WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Wujudkan Kepedulian Lingkungan, Dewas BAZNAS Majalengka Hadiri Prosesi “Ngaruat Jagat Ngajaga Alam”
Wujudkan Kepedulian Lingkungan, Dewas BAZNAS Majalengka Hadiri Prosesi “Ngaruat Jagat Ngajaga Alam”
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keseimbangan alam dan kearifan lokal, Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BAZNAS Kabupaten Majalengka menghadiri kegiatan budaya dan lingkungan bertajuk “Ngaruat Jagat Ngajaga Alam”. Acara ini berlangsung khidmat di kawasan sumber mata air Cai Kahirupan Sangraja pada Jumat (13/02/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni budaya, melainkan sebuah manifestasi nyata dari kepedulian terhadap kelestarian alam. BAZNAS memandang bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari amanah syariat untuk mewujudkan kemaslahatan umat (rahmatan lil 'alamin). Simbolisme "Kawin Cai" dan Pelestarian Alam Dalam momentum tersebut, dilaksanakan pula prosesi penanaman bibit pohon adat dan tradisi “Kawin Cai”. Prosesi ini menjadi simbol pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, alam, mendak, dan sumber kehidupan utama, yakni air. “Menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Apa yang kita tanam hari ini adalah ikhtiar untuk memastikan generasi mendatang masih dapat menikmati keberkahan alam dan ketersediaan air bersih,” ujar Ketua Dewas BAZNAS Majalengka di sela-sela kegiatan. Sinergi untuk Kemaslahatan Melalui kehadiran ini, BAZNAS Majalengka menegaskan bahwa peran lembaga zakat tidak hanya terbatas pada pendistribusian bantuan materi, tetapi juga mencakup aspek Zakat Environment atau kepedulian terhadap ekosistem yang berdampak langsung pada kualitas hidup para mustahik dan masyarakat luas. Diharapkan, langkah kecil ini dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat Majalengka untuk: Merawat sumber mata air sebagai urat nadi kehidupan. Melestarikan pohon-pohon penyangga demi mencegah bencana alam. Menjaga keberlangsungan ekosistem demi keberkahan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, BAZNAS Majalengka terus berkomitmen untuk hadir dalam setiap lini kehidupan masyarakat, termasuk dalam upaya pelestarian alam demi bumi yang lebih hijau dan berkah. Editor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka Tag: #BaznasMajalengka #NgaruatJagat #NgajagaAlam #CaiKahirupan #MajalengkaPeduli #ZakatLingkungan #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae
BERITA14/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Pusat & Daerah: Deputi II BAZNAS RI Kunjungi BAZNAS Majalengka untuk Perkuat Pendistribusian Zakat
Sinergi Pusat & Daerah: Deputi II BAZNAS RI Kunjungi BAZNAS Majalengka untuk Perkuat Pendistribusian Zakat
Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat nasional yang terintegrasi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menerima kunjungan silaturahmi strategis dari Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., pada Jumat (13/02/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menyelaraskan visi dan memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, guna memastikan pendistribusian serta pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) semakin tepat sasaran serta memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan umat. Penyambutan Hangat dan Apresiasi Kinerja Kedatangan rombongan BAZNAS RI disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi jajaran pimpinan lainnya: H. Muhamad Ridwan, S.Ag. (Wakil Ketua I) Embed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua III) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV) Serta Kepala Pelaksana, Sekretaris, dan seluruh staf Amilin/Amilat BAZNAS Majalengka. Dalam arahannya, Dr. H. M. Imdadun Rahmat menyampaikan apresiasi tinggi atas performa BAZNAS Majalengka. Beliau menyoroti keberhasilan BAZNAS Majalengka dalam meraih Award kategori Infrastruktur Terbaik serta pencapaian pengumpulan ZIS yang berhasil melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). "Kami sangat mengapresiasi kondusifitas dan hubungan harmonis yang dijaga oleh BAZNAS Majalengka dengan seluruh stakeholder. Kekompakan ini adalah kunci terciptanya ekosistem kerja yang sehat, solid, dan profesional," ujar Deputi II BAZNAS RI tersebut. Harapan Kolaborasi Strategis Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan momentum berharga bagi daerah. Ia berharap silaturahmi ini menjadi jembatan untuk menurunkan program-program strategis dari pusat ke level kabupaten. "Kami berharap sinergi ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, sehingga manfaat zakat yang dikelola dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat Majalengka, baik dalam bentuk bantuan konsumtif maupun program pendayagunaan ekonomi produktif," pungkasnya. Dengan penguatan sinergi ini, BAZNAS berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan akuntabel demi mewujudkan visi menjadi pilihan utama pembayar zakat dan lembaga utama menyejahterakan umat. Tag: #BAZNAS #BAZNASMajalengka #ZakatPemberdayaan #SinergiZakat #MajalengkaReligius #PengelolaanZakat #ZakatUntukUmat #KesejahteraanUmat #InfoMajalengka
BERITA13/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Bupati Majalengka Buka Acara Optimalisasi ZIS Ramadhan 1447 H: Harapkan BAZNAS Langkung Sae Melayani Umat
Bupati Majalengka Buka Acara Optimalisasi ZIS Ramadhan 1447 H: Harapkan BAZNAS Langkung Sae Melayani Umat
MAJALENGKA, BAZNAS Memasuki momentum suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Majalengka bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan bertajuk "Optimalisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Ramadhan 1447 H / 2026". Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Islamic Center Majalengka pada Kamis (12/2), dimulai pukul 08.30 WIB. Antusiasme Ratusan Peserta dari Lintas Satuan Pendidikan Gedung Islamic Center dipadati oleh sedikitnya 700 peserta yang antusias mengikuti jalannya acara. Para peserta merupakan perwakilan dari berbagai tingkatan pendidikan di Kabupaten Majalengka, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, MTS, hingga Madrasah Aliyah (MA). Kehadiran lintas generasi ini menunjukkan komitmen kuat dalam menanamkan nilai-nilai berbagi sejak dini. Dukungan Penuh Pemerintah Daerah Bupati Majalengka, Drs. Eman Suherman, M.M., hadir secara langsung untuk membuka acara. Beliau didampingi oleh jajaran pejabat dan tokoh pendidikan, di antaranya: Kabag Kesra Setda Majalengka Ketua KKKS Ketua Himpaudi Ketua IGTK Ketua IGRA Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Majalengka di bawah kepemimpinan Agus Asri Sabana. Beliau menitipkan pesan agar BAZNAS terus bertransformasi menjadi lembaga yang lebih baik. "Saya berharap BAZNAS Majalengka dapat menjadi lembaga yang langkung sae (lebih baik) dalam pelayanan, serta semakin dirasakan kebermanfaatannya bagi seluruh umat," ujar Bupati dalam pidatonya. Edukasi dan Literasi Zakat Untuk memperdalam pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan ZIS, acara ini menghadirkan dua narasumber berkompeten dari internal BAZNAS Majalengka: H. Muhammad Ridwan (Wakil Ketua 1) Embed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua 3) Keduanya memaparkan strategi optimalisasi potensi zakat di lingkungan pendidikan serta bagaimana pendistribusian zakat yang tepat sasaran dapat membantu menuntaskan permasalahan sosial di Majalengka. Tentang BAZNAS Majalengka: BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen untuk mengelola dana umat secara transparan dan amanah melalui program-program kemanusiaan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Mari tunaikan ZIS Anda melalui kanal resmi BAZNAS Majalengka. Langkung Sae, Langkung Berkah!
BERITA12/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Membangun Umat: Ketua BAZNAS Majalengka Dampingi Bupati dalam Kunjungan Spesifik Komisi VIII DPR RI di Ponpes Al-Mizan
Sinergi Membangun Umat: Ketua BAZNAS Majalengka Dampingi Bupati dalam Kunjungan Spesifik Komisi VIII DPR RI di Ponpes Al-Mizan
MAJALENGKA – Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mendampingi Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dalam agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Anggota Komisi VIII DPR RI yang bertempat di Pondok Pesantren Al-Mizan, Jatiwangi, Kamis (12/02/2026). Kehadiran unsur pimpinan daerah dan BAZNAS ini disambut hangat oleh pengasuh Pondok Pesantren Al-Mizan sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M., beserta jajaran anggota DPR RI lainnya yang turut hadir dalam rombongan tersebut. Fokus pada Kesejahteraan Pendidik Keagamaan Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para tenaga pendidik non-PNS di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Dalam audiensi yang berlangsung interaktif, para legislator dari Senayan tersebut berdialog langsung mengenai berbagai isu krusial, terutama terkait kesejahteraan dan tunjangan para guru honorer. Diskusi berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi: Skema peningkatan kesejahteraan guru madrasah dan pondok pesantren. Kepastian penyaluran tunjangan profesi dan insentif bagi tenaga pendidik keagamaan. Penguatan peran lembaga pendidikan Islam dalam pembangunan karakter bangsa. Komitmen BAZNAS dalam Mendukung Pendidikan Ditemui di sela acara, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, legislatif pusat, dan lembaga zakat dalam memperhatikan nasib para pejuang pendidikan. "BAZNAS Majalengka senantiasa sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup para guru ngaji dan tenaga pendidik keagamaan melalui program-program pendayagunaan zakat. Diskusi hari ini memberikan gambaran jelas bagi kami untuk terus berkolaborasi demi kemaslahatan umat di Majalengka," ujar Agus Asri. Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, juga mengapresiasi langkah Komisi VIII DPR RI yang memilih Majalengka sebagai lokasi kunjungan spesifik. Menurutnya, koordinasi pusat dan daerah sangat diperlukan untuk memastikan kebijakan terkait kesejahteraan guru benar-benar dirasakan manfaatnya di tingkat bawah. Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan fasilitas pendidikan di lingkungan Ponpes Al-Mizan dan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas antara ulama, umara, dan lembaga perwakilan rakyat.
BERITA12/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Wakili Ketua BAZNAS, Dewan Pengawas Hadiri Festival Kolecer di SMAN 1 Cikijing
Wakili Ketua BAZNAS, Dewan Pengawas Hadiri Festival Kolecer di SMAN 1 Cikijing
CIKIJING Semarak peringatan Hari Jadi Majalengka ke-186 terpancar di SMAN 1 Cikijing melalui gelaran Festival Kolecer. Hadir dalam kesempatan tersebut, Dewan Pengawas BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. H. Nursiwanjaya, untuk mengikuti rangkaian acara yang kental dengan nuansa budaya lokal, Kamis (12/02). Kehadiran Drs. H. Nursiwanjaya merupakan mandat langsung untuk mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka yang pada saat bersamaan tengah memimpin agenda Optimalisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di Islamic Center Majalengka. Inovasi Berlandaskan Budi Pekerti Festival tahun ini mengusung tema yang sangat mendalam, yakni "Majukeun Inovasi, Utamakeun Budi Pekerti". Tema ini menekankan pentingnya bagi generasi muda Majalengka untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman, namun tetap menjadikan etika dan akhlak mulia sebagai fondasi utama. Ketua Panitia, H. Baya, bersama pihak sekolah menyambut hangat kehadiran Dewan Pengawas BAZNAS. Beliau menyampaikan bahwa dukungan dari tokoh masyarakat dan lembaga seperti BAZNAS sangat berarti bagi motivasi para siswa. "Tema 'Majukeun Inovasi, Utamakeun Budi Pekerti' selaras dengan misi kita di BAZNAS, di mana kemajuan teknologi dan tata kelola harus dibarengi dengan integritas moral yang kuat," ungkap H. Nursiwanjaya. Sinergi Agenda BAZNAS Majalengka Meskipun Ketua BAZNAS berhalangan hadir karena tugas krusial dalam upaya peningkatan efektivitas pengelolaan zakat di Islamic Center, kehadiran Dewan Pengawas memastikan dukungan BAZNAS terhadap kegiatan kemasyarakatan dan pelestarian budaya tetap berjalan maksimal. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara institusi pendidikan dengan BAZNAS Majalengka, sekaligus menjadi momentum refleksi di usia Kabupaten Majalengka yang telah menginjak 186 tahun.
BERITA12/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Baznas dan pelaku usaha: Perkuat Program Majalengka Mandiri Melalui UMKM dan Balai Ternak
Sinergi Baznas dan pelaku usaha: Perkuat Program Majalengka Mandiri Melalui UMKM dan Balai Ternak
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. , menegaskan komitmennya dalam mengembangkan dunia usaha berbasis pemberdayaan umat. Melalui program Majalengka Mandiri dan Balai Ternak BAZNAS , ia bertekad mengubah status para penerima manfaat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzaki). Langkah strategis ini semakin menguat setelah adanya diskusi hangat antara Ketua BAZNAS dengan sejumlah pegiat ekonomi. Pertemuan yang berlangsung di sela-sela rangkaian peringatan Hari Jadi Majalengka tersebut menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan. Transformasi Ekonomi Melalui Majalengka Mandiri H. Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa program Majalengka Mandiri merupakan pilar utama BAZNAS di bidang perekonomian. Fokus utamanya adalah memberikan modal stimulan dan pendampingan usaha agar masyarakat kurang mampu memiliki kemandirian finansial. “Kami ingin memastikan bahwa zakat yang dikelola tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif. Dengan adanya Balai Ternak dan program Majalengka Mandiri, kami membangun pondasi ekonomi agar para mustahik hari ini, insya Allah bisa menjadi muzaki di masa depan,” ujar H. Agus. Dukungan Luas dari Berbagai Pihak Diskusi bersama para pegiat ekonomi dan usaha majalengka menjadi angin segar bagi program percepatan ini. Kolaborasi dengan para pengusaha diharapkan mampu memberikan akses pasar dan transfer ilmu pengetahuan bagi para pelaku usaha binaan BAZNAS. Dukungan yang mengalir dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi profesi ini diakui Ketua BAZNAS kian membakar semangatnya. Sinergi ini dianggap sebagai kunci keberhasilan dalam mengungkap kemiskinan di Kabupaten Majalengka secara berkelanjutan. Dengan penguatan di sektor peternakan dan pemberdayaan UMKM, BAZNAS Majalengka optimis dapat menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat selaras dengan visi pembangunan daerah. #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #baznas #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas #baznasuntukumat #zakatmengutatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka
BERITA11/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Membangun Desa: BAZNAS Majalengka Dukung Pembukaan TMMD ke-127 di Sindangwangi
Sinergi Membangun Desa: BAZNAS Majalengka Dukung Pembukaan TMMD ke-127 di Sindangwangi
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kodim 0617 Majalengka ini dipusatkan di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, pada Selasa (10/02/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Pj Bupati Majalengka beserta jajaran kepala dinas terkait, serta unsur pimpinan dari Kodim 0617 Majalengka. Silaturahmi dan Pemaparan Program Sebelum meninjau lokasi pembangunan, rombongan Bupati dan Kodim 0617 Majalengka terlebih dahulu menggelar silaturahmi di Balai Desa Sindangwangi. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan arah dan tujuan strategis TMMD ke-127 yang menitikberatkan pada akselerasi pembangunan di wilayah pedesaan. Selain fokus pada pembangunan infrastruktur berupa jalan poros desa, kegiatan ini juga mencakup dimensi sosial. Salah satunya melalui aksi bakti sosial berupa pemberian santunan sembako bagi warga setempat yang membutuhkan. Zakat untuk Pembangunan Masyarakat Keterlibatan BAZNAS dalam program ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. "Sinergi ini adalah bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat dirasakan manfaatnya secara luas, terutama dalam mendukung program pembangunan fisik maupun non-fisik yang menyentuh masyarakat pedesaan," ujar Ketua Baznas H. Agus Asri Sabana di sela-sela kegiatan. Fokus Sasaran TMMD ke-127 Program TMMD tahun ini di wilayah Kodim 0617 Majalengka difokuskan pada beberapa sasaran strategis: Pembangunan Fisik: Pembangunan jalan poros untuk memperlancar akses ekonomi warga. Pembangunan Non-Fisik: Sosialisasi dan edukasi masyarakat. Bakti Sosial: Penyaluran bantuan logistik dan sembako bagi keluarga prasejahtera. Keterlibatan aktif BAZNAS Majalengka diharapkan mampu mempercepat pencapaian target program sekaligus mempererat koordinasi antara instansi vertikal, Pemerintah Daerah, dan lembaga sosial demi kemajuan Kabupaten Majalengka.
BERITA11/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sempurnakan Ibadah Ramadan, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat Fitrah Terbaik
Sempurnakan Ibadah Ramadan, BAZNAS Majalengka Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat Fitrah Terbaik
MAJALENGKA – Menjelang penghujung bulan suci Ramadan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera menunaikan kewajiban Zakat Fitrah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi zakat dapat menjangkau para mustahik secara tepat waktu sebelum Hari Raya Idulfitri tiba. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa zakat fitrah bukan sekadar pembersihan diri setelah berpuasa, namun merupakan manifestasi nyata dari rasa kepedulian sosial terhadap sesama warga Majalengka yang membutuhkan. "Zakat yang Anda tunaikan melalui lembaga resmi akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan. Target utama kami adalah menghadirkan senyum kebahagiaan di wajah para mustahik saat merayakan hari kemenangan nanti," ujarnya. Kemudahan Transaksi Zakat: Digital & Transfer Untuk memudahkan para muzaki (pembayar zakat), BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan layanan zakat berbasis digital yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja melalui laman resmi: ???? kabmajalengka.baznas.go.id/bayarzakat Selain layanan digital, masyarakat juga dapat melakukan pembayaran melalui transfer ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka berikut ini: Bank Nomor Rekening Atas Nama bjb Syariah 5190251578128 BAZNAS Kab. Majalengka bjb 0132053634100 BAZNAS Kab. Majalengka BRI 004601002688563 BAZNAS Kab. Majalengka BSI 7313997272 BAZNAS Kab. Majalengka
BERITA11/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sejarah Baru Terukir! Pendopo Majalengka Jadi Saksi Bisu Perayaan Hari Jadi ke-186 yang Spektakuler
Sejarah Baru Terukir! Pendopo Majalengka Jadi Saksi Bisu Perayaan Hari Jadi ke-186 yang Spektakuler
MAJALENGKA Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti Pendopo Kabupaten Majalengka pada Rabu 11 Pebruari 2026. Perayaan tahun ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah proklamasi jati diri baru Majalengka yang kini resmi diperingati setiap tanggal 11 Februari. Sinergi Tanpa Batas: Dari Menteri hingga Tokoh Nasional Pendopo Majalengka menjadi titik temu bagi berbagai lapisan pemimpin bangsa. Kehadiran deretan tokoh nasional memberikan magnet tersendiri bagi acara ini, di antaranya: · ST Burhanuddin (Jaksa Agung RI) · Erick Thohir (Menteri BUMN) · Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin (Anggota DPR RI) · Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu (Direktur Penyidikan KPK) · KDM (Kang Dedi Mulyadi) Gubernur Jawa Barat · Dr. H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si. (Asda I Setda Provinsi Jawa Barat) · Farah Puteri Nahlia, B.A., M.Sc. (Anggota DPR RI 2024–2029) · Dr. H. Jefry Romdonny, S.E., S.Sos., M.Si., M.M. (Anggota DPR RI 2024–2029) · H. Nurhasan Zaidi, S.Sos.I. (Ketua Majelis Syura PUI 2024–2029) Nuansa kekeluargaan semakin kental dengan hadirnya para tokoh daerah, termasuk H Sutrisno, SE., M.Si. Mantan Bupati Majalengka periode 2008–2018 serta H. Tarsono D. Mardiana (Wakil Bupati periode 2018–2023). Kemanunggalan pemerintah dan masyarakat terlihat jelas dengan kehadiran jajaran Forkopimda, para Kepala Dinas, hingga garda terdepan pelayanan publik yakni para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Majalengka. Pesan Kolaborasi dari BAZNAS Majalengka Di tengah kemeriahan acara, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan pesan penting mengenai relevansi tema "Langkung SAE" dengan penguatan kesejahteraan umat. "Momentum perubahan hari jadi ini adalah saat yang tepat untuk mempererat kolaborasi. BAZNAS berkomitmen untuk terus inovatif mendukung program pemerintah, memastikan pembangunan Majalengka tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dan keberkahan bagi seluruh rakyat," ujar H. Agus Asri Sabana. Meluruskan Sejarah: Mengapa 11 Februari? Perubahan tanggal Hari Jadi dari 7 Juni ke 11 Februari didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Majalengka Nomor 7 Tahun 2025. Penetapan ini merujuk pada peristiwa administratif penting pada 11 Februari 1840, yang didukung oleh kajian ilmiah mendalam dari Guru Besar Ilmu Sejarah Unpad, Prof. Nina Herlina. "Ini adalah bentuk penghormatan terhadap fakta sejarah yang valid. Kita menapak masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih kokoh," tegas narasi resmi Pemerintah Kabupaten. Menuju Majalengka "Langkung SAE" Dengan tema "Menapak Sejarah, Bangun Kolaborasi dan Inovasi Menuju Majalengka Langkung SAE", acara ditutup dengan optimisme tinggi. Kehadiran lintas generasi pemimpin menjadi simbol estafet pembangunan yang berkelanjutan. Majalengka kini menatap masa depan dengan wajah baru yang lebih berwibawa, berlandaskan sejarah yang kuat, dan didorong oleh kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
BERITA11/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
9 Hari Menjelang Ramadhan 1447 H
9 Hari Menjelang Ramadhan 1447 H
Waktu yang tepat untuk berhenti sejenak, menenangkan batin, dan menguatkan tekad menjadi pribadi yang lebih peduli.Setiap sedekah yang ditunaikan hari iniadalah bekal cahaya yang akan menyambut datangnya bulan penuh ampunan.Mari mulai melangkah dengan berbagi,sebab dari tangan yang memberi, Allah alirkan keberkahan tanpa henti.Salurkan Zakat & Infak melaluiBAZNAS Kabupaten MajalengkaZAKAT• Bank bjb: 0075189321100• BRI: 004601002690560• BSI: 7313997361• Mandiri: 134000833334INFAK• Bank bjb: 0137402262100• BRI: 004601002689569Bersama, kita siapkan hati dan langkahmenuju Ramadhan yang lebih khusyuk, lebih bermakna, dan penuh keberkahan.#9HariMenujuRamadhan #BaznasMajalengka #Ramadhan1447H #MenebarKebaikan #berbagi
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut mendampingi Bapak Bupati dalam prosesi Ziarah Hari Jadi Majalengka ke-186
Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut mendampingi Bapak Bupati dalam prosesi Ziarah Hari Jadi Majalengka ke-186
Pagi yang tenang di jantung Kota Majalengka seketika berubah menjadi lautan putih. Ribuan langkah kaki yang harmonis mengiringi langkah Bupati Majalengka beserta rombongan dalam rangka memperingati Hari Jadi Majalengka ke-186, Selasa (11/02/2026). Kegiatan diawali tepat pukul 07.30 WIB. Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., tampak setia mendampingi Bupati dalam prosesi ziarah ke Makam Pangeran Muhamad. Suasana khidmat terasa menyelimuti saat doa-doa dipanjatkan untuk tokoh penyebar Islam sekaligus cikal bakal Majalengka tersebut. Longmarch Putih: Simbol Kesatuan dan Perjuangan Setelah ziarah pertama, rombongan melakukan aksi simbolis dengan jalan kaki dari Pendopo Majalengka menuju Makam Girilawungan. Nuansa pakaian serba putih yang dikenakan para pejabat dan tokoh masyarakat memberikan pemandangan yang estetik sekaligus sakral di sepanjang jalanan Majalengka. Turut hadir dalam barisan tersebut Wakil Bupati Majalengka, para Kepala Dinas, Ibu Kapolres Majalengka, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga perwakilan kepala desa dan kepala sekolah. Kebersamaan ini seolah menegaskan bahwa membangun Majalengka adalah kerja kolektif seluruh elemen bangsa. Menelusuri Akar Sejarah: 11 Februari 1840 Di area pemakaman Girilawungan, suasana semakin bermakna saat Ketua DPRD Majalengka memaparkan sejarah singkat kabupaten. Sorotan utama tertuju pada perubahan tanggal Hari Jadi Majalengka. Jika sebelumnya diperingati setiap 7 Juni, mulai tahun ini, rakyat Majalengka merayakannya setiap 11 Februari. Bupati Majalengka, dalam sambutannya di hadapan jamaah yang memadati area makam, menegaskan bahwa perubahan ini bukanlah tanpa alasan. “Penetapan Hari Jadi Kabupaten Majalengka pada 11 Februari 1840 bukan sekadar penentuan tanggal. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap identitas dan perjalanan panjang kita yang didasarkan pada dokumen kolonial Belanda yang valid mengenai perubahan status administratif wilayah Majalengka,” tegas Bupati. Beliau juga menambahkan bahwa keputusan ini adalah hasil dari kajian akademik yang komprehensif, melibatkan sejarawan, akademisi, budayawan, hingga elemen masyarakat untuk memastikan kebenaran sejarah yang akan diwariskan kepada generasi mendatang. Doa untuk Majalengka yang Lebih Maju Rangkaian acara yang penuh khidmat ini ditutup dengan untaian doa yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Majalengka, KH Syaefudin Anwar. Di bawah langit Girilawungan, doa-doa dipanjatkan agar di usia yang ke-186 ini, Majalengka senantiasa diberkahi, masyarakatnya sejahtera, dan sejarahnya terus dijaga sebagai kompas menuju masa depan.
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Selamat Hari Jadi Majalengka ke 186
Selamat Hari Jadi Majalengka ke 186
Kabupaten Majalengka kini genap berusia 186 tahun. Momentum bersejarah ini menjadi tonggak penting bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka untuk terus bersinergi dalam membangun daerah melalui pengabdian dan pengelolaan zakat yang amanah. Dengan mengusung semangat "Menapak sejarah, membangun kolaborasi dan inovasi, menuju Majalengka Langkung Sae," BAZNAS menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi kesejahteraan masyarakat di tanah tercinta. Jejak Pengabdian dan Semangat Gotong Royong Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa usia 186 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan bukti perjalanan panjang kebersamaan masyarakat. "186 tahun bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi jejak pengabdian, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang terus hidup. Kami di BAZNAS berkomitmen agar setiap langkah pembangunan senantiasa dilandasi nilai kebajikan dan kepedulian," ungkapnya. Inovasi Menuju Kesejahteraan Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-186 ini, BAZNAS Majalengka terus mendorong berbagai program inovatif, mulai dari pendayagunaan zakat produktif hingga bantuan sosial yang tepat sasaran. Fokus utama ke depan adalah: Kolaborasi Lintas Sektor: Memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan mitra strategis. Inovasi Layanan: Mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui platform digital. Pemberdayaan Umat: Memastikan zakat berperan aktif dalam mengentaskan kemiskinan di Majalengka. Harapan untuk Masa Depan Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap, di usia yang semakin matang ini, Majalengka kian maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. "Majalengka Langkung Sae, ku kolaborasi jeung inovasi." Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah pembangunan di Kabupaten Majalengka menuju masa depan yang lebih gemilang.
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Hadir di Tahlil Akbar MWC NU Rajagaluh, Wakil Ketua I Baznas Majalengka Perkuat Sinergi Ummat
Hadir di Tahlil Akbar MWC NU Rajagaluh, Wakil Ketua I Baznas Majalengka Perkuat Sinergi Ummat
Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., menghadiri undangan Tahlil Akbar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Rajagaluh, Selasa malam (10/02/2026). Acara yang dipusatkan di Terminal Bus Rajagaluh ini dimulai pukul 19.30 WIB dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Ribuan jamaah serta tokoh-tokoh NU dari berbagai pelosok di wilayah Kabupaten Majalengka tampak memadati lokasi untuk mendoakan para pendiri organisasi serta keselamatan bangsa. Simbol Persatuan dan Spiritual Kehadiran H. Muhammad Ridwan dalam acara ini bukan sekadar memenuhi undangan protokol, melainkan sebagai bentuk apresiasi dan penguatan sinergi antara lembaga zakat dengan ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut. Dalam suasana yang religius, rangkaian acara diisi dengan pembacaan tahlil, tahmid, dan doa bersama. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti Terminal Rajagaluh yang malam ini disulap menjadi lautan putih para muhibbin dan nahdliyin. "Peringatan Harlah NU ke-103 ini merupakan momentum penting untuk meneladani perjuangan para ulama. Kehadiran kami dari Baznas juga sebagai bentuk silaturahmi untuk terus bersinergi dalam kemaslahatan umat di Majalengka," ujar H. Muhammad Ridwan di sela-sela acara. Dihadiri Tokoh Lintas Wilayah Tahlil Akbar ini menjadi magnet bagi para kiai, santri, dan tokoh masyarakat dari berbagai penjuru Majalengka. Selain sebagai ajang doa bersama, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antar pengurus NU di tingkat cabang maupun wakil cabang. Hingga berita ini diturunkan, acara masih berlangsung dengan tertib dan dijaga ketat oleh personil Banser serta pihak keamanan setempat guna memastikan kenyamanan para jamaah yang hadir.
BERITA10/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS & Polres Majalengka Siap Gaspol Kolaborasi "kaSAEan" Demi Masyarakat
BAZNAS & Polres Majalengka Siap Gaspol Kolaborasi "kaSAEan" Demi Masyarakat
Semangat kolaborasi untuk membawa perubahan positif di Kabupaten Majalengka terus diperkuat. Hari ini, Senin (9/2/2026), jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Majalengka guna menyamakan visi dalam menebar kebaikan atau yang akrab disebut sebagai "kaSAEan". Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang kerja Kapolres ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., didampingi jajaran Wakil Ketua 1, 3, dan 4, serta Kepala Pelaksana dan Kesekretariatan. Kedatangan rombongan disambut terbuka oleh Kapolres Majalengka, AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. Kolaborasi "kaSAEan": Bukan Sekadar Slogan Ketua BAZNAS, H. Agus Asri Sabana, mengungkapkan bahwa agenda utama pertemuan ini adalah membangun partnership yang lebih solid dalam melayani warga Majalengka. Beliau juga memaparkan berbagai track record program BAZNAS yang selama ini sukses dijalankan beriringan dengan Polres Majalengka. "Kami ingin memastikan setiap program pelayanan masyarakat memiliki dampak yang lebih luas melalui kolaborasi 'kaSAEan' ini," ujar Agus. Saling Meringankan, Fokus pada Pelayanan AKBP Rita Suwadi, perwira kelahiran Subang ini, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif BAZNAS. Menurutnya, sinergi antara lembaga amil zakat dan kepolisian adalah langkah strategis yang saling menguntungkan (win-win solution). "Dengan adanya kolaborasi kaSAEan, beban masing-masing lembaga tentu akan terasa lebih ringan. Apalagi BAZNAS dan POLRI memiliki DNA yang sama, yaitu pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai urusan," ungkap AKBP Rita. Target: Majalengka Langkung Sae Pertemuan ini diharapkan menjadi kick-off untuk berbagai aksi kemanusiaan dan sosial di masa depan. Fokus utamanya adalah mewujudkan visi Kabupaten Majalengka yang "Langkung Sae" (lebih baik) di segala lini melalui program-program yang inovatif dan tepat sasaran.
BERITA09/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kepedulian Tanpa Batas: Ketua BAZNAS Majalengka Langsung Gercep Jenguk Keluarga Staf di RSUD Cideres
Kepedulian Tanpa Batas: Ketua BAZNAS Majalengka Langsung Gercep Jenguk Keluarga Staf di RSUD Cideres
Gak cuma sibuk urusan administrasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, Bapak Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. , bener-benar ngebuktiin kalau kepemimpinan itu soal empati. Hari ini, setelah seru-seruan bareng warga di agenda Jalan Santai Hari Jadi Majalengka, beliau gak langsung pulang buat istirahat. Didampingi sama Kadiv Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. , dan tim driver, beliau langsung meluncur ke RSUD Cideres . Support System itu Nyata! Kunjungan ini dilakukan khusus untuk menjenguk keluarga dari salah satu pendiri BAZNAS, Kang Dona , yang lagi mendapat ujian. Istri dan anak beliau saat ini harus menjalani perawatan medis di Ruang Dadali 1 . Gak cuma tanggalng tangan kosong, Pak Ketua hadir membawa energi positif. Beliau memberikan dukungan moral dan semangat supaya keluarga Kang Dona tetep kuat menghadapi musibah ini. "Kita ini keluarga besar. Kalau ada satu yang sakit, semuanya ngerasa. Semoga istri dan anak Kang Dona segera pulih dan bisa beraktivitas lagi seperti sedia kala," kurang lebih mulai pesan hangat yang tersampaikan. Yuk, kita bareng-bareng kirim doa juga buat kesembuhan istri dan anak dari Kang Dona. Semoga proses recovery -nya lancar jaya! ?
BERITA08/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Semarakkan Hari Jadi Majalengka ke-186, Ketua BAZNAS Majalengka Ikut Melangkah dalam Jalan Santai Kebersamaan
Semarakkan Hari Jadi Majalengka ke-186, Ketua BAZNAS Majalengka Ikut Melangkah dalam Jalan Santai Kebersamaan
Suasana pagi di Kabupaten Majalengka tampak berbeda dari biasanya. Ribuan langkah kaki bersahutan memenuhi jalanan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186 . Di tengah kemeriahan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. , turut hadir membaur bersama masyarakat dalam kegiatan Jalan Santai, Minggu (08/02/2026). Kegiatan ini bukan sekadar olahraga pagi biasa, melainkan simbol keharmonisan antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat untuk merayakan perjalanan panjang sejarah Kota Angin. Wujud Syukur dan Persatuan Kehadiran BAZNAS dalam momentum ini menegaskan komitmen lembaga untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan tata kelola zakat, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial yang mempererat tali silaturahmi. “Momentum ini adalah wujud rasa syukur kita atas usia Majalengka yang ke-186. Melalui langkah-langkah kecil di jalan santai ini, kita titipkan harapan besar untuk Majalengka yang semakin berdaya, sejahtera, dan penuh kepedulian,” ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela kegiatan. Membangun Majalengka dengan Kepedulian Selain mempromosikan gaya hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi ajakan bagi seluruh warga untuk terus menjaga semangat gotong royong. BAZNAS Majalengka berharap, di usia yang semakin matang, semangat saling membantu antar sesama warga semakin kuat, sejalan dengan visi pembangunan daerah. Harapan di Hari Jadi ke-186: Persatuan: Mempererat sinergi antar lini masyarakat. Kesehatan: Menginspirasi gaya hidup aktif dan produktif. Kepedulian: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah untuk kemajuan daerah. Perayaan Hari Jadi ke-186 ini ditutup dengan penuh kecerian dan optimisme. Langkah demi langkah yang diayunkan hari ini diharapkan menjadi pondasi bagi masa depan Majalengka yang Langkung Saé (Lebih Baik). Selamat Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186. Bersama melangkah, bersama membangun #BAZNASMajalengka #HariJadiMajalengka186 #MajalengkaLangkungSaé #Majalengka #Zakat
BERITA08/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Luar Biasa! Program Rutilahu BAZNAS Majalengka Berhasil Bangkitkan Semangat Gotong Royong Warga
Luar Biasa! Program Rutilahu BAZNAS Majalengka Berhasil Bangkitkan Semangat Gotong Royong Warga
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka tidak hanya sekadar memberikan bantuan fisik berupa hunian, namun juga berhasil membangkitkan kembali nilai luhur bangsa: gotong royong. Melalui Program Rumah Layak Huni (RLHB), BAZNAS terbukti sukses mendongkrak swadaya dan kepedulian masyarakat di berbagai pelosok desa. Bukti Nyata Partisipasi Masyarakat Tingginya rasa kepedulian ini terlihat jelas di lapangan. Dari total 10 titik penerima manfaat yang bersumber dari bantuan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, hampir seluruh lokasi menunjukkan tingkat partisipasi warga yang sangat tinggi. Masyarakat secara sukarela turun tangan membantu proses pembangunan rumah milik para Mustahik (penerima zakat). Fenomena paling mencolok terlihat pada tahap pembongkaran rumah. Di hampir setiap titik, puluhan warga berkumpul sejak pagi untuk membantu merobohkan bangunan lama secara manual. "Kami sangat terharu melihat antusiasme warga. Secara sukarela, puluhan tetangga hadir membantu proses pembongkaran. Ini membuktikan bahwa program BAZNAS mampu menjadi motor penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujar perwakilan BAZNAS Majalengka saat meninjau lokasi. Tetap On-Progress Meski Cuaca Ekstrem Berdasarkan hasil survei langsung ke seluruh titik pembangunan, pengerjaan tetap berjalan lancar meski saat ini sedang memasuki musim penghujan. Komitmen para penerima manfaat dan dukungan warga sekitar menjadi kunci utama progres pembangunan ini. Berikut adalah poin-poin utama perkembangan program di lapangan: Dominasi Swadaya: Warga paling aktif pada tahap awal (pembongkaran) dan pengangkutan material. Kepatuhan Komitmen: Seluruh penerima manfaat menjalankan tahapan program sesuai dengan kesepakatan yang telah ditandatangani. Distribusi Merata: 10 titik bantuan BAZNAS Jabar di Majalengka menunjukkan tren positif yang serupa terkait keterlibatan warga. Dampak Sosial yang Luas Keberhasilan ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS tidak hanya bermanfaat secara ekonomi bagi penerimanya, tetapi juga mampu mempererat ikatan silaturahmi antarwarga. Dengan hunian yang layak, diharapkan para Mustahik dapat hidup lebih sehat dan beribadah dengan lebih tenang.
BERITA07/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perjuangan Air Mata Wati Lisnawati: Puluhan Kilometer Jalan Kaki Demi Asa di Tangan Baznas
Perjuangan Air Mata Wati Lisnawati: Puluhan Kilometer Jalan Kaki Demi Asa di Tangan Baznas
Puluhan Kilometer Jalan Kaki Demi Asa di Tangan Baznas Di balik riuh rendahnya deru mesin kendaraan dan debu jalanan, terselip sebuah kisah perjuangan yang mengiris hati. Wati Lisnawati (41), seorang ibu paruh baya asal Desa Cipadung, membuktikan bahwa kasih sayang dan harapan mampu mengalahkan rasa lelah yang tak terperikan. Dengan pakaian lusuh yang menempel di tubuh rentanya, Wati menempuh perjalanan puluhan kilometer. Bukan dengan kendaraan pribadi, melainkan dengan cara "ngompreng" dan sesekali harus berjalan kaki di bawah terik matahari demi satu tujuan: bertemu dengan Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana. Emperan Pasar Menjadi Saksi Bisu Wati bukanlah sosok yang dimanja oleh keadaan. Demi menyambung hidup, ia rela melakoni pekerjaan serabutan. Mulai dari menjajakan petai di emperan Pasar Caringin hingga harus rela tidur beralaskan semen dingin di selasar pasar setiap malamnya. Baginya, langit malam adalah atap dan dinginnya angin adalah selimut. Namun, roda nasib sedang tidak berpihak padanya. Kehabisan modal usaha membuatnya terdesak dan terpaksa pulang ke kampung halamannya di Lemahsugih. Di tengah kesendirian—setelah anak semata-mata wayangnya pergi merantau ke Sumatera untuk belajar berjualan bubur—Wati hanya memiliki doa dan ikhtiar yang tersisa. Sujud Syukur yang Menggetarkan Hati Pertemuan di kantor Baznas siang itu menjadi momen yang menguras air mata. Saat H. Agus Asri Sabana mengulurkan bantuan modal usaha, pertahanan batin Wati runtuh. Secara spontan, ia tersungkur bersujud syukur di lantai, membasahi ubin dengan air mata haru atas rezeki yang tak disangka-sangkanya. Melihat aksi tulus tersebut, dengan sigap Ketua Baznas langsung mengangkat tubuh Ibu Wati. Sebuah pemandangan yang mengingatkan kita semua bahwa bantuan tersebut bukan sekedar materi, melainkan sebuah amanah kemanusiaan. "Ini adalah kewajiban kita semua. Di sekitar kita, masih banyak 'Ibu Wati' lain yang sedang berjuang melawan sunyi dan lapar, menunggu uluran tangan yang mampu membangkitkan martabat mereka kembali," ujar H. Agus dengan nada bergetar. Sebuah Refleksi Bagi Kita Kisah Wati Lisnawati adalah akuntansi bagi kita yang sering mengeluh di tengah kecukupan. Di luar sana, ada jiwa-jiwa hebat yang harus berjalan puluhan kilometer hanya untuk memastikan dapur mereka tetap mengepul esok hari. Sudahkah kita menengok tetangga atau saudara kita hari ini? Karena sejatinya, harta kita tidak akan berkurang hanya karena berbagi secercah harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA07/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Farewell tapi Bukan Goodbye: Cerita Seru Mahasiswa UIN Bandung Mengabdi di BAZNAS Majalengka
Farewell tapi Bukan Goodbye: Cerita Seru Mahasiswa UIN Bandung Mengabdi di BAZNAS Majalengka
Pov: Kamu lagi di puncak produktivitas sambil dapet pahala. Itulah gambaran singkat perjalanan teman-teman mahasiswa magang dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung selama di BAZNAS Kabupaten Majalengka. Tapi sayangnya, hari ini kita harus bilang, "It’s a wrap!" Masa magang kali ini bukan sekadar datang-duduk-pulang. Selama di sini, mereka nggak cuma belajar administrasi, tapi benar-benar terjun langsung ngerasain gimana rasanya jadi bagian dari pejuang zakat. Bukan Sekadar Magang, Tapi Legacy Meskipun waktunya terasa singkat banget (berasa di-skipping!), dedikasi yang mereka kasih bener-bener top-tier. Kehadiran mahasiswa UIN Bandung ini ngasih warna baru di kantor BAZNAS Majalengka dengan semangat mereka yang high energy dan ketulusan dalam melayani umat. "Kebersamaan kalian itu core memory buat kami. Semangat dan mimpi besar yang kalian bawa bikin kami ikut terinspirasi buat terus kasih yang terbaik," ungkap tim BAZNAS Majalengka. Pesan untuk Para Future Leaders Buat teman-teman UIN SGD Bandung, perjalanan kalian nggak berhenti di sini. Ini justru baru loading screen menuju petualangan yang lebih besar. BAZNAS Majalengka menitipkan beberapa doa tulus: Barakah Lifestyle: Semoga setiap langkah kalian selalu dalam keberkahan. Knowledge Growth: Semoga ilmu yang didapat jadi bekal upgrade diri yang bermanfaat buat orang banyak. Next Level: Semoga Allah pertemukan kalian dengan jalan pengabdian paling keren buat umat di masa depan. See You When We See You! Hari ini emang hari perpisahan, tapi jejak kebaikan kalian bakal tetap stay di sini. Terima kasih sudah menjadi bagian dari keluarga besar BAZNAS Majalengka. Sampai ketemu di titik kesuksesan masing-masing ya, Guys! BAZNAS Majalengka: Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat.
BERITA06/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jumat Berkah : sebaik-baiknya hari adalah hari Jumat
Jumat Berkah : sebaik-baiknya hari adalah hari Jumat
Jum’at adalah hari terbaik untuk memperbanyak kebaikan. Sedekah di hari Jum’at lebih utama dibanding hari lainnya, waktu terbaik untuk menguatkan kepedulian dan menebar keberkahan. Ayo berbagi bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui Sedekah Jum’at dan jadikan hari ini lebih bermakna bagi sesama. Rekening Sedekah Jum’at BAZNAS Majalengka: bank bjb 0137402262100 (Kode Bank: 110 — BAZNAS INFAQ) BRI 004601002689569 (Kode Bank: 002 — BAZNAS MAJALENGKA INFAQ) BSI 7313997361 (Kode Bank: 451 — BAZNAS MAJALENGKA INFAQ) mandiri 1340000833334 (Kode Bank: 008 — BAZNAS MAJALENGKA ZAKAT) Sedekah Anda, kekuatan bagi mereka yang membutuhkan. #SedekahJumat #BaznasMajalengka
BERITA06/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →