WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Menembus Lumpur Demi Umat: Perjalanan Penuh Makna BAZNAS Majalengka ke Balai Ternak Nurul Huda Farm
Menembus Lumpur Demi Umat: Perjalanan Penuh Makna BAZNAS Majalengka ke Balai Ternak Nurul Huda Farm
CIREBON Ada pepatah mengatakan bahwa ilmu harus dicari walau ke negeri Cina. Namun bagi jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, ilmu untuk menyejahterakan umat harus dijemput walau harus berkubang lumpur dan menembus medan yang sulit. Pada Jumat (20/02/2026), sebuah perjalanan penuh dedikasi dilakukan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Bersama rombongan, beliau melangkah menuju Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Tujuannya satu: mengunjungi Kelompok Balai Ternak Nurul Huda Farm demi membawa pulang "bekal" kesejahteraan bagi masyarakat Majalengka. Perjuangan di Atas Jalan yang Terjal Perjalanan ini tidaklah mudah. Curah hujan dan kondisi geografis memaksa rombongan menghadapi jalanan yang licin dan berlumpur pekat. Kendaraan yang membawa rombongan sempat kesulitan bergerak, roda-roda berputar di tempat, tertahan oleh tanah merah yang basah. Namun, hambatan fisik itu tak menyurutkan langkah H. Agus Asri Sabana yang didampingi oleh: Embed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua 2) Drs. Uuh Fathuloh (Ketua Pelaksana) Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. (Kadiv Humas & Protokoler) Iwan S. Anwar, M.Pd. (Kepala Kesekretariatan) Bagi mereka, setiap rintangan di jalan adalah bentuk ujian kesungguhan dalam mengemban amanah zakat. "Lumpur ini tidak seberapa dibanding harapan masyarakat yang menitipkan kemandirian ekonominya kepada kami," bisik semangat yang menyertai langkah mereka hingga akhirnya sampai di lokasi. Belajar dari Hati ke Hati Kehadiran rombongan disambut dengan kehangatan yang tulus oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Cirebon, KH. Ahmad Zaeni Dahlan, Lc., M.Phil, M.Si., beserta para peternak setempat. Di tengah aroma khas peternakan dan hamparan kandang, berlangsunglah dialog yang menyentuh. Bukan sekadar kunjungan formalitas, pimpinan BAZNAS Majalengka turun langsung melihat kondisi kandang, mempelajari teknik pemeliharaan dengan penuh ketelitian, hingga mendalami pengolahan limbah kotoran hewan agar tetap ramah lingkungan. "Kami datang bukan hanya untuk melihat, tapi untuk merasakan bagaimana perjuangan para peternak ini dalam mengubah mustahik menjadi muzakki. Kami ingin membawa semangat ini ke Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana dengan nada haru. Harapan Baru untuk Majalengka Studi tiru ini menjadi tonggak sejarah bagi BAZNAS Majalengka. Rencananya, program serupa akan segera diimplementasikan untuk memberdayakan ekonomi umat di Kabupaten Majalengka. Melihat keberhasilan di Nurul Huda Farm, ada secercah cahaya di mata para pengurus. Bahwa kelak, di sudut-sudut desa di Majalengka, akan lahir peternak-peternak mandiri yang mampu tersenyum karena zakat yang dikelola dengan hati. Perjalanan pulang mungkin masih akan menemui jalan yang berlumpur, namun hati para pejuang zakat ini telah penuh dengan tekad yang bulat. Demi umat, tak ada jalan yang terlalu sulit untuk ditempuh.#BAZNASMajalengka #ZakatMemberdayakan #StudiTiru #PemberdayaanUmat #MajalengkaReligius #NurulHudaFarm #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA20/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Rumahnya kecil, di sisi kali, dan rawan abrasi. Namun di dalamnya, ada perjuangan seorang ibu luar biasa.
Rumahnya kecil, di sisi kali, dan rawan abrasi. Namun di dalamnya, ada perjuangan seorang ibu luar biasa.
BAZNAS Majalengka merespons cepat laporan warga terkait kondisi Ibu Risna Aryani di Desa Maja Utara. Di tengah keterbatasan fisik (paraplegia) dan kondisi hamil tua, beliau tinggal di hunian yang sangat memprihatinkan di bantaran sungai. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Majalengka sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan bagi kelompok rentan. Lokasi: Blok Sabtu, Desa Maja Utara, Kec. Maja. Bantuan: Sembako, Uang Tunai, & Dukungan Psikologis. Terima kasih kepada para Muzaki yang telah menitipkan zakatnya. Berkat Anda, harapan-harapan kecil seperti ini bisa terus tumbuh. #Zakat #BAZNAS #MajalengkaRehab #InfoMajalengka #Maja #AksiKemanusiaan
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
KDM Siapkan 1 Miliar Bangun "Kampung Sunda" di Sukadana, Tantang Pemkab Majalengka Siapkan Lahan
KDM Siapkan 1 Miliar Bangun "Kampung Sunda" di Sukadana, Tantang Pemkab Majalengka Siapkan Lahan
Harapan baru menyelimuti warga Desa Sukadana, Kecamatan Argapura, Majalengka. Di tengah rintik hujan dan suasana dingin yang menyelimuti halaman Balai Desa pagi tadi (19/02), kehadiran sosok pemimpin Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) atau yang akrab disapa "Bapak Aing", membawa solusi konkret bagi korban bencana pergerakan tanah di Blok Godabaya. Kehadiran KDM disambut hangat oleh Bupati Majalengka, Ketua BAZNAS Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., serta jajaran dinas terkait. Bantuan Tunai dan Komitmen Relokasi Selain menyalurkan bantuan dana tunai sebesar Rp10 juta per Kepala Keluarga (KK) yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing warga, KDM melontarkan gagasan besar untuk merelokasi warga ke tempat yang lebih aman namun tetap mengedepankan nilai estetika dan kearifan lokal. KDM menegaskan bahwa dirinya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 Miliar pada minggu depan untuk membangun sebuah komplek hunian yang ia sebut sebagai "Perumahan Sunda". Konsep ini merujuk pada pemukiman adat yang tertata rapi seperti yang telah sukses dibangunnya di Karawang. Sinergi Lahan dan Fasilitas Umum Namun, KDM memberikan catatan penting agar pembangunan ini berjalan cepat. Ia meminta komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Desa Sukadana dalam hal penyediaan aset. "Saya siapkan 1 Miliar minggu depan untuk bangun rumahnya. Jangan hanya 25 rumah, tapi 40 rumah, supaya fakir miskin dan jompo yang tidak mampu bangun rumah bisa ikut masuk. Tapi saya minta, tanah dan fasilitas jalan, mohon Pemerintah Kabupaten dan Pemdes Sukadana yang menyiapkannya," tegas KDM. Peran Aktif BAZNAS Majalengka Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana tersebut. Kehadiran BAZNAS dalam kunjungan ini merupakan bentuk konsistensi lembaga dalam penanganan bencana. Tercatat, sehari sebelumnya, BAZNAS Majalengka telah bergerak cepat menyalurkan 35 paket sembako untuk meringankan beban logistik warga di pengungsian. "Kami menyambut baik sinergi ini. BAZNAS akan terus mengawal proses kemanusiaan ini, memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat, serta mendukung langkah Pemkab dalam menyediakan kebutuhan dasar bagi warga terdampak," ujar H. Agus Asri Sabana. Rangkuman Rencana Pembangunan: Komponen Penanggung Jawab Keterangan Anggaran Bangunan (1 Miliar) Dedi Mulyadi (KDM) Pembangunan 40 Unit Rumah Konsep Sunda Penyediaan Lahan (Tanah) Pemkab Majalengka & Pemdes Lokasi harus aman dari pergerakan tanah Fasilitas Jalan & Infrastruktur Pemkab Majalengka Aksesibilitas komplek perumahan Bantuan Logistik & Sembako BAZNAS Majalengka Penanganan masa tanggap darurat Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi model penanganan bencana yang tidak hanya sekadar memberi bantuan sesaat, tetapi membangun kembali kehidupan warga yang lebih layak dan berkelanjutan.
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hadir untuk Menguatkan, Berbagi untuk Meringankan
Hadir untuk Menguatkan, Berbagi untuk Meringankan
Duka warga Desa Sukadana akibat pergerakan tanah adalah duka kita bersama. Kemarin, BAZNAS Majalengka telah bergerak mendahului dengan menyalurkan 35 paket sembako untuk kebutuhan mendesak warga. Hari ini, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, bersama Bupati Majalengka dan Bapak Dedi Mulyadi (KDM), kembali hadir membawa solusi jangka panjang. Tak hanya bantuan tunai 10 juta per KK, sebuah komplek "Perumahan Sunda" segera dibangun untuk 40 keluarga, termasuk fakir miskin dan jompo. Inilah bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah Anda hadir di saat yang paling dibutuhkan. Mari terus kuatkan saudara kita di Sukadana. #Majalengka #BAZNAS #InfoMajalengka #DediMulyadi #RelokasiSukadana #ZakatMudah
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
SINERGI KEMANUSIAAN: BAZNAS MAJALENGKA DAMPINGI KDM DAN BUPATI TINJAU BENCANA SUKADANA
SINERGI KEMANUSIAAN: BAZNAS MAJALENGKA DAMPINGI KDM DAN BUPATI TINJAU BENCANA SUKADANA
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung mendampingi Bupati Majalengka dalam menyambut kunjungan sosok pemimpin Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), di Desa Sukadana pagi tadi (19/02). Di tengah suasana dingin dan hujan, kehadiran para tokoh ini membawa kehangatan bagi warga Blok Godabaya yang terdampak pergerakan tanah. Sebagai bentuk gerak cepat, setelah sebelumnya BAZNAS Majalengka menyalurkan 35 paket sembako pada hari kemarin, kini langkah besar diambil melalui rencana relokasi mandiri. Ketua BAZNAS menyambut baik gagasan KDM untuk membangun 40 rumah bagi warga terdampak dan kaum dhuafa dengan anggaran 1 Miliar Rupiah. "Kami siap bersinergi memastikan warga tidak hanya aman secara lokasi, tapi juga terjaga kelayakan hidupnya," ungkap H. Agus Asri Sabana. #BAZNASMajalengka #MajalengkaReligi #KDM #DesaSukadana #Kemanusiaan #ZakatMemberdayakan
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Harapan Baru di Tengah Bencana: KDM dan Pemkab Majalengka Siapkan Relokasi Mandiri untuk Warga Sukadana
Harapan Baru di Tengah Bencana: KDM dan Pemkab Majalengka Siapkan Relokasi Mandiri untuk Warga Sukadana
Hujan yang mengguyur Desa Sukadana sejak pagi tadi tidak menyurutkan langkah warga untuk memadati halaman Balai Desa. Suasana dingin seketika berubah hangat saat sosok yang akrab disapa "Bapak Aing", Dedi Mulyadi, tiba di lokasi untuk meninjau langsung bencana pergerakan tanah di Blok Godabaya, Kamis (19/02). Kehadiran sosok pemimpin Jawa Barat ini disambut langsung oleh Bupati Majalengka, Ketua BAZNAS Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., serta jajaran dinas terkait dan Kepala Desa Sukadana. Bantuan Tunai Langsung ke Rekening Warga Sebagai langkah tanggap darurat, pria yang akrab disapa KDM ini memberikan bantuan dana sebesar Rp10 juta per Kepala Keluarga (KK). Berbeda dengan bantuan konvensional, dana tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing warga terdampak untuk memastikan transparansi dan kecepatan pemenuhan kebutuhan pokok sementara. Visi Relokasi: Membangun Kampung Sunda yang Layak Tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, KDM menawarkan solusi permanen berupa relokasi pemukiman yang lebih aman. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya menyasar korban bencana, tetapi juga menyentuh masyarakat paling rentan di sekitar lokasi. "Jangan hanya 25 rumah (yang terdampak), tapi buat 40 rumah. Yang lima belas sisanya diberikan untuk fakir miskin atau jompo yang memang tidak mampu membangun rumah sendiri," tegas KDM di hadapan warga. KDM berkomitmen menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar pada minggu depan untuk memulai proyek ini. Ia memvisualisasikan pemukiman baru tersebut akan mengusung konsep Komplek Perumahan Sunda, serupa dengan proyek percontohan yang telah sukses dibangun di Karawang. Sinergi Pemerintah dan BAZNAS Rencana besar ini disambut dengan antusias dan dukungan penuh oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BAZNAS. Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam mengawal proses kemanusiaan ini agar tepat sasaran. Senada dengan hal tersebut, Bupati Majalengka dan Kepala Desa Sukadana mengapresiasi gerak cepat dan solusi konkret yang ditawarkan. Relokasi ini diharapkan tidak hanya memindahkan warga dari zona bahaya, tetapi juga meningkatkan taraf hidup warga kurang mampu melalui hunian yang layak dan tertata. Poin Utama Penanganan Bencana Desa Sukadana: Kategori Detail Bantuan / Rencana Bantuan Darurat Rp10 Juta per KK (Transfer Rekening) Total Hunian Relokasi 40 Unit Rumah (25 Korban Bencana + 15 Fakir Miskin/Jompo) Anggaran Awal Rp1 Miliar (Siap didorong minggu depan) Konsep Arsitektur Kampung Sunda Terintegrasi
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Di Balik Dinding Rapuh Tepi Sungai, Harapan Risna Mekar Lewat Kepedulian BAZNAS Majalengka
Di Balik Dinding Rapuh Tepi Sungai, Harapan Risna Mekar Lewat Kepedulian BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA Di sebuah rumah kecil yang berdiri ringkih di sisi aliran sungai Desa Maja Utara, tersimpan sebuah perjuangan hidup yang menggetarkan jiwa. Risna Aryani (29), seorang wanita penyandang disabilitas fisik (paraplegia), kini tengah berjuang melewati hari-hari sulitnya dalam kondisi hamil tua. Mendengar laporan warga yang memprihatinkan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bergerak cepat. Pada Rabu (18/2), Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turun langsung menyambangi kediaman Risna di Blok Sabtu RT 001 RW 004, Desa Maja Utara, Kecamatan Maja. Bertahan di Tengah Keterbatasan Kondisi hunian Risna jauh dari kata layak. Rumah sempit itu dihuni oleh tiga kepala keluarga sekaligus. Lokasinya yang berada tepat di bibir sungai menyimpan ancaman nyata; abrasi dan luapan banjir sewaktu-waktu bisa mengintai keselamatan mereka. Dalam keterbatasan gerak karena paraplegia yang dideritanya, Risna kini tengah mengandung dengan usia kehamilan memasuki 34-35 minggu. Beban fisik dan ekonomi yang menghimpit tak pelak mengundang simpati mendalam dari rombongan yang hadir. Uluran Tangan dan Dukungan Moril Kehadiran BAZNAS Majalengka, yang turut disaksikan oleh pihak Kecamatan Maja, membawa sedikit napas lega bagi keluarga Risna. Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai diserahkan langsung untuk meringankan beban menjelang persalinan. Namun, lebih dari sekadar materi, kehadiran H. Agus Asri Sabana juga membawa kekuatan moril. "Kami hadir di sini bukan hanya untuk memberi bantuan, tapi untuk memastikan bahwa Ibu Risna tidak sendirian. Kita semua adalah keluarga yang harus saling menguatkan," ujar H. Agus dengan nada penuh empati. Menanti Persalinan dengan Doa Momen penyerahan bantuan berlangsung haru. Di tengah kekhawatiran akan kondisi rumah yang terancam abrasi, secercah senyum tersirat di wajah Risna. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyambung asa bagi kesehatan sang ibu dan calon bayi yang sebentar lagi akan melihat dunia. Aksi cepat tanggap ini merupakan bukti nyata komitmen BAZNAS Majalengka dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat untuk mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama kaum rentan yang berada di titik nadir kehidupan.
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ikhtiar Nyata! BAZNAS Majalengka Support UMKM Desa Cisambeng Lewat Bantuan Modal
Ikhtiar Nyata! BAZNAS Majalengka Support UMKM Desa Cisambeng Lewat Bantuan Modal
MAJALENGKA Siapa sih yang nggak tersentuh kalau lihat semangat pejuang keluarga? Hari ini (18/02/2026), suasana di Kantor BAZNAS Majalengka, Jl. Siti Armilah, terasa beda banget. Ada momen heartwarming saat Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm., menyerahkan bantuan modal usaha untuk salah satu sosok hebat dari Desa Cisambeng. Support Sistem untuk Pak Azis Husen Bantuan UMKM kali ini diberikan kepada Pak Azis Husen, warga Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah. Buat kita yang mungkin sering mengeluh, melihat dedikasi Pak Azis untuk mandiri lewat jalur UMKM ini benar-benar sebuah reality check. Penyerahan bantuan ini bukan sekadar seremonial belaka, lho. Ini adalah bukti nyata kalau zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS benar-benar sampai ke tangan yang tepat dan memberikan dampak langsung bagi kemandirian ekonomi warga Majalengka. "Semoga bantuan ini bisa jadi 'bensin' baru buat usaha Pak Azis. Kita ingin UMKM di Majalengka makin level up dan ekonomi keluarga makin stabil," ujar Kak Fijay dengan ramah saat prosesi penyerahan. Momen Haru di Kantor BAZNAS Gak bisa dipungkiri, raut wajah bahagia bercampur haru dari Pak Azis bikin siapa pun yang lihat ikut merasa blessed. Di tengah tantangan ekonomi saat ini, kehadiran BAZNAS Majalengka hadir sebagai kawan sejati bagi para pelaku usaha kecil. Ini bukan cuma soal nominal uang, tapi soal harapan yang kembali menyala. Faith in humanity restored!
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Syiar Ramadhan 1447 H mulai bergema di setiap kecamatan Kabupaten Majalengka.
Syiar Ramadhan 1447 H mulai bergema di setiap kecamatan Kabupaten Majalengka.
Syiar Ramadhan 1447 H mulai bergema di setiap kecamatan Kabupaten Majalengka. Semangat menyambut bulan suci dihadirkan dengan kebersamaan, do’a, dan tekad menebar kebaikan untuk umat. Terima kasih atas kolaborasi kebaikan bersama Bank BRI Kantor Cabang Majalengka. Semoga setiap langkah menjadi jalan keberkahan di bulan penuh rahmat ini. #BaznasMajalengka #MarhabanYaRamadhan #Ramadhan1447H #SyiarKebaikan #bankBRI
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kades Sukadana Pikirkan Nasib 25 KK Terdampak Tanah Gerak Jelang Ramadhan
Kades Sukadana Pikirkan Nasib 25 KK Terdampak Tanah Gerak Jelang Ramadhan
SUKADANA, MALAUSMA Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Balai Kampung Blok Godabaya, Desa Sukadana. Di hadapan Ketua Baznas Majalengka, H. Agus Asri Sabana, dan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kepala Desa Sukadana, Dadan Awaludin, menyampaikan kondisi terkini warganya yang tengah diuji bencana pergerakan tanah. Kades yang dikenal viral dengan sifat "kaSAEan" (Kebaikan) ini mengungkapkan sebuah fakta yang mengiris hati: sebanyak 25 rumah warga di Blok Godabaya kini telah dikosongkan demi keselamatan jiwa. Beban Berat Jelang Bulan Suci Dalam sambutannya, Kades Dadan menekankan bahwa pengungsian ini bukanlah akhir dari masalah, melainkan awal dari perjuangan panjang. Terlebih, momen bulan suci Ramadhan sudah di pelupuk mata. "Saat ini, 25 kepala keluarga kami sudah meninggalkan rumah mereka. Mereka menumpang di rumah saudara dan kerabat. Namun, kita harus jujur, tinggal di rumah orang lain tentu menjadi beban tersendiri, baik bagi yang menumpang maupun yang ditumpangi. Apalagi sebentar lagi kita masuk bulan Ramadhan," ungkap Kades Dadan dengan nada penuh empati. Beliau menegaskan bahwa persoalan relokasi atau pemulihan nasib warga ke depan tidak mungkin bisa dipikul oleh pundak pemerintah desa sendirian. Perlu adanya kolaborasi konkret dari semua pihak—pemerintah daerah, lembaga sosial, hingga sektor swasta—untuk memikirkan solusi jangka panjang bagi masa depan warga Godabaya. Pesan Menyentuh untuk Warga Meski tengah mengupayakan bantuan yang lebih besar, Kades Dadan tetap mengingatkan warganya yang hadir di balai kampung untuk menjaga hati dan rasa syukur. Sesaat sebelum mengakhiri sambutannya di depan tim Baznas dan BPBD, beliau memberikan pesan yang sangat mendalam kepada para kepala keluarga: "Bapak-bapak, Ibu-ibu, saya mohon jangan melihat nilai dari pemberian yang datang hari ini. Jangan dihitung jumlahnya. Tapi lihatlah dan syukuri perhatiannya. Kehadiran Bapak Ketua Baznas, tim BTB, Dinsos, dan BPBD di sini adalah bukti bahwa kita tidak sendirian. Perhatian inilah yang harus kita jaga dengan rasa syukur," tuturnya. Apresiasi Sinergi Lintas Sektor Kades Dadan juga kembali menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Majalengka atas perhatian instruksinya, serta kepada Dinas Sosial dan BPBD yang telah bergerak cepat sejak awal kejadian. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut hingga warga mendapatkan kepastian tempat tinggal yang aman.
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
"Mohon Dampingi Kami Hingga Pulih," Isak Haru Ibu Korban Pergerakan Tanah di Sukadana Malausma
"Mohon Dampingi Kami Hingga Pulih," Isak Haru Ibu Korban Pergerakan Tanah di Sukadana Malausma
Di balik reruntuhan dan retakan tanah di Desa Sukadana, terselip sebuah harapan besar dari seorang ibu. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan tempat tinggal, bantuan 35 paket sembako dari BAZNAS Kabupaten Majalengka hari ini menjadi penyambung nafas bagi warga terdampak. Suara Hati dari Balik Bencana Bagi para korban pergerakan tanah, bantuan fisik memang penting, namun pendampingan moral jauh lebih berharga. Hal ini tergambar jelas dari ucapan salah satu ibu yang mewakili suara hati para penyintas. Dengan suara bergetar, ia menitipkan pesan mendalam kepada jajaran pemerintah dan BAZNAS. "Terima kasih atas perhatian Pak Kuwu, Bupati Majalengka, BAZNAS, serta semua unsur yang telah membantu kami dari keterpurukan ini. Mohon dampingi kami hingga pulih," ungkapnya penuh harap. Beban Berat Menjelang Bulan Suci Kekhawatiran sang ibu semakin memuncak mengingat bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Kehilangan harta benda dan rusaknya tempat tinggal membuat persiapan menyambut bulan puasa terasa jauh lebih berat dari tahun-tahun sebelumnya. "Kami hanya punya harapan dan keinginan, apalagi saat ini menjelang Ramadhan, beban kami tentu akan sangat berat," tuturnya. Namun, kehadiran tim BAZNAS dan pemerintah desa hari ini diakui telah memberikan kekuatan baru. "Apa yang diberikan hari ini telah membuka mata hati kami, bahwa kami tidak sendiri. Semoga langkah pemerintah menjadi jalan terbaik bagi kami." Komitmen Pendampingan Ketua BAZNAS Majalengka menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar seremoni penyerahan 35 paket sembako, melainkan bentuk kehadiran negara dan agama di tengah kesulitan umat. "Derita Ibu dan Bapak adalah derita kami juga. Kami ingin memastikan Bapak dan Ibu kembali pulih dan kembali tersenyum seperti sediakala," tegasnya menanggapi harapan warga. Opsi Caption Media Sosial (Fokus Harapan Ibu) Caption: "Mohon dampingi kami hingga pulih..." ????????? Sebuah kalimat sederhana namun penuh makna keluar dari lisan seorang ibu korban bencana pergerakan tanah di Desa Sukadana. Menjelang Ramadhan, beban yang mereka pikul terasa kian berat. Namun kehadiran BAZNAS Majalengka hari ini dengan 35 paket sembako menjadi bukti bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka mata hati dan mengulurkan tangan. Mari kita kawal proses pemulihan saudara-saudara kita hingga mereka bisa kembali tersenyum di bulan yang suci nanti. #HarapanIbu #SukadanaBangkit #MajalengkaPeduli #BaznasMajalengka #Kemanusiaan #Ramadhan2026
BERITA19/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Keutamaan Puasa di Tanggal 1 Ramadhan: Awal Keberkahan dan Pintu Ampunan
Keutamaan Puasa di Tanggal 1 Ramadhan: Awal Keberkahan dan Pintu Ampunan
Puasa pada tanggal 1 Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat besar dalam ajaran Islam. Hari pertama Ramadhan bukan sekadar awal menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi momentum spiritual untuk membuka lembaran baru kehidupan seorang Muslim. Di hari inilah pintu-pintu rahmat dibuka, dosa-dosa mulai diampuni, dan pahala dilipatgandakan. Ramadhan adalah bulan yang dimuliakan Allah SWT, dan puasa di hari pertamanya menjadi tanda kesiapan hati dan jiwa dalam menyambut bulan penuh ampunan. Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Ini menunjukkan bahwa sejak hari pertama, Allah telah memberikan kemudahan bagi hamba-Nya untuk berbuat kebaikan. Salah satu keutamaan puasa tanggal 1 Ramadhan adalah pengampunan dosa. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa orang yang berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Puasa di hari pertama menjadi langkah awal untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan masa lalu. Selain itu, puasa di awal Ramadhan melatih keikhlasan dan ketaatan. Seorang Muslim yang menyambut Ramadhan dengan puasa sejak hari pertama menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Kesungguhan ini menjadi fondasi kuat untuk menjaga konsistensi ibadah hingga akhir Ramadhan. Puasa tanggal 1 Ramadhan juga memiliki keutamaan dalam membentuk disiplin dan kesabaran. Menahan diri sejak hari pertama melatih jiwa agar terbiasa mengendalikan hawa nafsu, baik nafsu makan, emosi, maupun perilaku. Dari sinilah lahir pribadi yang lebih tenang, sabar, dan bertakwa. Dari sisi sosial, puasa di awal Ramadhan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama, khususnya fakir miskin dan kaum dhuafa. Rasa lapar yang dirasakan sejak hari pertama mengingatkan umat Islam bahwa di luar sana masih banyak saudara yang hidup dalam keterbatasan setiap hari. Inilah spirit kepedulian yang melahirkan semangat berbagi, zakat, dan infak. Puasa hari pertama Ramadhan juga menjadi pembuka bagi pahala ibadah lainnya. Setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadhan dilipatgandakan nilainya. Dengan memulai puasa sejak hari pertama, seorang Muslim membuka peluang pahala yang lebih luas melalui shalat, sedekah, tilawah Al-Qur’an, dan amal kebajikan lainnya. Momentum 1 Ramadhan adalah saat yang tepat untuk memperbaiki niat dan memperkuat komitmen ibadah. Puasa yang diawali dengan niat yang lurus akan menghadirkan ketenangan batin dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. Ramadhan bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi sarana transformasi spiritual yang dimulai sejak hari pertama. Melalui momentum Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan puasa sebagai sarana meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial. Puasa yang disertai zakat, infak, dan sedekah akan melahirkan Ramadhan yang lebih bermakna, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi kesejahteraan umat. Semoga puasa di tanggal 1 Ramadhan menjadi awal yang baik untuk meraih ampunan, keberkahan, dan ridha Allah SWT, serta mengantarkan kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa hingga akhir bulan suci dan seterusnya. ????
BERITA18/02/2026 | Iwan S Anwar
Marhaban ya Ramadan Bestie! Hayu Urang Sambut Penuh Barokah!
Marhaban ya Ramadan Bestie! Hayu Urang Sambut Penuh Barokah!
Pendahuluan: Ramadan, Lain Ngan Sakadar Ganti Kalender, tapi Penuh Makna Bro! Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, dulur-dulur Majalengka! Keutamaan Menyambut Ramadan teh lain ngan sakadar omongan doang tiap taun pas bulan puasa geus deukeut. Henteu, bestie! Pikeun urang muslim, Ramadan teh momen spesial pisan nu pinuh ku rahmat, pangampunan, jeung bebas tina seuneu naraka. Matakna, nyambutna leuwih awal teh lain ngan tradisi taunan, tapi ieu mah nunjukkeun bener-bener ti jero hate urang ngamuliakeun bulan nu dimuliakeun ku Allah SWT. Ramadan teh lain ngan saukur ganti kalender hijriah. Ieu bulan teh diturunkeunana Al-Qur'an, bulan dilipatgandakeunana pahala, jeung bulan dibukana panto-panto surga. Rasulullah SAW ge geus mere conto, persiapan teh geus ti jauh-jauh hari saacan bulan suci datang. Tah ti dieu urang paham, kumaha agungna Keutamaan Menyambut Ramadan leuwih awal sebagai wujud kesadaran spiritual jeung kacintaan kana ibadah. Pokona mah kudu gaspol persiapanna! Keutamaan Menyambut Ramadan: Siapkeun Iman, Biar Gak Cuma 'Mejeng' Doang! Keutamaan Menyambut Ramadan bisa urang tingali kumaha Rasulullah jeung para sahabatna nyiapkeun diri. Ceuk para ulama mah, para sahabat teh ngadoa genep bulan samemeh Ramadan supaya bisa panggih jeung bulan eta, terus genep bulan sanggeusna ngadoa deui supaya amal maranehna ditarima. Edan pisan nya, totalitas! Ieu nunjukkeun yen Ramadan teh lain bulan biasa. Allah SWT berfirman dina Al-Qur'an: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183) Ayat ieu negeskeun, tujuan puasa teh nyaeta ngabentuk ketakwaan. Jadi, Keutamaan Menyambut Ramadan ti ayeuna keneh teh usaha urang nyiapkeun hate supaya bisa ngahontal darajat takwa sacara maksimal, lain ngan saukur ngajalankeun ibadah puasa hungkul alias formalitas wungkul. Nyambut Ramadan leuwih awal berarti urang mimiti ngabenerkeun shalat, ngalobakeun tilawah (ngaji Al-Qur'an), ngalatih diri ku puasa sunnah, jeung ngabersihkeun hate tina panyakit kawas sirik, dengki, jeung sombong. Lamun teu disiapkeun ti ayeuna mah, Ramadan bisa wae kalewat kitu wae tanpa ninggalkeun parobahan dina diri urang. Kan sayang pisan atuh! Gaspol Ibadah Ti Sya’ban: Biar Nggak Kaget Pas Ramadan! Salah sahiji Keutamaan Menyambut Ramadan teh nyaeta ngalatih diri ti bulan Sya’ban keneh. Rasulullah SAW ge dikenal ngalobakeun puasa di bulan Sya’ban sebagai bentuk persiapan nuju Ramadan. Dina hadis riwayat An-Nasa’i jeung Abu Dawud disebutkeun yen Sya’ban teh bulan diangkatna amal ka Allah, jeung Rasulullah hayang amalnya diangkat dina kaayaan puasa. Keren pisan kan? Persiapan ieu teh lain ngan fisik doang, tapi spiritual ge. Lamun hiji muslim geus biasa maca Al-Qur'an unggal poe saacan Ramadan, tah pas Ramadan datang mah moal ngarasa beurat deui pikeun ngarengsekeun sakali atawa sababaraha kali khatam. Geus biasa, jadi lancar jaya! Kitu deui dina hal sedekah. Keutamaan Menyambut Ramadan teh katempo pas urang geus mimiti ngalatih diri mere sodakoh saacan bulan suci datang. Ramadan mah memang dikenal sebagai bulan kedermawanan, tapi jiwa nu siap mere teh teu lahir instan. Ieu mah tumuwuh tina kabiasaan nu dilatih ti samemehna. Bersihkeun Hate: Nggak Cuma Rumah Doang yang Kinclong, Hati Juga! Ramadan teh bulan pinuh ku pangampunan. Tapi, eta pangampunan bakal hese keneh dihontal lamun hate masih pinuh ku kanyeri jeung mumusuhan. Salah sahiji Keutamaan Menyambut Ramadan leuwih awal teh nyaeta kasempetan pikeun ngabenerkeun hubungan antar sasama. Hayu damai! Rasulullah SAW bersabda yen panto-panto surga dibuka dina poe Senen jeung Kamis, jeung dosa-dosa diampuni iwal pikeun dua jalma nu mumusuhan nepi ka maranehna akur deui (HR. Muslim). Jadi, nyambut Ramadan teh teu cukup ku ngabersihkeun imah jeung nyiapkeun kabutuhan dapur hungkul. Nu leuwih penting mah ngabersihkeun hate. Menta hampura, ngahampura, nyambung silaturahmi, jeung ngabenerkeun hubungan kulawarga teh bagian tina Keutamaan Menyambut Ramadan nu kadang sok poho. Ramadan bakal karasa hampang jeung pinuh berkah lamun hate lega jeung hubungan sosial harmonis. Sabalikna, hate nu pinuh ku dendam mah bakal ngahalangan kakhusuan ibadah. Eits, jangan sampai gitu ya! Ramadan Menurut Al-Qur’an dan Sunnah: Emang The Best Sih! Allah SWT berfirman dina QS. Al-Baqarah ayat 185 yen Ramadan teh bulan diturunkeunana Al-Qur’an sebagai pituduh pikeun manusa. Ieu nunjukkeun yen Ramadan boga kedudukan istimewa pisan dina Islam. Fix no debat! Rasulullah SAW ge bersabda: “Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ieu ngabenerkeun yen Ramadan teh momentum penghapusan dosa. Jadi Keutamaan Menyambut Ramadan teh aya dina kesiapan iman jeung niat nu lempeng. Puasa teh lain ngan saukur nahan lapar jeung haus, tapi ibadah nu butuh kasungguhan hate. Lamun urang nyambut Ramadan ku lali, sibuk ngan kana urusan dunya, tah kasempetan emas ieu bisa kalewatan kitu wae. Tapi lamun urang nyambutna ku perencanaan ibadah, target tilawah, komitmen sedekah, jeung tekad ngabenerkeun diri, insya Allah Ramadan jadi titik balik kahirupan. Bismillah! Ramadan: Waktunya Auto Upgrade Diri, Biar Makin Kece! Keutamaan Menyambut Ramadan teh katempo oge dina parobahan nu hayang urang capai. Ramadan teh madrasah ruhaniyah, sakola jiwa nu ngadidik kasabaran, kajujuran, jeung kapedulian sosial. Puasa ngajarkeun empati ka fakir miskin. Tarawih ngalatih konsistensi ibadah peuting. Tadarus Al-Qur’an ngadalamkeun hubungan jeung Kalamullah. Zakat jeung sedekah numuwuhkeun rasa paduli. Tapi eta kabeh bakal maksimal lamun urang nyambut Ramadan ku perencanaan. Hiji muslim nu sadar kana Keutamaan Menyambut Ramadan biasana mah nyieun target: sabaraha juz per poe, sabaraha kali khatam, sabaraha dana nu disisihkeun pikeun sedekah, jeung kumaha ngajaga kualitas shalat. Parobahan teh teu ujug-ujug terjadi, gaes. Ieu butuh niat, strategi, jeung komitmen. Ramadan teh kasempetan, tapi kesiapan urang nu nangtukeun hasilna. So, siap-siap! Nyiapkeun Ramadan Bareng Keluarga: Biar Makin Kompak dan Saleh! Pikeun saurang kepala keluarga, Keutamaan Menyambut Ramadan teh berarti nyiapkeun keluarga sacara spiritual. Kolot kudu ngajarkeun budak ngeunaan makna puasa, pentingna sahur, adab buka puasa, jeung keutamaan tarawih. Ramadan teh lain ngan ngeunaan ibadah individu doang, tapi oge pembinaan keluarga. Ngahirupkeun suasana imah ku tilawah, kajian, jeung doa babarengan teh bagian tina nyambut Ramadan ku pinuh kesadaran. Lamun budak-budak dibiasakeun paham kana makna Ramadan ti ayeuna keneh, tah maranehna moal ngan ningali Ramadan sebagai bulan pinuh ku dahareun buka puasa, tapi sebagai bulan pinuh ibadah jeung keberkahan. Keren pisan kan? Ramadan: Lain Ngan Tradisi Doang, tapi Soul Searching! Di loba tempat, nyambut Ramadan teh identik jeung tradisi nu tangtu: ngabersihkeun imah, ziarah, atawa nyiapkeun hidangan khas. Tradisi eta teh teu salah salila teu bertentangan jeung syariat. Tapi Keutamaan Menyambut Ramadan teh teu eureun ngan dina aspek budaya wungkul. Keutamaan nu sabenerna mah aya dina kesiapan ruhani. Naha urang bener-bener sono ka Ramadan? Naha urang nyesel lamun taun kamari can maksimal? Naha urang boga tekad ngabenerkeun kualitas ibadah? Lamun jawaban-jawaban eta lahir tina hate nu tulus, tah berarti urang geus paham yen Keutamaan Menyambut Ramadan leuwih awal teh wujud cinta ka Allah jeung Rasul-Na. Beuh, mantap pisan! Penutup: Yu ah Urang Gaspol, Dulur! Keutamaan Menyambut Ramadan leuwih awal teh lain ngan saukur rutinitas taunan, tapi ieu teh bukti kaseriusan hiji muslim dina ngamuliakeun bulan suci. Ku persiapan iman, perbaikan akhlak, peningkatan ibadah, jeung pembinaan keluarga, urang miharep Ramadan bener-bener jadi momentum parobahan. Semoga Allah SWT mempertemukan urang jeung Ramadan dina kaayaan sehat, pinuh semangat ibadah, jeung hate nu bersih. Semoga urang kaasup jalma-jalma nu mampu meraih Keutamaan Menyambut Ramadan sacara utuh, lain ngan sacara lahiriah, tapi oge sacara batiniah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!
BERITA16/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Dukung Generasi Berkarakter, Ketua Dewas BAZNAS Majalengka Hadiri Majalengka Sport Jawara Pencak Silat 2
Dukung Generasi Berkarakter, Ketua Dewas BAZNAS Majalengka Hadiri Majalengka Sport Jawara Pencak Silat 2
MAJALENGKA, BAZNAS Semangat sportivitas dan pelestarian budaya luhur mewarnai Gedung Creative Center (GCC) Majalengka pada Sabtu (14/02/2026). Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Nursiwanjaya, hadir langsung untuk menyaksikan serta memberikan dukungan pada perhelatan bergengsi Majalengka Sport Jawara Pencak Silat 2 Tahun 2026. Kehadiran beliau merupakan representasi nyata dari komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda, tidak hanya dari sisi spiritual dan ekonomi, tetapi juga dalam pembentukan karakter melalui bidang olahraga dan seni budaya. Mendorong Lahirnya Generasi Tangguh Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Nursiwanjaya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kompetisi ini. Menurut beliau, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan sarana untuk menanamkan disiplin, mental juara, dan akhlakul karimah kepada para pemuda di Kabupaten Majalengka. "BAZNAS Majalengka sangat mendukung kegiatan yang mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Melalui pencak silat, kita tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga mencetak pribadi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjaga warisan budaya bangsa," ujar H. Nursiwanjaya. Sinergi untuk Majalengka Berprestasi Turnamen yang diikuti oleh ratusan pesilat muda dari berbagai perguruan ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi bibit-bibit unggul yang akan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional. Dukungan BAZNAS dalam aspek sosial kemasyarakatan ini selaras dengan visi misi untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. Dengan fisik yang kuat dan mental yang hebat, generasi muda Majalengka diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sesamanya. Harapan untuk Masa Depan Acara yang berlangsung meriah ini ditutup dengan harapan agar semangat para "Jawara Muda" tidak berhenti di podium juara saja. Semangat juang, kerja keras, dan rendah hati yang dipelajari di atas matras diharapkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun Majalengka yang lebih baik.#BaznasMajalengka #MajalengkaBerprestasi #PencakSilat #JawaraMuda #MajalengkaSport #GenerasiTangguh #BAZNASUntukUmat #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA15/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi 1.290 Penerima Manfaat Sepanjang Januari 2026
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi 1.290 Penerima Manfaat Sepanjang Januari 2026
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi merilis laporan pendistribusian bantuan untuk periode Januari 2026. Tercatat sebanyak 1.290 jiwa dan lembaga di wilayah Kabupaten Majalengka telah menerima manfaat dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola. Penyaluran ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam menjalankan amanah para Muzakki, Munfik, dan Mutashaddiq untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan (mustahik) melalui berbagai sektor kehidupan. Transformasi Melalui 5 Program Unggulan Pendistribusian bulan ini mencakup lima pilar program utama BAZNAS Majalengka, dengan rincian capaian sebagai berikut: Nama Program Bidang Fokus Jumlah Penerima Detail Penyaluran Majalengka Taqwa Advokasi & Dakwah 788 771 Sarana Keagamaan, 10 Lembaga, 7 Organisasi. Majalengka Peduli Kemanusiaan 404 280 Paket Sembako, 100 Kebencanaan, 21 Rutilahu, 3 Sosial. Majalengka Cerdas Pendidikan 80 Pemberian Beasiswa Stimulan bagi pelajar/mahasiswa. Majalengka Sehat Kesehatan 10 Bantuan biaya dan layanan kesehatan. Majalengka Mandiri Ekonomi 8 Pemberdayaan UMKM untuk kemandirian ekonomi. Transparansi dan Keberkahan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses distribusi di awal tahun ini. "Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Amanah dari para muzakki telah kami salurkan kembali kepada yang berhak. Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban sesaat, tetapi juga membawa keberkahan bagi para penerima dan menjadi amal jariyah bagi para donatur," ungkapnya. Laporan ini diterbitkan sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi publik agar masyarakat dapat memantau langsung aliran dana ZIS yang mereka titipkan. Sinergi antara pemerintah daerah, yang dalam hal ini didukung penuh oleh Bapak Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, dengan BAZNAS diharapkan dapat terus menekan angka kemiskinan di daerah. Mari Terus Berbagi BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus konsisten menunaikan kewajiban zakat serta memperbanyak infak dan sedekah. Setiap rupiah yang Anda berikan adalah senyum bagi mereka yang membutuhkan. Salurkan ZIS Anda melalui kanal resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka: Website: kabmajalengka.baznas.go.id Instagram: @baznas_majalengka #BAZNASMajalengka #ZakatMenguatkanIndonesia #MajalengkaMulia #LaporanPendistribusian #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA15/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wakili Bupati, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Nurussa’diah Jatisura
Wakili Bupati, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Nurussa’diah Jatisura
JATIWANGI Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menghadiri kegiatan Pengajian Haflah Akhirussanah, Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, dan menyambut Bulan Suci Ramadhan di Pondok Pesantren Nurussa’diah, Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi, pada Minggu (15/2). Kehadiran H. Agus Asri Sabana ini mewakili Bupati Majalengka yang berhalangan hadir secara langsung. Acara yang dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua santri, serta ratusan santriwan dan santriwati. Bupati Majalengka Agendakan Pertemuan dengan Gubernur Dalam penyampaiannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Majalengka yang tidak bisa membersamai keluarga besar Ponpes Nurussa’diah. "Bapak Bupati menyampaikan salam takzim kepada pimpinan pondok pesantren dan seluruh jamaah. Beliau sangat ingin hadir, namun di waktu yang bersamaan beliau sedang melaksanakan agenda kedinasan yang mendesak bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi," ungkap H. Agus. Pesan untuk Santri: Penerus Perjuangan Ulama Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Pondok Pesantren Nurussa’diah dalam mencetak generasi qurani di Kabupaten Majalengka. Ia mendoakan agar seluruh rangkaian acara Haflah Akhirussanah Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, dan menyambut Bulan Suci Ramadhan di Pondok Pesantren Nurussa’diah, dapat berjalan dengan lancar dan berkah. Ada beberapa poin utama yang ditekankan oleh H. Agus Asri Sabana dalam pesannya kepada para alumni santri: Keberlangsungan Syiar: Mengharapkan para santri yang lulus tahun ini menjadi garda terdepan dalam meneruskan perjuangan para ulama. Kemanfaatan Sosial: Menekankan agar ilmu yang didapat selama di pesantren tidak hanya disimpan sendiri, melainkan harus bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. Karakter Akhlakul Karimah: Mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan perilaku yang santun dan religius di lingkungan tempat tinggal masing-masing. "Semoga para santri dan santriwati alumni Pondok Pesantren Nurussa’diah ini menjadi pribadi yang bermanfaat, mampu menjaga amanah ilmu, dan siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan para ulama kita," pungkasnya.
BERITA15/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi Alumni, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rakorwil III MW KAHMI Jawa Barat di Indramayu
Perkuat Sinergi Alumni, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Rakorwil III MW KAHMI Jawa Barat di Indramayu
INDRAMAYU Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. , menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III yang dihadiri oleh Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat. Bertempat di Kabupaten Indramayu pada Sabtu (14/2/2026), kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi strategi bagi para alumni HMI se-Jawa Barat. Konsolidasi Menuju Musyawarah Wilayah 2026 Agenda utama Rakorwil ini terfokus pada penyusunan langkah-langkah strategi organisasi menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) yang direncanakan akan berlangsung pada Mei atau Juni 2026 mendatang. Sebanyak 100 peserta yang merupakan utusan dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Barat turut hadir. Masing-masing daerah mengirimkan empat orang perwakilan untuk memberikan kontribusi pemikiran dalam memetakan permasalahan wilayah. Poin Penting dalam Agenda Pleno Dalam sesi pleno, delegasi dari setiap daerah memaparkan dinamika serta tantangan yang dihadapi di wilayah masing-masing. Beberapa hal yang menjadi sorotan meliputi: Rekomendasi Strategi: Usulan konkret yang akan dibawa ke tingkat provinsi maupun nasional. Sharing Session: Diskusi interaktif bersama alumni HMI Indramayu dan kalangan akademisi. Sinergi Pemerintah: Kehadiran perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya kolaborasi antara alumni HMI dengan pemangku kebijakan. Indramayu Sebagai Prototipe Pembangunan Salah satu pencapaian monumental dalam forum ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengawalan pembangunan di Kabupaten Indramayu. “Indramayu akan dijadikan sebagai prototipe atau model kerja sama pengawalan pembangunan sebelum nantinya diimplementasikan di kabupaten dan kota lain di Jawa Barat,” tulis poin kesepakatan forum tersebut. Melalui jejaring luas dan akses strategi yang dimiliki alumni HMI, program yang diharapkan ini mampu menjadi katalisator dalam mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kontribusi Nyata Alumni Kehadiran tokoh seperti H. Agus Asri Sabana menunjukkan bahwa kader alumni HMI terus berperan aktif di berbagai sektor, termasuk dalam pengelolaan zakat dan sosial keagamaan di Kabupaten Majalengka, guna mendukung kemajuan Jawa Barat secara kolektif.
BERITA14/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Silaturahmi dengan Ulama, Waka I BAZNAS Majalengka Hadiri Imtihan Akhir Tahun Ponpes Mansyaul Huda
Perkuat Silaturahmi dengan Ulama, Waka I BAZNAS Majalengka Hadiri Imtihan Akhir Tahun Ponpes Mansyaul Huda
MAJALENGKA, BAZNAS – Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., menghadiri undangan kegiatan Imtihan Akhir Tahun di Pondok Pesantren Mansyaul Huda, Desa Heuleut, Kecamatan Kadipaten, pada Sabtu malam (14/02). Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB ini berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi antara lembaga zakat dengan institusi pendidikan pesantren di Kabupaten Majalengka. Kehadiran Tokoh dan Ulama Besar Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi santri, tetapi juga menjadi simpul silaturahmi para tokoh besar Majalengka. Selain perwakilan dari BAZNAS, hadir pula sejumlah tokoh penting, di antaranya: Dr. KH. Ahmad Sarkosi Subki (Mama Oci), ulama kharismatik sekaligus pengasuh pondok pesantren. Drs. KH. Anwar Sulaiman, M.M.Pd., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majalengka. Dr. H. Jefry Romdonny, S.E., S.Sos., M.Si., M.M., Anggota Komisi XI DPR RI. Sinergi Zakat dan Pendidikan Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Ridwan menyampaikan apresiasinya atas peran Pondok Pesantren Mansyaul Huda dalam mencetak generasi qurani yang berakhlakul karimah di Majalengka. Beliau menekankan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung dunia pendidikan Islam melalui berbagai program pendayagunaan zakat. "Kehadiran kami di sini adalah bentuk takzim kepada para guru dan ulama. BAZNAS dan Pesantren memiliki nafas yang sama dalam menyejahterakan umat, baik dari sisi ekonomi maupun penguatan pendidikan agama," ujar H. Muhammad Ridwan di sela-sela acara. Kegiatan Imtihan ini diisi dengan berbagai penampilan dari para santri yang menunjukkan kemajuan hafalan dan pemahaman kitab kuning selama satu tahun pembelajaran. Kehadiran para tokoh lintas sektoral ini diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi santri untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi daerah.#imtihan #desaheuleut #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #baznas #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan Editor: Eman Suherman Lokasi: Desa Heuleut, Kadipaten.
BERITA14/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Ramadan dengan Hati Bersih, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi
Sambut Ramadan dengan Hati Bersih, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar acara silaturahmi dan doa bersama di lingkungan internal. Acara yang berlangsung khidmat usai salat Jumat ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Hadir bersama seluruh unsur pimpinan dan staf pelaksana (Amilin), momentum ini menjadi ajang untuk saling memaafkan guna membersihkan hati sebelum memasuki bulan penuh keberkahan. Diskusi Hangat: Dari Safari Ramadan hingga Sejuta Kebaikan Meski dikemas secara sederhana, suasana berubah menjadi dinamis saat H. Agus Asri Sabana membuka ruang diskusi. Berbagai program strategis dikupas tuntas, mulai dari persiapan Safari Ramadan hingga inovasi gerakan "Ramadan dengan Berjuta Kebaikan". "Ramadan bukan sekadar rutinitas, tapi momentum emas bagi BAZNAS untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Kita ingin setiap tetes keringat Amilin menjadi wasilah datangnya keberkahan bagi para muzaki dan kebahagiaan bagi para mustahik," ujar H. Agus di sela-sela diskusi yang berlangsung seru tersebut. Komitmen "Langkung Sae" untuk Majalengka Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh. BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi lembaga yang lebih baik (Langkung Sae), selaras dengan visi dan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Majalengka saat ini. Peningkatan tata kelola zakat yang transparan dan akuntabel menjadi poin utama agar manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan di seluruh penjuru Majalengka. Mari Sambut Ramadan dengan Semangat Berbagi! Pantau terus program-program kebaikan BAZNAS Majalengka selama bulan suci di kanal resmi kami. #BaznasMajalengka #LangkungSae #RamadanBerkah #ZakatPilihanPintar #Majalengka
BERITA14/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menembus Badai, Menjemput Asa: Aksi Heroik Bupati Eman Suherman dan BAZNAS di Titik Nol Tragedi Argapura
Menembus Badai, Menjemput Asa: Aksi Heroik Bupati Eman Suherman dan BAZNAS di Titik Nol Tragedi Argapura
Alam mungkin sedang menguji kekokohan tanah Pasundan, namun ia tak akan pernah mampu melunturkan nyali para pejuang kemanusiaan. Jumat (13/02/2026) menjadi saksi bisu sebuah fragmen perjuangan, di mana "Cinta" terbukti jauh lebih kuat daripada amukan cuaca. Di tengah kepungan angin kencang dan hujan deras yang menusuk tulang, Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, melakukan aksi nyata yang melampaui tugas sekadar pejabat publik. Mereka terjun langsung, menyisir setiap jengkal tanah yang terluka di lokasi bencana longsor, Blok Calingcing, Desa Sukasari Kidul, Kecamatan Argapura. Hadirnya Hati di Tanah yang Terluka Bukan sekadar kunjungan seremonial di balik payung yang lebar, kehadiran orang nomor satu di Majalengka bersama BAZNAS ini adalah simbol bahwa rakyat tidak sendirian dalam duka. Di tengah medan yang licin, curam, dan dipenuhi ancaman longsor susulan, langkah kaki mereka tak sedikit pun ragu. BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Sekretaris Daerah Majalengka turut membelah tirai hujan, membawa misi tunggal: Memastikan keselamatan warga adalah prioritas absolut. "Waspada adalah harga mati! Saya minta Polsek, Danramil, dan seluruh elemen masyarakat jangan lengah. Aktifkan ronda, buka posko siaga. Kita tidak boleh kalah oleh keadaan!" tegas Bupati Eman dengan suara yang bergetar penuh wibawa, bersaing dengan gemuruh angin yang menderu. BAZNAS: Menyalurkan Kasih di Balik Puing Di titik nol bencana, ketua Baznas Majalengka yang basah kuyup, menyampaikan pesan "Kami hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar warga yang terdampak tidak terputus. Zakat Anda adalah pelipur lara bagi mereka yang kehilangan ketenangan malam ini," ujar Ketua BAZNAS Majalengka di sela-sela peninjauan lokasi. Aksi ini adalah pengingat bagi kita semua, bahwa di saat bumi bergoncang dan langit menumpahkan tangisnya, kepedulian adalah satu-satunya jembatan yang akan membawa kita menuju keselamatan. Mari terus kirimkan doa dan dukungan terbaik bagi saudara-saudara kita di Argapura. #MajalengkaMelawanBencana #BAZNASMajalengka #EmanSuherman #KemanusiaanTanpaBatas #ArgapuraBangkit #ZakatMenebarManfaat #RelawanKemanusiaan #TanggapBencana
BERITA14/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →