WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Peringati Dies Natalis HMI ke-79, Ketua BAZNAS Majalengka: Teruslah Berkhidmat untuk Umat dan Bangsa
Peringati Dies Natalis HMI ke-79, Ketua BAZNAS Majalengka: Teruslah Berkhidmat untuk Umat dan Bangsa
Momentum bersejarah menyelimuti keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang kini genap berusia 79 tahun. Ucapan selamat dan harapan mengalir dari berbagai tokoh penting, salah satunya dari Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Mewakili jajaran pimpinan dan seluruh staf BAZNAS Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi HMI selama hampir delapan dekade dalam mengawal perjalanan bangsa. Khidmat untuk Indonesia Mengangkat tema “Khidmat HMI untuk Indonesia” pada milad tahun ini, Agus berharap HMI tidak pernah lelah dalam mencetak generasi emas. "Semoga HMI senantiasa istiqamah melahirkan kader-kader intelektual yang berakhlak, berdaya saing, serta konsisten berkhidmat untuk umat dan bangsa," ujar Agus dalam keterangan resminya. Menurutnya, peran mahasiswa sebagai agen perubahan sangat krusial, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Mitra Strategis Membangun Peradaban Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Majalengka ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi kepemudaan dengan lembaga keagamaan seperti BAZNAS. Ia berharap HMI terus menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan berkeadaban. "Doa terbaik kami, semoga setiap ikhtiar dan perjuangan HMI selalu diberi keberkahan, kekuatan, dan kemudahan oleh Allah SWT," tambahnya. Menutup ucapannya, Agus memberikan suntikan semangat melalui semboyan khas organisasi hijau-hitam tersebut yang sarat akan makna optimisme. “Yakin Usaha Sampai…!” pungkasnya.
BERITA05/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Hadiri Talaqi Fikih Zakat Kontemporer 2026
Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Zakat, BAZNAS Majalengka Hadiri Talaqi Fikih Zakat Kontemporer 2026
Guna menjawab tantangan pengelolaan zakat di era transformasi digital, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka menghadiri kegiatan Talaqi Fikih Zakat Kontemporer 2026. Acara bergengsi ini berlangsung pada Senin (02/02) pukul 09.15 WIB, bertempat di Sofyan Hotel, Menteng, Jakarta Pusat. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., dengan didampingi oleh Kepala Pelaksana Drs. Uuh Fathuloh serta Kepala Kesekretariatan Iwan Anwarudin, S.ST., M.Pd. Menjawab Tantangan Ekonomi Modern Kegiatan yang diinisiasi oleh LAZNAS Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) ini fokus bedah tuntas persoalan zakat di tengah inovasi keuangan syariah yang semakin dinamis. Pengelolaan zakat saat ini dituntut tidak hanya transparan secara administratif, tetapi juga harus memiliki landasan hukum fikih yang kuat terhadap praktik ekonomi modern. Hadir sebagai narasumber utama, Prof. Dr. K.H. Asrorun Ni'am Sholeh, Lc., M.A. (Ketua MUI Bidang Fatwa), memaparkan pentingnya sinkronisasi antara kemajuan teknologi keuangan dengan prinsip-prinsip syariah agar zakat tetap relevan dan akuntabel. Poin Utama Pembahasan: Transformasi Digital: Bagaimana instrumen keuangan digital memengaruhi tata cara penghitungan dan penyaluran zakat. Akuntabilitas Publik: Memastikan setiap inovasi tetap berpegang teguh pada regulasi fikih yang sahih. Relevansi Fikih: Menjawab keraguan masyarakat mengenai hukum zakat pada aset-aset modern. "Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen BAZNAS Majalengka untuk terus meng-upgrade kapasitas keilmuan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat yang ditunaikan masyarakat Majalengka dikelola dengan tata kelola profesional dan sesuai dengan fatwa fikih terbaru," ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela acara. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu fikih kontemporer dalam pelayanan zakat di daerah, sehingga kepercayaan muzaki terus meningkat seiring dengan kemudahan akses digital yang ditawarkan. #BaznasMajalengka #MajalengkaLangkungSae #BaznasMulia #ZakatMenguatkanIndonesia #ZakatMenguatkanMajalengka #AgusAsriSabana #ZIS #BaznasMajalengkaLangkungSae #infoMajalengka #InfoHariIni #BupatiMajalengka #EmanSuhermanMajalengka #infoZakat #FYPIndonesia #BeritaViral #ViralVideo #PerbupZakat #PerbupZakatMajalengka #BupatiViral #BupatiAmanah #BaznasViral #BaznasTerbaik #BaznasIndonesia #BaznasJabar
BERITA02/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Zakat Profesi, BAZNAS Koordinasi Data Muzaki ke Berbagai OPD
Optimalkan Zakat Profesi, BAZNAS Koordinasi Data Muzaki ke Berbagai OPD
adan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus bergerak aktif dalam mengoptimalkan potensi zakat di sektor ASN dan karyawan publik. Hari ini, Kepala Divisi Pengumpulan, Uju Juhara, S.Pd., didampingi oleh Wahyudin, M.Pd., melakukan rangkaian kunjungan koordinasi ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kunjungan maraton ini difokuskan pada sinkronisasi dan pemutakhiran data Muzaki (pembayar zakat) di lingkungan Pemerintah Daerah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar BAZNAS untuk memastikan pengelolaan zakat profesi berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Fokus Utama: Optimalisasi Zakat Profesi Dalam pertemuan tersebut, Uju Juhara menekankan bahwa potensi zakat profesi di kalangan ASN sangat besar, namun memerlukan integrasi data yang kuat antara instansi terkait dan BAZNAS. "Koordinasi ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya teknis untuk memetakan kembali data Muzaki. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat profesi yang ditunaikan dapat terdata dengan baik demi kemaslahatan umat," ujar Uju Juhara. Langkah Strategis Koordinasi Beberapa poin utama yang dibahas dalam kunjungan ke berbagai OPD tersebut meliputi: Rekonsiliasi Data: Menyelaraskan jumlah pegawai yang wajib zakat sesuai dengan nishab yang berlaku. Sosialisasi Mekanisme: Memberikan edukasi terkait kemudahan pemotongan zakat melalui sistem payroll atau metode lainnya. Transparansi Pelaporan: Memastikan OPD mendapatkan laporan penyaluran zakat secara berkala agar para Muzaki mengetahui dampak nyata dari dana yang mereka berikan. Wahyudin, M.Pd., menambahkan bahwa dukungan dari pimpinan OPD sangat krusial dalam keberhasilan program ini. "Respons dari pihak OPD sangat positif. Mereka menyadari bahwa zakat profesi bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting dalam pengentasan kemiskinan di wilayah kita," pungkasnya. Melalui penguatan koordinasi ini, diharapkan perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari sektor profesi dapat meningkat signifikan tahun ini, sehingga program-program pendayagunaan BAZNAS bagi masyarakat kurang mampu dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
BERITA02/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Baznas Majalengka Perkuat Sinergi Lewat 5 Program Unggulan, Targetkan Program Satu Desa Satu Sarjana Merata di 2026
Baznas Majalengka Perkuat Sinergi Lewat 5 Program Unggulan, Targetkan Program Satu Desa Satu Sarjana Merata di 2026
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka terus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat untuk kesejahteraan masyarakat. Melalui Podcast di Radar Majalengka TV, Wakil Ketua 2 Baznas Majalengka, Embed Humed, M.Pd, memaparkan visi besar bertajuk "ZAKAT Menguatkan Majalengka". Dalam bincang hangat tersebut, Embed menjelaskan bahwa Baznas Majalengka kini memiliki lima program kerja utama yang telah diselaraskan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Majalengka serta Baznas RI. Fokus Pemberdayaan: Mengubah Mustahik Menjadi Muzaki Salah satu poin krusial yang dipaparkan adalah alokasi proporsi sebesar 30% pada bidang pemberdayaan. Embed menegaskan bahwa Baznas tidak ingin sekadar memberikan bantuan konsumtif, melainkan solusi jangka panjang. "Target kami adalah pemberdayaan masyarakat yang solutif. Kita ingin para penerima manfaat (mustahik) saat ini, ke depannya memiliki kemandirian ekonomi sehingga mampu bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzaki)," ujar Embed. Progres Program Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) Menjawab pertanyaan host terkait program unggulan Satu Desa Satu Sarjana (SDSS) yang berkolaborasi dengan Pemkab Majalengka, Embed memberikan gambaran capaian terkini. Tahun 2025: Beasiswa telah diberikan kepada mahasiswa di 75 desa. Fokus utama tahun lalu adalah membantu mahasiswa aktif yang sedang menempuh studi namun terkendala biaya (tunggakan kuliah). Target 2026: Baznas berharap program SDSS dapat menjangkau seluruh desa di Kabupaten Majalengka secara menyeluruh tanpa terkecuali. Regulasi Baru: Perbup No. 92 Tahun 2025 Terkait isu hangat mengenai Peraturan Bupati (Perbup) Majalengka Nomor 92 Tahun 2025 yang baru saja diluncurkan, Embed memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah berani pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa penyusunan Perbup ini telah melalui proses harmonisasi yang panjang dengan berbagai pihak terkait. Regulasi ini menjadi payung hukum yang kuat, terutama dalam mengamankan kebijakan Zakat Profesi di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun sektor lainnya. "Keberanian Bapak Bupati dalam mengamankan regulasi ini sangat penting agar pengelolaan zakat memiliki dasar hukum yang jelas, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi di Majalengka," pungkasnya.
BERITA31/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Rayakan HUT Ke-25, Pimpinan BAZNAS RI Serahkan Potongan Tumpeng kepada Bupati Majalengka sebagai Simbol Sinergi
Rayakan HUT Ke-25, Pimpinan BAZNAS RI Serahkan Potongan Tumpeng kepada Bupati Majalengka sebagai Simbol Sinergi
Perayaan HUT BAZNAS ke 25 berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026 sebagai rasa syukur atas perjalanan perak BAZNAS dalam mengelola filantropi Islam di Indonesia. Kehadiran tokoh-tokoh penting menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap gerakan zakat: Simbolis Syukur: Penyerahan potongan tumpeng dari Dr. Rizaludin Kurniawan (Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan) kepada Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., melambangkan kolaborasi erat antara pusat dan daerah. Kehadiran Pimpinan: Turut hadir Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan dan Ketua BAZNAS Majalengka H. Agus Asri Sabana, yang mempertegas soliditas struktur organisasi. Sosialisasi Perbup Nomor 92 Tahun 2025 Bagian krusial dari acara ini adalah sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Majalengka Nomor 92 Tahun 2025. Mengapa ini penting? Kepastian Hukum: Memberikan payung hukum yang lebih kuat bagi pemungutan dan pendistribusian zakat di wilayah Majalengka. Optimalisasi Potensi: Dengan hadirnya Kepala Perangkat Daerah dan jajaran Kepala Sekolah, regulasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan zakat profesi di lingkungan ASN dan tenaga pendidik. Transparansi: Sosialisasi ini bertujuan menyamakan persepsi agar pengelolaan zakat semakin akuntabel dan tepat sasaran. Tamu Undangan yang Hadir Acara ini dihadiri oleh lintas sektoral untuk memastikan pesan "Zakat Menebar Kebaikan" sampai ke seluruh lapisan masyarakat: Pimpinan BAZNAS Jabar: Zaki Hilmi, MH (Bidang Pendistribusian). Forkopimda & Tokoh Agama: Menjaga keharmonisan dan dukungan moral. Sektor Pendidikan: Kepala Sekolah dari berbagai jenjang, yang menjadi kunci edukasi zakat sejak dini.
BERITA29/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Hebat! BAZNAS Majalengka Dorong Pengelolaan Zakat Profesional Melalui Sosialisasi Perbup No. 92 Tahun 2025
Sinergi Hebat! BAZNAS Majalengka Dorong Pengelolaan Zakat Profesional Melalui Sosialisasi Perbup No. 92 Tahun 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat ekosistem filantropi Islam di daerah. Pada Rabu (28/1/2026), bertempat di Gedung Islamic Center Majalengka, BAZNAS resmi menggelar sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Majalengka Nomor 92 Tahun 2025. Langkah strategis ini fokus pada pembinaan dan pengawasan pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), sekaligus mengoptimalkan Program SIGAP untuk pendistribusian tahun 2026. Komitmen Nyata: Dari Rumah Layak Huni hingga Dana Fisabilillah Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa BAZNAS bukan sekadar lembaga pengumpul, melainkan jembatan kesejahteraan. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan bantuan secara simbolis: 10 Unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB): Bersumber dari dana program BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Dana Fisabilillah: Dukungan khusus untuk menunjang keperluan dan kebutuhan sekolah di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka. "BAZNAS adalah lembaga non-struktural yang merupakan kepanjangan tangan Bupati dalam mengelola ZIS. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu menitipkan zakatnya, karena kami bekerja dengan sistem yang terukur dan hierarkis," tegas H. Agus. Dukungan Penuh Pemerintah Daerah Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM, yang hadir langsung untuk membuka acara, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS. Ia menegaskan bahwa lahirnya Perbup No. 92 Tahun 2025 adalah payung hukum untuk memastikan pengelolaan dana umat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. "Sinergi antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS sangat krusial. Pengelolaan zakat yang baik akan berdampak langsung pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Majalengka," ujar Bupati. Dihadiri Tokoh Nasional dan Provinsi Acara ini juga menjadi momentum istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting, di antaranya: H. Dr. Rizaludin Kurniawan, M.Si. (Pimpinan BAZNAS RI) Zaki Hilmi, M.H. (Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian) Unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Tokoh Agama, serta jajaran Kepala Sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Menuju Majalengka yang Lebih Sejahtera Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Majalengka berharap Program SIGAP (Sinergi, Integrasi, Gapai Perubahan) 2026 dapat berjalan lebih masif. Targetnya jelas: menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak nyata, terutama pada sektor pembangunan sosial dan pendidikan di "Kota Angin". #baznasmajalengka #majalengka #zakat #sedekah #fypindonesia #baznasmulia #majalengkalangkungsae #agusasrisabana
BERITA29/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Sinergi Emas Majalengka: Terbitnya Perbup No. 92 Tahun 2025 Jadi Tonggak Baru Kebangkitan Zakat
Pimpinan BAZNAS RI Apresiasi Sinergi Emas Majalengka: Terbitnya Perbup No. 92 Tahun 2025 Jadi Tonggak Baru Kebangkitan Zakat
MAJALENGKA (28 Januari 2026) Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Bidang Pengumpulan, Dr. Rizaludin Kurniawan, M.Si., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah strategis yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Apresiasi ini diberikan menyusul diterbitkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 92 Tahun 2025 tentang Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya. Dr. Rizaludin menilai, kolaborasi antara Bupati Majalengka dan BAZNAS setempat merupakan manifestasi nyata dari kepemimpinan yang peduli pada kesejahteraan umat dan penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. "Terbitnya Perbup No. 92 Tahun 2025 ini adalah sebuah 'Gebrakan Emas'. Ini bukan sekadar regulasi formal, melainkan komitmen politik dan spiritual dari Pemkab Majalengka untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel," tegas Dr. Rizaludin Kurniawan. Optimisme Peningkatan Penghimpunan Kehadiran payung hukum yang kuat ini diyakini akan menjadi katalisator dalam mendongkrak angka penghimpunan zakat di Kabupaten Majalengka secara signifikan. Dr. Rizaludin menekankan bahwa kepastian hukum adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat (muzaki). "Dengan adanya regulasi yang mengatur pembinaan dan pengawasan secara mendalam, kami optimis jumlah penghimpunan ZIS di BAZNAS Majalengka akan melonjak drastis. Hal ini tentu akan berbanding lurus dengan kemampuan kita dalam mengintervensi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup mustahik di Majalengka," tambahnya. Pilar Utama Perbup No. 92 Tahun 2025 dalam Pandangan BAZNAS RI: Standarisasi Pengelolaan: Memastikan seluruh dana sosial keagamaan dikelola sesuai prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI). Pengawasan Berlapis: Menciptakan sistem kendali yang menjamin setiap rupiah dari umat tersalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Sinergi Kelembagaan: Memperkuat posisi BAZNAS sebagai mitra strategis pemerintah dalam agenda pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan. Pimpinan BAZNAS RI berharap langkah revolusioner Majalengka ini dapat menjadi role model atau percontohan bagi daerah lain di Indonesia dalam mengoptimalkan potensi zakat melalui dukungan regulasi pemerintah daerah yang konkret.
BERITA29/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Bantu Ringankan Beban Warga, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Cicadas
Bantu Ringankan Beban Warga, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan bagi Warga Cicadas
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Pada Senin (26/01/2026), BAZNAS menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada M. Amir, seorang warga Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi, yang tengah membutuhkan uluran tangan medis. Penyerahan Langsung di Kantor BAZNAS Proses penyerahan bantuan berlangsung khidmat di ruang kantor pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Pihak keluarga M. Amir hadir secara langsung untuk menerima dana stimulan kesehatan tersebut. Kehadiran keluarga tidak sendirian; mereka turut didampingi oleh salah seorang perangkat Desa Cicadas guna memastikan administrasi dan pendampingan berjalan lancar. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Robi Perdiansyah, selaku staf pelayanan BAZNAS Kabupaten Majalengka. "Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga Bapak M. Amir dalam menjalani proses pengobatan. Ini merupakan amanah dari para muzakki yang kami salurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan," ujar Robi saat menyerahkan bantuan. Wujud Kepedulian Sosial Program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Majalengka dalam membantu masyarakat kurang mampu yang sedang berjuang melawan penyakit. Pihak keluarga M. Amir menyampaikan rasa terima kasihnya atas respon cepat dan kepedulian yang diberikan oleh lembaga zakat tersebut. "Kami sangat terbantu dengan adanya perhatian dari BAZNAS. Pendampingan dari pihak desa juga memudahkan kami dalam mengurus proses bantuan ini," ungkap perwakilan keluarga. Dengan penyaluran bantuan ini, BAZNAS Majalengka berharap sinergi antara pemerintah desa dan lembaga sosial tetap terjaga demi meningkatkan kesejahteraan dan taraf kesehatan masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Majalengka.
BERITA26/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Tangan yang Memberi, Hati yang Menghidupi
Tangan yang Memberi, Hati yang Menghidupi
Di bawah naungan langit Majalengka yang teduh pada Senin pagi, 26 Januari 2026, sebuah simfoni kepedulian baru saja dilantunkan. Halaman Gedung Baznas Kabupaten Majalengka saksi bisu betapa cinta tak pernah butuh banyak kata, ia hanya butuh tindakan nyata. Sebanyak 186 paket sembako berjejer rapi, bukan sekadar tumpukan benda mati, melainkan wujud doa dan harapan yang dihimpun dari hati para muzakki. Hari ini, Baznas melepaskan paket-paket cinta tersebut ke tangan Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, sebuah kolaborasi yang membawa kesejukan di tengah terik perjuangan masyarakat. Momen Penyerahan yang Penuh Makna Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di pelataran gedung. Ada rasa haru yang menyelinap saat paket demi paket mulai dipindahkan ke kendaraan Dinas Kesehatan. Setiap kotak yang diangkat adalah beban yang terangkat dari pundak mereka yang membutuhkan. "Sedekah bukanlah tentang seberapa banyak yang kita berikan, melainkan seberapa besar cinta yang kita letakkan dalam pemberian tersebut." Dinas Kesehatan hadir bukan hanya sebagai pengangkut logistik, melainkan sebagai penyambung lidah kebaikan. Dengan deru mesin kendaraan yang perlahan meninggalkan halaman Baznas, terselip janji bahwa bantuan ini akan sampai ke meja-meja makan yang mungkin sempat kosong, ke rumah-rumah yang merindukan hangatnya nasi dan lauk pauk. Sinergi dalam Keikhlasan Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua di Kabupaten Majalengka: Kedermawanan adalah jembatan yang menghubungkan si kaya dan si miskin. Sinergi antarlembaga adalah kunci utama dalam memuliakan martabat sesama. Keikhlasan adalah bahan bakar utama yang membuat roda kebaikan ini terus berputar. Hari ini, Majalengka bukan sekadar nama geografis, melainkan sebuah keluarga besar yang saling menjaga. Terima kasih kepada para pahlawan kemanusiaan yang terus bergerak dalam senyap demi senyum rakyat yang lebih cerah.
BERITA26/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Saraga untuk SDN Cicadas 3 Jatiwangi
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Saraga untuk SDN Cicadas 3 Jatiwangi
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka Tepat pada hari ini, Senin (26/1/2026), BAZNAS Majalengka secara resmi menyalurkan bantuan Sarana Keagamaan (Saraga) kepada SDN Cicadas 3, Desa Cicadas, Kecamatan Jatiwangi. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara khidmat di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Divisi (Kadiv) Digital Fundraising & Retail BAZNAS Majalengka, Iwan Setiawan Wawang, kepada perwakilan pihak sekolah SDN Cicadas 3. Dukungan untuk Fasilitas Ibadah Sekolah Program bantuan Saraga ini ditujukan untuk menunjang kelengkapan sarana ibadah di lingkungan sekolah, guna menciptakan kenyamanan bagi para siswa dan guru dalam menjalankan kegiatan keagamaan. "Bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang kami salurkan untuk kepentingan umat, khususnya di sektor pendidikan. Kami berharap bantuan Saraga ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga besar SDN Cicadas 3 untuk meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan di sekolah," ujar Iwan Setiawan Wawang dalam sambutannya. Apresiasi dari Pihak Sekolah Perwakilan dari SDN Cicadas 3 menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas respons cepat serta kepedulian BAZNAS Majalengka. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi kelancaran program pembentukan karakter religius siswa di sekolah. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian program rutin BAZNAS Majalengka dalam mendistribusikan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Majalengka di berbagai sektor.
BERITA26/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sempurnakan Ibadah Tenangkan Jiwa dengan fidyah
Sempurnakan Ibadah Tenangkan Jiwa dengan fidyah
Sahabat, setiap rintangan yang membuat kita berhalangan puasa selalu ada jalan keluar yang penuh berkah. Allah hadirkan Fidyah sebagai bentuk kasih sayang bagi kita yang tidak mampu lagi mengganti puasa karena kondisi tertentu. Cukup dengan Rp 10.000,-/hari, Sahabat sudah bisa berbagi kebahagiaan sepiring nasi untuk saudara kita yang membutuhkan, sekaligus menunaikan kewajiban sesuai syariat. Tunaikan dengan Mudah melalui : baznas.go.id/bayarfidyah Atau transfer ke rekening Resmi Baznas Majalengka Bank bjb: 0137402262100 Bank BRI: 004601002689569 Bank BSI: 7313997361 Bank Mandiri: 1340000833334 Jangan lupa sertakan keterangan "Fidyah" pada catatan transfer ya. Semoga setiap butir nasi yang tersalurkan menjadi penggugur beban dan pembuka pintu rida-Nya. Aamiin. ???? #BAZNASMajalengka #TunaikanFidyah #BerbagiBerkah #Majalengka #BaznasMulia
BERITA26/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ucapan Belasungkawa & Doa Bersama Untuk Korban Longsor Cisarua Bandung Barat
Ucapan Belasungkawa & Doa Bersama Untuk Korban Longsor Cisarua Bandung Barat
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un." Kami segenap keluarga besar Baznas Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas musibah bencana alam tanah longsor yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. Tiada kata yang mampu menghapus kesedihan, namun doa kami menyertai Bapak/Ibu dan seluruh warga yang terdampak. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran yang melimpah dalam menghadapi ujian yang berat ini. Kami mendoakan: Bagi para korban yang meninggal dunia, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketegaran hati. Bagi warga yang mengalami kerusakan tempat tinggal, semoga segera mendapatkan pemulihan dan bantuan yang terbaik. Pasirlangu Cisarua tidak sendirian. Mari kita perkuat solidaritas dan gotong royong untuk membantu sesama pulih kembali. Doa kami untuk Pasirlangu cisarua Bandung Barat.
BERITA24/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wakil Ketua 1 Baznas Majalengka Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Santunan UPZ di Masjid Al-Hikmah Jatitujuh
Wakil Ketua 1 Baznas Majalengka Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Santunan UPZ di Masjid Al-Hikmah Jatitujuh
Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., menghadiri undangan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus pelaksanaan program santunan yang diselenggarakan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Jatitujuh. Acara yang berlangsung di Masjid Besar Al-Hikmah, Kecamatan Jatitujuh tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tokoh agama, serta puluhan warga setempat yang antusias mengikuti jalannya kegiatan ibadah dan sosial ini. Apresiasi Terhadap Kemandirian UPZ Kehadiran H. Muhammad Ridwan di tengah-masyarakat Jatitujuh bertujuan untuk memberikan dukungan serta apresiasi atas inisiatif UPZ Desa Jatitujuh dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara mandiri untuk kepentingan warga yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa kegiatan santunan yang dilakukan oleh UPZ adalah bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang baik di tingkat desa dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan lingkungan sekitar. "Kami dari Baznas Kabupaten sangat mengapresiasi undangan dan langkah aktif dari UPZ Desa Jatitujuh. Peristiwa Isra Mi’raj adalah momentum besar bagi kita untuk memperkuat ukhuwah. Kehadiran kami di sini adalah bentuk pendampingan dan dukungan agar semangat berbagi ini terus tumbuh di setiap kecamatan dan desa," tutur H. Muhammad Ridwan. Memperkuat Sinergi Kelembagaan Selain mengikuti rangkaian tausiyah Isra Mi’raj, kunjungan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara pimpinan Baznas Kabupaten dengan pengurus DKM Masjid Besar Al-Hikmah. H. Muhammad Ridwan berharap agar sinergi antara Baznas Majalengka dengan UPZ tingkat desa semakin solid dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya berzakat melalui lembaga resmi. Acara santunan yang digelar oleh UPZ Desa Jatitujuh ini menyasar para anak yatim dan kaum dhuafa di wilayah sekitar, sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari besar Islam yang penuh khidmat dan keberkahan.
BERITA24/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sisa Asap di Langit Majalengka Kulon: BAZNAS Gerak Cepat Sambangi Kediaman Bapak Nana Suhana
Sisa Asap di Langit Majalengka Kulon: BAZNAS Gerak Cepat Sambangi Kediaman Bapak Nana Suhana
Guratan trauma masih membekas di wajah Ibu Neni saat menatap langit-langit rumahnya di Jalan Makmur, Kelurahan Majalengka Kulon. Tanggal 10 Januari 2026 akan selalu diingat sebagai hari di mana jago merah nyaris melalap habis seluruh kenangan dan tempat bernaung keluarganya. Merespons musibah tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui Staf Pelayanan, Robi Perdian, langsung terjun ke lokasi pada hari ini untuk melakukan survei penilaian kerusakan (24/1/2026). Kedatangan tim BAZNAS menjadi secercah harapan di tengah kepulan duka yang belum sepenuhnya sirna. Detik-Detik Mencekam di Jalan Makmur Peristiwa yang terjadi tepat dua minggu lalu itu menyisakan lubang besar di bagian atap rumah milik Bapak Nana Suhana. Beruntung, takdir masih berpihak pada keluarga ini. Meski api sempat mengamuk di bagian atas, ruangan-ruangan lain di dalam rumah berhasil selamat dari jilatan api yang membara. "Kami datang bukan sekadar melihat puing, tapi untuk memastikan bahwa negara dan para muzakki hadir di tengah kesulitan warga," ujar Robi Perdian saat memeriksa kondisi struktur bangunan. Hasil Verifikasi Lapangan Dalam survei yang didampingi langsung oleh Ketua RW setempat, Bapak Edi Junaedi, serta Ibu Neni selaku istri korban, tim melakukan pendataan mendalam. Berdasarkan hasil pantauan mata, kategori kerusakan ditetapkan sebagai Rusak Ringan. Titik Kerusakan: Terfokus pada area atap dan penyangga langit-langit. Kondisi Lingkungan: Ruangan utama dan kamar masih dalam kondisi utuh dan layak huni. Sinergi untuk Kemanusiaan Bapak Edi Junaedi selaku Ketua RW menyampaikan apresiasinya atas respon cepat BAZNAS. Kehadiran pihak BAZNAS dianggap sebagai bentuk kepedulian nyata yang sangat dibutuhkan oleh warga RT 001 RW 002 Kelurahan Majalengka Kulon. Langkah survei ini merupakan prosedur krusial sebelum bantuan perbaikan disalurkan. BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, memastikan bahwa tidak ada warga yang merasa sendirian dalam menghadapi ujian.
BERITA24/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Cahaya di Sudut Cijeruk: Kala BAZNAS Majalengka Menjemput Asa yang Terlelap
Cahaya di Sudut Cijeruk: Kala BAZNAS Majalengka Menjemput Asa yang Terlelap
Di sebuah sudut sunyi Blok Cijeruk, Desa Cicadas, waktu seolah berhenti berdetak dalam keheningan yang panjang. Di atas sebuah alas tidur yang sederhana, Mila, seorang perempuan berusia 25 tahun, menghabiskan seperempat abad usianya dengan cara yang tak biasa. Lahir prematur ke dunia yang teramat bising, Mila justru dilingkupi kesunyian; ia tak mampu berucap, tak kuasa berdiri, dan hanya bisa menatap langit-langit rumah sembari mendengarkan detak jantung ibundanya. Namun, sunyi itu pecah oleh langkah kaki penuh kasih. BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir, membawa lebih dari sekadar bantuan fisik, melainkan sebuah pesan bahwa Mila tidak pernah sendirian dalam perjuangannya. Sentuhan Kasih di Balik Pintu Sederhana Diserahkan langsung oleh Kadiv Digital Fundraising & Retail, Iwan Setiawan Wawang, Bantuan berupa Sembako dari BAZNAS Majalengka di antar ke kediaman Mila. Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari amanah zakat yang dikelola dengan hati. "Kami datang bukan hanya membawa paket sembako, tapi kami membawa doa dan pelukan hangat dari para muzakki di Majalengka. Mila adalah mutiara kesabaran yang mengajarkan kita semua arti bersyukur di tengah keterbatasan," ujar Iwan Setiawan Wawang dengan nada suara yang bergetar penuh empati. Perjuangan 25 Tahun dalam Diam Sejak menghirup udara pertama kali sebagai bayi prematur, takdir telah menguji Mila dengan sangat hebat. Di saat anak-anak seusianya berlari mengejar mimpi, Mila harus puas dengan duduk dan berbaring. Namun, di balik ketidakmampuannya berdiri, tersimpan keteguhan luar biasa dari sang keluarga yang merawatnya tanpa lelah selama dua setengah dekade. Bantuan sembako yang diserahkan hari ini adalah simbol bahwa BAZNAS Majalengka terus bergerak hingga ke pelosok-pelosok desa, memastikan tak ada warga yang terlewatkan dari jangkauan kepedulian. Zakat: Jembatan Kemanusiaan Aksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BAZNAS Majalengka untuk mentransformasikan dana zakat, infak, dan sedekah menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui divisi Digital Fundraising, BAZNAS berupaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta menjadi "tangan-tangan Tuhan" bagi mereka yang tak mampu bersuara seperti Mila. Langkah kaki Iwan Setiawan hari ini di Desa Cicadas meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dikenang. Karena bagi Mila, kehadiran baznas adalah bukti bahwa di tengah hiruk-pikuk dunia, masih ada hati yang bersedia berhenti sejenak untuk mendengar rintihan dalam diam.
BERITA24/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergitas, Bupati Eman Suherman Buka Rapat Pleno Penetapan Zakat Fitrah 1447 H di Gedung Yudha
Perkuat Sinergitas, Bupati Eman Suherman Buka Rapat Pleno Penetapan Zakat Fitrah 1447 H di Gedung Yudha
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Rapat Pleno Penetapan Nilai Zakat Fitrah Tahun 2026 (1447 Hijriah) yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka pada hari ini, Kamis (22/1). Pertemuan krusial yang menentukan besaran kewajiban umat Muslim di Kabupaten Majalengka ini berlangsung di Gedung Yudha Abdi Negara, Komplek Pendopo Kabupaten Majalengka. Acara dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai pada tengah hari. Simbol Sinergitas Pemerintah dan Ulama Ada hal yang berbeda pada pelaksanaan rapat pleno tahun ini. Pemilihan Gedung Yudha Abdi Negara sebagai lokasi rapat dinilai sebagai sejarah baru sekaligus bukti nyata kuatnya sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan lembaga keagamaan. "Kehadiran kami di sini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap kerja-kerja BAZNAS. Pelaksanaan pleno di Gedung Yudha ini menjadi simbol bahwa urusan umat adalah prioritas bersama antara pemerintah, BAZNAS, dan ormas Islam," ujar Bupati Eman Suherman dalam sambutannya. Legitimasi untuk Kepastian Umat Kehadiran orang nomor satu di Majalengka tersebut memberikan legitimasi kuat terhadap hasil keputusan yang disepakati. Keputusan ini nantinya akan menjadi panduan resmi bagi seluruh umat Muslim di wilayah Kabupaten Majalengka dalam menunaikan kewajiban zakat fitrahnya. Rapat pleno ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya: Pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka dan seluruh Amilin Perwakilan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam (MUI, NU, Muhammadiyah, Persis, PUI, dll). Unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka terkait. Kementerian Agama Kabupaten Majalengka. Fokus Utama Rapat Pleno Dalam diskusi yang berlangsung hangat namun tetap khidmat, peserta rapat melakukan penghitungan nilai zakat berdasarkan: Harga rata-rata beras di pasar lokal Kabupaten Majalengka menjelang Ramadan. Standar kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat secara umum. Aspek keadilan bagi pemberi zakat (Muzakki) dan manfaat bagi penerima (Mustahik). Dengan penetapan yang lebih awal ini, diharapkan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri serta memudahkan petugas zakat (UPZ) di tiap desa dalam melakukan sosialisasi dan pendataan.#baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #bupatimajalengka #zakatfitrah2026 #infomajalengka #agusasrisabana
BERITA22/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Secercah Harap di Ruang Pelayanan: Kala BAZNAS Membasuh Luka Pak Jaruki
Secercah Harap di Ruang Pelayanan: Kala BAZNAS Membasuh Luka Pak Jaruki
Di bawah langit Rabu yang teduh, 21 Januari 2026, sebuah kisah tentang ketulusan kembali tertulis di sudut Kantor BAZNAS Majalengka. Bukan sekadar transaksi angka, namun sebuah pertemuan antara tangan yang memberi dan hati yang menanti setitik cahaya di tengah ujian raga. Adalah Bapak Jaruki, seorang warga dari Desa Leuwimunding, yang melangkahkan kakinya membawa harapan yang sempat layu. Di wajahnya, guratan usia dan keletihan akibat lara kesehatan tak mampu menyembunyikan binar syukur saat ia tiba di ruang pelayanan. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, Robi Ferdiansyah hadir sebagai perpanjangan tangan kebaikan. Secara langsung, ia menyerahkan bantuan kesehatan yang menjadi simbol bahwa Pak Jaruki tidak sendirian dalam berjuang melawan sakitnya. "Bantuan ini adalah tetesan embun dari kemurahan hati para muzakki. Kami hanya perantara untuk menyampaikan amanah, agar senyum Pak Jaruki kembali merekah," ungkap Robi dengan nada lembut yang menenangkan. Bagi Pak Jaruki, bantuan yang diterimanya di ruang pelayanan itu lebih dari sekadar materi. Ia adalah nafas baru bagi semangatnya yang sempat redup. Angin dari Kecamatan Leuwimunding hari itu terasa lebih sejuk membawa kabar baik; bahwa kepedulian masih bertahta dengan megah di hati sesama manusia. Penyerahan ini menjadi bukti bahwa BAZNAS Majalengka bukan sekadar lembaga, melainkan pelabuhan bagi mereka yang sedang dihantam badai kehidupan. Di ruang pelayanan itu, doa-doa yang selama ini dipanjatkan dalam sunyi akhirnya menemukan jawabannya melalui perantara tangan-tangan yang peduli.
BERITA22/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Dukung Kolaborasi Internasional, BAZNAS Majalengka Berikan Bantuan untuk Program Nextgen Careers RI-Malaysia
Dukung Kolaborasi Internasional, BAZNAS Majalengka Berikan Bantuan untuk Program Nextgen Careers RI-Malaysia
Gebrakan besar lahir dari tanah Majalengka saat batas negara tak lagi menjadi sekat untuk berinovasi. Sebuah kolaborasi prestisius bertajuk "Nextgen Careers Malaysia & Indonesia" siap digelar, mempertemukan ide-ide segar mahasiswa lintas negara untuk menjawab tantangan masa depan. Tak sekadar wacana, langkah nyata ini mendapat dukungan penuh dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka sebagai bentuk investasi nyata pada kualitas generasi muda. Sinergi Akademik Antarbangsa Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Majalengka (UNMA) dengan Fakultas Sains Pentadbiran dan Pengajian Polisi Universitas Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Bertempat di Majalengka, Jawa Barat, agenda ini dirancang sebagai motor penggerak bagi mahasiswa kedua negara untuk turun langsung memberikan solusi bagi masyarakat. Misi Besar: Kepemimpinan hingga Pariwisata Lebih dari sekadar pertemuan formal, Nextgen Careers membawa misi transformatif yang mencakup beberapa poin krusial: Akselerasi Karier & Kepemimpinan: Membentuk karakter pemimpin masa depan yang siap bertarung di pasar kerja internasional. Kepedulian Sosial Tanpa Batas: Mengajak mahasiswa mengabdi melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Etalase Pariwisata & Budaya: Memperkenalkan keeksotisan wisata dan kekayaan budaya Majalengka kepada dunia, khususnya melalui delegasi Malaysia. Kolaborasi Akademik: Pertukaran ide dan riset melalui forum-forum ilmiah selama kegiatan berlangsung. Simbol Dukungan Nyata BAZNAS Komitmen BAZNAS dalam mencetak SDM unggul dibuktikan dengan penyerahan bantuan operasional yang dilakukan di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. kepada perwakilan mahasiswa UNMA yang akan menjadi garda terdepan dalam kegiatan ini. "Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini. Ini bukan hanya soal akademik, tapi soal bagaimana mahasiswa kita mampu menjadi duta budaya sekaligus agen perubahan yang memiliki kepedulian sosial tinggi," tegas Fijay di sela acara penyerahan. Dengan hadirnya dukungan BAZNAS, sinergi internasional ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Kabupaten Majalengka untuk semakin dikenal di kancah global, sekaligus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga matang secara emosional dan sosial.
BERITA21/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Syiar Digital, BAZNAS Majalengka Gelar Study Tiru ke UBAR BETE dan BAZNAS Jabar
Perkuat Syiar Digital, BAZNAS Majalengka Gelar Study Tiru ke UBAR BETE dan BAZNAS Jabar
Dalam upaya bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melakukan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem digitalnya. Pada pertengahan Januari 2026, Divisi Digital Fundraising & Retail bersama Bidang Digital & Media Center BAZNAS Majalengka melaksanakan rangkaian kegiatan belajar dan study tiru di Bandung. Kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar nyata untuk mengoptimalkan penyampaian pesan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) agar lebih relevan, transparan, dan menjangkau masyarakat luas di era digital. Mendalami Seni Storytelling melalui Podcast Rangkaian perjalanan belajar ini dimulai pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di UPTD P3W Jawa Barat (UBAR BETE). Fokus utama dalam kunjungan ini adalah mempelajari teknis dan strategi podcasting digital. Pihak BAZNAS Majalengka meyakini bahwa media suara memiliki kekuatan khusus dalam menyentuh sisi kemanusiaan. Melalui podcast, pesan-pesan kebaikan dan laporan penyaluran zakat diharapkan dapat dikemas dalam bentuk cerita yang lebih hangat, personal, dan mudah diterima oleh generasi muda maupun masyarakat umum. Akselerasi Fundraising dan Konten Visual Pada hari kedua, Selasa, 20 Januari 2026, tim melanjutkan studi ke BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Kunjungan ini menjadi momen krusial untuk membedah strategi digital fundraising yang telah sukses diterapkan di tingkat provinsi. Materi yang dipelajari meliputi: Produksi Konten Kreatif: Teknik pembuatan video, fotografi, dan desain poster yang estetik serta komunikatif. Iklan Digital (Digital Ads): Pemanfaatan platform periklanan untuk memastikan pesan kebaikan menjangkau audiens yang tepat sasaran secara efektif. Manajemen Fundraising: Pengelolaan kanal digital untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban ZIS secara aman dan cepat. Sambutan Hangat dan Motivasi Pimpinan Kehadiran tim BAZNAS Majalengka disambut langsung dengan penuh kehangatan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi dan penguatan semangat bagi BAZNAS Majalengka untuk terus berinovasi. "Terima kasih yang tulus kami sampaikan atas penerimaan dan arahan penuh makna dari Dr. H. Anang Jauharuddin. Arahan beliau menjadi penguat langkah kami untuk terus tumbuh dan menghadirkan dampak yang lebih luas bagi mustahik di Majalengka," ujar perwakilan tim BAZNAS Majalengka. Komitmen untuk Majalengka yang "Langkung Sae" Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga yang amanah dan profesional. Adaptasi terhadap teknologi bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bentuk peningkatan layanan bagi para muzaki dan bentuk tanggung jawab dalam mengelola dana umat. Dengan semangat "Majalengka Langkung Sae Lewat Kebaikan", BAZNAS Majalengka siap menghadirkan wajah baru pengelolaan zakat yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. #BAZNASMajalengka #ZakatDigital #DigitalFundraising #MajalengkaLangkungSae #ZakatInfaqSedekah
BERITA21/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Akselerasi Program, BAZNAS Majalengka Gelar Rapat Teknis Penetapan Zakat Fitrah dan RLHB Jabar
Akselerasi Program, BAZNAS Majalengka Gelar Rapat Teknis Penetapan Zakat Fitrah dan RLHB Jabar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar rapat koordinasi teknis yang berfokus pada dua agenda besar: Persiapan Rapat Pleno Penetapan Zakat Fitrah 1447 H dan percepatan administratif bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rapat Lantai 2 Kantor BAZNAS Majalengka pada Senin (19/01/2026). Rapat dipimpin oleh Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., dan dihadiri oleh seluruh jajaran Amilin BAZNAS Kabupaten Majalengka. Hadir pula Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., guna memberikan arahan strategis terkait penguatan lembaga. Persiapan Pleno Zakat Fitrah 1447 H Dalam pembahasan pertama, Iwan Saefuddin menekankan pentingnya kesiapan matang menjelang Rapat Pleno Penetapan Zakat Fitrah tahun 2026 (1447 H). Rapat pleno tersebut rencananya akan dilaksanakan di Gedung Yudha Pendopo Kabupaten Majalengka. Iwan menginstruksikan kepada seluruh Amilin untuk: Terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan tanpa terkecuali. Memastikan seluruh dokumen administrasi, mulai dari undangan peserta hingga naskah pleno, sudah siap 100% sebelum hari pelaksanaan. Percepatan Penyaluran RLHB Jabar Agenda kedua membahas langkah konkret percepatan progres penyaluran dan pemenuhan dokumen administratif bantuan RLHB yang bersumber dari BAZNAS Provinsi Jawa Barat. Guna mencapai target yang efektif, manajemen memutuskan untuk melakukan pembagian tugas survei kepada seluruh Amilin. "Besok, Selasa 20 Januari 2026, kita akan melakukan survei serentak di 10 titik yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Majalengka," ujar Iwan. Selain melakukan penilaian teknis (asesmen), para Amilin ditugaskan untuk bersinergi dengan pemerintah desa setempat. Hal ini bertujuan untuk membangun kesepakatan program serta memastikan adanya komitmen kuat dari pihak desa dalam menyelesaikan pekerjaan pembangunan bantuan rumah tersebut. Arah Ketua: Menuju BAZNAS Majalengka "Langkung Sae" Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, dalam arahannya memberikan motivasi kepada seluruh staf. Ia menekankan pentingnya penyatuan visi untuk membawa perubahan positif bagi lembaga. "Saya berharap seluruh Amilin dapat menyatukan visi untuk menjadikan BAZNAS Majalengka Langkung Sae (lebih baik). Hal ini hanya bisa dicapai melalui peningkatan kinerja yang nyata dan kualitas layanan yang prima kepada masyarakat," tegas H. Agus. Dengan adanya rapat teknis ini, BAZNAS Majalengka optimis seluruh program kerja di awal tahun 1447 H ini dapat berjalan sesuai jadwal dengan akuntabilitas yang terjaga.
BERITA20/01/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →