WhatsApp Icon
BTB BAZNAS Majalengka Tetap Bergerak Menjelang Senja, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Wangkelang

MAJALENGKA — Menjelang senja tak menyurutkan semangat tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menjalankan misi kemanusiaan. Pada Kamis (29/10/2026), tim BTB menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Dirjo, warga Blok Pahing RT 02 RW 02, Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, yang terdampak musibah kebakaran beberapa waktu lalu.

Bantuan diserahkan langsung oleh Komandan BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I. Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala dusun setempat, Kasi Pemerintahan, jajaran perangkat Desa Wangkelang, serta tokoh masyarakat.

Bagi tim BTB, waktu yang semakin sore bukanlah alasan untuk menunda kepedulian. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, upaya kemanusiaan harus terus berjalan.

“Untuk urusan kemanusiaan, jangan pernah lelah dan jangan menyerah,” ujar Eman Suherman saat tiba di lokasi rumah korban.

Apresiasi Semangat Gotong Royong Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Eman menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bergerak cepat bergotong royong memadamkan api ketika kebakaran terjadi. Ia juga mengapresiasi inisiatif warga yang bahu-membahu menggalang donasi untuk membantu keluarga terdampak.

Menurutnya, kepedulian dan kebersamaan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam menghadapi musibah. Melalui tindakan nyata, masyarakat tidak hanya membantu mengatasi keadaan darurat, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada keluarga yang tengah berusaha bangkit dari kesulitan.

Kehadiran warga sejak awal kejadian, mulai dari upaya pemadaman api hingga pengumpulan bantuan, menjadi bukti bahwa semangat kemanusiaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Eman berharap budaya gotong royong tersebut terus terpelihara dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Majalengka.

Bantuan untuk Meringankan Beban dan Memulihkan Rumah

Eman juga berharap bantuan yang disalurkan BAZNAS Kabupaten Majalengka dapat membantu meringankan beban keluarga Bapak Dirjo, terutama dalam proses pemulihan rumah yang terdampak kebakaran.

Saat penyaluran bantuan berlangsung, Bapak Dirjo tengah berupaya merangkai kayu untuk membangun kembali bagian atap rumahnya yang hangus terbakar. Upaya tersebut menjadi gambaran semangat keluarga korban untuk kembali menata kehidupan setelah mengalami musibah.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Pak Dirjo dan keluarga. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan untuk membayar upah pekerja maupun membeli kembali kebutuhan yang masih belum tersedia untuk pembangunan rumah,” tutur Eman.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses perbaikan rumah sehingga keluarga korban dapat secara bertahap memulihkan kondisi tempat tinggalnya.

Mohon Doa untuk Kesembuhan Ketua BAZNAS Majalengka

Menjelang akhir kegiatan, Eman Suherman turut menyampaikan permohonan doa kepada seluruh pihak agar Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka diberikan kesembuhan. Saat ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majalengka.

Ia berharap doa dan dukungan dari keluarga besar BAZNAS, masyarakat, serta berbagai pihak dapat menjadi penguat bagi proses pemulihan, sehingga Ketua BAZNAS dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.

BAZNAS Hadir untuk Masyarakat yang Membutuhkan

Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui BTB kembali menegaskan komitmennya untuk hadir mendampingi masyarakat yang membutuhkan pertolongan, termasuk keluarga yang terdampak bencana dan musibah kebakaran.

Kehadiran tim di tengah masyarakat menjelang senja menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak dibatasi oleh waktu. Semangat melayani, kebersamaan, dan gotong royong merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas sosial serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah dan manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian.

#BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BAZNASTanggapBencana #BAZNASJabar #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #EmanSuhermanMajalengka #GotongRoyong #PeduliKemanusiaan #BantuanKebakaran

29/10/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka
Perkuat Kesadaran Zakat Profesi, BAZNAS dan Kemenag Majalengka Dorong ASN Madrasah Berbagi untuk Kemaslahatan Umat

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menggelar Sosialisasi dan Monitoring Evaluasi (Monev) Zakat Profesi di MTsN 9 Majalengka, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan tenaga pendidik dari MTsN 4 dan MIN 2 Majalengka sebagai upaya memperkuat kesadaran menunaikan zakat profesi sekaligus mengoptimalkan potensi zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Kegiatan tersebut menghadirkan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., bersama jajaran BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Majalengka. Melalui sosialisasi dan monev ini, para peserta diajak memahami pentingnya zakat profesi serta peran lembaga resmi dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat secara amanah, transparan, dan sesuai ketentuan syariat Islam.

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Taufik Hidayat, M.Ag. Dalam arahannya, ia mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan madrasah untuk meningkatkan kesadaran menunaikan zakat profesi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memperhatikan penghasilan dan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

“Mari kita kompak melaksanakan zakat profesi 2,5 persen dari gaji dan TPG. Jangan menghitung untung dan rugi, tetapi lihatlah dari perspektif bahwa rezeki tersebut sedang dalam proses pembersihan. Zakat juga menjadi amal nyata yang menolong sesama di dunia sekaligus penolong kita di akhirat kelak,” ujar Taufik di hadapan para peserta.

Pesan tersebut menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban finansial, melainkan wujud ketaatan kepada Allah SWT, penyucian harta, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan menunaikan zakat, seorang muslim turut mengambil bagian dalam ikhtiar mengurangi kesenjangan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Memiliki Landasan Hukum yang Kuat

Dalam sambutannya, Embed Humed menegaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki landasan hukum kuat dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat di Indonesia.

Landasan hukum tersebut meliputi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Di tingkat daerah, pengelolaan zakat di Kabupaten Majalengka juga diperkuat melalui Peraturan Bupati Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL).

Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut menjadi landasan penting dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional, tertib, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, penghimpunan dan pendistribusian dana ZIS dapat dilaksanakan secara terarah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengelolaan zakat melalui lembaga resmi juga menjadi bagian dari upaya memastikan dana yang dititipkan oleh para muzaki dapat disalurkan kepada pihak yang berhak menerimanya, sesuai ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan.

Zakat Profesi untuk Menguatkan Kesejahteraan Umat

BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, serta akuntabel. Dana yang dihimpun disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat atau asnaf sesuai ketentuan syariat Islam.

Melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan, dana ZIS diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, keagamaan, penanganan kebencanaan, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Kesadaran berzakat yang tumbuh di lingkungan tenaga pendidik memiliki arti strategis. Selain berkontribusi dalam penghimpunan zakat, para guru dan ASN madrasah juga dapat menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada peserta didik serta masyarakat di sekitarnya.

Zakat yang dikelola dengan baik bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan mustahik, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan agar masyarakat memiliki kesempatan untuk bangkit, mandiri, dan meningkatkan kualitas kehidupannya.

Sinergi BAZNAS dan Kemenag Perluas Edukasi Zakat

Kolaborasi antara BAZNAS dan Kemenag Kabupaten Majalengka merupakan langkah strategis dalam memperluas edukasi zakat di lingkungan madrasah. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kepatuhan, dan kepercayaan para tenaga pendidik terhadap pengelolaan zakat melalui lembaga resmi.

Monitoring dan evaluasi juga menjadi bagian penting untuk memperkuat koordinasi, mengidentifikasi berbagai kebutuhan di lapangan, serta mendorong pengelolaan zakat yang semakin efektif dan memberikan dampak lebih luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tenaga pendidik dan aparatur, untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Partisipasi para muzaki menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat dan mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera.

Semoga setiap penghasilan membawa keberkahan, setiap zakat menjadi jalan penyucian harta, dan setiap kebaikan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama. Sebab, harta yang ditunaikan zakatnya bukan sekadar berkurang nilainya, melainkan menjadi bagian dari ikhtiar meraih rida Allah SWT dan memperkuat persaudaraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — SAEkeun Majalengka, Langkung SAE.


#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #ZakatProfesi #SosialisasiZakat #MonevZakat #KemenagMajalengka #ZakatASN #ZakatUntukUmat #GerakanCintaZakat #ZakatInfakSedekah #BerkahBerzakat #Majalengka

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Ringankan Beban, Tumbuhkan Harapan: BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Erna Rismalasari

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan melalui penyerahan bantuan kesehatan kepada Erna Rismalasari, warga Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Kamis (29/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, pada pukul 13.21 WIB, bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, bantuan diterima oleh Ibu Uken Djambarwati yang mewakili Erna Rismalasari.

Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan kesehatan dan meringankan beban warga yang tengah menghadapi kesulitan.

BAZNAS Hadir Membawa Kepedulian dan Harapan

Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fathulloh, menyampaikan bahwa bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan. Melalui pengelolaan dana ZIS, BAZNAS berupaya memastikan bahwa amanah para muzaki dan donatur dapat disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan ikhtiar kami untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat, menambah semangat, serta menjadi penguat bagi penerima dan keluarga dalam menjalani ujian yang dihadapi,” ungkap Uuh Fathulloh.

Ia juga menegaskan bahwa setiap amanah yang dititipkan melalui BAZNAS harus dikelola secara bertanggung jawab agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki dan donatur menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi mereka yang menunaikannya, serta menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.

Ungkapan Syukur dan Terima Kasih dari Penerima

Pada kesempatan yang sama, Ibu Uken Djambarwati, selaku perwakilan penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka serta seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada Erna Rismalasari.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan kesehatan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan semoga dapat membantu meringankan kebutuhan yang sedang dihadapi. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan para muzaki, donatur, dan seluruh jajaran BAZNAS dengan pahala yang berlipat ganda serta keberkahan dalam kehidupan,” ungkapnya.

Ungkapan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian yang disalurkan melalui zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan materi, melainkan juga wujud kasih sayang, persaudaraan, dan penguatan harapan bagi sesama.

Menguatkan Peran Zakat untuk Kemaslahatan Umat

BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan dan pendistribusian dana ZIS agar tepat sasaran serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui program-program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan, BAZNAS hadir sebagai jembatan kebaikan antara para muzaki dan masyarakat yang membutuhkan.

Penyerahan bantuan kesehatan kepada Erna Rismalasari ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mewujudkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat, yakni saling menolong, menguatkan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Sebab, dari kepedulian yang ditunaikan dengan ikhlas, tumbuh harapan bagi mereka yang membutuhkan dan keberkahan bagi seluruh umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Keberkahan.

#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BantuanKesehatan #BAZNASPeduli #ZakatInfakSedekah #ZIS #PeduliSesama #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan #ZakatUntukKesejahteraan

29/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Miasari Sundari, Hadirkan Kepedulian bagi Sesama

MAJALENGKA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan melalui penyerahan bantuan kesehatan kepada Miasari Sundari, warga Kelurahan Cikasarung, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, pada Kamis (29/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan oleh Robi Ferdian Raka Siwi, S.E., Staf Bidang Layanan Mustahik BAZNAS Kabupaten Majalengka, di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Majalengka. Penerimaan bantuan diwakili oleh Fitri Ria Sari, yang merupakan bibi dari Miasari Sundari.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan di bidang kesehatan. Melalui pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS berupaya menghadirkan manfaat nyata sekaligus meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Wujud Kepedulian dan Amanah Dana ZIS

Bantuan kesehatan yang disalurkan menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial BAZNAS Kabupaten Majalengka terhadap mustahik. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan Miasari Sundari serta memberikan dukungan moral bagi keluarga yang mendampinginya.

Staf Bidang Layanan Mustahik BAZNAS Kabupaten Majalengka, Robi Ferdian Raka Siwi, S.E., menyampaikan bahwa pelayanan kepada mustahik merupakan bagian penting dari upaya BAZNAS untuk memastikan dana ZIS memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerimanya.

“Melalui bantuan kesehatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban yang dihadapi oleh Ibu Miasari Sundari dan keluarga. Semoga bantuan yang diberikan membawa manfaat, menjadi penyemangat, serta menguatkan ikhtiar dalam menghadapi ujian. BAZNAS hadir untuk menyalurkan amanah para muzaki dan donatur agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Robi.

Ia juga berharap kepedulian yang diwujudkan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Keluarga Sampaikan Terima Kasih

Fitri Ria Sari, selaku bibi yang mewakili penerimaan bantuan untuk Miasari Sundari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BAZNAS Kabupaten Majalengka.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas bantuan kesehatan yang diberikan kepada Miasari. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Allah SWT membalas kebaikan seluruh jajaran BAZNAS, para muzaki, dan donatur dengan pahala yang berlipat ganda serta memberikan keberkahan dalam setiap langkahnya,” tuturnya.

Ungkapan syukur tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian yang diberikan dengan tulus bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga menghadirkan harapan dan kekuatan bagi keluarga yang sedang membutuhkan dukungan.

Menguatkan Manfaat Zakat bagi Masyarakat

BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara amanah agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Berbagai upaya dilakukan melalui program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

Penyaluran bantuan kesehatan kepada Miasari Sundari menjadi salah satu wujud pelaksanaan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial, yakni saling menolong, mengasihi, dan meringankan kesulitan sesama.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Dengan dukungan para muzaki dan donatur, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kepedulian dan memperoleh harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Keberkahan.

#BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BantuanKesehatan #BAZNASPeduli #ZakatInfakSedekah #ZIS #LayananMustahik #PeduliSesama #MajalengkaPeduli #Kemanusiaan

29/10/2026 | Kontributor: Humas Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka
BAZNAS Majalengka Sampaikan Doa dan Harapan di Usia ke-40 Ketua KADIN, Raden Hendrian Suryanatanagara

MAJALENGKA — Segenap keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-40 kepada Raden Hendrian Suryanatanagara, S.E., Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Majalengka. Ucapan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus doa agar beliau senantiasa memperoleh limpahan rahmat, kesehatan, keberkahan usia, serta kekuatan dalam menjalankan amanah kepemimpinan dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Dalam momentum pertambahan usia ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap langkah, melapangkan jalan pengabdian, serta menjadikan setiap ikhtiar yang dilakukan bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyampaikan harapan agar kiprah dan kepemimpinan Raden Hendrian Suryanatanagara terus menjadi inspirasi dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha, memperkuat perekonomian daerah, serta membuka semakin banyak peluang usaha dan lapangan kerja yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Majalengka.

Sebagai Ketua KADIN Kabupaten Majalengka, peran dalam membangun ekosistem usaha yang produktif, mendorong kolaborasi antarpelaku usaha, dan memperkuat potensi ekonomi lokal diharapkan dapat terus berkembang. Sinergi antara berbagai elemen daerah, termasuk dunia usaha dan lembaga sosial, menjadi salah satu ikhtiar penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

BAZNAS Kabupaten Majalengka meyakini bahwa semangat kebersamaan, kepedulian, dan kolaborasi merupakan nilai penting dalam menghadirkan kemaslahatan umat. Dengan terbangunnya hubungan yang harmonis antarlembaga dan para pemangku kepentingan, berbagai potensi kebaikan diharapkan dapat terus dikembangkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Momentum ulang tahun ini juga menjadi pengingat bahwa bertambahnya usia merupakan anugerah sekaligus amanah untuk memperluas manfaat, memperkuat pengabdian, dan menebarkan kebaikan bagi sesama.

Barakallah fii umrik. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan dalam setiap usia, memudahkan segala urusan, menguatkan langkah dalam pengabdian, serta menjadikan setiap usaha dan karya sebagai jalan menuju kemaslahatan umat.

Bersama membangun kolaborasi, menguatkan kepedulian, dan menghadirkan kebermanfaatan demi terwujudnya Majalengka Langkung SAE.

BAZNAS Kabupaten Majalengka — Menebar Kebaikan, Menguatkan Kepedulian, Menyejahterakan Umat.

 

 

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #KADINMajalengka #RadenHendrianSuryanatanagara #SelamatUlangTahun #KolaborasiKebaikan #EkonomiMajalengka #MajalengkaMaju #KemaslahatanUmat

29/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

Berita Terbaru

Dukung Kesejahteraan Pesantren, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Ponpes Saadatur Rahman
Dukung Kesejahteraan Pesantren, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Ponpes Saadatur Rahman
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung penguatan sarana dan prasarana keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada hari ini, Selasa (28/04/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan sarana keagamaan untuk Pondok Pesantren Saadatur Rahman, Desa Maja Utara, Kecamatan Maja. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Drs. H. Nursiwanjaya, selaku Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, kepada perwakilan pihak pesantren. Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Nursiwanjaya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS untuk kepentingan umat, khususnya di sektor pendidikan agama. "Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyerahkan bantuan sarana keagamaan untuk Ponpes Saadatur Rahman. Semoga bantuan ini dapat menunjang kegiatan belajar mengajar serta ibadah para santri, sehingga mampu mencetak generasi yang qurani dan berakhlakul karimah," ujar beliau. Bantuan tersebut diterima langsung oleh dua orang perwakilan dari Pondok Pesantren Saadatur Rahman. Pihak pesantren menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka serta para muzzaki yang telah menyalurkan zakatnya. "Kami sangat bersyukur atas perhatian dari BAZNAS Majalengka. Sarana ini akan sangat bermanfaat bagi kenyamanan para santri dalam menuntut ilmu di desa kami," ungkap salah satu perwakilan penerima manfaat. Program bantuan sarana keagamaan ini merupakan salah satu program unggulan BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam pilar Majalengka Taqwa, yang bertujuan untuk memakmurkan tempat ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan di seluruh pelosok Majalengka. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #MajalengkaTaqwa #ZakatMensejahterakan #PondokPesantren #MajaUtara #InfoMajalengka #ZakatKita
BERITA28/04/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Tingkatkan Sinergi, BAZNAS Majalengka Dalami Manajemen Tata Kelola Kampung Zakat di Desa Heubeulisuk
Tingkatkan Sinergi, BAZNAS Majalengka Dalami Manajemen Tata Kelola Kampung Zakat di Desa Heubeulisuk
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga ke tingkat desa. Sebagai bentuk keseriusan dalam penguatan tata kelola, pimpinan BAZNAS Majalengka melakukan kunjungan kerja strategis ke Desa Heubeulisuk, Kecamatan Argapura, pada Senin (27/04/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pendalaman materi serta evaluasi komprehensif terkait manajemen pengelolaan Kampung Zakat yang telah berjalan selama beberapa tahun di desa tersebut. Program Kampung Zakat di Desa Heubeulisuk dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat melalui pemberdayaan berbasis kearifan lokal. Fokus pada Manajemen dan Akuntabilitas Hadir dalam rombongan tersebut Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi oleh Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, serta Staf Bidang Pengumpulan, Wahyu, M.Pd. Drs. Uuh Patulloh menyampaikan bahwa kehadiran tim BAZNAS adalah untuk memastikan bahwa struktur manajemen Kampung Zakat di Heubeulisuk tetap relevan dan akuntabel. "Kami ingin melihat lebih jauh bagaimana mekanisme pendayagunaan zakat di sini mampu menyentuh aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga secara berkelanjutan. Manajemen yang baik adalah kunci agar kepercayaan para muzaki (pembayar zakat) tetap terjaga," ungkapnya. Sinergi dengan Pemerintah Desa dan UPZ Kedatangan tim BAZNAS disambut hangat oleh jajaran aparat Pemerintah Desa Heubeulisuk beserta para pengelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa setempat. Pertemuan yang berlangsung akrab namun formal ini membahas berbagai tantangan lapangan serta inovasi yang bisa diterapkan dalam pengumpulan zakat. Uju Juhara menambahkan bahwa keberhasilan Kampung Zakat sangat bergantung pada militansi para pengelola di tingkat desa. "Sinergi antara aparat desa dan UPZ Heubeulisuk sudah berjalan sangat baik. Kami di BAZNAS Kabupaten akan terus memberikan pendampingan teknis agar pengelolaan zakat di sini bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Majalengka," terangnya. Harapan ke Depan Desa Heubeulisuk sendiri dikenal memiliki potensi gotong royong yang tinggi. Melalui penguatan manajemen Kampung Zakat ini, diharapkan distribusi bantuan tidak lagi hanya bersifat konsumtif, tetapi mulai beralih ke arah produktif guna memandirikan para mustahik (penerima zakat). Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi panel mengenai pemutakhiran data muzaki dan mustahik serta rencana pengembangan program-program unggulan BAZNAS Majalengka yang dapat diintegrasikan dengan potensi lokal di wilayah Kecamatan Argapura. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Majalengka #KampungZakat #ZakatPemberdayaan #DesaHeubeulisuk #Argapura #ZakatAmanSyarie #ZakatAmanRegulasi #ZakatAmanNKRI #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat #UPZDesa #MajalengkaLangkungSae #InfoMajalengka #KecamatanArgapura #SinergiUmat #TataKelolaZakat #KesejahteraanUmat
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS RI dan Kemnaker Lepas 213 Peserta Magang ke Jepang, Wujudkan Transformasi Mustahik Menjadi Muzaki
BAZNAS RI dan Kemnaker Lepas 213 Peserta Magang ke Jepang, Wujudkan Transformasi Mustahik Menjadi Muzaki
BEKASI Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI resmi melepas para penerima manfaat Program Fasilitasi Magang ke Jepang. Seremoni pelepasan ini berlangsung khidmat di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi pada Senin (20/4/2026). Sebanyak 213 peserta terpilih resmi dilepas untuk memulai karier profesional mereka di Negeri Sakura. Dari jumlah tersebut, 31 peserta merupakan penerima manfaat langsung dari Program Fasilitasi Magang BAZNAS RI, yang mendapatkan dukungan penuh untuk menunjang kemandirian ekonomi. Kolaborasi Strategis Pemerintah dan Lembaga Zakat Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah nyata kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses lapangan kerja internasional bagi masyarakat yang membutuhkan. "Program ini sejalan dengan visi besar BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik agar mampu mandiri secara ekonomi dan sosial. Harapan besar kami, melalui program ini para penerima manfaat dapat bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki," ujar Idy dalam keterangan resminya. Dalam program ini, BAZNAS memberikan bantuan pembiayaan pada tahap pelatihan pertama, sebagai bagian dari target besar untuk mencetak 3.000 peserta magang dalam kurun waktu lima tahun. Menjadi Duta Bangsa dan Teladan Muslim Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum., yang hadir langsung di lokasi, berpesan agar para peserta tidak hanya fokus pada peningkatan taraf ekonomi, tetapi juga menjaga identitas dan integritas. "Peserta diharapkan menjadi duta kebudayaan dan duta agama yang baik. Setiap tindakan yang dilakukan di Jepang akan mencerminkan citra bangsa Indonesia dan identitas sebagai seorang muslim yang disiplin serta amanah," tutur Farid. Testimoni Penerima Manfaat Rasa syukur mendalam disampaikan oleh Ihsanul Fiqi Iqbal Fahreza, penerima manfaat asal Magelang. Sebagai anak dari seorang ibu yang bekerja sebagai penjahit, bantuan dari BAZNAS menjadi jembatan utama baginya untuk meraih impian ke luar negeri. "Tanpa bantuan BAZNAS, sulit bagi saya mengikuti program ini karena keterbatasan biaya. Saya bertekad untuk sukses dan kelak bisa mengikuti jejak BAZNAS dalam membantu masyarakat lainnya," ungkap Ihsanul. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan IM Japan, perwakilan Kemnaker RI, serta jajaran Kepala Dinas Tenaga Kerja dari daerah terkait, menandai kuatnya dukungan terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di kancah global. #BAZNAS #Kemnaker #MagangKeJepang #MustahikMenjadiMuzaki #ZakatMemberdayakan #KemandirianEkonomi #BAZNASMajalengka #InfoZakat
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Membangun Karakter Mulia: Menyelami Lima Pesan Rasulullah SAW untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
Membangun Karakter Mulia: Menyelami Lima Pesan Rasulullah SAW untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
Oleh: Embed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua 3 BAZNAS Kabupaten Majalengka) MAJALENGKA – Dalam mengarungi kehidupan yang penuh dengan dinamika modernitas, seringkali kita terjebak dalam hiruk-pikuk keduniawian yang melalaikan. Sebagai lembaga yang bergerak dalam pengelolaan syariat maliah (zakat, infak, dan sedekah), BAZNAS Kabupaten Majalengka tidak hanya berfokus pada pentasharufan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mengajak masyarakat memperkuat fondasi spiritual. Salah satu rujukan akhlak yang sangat relevan untuk kita renungkan adalah wasiat Rasulullah SAW kepada sahabat Abu Hurairah RA. Sebuah pesan yang mengandung lima pilar utama dalam membentuk karakter muslim sejati. 1. Wara’: Puncak Ibadah Rasulullah SAW bersabda: "Jadilah kamu seorang yang wara’, niscaya kamu akan menjadi orang yang paling taat beribadah." Sifat wara’ adalah kehati-hatian dalam menjauhi perkara syubhat (samar) demi menjaga kesucian diri dari yang haram. Dalam konteks zakat, sifat wara’ mendorong kita untuk memastikan bahwa harta yang kita miliki telah bersih dari hak fakir miskin. Allah SWT berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya." (QS. Al-Baqarah: 172) 2. Qana’ah: Kunci Syukur "Jadilah kamu orang yang qana’ah, niscaya kamu akan menjadi orang yang paling bersyukur." Qana’ah bukan berarti malas, melainkan merasa cukup dengan pemberian Allah setelah berikhtiar maksimal. Orang yang qana’ah akan selalu merasa kaya hati. Hal ini sejalan dengan hadis Nabi: "Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta benda, tetapi kekayaan yang hakiki adalah kaya jiwa (hati)." (HR. Bukhari & Muslim) 3. Altruisme: Bukti Keimanan "Sukailah bagi orang lain apa yang kamu sukai untuk dirimu, niscaya kamu akan menjadi seorang mukmin." Inilah esensi dari kepedulian sosial. Di BAZNAS, prinsip ini menjadi napas perjuangan kami. Kita tidak dikatakan beriman dengan sempurna jika kita membiarkan tetangga kita kelaparan sementara kita kenyang. Semangat berbagi melalui zakat adalah wujud nyata dari mencintai sesama seperti mencintai diri sendiri. 4. Ihsan kepada Tetangga: Identitas Muslim "Berbuat baiklah kepada orang yang bertetangga denganmu, niscaya kamu akan menjadi seorang muslim yang sejati." Kesalehan seorang muslim diukur dari sejauh mana manfaatnya dirasakan oleh lingkungan terdekatnya. Harmonisasi sosial dimulai dari hubungan baik antar tetangga, yang kemudian meluas menjadi persaudaraan seagama (ukhuwah Islamiyah) dan persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah). 5. Menjaga Hati dari Kelalaian "Sedikitkanlah tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati." Rasulullah SAW tidak melarang kita bahagia atau tersenyum, namun beliau mengingatkan agar tidak berlebihan dalam senda gurau yang melampaui batas. Hati yang "mati" adalah hati yang keras, sulit menerima kebenaran, dan tumpul rasa empatinya terhadap penderitaan orang lain. Penutup Kelima wasiat di atas merupakan peta jalan bagi kita semua, khususnya masyarakat Majalengka, untuk menjadi pribadi yang lebih bertaqwa. Dengan sifat wara’ dan qana’ah, kita akan lebih mudah mengalirkan sebagian harta kita untuk mereka yang membutuhkan melalui zakat dan infak. Semoga Allah SWT senantiasa melembutkan hati kita, memberkahi harta kita, dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur. BAZNAS Kabupaten Majalengka Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat.
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wakil Ketua III BAZNAS Majalengka: Sedekah Digital Jadi Solusi Praktis Alirkan Berkah di Era Modern
Wakil Ketua III BAZNAS Majalengka: Sedekah Digital Jadi Solusi Praktis Alirkan Berkah di Era Modern
MAJALENGKA Perkembangan teknologi digital kini telah menyentuh lini filantropi Islam, mengubah cara umat Muslim menunaikan kewajiban berbagi. Menanggapi tren ini, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Pelaporan, dan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, Embed Humed, M.Pd., mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan kemudahan teknologi dalam bersedekah. Dalam keterangannya di Kantor BAZNAS Majalengka, beliau menekankan bahwa sedekah bukan sekadar memindahkan harta, melainkan bukti keimanan dan penyucian jiwa. Kemudahan Beramal di Ujung Jari Embed Humed menjelaskan bahwa di periode 2025-2026 ini, BAZNAS terus memperkuat infrastruktur digital seperti layanan QRIS dan Platform Online untuk memudahkan muzaki dan munfiq. "Islam mengajarkan kemudahan. Dengan sedekah digital, masyarakat bisa berinfaq kapan saja dan di mana saja. Selain transparan, teknologi ini membantu menjaga privasi antara pemberi dan penerima, sehingga nilai keikhlasan tetap terjaga," ujar Embed Humed. Prioritas dan Keutamaan Sedekah Lebih lanjut, beliau memaparkan tiga jenis sedekah yang memiliki pahala paling dahsyat berdasarkan tuntunan sunnah: Sedekah Saat Sehat dan Butuh: Bersedekah saat kondisi lapang maupun sempit, terutama saat kita sendiri merasa sangat membutuhkan harta tersebut. Sedekah Jariyah: Wakaf Quran, pembangunan sumur, atau sarana pendidikan yang pahalanya terus mengalir meski pemberinya telah wafat. Sedekah kepada Keluarga: Memenuhi kebutuhan keluarga dan kerabat terdekat adalah prioritas utama sebelum memberi kepada orang lain. Beliau juga mengingatkan pentingnya Sedekah Subuh. Berdasarkan hadits Rasulullah SAW, setiap pagi malaikat turun mendoakan agar harta orang yang bersedekah segera diganti oleh Allah SWT dengan yang lebih baik. Edukasi Cara Bersedekah yang Benar Agar ibadah sosial ini bernilai maksimal, Embed Humed menitipkan tiga pesan penting bagi warga Majalengka: Niat Ikhlas: Semata-mata karena mengharap ridha Allah SWT. Harta Halal: Pastikan dana yang disedekahkan bukan berasal dari sumber yang haram. Memberikan yang Terbaik: Hindari bersedekah dengan barang yang sudah tidak layak pakai; berikanlah apa yang kita sendiri sukai. "Sedekah tidak akan mengurangi harta, justru akan melipatgandakannya. Kami di BAZNAS Majalengka siap menyalurkan sedekah Bapak/Ibu secara produktif untuk kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat," tutupnya. #BAZNASMajalengka #SedekahDigital #ZakatTumbuhBermanfaat #MajalengkaLangkungSae #EmbedHumed #SedekahSubuh #FilantropiIslam #BerkahDigital
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka: Kekuatan Memaafkan Adalah Kunci Pembuka Pintu Rezeki dan Keberkahan Hidup
Ketua BAZNAS Majalengka: Kekuatan Memaafkan Adalah Kunci Pembuka Pintu Rezeki dan Keberkahan Hidup
MAJALENGKA, BAZNAS – Dalam menjalani interaksi sosial sehari-hari, gesekan dan kesalahpahaman merupakan hal yang niscaya terjadi. Menanggapi fenomena tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menekankan pentingnya menanamkan sifat pemaaf sebagai fondasi spiritual yang mampu membuka pintu rezeki dari arah yang tidak terduga. Sosok H. Agus Asri Sabana sendiri dikenal sebagai figur yang memiliki rekam jejak luas dalam penyelesaian konflik dan edukasi. Selain memimpin BAZNAS, beliau merupakan Mediator Non-Hakim Profesional yang aktif di Pengadilan Agama Majalengka. Berkat dedikasinya, beliau berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai The Best Indonesia Mediator dari Dewan Sengketa Indonesia (DSI) selama dua tahun berturut-turut hingga tahun 2025. Tak hanya itu, pria yang juga menyandang gelar Arbiter (CPArb) ini merupakan seorang Akademisi yang mengabdi sebagai dosen tetap di Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Majalengka (UNMA). Pengalaman kepemimpinannya pun telah teruji di berbagai sektor publik, termasuk saat beliau menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka. Esensi Memaafkan dalam Perspektif Spiritual dan Sosial Dalam arahannya, H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa sedikitnya terdapat delapan keutamaan besar dari sikap saling memaafkan yang berdampak langsung pada kualitas hidup dan kelancaran rezeki seseorang: Bentuk Ketaatan dan Jalan Ampunan: Memaafkan adalah perintah langsung dalam Al-Qur’an. Dengan memaafkan sesama, kita memantaskan diri untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Kesehatan Mental dan Ketenangan Hati (Sakinah): Melepaskan dendam akan meringankan beban emosional, sehingga hati menjadi lebih tenang dan pikiran lebih jernih. Produktivitas melalui Pikiran Jernih: Hati yang bersih dari kebencian memungkinkan seseorang untuk lebih fokus dan produktif, yang secara otomatis mempermudah datangnya peluang rezeki dalam pekerjaan maupun usaha. Penguatan Jaringan Sosial (Silaturahmi): Hubungan yang harmonis menciptakan ekosistem pendukung yang kuat. Peluang kerja sama sering kali lahir dari hubungan yang terjaga dengan baik. Indikator Kekuatan Diri: Mengutip hadis Rasulullah SAW, beliau menegaskan bahwa orang yang kuat adalah mereka yang mampu mengendalikan diri saat marah. Memaafkan adalah puncak dari pengendalian diri tersebut. Menghindarkan Diri dari Beban Kebencian: Hidup tanpa dendam membuat langkah terasa lebih ringan dan penuh rasa syukur. Keberkahan dalam Rezeki: Rezeki bukan sekadar angka di rekening, melainkan rasa cukup dan ketenangan yang menyertainya. Investasi Jangka Panjang: Dampak positif dari memaafkan akan dirasakan secara berkelanjutan, baik dalam hubungan sosial di dunia maupun ganjaran di akhirat. Pesan Penutup Menutup pesannya, Ketua BAZNAS Majalengka mengingatkan kembali pentingnya menjaga ukhuwah melalui hadis riwayat Bukhari & Muslim: "Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali silaturahmi." "Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para muzaki dan mustahik di Kabupaten Majalengka, untuk senantiasa mengedepankan sikap saling memaafkan. Dengan hati yang bersih, insya Allah keberkahan zakat, infak, dan sedekah yang kita kelola akan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat," pungkasnya. #BAZNASMajalengka #AgusAsriSabana #KeutamaanMemaafkan #PintuRezeki #MediatorTerbaik #UniversitasMajalengka #ZakatMensejahterakanUmat #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Panduan Ibadah Kurban: Tata Cara Sesuai Sunnah, Syariat, dan Etika Pembagian Daging
Panduan Ibadah Kurban: Tata Cara Sesuai Sunnah, Syariat, dan Etika Pembagian Daging
MAJALENGKA Ibadah kurban atau Udhiyah merupakan manifestasi ketaatan hamba kepada Allah SWT serta bentuk kepedulian sosial yang tinggi. Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha dan hari-hari Tasyrik, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh umat Muslim untuk memahami kembali tata cara pelaksanaan kurban agar ibadah yang dilakukan sah secara syariat dan bernilai pahala maksimal. Esensi dan Hukum Kurban Secara bahasa, kurban berarti mendekatkan diri. Dalam konteks syariat, kurban adalah penyembelihan hewan ternak tertentu pada waktu yang telah ditentukan dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Berdasarkan QS. Al-Kautsar ayat 2, Allah SWT berfirman: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” Mayoritas ulama mengategorikan kurban sebagai Sunnah Muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan), khususnya bagi mereka yang memiliki kelapangan rezeki. Tahapan Pelaksanaan Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW 1. Niat yang Ikhlas Niat adalah fondasi utama. Niat dilakukan di dalam hati pada saat menentukan hewan kurban atau saat penyembelihan. Fokus utama niat haruslah murni karena Allah SWT, jauh dari sifat riya atau sekadar menggugurkan tradisi. 2. Standar Kelayakan Hewan Kurban BAZNAS mengimbau Mudhohi (orang yang berkurban) untuk memastikan hewan memenuhi kriteria syar’i: Jenis & Usia: Kambing/Domba (minimal 1 tahun), Sapi/Kerbau (minimal 2 tahun), atau Unta (minimal 5 tahun). Kesehatan: Hewan harus dalam kondisi prima, tidak cacat (buta, pincang, atau sakit), dan tidak kurus kering. 3. Ketepatan Waktu Penyembelihan Penyembelihan hanya sah dilakukan setelah pelaksanaan Salat Iduladha (10 Dzulhijjah) hingga terbenamnya matahari pada hari Tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah). Penyembelihan yang dilakukan sebelum Salat Id dikategorikan sebagai sembelihan daging biasa, bukan kurban. Etika dan Teknis Penyembelihan Dalam menjaga ihsan (kebaikan) terhadap hewan, terdapat beberapa poin penting: Menghadap Kiblat: Hewan dibaringkan dengan posisi miring ke kiri menghadap kiblat. Syarat Syar'i: Membaca Bismillah dan Allahu Akbar. Kesejahteraan Hewan: Menggunakan bilah pisau yang sangat tajam untuk mempercepat proses dan memutus tiga saluran (pernapasan, makanan, dan pembuluh darah) secara sempurna tanpa menyiksa hewan. Manajemen Pembagian Daging BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan bahwa distribusi daging kurban harus mengedepankan asas keadilan dan prioritas mustahik. Proporsi yang dianjurkan adalah: 1/3 Bagian: Untuk pekurban dan keluarga. 1/3 Bagian: Untuk kerabat, teman, atau tetangga. 1/3 Bagian: Prioritas utama bagi fakir miskin dan kaum dhuafa. Catatan Penting: Dilarang keras menjual bagian apa pun dari hewan kurban (daging, kulit, maupun tulang) dan dilarang memberikan bagian hewan sebagai upah (ujrah) bagi tukang jagal. Upah jagal harus berasal dari dana di luar hewan kurban. Kesimpulan dan Hikmah Ibadah kurban adalah sarana untuk melatih keikhlasan sebagaimana teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Selain dimensi spiritual, kurban juga memiliki dimensi ekonomi keumatan, di mana distribusi daging kurban membantu pemenuhan gizi masyarakat yang membutuhkan di pelosok Kabupaten Majalengka. Melalui panduan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan lebih sempurna, tertib, dan sesuai dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW. Tag Terkait: #BAZNASMajalengka #KurbanPenuhBerkah #IdulAdha2026 #PanduanKurban #ZakatMajalengka #FiqhKurban #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Memahami Hukum Ibadah Kurban bagi yang Mampu: Wajib atau Sunnah Muakkad?
Memahami Hukum Ibadah Kurban bagi yang Mampu: Wajib atau Sunnah Muakkad?
MAJALENGKA (BAZNAS) Menjelang Idul Adha 10 Dzulhijjah, pertanyaan mengenai status hukum kurban bagi umat Muslim yang memiliki kelapangan finansial kerap muncul. Ibadah kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan manifestasi ketakwaan, pembersihan harta, serta instrumen penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang pentingnya edukasi komprehensif mengenai aspek fikih kurban guna memberikan ketenangan bagi muzaki dan munaik (pekurban) dalam beribadah. Dialektika Ulama: Antara Kewajiban dan Kesunnahan Secara syariat, kurban memiliki landasan kuat dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Kautsar ayat 2: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” Berdasarkan dalil-dalil tersebut, para ulama terbagi menjadi dua pandangan utama: 1. Pendapat yang Mewajibkan (Wajib) Pandangan ini dipegang teguh oleh Mazhab Hanafi serta didukung oleh sebagian ulama salaf. Dasar argumennya merujuk pada hadis Rasulullah SAW: “Barang siapa yang memiliki kelapangan (harta) namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Menurut perspektif ini, ancaman larangan mendekati tempat shalat menunjukkan bahwa berkurban adalah sebuah kewajiban bagi mereka yang mampu secara finansial. 2. Pendapat Sunnah Muakkad Mayoritas ulama (Jumhur Ulama) yang meliputi Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali, berpendapat bahwa hukum kurban adalah Sunnah Muakkad—ibadah sunnah yang sangat ditekankan dan sangat dianjurkan. Kelompok ini bersandar pada hadis riwayat Muslim yang menyatakan, “Jika kalian melihat hilal Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkurban...” Penggunaan diksi "ingin" menunjukkan adanya unsur pilihan (opsional), namun sangat tidak disarankan untuk ditinggalkan bagi mereka yang memiliki kemampuan. Kriteria "Mampu" dalam Ibadah Kurban BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan bahwa seseorang dikategorikan mampu berkurban apabila memenuhi kriteria sebagai berikut: Memiliki kelebihan harta setelah kebutuhan pokok diri dan keluarga terpenuhi pada hari raya dan hari tasyrik. Tidak terjerat hutang yang jatuh tempo dan mendesak untuk dilunasi. Memiliki aset yang cukup untuk membeli hewan kurban tanpa mengganggu stabilitas ekonomi keluarga. Hikmah Sosial dan Spiritual Ibadah kurban memiliki dimensi ganda yang sangat krusial: Dimensi Ketuhanan (Hablun Minallah): Sebagai bentuk ketaatan mutlak meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Dimensi Kemanusiaan (Hablun Minannas): Menjadi jembatan distribusi protein hewani bagi fakir miskin dan kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Majalengka, sehingga tercipta pemerataan kesejahteraan di hari raya. Imbauan BAZNAS Kabupaten Majalengka Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat Muslim di Majalengka yang telah diberikan kelapangan rezeki untuk tidak ragu menunaikan ibadah kurban. "Terlepas dari perbedaan hukum antara wajib atau sunnah muakkad, benang merah yang disepakati para ulama adalah kurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah pada hari Nahr. Maka, bagi yang mampu, ini adalah kesempatan emas untuk menyucikan jiwa dan membantu sesama," ujar pihak BAZNAS Majalengka. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurbannya secara amanah dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Majalengka siap memfasilitasi pengelolaan serta pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di pelosok Majalengka. #BAZNASMajalengka #InfoKurban #FiqihKurban #IdulAdha2026 #KurbanMajalengka #ZakatMajalengka #IbadahKurban #PemberdayaanUmat
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Panduan Lengkap Ibadah Kurban: Esensi Ketaatan dan Tata Cara Sesuai Syariat
Panduan Lengkap Ibadah Kurban: Esensi Ketaatan dan Tata Cara Sesuai Syariat
MAJALENGKA, BAZNAS Ibadah kurban merupakan salah satu momentum sakral dalam kalender Islam yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah serta hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, kurban adalah manifestasi spiritualitas dan ketaatan hamba kepada Allah SWT, sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak seluruh umat Muslim untuk memahami secara mendalam mengenai syarat, waktu, dan tata cara kurban agar ibadah yang dilakukan sah secara syar'i dan memberikan dampak maslahat yang luas. Makna dan Landasan Hukum Secara terminologi, kurban berasal dari kata qaruba yang berarti mendekatkan diri. Ibadah ini merujuk pada penyembelihan hewan ternak tertentu dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Hukum kurban adalah Sunnah Muakkadah (amat dianjurkan) bagi muslim yang telah memiliki kemampuan secara finansial. Landasan utama ibadah ini termaktub dalam Al-Qur'an surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” Serta diperkuat oleh hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa tidak ada amal anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah hewan kurban (HR. Tirmidzi). Syarat Sah dan Ketentuan Hewan Kurban Agar ibadah kurban diterima di sisi Allah SWT, terdapat kriteria ketat yang harus dipenuhi: Status Muslim: Pelaku kurban haruslah seorang Muslim. Kemampuan Finansial: Diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kelebihan harta setelah terpenuhinya kebutuhan pokok. Kriteria Hewan (Bahimatul An’am): Kambing/Domba: Minimal berusia 1 tahun (untuk 1 orang). Sapi/Kerbau: Minimal berusia 2 tahun (untuk 7 orang). Unta: Minimal berusia 5 tahun (untuk 7 orang). Kondisi Fisik: Hewan harus sehat, tidak cacat (buta, pincang, atau sakit parah), dan tidak kurus kering. Protokol Tata Cara Penyembelihan Sesuai Sunnah BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya adab dalam penyembelihan untuk menjaga kualitas ibadah dan kesejahteraan hewan (animal welfare): Waktu Pelaksanaan: Dimulai setelah Shalat Idul Adha hingga terbenam matahari pada 13 Dzulhijjah. Penyembelihan yang dilakukan sebelum Shalat Id dianggap sebagai sembelihan daging biasa. Niat dan Kebersihan: Mengawali dengan niat yang ikhlas. Bagi shohibul kurban (orang yang berkurban), disunnahkan tidak memotong rambut dan kuku sejak awal Dzulhijjah hingga hewan disembelih. Teknis Penyembelihan: Hewan dihadapkan ke arah Kiblat, menggunakan pisau yang sangat tajam, serta membaca “Bismillah, Allahu Akbar”. Aspek Syar’i: Pastikan saluran pernapasan (trakea), saluran makanan (esofagus), dan dua pembuluh darah leher terputus dengan satu kali gerakan cepat. Distribusi Daging Kurban Sesuai tuntunan syariat, distribusi daging kurban dibagi menjadi tiga bagian: 1/3 bagian untuk pemilik kurban (shohibul kurban). 1/3 bagian untuk kerabat, teman, dan tetangga. 1/3 bagian untuk fakir miskin dan mereka yang membutuhkan. Hikmah Sosial dan Spiritual Melalui kurban, kita tidak hanya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketabahan Nabi Ismail AS, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk memfasilitasi pengelolaan kurban yang transparan dan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan di pelosok desa. Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai sarana meningkatkan indeks kesalehan individu sekaligus kesalehan sosial. Semoga setiap tetesan darah hewan kurban menjadi saksi keimanan dan pemberat timbangan kebaikan kita di akhirat kelak. #BAZNASMajalengka #KurbanAmanah #IdulAdha2026 #PanduanKurban #ZakatMajalengka #InfoMajalengka #KurbanSesuaiSunnah #MensejahterakanUmat
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menggapai Keberkahan: Keutamaan Ibadah Kurban dan Panduan Memilih Hewan Sesuai Syariat
Menggapai Keberkahan: Keutamaan Ibadah Kurban dan Panduan Memilih Hewan Sesuai Syariat
MAJALENGKA, BAZNAS Hari Raya Idul Adha merupakan momentum sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk merefleksikan kembali nilai ketauhidan dan ketaatan melalui ibadah kurban. Mengacu pada peristiwa sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan manifestasi nyata dari keikhlasan dan kepedulian sosial yang mendalam. Sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang pentingnya literasi masyarakat mengenai esensi kurban agar ibadah yang ditunaikan memiliki dampak spiritual bagi pekuban (mudhohi) dan dampak ekonomi bagi penerima manfaat. Esensi dan Hukum Ibadah Kurban Secara etimologi, kurban berasal dari kata qaruba yang berarti "mendekatkan diri". Dalam syariat Islam, kurban adalah penyembelihan hewan ternak tertentu pada hari Nahr (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Hukum berkurban adalah Sunnah Muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2) Keutamaan Ibadah Kurban Berdasarkan dalil-dalil syar'i, terdapat berbagai keutamaan besar bagi mereka yang menunaikan ibadah kurban: Amalan Paling Dicintai Allah: Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada amalan anak Adam di hari Idul Adha yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah hewan kurban (HR. Tirmidzi). Manifestasi Ketakwaan: Ibadah ini menguji sejauh mana hamba merelakan sebagian hartanya demi ketaatan. Allah SWT menegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan, bukan daging atau darahnya. Pahala yang Sempurna: Setiap helai bulu dari hewan yang dikurbankan mengandung satu kebaikan (pahala). Sarana Solidaritas Umat: Distribusi daging kurban menjangkau masyarakat fakir miskin, sehingga menciptakan pemerataan gizi dan mempererat tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah). Panduan Memilih Hewan Kurban Terbaik Untuk memastikan keabsahan dan kesempurnaan ibadah, BAZNAS Kabupaten Majalengka menghimbau masyarakat untuk memperhatikan syarat minimal pemilihan hewan kurban sebagai berikut: 1. Kriteria Jenis dan Usia Hewan harus masuk dalam kategori Bahimatul Al-An’am (hewan ternak): Kambing/Domba: Minimal berusia 1 tahun (masuk tahun kedua). Sapi/Kerbau: Minimal berusia 2 tahun (masuk tahun ketiga). 2. Kondisi Kesehatan (Sesuai Syariat) Pastikan hewan memenuhi syarat fisik, yakni: Tidak Cacat: Tidak buta salah satu matanya, tidak pincang, dan telinganya tidak terputus secara ekstrem. Sehat & Nafsu Makan Baik: Mata cerah, bulu tidak kusam, dan lincah. Tidak Sangat Kurus: Memiliki daging yang cukup untuk dibagikan. 3. Transparansi Sumber Sangat disarankan membeli hewan kurban melalui lembaga resmi atau peternak terpercaya yang menjamin sanitasi dan kualitas pakan, guna memastikan hewan bebas dari wabah penyakit. Optimalisasi Kurban Melalui BAZNAS Majalengka BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat muslim di wilayah Majalengka untuk menyalurkan kurbannya secara terkelola. Melalui manajemen kurban yang profesional, pendistribusian daging dapat dilakukan secara lebih merata ke pelosok desa yang jarang terjamah, guna mendukung program penanggulangan kemiskinan dan pemenuhan gizi masyarakat. Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai sarana untuk membersihkan harta dan menyucikan jiwa. Semoga kurban kita diterima sebagai amal jariyah yang membawa keberkahan di dunia dan akhirat. #BAZNASMajalengka #IdulAdha2026 #KurbanProfesional #ZakatMajalengka #InfoKurban #KeutamaanKurban #SyariatIslam #MembangunUmat #KurbanBerkah
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Panduan Lengkap: Tata Cara, Niat, dan Esensi Spiritual Shalat Idul Adha
Panduan Lengkap: Tata Cara, Niat, dan Esensi Spiritual Shalat Idul Adha
MAJALENGKA, BAZNAS Shalat Idul Adha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi setiap Muslim. Dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, ibadah ini merupakan bagian integral dari perayaan Hari Raya Kurban yang melambangkan ketaatan total seorang hamba kepada Sang Khalik. Bagi umat Islam, Shalat Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah momentum refleksi atas nilai keikhlasan dan pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Selain dimensi spiritual vertikal (kepada Allah SWT), ibadah ini memiliki dimensi sosial yang kuat dalam mempererat Ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Hukum dan Waktu Pelaksanaan Secara syariat, hukum Shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15–20 menit setelah syuruq) hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Berbeda dengan Idul Fitri, Shalat Idul Adha disunnahkan untuk dilaksanakan lebih awal. Hal ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu yang lebih luas untuk segera melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban setelah shalat selesai. Niat Shalat Idul Adha Niat merupakan rukun hati yang menjadi syarat sahnya ibadah. Berikut adalah bacaan niatnya: Sebagai Makmum: Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala (Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.") Sebagai Imam: Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala (Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala.") Tata Cara Pelaksanaan (Prosedural) Shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan kekhasan berupa tambahan takbir. Berikut panduannya: Rakaat Pertama: Niat di dalam hati. Takbiratul Ihram. Membaca Doa Iftitah. Takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram). Di sela-sela takbir disunnahkan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil. Membaca Surah Al-Fatihah dan disunnahkan membaca Surah Al-A’la. Ruku’, i’tidal, sujud, hingga berdiri kembali untuk rakaat kedua. Rakaat Kedua: Takbir sebanyak 5 kali saat berdiri. Membaca Surah Al-Fatihah dan disunnahkan membaca Surah Al-Ghasyiyah. Ruku’, i’tidal, sujud, hingga Tasyahud Akhir dan Salam. Mendengarkan Khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Khatib hingga selesai. Sunnah-Sunnah Sebelum Shalat BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau para jamaah untuk menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW, antara lain: Mandi besar sebelum berangkat. Mengenakan pakaian terbaik dan wewangian (bagi laki-laki). Disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum shalat selesai (agar makanan pertama yang disantap adalah daging kurban). Mengambil rute jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat shalat. Hikmah Sosial dan Spiritualitas Idul Adha mengajarkan kita bahwa keimanan sejati memerlukan pembuktian melalui pengorbanan. Melalui zakat, infak, sedekah, serta kurban yang dikelola secara profesional, kita dapat mentransformasikan nilai ibadah ini menjadi aksi nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan menumbuhkan empati sosial, khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka. Marilah kita jadikan momentum Idul Adha tahun ini sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas ketakwaan dan kepedulian kita terhadap sesama. #IdulAdha #PanduanIbadah #BAZNASMajalengka #KurbanPenuhBerkah #ZakatMajalengka #FiqhIbadah #InfoMajalengka #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jalin Sinergi dengan Sektor Industri, BAZNAS Majalengka Sosialisasi dan Koordinasi di PT Diamond Internasional Indonesia
Jalin Sinergi dengan Sektor Industri, BAZNAS Majalengka Sosialisasi dan Koordinasi di PT Diamond Internasional Indonesia
MAJALENGKA Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat di sektor industri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan kunjungan sosialisasi dan koordinasi ke PT Diamond Internasional Indonesia pada Senin (27/04/2026). Perusahaan manufaktur sepatu brand New Balance yang berlokasi di Desa Andir, Kecamatan Jatiwangi ini menjadi mitra strategis dalam misi pemberdayaan umat di Kabupaten Majalengka. Penyambutan dan Pengenalan Lembaga Kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka disambut hangat oleh Manajer HRD PT Diamond Internasional Indonesia, Bapak Heri Rusmianto, S.E., M.M., beserta jajaran staf dan karyawan. Delegasi BAZNAS dipimpin oleh: H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I) Embed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua III) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV) Iwan Setiawan, S.S. (Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail) Dalam pemaparannya, Wakil Ketua I, H. Muhamad Ridwan, menekankan pentingnya peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang diamanahkan untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen penuh pada prinsip 3 Aman: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. "Kami ingin memastikan bahwa dana umat dikelola secara profesional dan transparan, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Majalengka dengan landasan hukum yang kuat," ujar H. Muhamad Ridwan. Rencana Program Unggulan: Majalengka Takwa & Lebaran Anak Yatim Selain silaturahmi, kunjungan ini juga menjadi ajang koordinasi terkait dua agenda besar BAZNAS Majalengka yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat: Program Majalengka Takwa (Mei/Dzulhijjah): Pemberian santunan dan insentif kepada para pejuang keagamaan, meliputi guru ngaji, imam masjid, marbot, hingga pemulasara jenazah. Total penerima manfaat mencapai 1.430 orang dari seluruh desa di Kabupaten Majalengka, dengan nominal insentif sebesar Rp1.000.000 per orang. Lebaran Anak Yatim (Juni/Muharram): Santunan bagi 260 anak yatim tingkat SD dan SMP dari keluarga kurang mampu. Program ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan melalui kegiatan "Belanja Bersama" senilai Rp500.000 per anak untuk memenuhi kebutuhan sekolah (sepatu, tas, buku, dan seragam). Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka dan tokoh organisasi Islam. Harapan Kolaborasi Berkelanjutan Kunjungan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi yang lebih erat antara BAZNAS Majalengka dengan dunia industri. Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi zakat perusahaan dan karyawan guna mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas di Kabupaten Majalengka. Dengan adanya dukungan dari perusahaan besar seperti PT Diamond Internasional Indonesia, BAZNAS optimis angka kemiskinan dapat ditekan dan kemaslahatan umat dapat terwujud secara lebih merata. #BAZNASMajalengka #Majalengka #Zakat #Sedekah #PTDiamondInternasionalIndonesia #Jatiwangi #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Majalengka Gandeng UD Putra TS Wujudkan Apresiasi untuk Program Bupati
Sambut Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Majalengka Gandeng UD Putra TS Wujudkan Apresiasi untuk Program Bupati
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan sektor swasta dalam upaya menyejahterakan umat. Pada Senin (27/04/2026), BAZNAS Majalengka melakukan kunjungan koordinasi dan silaturahmi kepada tokoh pengusaha sukses Majalengka, H. Memet Tasmat, pemilik UD Putra TS. Kehadiran Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi Kepala Sekretariat, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., beserta tim media disambut hangat oleh H. Memet Tasmat dan Hj. Nenih di ruang kerja UD Putra TS, Cigasong. Wujudkan Majalengka Langkung Sae Selain merupakan program rutin tahunan, kegiatan santunan ini hadir sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata BAZNAS terhadap program mulia Bupati Majalengka dalam mewujudkan visi "Majalengka Langkung Sae". Melalui kolaborasi ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa kesejahteraan sosial dan nilai-nilai religius berjalan selaras dengan pembangunan daerah. Program "Belanja Bareng Anak Yatim": Satu Desa Satu Anak Dalam pertemuan tersebut, Drs. Uuh Patulloh memaparkan rencana santunan dalam rangka menyambut Lebaran Anak Yatim pada bulan Juni (Muharram) mendatang. Saat ini, kuota dasar telah disiapkan untuk 260 anak yatim tingkat SD dan SMP dari 26 kecamatan. Namun, selaras dengan semangat Langkung Sae, BAZNAS berharap jangkauan ini meluas ke seluruh pelosok. "Kabupaten Majalengka memiliki 330 desa dan 13 kelurahan. Harapan kami, kuota ini bisa meningkat menjadi 443 anak, sehingga ada satu anak yatim dari tiap desa dan kelurahan yang kita bahagiakan secara merata," ujar Drs. Uuh Patulloh. Setiap anak akan mendapatkan manfaat sebesar Rp500.000 dalam bentuk pengalaman belanja langsung kebutuhan sekolah seperti sepatu, tas, buku, dan seragam di UD Putra TS Kutamanggu. Dukungan Penuh dari UD Putra TS H. Memet Tasmat menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sebagai bentuk dukungan nyata, H. Memet secara pribadi menyatakan: Menyumbangkan 10 paket tambahan senilai masing-masing Rp500.000. Menyiapkan tempat dan fasilitas di UD Putra TS Kutamanggu untuk pelaksanaan kegiatan seremonial agar berjalan representatif. "Kami sangat mendukung visi BAZNAS dan Bapak Bupati. Kami siap memfasilitasi agar anak-anak dari seluruh desa di Majalengka merasa nyaman dan memiliki semangat baru untuk sekolah," ungkap H. Memet. Sinergi Bersama Pemerintah dan Tokoh Agama Kegiatan ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka serta jajaran unsur organisasi Islam. Sinergi ini membuktikan bahwa gerakan zakat menjadi instrumen penting dalam mendukung program pemerintah daerah demi kemaslahatan masyarakat luas. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #LebaranAnakYatim #PilihanPertamaPembayarZakat #SatuDesaSatuAnakYatim #ZakatMensejahterakan #UDPutraTS #MajalengkaSaekeun
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kertasari Ligung
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kertasari Ligung
MAJALENGKA Bentuk kepedulian terhadap sesama terus digelorakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), bantuan kemanusiaan diserahkan langsung kepada Santika, warga Desa Kertasari, Kecamatan Ligung, yang rumahnya mengalami musibah kebakaran pada 20 April lalu. Kunjungan yang dilaksanakan pada Minggu (26/04/2026) ini bertujuan untuk meringankan beban korban serta meninjau langsung kondisi bangunan pasca-kejadian. Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian kamar depan dan kamar mandi yang sebelumnya ludes terbakar kini mulai memasuki tahap perbaikan, khususnya pada bagian atap. Meski demikian, sisa-sisa jelaga hitam masih nampak jelas menyelimuti bagian langit-langit dan tembok rumah. Wujudkan Pelayanan Masyarakat yang "Langkung Sae" Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Tim BTB BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, didampingi oleh Imam dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa serta aparat desa setempat. Dalam sambutannya, Eman Suherman menegaskan bahwa respon cepat BAZNAS atas musibah yang terjadi merupakan pengejawantahan dari amanat Bupati Majalengka. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang "Langkung Sae" (lebih baik). "Kehadiran kami di sini adalah bentuk respon cepat sesuai amanat Bapak Bupati Majalengka. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, sebagai upaya nyata mewujudkan pelayanan yang langkung sae bagi seluruh warga Majalengka," tegas Eman. Apresiasi dan Doa untuk Pimpinan Pihak keluarga korban beserta pemerintah desa setempat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Bapak Bupati Majalengka atas arahan dan respon cepatnya melalui BAZNAS, serta kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas kepedulian yang nyata. Dalam kesempatan tersebut, doa bersama juga dipanjatkan untuk Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri, yang saat ini sedang terganggu kesehatannya. "Kami haturkan terima kasih kepada BAZNAS Majalengka, terutama kepada Bapak Ketua, H. Agus Asri. Semoga beliau lekas diberikan kesembuhan, sehat walafiat kembali, dan terus diberikan kekuatan dalam memimpin BAZNAS untuk membantu masyarakat," ungkap perwakilan pihak keluarga. Bantuan yang disalurkan ini merupakan hasil dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Majalengka yang diperuntukkan bagi kemaslahatan umat, khususnya bagi mereka yang tertimpa musibah. #BAZNASMajalengka #HAgusAsri #BupatiMajalengka #MajalengkaLangkungSae #BTBMajalengka #BaznasTanggapBencana #Kemanusiaan #Ligung #ZakatMensejahterakan #InfoMajalengka
BERITA27/04/2026 | Media BTB Baznas Majalengka
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sarana ibadah dan pendidikan keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Senin (27/04/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan stimulan sarana keagamaan yang ditujukan bagi Mushola dan Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Khoir, Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, kepada perwakilan panitia pembangunan dari Desa Sidamukti. Dukungan untuk Syiar Islam Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS dalam bidang keagamaan (Majalengka Taqwa). Tujuannya adalah untuk memberikan stimulan bagi masyarakat agar fasilitas ibadah dan pendidikan Islam di tingkat desa menjadi lebih layak dan nyaman. "Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan bantuan sarana keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir. Harapannya, bantuan ini dapat mempercepat proses renovasi atau pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan, sehingga santri dan jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk," ujar Drs. Uuh Patulloh dalam sambutannya. Apresiasi dari Penerima Manfaat Pihak panitia dari Desa Sidamukti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi kelangsungan kegiatan belajar mengajar di Ponpes Ihyaul Khoir serta kenyamanan warga dalam beribadah di mushola setempat. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di wilayah Kabupaten Majalengka. BAZNAS berharap sinergi ini terus terjaga guna mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #BantuanKeagamaan #DesaSidamukti #PonpesIhyaulKhoir #ZakatMensejahterakanUmat #InfoMajalengka
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Qurban di Era Digital: Sahkah Berkurban Tanpa Melihat Hewannya Secara Langsung?
Qurban di Era Digital: Sahkah Berkurban Tanpa Melihat Hewannya Secara Langsung?
MAJALENGKA – Mendekati Hari Raya Idul Adha, sebuah pertanyaan klasik sering muncul di tengah masyarakat, terutama bagi para orang tua: "Apakah sah berkurban jika kita tidak melihat langsung hewannya atau tidak hadir saat proses penyembelihan?" Menjawab keraguan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa ibadah qurban yang dilakukan secara daring (online) atau melalui lembaga filantropi adalah SAH dan diperbolehkan dalam syariat Islam. Tinjauan Syariat dan Fatwa MUI Secara hukum Islam, ibadah qurban tetap sah meskipun mudhohi (orang yang berkurban) tidak menyaksikan langsung prosesnya. Hal ini didasarkan pada Fatwa MUI Nomor 37 Tahun 2022 yang menyatakan bahwa ibadah qurban dapat dilakukan melalui mekanisme Akad Wakalah (perwakilan). Dalam akad ini, shohibul qurban memberikan kuasa penuh kepada lembaga atau panitia untuk: Memilihkan hewan yang sesuai syariat (sehat, cukup umur, dan tidak cacat). Melakukan proses penyembelihan. Mendistribusikan daging qurban kepada yang berhak. Mengapa Memilih Qurban Melalui BAZNAS Majalengka? Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa berqurban melalui lembaga bukan sekadar kemudahan administratif, melainkan strategi untuk pemerataan manfaat. "Masih banyak saudara kita di pelosok Majalengka yang jarang menikmati daging sepanjang tahun. Dengan berqurban melalui BAZNAS, distribusi daging tidak lagi menumpuk di perkotaan, melainkan menjangkau wilayah rawan pangan dan kemiskinan ekstrem," ujarnya. Keunggulan Program Qurban BAZNAS: Amanah & Transparan: Laporan penyembelihan disampaikan secara terbuka kepada mudhohi. Sesuai Syariat: Hewan qurban telah melalui proses seleksi kesehatan yang ketat. Dampak Luas: Membantu penguatan ekonomi peternak lokal di Kabupaten Majalengka. Praktis: Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank atau layanan digital lainnya. Layanan Informasi & Pendaftaran Bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah qurban dengan mudah, penuh berkah, dan berdampak luas, BAZNAS Kabupaten Majalengka membuka layanan konsultasi melalui: WhatsApp: 0821-2416-9964 (Chat Only) Telepon: (0233) 282414 Website Resmi: kabmajalengka.baznas.go.id Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai momentum untuk berbagi kebahagiaan hingga ke pelosok negeri. Karena qurban Anda, adalah senyum bagi mereka yang membutuhkan. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #QurbanMajalengka #InfoMajalengka #QurbanAmanah #ZakatMajalengka #IdulAdha2026 #Kemanusiaan #PemerataanQurban #MajalengkaLangkungsae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Apresiasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat Mal Pertanian di Desa Pilangsari
BAZNAS Majalengka Apresiasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat Mal Pertanian di Desa Pilangsari
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Pilangsari dalam mengelola dan menghimpun zakat mal sektor pertanian pada musim panen tahun 2026. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., menyampaikan langsung apresiasi tersebut saat meninjau progres penghimpunan zakat di wilayah tersebut. Menurutnya, Desa Pilangsari menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mengedukasi masyarakat mengenai kewajiban zakat hasil bumi. "Kami sangat mengapresiasi kerja keras rekan-rekan di UPZ Desa Pilangsari. Pengelolaan zakat mal pertanian di sini sudah berjalan secara sistematis dan transparan. Hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat berkat edukasi yang konsisten," ujar H. Muhamad Ridwan. Inovasi Penghimpunan dan Transparansi Pengelolaan zakat mal pertanian di Desa Pilangsari tahun 2026 ini dinilai sukses karena mampu menyentuh berbagai lapisan petani di desa tersebut. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara pengurus UPZ, tokoh masyarakat, dan dukungan pemerintah desa setempat. H. Muhamad Ridwan menambahkan bahwa keberhasilan Desa Pilangsari diharapkan dapat menjadi pilot project atau percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Majalengka dalam memaksimalkan potensi zakat sektor pertanian. Dampak Nyata bagi Mustahik Zakat yang terhimpun nantinya akan dikelola dan didistribusikan kembali sesuai dengan asnaf (golongan yang berhak menerima), guna mendukung program-program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial di wilayah Kabupaten Majalengka. "Zakat dari para petani ini bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di tingkat desa," pungkasnya. Dengan hasil penghimpunan yang signifikan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mendampingi setiap UPZ agar pengelolaan zakat semakin profesional, amanah, dan akuntabel. #BAZNASMajalengka #ZakatMalPertanian #DesaPilangsari #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanPertamaPembayarZakat #MajalengkaLangkungSae #UPZBerdaya
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas diraihnya penghargaan dari Pikiran Rakyat sebagai “Institusi Pemerintah Daerah Peduli Tata Kelola Lingkungan.” Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata atas komitmen kolektif jajaran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Capaian ini sekaligus mempertegas langkah nyata menuju visi Majalengka yang Langkung SAE. Selaras dengan Visi Nasional dan Program Daerah Keberhasilan ini dinilai sangat relevan dengan arah kebijakan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Di tingkat lokal, visi tersebut diimplementasikan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui program unggulan GEBER JUM’AT (Gerakan Bersih-Bersih dan Berkah di Hari Jum’at). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyatakan bahwa sinergi antara pengelolaan lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan adalah kunci keberkahan daerah. "Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Pemerintah Kabupaten Majalengka. Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan gotong royong seluruh pihak. BAZNAS Majalengka akan terus berdiri beriringan dengan pemerintah untuk memastikan lingkungan tetap terjaga melalui dukungan program-program berbasis pemberdayaan dan kepedulian masyarakat," ungkap H. Agus Asri Sabana. Peran Aktif BAZNAS dalam Pelestarian Lingkungan Sebagai lembaga non-struktural, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengintegrasikan program pendayagunaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dengan upaya pelestarian lingkungan. Beberapa langkah strategis yang dijalankan meliputi: Aksi Kebersihan Lingkungan: Melibatkan Para Amilin , relawan dalam menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah secara berkala. Pengelolaan Sampah: Mendorong edukasi pengelolaan limbah domestik untuk meminimalisir dampak lingkungan di tingkat internal kantor dan keluarga. Pengelolaan Zakat Profesional: Memastikan dana umat dikelola secara transparan untuk kesejahteraan masyarakat, yang mencakup aspek kesehatan lingkungan hidup. Ajakan Gotong Royong Melalui momentum prestasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang. Mari bersama-sama kita jaga bumi, mulai dari langkah kecil di lingkungan sendiri, demi terwujudnya Majalengka yang semakin bersih, nyaman, dan Langkung SAE. #IndonesiaASRI #GeberJumat #BAZNASMajalengka #SaekeunMajalengka #LingkunganHidup #AgusAsriSabana
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pelepasan Calon Jemaah Haji 1447 H: Ketua BAZNAS Majalengka Turut Antar Tamu Allah ke Tanah Suci
Pelepasan Calon Jemaah Haji 1447 H: Ketua BAZNAS Majalengka Turut Antar Tamu Allah ke Tanah Suci
MAJALENGKA Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Halaman Gedung Pendopo Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka pada Sabtu (25/04/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung dalam seremoni pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Majalengka Tahun 1447 H / 2026 M. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini merupakan bentuk dukungan moril sekaligus komitmen lembaga dalam mengiringi langkah para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana didampingi oleh Ketua Dewan Pengawas dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka. Rincian Keberangkatan Kloter KJT-06 Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, total jemaah haji asal Majalengka tahun ini mencapai 729 orang. Khusus untuk pemberangkatan Kloter KJT-06, tercatat data sebagai berikut: Jemaah Awal: 439 orang. Kondisi Mutakhir: 2 jemaah wafat sebelum keberangkatan. Total Jemaah Berangkat: 437 orang. Petugas: 4 Petugas Kloter dan 2 Petugas Haji Daerah (PHD). Total Keseluruhan: 443 orang (212 Laki-laki & 231 Perempuan). Dukungan dan Doa dari BAZNAS Ketua BAZNAS Majalengka menyampaikan bahwa momen ini adalah perjalanan spiritual yang luar biasa. Ia berharap para jemaah dapat fokus beribadah dan menjaga kondisi fisik selama di Tanah Suci. "Kami hadir untuk memberikan dukungan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana. Prosesi Pelepasan oleh Pimpinan Daerah Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., didampingi Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka. Bupati dalam sambutannya berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah dan saling tolong-menolong antar sesama jemaah selama berada di Arab Saudi. Acara ditutup dengan doa bersama yang menggetarkan hati, mengiringi bus jemaah yang mulai bergerak meninggalkan Pendopo menuju bandara. Semoga seluruh tamu Allah SWT asal Kabupaten Majalengka senantiasa dalam lindungan-Nya dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna. #BAZNASMajalengka #Haji1447H #TamuAllah #Majalengka #PelepasanHaji2026 #InfoMajalengka #KemenagMajalengka #PelayananUmat #HajiMabrur #JawaBarat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Getaran Sholawat: Saat Nama Kita Disebut di Hadapan Baginda Rasulullah SAW
Getaran Sholawat: Saat Nama Kita Disebut di Hadapan Baginda Rasulullah SAW
MAJALENGKA, BAZNAS Di balik untaian solawat yang dilantunkan dengan penuh kekhusyukan, tersimpan sebuah rahasia langit yang mengharukan. Pertanyaan filosofis yang sering muncul, bahkan dari lisan seorang anak kecil, adalah: "Apakah Rasulullah SAW mengenalku?" Jawaban atas kegelisahan indah ini membawa kita pada pemahaman mendalam tentang hubungan batin antara umat dan nabinya yang tidak pernah terputus oleh dimensi ruang dan waktu. Jembatan Cahaya di Alam Barzakh Grand Syekh Ahmad Thayyeb dalam sebuah literasi keagamaan menjelaskan bahwa jalinan antara seorang Muslim dengan Rasulullah SAW bersifat abadi. Berdasarkan teks keagamaan yang sahih, setiap solawat yang kita ucapkan setiap hari dipastikan sampai kepada beliau di alam barzakh. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis: "Tidaklah seseorang mengucapkan salam kepadaku, melainkan Allah akan mengembalikan ruhku untuk membalas salam tersebut." Lebih spesifik lagi, dalam riwayat lain disebutkan bahwa para malaikat memiliki tugas khusus untuk menyampaikan salam tersebut secara presisi. Malaikat akan berkata, “Wahai Muhammad, sesungguhnya Fulan bin Fulan telah berselawat kepadamu pada jam ini.” Hal ini menjadi penegasan bahwa nama kita benar-benar disebut dan dikenali oleh beliau sebagai wujud bakti dan cinta. Rindu yang Melampaui Zaman Kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya melampaui imajinasi manusia. Beliau secara eksplisit menyebut kita sebagai "saudara-saudara"—merujuk pada mereka yang beriman meski belum pernah bertatap muka langsung dengan wajah mulia beliau. Hubungan ini adalah ikatan dua arah; saat kita merindukan beliau, beliau telah lebih dulu menantikan pertemuan dengan kita di telaga Al-Haudz kelak di akhirat. Puncak dari kasih sayang ini tercermin dari keputusan beliau untuk menyimpan doa paling mustajab demi syafaat umatnya di hari kiamat. Di saat nabi-nabi lain telah menggunakan doa mustajabnya di dunia, Rasulullah SAW memilih menyimpannya agar setiap umatnya yang wafat dalam keadaan bertauhid mendapatkan perlindungan dan keselamatan. Menanam Benih Kebahagiaan BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui selawat dan amal saleh. Setiap butir selawat adalah jembatan cahaya yang membuat identitas kita dikenal oleh Sang Pembawa Syafaat. Dengan menjadikan solawat sebagai napas dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak hanya menanam benih ketenangan di dunia, tetapi juga memastikan posisi kita untuk berkumpul bersama beliau di hari yang tidak ada perlindungan selain perlindungan Allah SWT. #BAZNASMajalengka #SelawatNabi #CintaRasul #HikmahIslam #MajalengkaReligius #SyafaatRasulullah #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →