masyarakat: “Apakah zakat online sah tanpa ijab qobul lisan atau jabat tangan dengan amil?” Menanggapi hal tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa zakat online sepenuhnya sah secara syariat. Teknologi hanyalah washilah (sarana) untuk mempermudah, sementara substansi ibadah tetap terjaga. Niat di Hati Adalah Kunci Zakat merupakan ibadah maliyah (ibadah harta). Berbeda dengan akad nikah yang mensyaratkan ucapan lisan yang spesifik, keabsahan zakat bertumpu pada niat. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW: “Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya.” Saat Anda menekan tombol "Bayar" atau melakukan transfer dengan kesadaran penuh untuk berzakat, saat itulah niat telah hadir di dalam hati (qashdul qalbi). Tindakan transfer tersebut sudah dianggap sebagai qobul fi’li atau penyerahan secara perbuatan yang sah. Memahami Akad Wakalah Digital Dalam sistem zakat online, terjadi proses yang disebut Akad Wakalah (pendelegasian). Muzakki (pembayar zakat) memberikan amanah kepada Lembaga Amil Zakat resmi seperti BAZNAS untuk: Menerima dana: Amil bertindak sebagai wakil muzakki. Mendistribusikan: Amil menyalurkan dana kepada para mustahik (penerima zakat) sesuai ketentuan syariat. Bukti transaksi digital yang Anda terima berfungsi sebagai dokumen administrasi yang memperkuat proses wakalah ini, sekaligus menjamin transparansi. Mengapa Zakat Online Lebih Unggul? Selain kemudahan, digitalisasi zakat membawa tiga manfaat utama bagi pengelolaan umat: Transparansi & Akuntabilitas: Setiap rupiah tercatat secara otomatis dalam sistem, meminimalisir human error. Efisiensi Distribusi: Data yang terintegrasi mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di Majalengka. Prinsip Taisir (Kemudahan): Sesuai QS. Al-Baqarah: 185, Allah menghendaki kemudahan bagi hamba-Nya dalam beribadah. Mari Berzakat dengan Cara yang Mudah & Berkah Bagi masyarakat Majalengka yang ingin membersihkan harta dengan cara yang praktis, amanah, dan transparan, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan berbagai kanal pembayaran resmi: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Harta: Jembatan Surga atau Beban Hisab? Memaknai Zakat sebagai Investasi Akhirat
Harta: Jembatan Surga atau Beban Hisab? Memaknai Zakat sebagai Investasi Akhirat
Di tengah hiruk-pikuk pengejaran kesejahteraan duniawi, seringkali kita terjebak pada pandangan bahwa harta adalah simbol mutlak keberhasilan. Namun, bagi seorang muslim, kekayaan memiliki dimensi yang lebih dalam: ia adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Pertanyaan krusial yang perlu kita renungkan bersama adalah, apakah harta yang kita kumpulkan hari ini akan menjadi pembela di akhirat, atau justru menjadi beban yang memberatkan timbangan amal? Konsep Amanah dan Bahaya Istidraj Islam memandang setiap individu hanyalah pengelola sementara, bukan pemilik mutlak. Allah SWT mengingatkan dalam Surah At-Taghabun ayat 15 bahwa harta dan anak-anak adalah ujian. Tanpa kesadaran akan kewajiban, limpahan materi berisiko menjadi istidraj—kenikmatan yang perlahan menjerumuskan pemiliknya. Oleh karena itu, instrumen Zakat hadir bukan sekadar kewajiban formalitas, melainkan mekanisme penyucian. Sebagaimana termaktub dalam Surah At-Taubah ayat 103, zakat berfungsi membersihkan harta dari hak orang lain sekaligus menyucikan jiwa dari penyakit kikir (hubbuddunya). Zakat Maal: Mengubah Aset Dunia Menjadi Pahala Abadi Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menunaikan Zakat Maal (harta). Berbeda dengan Zakat Fitrah yang ditunaikan setahun sekali di bulan Ramadhan, Zakat Maal wajib dikeluarkan saat harta telah mencapai nishab (batas minimal) dan haul (masa kepemilikan satu tahun). "Mengabaikan zakat sama saja dengan menyimpan bara api yang akan memberatkan hisab. Sebaliknya, zakat yang dikelola secara produktif akan menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir meskipun kita telah tiada," ungkapnya dalam refleksi keumatan baru-baru ini. Dampak Sosial dan Transformasi Mustahik Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka, zakat yang Anda salurkan bertransformasi menjadi instrumen keadilan ekonomi. Harta tersebut tidak hanya berpindah tangan, tetapi digunakan untuk: Pendidikan: Beasiswa bagi anak yatim dan dhuafa. Kesehatan: Akses layanan medis bagi yang membutuhkan. Pemberdayaan Ekonomi: Modal usaha mikro untuk memandirikan umat. Tujuan besarnya adalah mewujudkan kemandirian, di mana mereka yang saat ini menjadi penerima zakat (mustahik), di masa depan dapat bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzakki). Mari Bersihkan Harta, Tenangkan Jiwa Jangan tunda kesempatan untuk memindahkan nilai kekayaan fana Anda ke dalam "rekening" amal yang kekal. BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir sebagai mitra terpercaya, amanah, dan transparan dalam mengelola dana ZIS Anda. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat: Terapi Ilahiah Penyembuh "Penyakit Hati" di Era Modern
Zakat: Terapi Ilahiah Penyembuh "Penyakit Hati" di Era Modern
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba kompetitif, manusia seringkali terjebak dalam perlombaan materi yang tiada habisnya. Tanpa disadari, tekanan hidup ini kerap menumbuhkan benih-benih penyakit hati—mulai dari rasa cemas akan masa depan, sifat kikir, hingga rasa iri atas keberhasilan orang lain. Penyakit hati dalam Islam bukanlah sekadar metafora emosional. Ia adalah realitas spiritual yang secara fundamental memengaruhi perilaku, keputusan, dan kualitas hidup seseorang. Sifat kikir (bukhul), iri (hasad), sombong (takabbur), hingga cinta dunia yang berlebihan (hubbud dunya) adalah "virus spiritual" yang dapat merusak kebahagiaan sejati. Namun, Islam menawarkan sebuah solusi konkret sekaligus sistematis untuk mendetoksifikasi jiwa: Zakat. Zakat sebagai Mekanisme Tazkiyah (Penyucian) Landasan utama terapi zakat adalah fungsi Tazkiyah atau penyucian jiwa. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka...” Ayat ini secara eksplisit menjelaskan bahwa tujuan utama zakat, selain dimensi sosial membantu fakir miskin, adalah untuk membersihkan (tuthahhiruhum) dan menyucikan (tuzakkihim) hati sang muzakki (pembayar zakat). Berikut adalah tiga cara bagaimana zakat bekerja sebagai terapi jiwa: 1. Memutus Rantai Ketakutan dan Kekikiran Sifat kikir seringkali lahir dari ketakutan akan kemiskinan. Zakat melatih seseorang untuk menyadari bahwa dirinya hanyalah pengelola sementara (khalifah) atas harta titipan Tuhan. Dengan rutin mengeluarkan zakat, seseorang menghancurkan belenggu kecemasan terhadap rezeki di masa depan. Hati menjadi lebih lapang, dan rasa bergantung pada materi fana perlahan terkikis. 2. Penawar Racun Iri dan Kesombongan Penyakit hasad (iri) muncul saat seseorang merasa tidak puas dengan ketetapan Allah bagi dirinya sendiri dibanding orang lain. Sebaliknya, kesombongan muncul saat merasa lebih tinggi karena kekayaan. Zakat meredam keduanya. Dengan berbagi, seorang muzakki mengakui bahwa keberhasilannya adalah titipan yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Tindakan ini menumbuhkan rasa syukur dan memanusiakan sesama tanpa memandang kasta harta. 3. Membangun Konsistensi Spiritual Zakat bukanlah aksi impulsif yang dilakukan sekali seumur hidup. Ia adalah kewajiban rutin berdasarkan nishab (batas jumlah) dan haul (batas waktu). Rutinitas ini menciptakan kedisiplinan sosial dan kepekaan nurani. Hati yang terbiasa memikirkan hak orang lain akan lebih sulit dikuasai oleh egoisme dan keserakahan. Transparansi dan Dampak Nyata di Majalengka Penyaluran zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kabupaten Majalengka memastikan bahwa terapi spiritual ini berlanjut menjadi aksi sosial yang nyata. Ketika seorang muzakki melihat dana zakatnya berubah menjadi beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat di pelosok Majalengka, akan muncul ketenangan batin yang luar biasa. Zakat membuktikan bahwa kebahagiaan sejati tidak ditemukan pada apa yang kita simpan, melainkan pada apa yang kita lepaskan untuk kemaslahatan umat. Mari Bersihkan Hati, Sucikan Harta. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #Majalengka #BAZNASMajalengka #ZakatZamanNow
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →