WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Menag Nasaruddin Umar: Penyaluran Zakat Harus Mutlak Sesuai Delapan Asnaf
Menag Nasaruddin Umar: Penyaluran Zakat Harus Mutlak Sesuai Delapan Asnaf
JAKARTA – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memberikan penegasan keras terkait prinsip fundamental dalam pengelolaan dana umat. Beliau menyatakan bahwa dana zakat bersifat mutlak dan tidak boleh dialokasikan atau dimanfaatkan untuk kepentingan di luar delapan golongan (Asnaf) yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Penegasan ini bertujuan untuk menjaga integritas pengelolaan zakat di Indonesia agar tetap berada dalam koridor hukum agama dan undang-undang. Berpegang Teguh pada Konstitusi Langit Menurut Menag, batasan penyaluran zakat bukanlah kebijakan manusia yang bersifat dinamis, melainkan ketetapan langsung dari Allah SWT. Hal ini berpedoman pada Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 60 yang secara eksplisit merinci penerima zakat, yakni: Fakir Miskin Amil (Pengelola zakat) Mualaf Riqab (Hamba sahaya) Gharimin (Orang yang terlilit hutang) Fisabilillah (Pejuang di jalan Allah) Ibnu Sabil (Musafir) "Dana zakat mutlak tidak boleh dimanfaatkan di luar delapan Asnaf tersebut. Kita harus patuh pada garis yang telah ditentukan oleh Al-Qur'an," tegas Nasaruddin Umar. Konsekuensi Pelanggaran Syariat Penyaluran dana yang tidak tepat sasaran atau keluar dari koridor Asnaf dinilai akan menimbulkan persoalan syariat yang sangat serius. Mengingat zakat adalah instrumen ibadah maliyah (harta), maka keabsahannya sangat bergantung pada ketepatan penyaluran kepada para mustahik (penerima). Kementerian Agama berkomitmen untuk melakukan pengawasan ketat melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam untuk memastikan setiap amanah yang dititipkan umat melalui lembaga zakat tersalurkan secara transparan dan akuntabel. Menjaga Kesucian Ibadah Di akhir pernyataannya, Menag mengajak seluruh pengelola zakat (BAZNAS dan LAZ) serta masyarakat luas untuk bersama-sama menjaga kesucian ibadah zakat. "Mari kita jaga kesucian ibadah zakat dengan tetap berpegang teguh pada aturan syariat. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kita, tidak hanya kepada umat, tetapi juga kepada Allah SWT," pungkasnya. Dengan komitmen ini, Kemenag berharap kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat semakin meningkat, sehingga dampak zakat dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia dapat semakin optimal dan berkah.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS RI Tegaskan Dana ZIS Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
BAZNAS RI Tegaskan Dana ZIS Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan pernyataan tegas terkait pengelolaan dana umat. BAZNAS memastikan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki tidak akan dialokasikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan untuk menjawab keraguan publik serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola zakat di Indonesia, termasuk di daerah. Fokus pada Delapan Asnaf Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menjelaskan bahwa pemanfaatan ZIS memiliki aturan syariat yang sangat ketat. Berdasarkan ketentuan Islam, dana zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan golongan penerima atau asnaf. “Kami tegaskan bahwa ZIS yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” tegas Rizaludin (23/2/2026). Adapun delapan asnaf tersebut meliputi: Fakir & Miskin Amil (Pengelola zakat) Muallaf (Orang yang baru masuk Islam) Riqab (Hamba sahaya) Gharimin (Orang yang terlilit hutang untuk kebutuhan dasar) Fisabilillah (Pejuang di jalan Allah) Ibnu Sabil (Musafir yang kehabisan bekal) Pemisahan Sumber Anggaran Lebih lanjut, Rizaludin menjelaskan bahwa Program MBG merupakan inisiatif pemerintah yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebaliknya, BAZNAS mengelola dana amanah masyarakat yang operasionalnya dipayungi oleh hukum syariah dan regulasi negara yang berbeda. Dalam pengelolaannya, BAZNAS tetap memegang teguh prinsip 3A: Aman Syar'i: Sesuai dengan hukum Islam. Aman Regulasi: Patuh pada undang-undang dan aturan negara. Aman NKRI: Mendukung keutuhan dan kepentingan bangsa. Komitmen BAZNAS Kabupaten Majalengka Menanggapi arahan pusat, BAZNAS Kabupaten Majalengka senantiasa berkomitmen untuk menyalurkan dana ZIS dari warga Majalengka secara tepat sasaran. Fokus utama tetap pada pengentasan kemiskinan, bantuan kesehatan, pendidikan (beasiswa), dan pemberdayaan ekonomi umat di wilayah Majalengka. Masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak benar terkait pengalihan dana zakat ke program pemerintah. BAZNAS menjamin transparansi melalui audit berkala dan pelaporan yang dapat diakses publik. Layanan Zakat BAZNAS Majalengka: Mari terus tebar kebaikan melalui lembaga resmi. Salurkan Ziswaf Anda untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di Bumi Sindangkasih.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perkuat Sinergi, Ketua BAZNAS Majalengka Terima Kunjungan Silaturahmi PPSMM
Perkuat Sinergi, Ketua BAZNAS Majalengka Terima Kunjungan Silaturahmi PPSMM
MAJALENGKA – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus PPSMM (Persatuan Pemberdayaan Santri dan Masyarakat Majalengka). Pertemuan hangat tersebut berlangsung di ruang kerja Ketua BAZNAS Majalengka pada Rabu, 25 Februari 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi strategis antara lembaga zakat dengan organisasi kemasyarakatan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat di wilayah Kabupaten Majalengka. Kolaborasi untuk Kesejahteraan Umat Dalam pertemuan tersebut, H. Agus Asri Sabana menyambut baik kehadiran jajaran PPSMM. Beliau menekankan bahwa BAZNAS memerlukan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi berbasis santri dan pemberdayaan, agar pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat lebih tepat sasaran. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan dari PPSMM. Sinergi antara ulama, santri, dan lembaga formal seperti BAZNAS adalah kunci untuk mengakselerasi program pemberdayaan ekonomi dan sosial di Majalengka," ujar H. Agus. Fokus Pembahasan Beberapa poin penting yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut antara lain: Pemberdayaan Ekonomi Santri: Diskusi mengenai potensi pelatihan kewirausahaan bagi alumni pesantren. Aksi Sosial Bersama: Rencana kolaborasi dalam penyaluran bantuan bagi masyarakat prasejahtera di pelosok desa. Literasi Zakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya berzakat melalui kanal resmi untuk mendukung pembangunan daerah. Harapan ke Depan Pihak PPSMM menyatakan kesiapannya untuk mendukung program-program BAZNAS Majalengka. Mereka berharap pertemuan ini menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih konkret di lapangan, terutama dalam menyentuh lapisan masyarakat yang selama ini sulit terjangkau. Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif demi mewujudkan Majalengka yang lebih religius dan sejahtera.#ppsmm #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gema Syiar di Masjid Anwarul Huda: Ikhtiar BAZNAS dan Pemkab Majalengka Merajut Kemanusiaan di Safari Ramadhan 1447 H
Gema Syiar di Masjid Anwarul Huda: Ikhtiar BAZNAS dan Pemkab Majalengka Merajut Kemanusiaan di Safari Ramadhan 1447 H
KASOKANDEL – Mengawali rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan agenda Safari Ramadhan. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jamie Anwarul Huda, Desa Kasokandel ini, menjadi momentum krusial dalam mempererat tatanan sosial yang inklusif demi mewujudkan visi "Kabupaten Majalengka Langkung SAE". Sinergi Strategis dan Pesan Pembangunan Dalam sambutan pembukaannya, Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., menekankan pentingnya penguatan ukhuwah islamiyah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar instrumen silaturahmi, melainkan kanal komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga. Bupati memaparkan laporan pembangunan secara transparan, termasuk progres perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Majalengka yang berdasarkan data terkini telah mencapai angka 88%. Penegasan ini merupakan komitmen pemerintah dalam memastikan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Penyaluran Zakat: Menyentuh Akar Rumput Sebagai bentuk nyata implementasi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Majalengka melakukan pendayagunaan bantuan kepada masyarakat rentan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bupati, serta Ketua BAZNAS Majalengka kepada: Paket Sembako: Disalurkan kepada fakir miskin dan dhuafa dengan kuota 10 penerima manfaat per desa dari empat kecamatan (Kasokandel, Kadipaten, Kertajati, dan Dawuan). Sarana Keagamaan: Bantuan operasional bagi DKM Masjid Jamie Anwarul Huda guna mendukung optimalisasi aktivitas ibadah dan syiar Islam selama bulan suci. Membangun Peradaban Melalui Kepedulian Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyatakan bahwa partisipasi dalam Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusi untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima manfaat (mustahik). Melalui sinergitas antara ulama, umara, dan masyarakat ini, diharapkan Ramadhan 1447 H menjadi wasilah keberkahan yang mampu menghadirkan suasana religius yang lebih hangat, inklusif, dan penuh makna bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Majalengka. #BaznasMajalengka #SafariRamadhan1447H #MajalengkaLangkungSAE #RamadhanBerkah #BerbagiBahagia #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, BAZNAS Majalengka Survei Lokasi Program Balai Ternak
Optimalkan Pemberdayaan Ekonomi Mustahik, BAZNAS Majalengka Survei Lokasi Program Balai Ternak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus mematangkan persiapan program unggulan pemberdayaan ekonomi melalui sektor peternakan. Pada hari ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memimpin langsung peninjauan lapangan (survei) lokasi lahan yang diproyeksikan menjadi pusat program Balai Ternak BAZNAS. Dalam kegiatan survei tersebut, Ketua BAZNAS didampingi oleh Wakil Ketua 3, Embed Humed, M.Pd., beserta jajaran manajemen internal yang meliputi Kepala Pelaksana, Kepala Kesekretariatan, serta Kepala Divisi Humas dan Protokoler. Memastikan Kelayakan Teknis dan Strategis Survei lokasi ini merupakan tindak lanjut dari perencanaan matang yang telah disusun oleh BAZNAS Majalengka. Sebelumnya, tim telah melakukan studi tiru ke Balai Ternak Nurul Huda Farm di Palimanan, Cirebon, yang merupakan pilot project sukses binaan BAZNAS Kabupaten Cirebon. Ada dua titik lokasi potensial yang menjadi fokus survei kali ini, yaitu: Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran. Desa Kutamanggu, Kecamatan Cigasong. Peninjauan ini bertujuan untuk menguatkan data teknis dan memastikan kelayakan lahan agar program dapat berjalan berkelanjutan. Parameter yang diperiksa meliputi ketersediaan sumber air, akses transportasi, serta daya dukung lingkungan terhadap aktivitas peternakan. Konsep Pemberdayaan: Dari Mustahik Menjadi Muzaki Program Balai Ternak BAZNAS bukan sekadar pemberian bantuan modal, melainkan sebuah ekosistem pemberdayaan terpadu. H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa program ini mencakup: Hulu ke Hilir: Mulai dari proses budidaya, penyediaan sarana produksi peternakan (sapronak), hingga pengolahan hasil ternak dan pemasaran. Pendampingan Intensif: Peternak tidak dilepas begitu saja, melainkan didampingi oleh tenaga ahli untuk memastikan produktivitas ternak terjaga. Target Penerima Manfaat: Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) dari kalangan mustahik telah dipilih melalui proses verifikasi ketat. "Kami berharap program ini menjadi langkah strategis dalam memulihkan kondisi ekonomi masyarakat. Goal besarnya adalah menciptakan kemandirian ekonomi, sehingga di masa depan, para penerima manfaat (mustahik) dapat bertransformasi menjadi pembayar zakat (muzaki)," ujar H. Agus Asri Sabana. Menggerakkan Ekonomi Daerah Implementasi Balai Ternak ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi besar sektor peternakan di Kabupaten Majalengka. Dengan adanya pusat budidaya yang terkelola secara profesional, BAZNAS optimis dapat menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal, mulai dari penyerapan pakan ternak dari petani sekitar hingga penyediaan hewan kurban yang berkualitas. Melalui sinergi antara pengelolaan zakat yang amanah dan pemberdayaan berbasis potensi daerah, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi nyata bagi pengetasan kemiskinan di Kabupaten Majalengka.
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Salurkan 520 Paket Sembako di Safari Ramadhan Desa Sukasari Kaler
BAZNAS Salurkan 520 Paket Sembako di Safari Ramadhan Desa Sukasari Kaler
ARGAPURA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program sosial Pemerintah Daerah. Pada agenda Safari Ramadhan ke-2 yang digelar di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kamis (26/02/2026), BAZNAS menyalurkan 520 paket sembako untuk masyarakat. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara simbolis bertepatan dengan Safari Ramadhan jajaran pimpinan daerah yang dihadiri langsung oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, para Kepala Dinas, serta Camat dari empat kecamatan terkait. Distribusi Merata di 52 Desa Sebanyak 520 paket sembako tersebut dialokasikan secara proporsional untuk warga di 52 desa yang tersebar di empat wilayah kecamatan, yakni: Kecamatan Argapura: 14 Desa Kecamatan Maja: 18 Desa Kecamatan Banjaran: 13 Desa Kecamatan Sindang: 7 Desa Pernyataan Ketua BAZNAS Majalengka Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di bulan suci Ramadhan. "Kehadiran BAZNAS dalam Safari Ramadhan ini adalah bentuk sinergi kami dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk memastikan bahwa manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di pelosok desa," ujar Ketua BAZNAS saat berbuka puasa di lokasi acara. Ia juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi di Desa Sukasari Kaler sangat tepat untuk menjangkau masyarakat di wilayah pegunungan. "Kami berharap bantuan ini tidak hanya dilihat dari nilainya, tetapi sebagai bentuk perhatian dan cinta kami kepada sesama. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga selama menjalankan ibadah puasa," imbuhnya. Persiapan Matang Menjelang Malam Puncak Hingga malam ini, seluruh logistik sembako telah di distribusikan ke 52 Desa melalui UPZ Desa masing masing. Persiapan matang terus dilakukan mengingat acara malam ini akan menjadi ajang silaturahmi besar antara umaro (pemerintah) dan masyarakat setempat. Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan dapat mempererat tali ukhuwah Islamiyah sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengar langsung aspirasi warga di tengah suasana religius bulan Ramadhan. #safariramadhan #bantuansembakobaznas #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Warga Desa Cigaleuh Terima Bantuan kesehatan BAZNAS
Warga Desa Cigaleuh Terima Bantuan kesehatan BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Pada Kamis (26/02/2026), BAZNAS menyerahkan bantuan kesehatan bagi Bapak Juju Juanda, warga Desa Cigaleuh, Kecamatan Lemahsugih. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara simbolis di Ruang Pendistribusian dan Pelayanan Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Majalengka, Drs. H. Idi Purnama, M.M. Dikarenakan kondisi penerima manfaat, penyerahan bantuan diwakili oleh Kepala Dusun (Kadus) Cigaleuh, Maman Surahman, yang datang langsung untuk menerima amanah tersebut. Wujud Kepedulian Sosial Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Idi Purnama, M.M. menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS untuk meringankan beban masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit. "Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi proses penyembuhan Bapak Juju Juanda dan sedikit meringankan beban keluarga. Ini adalah bentuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki yang kami kelola untuk kepentingan umat," ujarnya. Sementara itu, Maman Surahman selaku perwakilan dari Desa Cigaleuh menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pihak BAZNAS atas respons cepat dan kepedulian terhadap warganya. Poin Utama Penyerahan Bantuan: Penerima Manfaat: Juju Juanda (Warga Desa Cigaleuh). Perwakilan: Maman Surahman (Kadus Cigaleuh). Penyerah Bantuan: Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV BAZNAS Majalengka). Lokasi: Ruang Pelayanan BAZNAS Majalengka. Tanggal: Kamis, 26 Februari 2026. #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Girimukti
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Warga Girimukti
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat melalui program kemanusiaan. Pada Kamis, 26 Februari 2026, BAZNAS secara resmi menyerahkan bantuan kesehatan bagi Ibu Idah Paridah, warga Desa Girimukti, Kecamatan Malausma. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan dengan khidmat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Majalengka. Mengingat kondisi penerima manfaat, penyerahan bantuan diwakili oleh Bapak Ence Adam Mubarok. Simbol Kehadiran Zakat bagi Masyarakat Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Fatulloh. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan titipan dari para muzakki (pembayar zakat) yang dikelola untuk membantu masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit namun terkendala biaya. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Idah Paridah dan keluarga. Ini adalah bentuk nyata kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat, memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tersalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, khususnya di sektor kesehatan," ujar Drs. Uuh Fatulloh. Apresiasi dari Keluarga Penerima Bapak Ence Adam Mubarok, selaku perwakilan dari Ibu Idah, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas respons cepat dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS Majalengka. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi proses pengobatan dan pemulihan Ibu Idah di Desa Girimukti. Langkah ini mempertegas peran BAZNAS Majalengka bukan sekadar lembaga pengelola dana, melainkan jembatan kebaikan yang menghubungkan kepedulian masyarakat dengan kebutuhan mendesak warga di pelosok desa.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Mushola Ittihadul Yaqin
BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Mushola Ittihadul Yaqin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan sarana keagamaan di pelosok desa. Hari ini, Wakil Ketua 1 BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., secara simbolis menyerahkan bantuan untuk Mushola Ittihadul Yaqin, Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan langsung di ruang kerja Wakil Ketua 1 BAZNAS Majalengka kepada perwakilan pengurus mushola. Bantuan ini ditujukan untuk menunjang sarana dan prasarana peribadatan agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman dan khusyuk. Dukungan untuk Syiar Islam di Desa Dalam keterangannya, H. Muhammad Ridwan menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh BAZNAS untuk kemaslahatan umat, khususnya di bidang keagamaan. "Kami berharap bantuan sarana ini dapat memberikan manfaat nyata bagi jamaah Mushola Ittihadul Yaqin di Desa Payung. Semoga dengan fasilitas yang lebih memadai, syiar Islam di lingkungan tersebut semakin hidup dan semangat gotong royong masyarakat dalam memakmurkan mushola terus terjaga," ujar H. Muhammad Ridwan. Transparansi Pengelolaan Zakat Pihak pengurus Mushola Ittihadul Yaqin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas respon cepat dan kepedulian BAZNAS Majalengka. Bantuan ini rencananya akan segera dialokasikan untuk perbaikan dan pemenuhan kebutuhan fasilitas pendukung di mushola tersebut. Penyaluran bantuan ini juga menjadi bukti nyata bahwa dana ZIS yang dititipkan oleh para muzzaki (pemberi zakat) melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka disalurkan secara tepat sasaran kepada pihak-pihak yang membutuhkan.#agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA26/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Lakukan Survei Tanah Wakaf di Liangjulang
BAZNAS Majalengka Lakukan Survei Tanah Wakaf di Liangjulang
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mengelola dan mengoptimalkan potensi aset produktif umat. Pada hari ini, Senin (23/02/2026), pimpinan BAZNAS Majalengka terjun langsung melakukan survei lokasi tanah wakaf yang bertempat di Dukuh Domba, Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten. Hadir dalam peninjauan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. , dengan didampingi oleh Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pelaporan, Embed Humed, M.Pd. Langkah Strategis Pengelolaan Wakaf Pengawasan ini dilakukan untuk memetakan potensi lahan serta memastikan legalitas dan batas-batas fisik tanah wakaf tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari program kerja BAZNAS dalam memastikan bahwa setiap harta wakaf dapat dikelola secara produktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. “Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal tanah wakaf di Kabupaten Majalengka memiliki dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Survei di Desa Liangjulang ini adalah tahap awal untuk perencanaan program yang lebih besar,” ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela kegiatannya. Sinergi untuk Kesejahteraan Peninjauan ini juga menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam menjalankan amanah para wakif (pemberi wakaf). Dengan pengelolaan yang tepat, lahan di Dukuh Domba ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi sarana keagamaan, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi umat. Pihak BAZNAS juga berkoordinasi dengan masyarakat setempat guna menyelaraskan rencana pengembangan lahan dengan kebutuhan warga di Desa Liangjulang. #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA23/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Memudahkan Kebaikan: Panduan Infak Online via Transfer Bank di BAZNAS Kabupaten Majalengka
Memudahkan Kebaikan: Panduan Infak Online via Transfer Bank di BAZNAS Kabupaten Majalengka
Infak online kini hadir sebagai solusi praktis bagi masyarakat yang ingin berbagi tanpa harus datang langsung ke lembaga zakat. Dengan memanfaatkan layanan transfer bank, Anda dapat menyalurkan infak secara mudah, aman, dan terpercaya. Sebagai lembaga resmi pemerintah, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyediakan fasilitas digital ini untuk menjembatani kepedulian Anda. Apa Itu Infak Online via Transfer Bank? Infak online adalah metode penyaluran dana kebajikan dengan mengirimkan dana langsung ke rekening resmi lembaga pengelola zakat. Metode ini memungkinkan donatur untuk berinfak kapan saja dan di mana saja tanpa batasan waktu. Selain praktis, sistem ini menjamin pengelolaan dana yang lebih transparan, akuntabel, dan tercatat secara sistematis. Keunggulan Berinfak di BAZNAS Kabupaten Majalengka Memilih BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai mitra berbagi memberikan Anda berbagai keuntungan: Praktis & Fleksibel: Transaksi dapat dilakukan melalui mobile banking, internet banking, maupun ATM. Keamanan Terjamin: Dana dikelola melalui rekening resmi lembaga pemerintah yang diawasi secara reguler. Pencatatan Profesional: Memudahkan pelaporan donasi dan memastikan tertib administrasi. Dampak Nyata: Dana disalurkan melalui program pemberdayaan dan sosial yang komprehensif serta tepat sasaran. Langkah Mudah Berinfak Online Ikuti panduan berikut untuk menyalurkan infak Anda: Akses Situs Resmi: Kunjungi laman kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah. Pilih Rekening Tujuan: Pilih daftar rekening bank resmi BAZNAS Kabupaten Majalengka yang tersedia di website. Transfer Dana: Masukkan nominal infak sesuai kerelaan hati. Tidak ada batasan jumlah, karena setiap rupiah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Konfirmasi Donasi: Lakukan konfirmasi melalui formulir di website atau kontak yang tersedia agar infak Anda dapat diproses dan dicatat dalam laporan resmi. Transformasi Infak Anda: Program Penyaluran BAZNAS Setiap infak yang Anda titipkan akan disalurkan ke berbagai sektor strategis, di antaranya: Program Fokus Utama Majalengka Cerdas Pemberian beasiswa stimulan dan bantuan alat pendidikan bagi pelajar/mahasiswa kurang mampu. Majalengka Sehat Bantuan biaya pengobatan dan layanan kesehatan darurat bagi keluarga prasejahtera. Pemberdayaan UMKM Stimulus modal usaha dan bantuan peralatan bagi pelaku usaha mikro untuk kemandirian ekonomi. Rutilahu Renovasi Rumah Tidak Layak Huni menjadi hunian yang sehat, layak, dan aman. Layanan Aktif (LAB) Penanganan cepat untuk kebutuhan darurat seperti pangan, transportasi medis, dan bantuan mendesak lainnya. Distribusi ZIS Penyaluran rutin berupa paket sembako, santunan sosial, dan dukungan untuk lembaga pendidikan. Mari Berbagi Hari Ini! Kesibukan bukan lagi penghalang untuk menebar manfaat. Melalui layanan digital BAZNAS Kabupaten Majalengka, kebaikan kini berada dalam genggaman Anda. Yuk, tunaikan zakat, infak, sedekah, dan fidyah Anda secara amanah melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Mari kita perkuat solidaritas sosial dan jadikan berbagi sebagai gaya hidup yang penuh berkah. Sempurnakan kepedulian Anda bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka: Amanah, Transparan, dan Tepat Sasaran. Bank Nomor Rekening Atas Nama Bank BJB 0137402262100 BAZNAS Infaq Bank BRI 004601002689569 BAZNAS Majalengka Infaq
BERITA22/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menyempurnakan Kemenangan: Panduan Cerdas dan Aman Zakat Fitrah 2026
Menyempurnakan Kemenangan: Panduan Cerdas dan Aman Zakat Fitrah 2026
Ramadan selalu menghadirkan suasana spiritual yang unik bagi setiap Muslim. Di balik syahdunya tarawih dan kekhusyukan puasa, terdapat ibadah pemungkas yang menjadi penyempurna kesucian diri: Zakat Fitrah Memasuki tahun 2026, kita menyaksikan perubahan budaya yang signifikan. Teknologi digital telah mengubah cara kita beribadah; istilah zakat online kini bukan lagi hal asing, melainkan gaya hidup muslim modern yang mengutamakan efisiensi tanpa mengabaikan syariat. Namun, di balik kecepatan akses digital, ketelitian tetap menjadi kunci. Zakat fitrah bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan jembatan solidaritas untuk memastikan tidak ada saudara kita yang kelaparan di hari kemenangan. Agar ibadah Anda tertata dengan baik dan sah secara ketentuan, mari simak 7 Daftar Penting Zakat Fitrah berikut ini: 1. Akurasi Data dan Jumlah Tanggungan Langkah awal adalah mencatat anggota keluarga secara akurat. Zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap muslim yang memiliki kelebihan pangan pada malam Idulfitri. Anda bertanggung jawab atas diri sendiri serta orang-orang yang menghidupinya Anda tanggung. Catatan 2026: Untuk wilayah Kabupaten Majalengka , ketetapan zakat fitrah adalah Rp40.000 per jiwa atau setara dengan 2,7 kg beras . Jangan lupakan bayi yang lahir sebelum matahari terbenam di hari terakhir Ramadhan. 2. Memilih Bentuk Pembayaran yang Tepat Anda dapat menunaikan zakat dalam bentuk beras (minimal 2,7 kg) atau uang tunai senilai ketetapan yang berlaku. Jika memilih beras, pastikan kualitasnya setara dengan yang Anda konsumsi sehari-hari. Jika menggunakan platform digital, pastikan nominal uang yang dikirimkan tidak kurang dari standar resmi agar kewajiban tertunaikan secara sempurna. 3. Manajemen Waktu Distribusi Secara fikih, zakat boleh disalurkan sejak awal Ramadhan. Membayar lebih awal (tidak mepet lebaran) sangat dianjurkan agar lembaga amil memiliki waktu yang cukup untuk mendistribusikan zakat kepada para mustahik (penerima) secara tepat sasaran sebelum salat Idulfitri dimulai. 4. Menyalurkan Lewat Lembaga Terpercaya Pilihlah lembaga resmi seperti BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berizin. Di Kabupaten Majalengka, Simba Baznas menjadi referensi utama. Lembaga profesional menjamin pengelolaan yang transparan, diaudit secara berkala, dan memiliki penerima data manfaat yang menjangkau hingga pelosok daerah. 5.Keamanan Bertransaksi Digital Saat membayar secara online, pastikan Anda mengakses situs resmi dengan protokol keamanan ( https:// ). Masukkan jumlah jiwa dengan teliti dan lakukan pembayaran hanya melalui kanal resmi yang disediakan. Hindari mengeklik tautan sembarangan dari media sosial yang berisiko menjadi celah penipuan. 6. Literasi Platform Resmi Gunakan aplikasi atau situs web yang telah terverifikasi. Di tahun 2026 ini, literasi digital adalah bagian dari ikhtiar ibadah agar niat tulus Anda tersampaikan melalui tangan yang bertanggung jawab dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berwenang. 7. Dokumentasi dan Evaluasi Mandiri Setelah transaksi berhasil, simpan bukti transfer atau notifikasi digital Anda sebagai dokumen pribadi. Lakukan evaluasi singkat: Apakah jumlah jiwa sudah tepat? Apakah nominalnya sudah sesuai? Langkah sederhana ini memastikan ketenangan batin bahwa kewajiban telah tuntas. Zakat fitrah adalah wujud kepedulian yang menyucikan jiwa. Dengan mengikuti checklist ini, Anda telah memastikan ibadah terlaksana secara sah, teratur, dan berdampak nyata bagi mereka yang membutuhkannya. Mari sempurnakan Ramadhan dengan berbagi. Bayar zakat fitrah sekarang, sucikan diri, dan hadirkan senyum bagi sesama. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Aman Syar'i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
BERITA22/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Membangun Umat, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pelantikan PC HMI & KOHATI Kabupaten Bandung
Sinergi Membangun Umat, Ketua BAZNAS Majalengka Hadiri Pelantikan PC HMI & KOHATI Kabupaten Bandung
BANDUNG Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menghadiri undangan resmi Pelantikan Pengurus Cabang (PC) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps HMI-WATI (KOHATI) Cabang Kabupaten Bandung masa bakti 2026-2027 pada Sabtu (21/02). Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas regenerasi kepemimpinan di tubuh HMI dan KOHATI. Beliau menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai motor penggerak pembangunan daerah. "HMI dan KOHATI harus terus menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan umat dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Bandung," ujar Bupati Dadang Supriatna. Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kebermanfaatan Kehadiran H. Agus Asri Sabana dalam agenda ini bukan sekadar menghadiri seremonial, melainkan sebagai bentuk dukungan moral terhadap gerakan intelektual muda Islam. Beliau menyampaikan bahwa sinergi antara lembaga zakat seperti BAZNAS dengan organisasi kepemudaan adalah kunci untuk memperluas jangkauan program kemanusiaan. "Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami berharap sinergi antara lembaga zakat dan generasi muda terus terjalin erat, sehingga nilai-nilai filantropi Islam dapat diimplementasikan secara nyata untuk menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat," tutur H. Agus Asri Sabana di sela kegiatan. Harapan Baru untuk Pengurus Baru Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal bagi pengurus HMI dan KOHATI Cabang Kabupaten Bandung untuk membawa inovasi baru dalam program-program sosial keagamaan. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan muncul program-program kreatif yang mampu menjawab tantangan zaman, sejalan dengan visi misi BAZNAS dalam menyejahterakan umat. Tag: #BAZNASMajalengka #HMI #KOHATI #ZakatUntukUmat #MajalengkaReligius #KabupatenBandung
BERITA22/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Cahaya Berkah di Setiap Meja Berbuka: Santunan Iftar Ramadhan 1447 H
Cahaya Berkah di Setiap Meja Berbuka: Santunan Iftar Ramadhan 1447 H
Ramadhan 1447 H bukan sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum suci saat setiap kepedulian menjadi penopang kebahagiaan bagi sesama. Di bulan yang melipatgandakan pahala ini, mari kita menengok sejenak: di balik riuhnya persiapan berbuka kita, masih banyak saudara yatim, fakir miskin, dan dhuafa di pelosok Majalengka yang menyambut azan Maghrib dengan segelas air putih dan hidangan seadanya. BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir menjembatani kasih sayang Anda melalui Program Santunan Iftar Ramadhan 1447 H. ???? Misi Kebaikan Kita Kami menargetkan penyaluran 3.000 porsi iftar berkualitas, dengan distribusi 100 porsi setiap hari sepanjang bulan suci. Setiap paket yang tersaji bukan sekadar pengganjal lapar, melainkan: Energi Ibadah: Menguatkan fisik para mustahik untuk tegak berdiri dalam shalat Tarawih dan tadarus. Penghapus Lelah: Menghadirkan rasa layak dan bahagia setelah seharian berjuang menahan dahaga. Investasi Langit: Menjadi amal jariyah yang pahalanya mengalir deras setara dengan pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Mengapa Sedekah Iftar Begitu Istimewa? Bayangkan doa-doa tulus yang terucap dari lisan mereka saat menyantap hidangan pemberian Anda. Doa yang lahir dari hati yang bersyukur adalah wasilah (perantara) terbaik bagi datangnya keberkahan, kesehatan, dan kelapangan rezeki dalam hidup Anda. "Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun." (HR. Tirmidzi) Mari Menanam Kebaikan Sekarang Jangan biarkan momentum ini berlalu tanpa jejak pahala yang nyata. Mari jadikan waktu berbuka mereka lebih hangat, lebih layak, dan penuh makna. Tunaikan Sedekah Iftar Ramadhan 1447 H Anda melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Jadilah alasan di balik senyum bahagia mereka saat berbuka, dan biarkan setiap suapan yang Anda berikan menjadi cahaya yang menerangi jalan keberkahan Anda di dunia dan akhirat.
BERITA21/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kemenag Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kemenag Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Belakangan ini, beredar informasi di tengah masyarakat mengenai wacana penggunaan dana zakat sebagai salah satu sumber pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi kabar tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) angkat bicara dan memberikan klarifikasi tegas. Pihak Kemenag memastikan bahwa tidak ada kebijakan resmi yang menetapkan dana zakat dialihkan untuk menyokong program unggulan pemerintah tersebut. Penegasan ini bertujuan untuk meluruskan misinformasi serta menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat. Menjaga Amanah Syariat dan Regulasi Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag RI, Thobib Al-Asyhar, menjelaskan bahwa pengelolaan zakat memiliki koridor hukum dan syariat yang sangat ketat. Zakat bukanlah dana umum yang bisa dialokasikan secara fleksibel untuk program di luar ketentuan. "Tidak ada kebijakan zakat untuk MBG. Kami pastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai syariat dan peraturan perundang-undangan," tegas Thobib dalam keterangan resminya. Fokus pada Delapan Golongan (Asnaf) Pemerintah mengingatkan kembali bahwa penyaluran zakat harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar yang telah diatur dalam: Al-Qur'an Surah At-Taubah Ayat 60: Menetapkan secara spesifik delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima manfaat zakat. UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat: Memberikan payung hukum agar dana umat dikelola secara transparan dan akuntabel. Zakat diperuntukkan khusus bagi fakir, miskin, amil, mualaf, riqab (hamba sahaya), gharim (orang yang berutang), fisabilillah, dan ibnu sabil. Di luar kriteria tersebut, dana zakat tidak dapat digunakan, termasuk untuk pendanaan infrastruktur atau program bantuan sosial umum yang tidak menyasar asnaf secara spesifik. Mengapa Klarifikasi Ini Penting? Langkah Kemenag ini dinilai krusial untuk mencegah kegaduhan di masyarakat. Dengan adanya penegasan ini, diharapkan: Masyarakat tenang dalam menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi. Transparansi tetap terjaga, memastikan dana umat tetap berada pada jalur yang semestinya. Edukasi publik mengenai perbedaan sumber pendanaan negara (APBN) dan dana sosial keagamaan (Ziswaf). Hingga saat ini, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap direncanakan menggunakan skema pendanaan negara yang sah tanpa mengusik pos dana zakat yang dikelola oleh BAZNAS maupun LAZ.
BERITA21/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gema Zakat Membelah Langit Majalengka: Ikhtiar Langit Menjemput Kesejahteraan Rakyat
Gema Zakat Membelah Langit Majalengka: Ikhtiar Langit Menjemput Kesejahteraan Rakyat
Pemandangan berbeda menghiasi sudut-sudut kota hingga pelosok desa di Kabupaten Majalengka belakangan ini. Bukan sekadar iklan komersial, melainkan seruan kemanusiaan yang mengetuk pintu hati. Dari bentangan spanduk di gang sempit, baliho raksasa yang gagah di pusat kota, hingga deru pesan digital di layar gawai, sebuah gerakan masif sedang berlangsung: Majalengka Berzakat. Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dalam menjahit kembali jaring kesejahteraan masyarakat yang sempat terkoyak tantangan zaman. Simfoni Kebaikan di Segala Lini Tak ada ruang yang luput dari pesan suci ini. Media sosial riuh dengan narasi berbagi, sementara media elektronik terus menyuarakan ajakan untuk peduli. Kolaborasi apik antara pemerintah dan BAZNAS Majalengka ini mencerminkan satu visi besar: Menjadikan zakat sebagai mesin utama penggerak ekonomi umat. "Zakat bukan lagi sekadar kewajiban agama yang sunyi, tapi telah bertransformasi menjadi gelombang solidaritas sosial yang nyata di Majalengka," ujar salah satu tokoh penggerak zakat setempat. Inilah alasan mengapa gerakan ini menjadi buah bibir dan inspirasi bagi daerah lain: Keberanian Bergerak: Pemerintah tidak lagi "menunggu" bola, melainkan menjemput kesadaran warga dengan kampanye yang estetik dan menyentuh. Transparansi yang Menggugah: Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS dikelola secara profesional untuk program pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi UMKM. Persatuan di Atas Segalanya: Gerakan ini membuktikan bahwa saat pemerintah dan lembaga zakat bersatu, kemiskinan bukan lagi lawan yang tak terkalahkan. Dari Majalengka untuk Indonesia Apa yang terjadi di Majalengka saat ini adalah sebuah pesan kuat bagi kita semua: bahwa kesejahteraan tidak jatuh dari langit begitu saja. Ia dijemput melalui kepatuhan berzakat dan tangan-tangan yang saling menggenggam. Majalengka hari ini bukan sekadar kota dengan pemandangan alam yang indah, tapi kota yang sedang membangun peradaban kasih sayang. Ketika zakat bergulir, senyum anak yatim mengembang, dan kemandirian dhuafa tercipta, di situlah kemenangan sejati diraih. Mari menjadi bagian dari sejarah. Mari berzakat, untuk Majalengka yang lebih bermartabat. #MajalengkaBerzakat #ZakatMensejahterakan #BAZNASMajalengka #InspirasiKemanusiaan #UmatBerdaya
BERITA21/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Satu Tahun Majalengka Langkung Sae: Inovasi Tanpa Batas di Tengah Keterbatasan
Satu Tahun Majalengka Langkung Sae: Inovasi Tanpa Batas di Tengah Keterbatasan
Menakhodai sebuah daerah selama satu tahun bukanlah perkara mudah, terlebih di tengah tantangan anggaran yang ketat. Namun, duet kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka periode 2025–2026 membuktikan bahwa kreativitas adalah kunci. Tepat pada 20 Februari 2026, genap satu tahun perjalanan mereka membawa perubahan nyata bagi "Kota Angin". Prestasi Nasional: Gerakan Zakat Jadi Napas Pemberdayaan Bukan sekadar seremonial, setahun kepemimpinan ini ditandai dengan pencapaian prestisius di level nasional. Bupati Majalengka resmi dinobatkan sebagai Kepala Daerah "Pendukung Gerakan Zakat Indonesia". Penghargaan ini bukan sekadar piala di atas meja, melainkan simbol keberhasilan dalam: Memperkuat Ekosistem Filantropi: Mengubah zakat, infak, dan sedekah menjadi instrumen ekonomi yang progresif. Pengentasan Kemiskinan: Menjadikan dana umat sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat bawah. Transparansi & Kolaborasi: Membangun kepercayaan antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat. "Satu tahun memang singkat, tapi jejak inovasi yang ditinggalkan adalah fondasi untuk Majalengka yang jauh lebih hebat ke depannya." Mendobrak Batas dengan Langkah Kreatif Di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Majalengka tidak memilih untuk "berdiam diri". Sebaliknya, berbagai langkah out-of-the-box dihadirkan. Mulai dari optimalisasi digitalisasi layanan publik hingga penguatan kolaborasi lintas sektor yang membuat pembangunan tetap berjalan kencang tanpa harus bergantung sepenuhnya pada APBD. Visi Kedepan: Majalengka Langkung Sae Memasuki tahun kedua, tantangan tentu akan semakin besar. Namun, dengan semangat collaboration over competition, harapan untuk melihat Majalengka yang lebih maju, sejahtera, dan religius kini bukan lagi sekadar mimpi di atas kertas. #BaznasMajalengka #MajalengkaLangkungSae #SatuTahunKepemimpinan #GerakanZakatIndonesia #Majalengka
BERITA21/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Gema Ramadan 2026: BAZNAS Kobarkan Semangat "Zakat Menguatkan Indonesia" Demi Kedaulatan Bangsa
Gema Ramadan 2026: BAZNAS Kobarkan Semangat "Zakat Menguatkan Indonesia" Demi Kedaulatan Bangsa
JAKARTA Di ambang pintu Ramadhan 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi meluncurkan narasi besar yang akan menjadi motor penggerak kebaikan tahun ini: "Zakat Menguatkan Indonesia" . Bukan sekadar slogan nasional tahunan, tagline ini dicanangkan sebagai manifesto peran zakat sebagai instrumen strategi dalam membangun ketahanan di tengah tantangan zaman. Pengumuman monumental ini disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA , dalam konferensi pers yang digelar di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin (2/2/2026). Di hadapan para tokoh dan pimpinan lembaga, Kiai Noor menegaskan bahwa zakat bukan lagi sekadar ritual kewajiban, melainkan kekuatan kolektif untuk menopang martabat bangsa. Zakat Sebagai Fondasi Ketahanan Nasional Dalam orasi singkatnya, Kiai Noor menyoroti bahwa Indonesia masih dihadapkan pada dinamika kemiskinan, ketertinggalan, hingga ancaman bencana alam yang kerap menimpa. Melalui semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS ingin mengubah perspektif masyarakat agar melihat zakat sebagai solusi nyata. Ini adalah upaya nyata untuk memastikan tidak ada saudara kita yang tertinggal, baik karena kemiskinan maupun saat diterjang bencana. Kita ingin membangun Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera melalui kekuatan bersama,” ujar Kiai Noor dengan penuh optimisme. Agenda Strategis: Dari Ekonomi hingga Mitigasi Bencana Ramadhan 2026 akan menjadi momentum bagi BAZNAS untuk mengakselerasi program-program yang berdampak luas. Fokus utama BAZNAS tahun ini meliputi: Pemberdayaan Ekonomi Mustahik: Transformasi dari penerima zakat menjadi sosok mandiri secara finansial. Respons Kebencanaan & Mitigasi: Penguatan ketahanan masyarakat di wilayah rentan bencana, seperti daerah rawan banjir. Pilar Kesejahteraan Dasar: Intervensi masif di sektor pendidikan, kesehatan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial. Panggilan untuk Bersatu Lebih dari sekedar program kerja, tagline ini adalah sebuah "Call to Action" . BAZNAS mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari milenial hingga korporasi—untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bahan bakar utama untuk memperkokoh sendi-sendi kehidupan berbangsa. Dengan sinergi yang kuat, Ramadhan 1447 H diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak spiritual secara pribadi, tetapi juga menjadi tonggak sejarah di mana Indonesia bangkit lebih kuat, lebih solid, dan lebih berdaya melalui kedermawanan yang terkelola dengan baik. #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA21/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menjemput Keberkahan di Setiap Detik Ramadan 1447 H: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Majalengka
Menjemput Keberkahan di Setiap Detik Ramadan 1447 H: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Majalengka
Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Saat ini, kita sedang menapaki hari-hari suci Ramadan 1447 H / 2026 M. Suasana penuh kedamaian dan lantunan ayat suci mulai menghiasi setiap sudut Kabupaten Majalengka, membawa pesan ketenangan bagi jiwa-jiwa yang rindu akan ampunan. Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan haus, melainkan perjalanan spiritual untuk kembali menata hati. Agar ibadah kita semakin tertata dan khusyuk, BAZNAS Kabupaten Majalengka menghadirkan panduan waktu melalui Jadwal Imsakiyah dan Salat untuk wilayah Majalengka dan sekitarnya. Makna di Balik Waktu-Waktu Suci Setiap transisi waktu dalam jadwal Ramadan membawa pelajaran berharga bagi seorang mukmin: Waktu Imsak: Mengajarkan kita tentang kesiapan hati dan kedisiplinan dalam menyambut fajar ketaatan. Panggilan Azan: Adalah pengingat rindu agar kita senantiasa kembali bersujud dan merendahkan diri di hadapan Sang Pencipta. Momen Berbuka: Menjadi puncak syukur atas kekuatan yang diberikan Allah untuk menahan diri dari segala nafsu demi meraih ridha-Nya. Semangat Berbagi dan Peduli Di bulan yang mulia ini, mari kita kuatkan iman dan lembutkan jiwa. Ramadan adalah momentum terbaik untuk menumbuhkan kepedulian. Niat yang lurus dan hati yang bersih akan semakin sempurna jika dibarengi dengan aksi nyata dalam membantu sesama. "Semoga Ramadan tahun ini menggerakkan kita untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar, memperbanyak sedekah, dan menjadi tangan di atas bagi mereka yang membutuhkan." Informasi Jadwal Imsakiyah Bagi warga Kabupaten Majalengka, Anda dapat memantau jadwal harian melalui kanal resmi kami. Pastikan setiap detik ibadah Anda terencana dengan baik agar keberkahan Ramadan dapat diraih secara maksimal. Mari jalani puasa tahun ini dengan penuh semangat!#jadwalimsak #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA21/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
STUDI TIRU: SINERGI BAZNAS MAJALENGKA & BAZNAS CIREBON
STUDI TIRU: SINERGI BAZNAS MAJALENGKA & BAZNAS CIREBON
Pererat Silaturahmi, BAZNAS Majalengka Laksanakan Studi Tiru di Balai Ternak Nurul Huda Farm Cirebon CIREBON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melakukan kunjungan kerja dalam rangka Studi Tiru ke Balai Ternak Nurul Huda Farm, Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami tata kelola pemberdayaan ekonomi umat berbasis peternakan yang sukses dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Cirebon. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memimpin langsung rombongan tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Cirebon beserta pengelola Balai Ternak Nurul Huda Farm. Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Cirebon atas keterbukaan dan ilmu yang dibagikan selama kunjungan berlangsung. "Kami menghaturkan terima kasih yang mendalam kepada Ketua dan seluruh jajaran BAZNAS Kabupaten Cirebon. Kesempatan untuk melihat langsung operasional di Nurul Huda Farm ini memberikan kami perspektif baru mengenai bagaimana dana zakat dapat dikelola secara produktif melalui sektor peternakan," ujar H. Agus. Beliau juga menambahkan bahwa hasil dari studi tiru ini akan menjadi bahan evaluasi dan inspirasi bagi BAZNAS Majalengka untuk mengembangkan program serupa di wilayahnya. Menurutnya, keberhasilan Balai Ternak di Desa Tegalkarang adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara amil, peternak (mustahik), dan teknologi dapat menciptakan kemandirian ekonomi. Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi Selama kunjungan, rombongan BAZNAS Majalengka meninjau berbagai fasilitas di Nurul Huda Farm, mulai dari: Sistem manajemen pakan dan kebersihan kandang. Pola pembiayaan dan pendampingan bagi para peternak. Mekanisme pelaporan dan monitoring hasil ternak agar tetap berkelanjutan. Pihak BAZNAS Kabupaten Cirebon menyambut baik inisiatif ini dan berharap sinergi antar-BAZNAS di wilayah Jawa Barat dapat terus ditingkatkan demi mengoptimalkan kemaslahatan umat.#BAZNAS #Majalengka #Cirebon #ZakatProduktif #PemberdayaanEkonomi #NurulHudaFarm #StudiTiru #agusasrisabana #baznasmajalengka #majalengkalangkungsae #baznasmulia #baznassaemajalengka #ketuabaznasmajalengka #BTBmajalengka #ketuabaznas #zakatindonesia #zakatuntukumat #bantuanbaznas#baznasuntukumat #zakatmenguatkanindonesia #saranakeagamaanmajalengka #emanbupatimajalengka #emansuhermanmajalengka #manfaatzakat #zakatinfaqsedekah #infomajalengka #majalengkaviral #zakatmajalengka #kegiatankeagamaan #bantuansosial
BERITA21/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →