WhatsApp Icon
Zakat Menguatkan Kemandirian: BAZNAS Majalengka Luncurkan Beasiswa Vokasi 2026 untuk 120 Mustahik

MAJALENGKA  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka berkolaborasi dengan BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka menggelar Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 bagi masyarakat penerima manfaat zakat atau mustahik.

Program yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026), tersebut menyasar sebanyak 120 mustahik. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus akses menuju dunia industri sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, beserta jajaran pimpinan, amil dan pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri yang menjadi bagian penting dalam membuka akses kerja bagi para peserta.

Zakat Produktif untuk Membuka Jalan Kemandirian

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa Program Beasiswa Vokasi 2026 merupakan hasil dari sinergi dan silaturahmi antara BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, dan BAZNAS RI.

Menurut Agus, peluang program vokasi tersebut berhasil ditangkap melalui komunikasi dan kunjungan yang sebelumnya dilakukan oleh unsur Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN ke BAZNAS RI.

“Program vokasi ini merupakan salah satu bentuk transformasi penyaluran zakat agar tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi mustahik.”

Agus menjelaskan, sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta menjalani pelatihan selama satu minggu.

Program ini juga mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pemberdayaan, mulai dari pembekalan keterampilan, peningkatan kompetensi hingga membuka peluang peserta untuk memasuki dunia kerja.

Bupati: BAZNAS Tidak Sekadar Memberikan Bantuan

Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyambut baik pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, program tersebut memiliki nilai strategis karena menghubungkan pemberdayaan masyarakat melalui zakat dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Eman menilai pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah program Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Bupati juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, dan berbagai pihak yang bersama-sama membangun jembatan antara masyarakat dengan dunia kerja.

Ia berharap pola kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Dari Mustahik Menuju Kemandirian Ekonomi

Bagi peserta, Beasiswa Vokasi BAZNAS bukan sekadar program pelatihan. Program ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membuka pintu menuju masa depan yang lebih baik.

Salah seorang penerima Beasiswa Vokasi BAZNAS, Elsa Damayanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperolehnya.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa ikut program ini. Dengan adanya pelatihan ini saya bisa mendapatkan keterampilan sekaligus kesempatan untuk bekerja.”

Elsa berharap keterampilan yang diperolehnya dapat menjadi bekal untuk mendapatkan pekerjaan dan membantu menopang perekonomian keluarga.

Kehadiran program ini menunjukkan bahwa pendayagunaan zakat dapat diarahkan untuk menjawab persoalan yang lebih mendasar, termasuk peningkatan keterampilan dan akses terhadap pekerjaan.

Zakat tidak hanya hadir untuk meringankan beban kehidupan, tetapi juga dapat menjadi wasilah atau jalan menuju keberdayaan dan kemandirian ketika dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Menguatkan Semangat Majalengka Langkung SAE

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS Majalengka 2026 menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara gerakan zakat, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.

Melalui pelatihan keterampilan dan akses menuju dunia kerja, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, memperoleh penghasilan yang halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Ikhtiar tersebut sejalan dengan semangat “Majalengka Langkung SAE”, yakni membangun masyarakat yang bukan hanya menerima bantuan, tetapi memiliki kemampuan untuk bangkit, bekerja, berpenghasilan, dan menjadi pribadi yang mandiri.

Pada akhirnya, tujuan pemberdayaan zakat bukan sekadar mengubah kondisi ekonomi mustahik, tetapi juga membuka jalan agar mereka dapat tumbuh menjadi muzaki di masa mendatang.

Dari zakat yang ditunaikan dengan ikhlas, lahir ikhtiar yang menguatkan. Dari keterampilan, terbuka peluang. Dari peluang, tumbuh kemandirian.

BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat dan Majalengka Langkung SAE.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BeasiswaVokasiBAZNAS  #PelatihanVokasi #ZakatProduktif 

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Dari Silaturahmi Menjadi Aksi, BAZNAS Majalengka Dorong Mustahik Naik Kelas Lewat Beasiswa Vokasi

MAJALENGKA Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana,S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. menegaskan bahwa Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mampu membuka jalan bagi mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Agus saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Program hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Majalengka, BAZNAS Republik Indonesia (BAZNAS RI), dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (K2UKM) Kabupaten Majalengka tersebut menyasar 120 mustahik untuk mendapatkan pembekalan keterampilan kerja sekaligus membuka akses menuju dunia industri.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa lahirnya program vokasi tersebut tidak terlepas dari proses silaturahmi dan komunikasi yang telah dibangun oleh berbagai pihak.

Menurutnya, beberapa waktu sebelumnya Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, dan KADIN melakukan kunjungan ke BAZNAS RI. Dari pertemuan dan komunikasi tersebut, terbuka peluang untuk mengembangkan program vokasi yang kemudian diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga.

“Program ini merupakan buah dari silaturahmi dan komunikasi yang kita bangun bersama. Dari pertemuan tersebut, kita menangkap peluang bagaimana zakat dapat kita arahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi para mustahik.”

Agus menilai, program vokasi menjadi salah satu bentuk nyata transformasi pengelolaan zakat. Jika sebelumnya bantuan kepada mustahik lebih banyak berorientasi pada pemenuhan kebutuhan, maka melalui program pemberdayaan, zakat dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas dan membuka kesempatan memperoleh pekerjaan.

“Vokasi ini merupakan bentuk transformasi penyaluran zakat. Kita ingin zakat tidak hanya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga menjadi jalan agar mustahik memiliki keterampilan, mendapatkan pekerjaan, memiliki penghasilan dan pada akhirnya mampu mandiri.”

Menangkap Peluang melalui Kolaborasi

Agus menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan tidak dapat dilakukan oleh BAZNAS seorang diri. Diperlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, lembaga pelatihan, dunia usaha, serta sektor industri.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dirancang tidak berhenti pada proses pelatihan. Para peserta juga diarahkan untuk memiliki akses terhadap dunia kerja melalui keterlibatan mitra industri.

Sebanyak 120 peserta akan mengikuti program dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan selama satu minggu.

Program ini turut mendapatkan dukungan dari PT Shoetown Indonesia sebagai offtaker atau mitra yang membuka peluang penyerapan tenaga kerja bagi peserta sesuai kebutuhan dan kualifikasi yang dipersyaratkan.

Bagi Agus, keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar program zakat produktif benar-benar memberikan dampak nyata.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti pada sertifikat. Yang kita harapkan adalah setelah mendapatkan keterampilan, peserta memiliki peluang untuk masuk ke dunia kerja dan memperoleh penghasilan yang halal.”

Zakat sebagai Jalan Menuju Kemandirian

Lebih jauh, Agus menjelaskan bahwa semangat utama Program Beasiswa Vokasi BAZNAS adalah mendorong perubahan pola pikir dalam pendayagunaan zakat.

Zakat, menurutnya, memiliki dimensi pemberdayaan yang sangat besar apabila dikelola secara amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui keterampilan yang diberikan, mustahik diharapkan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, memperoleh pekerjaan, membantu perekonomian keluarga, serta secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan.

“Harapan kita tentu bukan selamanya mereka menjadi penerima manfaat. Kita ingin mereka naik kelas. Hari ini sebagai mustahik, dengan ikhtiar dan pendampingan, mudah-mudahan ke depan mereka bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan bahkan menjadi muzaki.”

Menurut Agus, perubahan tersebut merupakan salah satu cita-cita besar dalam pengelolaan zakat. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki harus mampu dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat dan keberdayaan.

Karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus mendorong program-program pendayagunaan yang tidak hanya menyentuh kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat.

Menguatkan Sinergi untuk Majalengka Langkung SAE

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka, BAZNAS RI, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, PT Shoetown Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan contoh bahwa persoalan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dihadapi bersama melalui sinergi.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membuka ruang kolaborasi. BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Ketika pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan dan masyarakat bergerak bersama, insyaallah manfaatnya akan jauh lebih besar.”

Ia berharap program tersebut dapat menjadi awal dari pengembangan program vokasi yang lebih luas di Kabupaten Majalengka.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan terus berupaya menangkap berbagai peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik.

Sebab, bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun harapan, meningkatkan kemampuan, membuka kesempatan, dan mengantarkan mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan “Majalengka Langkung SAE”—sebuah masyarakat yang tumbuh melalui kepedulian, pemberdayaan, kesempatan kerja, dan kemandirian ekonomi.

Dari silaturahmi lahir kolaborasi. Dari zakat lahir pemberdayaan. Dari keterampilan terbuka kesempatan. Dan dari kesempatan, insyaallah lahir kemandirian.

Tagar

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #AgusAsriSabana #BAZNASMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BeasiswaVokasiBAZNAS #BeasiswaVokasi2026 #PelatihanVokasi #ZakatProduktif #ZakatUntukKemandirian #PemberdayaanMustahik #MustahikNaikKelas #MajalengkaMandiri #MataHati #MasyarakatCepatKerja #K2UKM #KADIN #ForumHRD #BLKCakraningrat #Majalengka #Zakat #PemberdayaanUmat

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Bupati Eman Suherman: Beasiswa Vokasi BAZNAS Buka Jalan Mustahik Menuju Dunia Kerja

MAJALENGKA – Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., memberikan apresiasi terhadap Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang dinilainya mampu menghadirkan pola pemberdayaan masyarakat yang lebih nyata melalui keterampilan dan akses terhadap dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Bupati Eman Suherman dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi kegiatan Pelatihan dan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut Bupati Eman, program yang menyasar 120 mustahik tersebut memiliki nilai strategis karena tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan penghasilan.

“Ini sangat luar biasa karena BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi memberikan bekal keterampilan supaya masyarakat bisa bekerja dan memiliki penghasilan.”

Pernyataan tersebut menjadi penekanan utama Bupati Eman dalam melihat pentingnya pengembangan program vokasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian masyarakat.

Bantuan yang Mengantarkan pada Kemandirian

Bupati Eman menilai, pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan merupakan langkah yang sangat penting. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, menurutnya, akan memberikan dampak lebih panjang apabila disertai dengan kemampuan untuk bekerja dan menghasilkan pendapatan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 dinilai menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui program tersebut, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk memiliki akses menuju dunia industri.

Pendekatan ini, menurut Bupati Eman, menjadi penting karena masyarakat membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kesempatan.

Kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, dan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sejalan dengan Program Mata Hati

Dalam sambutannya, Bupati Eman juga mengaitkan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS dengan program Mata Hati (Masyarakat Cepat Kerja) yang menjadi salah satu arah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperluas akses pekerjaan bagi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, khususnya mereka yang memiliki kemauan untuk bekerja dan meningkatkan kehidupannya.

“Kita ingin masyarakat Majalengka mendapatkan kesempatan kerja, khususnya mereka yang memang membutuhkan dan memiliki kemauan untuk bekerja.”

Karena itu, menurut Bupati, sinergi dengan BAZNAS melalui program vokasi merupakan langkah yang sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Majalengka yang mendapatkan akses terhadap pelatihan keterampilan dan kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Bupati Eman juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Program tersebut tidak hanya melibatkan BAZNAS Kabupaten Majalengka, tetapi juga BAZNAS Republik Indonesia, Dinas K2UKM Kabupaten Majalengka, KADIN, Forum HRD, lembaga pelatihan, serta dunia industri.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus dikembangkan karena persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Pemerintah memiliki peran dalam membuka kebijakan dan akses, lembaga zakat memiliki kekuatan dalam pemberdayaan, lembaga pelatihan menyiapkan kompetensi, sementara dunia industri membuka ruang bagi masyarakat untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan pola tersebut, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi benar-benar terhubung dengan kebutuhan lapangan.

Bupati Eman secara khusus mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan Forum HRD dalam membuka akses bagi peserta menuju dunia industri.

Membuka Lebih Banyak Kesempatan bagi Masyarakat

Bupati Eman berharap program Beasiswa Vokasi BAZNAS dapat terus dikembangkan sehingga cakupan penerima manfaat semakin luas.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang memiliki kemauan untuk bekerja tetapi membutuhkan keterampilan dan akses agar dapat memasuki dunia kerja.

Karena itu, pola kolaborasi yang telah dibangun melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk dikembangkan dalam berbagai bidang keterampilan lainnya.

“Kita berharap pola kolaborasi BAZNAS, pemerintah, lembaga pelatihan, dan perusahaan ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat Majalengka memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.”

Pesan tersebut sekaligus menjadi harapan agar program pemberdayaan tidak bersifat sesaat, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Majalengka.

Zakat, Keterampilan dan Masa Depan Masyarakat

Bagi Bupati Eman, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menunjukkan bahwa pengelolaan zakat dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan ketenagakerjaan.

Zakat yang dihimpun dari masyarakat kemudian diarahkan untuk memberikan manfaat melalui peningkatan kapasitas penerima manfaat.

Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu mendapatkan pekerjaan, memperoleh penghasilan yang halal, serta membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih jauh, program semacam ini diharapkan mampu menciptakan perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian.

Mustahik diberikan kesempatan untuk berkembang sehingga memiliki kemampuan untuk memperbaiki kehidupannya secara bertahap.

Bupati Resmi Membuka Program Beasiswa Vokasi

Setelah menyampaikan sambutannya, Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara resmi membuka Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., jajaran pimpinan dan amil BAZNAS, Forkopimda, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, serta perwakilan dunia industri.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menyasar 120 mustahik yang akan mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama para mitra berharap keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dan membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Bagi Bupati Eman, kolaborasi tersebut merupakan langkah positif dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang semakin produktif.

Bantuan tidak berhenti pada pemberian. Keterampilan membuka kesempatan. Kesempatan melahirkan pekerjaan. Dan pekerjaan menjadi jalan menuju kemandirian.

Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar bersama untuk mewujudkan Majalengka Langkung SAE, melalui masyarakat yang memiliki keterampilan, kesempatan kerja, penghasilan, dan masa depan yang lebih baik.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
H. Idy Muzayyad: Beasiswa Vokasi BAZNAS Jadi Jalan Mustahik Menuju Kemandirian

MAJALENGKA Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 menjadi salah satu langkah nyata Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat melalui peningkatan keterampilan dan akses ekonomi bagi mustahik.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., dalam sambutannya pada kegiatan Pelatihan dan Peluncuran Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 yang digelar di BLK Cakraningrat, Cikasarung, Kabupaten Majalengka, Senin (7/9/2026).

Menurut H. Idy Muzayyad, program vokasi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan zakat tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan yang memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan mustahik.

Zakat Didorong untuk Memberikan Dampak Berkelanjutan

H. Idy Muzayyad menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik melalui keterampilan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi.

Melalui pelatihan vokasi, para penerima manfaat tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan potensi ekonominya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat BAZNAS untuk terus mentransformasikan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang semakin luas dan berkelanjutan.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Kabupaten Majalengka sendiri menyasar 120 mustahik yang mengikuti pelatihan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, sebanyak 60 peserta mendapatkan pelatihan keterampilan selama satu pekan.

Membuka Akses Mustahik ke Dunia Kerja

Dalam sambutannya, H. Idy Muzayyad juga menekankan pentingnya keterhubungan antara pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.

Karena itu, Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 tidak berhenti pada proses pelatihan. Program ini dibangun dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari BAZNAS, pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dunia usaha, KADIN, Forum HRD hingga perusahaan sebagai mitra penyalur tenaga kerja.

Keterlibatan dunia industri menjadi bagian penting agar keterampilan yang diperoleh peserta memiliki relevansi dengan kebutuhan lapangan kerja.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam program tersebut adalah PT Shoetown Indonesia yang berperan sebagai offtaker sekaligus mitra dalam membuka akses penyaluran tenaga kerja bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan.

Dengan pola tersebut, program vokasi diharapkan mampu memperpendek jarak antara pelatihan, keterampilan, dan kesempatan kerja.

Mustahik Naik Kelas

Lebih jauh, program ini diharapkan mampu mendorong perubahan status sosial-ekonomi penerima manfaat.

Mustahik tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan, tetapi diarahkan untuk memiliki kemampuan, penghasilan dan kemandirian.

Semangat tersebut menjadi bagian dari cita-cita besar pengelolaan zakat, yakni bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan keterampilan yang dimiliki, para peserta diharapkan mampu memperoleh pekerjaan yang layak, mendapatkan penghasilan halal, serta secara bertahap meningkatkan taraf kehidupannya.

Pada akhirnya, pemberdayaan tersebut diharapkan dapat melahirkan mustahik yang naik kelas menjadi pribadi mandiri, bahkan kelak mampu menjadi muzaki.

Kolaborasi Menjadi Kekuatan Program

H. Idy Muzayyad juga menegaskan bahwa pemberdayaan mustahik tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja.

Diperlukan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak yang lebih luas.

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 di Majalengka menjadi contoh kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka, Dinas K2UKM, KADIN, Forum HRD, BLK Cakraningrat, serta dunia industri.

Sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses menuju pekerjaan dan kemandirian ekonomi.

Dari Pelatihan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

Program Beasiswa Vokasi BAZNAS 2026 diharapkan menjadi awal dari perjalanan baru bagi para peserta.

Pelatihan yang diberikan bukan sekadar kegiatan untuk mendapatkan sertifikat, melainkan menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui program ini, BAZNAS terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat—dari membantu memenuhi kebutuhan hari ini menuju upaya membangun kemandirian untuk hari esok.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Majalengka Langkung SAE, dengan masyarakat yang semakin terampil, produktif, mandiri dan berdaya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka
Rumahnya Dilalap Api, Karno Hidayat Temukan Harapan Lewat Uluran Tangan BAZNAS Majalengka

MAJALENGKA – Di tengah duka yang masih membekas akibat musibah kebakaran yang menghanguskan rumahnya, secercah harapan hadir untuk Bapak Karno Hidayat, warga Blok Rancabolang RT 02 RW 06, Desa Pasindangan, Kecamatan Jatitujuh. Dengan didampingi sang istri, beliau datang ke Posko BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Majalengka untuk menerima bantuan kebencanaan sebagai wujud kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin, 7 September 2026, oleh Eman Suherman bersama Tim BTB BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan tersebut menjadi ikhtiar untuk meringankan beban keluarga yang tengah berjuang bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang datang tanpa diduga.

“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap ujian, Allah SWT menghadirkan jalan pertolongan. Salah satunya melalui tangan-tangan kebaikan para muzaki yang menitipkan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS agar dapat sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Hadir Menguatkan di Saat Paling Sulit

Di Posko BTB BAZNAS Majalengka, suasana sederhana menjadi saksi pertemuan antara kepedulian dan harapan. Kehadiran Bapak Karno Hidayat bersama istrinya bukan sekadar menerima bantuan, tetapi juga menjadi gambaran bahwa tidak ada seorang pun yang seharusnya menghadapi musibah sendirian.

Bantuan kebencanaan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak keluarga serta menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan setelah musibah kebakaran yang mengubah keseharian mereka.

Zakat Menjadi Cahaya bagi Mereka yang Diuji

Melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kabupaten Majalengka terus menghadirkan respons cepat bagi masyarakat yang tertimpa bencana. Amanah zakat yang dipercayakan oleh para muzaki diwujudkan menjadi bantuan nyata yang menghadirkan manfaat bagi para mustahik.

Sebagaimana firman Allah SWT:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma'idah: 2)

Semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada Bapak Karno Hidayat beserta keluarga, mengganti setiap kehilangan dengan keberkahan yang lebih baik, serta menjadikan setiap uluran tangan kebaikan sebagai amal yang terus mengalir pahalanya.

08/09/2026 | Kontributor: Humas BTB Baznas Majalengka

Berita Terbaru

Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Ongkos Pulang kepada Bapak Mumuh
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Ongkos Pulang kepada Bapak Mumuh
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan ongkos pulang kepada Bapak Mumuh untuk kembali ke kampung halamannya di Sukasari, Desa Cibereum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial Baznas terhadap warga yang membutuhkan, khususnya dalam membantu proses pemulangan ke daerah asal demi keberlangsungan hidup yang lebih layak.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Beasiswa Pendidikan kepada Ananda Shefira Mahardika
Baznas Majalengka Salurkan Beasiswa Pendidikan kepada Ananda Shefira Mahardika
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan kepada ananda Shefira Mahardika, warga Desa Sindangwasa, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program Baznas di bidang pendidikan yang bertujuan mendukung generasi muda berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Majalengka Wetan
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Majalengka Wetan
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atas nama Ai Septikawati, warga Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan usaha kecil serta meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan.
BERITA29/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Girimulya
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Girimulya
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atas nama Bapak Udin Miftahudin, warga Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas yang bertujuan mendukung pelaku usaha kecil agar dapat mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
BERITA28/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Terima Setoran Infak dan Sedekah Program Gema Insan dari Tiga SD di Malausma
Baznas Majalengka Terima Setoran Infak dan Sedekah Program Gema Insan dari Tiga SD di Malausma
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menerima setoran infak dan sedekah dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam Program Gerakan Masyarakat Cinta Zakat, Infak, dan Sedekah (Gema Insan). Setoran diterima dari tiga sekolah di Kecamatan Malausma, yaitu: SDN Malausma II SDN Buninagara II SDN Ciranca III Program ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian dan kebiasaan bersedekah sejak dini di lingkungan pendidikan, serta memperkuat sinergi antara Baznas dan lembaga pendidikan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA28/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Majalengka Kulon
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Majalengka Kulon
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atas nama Bapak Andi Trisandi, warga Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas yang bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
BERITA28/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Pimpinan Baznas Majalengka Hadiri Pelantikan Pengurus HAMIDA dan F-MADINAH Kabupaten Majalengka
Pimpinan Baznas Majalengka Hadiri Pelantikan Pengurus HAMIDA dan F-MADINAH Kabupaten Majalengka
Majalengka – Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka yang diwakili oleh Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV turut menghadiri kegiatan pelantikan dewan pengurus Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) dan Forum Madrasah Diniyah (F-MADINAH) Koordinator Kabupaten Majalengka Masa Khidmat 2025–2028. Kehadiran pimpinan Baznas dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap peran strategis organisasi keagamaan dalam pembinaan umat, penguatan pendidikan diniyah, serta sinergi kelembagaan untuk pembangunan keagamaan di Kabupaten Majalengka.
BERITA24/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan untuk Kegiatan Ormas Prabu Kebangkitan Nusantara
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan untuk Kegiatan Ormas Prabu Kebangkitan Nusantara
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan untuk mendukung kegiatan organisasi kemasyarakatan Prabu Kebangkitan Nusantara Kabupaten Majalengka. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi Baznas dengan elemen masyarakat dalam upaya mendorong kegiatan sosial, kebudayaan, dan pemberdayaan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
BERITA23/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Ponpes Ath-Thohariyyah
Baznas Majalengka Serahkan Bantuan Sarana Keagamaan ke Ponpes Ath-Thohariyyah
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan sarana keagamaan (Saraga) kepada Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah yang berlokasi di Desa Kepuh, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Baznas terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan peningkatan fasilitas ibadah di lingkungan pesantren, guna menunjang kenyamanan santri dalam menjalankan kegiatan belajar dan beribadah.
BERITA23/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan untuk Kegiatan HAMIDA Majalengka
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan untuk Kegiatan HAMIDA Majalengka
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan untuk mendukung kegiatan Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Majalengka yang berasal dari Desa Tajur, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Baznas terhadap kegiatan keagamaan dan kebersamaan para alumni pesantren, sekaligus mendorong peran aktif ormas keagamaan dalam pembangunan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.
BERITA23/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Baznas Majalengka Lakukan Survei RUTILAHU ke Rumah Marbot Masjid di Maja
Baznas Majalengka Lakukan Survei RUTILAHU ke Rumah Marbot Masjid di Maja
Majalengka – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka melaksanakan survei lokasi dalam rangka program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) ke rumah Bapak Nana, yang merupakan marbot masjid, di Blok Haurduni, Desa Maja Utara, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka. Survei ini dilakukan untuk menilai kondisi tempat tinggal dan memastikan kelayakan penerima manfaat sebelum proses bantuan perbaikan rumah diberikan sesuai ketentuan program RUTILAHU Baznas.
BERITA23/07/2025 | Mahmud Abdur Rohman
Penyerahan Bantuan Sarana Keagamaan
Penyerahan Bantuan Sarana Keagamaan
Ketua Dewan Pengawas Baznas Kab Majalengka, Drs. N. Nursiwandjaya, M.Si menyerahkan perlengkapan ibadah Alquran, Sajadah, Mukena, Sarung Untuk yayasan ponpes miftahul huda ds cimuncang kec malausma
BERITA21/07/2025 | Iwan S Anwar
Penyerahan Bantuan kegiatan Program Replikasi Kampung Zakat berbasis Desa Oleh UPZ Heubeulisuk
Penyerahan Bantuan kegiatan Program Replikasi Kampung Zakat berbasis Desa Oleh UPZ Heubeulisuk
Penyerahan Bantuan kegiatan Program Replikasi Kampung Zakat berbasis Desa Oleh UPZ Heubeulisuk Majalengka — Penyerahan bantuan Kegiatan program Replikasi Kampung Zakat berbasis Desa.dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sekretariat Baznas Kabupaten Majalengka, Bapak Iwan S. Anwar, pada hari Jumat, 23 Juni 2025. Acara penyerahan secara langsung dan dihadiri oleh perwakilan penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari upaya Baznas Majalengka untuk memperkuat peran zakat dalam pembangunan desa melalui pemberdayaan masyarakat secara langsung. Program Replikasi Kampung Zakat sendiri bertujuan untuk menjadikan desa sebagai pusat pengembangan ekonomi dan sosial berbasis nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah. Dalam kegiatan ini, bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi kriteria mustahik, baik dalam bentuk modal usaha, bantuan pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan dasar lainnya. Bapak Iwan S. Anwar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran zakat dalam pembangunan desa yang mandiri dan berdaya saing. “Kami berharap, melalui program ini, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat zakat dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan sosial,” ujarnya. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Heubeulisuk dapat berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan zakat yang produktif dan tepat sasaran.
BERITA23/06/2025 | Robi Ferdian
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Gandu
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Gandu
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Gandu Majalengka — Dalam upaya mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, Baznas Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kali ini, bantuan diberikan kepada Nyai Sri, warga Desa Gandu, Kecamatan Dawuan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bapak Haji Agus Asri Sabana, selaku perwakilan Pimpinan Baznas Majalengka, pada Senin, 23 Juni 2025. Bantuan ini merupakan bagian dari program Baznas untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha kecil di pedesaan. Dalam sambutannya, Bapak Haji Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Baznas terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam mengembangkan usaha. “Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung usaha yang sedang dijalankan,” ujarnya. Nyai Sri selaku penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Baznas. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meningkatkan usahanya dan memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarganya.
BERITA23/06/2025 | Robi Ferdian
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Operasi Katarak ke Dinas Kesehatan
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Operasi Katarak ke Dinas Kesehatan
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Operasi Katarak ke Dinas Kesehatan Majalengka — Dalam rangka mendukung program kesehatan masyarakat, Baznas Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan untuk pelaksanaan operasi katarak massal kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, pada Senin, 23 Juni 2025. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Pelaksana Baznas Majalengka, Bapak Uuh, kepada perwakilan Dinas Kesehatan. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Baznas terhadap program Bulan Gerakan Bebas Katarak Serentak, yang akan digelar keesokan harinya. Kegiatan operasi katarak ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 24 Juni 2025, bertempat di RSUD Majalengka, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara ini juga rencananya akan dihadiri oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., serta jajaran terkait lainnya. Dalam sambutannya, Bapak Uuh menyampaikan bahwa Baznas berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. “Katarak merupakan salah satu penyebab kebutaan yang masih banyak ditemui di masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujarnya. Program operasi katarak ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya untuk mendapatkan tindakan medis.
BERITA23/06/2025 | Robi Ferdian
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM Kepada Warga Desa Dawuan
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM Kepada Warga Desa Dawuan
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM Kepada Warga Desa Dawuan Majalengka, Jumat 20 Juni 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kali ini, bantuan untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) disalurkan kepada Ipan Napisah, warga Desa Dawuan, Kecamatan Dawuan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bapak Haji Agus Asri Sabana selaku perwakilan Pimpinan Baznas Majalengka. Bantuan yang diberikan merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas yang bertujuan untuk mendorong kemandirian usaha masyarakat kurang mampu, khususnya di sektor UMKM. Diharapkan, bantuan ini dapat digunakan oleh penerima untuk mengembangkan usaha kecil yang tengah dirintis, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Dalam sambutannya, Haji Agus Asri Sabana menyampaikan bahwa Baznas akan terus berupaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran. “Kami ingin bantuan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menjadi pijakan awal menuju usaha yang lebih mapan dan berkelanjutan,” ujarnya. Ipan Napisah, selaku penerima bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Baznas. Ia berharap dengan adanya dukungan ini, usahanya dapat berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi keluarganya serta masyarakat sekitar.
BERITA20/06/2025 | Robi Ferdian
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan SARAGA untuk Mushola Husnul Khotimah di Desa Sukakerta
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan SARAGA untuk Mushola Husnul Khotimah di Desa Sukakerta
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan SARAGA untuk Mushola Husnul Khotimah di Desa Sukakerta Majalengka — Pada Jumat, 20 Juni 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan melalui program SARAGA Sarana Keagamaan untuk mendukung pembangunan Mushola Husnul Khotimah yang terletak di Desa Sukakerta, Kecamatan Kertajati. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua III Baznas Majalengka, Bapak Embed Humbed, kepada perwakilan penerima bantuan dari pihak pengelola mushola. Acara berlangsung dengan khidmat dan disambut hangat oleh warga serta tokoh masyarakat setempat. Program SARAGA merupakan inisiatif Baznas yang bertujuan membantu pembangunan dan perbaikan sarana ibadah seperti masjid dan mushola di wilayah Kabupaten Majalengka. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan Mushola Husnul Khotimah, sehingga segera bisa digunakan oleh masyarakat untuk beribadah dan kegiatan keagamaan lainnya. Dalam sambutannya, Bapak Embed Humbed menyampaikan bahwa Baznas terus berkomitmen dalam mendukung pengembangan sarana ibadah demi kenyamanan umat dalam beribadah. “Semoga bantuan ini bisa menjadi berkah dan membawa manfaat bagi warga Desa Sukakerta,” ujar beliau. Pihak pengelola mushola mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Baznas Majalengka. Mereka berharap pembangunan mushola dapat segera selesai dan menjadi pusat kegiatan spiritual masyarakat sekitar.
BERITA20/06/2025 | Robi Ferdian
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Gunungsari
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Gunungsari
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Warga Desa Gunungsari Majalengka — Baznas Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung pelaku usaha kecil melalui program bantuan UMKM. Pada Jumat, 20 Juni 2025, bantuan disalurkan kepada Ani Iryani, warga Desa Gunungsari, Kecamatan Kasokandel. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Staf Baznas Majalengka, Bapak Dona, langsung kepada penerima bantuan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu agar lebih mandiri dan produktif. Program bantuan UMKM ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya, baik dari segi modal usaha maupun peningkatan kapasitas produksi. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan usaha Ani Iryani dapat berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Dona menyampaikan bahwa Baznas akan terus menyalurkan dana zakat dan infak dari masyarakat secara tepat sasaran. “Kami ingin membantu masyarakat agar dapat mandiri secara ekonomi, khususnya para pelaku usaha kecil yang memiliki semangat untuk berkembang,” ungkapnya. Ani Iryani mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan berharap usahanya dapat terus maju dan bermanfaat bagi keluarganya serta masyarakat sekitar.
BERITA20/06/2025 | Robi Ferdian
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan SARAGA ke Masjid Al Muhajirin Desa Kadipaten
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan SARAGA ke Masjid Al Muhajirin Desa Kadipaten
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan SARAGA ke Masjid Al Muhajirin Desa Kadipaten Majalengka — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan keagamaan melalui program SARAGA Sarana Keagamaan. Kali ini, bantuan diserahkan kepada Masjid Al Muhajirin yang berlokasi di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Staf Baznas Majalengka, Bapak Iwan, kepada perwakilan pengurus masjid pada Kamis, 19 Juni 2025. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat di halaman masjid dan dihadiri oleh warga setempat serta tokoh masyarakat. Program SARAGA merupakan salah satu program unggulan Baznas yang bertujuan mendukung peningkatan kualitas sarana ibadah dan kegiatan dakwah di lingkungan masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan perbaikan fasilitas masjid, pengadaan perlengkapan ibadah, maupun mendukung kegiatan keagamaan lainnya. Dalam keterangannya, Bapak Iwan menyampaikan bahwa Baznas Majalengka akan terus berkomitmen dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara adil dan bermanfaat. “Kami berharap bantuan ini dapat mendukung aktivitas masjid serta memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat,” ujarnya. Pengurus Masjid Al Muhajirin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan berharap kerja sama dengan Baznas bisa terus berlanjut demi kemaslahatan umat.
BERITA19/06/2025 | Robi Ferdian
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Pedagang Cilok Keliling di Desa Cimeong
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Pedagang Cilok Keliling di Desa Cimeong
Baznas Majalengka Salurkan Bantuan UMKM kepada Pedagang Cilok Keliling di Desa Cimeong Majalengka, 12 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka kembali menyalurkan bantuan ekonomi produktif kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bantuan kali ini diberikan kepada Eman Sulaeman, seorang pedagang cilok keliling asal Desa Cimeong, Kecamatan Banjaran. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Baznas Majalengka pada Rabu (11/6), disaksikan oleh perangkat desa dan warga setempat. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi Baznas yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui dukungan modal usaha. Mendorong Kemandirian Ekonomi Ketua Baznas Majalengka, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. "Kami tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga berupaya mendorong masyarakat agar bisa mandiri secara ekonomi. Melalui program bantuan UMKM ini, kami berharap Pak Eman bisa mengembangkan usahanya dan meningkatkan penghasilan keluarga," ujar perwakilan Baznas. Usaha Kecil dengan Semangat Besar Eman Sulaeman, penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Selama ini, ia menjalani profesi sebagai pedagang cilok keliling dengan penghasilan yang tidak menentu, terutama saat cuaca buruk atau pada hari-hari sepi pembeli. "Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Rencananya akan saya gunakan untuk membeli perlengkapan tambahan seperti gerobak yang lebih baik dan bahan baku agar usaha saya bisa lebih lancar," ungkap Eman dengan haru. Program Berkelanjutan Baznas Majalengka menjelaskan bahwa program bantuan UMKM ini tidak hanya berhenti pada penyaluran modal, tetapi juga mencakup pendampingan usaha. Penerima bantuan akan mendapatkan pembinaan, pelatihan dasar manajemen usaha, dan pemantauan berkala agar dana yang diberikan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran. Dengan disalurkannya bantuan kepada Eman Sulaeman, Baznas Majalengka berharap lebih banyak masyarakat yang terinspirasi untuk memanfaatkan potensi usaha mikro di lingkungannya dan memperkuat ekonomi lokal.
BERITA12/06/2025 | Robi Ferdian
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →