WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Menjaga Integritas Finansial di Era Digital: Zakat sebagai Instrumen Penyuci Harta dari Syubhat
Menjaga Integritas Finansial di Era Digital: Zakat sebagai Instrumen Penyuci Harta dari Syubhat
Di era ekonomi modern yang bergerak serba cepat, batas-batas transaksi sering kali menjadi kabur. Kehadiran aset digital, instrumen investasi inovatif, hingga model bisnis baru menawarkan peluang keuntungan besar, namun di sisi lain membawa tantangan etis yang kompleks. Dalam dinamika yang berlapis ini, risiko bersinggungan dengan perkara syubhat—wilayah abu-abu antara halal dan haram—menjadi semakin nyata. Memahami Risiko Syubhat di Tengah Modernitas Rasulullah SAW telah mengingatkan kita melalui hadisnya: "Sesungguhnya yang halal itu jelas, dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar), yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang." Dalam konteks finansial hari ini, unsur syubhat bisa menyelinap melalui ketidaktelitian akad muamalah, kurangnya transparansi sistem ekonomi, atau kelalaian dalam merinci sumber pendapatan. Di sinilah prinsip kehati-hatian (ihtiyat) menjadi jangkar bagi setiap muslim agar hartanya tetap terjaga kesuciannya. Zakat: Mekanisme "Purifikasi" yang Sistematis Islam tidak hanya memberikan peringatan, tetapi juga menyediakan solusi praktis melalui instrumen Zakat. Merujuk pada Surah At-Taubah ayat 103, Zakat memiliki fungsi ganda: tuthahhiruhum (membersihkan) dan tuzakkihim (menyucikan). Dimensi Spiritual: Zakat mengikis sifat kikir dan kecintaan berlebihan pada dunia. Ia memastikan bahwa dalam harta yang kita genggam, tidak ada residu syubhat yang tidak sengaja tercampur. Dimensi Sosial: Zakat memisahkan hak fakir miskin yang "menitip" di dalam harta kita. Menunaikan hak ini berarti membebaskan diri dari tuntutan sosial di akhirat kelak. Penting untuk dicatat: Zakat bukanlah alat "pencucian uang" untuk menghalalkan yang haram. Sebaliknya, Zakat adalah penyempurna bagi harta yang diperoleh secara sah agar semakin berkah dan memberikan ketenangan batin (thuma’ninah). Muhasabah dan Profesionalisme Pengelolaan Melakukan evaluasi mandiri (muhasabah) terhadap sumber penghasilan adalah bentuk integritas seorang mukmin. Untuk memastikan kewajiban ini tertunaikan secara tepat sasaran dan sesuai regulasi syariat maupun negara, menyalurkan Zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS adalah langkah yang bijak. Pengelolaan yang transparan dan akuntabel memberikan jaminan bahwa setiap rupiah yang Anda keluarkan benar-benar menjadi cahaya di dunia dan penolong di akhirat. Wujudkan Harta yang Berkah dan Jiwa yang Sakinah Jangan biarkan keraguan menghambat keberkahan rezeki Anda. Bersihkan harta, tenangkan jiwa, dan bantu sesama melalui layanan resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka. Layanan Digital Cepat (Klik & Bayar): ???? kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat Fitrah Tepat Sasaran: Panduan Cerdas Memilih Lembaga Zakat Terpercaya
Zakat Fitrah Tepat Sasaran: Panduan Cerdas Memilih Lembaga Zakat Terpercaya
Berikut adalah artikel menarik berdasarkan teks yang Anda berikan, lengkap dengan gambar ilustrasi yang realistis. Zakat Fitrah Tepat Sasaran: Panduan Cerdas Memilih Lembaga Zakat Terpercaya Menunaikan zakat fitrah bukan sekadar menggugurkan kewajiban tahunan menjelang Idulfitri. Lebih dari itu, ini adalah momen krusial untuk memastikan bahwa kebahagiaan hari raya benar-benar sampai ke tangan mereka yang paling berhak menerimanya. Di tengah menjamurnya berbagai pilihan lembaga amil zakat—mulai dari panitia masjid, organisasi sosial, hingga platform digital modern—kita sering kali dihadapkan pada satu pertanyaan penting: “Apakah zakat saya dikelola dengan benar dan disalurkan kepada orang yang tepat?” Memilih lembaga zakat terpercaya bukanlah langkah sepele. Ini adalah bentuk ikhtiar kita agar ibadah zakat tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memiliki dampak sosial yang nyata. Agar Anda tidak salah melangkah, simak panduan cerdas memilih lembaga zakat terpercaya berikut ini. 4 Pilar Utama dalam Memilih Lembaga Zakat Jangan hanya tergiur oleh kemudahan. Pastikan lembaga yang Anda pilih memenuhi kriteria berikut: 1. Memiliki Legalitas dan Izin Resmi Pemerintah Inilah fondasi utama. Di Indonesia, lembaga amil zakat yang kredibel wajib memiliki izin operasional resmi dari pemerintah dan beroperasi di bawah pengawasan otoritas terkait. Legalitas ini bukan sekadar kertas, melainkan jaminan bahwa lembaga tersebut memiliki sistem pengelolaan yang terstruktur, diawasi oleh negara, dan memiliki akuntabilitas hukum. Dengan memilih lembaga resmi, Anda sebagai muzakki (pembayar zakat) dapat menunaikan ibadah dengan hati yang tenang. 2. Transparansi Pengelolaan Dana Tanpa Celah Lembaga zakat yang berintegritas tidak akan menyembunyikan data. Mereka selalu terbuka mengenai arus penerimaan dan penyaluran dana. Indikator transparansi yang bisa Anda cek antara lain: Adanya publikasi laporan keuangan tahunan. Dokumentasi kegiatan distribusi yang jelas dan nyata. Informasi program penyaluran yang terperinci. Pembaruan (update) kegiatan secara rutin melalui website atau media sosial. Keterbukaan ini sangat penting untuk meyakinkan Anda bahwa dana zakat benar-benar sampai kepada mustahik (penerima zakat) dan sama sekali tidak disalahgunakan. 3. Rekam Jejak dan Reputasi yang Teruji Pengalaman adalah guru terbaik. Lembaga yang sudah lama beroperasi dan dikenal luas oleh masyarakat biasanya memiliki sistem distribusi yang jauh lebih tertata dan efektif. Lakukan riset kecil: lihat testimoni masyarakat, ulasan publik di dunia maya, serta konsistensi kegiatan sosial mereka dari tahun ke tahun. Reputasi yang baik tidak dibangun dalam semalam, melainkan hasil dari kepercayaan yang dijaga secara konsisten dalam jangka waktu lama. 4. Kepatuhan Mutlak terhadap Ketentuan Syariat Profesionalisme sebuah lembaga zakat juga diukur dari pemahamannya yang mendalam terhadap fikih zakat. Penyaluran zakat fitrah harus memenuhi aturan khusus yang ketat: Waktu: Dibayarkan paling lambat sebelum salat Idulfitri. Besaran: Sesuai ketentuan (sekitar 2,5 kg beras atau nilai setara uang yang ditetapkan). Penerima: Wajib disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) yang berhak, terutama fakir dan miskin. Lembaga yang amanah akan memastikan seluruh proses, dari penerimaan hingga penyaluran ke tangan penerima, berjalan sepenuhnya sesuai koridor syariat demi menjaga keabsahan ibadah Anda. Solusi Praktis bagi Warga Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka Bagi masyarakat Majalengka dan sekitarnya yang mencari lembaga resmi, profesional, dan transparan, Baznas Kabupaten Majalengka adalah pilihan yang tepat. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen menyalurkan dana zakat secara tepat sasaran kepada mustahik di wilayah Majalengka, terutama menjelang Idulfitri. Kemudahan Menunaikan Zakat di BAZNAS Majalengka: Guna memudahkan para muzakki, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan berbagai metode pembayaran yang fleksibel: Setor Langsung: Hadir langsung ke Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka yang beralamat di Komplek Islamic Center, Jl. Siti Armilah No.54, Majalengka Kulon, Kec. Majalengka 45418. Layanan Digital Cepat (Online): Akses mudah melalui kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi: Anda juga bisa menyalurkan ZIS & DSKL melalui transfer ke rekening (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 Untuk informasi lengkap mengenai program, besaran zakat fitrah tahun ini, serta tata cara pembayaran, silakan akses website resmi di: https://kabmajalengka.baznas.go.id Penutup: Bayar Zakat Fitrah Sekarang, Jangan Menunda! Memilih lembaga zakat terpercaya adalah bagian integral dari tanggung jawab kita sebagai muzakki. Jangan hanya memprioritaskan kemudahan, tetapi pertimbangkan juga legalitas, transparansi, rekam jejak, dan kepatuhan syariatnya. Dengan memilih lembaga yang tepat, kita tidak hanya menunaikan kewajiban, tetapi juga menjaga amanah dan memastikan zakat benar-benar menjadi sarana kebahagiaan dan penyuci jiwa bagi mereka yang membutuhkan. Tunaikan zakat Anda sekarang melalui layanan resmi agar ibadah lebih aman, tenang, dan terpercaya.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujud Kepedulian, Ketua BAZNAS Majalengka Melayat ke Rumah Duka Almarhum Kades Tarikolot
Wujud Kepedulian, Ketua BAZNAS Majalengka Melayat ke Rumah Duka Almarhum Kades Tarikolot
PALASAH – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tengah diselimuti suasana duka. Sebagai bentuk solidaritas dan empati mendalam, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung memberikan penghormatan terakhir di rumah duka almarhum Bapak Duki Sunardi, Kepala Desa Tarikolot, Kecamatan Palasah, Sabtu (07/03) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Kehadiran H. Agus Asri Sabana didampingi oleh istri tercinta serta Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. Kedatangan rombongan ini disambut hangat namun penuh haru oleh pihak keluarga almarhum. Simbol Solidaritas dan Kedekatan Emosional Kunjungan ini bukan sekadar protokoler formal, melainkan wujud nyata dari nilai kemanusiaan dan kepedulian yang selalu dijunjung tinggi oleh BAZNAS. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian sosok pemimpin desa yang dikenal dedikatif tersebut. "Kami atas nama pribadi dan keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka merasa sangat kehilangan. Almarhum Bapak Duki Sunardi adalah sosok mitra kerja sekaligus pejuang di tingkat desa yang luar biasa. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar H. Agus. Doa Bersama untuk Almarhum Suasana khidmat menyelimuti rumah duka saat rombongan turut serta dalam doa bersama (tahlil) untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini diharapkan dapat memberikan sedikit penguatan moril bagi keluarga yang sedang berduka. Kepedulian ini menegaskan bahwa BAZNAS Majalengka tidak hanya berfokus pada pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam suka maupun duka, mempererat tali silaturahmi dengan para tokoh masyarakat dan pemerintahan desa di seluruh wilayah Majalengka.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Cahaya di Bawah Atap Joglo: Jejak Teduh H. Agus Asri Sabana dalam Dekapan Nuzulul Quran
Cahaya di Bawah Atap Joglo: Jejak Teduh H. Agus Asri Sabana dalam Dekapan Nuzulul Quran
Di bawah naungan atap Rumah Joglo Sholawat yang sarat akan makna filosofis, sebuah momen syahdu terukir pada Sabtu malam (07/03/2026). Di saat semesta memperingati turunnya kalam suci Al-Quran, hadir sesosok figur yang membawa kesejukan bagi mereka yang kerap terlupakan. H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, hadir bukan sekadar sebagai pejabat struktural, melainkan sebagai seorang ayah dan sahabat bagi puluhan pasang mata yang merindu kasih. Kehadirannya di tengah riuhnya lantunan selawat menjadi simbol bahwa kepemimpinan yang paling tinggi adalah yang bersedia merunduk, menyentuh tangan-tangan renta, dan mengusap kepala anak-anak yatim. Kehadiran yang Menenangkan Dalam pendar lampu Joglo yang temaram namun hangat, H. Agus tampak membaur tanpa sekat. Langkah kakinya yang mantap namun santun menyiratkan sebuah pesan: bahwa ia ada di sana untuk mendengar keluh kesah yang tak terucap. Bagi para lansia yang hadir, kehadiran beliau adalah sebuah pengakuan akan martabat mereka; dan bagi anak-anak yatim, ia adalah sosok pemberi harapan di tengah dinginnya malam. Bukan tentang apa yang dibawa dalam genggaman, melainkan tentang ketulusan yang terpancar dari tatapan mata dan tutur katanya. Kehadiran beliau seolah menegaskan bahwa zakat dan kemanusiaan bukan sekadar transaksi administratif, melainkan jembatan hati yang menghubungkan langit dan bumi. Menyemai Kasih di Malam Suci Sembari menyimak lantunan ayat suci, H. Agus tampak khusyuk meresapi makna Nuzulul Quran sebagai momentum transformasi jiwa. Di sela-sela acara, ia menyapa satu per satu tamu istimewa tersebut—para jompo dan yatim piatu—dengan penuh rasa hormat. "Di tempat yang mulia ini, kita belajar bahwa Al-Quran adalah cinta yang membumi. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa tak ada satu pun dari saudara kita yang merasa berjalan sendirian di bawah naungan langit Majalengka," ungkapnya dengan nada yang rendah namun berwibawa. Sebuah Catatan Kemanusiaan Malam itu, BAZNAS Majalengka melalui ketuanya tidak hanya sedang menjalankan tugas institusi, melainkan sedang menanam benih kebaikan yang akan terus tumbuh di hati masyarakat. Rumah Joglo Sholawat menjadi saksi bisu betapa indahnya ketika kekuasaan berpadu dengan ketawaduan, dan ketika jabatan digunakan sebagai sarana untuk memuliakan sesama manusia. Peringatan Nuzulul Quran kali ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tapi tentang menciptakan sejarah baru—sejarah tentang kehadiran yang memberi arti dan kasih yang memberi bukti.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Hadiri Peluncuran LAZ Imam Bukhori
Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Hadiri Peluncuran LAZ Imam Bukhori
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyambut baik hadirnya lembaga pengelola zakat baru di wilayah Kabupaten Majalengka. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., dalam acara peresmian (launching) Lembaga Amil Zakat (LAZ) Imam Bukhori. Acara peluncuran tersebut berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Majalengka, yang dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, tokoh agama, serta perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka. Mendorong Kolaborasi demi Kesejahteraan Umat Dalam sambutannya, Drs. H. Idi Purnama, M.M. menyampaikan apresiasi atas berdirinya LAZ Imam Bukhori. Beliau menekankan bahwa kehadiran LAZ tingkat kabupaten bukan merupakan pesaing, melainkan mitra strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Majalengka. "Kami berharap LAZ Imam Bukhori dapat bersinergi dengan BAZNAS dalam melakukan pemerataan pendistribusian zakat agar lebih tepat sasaran. Fokus kita sama, yaitu pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Kabupaten Majalengka," ujar H. Idi Purnama. Komitmen Transparansi dan Profesionalisme Peluncuran ini menandai resminya operasional LAZ Imam Bukhori dalam menghimpun dan menyalurkan dana umat secara legal sesuai dengan regulasi yang berlaku. H. Idi Purnama juga mengingatkan pentingnya menjaga prinsip 3 Aman: Aman Syar'i: Pengelolaan sesuai dengan hukum Islam. Aman Regulasi: Sesuai dengan aturan perundang-undangan. Aman NKRI: Memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan bertambahnya kekuatan lembaga pengelola zakat di Majalengka, diharapkan kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat, sehingga dampak manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik (penerima zakat) di seluruh pelosok daerah.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Peringati Nuzulul Quran, Ketua BAZNAS Majalengka Serahkan Santunan dan Sembako di Rumah Joglo Sholawat
Peringati Nuzulul Quran, Ketua BAZNAS Majalengka Serahkan Santunan dan Sembako di Rumah Joglo Sholawat
MAJALENGKA – Momentum malam turunnya Al-Quran atau Nuzulul Quran di Kabupaten Majalengka diwarnai dengan aksi kepedulian sosial. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri langsung peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan pemberian santunan bagi anak yatim piatu dan kaum jompo di Rumah Joglo Sholawat, Sabtu (07/03/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Dalam acara tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka memberikan dukungan penuh melalui penyaluran bantuan paket sembako. Sinergi untuk Kesejahteraan Umat Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat, khususnya pada hari besar Islam, adalah bentuk komitmen untuk mentransformasikan nilai-nilai Al-Quran ke dalam aksi nyata melalui zakat, infak, dan sedekah. "Al-Quran mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama. Melalui momentum Nuzulul Quran ini, BAZNAS hadir memberikan dukungan berupa paket sembako sebagai stimulan untuk membantu kebutuhan dasar saudara-saudara kita, baik anak yatim maupun para lansia," ujar H. Agus. Dukungan Logistik BAZNAS Dukungan yang diberikan BAZNAS kali ini difokuskan pada pemenuhan gizi dan pangan. Penyaluran sembako ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para penerima manfaat di tengah suasana bulan suci Ramadan. Ketua BAZNAS juga mengapresiasi pihak Rumah Joglo Sholawat yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat diperlukan agar jangkauan bantuan BAZNAS bisa lebih merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Khidmat dan Penuh Haru Acara yang dihadiri oleh tokoh agama dan masyarakat setempat ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis. Raut bahagia terpancar dari wajah para lansia dan anak-anak yatim saat menerima paket bantuan tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat terus memotivasi masyarakat luas untuk saling berbagi dan menguatkan ukhuwah islamiyah, sejalan dengan visi Kabupaten Majalengka yang religius dan harmonis.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Berduka atas Wafatnya Kepala Desa Traikolot, Duki Sunardi
BAZNAS Majalengka Berduka atas Wafatnya Kepala Desa Traikolot, Duki Sunardi
MAJALENGKA Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya salah satu mitra terbaik di tingkat desa, Bapak Duki Sunardi, yang menjabat sebagai Kepala Desa Traikolot, Kecamatan Palasah. Almarhum dikabarkan tutup usia pada hari ini, Sabtu (07/03/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok pemimpin desa yang dikenal dedikatif dan komunikatif tersebut. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Atas nama pribadi dan seluruh jajaran pimpinan serta staf BAZNAS Kabupaten Majalengka, kami menghaturkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya. Bapak Duki Sunardi adalah sosok yang selama ini bersinergi baik dengan kami, terutama dalam program-program kemanusiaan di wilayah Desa Traikolot," ujar H. Agus Asri Sabana dalam keterangan resminya. Lebih lanjut, H. Agus Asri Sabana mendoakan agar segala amal ibadah almarhum selama masa jabatannya maupun dalam kehidupan sehari-hari diterima di sisi Allah SWT. "Semoga almarhum husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di tempat yang paling mulia. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini," tambahnya. Selama menjabat sebagai Kepala Desa Traikolot, almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap kesejahteraan warganya. Sinergi antara Pemerintah Desa Traikolot dan BAZNAS Majalengka telah banyak membantu penyaluran bantuan bagi para mustahik di wilayah tersebut. Kepergian beliau menjadi kehilangan tersendiri tidak hanya bagi warga Desa Traikolot dan Kecamatan Palasah, tetapi juga bagi mitra kerja seperti BAZNAS yang merasakan peran aktif beliau dalam mendukung tata kelola zakat, infak, dan sedekah di tingkat desa.
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat Fitrah: Jembatan Langit dan Pembersih Jiwa di Penghujung Ramadan
Zakat Fitrah: Jembatan Langit dan Pembersih Jiwa di Penghujung Ramadan
Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Di balik ritual menahan diri tersebut, ada sebuah instrumen penutup yang krusial bagi setiap muslim: Zakat Fitrah. Seringkali kita menganggapnya hanya sebagai rutinitas tahunan, namun jika dikupas lebih dalam, zakat fitrah adalah "penyempurna" yang menghubungkan dimensi spiritual kita dengan dimensi sosial. Mengapa Zakat Fitrah Begitu Penting? Ada sebuah ilustrasi menarik dalam tradisi Islam: ibadah puasa kita selama sebulan penuh ibarat "tergantung di langit". Ia berada di antara bumi dan langit, menunggu untuk diterima sepenuhnya oleh Allah SWT. Zakat fitrahlah yang menjadi pengantar agar pahala tersebut sampai ke tujuan. Namun, perlu kita luruskan sebuah kesalahpahaman umum. Menurut pandangan Syekh Abi Bakar Syata, tidak menunaikan zakat fitrah bukan berarti menghapus seluruh pahala puasa Anda. Anda tetap mendapatkan pahala dari lapar dan dahaga yang Anda tahan. Hanya saja, puasa tersebut menjadi kurang sempurna. Zakat fitrah hadir untuk menambal lubang-lubang kecil—ucapan yang sia-sia atau perilaku yang kurang pantas—yang tanpa sadar kita lakukan selama berpuasa. Dua Sisi Manfaat: Ke Atas dan Ke Samping Zakat fitrah memiliki filosofi dua arah yang sangat indah: Secara Spiritual (Hablu Minallah): Menjadi pembersih diri (thohur) bagi orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan kata-kata kotor. Ini adalah proses "detoksifikasi" jiwa sebelum kita memasuki hari yang fitri. Secara Sosial (Hablu Minannas): Menjadi jaminan bahwa pada hari raya Idulfitri, tidak ada satu pun orang miskin yang kelaparan atau sibuk meminta-minta. Zakat ini memastikan kebahagiaan menjadi milik kolektif, bukan hanya milik mereka yang mampu. "Siapa yang menunaikannya sebelum salat hari raya maka zakatnya diterima, dan siapa yang menunaikannya setelah salat hari raya maka termasuk sedekah biasa." (HR. Abu Daud) Waktu Adalah Kunci Agar zakat fitrah Anda bernilai sah dan maksimal, perhatikan batasan waktunya. Zakat ini mulai wajib dikeluarkan sejak memasuki bulan Ramadan hingga sebelum salat Idulfitri ditegakkan. Mengulur waktu hingga setelah salat Id memang tetap bernilai kebaikan, namun statusnya berubah dari zakat wajib menjadi sedekah biasa. Kesimpulan: Berbagi Kemenangan Zakat fitrah adalah simbol bahwa kemenangan di hari lebaran tidak boleh dinikmati sendirian. Dengan mengeluarkan sebagian kecil harta kita, kita sedang membersihkan diri sekaligus merajut kepedulian. Mari jadikan zakat fitrah tahun ini sebagai momentum untuk menyempurnakan ibadah dan mengetuk pintu langit dengan tangan yang memberi.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Momen Haru di Istana: Presiden Prabowo Menitikkan Air Mata Saat Apresiasi Peran BAZNAS untuk Palestina
Momen Haru di Istana: Presiden Prabowo Menitikkan Air Mata Saat Apresiasi Peran BAZNAS untuk Palestina
JAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti Istana Merdeka, Jakarta, saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar acara silaturahmi bersama 121 kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Dalam pertemuan tersebut, sebuah momen emosional terjadi ketika Presiden Prabowo tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu rakyat Palestina. Presiden Prabowo secara khusus menyoroti keberhasilan BAZNAS dalam mengorganisasi bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia sehingga benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh warga Palestina yang tengah mengalami krisis kemanusiaan. "Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS. Peran BAZNAS sangat luar biasa dalam memastikan amanah dari rakyat Indonesia tersalurkan dengan tepat kepada saudara-saudara kita di Palestina," ujar Presiden Prabowo dengan suara bergetar. Dukungan Penuh Pemerintah Presiden menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk mendukung setiap langkah kemanusiaan yang diambil oleh lembaga seperti BAZNAS. Sebagai bentuk dukungan nyata, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah senantiasa siap memfasilitasi distribusi bantuan, termasuk dengan mengerahkan alutsista TNI. "Pemerintah akan terus mendukung, termasuk menyiapkan pesawat Hercules milik TNI AU untuk memastikan bantuan-bantuan tersebut bisa didistribusikan dengan cepat dan aman ke titik-titik yang membutuhkan," tegasnya. Memperkuat Solidaritas Umat Acara silaturahmi ini dihadiri oleh 121 kiai dan tokoh ormas Islam dari berbagai penjuru tanah air. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi formal, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali solidaritas kemanusiaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina. Momen Presiden Prabowo yang tampak terharu menunjukkan kedalaman simpati bangsa Indonesia. Hal ini menjadi suntikan semangat bagi BAZNAS untuk terus bergerak sebagai jembatan kebaikan antara dermawan di Indonesia dengan para mustahik di Palestina. Melalui sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan para tokoh agama, Indonesia kembali menegaskan posisinya di mata dunia sebagai negara yang berdiri tegak membela nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan internasional. Tentang BAZNAS: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan tugas pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan baik di dalam negeri maupun mancanegara sebagai wujud kepedulian sosial umat. #BAZNAS #PresidenPrabowo #Kemanusiaan #Palestina #ZakatUntukPalestina #SolidaritasIndonesia
BERITA07/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat: Cheat Code Spiritual Agar Bisnis UMKM Makin Melejit dan Berkah
Zakat: Cheat Code Spiritual Agar Bisnis UMKM Makin Melejit dan Berkah
Bagi banyak pengusaha kecil, mengelola bisnis itu rasanya seperti naik roller coaster. Hari ini ramai, besok bisa sepi. Belum lagi urusan modal yang pas-pasan, harga bahan baku yang naik-turun, sampai persaingan pasar yang makin ketat. Di tengah perjuangan menjaga stabilitas dapur agar tetap ngebul, muncul satu pertanyaan yang sering bikin ragu: "Kalau saya bayar zakat, nanti modal usaha saya berkurang dong?" Wajar jika perasaan itu muncul. Namun, jika kita melihatnya dari perspektif yang lebih luas, zakat bukanlah "biaya pengurang", melainkan investasi cerdas—baik secara manajemen maupun spiritual. Bukan Mengurangi, Tapi "Membersihkan" dan Menumbuhkan Dalam Islam, zakat perdagangan bukan sekadar kewajiban, tapi strategi agar bisnis kita punya "akar" yang kuat. Logikanya sederhana: pohon yang dipangkas dahan tuanya justru akan tumbuh lebih rimbun. Kapan bisnis Anda wajib zakat? Nisab: Jika total aset bersih usaha Anda sudah mencapai nilai setara 85 gram emas. Haul: Aset tersebut telah berjalan selama satu tahun. Cara Hitung: (Modal + Stok Barang + Keuntungan + Kas) – (Utang/Biaya Operasional). Tarif: Cukup 2,5% saja. Kecil, kan? Tapi dampaknya luar biasa. Keajaiban Matematika Langit Dalam Surah Al-Baqarah ayat 261, Allah memberikan perumpamaan yang indah. Menafkahkan harta di jalan Allah itu seperti menanam satu benih yang tumbuh menjadi tujuh bulir, dan tiap bulir menghasilkan seratus biji. Artinya, secara hitungan manusia mungkin saldo kita berkurang 2,5%, tapi secara "hitung-hitungan langit", keberkahan yang masuk bisa berlipat ganda. Keberkahan ini bisa wujudnya macam-macam: pelanggan yang loyal, karyawan yang jujur, hingga hati yang tenang meski pasar sedang gojang-ganjing. Manfaat Nyata untuk Manajemen Bisnis Percaya atau tidak, rutin berzakat secara tidak langsung memaksa kita menjadi pengusaha yang lebih profesional: Disiplin Finansial: Karena harus menghitung zakat, Anda jadi rajin mencatat arus kas dan aset. Tidak ada lagi cerita "uang pribadi campur uang toko". Reputasi Positif: Konsumen zaman sekarang lebih suka belanja di tempat yang punya kepedulian sosial. Bisnis yang amanah akan mendapatkan kepercayaan (trust) lebih tinggi. Mentalitas Kelimpahan: Berzakat melatih mental pengusaha agar tidak merasa kekurangan, yang justru membuat kita lebih berani mengambil peluang baru. Menebar Kebaikan Lewat BAZNAS Majalengka Untuk Anda para pejuang UMKM di wilayah Majalengka, menyalurkan zakat kini lebih mudah dan transparan melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dana yang terkumpul dikelola secara profesional untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan melalui pelatihan skill dan bantuan modal usaha. Artinya, zakat Anda turut membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat di sekitar kita. Saat tetangga kita berdaya, daya beli mereka meningkat, dan bisnis kita pun ikut merasakan manfaatnya. Mari Berbagi, Mari Bertumbuh! Jangan tunggu kaya raya untuk berzakat, tapi berzakatlah agar usaha Anda menjadi kaya dan berkah. Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui: Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gak Perlu Nunggu Jadi Sultan Buat Zakat! Emang Boleh?
Gak Perlu Nunggu Jadi Sultan Buat Zakat! Emang Boleh?
Banyak yang mikir: "Nanti deh zakatnya kalau tabungan udah ratusan juta," atau "Tunggu punya rumah mewah dulu baru bayar zakat mal." Padahal, dalam Islam, kewajiban zakat itu bukan soal seberapa "Sultan" gaya hidup kamu, tapi soal apakah harta kamu sudah mencapai Nisab. Apa Itu Nisab? (Spoiler: Gak Harus Miliaran!) Nisab adalah "garis batas" minimal harta yang bikin kamu wajib zakat. Patokannya simpel: setara dengan nilai 85 gram emas. Kalau total tabungan, emas, atau aset usaha kamu sudah mencapai nilai tersebut dan mengendap selama satu tahun (disebut Haul), maka kamu sudah wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5% saja. Kecil banget, kan? Tapi dampaknya buat orang lain luar biasa! Kenapa Gak Perlu Nunggu Kaya? Sistem Distribusi yang Adil: Islam gak nunggu kamu jadi orang terkaya di dunia baru disuruh berbagi. Begitu kamu punya "kecukupan", saat itulah ada hak orang lain dalam hartamu. Keberkahan > Jumlah: Harta yang berkah itu bukan soal digitnya banyak, tapi soal hati yang tenang. Zakat itu "membersihkan" harta sekaligus jiwa. Self-Discipline: Membiasakan zakat sejak dini bikin kita lebih jago ngatur keuangan dan makin peka sama keadaan sekitar. "Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." — HR. Muslim Zakat Zaman Now: Gak Ribet, Dampaknya Nyata! Hari gini mau zakat gak perlu bingung. Lewat lembaga resmi seperti BAZNAS, dana zakat kamu dikelola secara profesional buat hal-hal keren: Beasiswa buat adik-adik berprestasi. Layanan kesehatan gratis. Modal usaha buat UMKM biar mereka bisa mandiri. Jadi, zakatmu bukan cuma kasih ikan, tapi juga kasih kailnya! Siap Bersih-Bersih Harta? Jangan tunda kebaikan sampai nanti. Kalau hartamu sudah sampai nisab, yuk tunaikan sekarang! Salurkan Zakat, Infak, & Sedekah (ZIS) Anda melalui BAZNAS Kab. Majalengka: Layanan Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #ZakatZamanNow #BAZNASMajalengka #AmalJariyah #MajalengkaHits
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Zakat: Bukan Pengurang Angka, Tapi Pelipat Ganda Keberkahan
Zakat: Bukan Pengurang Angka, Tapi Pelipat Ganda Keberkahan
Pernahkah terdetik di pikiran Anda, "Kalau saya keluarkan zakat sekarang, apakah tabungan saya akan cukup untuk kebutuhan bulan depan?" Kekhawatiran ini manusiawi. Di tengah dinamika ekonomi dan perjuangan menjaga stabilitas dapur keluarga atau membesarkan usaha, rasa takut akan "kehilangan" harta seringkali muncul. Namun, mari kita ubah sudut pandang: Zakat bukanlah biaya, melainkan investasi langit yang paling aman. 1. Memahami Logika Langit: Matematika Keberkahan Secara matematis manusia, $100 - 2,5 = 97,5$. Namun dalam kacamata iman, rumusnya berbeda. Rasulullah SAW dengan tegas bersabda bahwa sedekah (termasuk zakat) tidak akan mengurangi harta. Keberkahan seringkali hadir dalam bentuk yang tidak melulu soal nominal: Kesehatan yang Terjaga: Menghindarkan kita dari biaya rumah sakit yang tak terduga. Ketenangan Batin: Menghilangkan kecemasan berlebih terhadap masa depan. Peluang Baru: Pintu rezeki yang terbuka dari arah yang tidak disangka-sangka. 2. Menyucikan Harta, Menenangkan Jiwa Sesuai Surah At-Taubah ayat 103, zakat berfungsi sebagai pencuci. Di dalam harta yang kita miliki, terdapat hak orang lain yang dititipkan melalui tangan kita. Mengeluarkan zakat berarti mengembalikan hak tersebut kepada pemilik aslinya. "Harta yang bersih adalah magnet bagi rezeki yang lebih besar dan lebih berkah." 3. Dampak Nyata untuk Majalengka Zakat Anda bukan sekadar angka di buku tabungan lembaga zakat. Di BAZNAS Kabupaten Majalengka, setiap rupiah yang Anda tunaikan bertransformasi menjadi: Pendidikan: Membuka jalan bagi anak-anak kurang mampu untuk meraih mimpi. Kesehatan: Layanan medis bagi mereka yang kesulitan biaya. Pemberdayaan Ekonomi: Modal usaha bagi UMKM lokal agar bisa mandiri secara finansial. Mari Beraksi: Zakat Zaman Now Lebih Mudah! Jangan biarkan rasa takut menghalangi keberkahan Anda. Kini, berzakat di Kabupaten Majalengka semudah menggerakkan jempol. Kami hadir dengan pengelolaan yang Amanah, Profesional, dan Transparan. Salurkan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) & DSKL Anda melalui: ???? Layanan Digital Cepat: kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat ???? Transfer Rekening Resmi (a.n. BAZNAS Kab. Majalengka): bjb Syariah: 5190251578128 bjb: 0132053634100 BRI: 004601002688563 BSI: 7313997272 "Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam hari ini, akan memberikan dampak besar bagi masa depan umat." #HartaBerkahJiwaSakinah #PengelolaZakatTerbaik #AmanahProfesionalTransparan #ZakatZamanNow #Majalengka #BAZNASMajalengka #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Begini Cara Hitung Zakat Startup yang Belum Profit: Simulasi Nyata untuk Pelaku Bisnis
Begini Cara Hitung Zakat Startup yang Belum Profit: Simulasi Nyata untuk Pelaku Bisnis
Istilah "Burning Money" atau bakar uang sudah sangat akrab di telinga para pendiri startup. Namun, meski laporan keuangan masih menunjukkan angka merah (belum profit), bukan berarti kewajiban berbagi melalui zakat otomatis gugur. Untuk memberikan gambaran yang jelas bagi para pelaku usaha di Majalengka, BAZNAS menyusun simulasi perhitungan sederhana agar para pengusaha digital dapat mengukur kewajiban zakatnya secara mandiri. Studi Kasus: Startup "Digital Majalengka Mandiri" Mari kita asumsikan sebuah startup teknologi yang bergerak di bidang layanan jasa. Di tahun 2025, secara pembukuan mereka masih rugi karena biaya operasional yang tinggi. Namun, mereka memiliki aset lancar yang cukup baik. Langkah 1: Menghitung Aset Bersih (Aktiva Lancar) Zakat perusahaan tidak dihitung dari gedung atau laptop kantor, melainkan dari aset yang sifatnya likuid (lancar). Saldo Kas & Bank: Rp150.000.000 Piutang Usaha (yang dipastikan cair): Rp50.000.000 Investasi Jangka Pendek: Rp25.000.000 Total Aset Lancar: Rp225.000.000 Langkah 2: Mengurangi Beban Jangka Pendek Kewajiban perusahaan yang harus segera dibayar pada tahun tersebut harus dikurangkan terlebih dahulu. Utang Gaji & Vendor: Rp40.000.000 Cicilan Utang Jangka Pendek: Rp10.000.000 Total Beban: Rp50.000.000 Maka, Kekayaan Bersih yang dihitung zakatnya adalah: Rp225.000.000 - Rp50.000.000 = Rp175.000.000 Langkah 3: Cek Batas Minimum (Nisab) Nisab zakat setara dengan 85 gram emas. Jika asumsi harga emas saat ini adalah Rp1.400.000/gram, maka batas minimalnya adalah Rp119.000.000. Keputusan Syariah: Karena kekayaan bersih startup tersebut (Rp175 Juta) sudah melewati batas nisab (Rp119 Juta), maka perusahaan tersebut Wajib Menunaikan Zakat meskipun belum memiliki profit bersih. Langkah 4: Hitung Nominal Zakat Kadar zakat perusahaan adalah 2,5%. Rp175.000.000 x 2,5% = Rp4.375.000 Jadi, startup "Digital Majalengka Mandiri" cukup menunaikan zakat sebesar Rp4.375.000 dalam setahun melalui BAZNAS. Kesimpulan untuk Pengusaha Zakat tidak akan membebani operasional perusahaan karena yang dihitung adalah kelebihan aset yang mengendap setelah dikurangi kewajiban-kewajiban mendesak. Dengan menunaikan zakat, startup tidak hanya mengejar growth atau pertumbuhan angka, tapi juga pertumbuhan keberkahan dan nilai kemanusiaan. "Jangan tunggu profit untuk berbagi. Justru dengan berbagi melalui zakat, jalan menuju profit itu akan dibukakan dengan cara-cara yang berkah," pesan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Butuh bantuan menghitung zakat perusahaan Anda? Kunjungi kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka atau konsultasikan melalui layanan daring kami untuk perhitungan yang lebih presisi sesuai kondisi laporan keuangan Anda. Membangun Ekonomi Digital yang Beradab dan Berbagi.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Startup Belum Profit, Wajib Zakatkah? Simak Penjelasan Syariahnya!
Startup Belum Profit, Wajib Zakatkah? Simak Penjelasan Syariahnya!
Di era ekonomi digital, menjamurnya perusahaan rintisan atau startup membawa warna baru dalam lanskap bisnis di Indonesia, termasuk di Kabupaten Majalengka. Namun, model bisnis startup yang unik—di mana sering kali fokus pada ekspansi pengguna dan pengembangan produk sebelum mencetak laba—memunculkan pertanyaan menarik: Apakah perusahaan yang belum profit tetap wajib menunaikan zakat? Menanggapi fenomena ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak para pegiat ekonomi digital untuk membedah kewajiban zakat perusahaan dari sudut pandang syariah yang moderat dan solutif. Zakat Bukan Hanya Soal Laba, Tapi Tentang Aset Banyak yang beranggapan bahwa zakat perusahaan hanya dihitung dari keuntungan bersih (profit). Padahal, dalam prinsip zakat perdagangan (tijarah), indikator utamanya adalah harta yang berkembang (an-nama) yang telah mencapai nisab (setara 85 gram emas) dan masa kepemilikan satu tahun (haul). Bagi startup yang masih dalam tahap burning money atau belum menghasilkan laba, kewajiban zakat tetap bisa muncul jika: Aset Lancar Signifikan: Perusahaan memiliki kas, investasi likuid, atau piutang lancar yang nilainya mencapai nisab. Nilai Barang Dagangan: Inventori atau aset yang siap dikonversi menjadi nilai ekonomi telah memenuhi syarat minimal zakat. "Zakat adalah instrumen distribusi ekonomi yang adil. Jika aset perusahaan sudah mencapai ambang batas meskipun secara pembukuan belum profit, maka ada hak fakir miskin di dalamnya sebesar 2,5%," jelas tim edukasi BAZNAS. Fleksibilitas Syariah untuk Pelaku Usaha Islam sangat menjunjung tinggi keadilan. Jika sebuah startup benar-benar berada di tahap awal dengan arus kas (cash flow) yang sangat terbatas dan total aset lancar belum mencapai nisab, maka kewajiban zakat belum berlaku. Hal ini memberikan ruang bagi para founder untuk fokus membesarkan usahanya hingga mencapai stabilitas finansial. Namun, pemahaman mengenai literasi zakat ini perlu dibangun sejak dini agar keberkahan menyertai setiap langkah bisnis. Mengapa Startup Harus Berzakat? Dimensi Keberkahan: Sesuai ajaran Rasulullah SAW, harta tidak akan berkurang karena sedekah. Zakat justru memperkuat fundamental spiritual perusahaan. Social Responsibility: Zakat menjadi bukti nyata bahwa perusahaan memiliki kepedulian sosial terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Etika Bisnis Modern: Membangun budaya berbagi menciptakan citra positif di mata stakeholder dan konsumen. Konsultasi Zakat Perusahaan di BAZNAS Majalengka Bingung cara menghitung zakat perusahaan Anda? BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir sebagai mitra profesional bagi para pelaku usaha, baik konvensional maupun digital. Kami menyediakan layanan konsultasi dan perhitungan zakat yang transparan sesuai regulasi fikih kontemporer. Mari jadikan bisnis kita tidak hanya tumbuh secara valuasi, tapi juga berkah secara nilai. Karena sukses sejati adalah saat kemajuan ekonomi kita mampu mengangkat derajat sesama. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka: Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI. #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Resmikan Gedung UPZ Bantarujeg, Ketua BAZNAS Majalengka Refleksikan 9 Bulan Pengabdian dengan Visi Kemandirian Mustahik
Resmikan Gedung UPZ Bantarujeg, Ketua BAZNAS Majalengka Refleksikan 9 Bulan Pengabdian dengan Visi Kemandirian Mustahik
BANTARUJEG – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., meresmikan Gedung Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Bantarujeg pada Kamis (05/03/2026). Momentum peresmian ini sekaligus menjadi refleksi penting bagi perjalanan kepemimpinan beliau yang kini memasuki bulan ke-9 masa pengabdiannya. Dalam sambutannya, H. Agus Asri mengajak seluruh pengelola zakat di tingkat kecamatan untuk menciptakan kemandirian ekonomi umat melalui program-program inovatif yang telah diinisiasi oleh BAZNAS Majalengka. Cita-Cita Besar 9 Bulan Pengabdian Visi untuk mengubah mustahik menjadi muzaki bukan sekadar retorika, melainkan harapan dan cita-cita besar yang terus diperjuangkan H. Agus Asri sejak hari pertama menjabat sebagai Ketua BAZNAS Majalengka. Menginjak usia 9 bulan masa kepemimpinannya, beliau semakin meneguhkan komitmen untuk membawa perubahan nyata dalam tata kelola zakat yang berorientasi pada kemandirian. "Ini adalah cita-cita besar kita bersama. Dalam sembilan bulan pengabdian ini, saya terus memimpikan bagaimana ke depan, melalui program yang terukur, jumlah muzaki di Majalengka terus bertumbuh seiring dengan meningkatnya kemandirian para mustahik kita," ungkap H. Agus Asri penuh optimisme. Peran Strategis UPZ: Dari Fasilitator hingga Inisiator Ketua BAZNAS menekankan bahwa keberadaan gedung baru di Bantarujeg ini harus menjadi motor penggerak bagi para pengelola UPZ untuk lebih proaktif. Beliau berharap UPZ tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi mampu hadir sebagai solusi bagi masyarakat. “UPZ diharapkan dapat mengambil posisi strategis. Minimal sebagai fasilitator, namun jauh lebih baik jika mampu menjadi inisiator pemberdayaan para mustahik. Contoh konkretnya adalah dengan membina para pelaku UMKM atau kelompok usaha lokal di wilayah masing-masing,” tambahnya. Membangun Kemandirian Ekonomi Lokal Program pemberdayaan yang didorong oleh BAZNAS difokuskan pada penguatan sektor produktif. Dengan pendampingan yang intensif dari pengelola UPZ, para penerima manfaat diharapkan memiliki sumber penghasilan yang stabil sehingga mampu mengangkat harkat ekonomi keluarga mereka secara mandiri. Peresmian Gedung UPZ Bantarujeg ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten dan unit di tingkat kecamatan. Melalui fasilitas yang representatif dan semangat pengabdian yang baru, BAZNAS Majalengka optimis visi masyarakat yang religius dan sejahtera dapat segera terwujud.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Malam 17 Ramadhan Momentum Transformasi Spiritual dan Kepedulian Sosial
Ketua BAZNAS Majalengka: Malam 17 Ramadhan Momentum Transformasi Spiritual dan Kepedulian Sosial
MAJALENGKA Memasuki malam ke-17 Ramadhan 1447 H, yang secara tradisi diyakini sebagai momen Nuzulul Qur’an, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mengajak seluruh umat Muslim untuk melakukan refleksi mendalam. Menurut H. Agus, peringatan turunnya Al-Qur'an bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat interaksi dengan kitab suci sebagai kompas kehidupan, terutama dalam dimensi sosial. Al-Qur’an sebagai Penggerak Filantropi Dalam keterangannya, H. Agus menekankan bahwa esensi dari mencintai Al-Qur'an adalah dengan mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya. "Malam ke-17 Ramadhan adalah pengingat bahwa Al-Qur'an turun untuk membawa rahmat bagi semesta alam. Salah satu implementasi nyata dari rahmat tersebut adalah kepedulian kita terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah," ujar H. Agus. Beliau menambahkan bahwa di tengah dinamika ekonomi saat ini, semangat Nuzulul Qur’an harus mampu menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menjadi "muzakki" (pemberi zakat) yang tangguh guna membantu para "mustahik" (penerima zakat) keluar dari jerat kesulitan. Tiga Makna Utama Malam 17 Ramadhan H. Agus merangkum tiga poin utama dalam memaknai fase pertengahan Ramadhan ini: Transformasi Diri: Menjadikan Al-Qur'an sebagai syifa (obat) bagi penyakit hati dan hudan (petunjuk) dalam setiap pengambilan keputusan. Penyucian Harta: Mengingat kembali kewajiban Zakat Fitrah dan Zakat Mal sebagai instrumen pembersih jiwa dan harta di bulan suci. Solidaritas Sosial: Mempererat tali ukhuwah Islamiyah dengan berbagi kebahagiaan kepada kaum dhuafa dan anak yatim di sisa hari Ramadhan. Ajakan Menjelang Idul Fitri Menutup pernyataannya, sosok yang juga dikenal sebagai mediator dan arbiter profesional ini mengimbau warga Majalengka untuk segera menunaikan zakatnya lebih awal melalui kanal-kanal resmi BAZNAS. "Mari kita jadikan cahaya Al-Qur'an yang turun di malam ke-17 ini sebagai pemantik semangat untuk berbagi. Semakin cepat zakat disalurkan, semakin cepat saudara-saudara kita yang membutuhkan dapat merasakan kebahagiaan menyambut hari kemenangan," pungkasnya.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinkronisasi Data SIMBA, BAZNAS Majalengka Ikuti Raker Laporan Pengelolaan Zakat Nasional
Sinkronisasi Data SIMBA, BAZNAS Majalengka Ikuti Raker Laporan Pengelolaan Zakat Nasional
MAJALENGKA – Dalam rangka memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan zakat, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., menghadiri Rapat Kerja (Raker) Laporan Pengelolaan Zakat Nasional (LPZN) tahun 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat (06/03/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB ini merupakan agenda krusial bagi BAZNAS di seluruh tingkatan. Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan validasi dan sinkronisasi data Laporan Kinerja yang telah diinput oleh BAZNAS Provinsi maupun BAZNAS Kabupaten/Kota melalui sistem aplikasi SIMBA (Sistem Informasi Manajemen BAZNAS). Fokus Validasi Data Dalam arahannya, tim teknis pusat menekankan pentingnya akurasi data yang mencakup beberapa poin strategis, di antaranya: Data Pengumpulan: Sinkronisasi total dana yang dihimpun. Muzaki & Mustahik: Validasi jumlah pemberi zakat dan penerima manfaat. Penyaluran: Kesesuaian antara dana yang keluar dengan program yang dijalankan. Off-BS (Off-Balance Sheet): Pencatatan aktivitas pengelolaan yang tidak masuk dalam neraca utama. Status Laporan Keuangan: Memastikan pelaporan telah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Komitmen Akurasi Data Wakil Ketua III, Embed Humed, M.Pd., menyampaikan bahwa BAZNAS Majalengka berkomitmen penuh untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama guna memastikan tidak ada diskrepansi data antara kondisi riil di lapangan dengan apa yang tercatat di sistem pusat. "Validasi ini sangat penting. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, kami akan segera menyiapkan data autentik dan melakukan perbaikan melalui SIMBA agar laporan kinerja BAZNAS Majalengka tetap akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," ujar beliau di sela-sela kegiatan. Melalui sinkronisasi ini, diharapkan tata kelola zakat nasional semakin terintegrasi, sehingga dampak pendayagunaan zakat bagi pengentasan kemiskinan, khususnya di Kabupaten Majalengka, dapat terukur dengan lebih baik.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Kebaikan: Baznas Majalengka dan Mahasiswa Teknik UNMA Tebar Ratusan Paket Takjil Gratis
Sinergi Kebaikan: Baznas Majalengka dan Mahasiswa Teknik UNMA Tebar Ratusan Paket Takjil Gratis
MAJALENGKA – Suasana sore di sepanjang jalan protokol depan Universitas Majalengka (UNMA) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan warga dan pengendara yang melintas disambut dengan senyum ramah para mahasiswa dan petugas yang membagikan paket berbuka puasa dalam aksi "Berbagi Takjil Gratis", Jumat (06/03). Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka dengan Fakultas Teknik Universitas Majalengka. Sebanyak 200 paket snack, 6 karton susu, dan 200 cup ice tea ludes dibagikan kepada masyarakat dalam waktu singkat. Kolaborasi Lintas Sektor Aksi sosial ini tidak hanya melibatkan bantuan logistik, tetapi juga terjunnya personel secara langsung. Sebanyak 23 mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil UNMA bahu-membahu dengan tim internal Baznas Majalengka, termasuk Kepala Pelaksana, Kepala Kesekretariatan, Kepala Divisi Fundraising, hingga staf media. Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kehadiran Baznas di tengah masyarakat, khususnya dalam menyemarakkan syiar di bulan berbagi. "Kami sangat mengapresiasi semangat kolaborasi dari adik-adik mahasiswa Fakultas Teknik UNMA. Baznas Majalengka ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui pemberian takjil ini. Semoga ini menjadi keberkahan bagi para muzaki dan kebahagiaan bagi penerimanya," ujar Agus Asri Sabana. Apresiasi dari Mahasiswa Antusiasme warga yang tinggi menjadi kepuasan tersendiri bagi para mahasiswa yang terlibat. Perwakilan mahasiswa Teknik Sipil UNMA menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh pihak Baznas. "Kami mewakili rekan-rekan mahasiswa sangat berterima kasih kepada Baznas Majalengka yang telah memfasilitasi dan memberikan bantuan paket takjil ini. Dukungan ini memudahkan kami dalam menjalankan program pengabdian masyarakat. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut di masa depan," ungkap salah satu perwakilan mahasiswa di sela-sela kegiatan. Kegiatan berakhir menjelang waktu berbuka puasa dengan tertib. Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara lembaga zakat dan akademisi mampu menciptakan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wujudkan Kepedulian, BAZNAS Majalengka dan FT UNMA Bagikan 600 Paket Takjil Gratis
Wujudkan Kepedulian, BAZNAS Majalengka dan FT UNMA Bagikan 600 Paket Takjil Gratis
MAJALENGKA Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terpancar nyata di sepanjang jalan protokol depan Universitas Majalengka (UNMA). Pada hari ini, mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan Fakultas Teknik Universitas Majalengka menggelar aksi sosial bertajuk "Berbagi Takjil", Jumat (06/03). Dalam kegiatan ini, sebanyak 600 paket takjil ludes dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas. Aksi ini merupakan bentuk sinergi antara lembaga zakat dan institusi pendidikan untuk membantu sesama, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba. Antusiasme Tinggi Warga di Jalur Protokol Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa. Meski arus lalu lintas cukup padat di jam pulang kantor, pembagian berlangsung tertib. Para mahasiswa dari Fakultas Teknik UNMA bersama petugas BAZNAS tampak sigap menyapa para pengendara motor, pengemudi angkutan umum, hingga pejalan kaki. "Kegiatan ini bukan sekadar memberi makanan, tapi tentang mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan jiwa sosial mahasiswa di tengah masyarakat," ujar salah satu perwakilan panitia dari Fakultas Teknik UNMA. Sinergi untuk Kemanusiaan Kolaborasi ini mendapat apresiasi positif dari warga. BAZNAS Majalengka berharap kegiatan serupa dapat terus menginspirasi instansi lain untuk saling bahu-membahu dalam kebaikan. Bagi Fakultas Teknik UNMA sendiri, agenda ini menjadi bagian dari pengabdian masyarakat yang nyata dan aplikatif. Pihak penyelenggara memastikan bahwa pemilihan lokasi di depan kampus sangat strategis karena merupakan akses utama yang dilalui oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran.
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ribuan Warga Padati Alun-Alun Majalengka, Syahdu dalam Balutan Dakwah Ustadz Hanan Attaki
Ribuan Warga Padati Alun-Alun Majalengka, Syahdu dalam Balutan Dakwah Ustadz Hanan Attaki
MAJALENGKA Suasana khidmat menyelimuti jantung Kota Majalengka pada Jumat sore (6/3/2026). Ribuan warga dari berbagai penjuru daerah tampak memadati Masjid Jamie Al-Imam dan area Alun-alun Majalengka untuk menghadiri Tabligh Akbar Festival Ramadhan (Festra) 2026. Acara yang merupakan hasil kolaborasi apik antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka ini menjadi salah satu magnet utama bagi masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Untaian Ilmu yang Menyejukkan Hati Dimulai pukul 16.00 WIB, antusiasme jamaah sudah terlihat sejak siang hari. Kehadiran Ustadz Hanan Attaki sebagai penceramah utama memberikan daya tarik luar biasa, terutama bagi kalangan milenial dan Gen Z Majalengka. Dalam tausiyahnya, Ustadz Hanan menyampaikan pesan-pesan spiritual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, dibalut dengan gaya bahasa yang menyejukkan. "Sangat berkesan. Ilmu yang disampaikan Ustadz Hanan terasa sangat dekat dengan kegelisahan kita sehari-hari, apalagi dilaksanakan di ruang terbuka seperti Alun-alun ini," ujar salah satu warga yang hadir. Momen Puncak: Salat Maghrib di Bawah Langit Majalengka Momen yang paling menyentuh perasaan terjadi saat azan Maghrib berkumandang. Ribuan jamaah membentuk barisan saf yang rapi, meluber hingga ke area terbuka Alun-alun. Suasana berubah menjadi sangat syahdu ketika Ustadz Hanan Attaki bertindak langsung sebagai Imam salat Maghrib berjamaah. Bersujud bersama di bawah langit sore Majalengka menciptakan energi positif dan kedamaian yang mendalam bagi seluruh jamaah yang hadir. Wujudkan Majalengka Langkung Sae Selain sebagai sarana syiar Islam, Festival Ramadhan ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga serta meningkatkan geliat ekonomi syariah di Kabupaten Majalengka. Melalui semangat kebersamaan ini, terselip doa dan harapan agar energi positif yang terpancar dari acara ini membawa keberkahan bagi diri pribadi dan tanah kelahiran tercinta. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk mewujudkan Majalengka Langkung Sae!
BERITA06/03/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →