WhatsApp Icon
Pemkab Majalengka Raih Beragam Penghargaan, BAZNAS Apresiasi Komitmen Pelayanan Publik

MAJALENGKA – BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka atas berbagai penghargaan dan capaian membanggakan yang diraih dalam bidang tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap berbagai ikhtiar Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan kemanfaatan yang semakin luas bagi masyarakat.

Berbagai capaian tersebut menjadi buah dari komitmen, kerja keras, kolaborasi, dan ikhtiar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.

Dalam perspektif Islam, amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Karena itu, setiap keberhasilan dalam menjalankan pemerintahan diharapkan tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap berbagai penghargaan dan capaian yang telah diraih dapat menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk terus menghadirkan inovasi dan pelayanan publik yang semakin baik, transparan, responsif, serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Majalengka juga meyakini bahwa pembangunan daerah bukan hanya tentang pencapaian angka dan penghargaan, tetapi tentang bagaimana setiap kebijakan dan pelayanan mampu menghadirkan kebermanfaatan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana semangat Majalengka Langkung SAE, capaian yang telah diraih hendaknya menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh, memperkuat pelayanan, dan menghadirkan semakin banyak kebaikan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, petunjuk, dan keberkahan kepada Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menjalankan amanah dan pengabdiannya.

Selamat dan sukses untuk Pemerintah Kabupaten Majalengka. Terus melangkah, terus berinovasi, dan terus menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat menuju Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #Majalengka #PemkabMajalengka #EmanSuherman #DenaMuhamadRamdhan #PelayananPublik #TataKelolaPemerintahan #Sinergi #Kolaborasi #ZakatUntukKesejahteraan #MajalengkaBerprestasi

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
HMI KOHATI Majalengka Resmi Emban Amanah Baru, BAZNAS Sampaikan Pesan Pengabdian

MAJALENGKA Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-Wati (KOHATI) Cabang Majalengka periode 2026–2027.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus baru untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi sekaligus mengemban amanah dalam menjalankan peran kaderisasi, keumatan, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan harapan agar kepengurusan baru HMI dan KOHATI mampu menghadirkan langkah-langkah nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan turut berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

“Semoga HMI dan KOHATI Cabang Majalengka terus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang berintegritas, berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, serta daerah.”

Menurutnya, amanah kepengurusan bukan sekadar tanggung jawab organisatoris, tetapi juga bagian dari ikhtiar pengabdian yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan tanggung jawab.

Nilai-nilai keislaman dan semangat intelektual yang menjadi bagian dari karakter HMI diharapkan terus menjadi landasan bagi para kader dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Sementara KOHATI diharapkan semakin mampu memperkuat peran perempuan muda dalam membangun kehidupan masyarakat yang berdaya dan berkemajuan.

BAZNAS Kabupaten Majalengka juga berharap sinergi antara organisasi kepemudaan, lembaga keumatan, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut penting untuk menghadirkan berbagai ikhtiar sosial yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Pelantikan pengurus HMI dan KOHATI Cabang Majalengka periode 2026–2027 sekaligus menjadi awal dari perjalanan kepengurusan baru dalam meneruskan perjuangan organisasi.

Dengan semangat “amanah baru, langkah nyata”, kepengurusan HMI dan KOHATI Cabang Majalengka diharapkan mampu menumbuhkan kader-kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai keislaman, memiliki kepedulian sosial, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan Kabupaten Majalengka.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mendoakan agar seluruh pengurus diberikan kekuatan, keistiqamahan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah.

Semoga setiap langkah pengabdian menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi umat.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #HMIMajalengka #KOHATIMajalengka #HMI #KOHATI #PemudaMajalengka #Kaderisasi #Pengabdian #GenerasiMuda #IslamBerkemajuan #Amanah #Majalengka

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Madsuri Ependi, Sosok yang Pernah Mengabdi di BAZNAS Majalengka Berpulang

MAJALENGKA — Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Madsuri Ependi, petugas keamanan BAZNAS Kabupaten Majalengka periode 2023–2025.

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Kamis, 10 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Kabar duka tersebut meninggalkan kesedihan bagi keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka, khususnya bagi mereka yang pernah berinteraksi dan bekerja bersama almarhum selama menjalankan tugasnya.

Selama masa pengabdiannya, Madsuri Ependi dikenal sebagai sosok yang turut memberikan kontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan kerja BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dedikasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian beliau dalam mendukung aktivitas pelayanan dan pengelolaan zakat di lingkungan BAZNAS.

Kepergian almarhum menjadi pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya-lah kita kembali.”
(QS. Al-Baqarah: 156)

Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengenang almarhum atas ketulusan, loyalitas, serta dedikasinya selama menjalankan amanah sebagai petugas keamanan.

Setiap waktu yang dicurahkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kerja, setiap bentuk tanggung jawab yang dijalankan, serta setiap kebaikan yang diberikan semoga menjadi amal yang dicatat sebagai pahala di sisi Allah SWT.

Untuk itu, keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, muzaki, mustahik, dan mitra BAZNAS untuk bersama-sama mendoakan almarhum.

“Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.”

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan serta menerangi kuburnya, memberikan rahmat dan maghfirah-Nya, serta menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.

Semoga segala bentuk kebaikan dan pengabdian yang pernah dilakukan selama hidupnya menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Kepada keluarga besar almarhum yang ditinggalkan, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Semoga almarhum husnul khatimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa berada dalam lindungan serta kasih sayang Allah SWT.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #KabarDuka #InnaLillahiWaInnaIlaihiRajiun #DoaUntukAlmarhum #MadsuriEpendi #Majalengka #Zakat #AmalJariyah

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Musholla Al-Bayyinah

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan kehidupan keagamaan masyarakat melalui penyaluran bantuan sarana keagamaan kepada Musholla Al-Bayyinah, Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Bantuan tersebut disalurkan pada Rabu, 9 September 2026, bertempat di Musholla Al-Bayyinah. Penyerahan bantuan dilaksanakan oleh Iwan Setiawan, S.S., selaku Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Mendukung Kenyamanan Sarana Ibadah Masyarakat

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari Program Majalengka Taqwa, salah satu ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana tempat ibadah.

Bantuan sarana keagamaan untuk Musholla Al-Bayyinah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat sekitar, khususnya dalam menunjang pelaksanaan ibadah serta berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan musholla.

Keberadaan sarana ibadah yang memadai menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan suasana ibadah yang nyaman, khusyuk, dan kondusif. Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan.

Wujud Nyata Amanah Zakat, Infak, dan Sedekah

Melalui Program Majalengka Taqwa, BAZNAS Kabupaten Majalengka berupaya menjadikan dana umat sebagai sumber kemaslahatan yang memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Penyaluran bantuan kepada Musholla Al-Bayyinah juga menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah, tidak hanya dalam aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga dalam mendukung penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki, munfik, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, maupun sedekahnya melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut merupakan amanah yang senantiasa dijaga dan disalurkan melalui berbagai program kemaslahatan umat.

Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Musholla Al-Bayyinah dan masyarakat Desa Panjalin Kidul. Semoga setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi amal jariyah serta mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

“Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi ikhtiar bersama untuk menghadirkan keberkahan dan kemaslahatan bagi sesama.”

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dukung Bakti Sosial Mahasiswa YPIB di Nunukbaru, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan

MAJALENGKA, 10 September 2026  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Program Majalengka Taqwa menyalurkan bantuan untuk mendukung kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa YPIB di Desa Nunukbaru. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi YPIB Majalengka dan diserahkan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka, Kamis (10/9/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Iwan Setiawan, S.S., selaku Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan bakti sosial mahasiswa merupakan salah satu bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga belajar menumbuhkan nilai kepedulian, gotong royong, dan berbagi kepada sesama.

Dalam semangat Islam, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari implementasi nilai-nilai kebaikan. Harta yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat memberikan kemaslahatan serta memperkuat semangat saling membantu di tengah masyarakat.

Mendukung Semangat Pengabdian Mahasiswa

Dukungan BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa YPIB di Desa Nunukbaru diharapkan dapat memperkuat semangat pengabdian mahasiswa sekaligus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan.

Melalui Program Majalengka Taqwa, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya menghadirkan pendistribusian dana zakat dan bantuan sosial secara tepat sasaran, amanah, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.

Sinergi antara lembaga pendidikan, mahasiswa, masyarakat, dan BAZNAS menjadi bagian penting dalam membangun budaya kebaikan di Kabupaten Majalengka. Semangat tersebut sejalan dengan nilai Islam yang mendorong umat untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat).

Wujud Nyata Kepedulian dan Kemanfaatan

Bantuan untuk kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa YPIB di Desa Nunukbaru menjadi salah satu bentuk nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam memperluas manfaat dana zakat dan kepedulian sosial.

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap kegiatan sosial yang dilaksanakan YPIB bersama para mahasiswa dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga setiap ikhtiar dalam berbagi dan mengabdi menjadi amal kebaikan yang mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

Semangat berbagi, kepedulian, dan pengabdian tersebut diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Majalengka sebagai bagian dari ikhtiar bersama menuju Majalengka yang lebih religius, peduli, dan sejahtera.


 

10/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Berita Terbaru

Menata Hati dalam Ikhtiar: Rezeki Takkan Tertukar, Jemputlah dengan Cara yang Benar
Menata Hati dalam Ikhtiar: Rezeki Takkan Tertukar, Jemputlah dengan Cara yang Benar
MAJALENGKA, BAZNAS – Di tengah hiruk-pikuk tuntutan ekonomi modern, manusia sering kali terjebak dalam ritme hidup yang melelahkan. Ibarat seekor tikus yang berlari kencang di atas roda putar; kaki melangkah cepat, napas tersengal, namun posisi tetap di tempat semula. Fenomena ini menjadi refleksi mendalam bagi kita semua: benarkah rezeki semata-mata hasil linear dari kecepatan usaha pribadi? Dunia sering kali menyuguhkan anomali. Ada individu yang bekerja keras memeras keringat namun hasilnya sekadar penyambung nyawa. Di sisi lain, ada yang tampak lebih tenang, namun pintu-pintu kemudahan terbuka lebar baginya. Hal ini membawa kita pada satu pertanyaan fundamental: apakah kita yang mengejar rezeki, atau justru rezeki yang sedang mengejar kita? Kepastian Rezeki dalam Perspektif Nubuwah Dalam literatur klasik Hilyatul Auliy?’ dan Shah?h al-J?’mi’, Rasulullah SAW memberikan sebuah perumpamaan yang mendobrak logika materialis: “Seandainya anak Adam lari dari rezekinya sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan menjemputnya sebagaimana kematian itu menjemputnya.” Pesan ini menegaskan bahwa rezeki bukanlah barang diskon di toko daring yang akan ludes jika kita terlambat mengklik. Rezeki adalah janji Sang Pencipta yang telah tertulis bahkan sebelum kita mengenal angka. Sahabat Ali bin Abi Thalib RA pun mempertegas bahwa rezeki memiliki dua wajah: rezeki yang kita cari, dan rezeki yang mencari kita. Strategi "Memantaskan Diri" dan Etika Ajmilu fit-Thalab Islam tidak mengajarkan umatnya untuk berpangku tangan. Namun, Islam mengubah orientasi bekerja dari sekadar "mendapatkan" menjadi bentuk "penghambaan". Bekerja adalah etika hidup dan bagian dari ibadah. Rasulullah SAW dalam Sunan Ibnu Majah mengingatkan tentang konsep Ajmilu fit-Thalab (memperbagus cara mencari rezeki): “Bertakwalah kepada Allah dan perbaguslah dalam mencari rezeki... ambillah yang halal dan tinggalkan yang haram.” Seorang mukmin yang memiliki keyakinan kokoh bahwa jatahnya tidak akan tertukar, akan tampil sebagai pribadi yang elegan. Ia tidak merasa perlu menyikut rekan kerja, menjilat atasan, atau menabrak batasan syariat demi tumpukan saldo di rekening. Ketenangan batin inilah yang menjadi modal utama produktivitas yang berkah. Empat Fondasi Ketenangan Hatim al-Asham Keindahan iman dalam menjemput rezeki pernah dipraktikkan secara presisi oleh ulama besar Hatim al-Asham. Ia membangun "bangunan mental" hidupnya di atas empat fondasi: Keyakinan bahwa rezekinya tidak akan dimakan orang lain, sehingga hatinya tenang. Kesadaran bahwa amalnya tidak bisa digantikan orang lain, sehingga ia sibuk beribadah. Kewaspadaan akan kematian yang datang tiba-tiba. Rasa Malu kepada Allah karena merasa selalu dalam pengawasan-Nya. Penutup: Seni Menyeimbangkan Langkah dan Sandaran Hati Hidup adalah tentang seni menyeimbangkan antara kaki yang melangkah dan hati yang bersandar. Menjadi kaya atau memiliki karier cemerlang bukanlah sebuah larangan. Namun, jangan sampai pengejaran materi membuat kita lupa akan hakikat sebagai hamba. Rezeki hanyalah bekal perjalanan, bukan tujuan akhir. Dengan menata ulang niat dan mengedepankan keberkahan (zakat, infak, dan sedekah), kita akan sampai pada level kesadaran yang memerdekakan: bahwa saat kita berjalan menuju Allah dengan martabat, rezeki itulah yang akan berlari mengejar kita. Wall?hu a’lam bi ash-Shaw?b. Editor: Media Center BAZNAS Majalengka Tagar: #BAZNASMajalengka #KajianIslam #RezekiBerkah #HikmahPagi #ZakatTandaTaat #MajalengkaLangkungSae
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Waspada Jebakan Istidr?j: Mengapa Maksiat Jalan Terus, tapi Rezeki Lancar Jaya?
Waspada Jebakan Istidr?j: Mengapa Maksiat Jalan Terus, tapi Rezeki Lancar Jaya?
Tentu, ini adalah draf berita menarik yang disusun khusus untuk gaya penulisan website resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka, dengan menggabungkan esensi religius dan edukasi publik. Waspada Jebakan Istidr?j: Mengapa Maksiat Jalan Terus, tapi Rezeki Lancar Jaya? MAJALENGKA, BAZNAS – Pernahkah kita melihat seseorang yang hidupnya tampak begitu sempurna secara materi? Bisnisnya selalu untung, kariernya melesat tanpa hambatan, dan hartanya melimpah ruah, namun di sisi lain ia terang-terangan meninggalkan shalat, gemar bermaksiat, dan jauh dari nilai-nilai agama. Fenomena ini sering kali menimbulkan pertanyaan di kalangan awam: mengapa mereka yang membangkang justru hidupnya terlihat lebih nyaman? Bukan Kemuliaan, Melainkan Jebakan Halus Menyikapi hal ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru merasa iri atau menganggap Allah tidak adil. Apa yang dialami orang tersebut bukanlah sebuah bentuk kemuliaan, melainkan sebuah jebakan halus yang mematikan yang disebut dengan Istidr?j. Secara terminologi, dalam kitab al-Tafs?r al-Bas?th, Istidr?j bermakna menurunkan seseorang sedikit demi sedikit hingga sampai pada titik kebinasaan. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-An’am ayat 44: "Maka, ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan pintu-pintu segala sesuatu (kesenangan) untuk mereka, sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba..." Tiga Jebakan yang Sering Tidak Disadari Para Salafush Shalih mengingatkan adanya tiga hal yang seringkali menipu manusia sehingga mereka merasa "aman" dalam kemaksiatan: Nikmat yang Terus Mengalir: Merasa rezeki lancar adalah tanda rida Allah, padahal itu adalah cara Allah membiarkan hamba-Nya semakin jauh. Aib yang Tertutupi: Merasa tidak berdosa karena kesalahan-kesalahannya tidak diketahui orang lain. Pujian Manusia: Terlena dengan sanjungan publik padahal kondisi batinnya keropos. Rezeki Berkah vs Rezeki Istidr?j Indikator utama sebuah rezeki dikatakan berkah adalah jika rezeki tersebut mendekatkan kita kepada Allah SWT. Sebaliknya, rezeki yang justru membuat seseorang semakin sombong, kikir, dan jauh dari ibadah adalah Istidr?j yang harus segera disadari sebelum maut menjemput secara tiba-tiba. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah memberikan dunia kepada siapa pun, baik yang dicintai maupun tidak, namun iman hanya diberikan kepada mereka yang dicintai-Nya." (HR. Ahmad & Tirmidzi). Muhasabah dan Zakat sebagai Penawar Melalui edukasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka senantiasa mengingatkan para Muzaki dan seluruh umat Muslim untuk selalu bermuhasabah. Salah satu cara membentengi harta dari sifat Istidr?j adalah dengan mensucikannya melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Dengan berzakat, kita mengakui bahwa ada hak orang lain dalam harta kita, sekaligus menjadi bukti bahwa dunia bukanlah tujuan utama, melainkan sarana untuk meraih rida-Nya. Mari kita berdoa sebagaimana doa Umar bin Khattab RA: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menjadi orang yang ditarik secara bertahap ke dalam kebinasaan (Istidr?j).” Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk pilihan praktis, aman, dan tepat sasaran. #BAZNASMajalengka #ZakatTandaCinta #EdukasiIslami #Istidraj #MuhasabahDiri #MajalengkaLangkungSae #HartaBerkah
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Dunia Tempat Beramal, Akhirat Tempat Beristirahat: Menjemput Istirahat Hakiki Melalui Lelah yang Berkah
Dunia Tempat Beramal, Akhirat Tempat Beristirahat: Menjemput Istirahat Hakiki Melalui Lelah yang Berkah
MAJALENGKA Di tengah hiruk-pikuk dunia yang sering kali membuat manusia terjebak dalam perlombaan mengumpulkan materi demi kenyamanan sesaat, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk merenungi kembali hakikat pengabdian dan tujuan hidup yang sebenarnya. Seringkali kita bermimpi membangun rumah megah, kendaraan mewah, dan masa pensiun yang tenang sebagai puncak dari "istirahat". Namun, benarkah ada istirahat yang tuntas di atas bumi ini? Belajar dari Jawaban Imam Ahmad bin Hanbal Menilik sejarah para Salafus Shalih, terdapat sebuah kisah masyhur dalam kitab Al-J?mi’ li Ul?m Al-Im?m Ahmad. Seorang lelaki menempuh perjalanan berbulan-bulan dari Khurasan hanya untuk bertanya satu hal kepada Imam Ahmad bin Hanbal: "Kapan seorang hamba merasakan manisnya istirahat?" Sang pejuang Sunnah tersebut menjawab dengan kalimat yang menggetarkan: “Pada saat langkah kaki pertama menapak di Surga.” Jawaban ini menegaskan bahwa dunia bukanlah tempat untuk bersantai dalam waktu lama, melainkan medan ujian. Selama nyawa dikandung badan, ujian akan terus menyapa. Istirahat yang sesungguhnya bukanlah di atas kasur yang empuk, melainkan saat kita telah aman dari huru-hara hari kiamat. Logika Terbalik: Lelah yang Membuahkan Nikmat Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Mift?h D?ri as-Sa’?dah menjelaskan sebuah kaidah universal: “Kenikmatan tidak akan didapatkan dengan bersantai-santai.” Barangsiapa yang terlalu memanjakan diri dengan kenyamanan dunia, ia berisiko kehilangan kenyamanan abadi di akhirat. BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang bahwa lelah dalam berzakat, lelah dalam bersedekah, dan lelah dalam membantu sesama adalah bentuk "investasi" kelelahan yang cerdas. Sebagaimana pesan Khalid bin Walid RA saat bertempur di Syam: "Wahai Dhirar, istirahat itu di surga esok hari." Menjadikan Lelah Sebagai Ibadah Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa setiap peluh yang keluar dalam rangka menjalankan perintah Allah—termasuk menunaikan kewajiban Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)—adalah langkah nyata menuju pintu surga. "Dunia adalah jembatan, bukan tujuan. Jika hari ini kita merasa lelah memikul amanah atau merasa berat dalam menyisihkan harta untuk kaum dhuafa, tersenyumlah. Karena orang beriman memang tidak diciptakan untuk beristirahat di sini," ungkap beliau. Mari jadikan sisa usia kita sebagai masa "tanam" yang produktif. Teruslah berjalan di jembatan dunia ini, menebar manfaat bagi sesama di Majalengka, hingga kelak kaki kita benar-benar menapak di tanah surga—tempat di mana kata "lelah" resmi dihapus dari kamus kehidupan kita untuk selamanya. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk membantu saudara kita yang membutuhkan dan menjemput keberkahan di akhirat. #BAZNASMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #LelahMenjadiLillah #MutiaraHikmah #ZakatTandaCinta #MajalengkaLangkungsae
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Manajemen Lisan di Era Digital: BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Terapkan Filter Spiritual Ibrahim bin Adham
Manajemen Lisan di Era Digital: BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Terapkan Filter Spiritual Ibrahim bin Adham
MAJALENGKA – Di tengah derasnya arus informasi dan hiruk-pikuk komentar di media sosial, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk kembali merefleksikan pentingnya menjaga lisan. Hal ini merujuk pada pemikiran mendalam ulama besar, Ibrahim bin Adham Rahimahullah, yang membagi klasifikasi ucapan manusia ke dalam empat kategori sebagai filter spiritual dalam berinteraksi. Ibrahim bin Adham, sebagaimana tercatat dalam kitab “Ash-Shamt wa ?d?bu al-Lis?n”, menekankan bahwa manajemen kata-kata bukan sekadar etika berkomunikasi, melainkan benteng keselamatan di dunia dan akhirat. Empat Kategori Ucapan: Filter Sebelum Berbicara Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui pesan edukasi dakwahnya, menggarisbawahi empat pembagian ucapan yang menjadi standar bagi seorang Muslim: Bermanfaat Namun Berisiko: Ucapan yang tampak baik namun berpotensi memicu fitnah atau kerusakan. Sesuai kaidah fikih Dar’ul maf?sid muqaddamun ‘ala jalbil mash?lih, diam jauh lebih utama untuk menghindari kerusakan yang lebih besar. Obrolan Kosong (Laghwu): Ucapan yang tidak mendatangkan dosa namun nihil pahala. Menghindari hal ini merupakan tanda sempurnanya Islam seseorang, sekaligus menghemat energi fisik dan mental. Berbahaya dan Tanpa Manfaat: Inilah zona merah yang mencakup ghibah, dusta, dan adu domba. Kategori ini adalah penyebab utama tergelincirnya manusia ke dalam api neraka. Bermanfaat dan Aman: Inilah "lampu hijau" bagi setiap mukmin. Ucapan berupa dzikir, ilmu, nasihat, dan kata-kata santun yang diibaratkan seperti pohon yang akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit. Urgensi Menjaga Lisan dalam Pengelolaan Zakat Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, prinsip Qaulan Sad?dan (perkataan yang benar, jujur, dan tepat) adalah pilar utama dalam pelayanan. Integritas dalam bertutur kata menjadi cermin transparansi lembaga dalam mengelola dana umat. "Realitas hari ini menunjukkan bahwa sebagian besar ucapan manusia terjebak pada hal yang sia-sia atau bahkan merusak. Kita diajak untuk menjadi pribadi yang 'hemat' bicara namun kaya akan manfaat. Diamnya seorang mukmin haruslah berpikir, dan bicaranya haruslah dzikir serta maslahat," ungkap perwakilan BAZNAS Majalengka. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk karakter masyarakat Majalengka yang lebih bijak di ruang digital, selaras dengan semangat perintah Nabi SAW: "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam." Tentang BAZNAS Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berwenang melakukan tugas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan transparan untuk kesejahteraan masyarakat Majalengka. #BAZNASMajalengka #ManajemenLisan #DakwahDigital #EtikaMuslim #ZakatMensejahterakan #MajalengkaLangkungSae #IbrahimBinAdham #AdabBerbicara #QaulanSadidan
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Memuliakan Para Sahabat Nabi: Fondasi Keimanan dan Pilar Peradaban Islam
Memuliakan Para Sahabat Nabi: Fondasi Keimanan dan Pilar Peradaban Islam
MAJALENGKA, BAZNAS – Memahami sejarah Islam tidak dapat dilepaskan dari peran vital para Sahabat Rasulullah ?. Sebagai generasi terbaik (Khairu Ummah), para sahabat merupakan jembatan sampainya risalah Islam kepada umat manusia hingga hari ini. Menghormati mereka bukan sekadar masalah sejarah, melainkan bagian integral dari akidah Ahlusunnah wal Jamaah. Generasi Emas Pilihan Allah Para sahabat adalah manusia biasa yang tidak maksum, namun kemuliaan amal dan pengorbanan mereka jauh melampaui kesalahan yang mungkin dilakukan. Rasulullah ? memberikan testimoni langsung atas keutamaan mereka melalui sabdanya: “Sebaik-baik manusia adalah generasiku, kemudian yang setelahnya, lalu yang setelahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Kesaksian ini dikukuhkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an, khususnya bagi mereka yang terlibat dalam peristiwa-peristiwa besar seperti Bai'atur Ridwan: ?????? ?????? ??????? ???? ?????????????? ???? ?????????????? ?????? ???????????... “Sungguh, Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon...” (QS. Al-Fath: 18). Kedudukan Sahabat dalam Timbangan Syariat Secara terminologi, Sahabat adalah mereka yang bertemu Nabi ? dalam keadaan beriman dan wafat dalam keadaan Muslim. Mereka adalah representasi utama aqidah Islam. Mengingkari atau membenci sahabat, seperti yang dilakukan oleh ideologi Syiah Rafidhah, pada hakikatnya adalah meragukan otentitas agama itu sendiri. Sebab, merekalah yang meriwayatkan Al-Qur'an dan Hadist. Jika perantaranya dicela, maka kredibilitas pesan yang dibawa pun ikut terancam. Rasulullah ? memberikan peringatan keras terkait hal ini: “Sesungguhnya Allah memilihku dan memilihkan bagiku para sahabat... Maka siapa yang mencela mereka, atasnya laknat Allah, malaikat, dan seluruh manusia.” (HR. At-Tabrani dan Al-Hakim). Harmoni Ahlul Bait dan Para Sahabat Terdapat narasi menyesatkan yang mencoba membenturkan antara keluarga Nabi (Ahlul Bait) dengan para Sahabat (khususnya Abu Bakar, Umar, dan Utsman). Namun, fakta sejarah mencatat keharmonisan yang luar biasa. Ali bin Abi Thalib RA sendiri mengakui keutamaan Abu Bakar dan Umar di atas dirinya. Beliau bahkan menamai putra-putranya dengan nama Abu Bakar, Umar, dan Utsman sebagai bentuk penghormatan. Hubungan kekeluargaan pun terjalin erat, salah satunya melalui pernikahan putri Ali RA, Ummu Kultsum, dengan Umar bin Khattab RA. Meneladani Kesahajaan dan Heroisme Bagi umat Islam saat ini, para sahabat adalah "menara terang" dalam pemahaman kebenaran, kesungguhan ibadah, dan kemuliaan akhlak. Sifat kedermawanan kaum Muhajirin dan Anshar dalam membangun fondasi ekonomi dan sosial di Madinah menjadi inspirasi utama bagi lembaga seperti BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi kemaslahatan umat. Imam at-Tahawi dalam kitab aqidahnya menegaskan sikap seorang Muslim sejati: "Kami cinta kepada sahabat-sahabat Rasulullah ?, namun kami tidak berlebih-lebihan dalam cinta kepada seorang pun di antara mereka, dan juga tidak berlepas diri dari seorang pun dari mereka. Kami benci kepada yang membenci mereka." Kesimpulan Mencintai sahabat adalah bagian dari iman, sementara membenci mereka adalah ciri nifak (kemunafikan). Sejarah mencatat bahwa syaitan lari dari Umar bin Khattab baik saat beliau hidup maupun setelah wafatnya. Semoga kita senantiasa termasuk golongan yang mengikuti jejak mulia para sahabat dengan ihsan hingga hari kiamat. Wallahu A’lam bi shawab. #BAZNAS #Majalengka #ZakatCerdas #SahabatNabi #AhlusunnahWalJamaah #SejarahIslam #PilarPeradaban #IslamKaffah
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Refleksi Dakwah dan Kemanusiaan: Antara Kesunyian Merintis dan Ujian Keberhasilan
Refleksi Dakwah dan Kemanusiaan: Antara Kesunyian Merintis dan Ujian Keberhasilan
MAJALENGKA, BAZNAS – Perjalanan dakwah dan pengabdian umat bukanlah sekadar rutinitas menyampaikan kebenaran, melainkan sebuah "perjalanan rasa" yang menguji keteguhan hati. Dalam dinamika perjuangan para penggerak zakat dan dai di lapangan, terdapat dua fase krusial yang menentukan kualitas pengabdian: kenikmatan dalam merintis di tengah kesunyian dan tantangan menjaga niat di puncak keberhasilan. Fase Merintis: Menanam di Tanah Kering Merintis dakwah seringkali menjadi fase yang paling sepi. Seorang pejuang umat kerap dihadapkan pada penolakan, kurangnya minat masyarakat, hingga keterbatasan fasilitas. Namun, di balik segala kesulitan tersebut, terdapat nilai keikhlasan yang murni. Dalam perspektif syariat, Allah SWT menegaskan bahwa setiap kebaikan tidak akan pernah sia-sia. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. At-Taubah: 120: “Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” Para ulama menekankan bahwa nilai sebuah amal tidak diukur dari besarnya hasil yang terlihat secara kasat mata, melainkan pada lurusnya niat. Fase merintis adalah masa di mana ketergantungan kepada Allah mencapai titik tertinggi karena tidak adanya pujian maupun pengakuan dari manusia. Ujian di Balik Keberhasilan Seiring berjalannya waktu, ketekunan biasanya membuahkan hasil. Dakwah mulai diterima, program-program kemanusiaan mulai berdampak, dan dukungan masyarakat mengalir deras. Namun, fase keberhasilan ini justru membawa ujian yang lebih halus, yakni ujian keikhlasan. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam berbagai kesempatan sering mengingatkan bahwa saat keberhasilan datang, potensi tumbuhnya sifat riya dan ujub menjadi ancaman nyata. Rasulullah ? bersabda: “Barang siapa beramal agar didengar orang lain, Allah akan memperdengarkan (aibnya). Dan barang siapa beramal karena riya, Allah akan menampakkan (niatnya).” (HR. Bukhari dan Muslim). Keberhasilan menuntut kerendahhatian yang lebih besar untuk mengakui bahwa segala capaian adalah murni karunia Allah SWT, bukan semata-mata hasil usaha manusia. Fokus pada Proses, Bukan Sekadar Hasil Satu hal yang perlu disadari oleh setiap penggiat kemanusiaan dan dakwah adalah bahwa tidak semua penanam akan menyaksikan masa panen. Sejarah para nabi telah membuktikan bahwa tugas utama seorang hamba hanyalah menyampaikan dan berupaya, sementara hasil adalah hak prerogatif Sang Pencipta. Hal ini termaktub dalam QS. Ar-Ra’ad: 40: “Sesungguhnya kewajibanmu hanyalah menyampaikan, dan Kamilah yang akan menghisab.” BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk menjalankan amanah umat dengan semangat konsistensi, baik dalam situasi sulit saat merintis program maupun saat mengelola keberhasilan zakat yang memberikan manfaat luas. Karena pada akhirnya, lebih baik berjalan di jalan yang sepi namun bersama Allah, daripada berada di keramaian namun kehilangan kehadiran-Nya. Semoga setiap langkah perjuangan dalam menebar kebaikan di Bumi Sindangkasih ini senantiasa dibimbing oleh keikhlasan dan kesabaran yang tak terputus. #BAZNASMajalengka #DakwahKemanusiaan #ZakatTumbuhBermanfaat #RefleksiDiri #MajalengkaLangkungSae #ZakatNasional #PilarDakwah
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pererat Silaturahmi, BAZNAS Majalengka Hadiri Halal Bihalal dan Pelepasan Jamaah Haji PGRI
Pererat Silaturahmi, BAZNAS Majalengka Hadiri Halal Bihalal dan Pelepasan Jamaah Haji PGRI
MAJALENGKA Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M., menghadiri acara Halal Bihalal sekaligus Pelepasan Jamaah Calon Haji Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula PGRI Majalengka pada pukul 08.30 WIB, Sabtu (18/04). Acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara BAZNAS dan sektor pendidikan, khususnya para tenaga pendidik yang tergabung dalam PGRI. Selain merayakan Idul Fitri dalam bingkai Halal Bihalal, agenda utama lainnya adalah memberikan doa restu serta pembekalan spiritual bagi para guru yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci tahun ini. Dalam kesempatan tersebut, H. Idi Purnama menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para guru yang selama ini menjadi mitra strategis BAZNAS dalam menggerakkan kesadaran berzakat di lingkungan pendidikan. Beliau juga menitipkan pesan menyentuh bagi para jamaah calon haji. "Kami hadir untuk memberikan dukungan moral dan doa terbaik bagi bapak/ibu guru yang terpilih menjadi tamu Allah tahun ini. Semoga perjalanan ibadah haji ini berjalan lancar, diberikan kesehatan yang prima, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur serta mabrurah," ujar H. Idi Purnama di sela-sela acara. Lebih lanjut, beliau berharap agar semangat ibadah haji ini membawa keberkahan bagi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka. "Semoga doa-doa yang dipanjatkan di tempat-tempat mustajab nanti juga mengalir untuk keberkahan Kabupaten Majalengka, agar masyarakatnya semakin sejahtera dan religius sejalan dengan semangat zakat yang kita gelorakan bersama," tambahnya. Kehadiran perwakilan pimpinan BAZNAS dalam acara ini menegaskan komitmen lembaga untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun kolaborasi lintas sektor, serta menjaga silaturahmi dengan berbagai elemen organisasi profesi demi kemaslahatan umat. #BAZNASMajalengka #PGRIMajalengka #Haji2026 #HalalBihalal #ZakatMensejahterakanUmat #MajalengkaLangkungSae #KabarBAZNAS
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS RI Alokasikan 10 Persen Kurban 2026 untuk Wilayah Bencana Sumatra, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Distribusi
BAZNAS RI Alokasikan 10 Persen Kurban 2026 untuk Wilayah Bencana Sumatra, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Distribusi
JAKARTA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan program "Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026". Dalam kebijakan terbaru tahun ini, BAZNAS menginstruksikan alokasi khusus sebesar 10 persen dari total perolehan kurban nasional untuk didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra, meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai wujud nyata keadilan distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya dalam momen Iduladha 1447 H. "Visi kita adalah mewujudkan keadilan distribusi dan mengurangi ketimpangan antara daerah perkotaan dengan wilayah terpencil maupun terdampak bencana. Skema ini memastikan manfaat kurban tidak hanya menumpuk di kota besar," ujar Imdadun dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (17/4/2026). Indikator Distribusi dan Pemberdayaan Desa Penyusunan alokasi kurban tahun ini didasarkan pada kajian internal yang ketat dengan mempertimbangkan beberapa indikator utama: Populasi dan Tingkat Kemiskinan: Memastikan daging kurban menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Ketersediaan Hewan Lokal: Mengutamakan pengadaan dari peternak di wilayah setempat. Afirmasi Wilayah: Fokus pada daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta wilayah terdampak bencana alam. Selain distribusi daging, program ini juga menggerakkan 42 Balai Ternak BAZNAS di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan memberdayakan peternak mustahik (penerima manfaat) agar mendapatkan keuntungan ekonomi langsung dari momentum kurban. Komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka Menanggapi arahan pusat, BAZNAS Kabupaten Majalengka turut menyatakan kesiapannya dalam menyukseskan program kurban tahun 2026. Sinergi antara BAZNAS daerah dan pusat diharapkan dapat memastikan bahwa warga Majalengka yang ingin berkurban melalui BAZNAS dapat berkontribusi dalam program kemanusiaan nasional maupun pemberdayaan peternak lokal di Jawa Barat. Ketua BAZNAS RI senantiasa menekankan pentingnya akuntabilitas. Oleh karena itu, seluruh proses mulai dari penghimpunan, penyembelihan, hingga distribusi akan dikoordinasikan secara transparan melalui rapat teknis nasional dan dilaporkan secara terbuka kepada publik. Dengan mengusung semangat "Kurban Berkah Berdayakan Desa", BAZNAS mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi kesejahteraan umat di tahun 2026 ini. #BAZNAS #Kurban2026 #KurbanBerkahBerdayakanDesa #Majalengka #ZakatMensejahterakanUmat #Kemanusiaan #SumatraBangkit #IdulAdha1447H
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perluas Jangkauan, BAZNAS RI Fasilitasi Penyaluran Kurban 2026 hingga ke Palestina dan Wilayah Bencana
Perluas Jangkauan, BAZNAS RI Fasilitasi Penyaluran Kurban 2026 hingga ke Palestina dan Wilayah Bencana
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026. Program tahun ini dirancang secara strategis tidak hanya sebagai bentuk pemenuhan ibadah spiritual, tetapi juga sebagai instrumen kemanusiaan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang paling membutuhkan, termasuk lokasi bencana di Indonesia hingga ke Palestina. Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menjelaskan bahwa distribusi kurban tahun ini akan difokuskan untuk memecah ketimpangan stok daging antara kota besar dengan daerah terpencil. “Kami telah menetapkan persentase pendistribusian berdasarkan kajian mendalam, khususnya untuk daerah miskin, terpinggirkan, dan wilayah yang tengah dilanda bencana,” ujar Sodik dalam keterangannya, Sabtu (18/4). Alokasi Khusus Wilayah Bencana dan Palestina Sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi terkini di tanah air, BAZNAS mengalokasikan 10 persen dari total perolehan kurban khusus untuk wilayah bencana. Secara terperinci, alokasi tersebut disalurkan ke: Aceh: 3% Sumatera Utara: 5% Sumatera Barat: 2% Selain di dalam negeri, BAZNAS kembali membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk menyalurkan kurban ke Palestina. Langkah ini merupakan komitmen nyata dalam membantu warga yang terdampak konflik dan krisis pangan global. Pendistribusian akan dilakukan dalam bentuk daging segar maupun daging olahan melalui kerja sama dengan mitra internasional tepercaya. Pemberdayaan Peternak Lokal Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, menekankan bahwa aspek kualitas dan dampak ekonomi menjadi prioritas utama. Hewan kurban dipastikan berasal dari 42 Balai Ternak binaan BAZNAS serta mitra peternak rumahan yang tersebar di seluruh Indonesia. "Dengan skema ini, dana kurban yang ditunaikan melalui BAZNAS memiliki dampak ganda (double impact). Selain membahagiakan mustahik di daerah pelosok dan minoritas, program ini juga menggerakkan roda ekonomi peternak kecil di desa-desa," pungkas Imdadun. Bagi masyarakat Kabupaten Majalengka yang ingin turut serta dalam program kurban berskala nasional dan internasional ini, dapat menghubungi kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka atau melalui kanal digital resmi yang tersedia. #BAZNAS #KurbanBerdayakanDesa #KurbanPalestina #Kemanusiaan #ZakatPilihanPertama #BAZNASMajalengka #PemberdayaanEkonomi
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Harlah ke-66 PMII: BAZNAS Majalengka Apresiasi Dedikasi Mencetak Kader Intelektual Bangsa
Harlah ke-66 PMII: BAZNAS Majalengka Apresiasi Dedikasi Mencetak Kader Intelektual Bangsa
MAJALENGKA – Keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-66 kepada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Momentum bersejarah ini menjadi simbol refleksi atas kontribusi besar organisasi mahasiswa tersebut bagi kemajuan umat dan bangsa. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa usia 66 tahun merupakan bukti ketangguhan PMII dalam melintasi berbagai dinamika zaman. PMII dinilai bukan sekadar organisasi kemahasiswaan, melainkan kawah candradimuka yang berhasil melahirkan pemimpin-pemimpin intelektual yang berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. "Enam puluh enam tahun adalah jejak panjang perjuangan. Kami melihat PMII secara konsisten mencetak kader-kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas serta akhlakul karimah yang kuat dalam mengabdi kepada masyarakat," ungkap pihak BAZNAS Majalengka. Sinergi untuk Indonesia Sejahtera Sebagai lembaga yang bergerak dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap PMII dapat terus bersinergi dalam menghadirkan solusi bagi permasalahan sosial di Indonesia. Semangat "Aksi Nyata PMII untuk Indonesia" sejalan dengan visi BAZNAS dalam menyejahterakan umat dan mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan dan pemberdayaan. Diharapkan ke depannya, PMII terus menjadi garda terdepan dalam: Menguatkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan toleran (Rahmatan lil 'Alamin). Menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat melalui berbagai inovasi gerakan. Berkontribusi aktif dalam pengawalan kebijakan pembangunan demi Indonesia yang lebih adil dan sejahtera. Perayaan Harlah ke-66 ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi seluruh kader PMII, khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka, untuk tetap konsisten dalam jalur perjuangan intelektual dan pengabdian tanpa batas. #HarlahPMII66 #BaznasMajalengka #PMIIUntukIndonesia #BaznasMulia #MahasiswaIslam #AksiNyata #MajalengkaLangkungSae
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Majalengka Hadiri Halal Bihalal Majelis Alkisa di STIT Tihamah
Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Majalengka Hadiri Halal Bihalal Majelis Alkisa di STIT Tihamah
MAJA – Perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, Asep Saeful Milah, M.Pd., menghadiri undangan silaturahmi dan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Majelis Alkisa Majalengka pada Sabtu (18/04/2026). Kegiatan yang dimulai pada pukul 14.00 WIB ini berlangsung khidmat di Komplek Pusat Studi Mahasiswa STIT Tihamah, Blok Salamanggu, Desa Maja Selatan, Kecamatan Maja. Acara ini menjadi istimewa dengan kehadiran Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., jajaran unsur Forkopimda, serta para tokoh ulama terkemuka di Kabupaten Majalengka. Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Lembaga Zakat Kehadiran Bupati dan unsur Forkopimda menunjukkan besarnya dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan syiar Islam dan penguatan ukhuwah di wilayah Maja. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan lembaga seperti BAZNAS untuk membangun masyarakat yang harmonis. Asep Saeful Milah, M.Pd., selaku perwakilan BAZNAS Majalengka, menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal ini sangat tepat untuk mempererat koordinasi dalam menjalankan program-program kemaslahatan umat. "Kehadiran Bapak Bupati dan para ulama di tengah-tengah kita memberikan semangat baru bagi BAZNAS untuk terus bersinergi dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan masyarakat Majalengka," ujar Asep di sela-sela acara. Membangun Kemandirian Mahasiswa Acara yang dipusatkan di STIT Tihamah ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi civitas akademika dan mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta keselarasan antara pembinaan spiritual di majelis taklim dengan pendidikan akademik di perguruan tinggi. Kegiatan ditutup dengan musafahah (bersalam-salaman) dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh ulama setempat, menandai semangat kebersamaan untuk membangun daerah yang lebih baik. Tagar: #BAZNASMajalengka #HalalBihalal2026 #MajelisAlkisa #STITTihamah #MajaSelatan #ZakatTumbuhBermanfaat #SilaturahmiUmmat #EmanSuherman #MajalengkaLangkungSae
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Ribuan Peziarah Haulan Desa Kagok, Ketua BAZNAS Majalengka Tinjau Persiapan "Warung Amal"
Sambut Ribuan Peziarah Haulan Desa Kagok, Ketua BAZNAS Majalengka Tinjau Persiapan "Warung Amal"
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka turut mengambil peran dalam menyemarakkan tradisi tahunan Haulan di Desa Kagok, Kecamatan Banjaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., meninjau langsung kesiapan "Warung Amal BAZNAS" pada Sabtu malam (18/04/2026), menjelang puncak acara yang akan digelar esok hari. Dalam peninjauan tersebut, Ketua BAZNAS didampingi oleh Kepala Pelaksana, Drs. Uuh Patulloh, serta Tim Media BAZNAS, Eman Suherman, S.Pd.I. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini bertujuan memastikan pelayanan bagi para tamu dan peziarah yang diperkirakan mencapai ribuan orang dapat berjalan maksimal. Warung Amal: Sinergi Layanan untuk Umat Melalui program Warung Amal, BAZNAS Majalengka berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk menyediakan berbagai kudapan tradisional secara gratis. Hidangan yang disajikan mengedepankan kearifan lokal, seperti: Umbi-umbian hasil bumi lokal (Ubi jalar, talas, singkong, bengkuang). Minuman kemasan untuk para peziarah. "Kehadiran Warung Amal ini adalah bentuk nyata pelayanan BAZNAS kepada masyarakat. Kami ingin menyambut para peziarah yang datang dari berbagai penjuru Pulau Jawa dengan semangat ukhuwah Islamiyah, sekaligus mengenalkan potensi hasil bumi Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela peninjauannya. Melestarikan Tradisi Era Kerajaan Talaga Manggung Tradisi Haulan di Desa Kagok bukan sekadar ritual biasa, melainkan warisan sejarah sejak zaman Kerajaan Talaga Manggung yang digelar setiap bulan Hapit (Dzulqaidah). Para peziarah datang untuk menghormati jasa para penyebar Islam di tanah Majalengka, yakni: Sunan Wanaperih (Arya Kikis): Raja Talaga Manggung (1553-1556 M) pendiri pesantren tertua di Majalengka. Syekh Sayid Faqih Ibrahim (Sunan Cipager): Putra Syekh Abdul Muhyi Pamijahan yang memiliki peran sentral dalam dakwah Islam di wilayah ini. Magnet Wisata Religi dan Penggerak Ekonomi Kegiatan ini terbukti menjadi magnet wisata religi yang luar biasa. Pengunjung tidak hanya datang dari wilayah III Cirebon, tetapi merambah hingga Priangan Timur (Tasikmalaya, Garut), Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Hal ini berkaitan erat dengan silsilah keturunan tokoh-tokoh besar tersebut yang tersebar di berbagai daerah. Selain memperkuat aspek spiritual, kegiatan ini menjadi napas baru bagi ekonomi warga. Produk pertanian lokal seperti petai dan umbi-umbian laku keras di pasaran selama prosesi Haulan berlangsung. Dengan adanya sinergi antara nilai sejarah, kearifan lokal, dan dukungan lembaga seperti BAZNAS, diharapkan tradisi Haulan Desa Kagok tidak hanya lestari secara budaya, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan dan mempererat tali silaturahmi antarumat. #BAZNASMajalengka #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat #HaolanDesaKagok #WisataReligiMajalengka #BudayaMajalengka #KecamatanBanjaran #WarungAmal #SinergiKebaikan
BERITA18/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Filantropi, BAZNAS Majalengka Jajaki Kolaborasi Program dengan PT Leetex Garment Indonesia
Perkuat Sinergi Filantropi, BAZNAS Majalengka Jajaki Kolaborasi Program dengan PT Leetex Garment Indonesia
MAJALENGKA Dalam upaya memperluas jangkauan manfaat program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), jajaran Pimpinan dan Amilin Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis dengan manajemen PT Leetex Garment Indonesia, Jumat (17/4). Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan kolaborasi program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi yang dapat disinergikan antara BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat resmi pemerintah dengan sektor industri di Kabupaten Majalengka. Membangun Ekosistem Kepedulian di Lingkungan Industri Kunjungan ini dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Majalengka. Hadir dalam kesempatan tersebut: Emed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua 3 Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi, SDM, dan Umum) Uju Juhara, S.Pd. (Kepala Divisi Pengumpulan) Iwan Setiawan (Kepala Divisi Digital dan Fundraising) Dalam dialog tersebut, Wakil Ketua 3 BAZNAS Majalengka, Ence Humed, M.Pd., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta seperti PT Leetex Garment Indonesia merupakan langkah krusial untuk mengoptimalkan potensi ZIS di wilayah Majalengka. "Kami berharap silaturahmi ini menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi yang lebih konkret, baik dalam hal fasilitasi zakat karyawan maupun program Corporate Social Responsibility (CSR) yang sejalan dengan misi pengentasan kemiskinan di Majalengka," ujar Ence. Optimalisasi Pengumpulan Melalui Jalur Digital Sementara itu, Kepala Divisi Digital dan Fundraising, Iwan Setiawan, menambahkan bahwa BAZNAS kini telah memiliki infrastruktur digital yang memudahkan para karyawan perusahaan untuk menyalurkan donasi secara transparan dan akuntabel. Hal ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi manajemen maupun staf di PT Leetex Garment Indonesia. Pihak manajemen PT Leetex Garment Indonesia menyambut baik kedatangan rombongan BAZNAS Majalengka. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk menindaklanjuti poin-poin koordinasi dalam bentuk kerja sama program yang lebih teknis di masa mendatang. Melalui sinergi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus membuktikan perannya sebagai mitra terpercaya bagi dunia usaha dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan profesional. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #FilantropiIslam #PTLeetexGarment #KolaborasiKebaikan #ZakatPerusahaan #AmilinBAZNAS
BERITA17/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM Kadipaten dan Liangjulang
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada Pelaku UMKM Kadipaten dan Liangjulang
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat kecil. Pada hari ini, Jumat (17/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha kepada tiga orang pelaku usaha mikro guna mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diserahkan oleh Staf Pelayanan BAZNAS, Robi Ferdian Rakasiwi, kepada tiga penerima manfaat, yaitu: Eno Kusumayanti (Warga Desa Kadipaten) Mimi Resmi (Warga Desa Liangjulang) Ari Maryam (Warga Desa Liangjulang) Dorong Kemandirian Ekonomi Dalam kesempatan tersebut, Robi Ferdian Rakasiwi menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk membantu masyarakat yang sedang merintis atau mengembangkan usaha kecilnya. "Kami berharap bantuan modal usaha ini tidak hanya dilihat dari nilainya, tetapi sebagai stimulan agar ibu-ibu sekalian lebih semangat dalam berniaga. Semoga modal ini berkah dan dapat meningkatkan taraf ekonomi keluarga sehingga kedepannya para penerima manfaat ini bisa mandiri secara finansial," ujar Robi. Apresiasi dari Penerima Manfaat Rasa syukur terpancar dari wajah para penerima yang hadir langsung untuk menerima bantuan tersebut. Mewakili para penerima lainnya, Ibu Eno Kusumayanti menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS dan para muzaki. "Terima kasih banyak kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuannya. Modal ini sangat berarti bagi kelanjutan usaha saya di desa. Terima kasih juga kepada para orang baik (muzaki) yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, semoga Allah membalas dengan keberkahan yang berlipat," ungkap Eno. Penyaluran bantuan modal usaha ini merupakan agenda rutin BAZNAS Majalengka dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui jalur produktif. Dengan pendampingan dan dukungan modal, diharapkan para mustahik (penerima zakat) dapat bertransformasi menjadi muzaki (pembayar zakat) di masa depan. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanEkonomi #ModalUsaha #MajalengkaLangkungSae #ZakatIndonesia #LayananUtamaMuzaki #KemandirianUmat
BERITA17/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dua Dekade UNMA! BAZNAS Majalengka Hadir Beri Dukungan Spesial di Dies Natalis ke-20
Dua Dekade UNMA! BAZNAS Majalengka Hadir Beri Dukungan Spesial di Dies Natalis ke-20
MAJALENGKA Semangat kolaborasi untuk memajukan pendidikan di "Kota Angin" terus membara! Memasuki usia yang ke-20, Universitas Majalengka (UNMA) mendapat kado spesial berupa dukungan langsung dari BAZNAS Kabupaten Majalengka. Tepat pada Jumat, 17 April 2026, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung di Kampus UNMA untuk menyerahkan bantuan kegiatan Dies Natalis ke-20. Kehadiran beliau disambut hangat oleh perwakilan panitia yang tengah bersiap menyambut momentum bersejarah dua dekade kampus kebanggaan warga Majalengka ini. Zakat untuk Pendidikan: Investasi Masa Depan Mengapa BAZNAS hadir di tengah kemeriahan Dies Natalis UNMA? H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama memutus rantai kemiskinan. "Kami di BAZNAS percaya bahwa mendukung kegiatan akademik dan kreativitas mahasiswa adalah investasi jangka panjang. Selamat milad ke-20 untuk UNMA! Semoga sinergi antara ulama, umaro, dan akademisi ini terus membawa berkah bagi masyarakat Majalengka," tutur H. Agus. Momentum Bangkit Bersama Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan simbol bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS benar-benar hadir di tengah elemen masyarakat, termasuk dunia kampus. Pihak Panitia Dies Natalis UNMA pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian BAZNAS yang selalu tanggap mendukung syiar pendidikan. Sahabat BAZNAS, yuk ikut jadi bagian dari perubahan! Dukungan Anda melalui zakat dan sedekah sangat berarti untuk mendukung mimpi anak-anak bangsa dan kemajuan pendidikan di Majalengka. Salurkan sedekah terbaik Anda melalui: ???? BJB: 0137402262100 ???? BRI: 004601002689569 ???? BSI: 7313997361 ???? Mandiri: 1340000833334 ???? BJB Syariah: 5190301001182 ???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah ???? Layanan Muzakki (WA): 0821-2416-9964 ?? Telp: (0233) 282414 ???? Email: [email protected] #BAZNASMajalengka #UNMA20Tahun #DiesNatalisUNMA #ZakatMencerdaskan #MajalengkaHits #KolaborasiKebaikan #InfoMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA17/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Memaksimalkan Sayyidul Ayyam: Panduan Amalan Sunnah Jumat untuk Keberkahan Umat
Memaksimalkan Sayyidul Ayyam: Panduan Amalan Sunnah Jumat untuk Keberkahan Umat
MAJALENGKA, BAZNAS – Hari Jumat bukan sekadar penutup hari kerja dalam sepekan. Dalam khazanah Islam, Jumat menyandang gelar Sayyidul Ayyam atau tuannya semua hari. Momentum ini merupakan waktu istimewa yang dipenuhi limpahan rahmat dan ampunan bagi kaum muslimin yang mampu menghidupkan sunnah-sunnah di dalamnya. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Menghidupkan sunnah bukan hanya soal mengejar pahala, melainkan bentuk manifestasi ketaatan dan upaya membersihkan jiwa. Berikut adalah panduan amalan sunnah di hari Jumat yang dapat mendatangkan keberkahan luar biasa: 1. Bersuci dan Menjaga Kebersihan Diri Sebelum melangkah ke masjid untuk menunaikan salat Jumat, umat Islam disunnahkan untuk mandi (seperti mandi janabah), memotong kuku, merapikan kumis, serta mengenakan wewangian. Kebersihan fisik ini mencerminkan kesiapan batin dalam menghadap Allah SWT. Landasan Hadis: "Barangsiapa mandi pada hari Jumat sebagaimana mandi janabah, kemudian berangkat menuju masjid, maka seakan-akan ia berkurban seekor unta." (HR. Bukhari dan Muslim) 2. Tilawah Surat Al-Kahfi Membaca Surat Al-Kahfi sangat dianjurkan, baik dimulai sejak Kamis malam (malam Jumat) hingga berakhirnya hari Jumat. Amalan ini dipercaya menjadi pelindung dan pemberi cahaya spiritual bagi pembacanya. Landasan Hadis: "Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka cahaya akan menyinarinya di antara dua Jumat." (HR. Al-Hakim) 3. Memperbanyak Selawat atas Nabi SAW Jumat adalah waktu utama untuk menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Berselawat di hari Jumat memiliki keutamaan berlipat ganda, di mana Rasulullah sendiri yang meminta umatnya untuk meningkatkan intensitas selawat pada hari agung ini. 4. Hadir Lebih Awal di Rumah Allah Datang lebih awal ke masjid sebelum khatib naik ke mimbar memiliki fadhilah yang besar. Berdasarkan riwayat, para malaikat berdiri di pintu-pintu masjid untuk mencatat urutan kedatangan jemaah. Mengisi waktu tunggu dengan zikir atau salat sunnah Tahiyatul Masjid akan menambah kekhusyukan ibadah. 5. Memburu Waktu Mustajab Berdoa Terdapat satu waktu singkat di hari Jumat di mana doa seorang hamba tidak akan tertolak. Mayoritas ulama berpendapat bahwa waktu mustajab tersebut berada di pengujung hari, yakni antara waktu Ashar hingga menjelang Maghrib. Penutup: Momentum "Recharge" Keimanan Menjalankan sunnah di hari Jumat adalah cara terbaik untuk melakukan akselerasi pahala sekaligus memperhalus budi pekerti. BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap momentum Jumat dapat dijadikan sarana bagi masyarakat untuk kembali meningkatkan kedekatan spiritual kepada Sang Pencipta. Selain amalan di atas, jangan lupakan sunnah lainnya yang tak kalah mulia: Bersedekah. Sedekah di hari Jumat memiliki keutamaan khusus layaknya sedekah di bulan Ramadan. Mari jadikan Jumat sebagai hari untuk peduli dan berbagi kepada sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Kabupaten Majalengka: Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat. #BAZNASMajalengka #MajalengkaReligius #JumatBerkah #SunnahJumat #SayyidulAyyam #ZakatMensejahterakan #AlKahfi #SelawatNabi #AmalanJumat
BERITA17/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Keberkahan Hari Jumat, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Melalui Sedekah
Optimalkan Keberkahan Hari Jumat, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Melalui Sedekah
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menggaungkan program "Sedekah Jumat" sebagai upaya memfasilitasi masyarakat dalam menebar kebaikan di hari yang penuh kemuliaan. Program ini dirancang untuk menjadi jembatan kepedulian antara para muzakki (pemberi zakat/sedekah) dengan mustahik (penerima manfaat) di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan melalui lembaga resmi akan dikelola secara transparan dan akuntabel guna memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan. "Sedekah di hari Jumat bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan cahaya harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meluangkan sebagian rezeki terbaiknya guna menguatkan sesama," ungkap pihak BAZNAS dalam rilis resminya. Kemudahan Layanan Donasi Untuk mendukung kemudahan akses bagi masyarakat, BAZNAS Majalengka telah menyediakan berbagai kanal pembayaran digital dan transfer bank yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja: Lembaga Perbankan Nomor Rekening Bank BJB 0137402262100 Bank BRI 004601002689569 Bank BSI 7313997361 Bank Mandiri 1340000833334 Bank BJB Syariah 5190301001182 Selain melalui transfer perbankan, masyarakat juga dapat melakukan donasi langsung melalui fitur QR Code yang tersedia atau melalui layanan Website Resmi di kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah. Layanan Informasi & Konsultasi Bagi masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Majalengka menyediakan layanan komunikasi aktif melalui: WhatsApp (Layanan Muzakki): 0821-2416-9964 Telepon: (0233) 282414 Email: [email protected] Mari jadikan momentum Jumat ini sebagai langkah nyata dalam membangun kemandirian umat dan meringankan beban sesama di Kabupaten Majalengka. #SedekahJumat #BAZNASMajalengka #TebarKebaikan #ZakatMensejahterakan #MajalengkaReligius #LayananZakat #Kemanusiaan
BERITA17/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Berkah di Era Digital: Panduan Cerdas Sedekah Online yang Aman dan Syari
Menjemput Berkah di Era Digital: Panduan Cerdas Sedekah Online yang Aman dan Syari
MAJALENGKA – Di tengah pesatnya transformasi digital, kemudahan dalam berbuat kebaikan kini berada dalam genggaman. Sedekah, yang merupakan salah satu pilar filantropi Islam, kini tidak lagi terbatas oleh sekat jarak dan waktu. Cukup melalui layar telepon pintar, setiap Muslim dapat menyalurkan kepeduliannya kepada sesama. Namun, di balik efisiensi tersebut, muncul tantangan baru berupa risiko penipuan dan kurangnya transparansi dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Menanggapi fenomena ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya tata cara sedekah online yang aman agar niat suci para donatur tetap bernilai ibadah yang diridhai Allah SWT. Mengapa Harus Sedekah Online? Sedekah bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan sarana pembersih harta dan jiwa. Allah SWT menjanjikan pelipatgandaan pahala bagi mereka yang menginfakkan hartanya di jalan yang benar. "Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki..." (QS. Al-Baqarah: 261). Secara modern, sedekah online menawarkan efisiensi, jangkauan luas, dan dokumentasi digital yang memudahkan muzaki (pembayar zakat) atau munfik (pemberi infak) dalam memantau amal mereka. 5 Tips Utama Sedekah Online yang Aman Agar donasi Anda tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Majalengka maupun secara nasional, perhatikan langkah-langkah berikut: 1. Pilih Lembaga Pemerintah yang Resmi Pastikan Anda menyalurkan bantuan melalui lembaga yang memiliki legalitas jelas. BAZNAS Kabupaten Majalengka adalah lembaga resmi pemerintah non-struktural yang berwenang mengelola ZIS (Zakat, Infak, Sedekah) dengan standar audit yang ketat. 2. Verifikasi Izin dan Akuntabilitas Lembaga yang terpercaya wajib memiliki izin operasional dari Kementerian Agama dan alamat kantor yang jelas. Hindari menyumbang melalui rekening pribadi atau organisasi yang tidak memiliki kredibilitas hukum. 3. Cermati Transparansi Laporan Prinsip Good Corporate Governance berlaku dalam pengelolaan dana umat. Lembaga profesional selalu menyediakan laporan keuangan rutin, dokumentasi penyaluran bantuan, serta update program secara berkala melalui website atau media sosial resmi. 4. Terapkan Prinsip Tabayyun Jangan mudah tergiur oleh unggahan viral yang bersifat mendesak tanpa verifikasi. Dalam Islam, prinsip Tabayyun (klarifikasi) sangat ditekankan sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Hujurat ayat 6, agar kita tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan. 5. Gunakan Kanal Pembayaran Digital Resmi Manfaatkan metode pembayaran yang aman, seperti transfer ke nomor rekening atas nama lembaga (bukan perorangan), penggunaan QRIS resmi, atau melalui payment gateway yang terintegrasi dengan sistem keamanan perbankan. Peran BAZNAS Majalengka dalam Menjaga Amanah Sebagai garda terdepan dalam kesejahteraan umat di Majalengka, BAZNAS mengelola dana sedekah untuk berbagai program strategis, di antaranya: Majalengka Cerdas: Bantuan pendidikan bagi santri dan siswa berprestasi namun kurang mampu. Majalengka Sehat: Layanan kesehatan dan bantuan pengobatan bagi fakir miskin. Majalengka Mandiri: Pemberdayaan ekonomi melalui pemberian modal usaha kecil. Majalengka Peduli: Penanggulangan bencana dan bantuan kemanusiaan mendesak. Kesimpulan Sedekah online adalah jembatan kebaikan di masa depan. Dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan memilih lembaga yang kredibel seperti BAZNAS, kita tidak hanya membantu meringankan beban sesama, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang kita keluarkan menjadi investasi akhirat yang tak terputus. Mari jadikan sedekah sebagai gaya hidup. Salurkan sedekah terbaik Anda melalui kanal resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka demi terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan berkah. #BAZNASMajalengka #SedekahOnlineAman #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #TipsSedekah #FilantropiIslam #AmanahUmat #InfoMajalengka
BERITA16/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Terima Keppres, Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026-2031 Resmi Terbentuk: Siap Perkuat Sinergi Hingga ke Daerah
Terima Keppres, Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026-2031 Resmi Terbentuk: Siap Perkuat Sinergi Hingga ke Daerah
JAKARTA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi menerima Surat Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pengangkatan pimpinan kepengurusan untuk periode 2026-2031. Penyerahan Keppres ini menandai babak baru penguatan peran strategis zakat dalam pembangunan nasional, yang juga akan berdampak pada penguatan koordinasi hingga ke tingkat daerah, termasuk di Kabupaten Majalengka. Keppres diserahkan langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri sekaligus Ex Officio BAZNAS RI, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si., kepada Ketua BAZNAS RI terpilih, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., bertempat di Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengungkapkan rasa syukur atas komposisi kepengurusan baru yang dinilai sangat solid dan kompeten. Tim pimpinan periode ini terdiri dari berbagai latar belakang ahli, mulai dari sektor pemerintahan, keuangan, hingga digitalisasi. "Kami bersyukur memiliki tim yang kuat. Dengan kombinasi keahlian ini, kami akan memfokuskan upaya pada penguatan peran zakat dalam pembangunan ekonomi umat serta mendorong peningkatan nilai keadilan sosial," ujar Sodik. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Hal ini menjadi sinyal positif bagi BAZNAS di tingkat kabupaten/kota untuk terus mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menyalurkan bantuan yang tepat sasaran. Sementara itu, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Fatoni, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi BAZNAS selama ini dalam mengatasi permasalahan sosial. Ia berharap kepengurusan baru ini melahirkan terobosan strategis dalam empat tahun ke depan agar program pemberdayaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Susunan Pimpinan BAZNAS RI Periode 2026-2031: Ketua: Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan: Dr. H. Rizaludin Kurniawan, M.Si. Bidang Organisasi, Lembaga, dan Pembinaan Daerah: Saidah Sakwan, M.A. Bidang Riset, Kajian, Inovasi, dan Perencanaan: H. Ending Syarifuddin, M.E. Bidang Distribusi dan Pemberdayaan: H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Bidang Keuangan, Digitalisasi, dan Operasional: H. Mokhamad Mahdum, Ph.D. Bidang Pengawasan dan Pengendalian: Hj. Neyla Saida Anwar, SS, SE, SH, M.Hum. Dengan terbentuknya kepengurusan baru di tingkat pusat, BAZNAS Kabupaten Majalengka siap bersinergi dan menjalankan instruksi strategis guna memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Majalengka semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Sumber Berita: BAZNAS RI Tag: #BAZNAS #BAZNASMajalengka #ZakatNasional #PimpinanBaruBAZNAS #Majalengka #EkonomiUmat #Keppres2026 #KeadilanSosial #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA16/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi, BAZNAS Majalengka Hadiri Pembukaan PKL PC Ansor di Ponpes Al-Mizan
Perkuat Sinergi, BAZNAS Majalengka Hadiri Pembukaan PKL PC Ansor di Ponpes Al-Mizan
JATITUJUH – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan organisasi kepemudaan Islam. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., dalam pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) yang diselenggarakan oleh PC GP Ansor Majalengka. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kompleks Pondok Pesantren Al-Mizan, Desa Panongan, Kecamatan Jatitujuh, pada Kamis, 16 April 2026. Kehadiran H. Muhammad Ridwan didampingi oleh staf Bidang Pengumpulan, Wahyudin, M.Pd. Kehadiran Tokoh dan Pejabat Daerah Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhammad Ramdhan, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya pengaderan tingkat lanjutan bagi pemuda Ansor. Selain itu, tampak hadir jajaran tokoh ulama, pimpinan pondok pesantren, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Dukungan BAZNAS untuk Transformasi Sosial Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Ridwan menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS bukan sekadar memenuhi undangan formal, melainkan sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pemuda yang memiliki visi sosial dan keagamaan yang sejalan dengan misi zakat. "BAZNAS Majalengka terus berupaya bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan seperti Ansor. Melalui pelatihan kepemimpinan ini, diharapkan lahir kader-kader yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pengentasan kemiskinan," ujar H. Muhammad Ridwan. Kegiatan PKL ini diharapkan dapat menjadi momentum penguatan peran pemuda dalam membangun daerah, sejalan dengan visi Kabupaten Majalengka yang religius dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #GPAnsorMajalengka #AlMizanJatitujuh #MajalengkaLangkungSae #LayananZakat #PKLAnsor2026
BERITA16/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →