WhatsApp Icon
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
H. Idy Muzayyad: Beasiswa Vokasi BAZNAS Jadi Jalan Mustahik Menuju Kemandirian

MAJALENGKA Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menjadi salah satu langkah nyata Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat melalui peningkatan keterampilan dan akses ekonomi bagi mustahik.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam sambutannya pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang digelar di BLK Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut H. Idy Muzayyad, program vokasi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan mustahik.

Zakat Didorong untuk Memberikan Dampak Berkelanjutan

H. Idy Muzayyad menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik melalui keterampilan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi.

Melalui pelatihan vokasi, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan potensi ekonominya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk terus mentransformasikan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Kabupaten Majalengka sendiri menyasar 120 mustahik yang mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan keterampilan selama satu pekan.

Membuka Akses Mustahik ke Dunia Kerja

Dalam sambutannya, H. Idy Muzayyad juga menekankan pentingnya keterhubungan antara pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 tidak berhenti pada proses pelatihan. Program ini dibangun dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dunia usaha, KADIN, Forum HRD hingga perusahaan sebagai mitra penyalur tenaga kerja.

Keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar keterampilan yang diperoleh peserta memiliki relevansi dengan kebutuhan lapangan kerja.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam program tersebut adalah PT Shoetown Indonesia yang berperan sebagai offtaker sekaligus mitra dalam membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Dengan pola tersebut, program vokasi diharapkan mampu memperpendek jarak antara pelatihan, keterampilan, dan kesempatan kerja.

Mustahik Naik Kelas

Lebih jauh, program ini diharapkan mampu mendorong perubahan status sosial-ekonomi penerima manfaat.

Mustahik tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan, tetapi diarahkan untuk memiliki kemampuan, penghasilan dan kemandirian.

Semangat tersebut menjadi bagian dari cita-cita besar pengelolaan zakat, yakni bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu memperoleh pekerjaan yang layak, mendapatkan penghasilan halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Pada akhirnya, pemberdayaan tersebut diharapkan dapat melahirkan mustahik yang naik kelas menjadi pribadi mandiri, bahkan kelak mampu menjadi muzaki.

Kolaborasi Menjadi Kekuatan Program

H. Idy Muzayyad juga menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja.

Diperlukan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Majalengka menjadi contoh kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, serta dunia industri.

Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses menuju pekerjaan dan kemandirian ekonomi.

Dari Pelatihan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 diharapkan menjadi awal dari perjalanan baru bagi para peserta.

Pelatihan yang diberikan bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan sertifikat, melainkan menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui program ini, BAZNAS terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat—dari membantu memenuhi kebutuhan hari ini menuju upaya membangun kemandirian untuk hari esok.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Majalengka Langkung SAE, dengan masyarakat yang semakin terampil, produktif, mandiri dan berdaya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rumahnya Dilalap Api, Karno Hidayat Temukan Harapan Lewat Uluran Tangan BAZNAS Majalengka

MAJALENGKA – Di tengah duka yang masih membekas akibat musibah kebakaran yang menghanguskan rumahnya, secercah harapan hadir untuk Bapak Karno Hidayat, warga Blok Rancabolang RT 02 RW 06, Desa Pasindangan, Kecamatan Jatitujuh. Dengan didampingi sang istri, beliau datang ke Posko BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka untuk menerima bantuan kebencanaan sebagai wujud kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin, 7 September 2026, oleh Eman Suherman bersama Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut menjadi ikhtiar untuk meringankan beban keluarga yang tengah berjuang bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang datang tanpa diduga.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap ujian, Allah SWT menghadirkan jalan pertolongan. Salah satunya melalui tangan-tangan kebaikan para muzaki yang menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS agar dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Hadir Menguatkan di Saat Paling Sulit

Di Posko BTB BAZNAS Majalengka, suasana sederhana menjadi saksi pertemuan antara kepedulian dan harapan. Kehadiran Bapak Karno Hidayat bersama istrinya bukan sekadar menerima bantuan, tetapi juga menjadi gambaran bahwa tidak ada seorang pun yang seharusnya menghadapi musibah sendirian.

Bantuan kebencanaan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran yang mengubah keseharian mereka.

Zakat Menjadi Cahaya bagi Mereka yang Diuji

Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus menghadirkan respons cepat bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Amanah zakat yang dipercayakan oleh para muzaki diwujudkan menjadi bantuan nyata yang menghadirkan manfaat bagi para mustahik.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma'idah: 2)

Semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada Bapak Karno Hidayat beserta keluarga, mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan yang lebih baik, serta menjadikan setiap uluran tangan kebaikan sebagai amal yang terus mengalir pahalanya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka

Berita Terbaru

Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Cijurey
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Cijurey
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atas nama Ibu Eneng Sunengsih, warga Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas yang bertujuan mendukung pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Cijati
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Cijati
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada Neng Nia Pramiyanti, warga Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Baznas terhadap penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, agar dapat berkembang dan mandiri secara ekonomi melalui usaha yang dijalankan.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Musholla Al-Mu'min
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Musholla Al-Mu'min
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan sarana keagamaan (Saraga) kepada Musholla Al-Mu'min yang berlokasi di Desa Panjalin Lor, Kecamatan Sumberjaya. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mendukung kegiatan keagamaan dan meningkatkan fasilitas ibadah bagi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada pengurus musholla dan disambut antusias oleh warga setempat. Program Saraga ini menjadi salah satu bentuk komitmen Baznas Majalengka dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk kemaslahatan umat, khususnya dalam bidang keagamaan.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Merchandise Ulin Majalengka
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Merchandise Ulin Majalengka
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM Merchandise Ulin Majalengka yang berasal dari Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha kreatif lokal dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam memberdayakan pelaku UMKM agar terus tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Sukasari Kidul
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Sukasari Kidul
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada Ibu Yani, warga Desa Sukasari Kidul, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat serta meningkatkan perekonomian keluarga, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang dijalankan oleh Baznas Majalengka.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Dukung Kegiatan HUT SMAN 1 Majalengka
Baznas Majalengka Dukung Kegiatan HUT SMAN 1 Majalengka
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka memberikan bantuan untuk mendukung kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 1 Majalengka. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara Baznas dan lembaga pendidikan dalam mendorong kegiatan positif di kalangan pelajar, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dalam upaya bersama membangun generasi muda yang berkarakter.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan untuk Pelaku UMKM di Beberapa Kecamatan
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan untuk Pelaku UMKM di Beberapa Kecamatan
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Bantuan diberikan kepada empat pelaku usaha, yaitu: Bapak Aang dari Cijati, Kecamatan Majalengka Bapak Maman Nurjaman dari Wanajaya, Kecamatan Kasokandel Bapak Apon dari Maniis, Kecamatan Cingambul Bapak Shohibul Fadilah dari Pasar Lawas, Kecamatan Kadipaten Program ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam memberdayakan ekonomi umat dan membantu pelaku usaha kecil agar dapat terus berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan 33 Kencleng ke SMPN 3 Majalengka
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan 33 Kencleng ke SMPN 3 Majalengka
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan Surat Keputusan Unit Pengumpul Zakat (SK UPZ), petunjuk teknis (juknis), serta 33 buah kencleng kepada SMPN 3 Majalengka. Penyerahan ini ditujukan untuk mendukung pembentukan UPZ di lingkungan sekolah dengan total 1.038 siswa. Program ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial serta membiasakan budaya infak dan sedekah sejak usia sekolah.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Pendidikan kepada Warga Majalengka Wetan
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Pendidikan kepada Warga Majalengka Wetan
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada saudara Iwan Firman Sahidin, warga Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program Baznas dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Majalengka.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan Pengembalian Hasil Dana Infak dan Sedekah ke MTsN 8 Majalengka
Baznas Majalengka Serahkan Pengembalian Hasil Dana Infak dan Sedekah ke MTsN 8 Majalengka
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan pengembalian hasil pengelolaan dana infak dan sedekah kepada MTsN 8 Majalengka. Penyerahan ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas Baznas dalam mengelola dana umat yang dihimpun dari berbagai lembaga pendidikan, termasuk MTsN 8 Majalengka, sekaligus sebagai dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan madrasah.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Warga Desa Sindang
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Warga Desa Sindang
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan kepeduliannya di bidang pendidikan dengan menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada saudara Udin Saripudin, warga Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan dan mendorong semangat belajar penerima manfaat dalam menempuh pendidikannya.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan 124 Kencleng kepada K3S Palasah
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan 124 Kencleng kepada K3S Palasah
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan Surat Keputusan Unit Pengumpul Zakat (SK UPZ), petunjuk teknis (juknis), serta 124 buah kencleng kepada Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Palasah. Penyerahan ini ditujukan untuk 24 Sekolah Dasar (SD) yang berada di wilayah Kecamatan Palasah. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam memperluas jaringan pengumpulan zakat dan meningkatkan literasi zakat sejak usia dini melalui lembaga pendidikan.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan Kencleng ke SMPN 3 Jatiwangi
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan Kencleng ke SMPN 3 Jatiwangi
Majalengka – Baznas Kabupaten Majalengka terus memperluas jangkauan program zakat di lingkungan pendidikan. Kali ini, Baznas menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ), petunjuk teknis (juknis), serta kencleng infak kepada SMP Negeri 3 Jatiwangi. Sekolah yang memiliki 33 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 1.054 orang ini resmi menjadi bagian dari jaringan UPZ sekolah di bawah binaan Baznas Majalengka. Penyerahan ini merupakan langkah strategis dalam menanamkan semangat kepedulian sosial dan budaya zakat sejak dini kepada generasi muda. Melalui program ini, diharapkan para siswa dapat terbiasa berinfak secara rutin serta memahami pentingnya zakat dan infak sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan Kencleng ke SMPN 2 Ligung
Baznas Majalengka Serahkan SK UPZ, Juknis, dan Kencleng ke SMPN 2 Ligung
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan Surat Keputusan Unit Pengumpul Zakat (SK UPZ), petunjuk teknis (juknis), dan kencleng infak kepada SMPN 2 Ligung. Penyerahan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi zakat di lingkungan pendidikan, sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa dan tenaga pendidik dalam gerakan infak dan sedekah secara rutin dan terorganisir.
BERITA30/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Ketua Baznas Majalengka Lakukan Survei Ruang Kelas di SDN Trajaya III
Ketua Baznas Majalengka Lakukan Survei Ruang Kelas di SDN Trajaya III
Majalengka – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka, didampingi oleh unsur pimpinan, melaksanakan survei ruang kelas di SDN Trajaya III yang berlokasi di Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas dalam mendukung peningkatan sarana pendidikan, khususnya pada fasilitas ruang belajar yang membutuhkan perhatian, guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan RUTILAHU kepada Warga Desa Kodasari
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan RUTILAHU kepada Warga Desa Kodasari
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) kepada Ibu Devi Susilawati, warga Blok Selasa, Desa Kodasari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari komitmen Baznas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan hunian agar lebih layak, sehat, dan aman untuk ditinggali.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Majalengka Kulon
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Majalengka Kulon
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atas nama Bapak Aziez Muhammad A.R, warga Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas yang bertujuan untuk mendukung pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Beasiswa kepada Ananda Ainun Nurul Fatimah
Baznas Majalengka Salurkan Beasiswa kepada Ananda Ainun Nurul Fatimah
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada ananda Ainun Nurul Fatimah, warga Desa Mekarraharja, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program Baznas di bidang pendidikan yang bertujuan mendukung pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat terus menempuh pendidikan dengan lebih baik dan tanpa hambatan biaya.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan RUTILAHU kepada Warga Sindangwasa
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan RUTILAHU kepada Warga Sindangwasa
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) kepada Bapak Soka, warga Blok Depok, Desa Sindangwasa, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman bagi keluarga penerima manfaat.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Musholla Al-Muta’allim
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Musholla Al-Muta’allim
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan sarana keagamaan (Saraga) kepada Musholla Al-Muta’allim yang berada di lingkungan SDN Sindangpala, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Baznas terhadap peningkatan kualitas sarana ibadah dan pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah, guna menunjang pembinaan karakter dan spiritualitas peserta didik..
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →