WhatsApp Icon
Tunaikan Janji, BAZNAS Majalengka Kembali Sambangi Pak Hendrik Salurkan Bantuan Uang Tunai

MAJALENGKA (10 Juni 2026)  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka membuktikan komitmennya untuk terus mendampingi mustahik yang tertimpa musibah hingga pulih. Melalui Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Eman Suherman, S.Pd.I., kembali mendatangi langsung kediaman Bapak Hendrik di Blok Sindangkasih RT 03 RW 01, Desa Ciranjeng, Kecamatan Cingambul, pada Selasa (09/06/2026) untuk menyerahkan bantuan lanjutan berupa uang tunai.

Langkah ini merupakan pemenuhan janji kemanusiaan BAZNAS setelah sepekan sebelumnya menyalurkan bantuan darurat berupa sembako. Kehadiran tim BTB di lokasi disambut dengan haru oleh Pak Hendrik, seorang ayah yang kini berjuang sendirian demi masa depan kedua anaknya pasca-musibah kebakaran besar yang menghanguskan rumah mereka.

Membasuh Air Mata, Menyampaikan Salam Hangat Pemimpin

Bantuan uang tunai yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki ini dialokasikan khusus untuk membantu pemulihan kebutuhan dasar keluarga, terutama keperluan seragam dan perlengkapan sekolah anak-anak Pak Hendrik yang seluruhnya hangus tak tersisa pada kebakaran akhir Mei lalu.

Dalam kesempatan yang penuh berkah tersebut, Eman Suherman juga menyampaikan pesan mendalam dan salam hangat dari Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka serta Bupati Majalengka yang tidak bisa hadir secara langsung di lokasi karena sedang menunaikan agenda penting kedinasan lainnya.

"Kami menyampaikan salam takzim dan permohonan maaf dari Bapak Ketua BAZNAS serta Bapak Bupati Majalengka karena belum bisa hadir langsung menemui Pak Hendrik. Walau saat ini ruang dan waktu membatasi, doa dan kepedulian beliau berdua selalu menyertai. Kehadiran kami di sini merupakan bukti nyata dari tanggung jawab dan wujud nyata kasih sayang mereka sebagai pemimpin yang selalu memikirkan kondisi warganya," tutur Eman Suherman, S.Pd.I., dengan penuh khidmat.

Dengan bantuan tunai ini, diharapkan kedua anak Pak Hendrik yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dapat segera membeli pakaian seragam, buku, dan alat tulis baru, sehingga mereka tidak perlu berlama-lama larut dalam kesedihan dan bisa kembali memupuk asa di sekolah.

Apresiasi dan Sinergi Lintas Sektor di Lapangan

Kehadiran dan gerak cepat Tim BTB BAZNAS Majalengka di lapangan mendapat apresiasi mendalam dari pihak Pemerintah Desa Ciranjeng serta Pemerintah Kecamatan Cingambul. Penyerahan bantuan ini turut dikawal dan didampingi langsung oleh Bapak Budi Nirwana (MP Cingambul), Kasie Kesra Pemdes Ciranjeng, Tim Tagana Dinas Sosial, Satpol PP Kecamatan, serta Tokoh Masyarakat setempat.

Merespons aksi nyata dan kepedulian BAZNAS, perwakilan Tokoh Masyarakat Cingambul menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan kepada salah satu warganya.

"Atas nama masyarakat Cingambul, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada BAZNAS Majalengka. Gerak cepat ini laksana oase di tengah gurun bagi Pak Hendrik. BAZNAS tidak hanya memberi bantuan fisik, tapi juga mengembalikan senyum dan harapan anak-anak yatim ini untuk bisa sekolah lagi. Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT," ungkap salah seorang Tokoh Masyarakat dengan mata berkaca-kaca.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh Bapak Budi Nirwana selaku perwakilan dari pihak Kecamatan Cingambul yang memuji pola penanganan bencana yang dilakukan secara cepat dan tuntas oleh BAZNAS.

"Kami dari jajaran kewilayahan Kecamatan Cingambul sangat mengapresiasi kinerja luar biasa dari BTB BAZNAS Majalengka. Minggu lalu datang membawa sembako, hari ini langsung datang lagi menepati janji memberikan bantuan tunai untuk seragam anak-anak. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan. Ini bukti bahwa koordinasi antara ulama, umara, dan lembaga amil berjalan sangat sehat demi mengayomi masyarakat," tegas Bapak Budi Nirwana.

Zakat sebagai Jembatan Kasih Sayang

Senyum yang kembali terukir di wajah keluarga Pak Hendrik menjadi bukti nyata betapa besarnya mukjizat dari zakat yang dikelola secara cepat dan tepat sasaran. Sinergi antara umara (pemerintah daerah), ulama, lembaga amil, dan elemen masyarakat merupakan pilar utama dalam mewujudkan masyarakat Majalengka yang tangguh, peduli, dan berkarakter.

Kami menghaturkan jazakumullah khairan katsiran kepada seluruh muzaki yang senantiasa menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Harta yang Anda titipkan telah menjelma menjadi senyum, harapan, dan berkah yang menyelimuti kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keberkahan, dan melipatgandakan rezeki bagi kita semua. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASTanggapBencana #BTBMajalengka #CingambulPeduli #ZakatMensejahterakan #SenyumMustahik #BerkahZakat #PemimpinPeduli #SinergiKemanusiaan #CiranjengBangkit

10/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Langkah Cepat di Tengah Lelah: Kisah Hangat BAZNAS Majalengka Antar Sembako untuk Nenek Ipoh yang Nyaris Kehilangan Tempat Berteduh

MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan paket sembako untuk Nenek Ipoh (79), seorang lansia yang tinggal di hunian memprihatinkan di Blok Kliwon RT 01 RW 05, Desa Wangkelang, Kecamatan Cingambul, pada Selasa (9/6/2026). Langkah cepat ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam meringankan beban mustahik di wilayah Majalengka.

Nenek Ipoh diketahui hidup dalam kondisi yang sangat membutuhkan uluran tangan. Rumah tinggalnya saat ini dalam kondisi lapuk dan nyaris ambruk, sehingga sangat membahayakan keselamatan dirinya.

Estafet Kebaikan di Tengah Padatnya Program

Penyaluran bantuan ini dilakukan secara estafet oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman, S.Pd.I., melalui tim BTB Kecamatan Cingambul. Paket sembako tersebut diserahkan sesaat setelah tim menyelesaikan prosesi penyerahan bantuan untuk Bapak Hendrik, warga korban musibah kebakaran di Desa Ciranjeng, Kecamatan Cingambul.

Di tengah padatnya jadwal penanganan bencana dan pendistribusian bantuan, BAZNAS Majalengka terus bergerak cepat memastikan amanah para muzakki sampai kepada mereka yang berhak menerima.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya karena tidak bisa langsung menemui Nenek Ipoh di kediamannya. Namun, hal ini bukan mengurangi rasa hormat kami, melainkan karena saat ini tim kami sudah ditunggu oleh warga yang membutuhkan di Kecamatan Lemahsugih," ujar Eman Suherman saat menyerahkan paket bantuan kepada Tim BTB Kecamatan Cingambul.

Komitmen Menuju Majalengka yang Diridhai Allah

Melalui sinergi yang kuat antara BAZNAS Kabupaten dan tim di tingkat kecamatan, bantuan pangan tersebut akhirnya berhasil diantarkan langsung ke kediaman Nenek Ipoh. BAZNAS Majalengka berharap bantuan stimulan ini dapat menyambung keperluan pokok sehari-hari Nenek Ipoh serta mendatangkan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Semoga kepedulian yang terus digulirkan ini menjadi wasilah turunnya keberkahan bagi Kabupaten Majalengka, sekaligus mengetuk pintu hati para dermawan untuk saling bahu-membahu membantu sesama yang sedang kesulitan.

Jazakumullah khairan katsiran kepada para muzakki dan munfiq yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASTanggapBencana #CingambulPeduli #ZakatTumbuhBermanfaat #KemanusiaanIslami

10/06/2026 | Kontributor: Media BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Tinjau Rumah Tak Layak Huni Ibu Empin Supinah di Babakansari, Upayakan Rumah Layak yang Berkah

MAJALENGKA, Selasa (9/6/2026)  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bergerak cepat menyahuti rintihan asnaf dan merespons laporan masyarakat terkait adanya warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan. Demi memastikan penyaluran amanah zakat yang tepat sasaran, Tim Media BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, mendatangi langsung lokasi hunian Ibu Empin Supinah di Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka pada Selasa (9/6).

Langkah ini diambil guna melakukan survei dan verifikasi faktual atas ajuan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB). Dalam peninjauan ini, Tim BAZNAS didampingi langsung oleh Kepala Desa Babakansari beserta Kasie Ekbang setempat untuk melihat dari dekat kondisi nyata di lapangan.

Kondisi Rumah yang Menyayat Hati dan Menguji Kepedulian

Menyaksikan kondisi tempat tinggal Ibu Empin Supinah, siapapun akan terenyuh. Rumah yang sejatinya menjadi tempat bernaung dan beribadah itu kini sudah tidak bisa lagi dihuni karena kondisinya sangat kritis dan dikhawatirkan ambruk sewaktu-waktu. Guna menyambung hidup dengan aman, Ibu Empin terpaksa menumpang di rumah anaknya yang berada tepat di sebelah bangunan rapuh tersebut.

"Kondisi fisik bangunan tampak sangat lapuk, tanpa langit-langit, dan mengalami kerusakan parah di bagian atap. Bahkan, ketinggian terasnya hanya sekitar 170 cm, sehingga tim yang datang harus membungkuk dan berhati-hati saat hendak masuk ke area rumah," ujar Eman Suherman saat menggambarkan kondisi di lokasi.

Lebih memprihatinkan lagi, di dalam rumah yang sempit itu tidak terdapat fasilitas kamar mandi yang layak. Untuk keperluan memasak, area dapur terpaksa disatukan berdampingan dengan ruang lain yang hanya disekat menggunakan bekas baliho. Sebuah pemandangan yang mengetuk pintu kepedulian kita bersama untuk segera mengulurkan tangan membantu sesama muslim yang sedang kesulitan.

Ikhtiar BAZNAS: Menghidupkan Semangat Gotong Royong dan Swadaya

Mewakili BAZNAS Kabupaten Majalengka, Eman Suherman menegaskan komitmen lembaga untuk hadir menjadi jembatan kebaikan bagi kaum dhuafa, termasuk Ibu Empin. Namun, ia juga mengingatkan bahwa bantuan RLHB ini bersifat stimulan dan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan tuntas tanpa hambatan.

Dalam pertemuan tersebut, Eman menyampaikan bahwa survei dan verifikasi ini sangat krusial untuk mengukur beberapa indikator daya dukung mutlak. Indikator tersebut di antaranya adalah kepemilikan dana tambahan mandiri atau ketersediaan stok material awal milik mustahik (seperti batu, semen, bata, pasir, atau kayu).

Selain kesiapan mandiri dari mustahik, BAZNAS Majalengka juga menekankan pentingnya komitmen dari pihak pemerintah desa setempat.

"Kami harus memastikan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Desa untuk menggalang swadaya masyarakat serta menggerakkan kembali budaya gotong royong dalam proses pembangunan fisik rumah Ibu Empin nantinya. Hal ini penting dilakukan agar para penerima manfaat benar-benar mendapatkan rumah yang layak huni, bukan malah menjadi telantar akibat pembangunan yang tidak tuntas atau terbengkalai karena kendala keuangan di tengah jalan," tegas Eman.

Komitmen Mewujudkan Kesejahteraan yang Merata

Melalui program RLHB ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap tidak hanya sekadar membangun dinding dan atap, melainkan juga membangun kembali martabat, kenyamanan ibadah, dan senyum kebahagiaan di wajah para mustahik. Sinergi antara dana zakat, infak, sedekah (ZIS), kepedulian pemerintah desa, serta semangat gotong royong warga diharapkan menjadi kunci utama dalam menyukseskan program kemaslahatan umat ini.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #RumahLayakHuni #ZakatMenyejahterakanUmat #PeduliDhuafa #BantarujegPeduli

10/06/2026 | Kontributor: Media BTB Baznas Majalengka
BAZNAS Majalengka Apresiasi Capaian Opini WTP 13 Kali Berturut-turut Pemkab Majalengka

MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka atas keberhasilan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Penghargaan bergengsi ini diraih atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Ucapan selamat tersebut disampaikan langsung oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka kepada Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Prestasi luar biasa ini menandai keberhasilan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam mempertahankan predikat WTP selama 13 kali berturut-turut.

"Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Majalengka mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bapak Bupati Drs. H. Eman Suherman, M.M., dan seluruh jajaran Pemkab Majalengka. Pencapaian 13 kali berturut-turut ini adalah bukti nyata komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Konsistensi Menuju Majalengka yang Transparan dan Akuntabel

Pencapaian WTP ini bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan dari pengelolaan keuangan daerah yang bersih dan bertanggung jawab. Dalam pandangan Islam, sifat amanah dan transparan merupakan pilar utama dalam kepemimpinan, dan Pemkab Majalengka dinilai telah menunjukkan konsistensi tersebut dengan sangat baik dari tahun ke tahun.

BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan seperti BAZNAS dapat terus berjalan beriringan. Pengelolaan daerah yang akuntabel diyakini akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mengoptimalkan berbagai program kemaslahatan umat.

Harapan untuk Pelayanan Terbaik dan Majalengka Langkung SAE

Menutup pernyataannya, pihak BAZNAS mendoakan agar prestasi mulia ini menjadi suntikan semangat dan keberkahan bagi seluruh aparatur pemerintah di lingkungan Kabupaten Majalengka.

Semoga capaian ini semakin memperkuat komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta membawa keberkahan dalam mewujudkan Kabupaten Majalengka yang lebih maju, sejahtera, dan Langkung SAE (Sae, Aman, Eksis) di bawah rida Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #WTBPemkabMajalengka #MajalengkaBerkah #TataKelolaAmanah #ZakatTumbuhBermanfaat

10/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Bantuan Biaya Kesehatan Bagi Warga Cideres yang Alami Sakit Menahun

Wujud Kepedulian Ummat Melalui Dana Zakat, Infak, dan Sedekah untuk Meringankan Beban Mustahik

MAJALENGKA, BAZNAS Sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan syiar Islam dalam meringankan beban sesama, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan biaya kesehatan kepada dua warga Blok Bojong, Desa Cideres, Kecamatan Kadipaten yang tengah diuji dengan sakit menahun. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Majalengka pada Selasa (9/6/2026).

Bantuan asnaf miskin/fi sabilillah ini diberikan kepada Saudari Dila yang kini tengah berjuang melawan gangguan kerusakan saraf, serta Ibu Entar yang mengalami komplikasi penyakit serius. Mengingat kondisi fisik kedua penerima manfaat yang tidak memungkinkan untuk hadir secara langsung, penyerahan dana kebajikan ini diwakili oleh pihak keluarga terdekat. Bantuan untuk Dila diterima oleh Bapak Dian selaku pamannya, sementara bantuan untuk Ibu Entar diterima oleh Yogi selaku anak kandungnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan ini merupakan amanah dari para muzakki dan munfik di Kabupaten Majalengka yang dikelola secara profesional demi kemaslahatan ummat, khususnya dalam pilar Majalengka Sehat. Beliau berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban operasional pengobatan dan menjadi wasilah kesembuhan bagi para mustahik.

"Alhamdulillah, pada hari yang penuh berkah ini, BAZNAS dapat kembali hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami dalam menyalurkan dana ZIS secara tepat sasaran. Doa terbaik kami panjatkan untuk Saudari Dila dan Ibu Entar, semoga Allah SWT memberikan kesabaran, mengangkat penyakitnya, dan menjadikan ujian ini sebagai penggugur dosa. Amin ya Rabbal 'Alamin," ujar H. Agus Asri Sabana di sela-sela penyerahan.

Di sisi lain, perwakilan keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dirasakan sangat berarti di tengah himpitan biaya pengobatan yang kian tinggi, serta menjadi suntikan moral yang besar bagi keluarga untuk terus mendampingi proses kesembuhan pasien.

#MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #MajalengkaSehat #ZakatMenyejahterakanUmmat #PemberdayaanMustahik #InfoMajalengka

10/06/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I

Berita Terbaru

Memahami Hukum Ibadah Kurban bagi yang Mampu: Wajib atau Sunnah Muakkad?
Memahami Hukum Ibadah Kurban bagi yang Mampu: Wajib atau Sunnah Muakkad?
MAJALENGKA (BAZNAS) Menjelang Idul Adha 10 Dzulhijjah, pertanyaan mengenai status hukum kurban bagi umat Muslim yang memiliki kelapangan finansial kerap muncul. Ibadah kurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan manifestasi ketakwaan, pembersihan harta, serta instrumen penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang pentingnya edukasi komprehensif mengenai aspek fikih kurban guna memberikan ketenangan bagi muzaki dan munaik (pekurban) dalam beribadah. Dialektika Ulama: Antara Kewajiban dan Kesunnahan Secara syariat, kurban memiliki landasan kuat dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Kautsar ayat 2: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” Berdasarkan dalil-dalil tersebut, para ulama terbagi menjadi dua pandangan utama: 1. Pendapat yang Mewajibkan (Wajib) Pandangan ini dipegang teguh oleh Mazhab Hanafi serta didukung oleh sebagian ulama salaf. Dasar argumennya merujuk pada hadis Rasulullah SAW: “Barang siapa yang memiliki kelapangan (harta) namun tidak berkurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah). Menurut perspektif ini, ancaman larangan mendekati tempat shalat menunjukkan bahwa berkurban adalah sebuah kewajiban bagi mereka yang mampu secara finansial. 2. Pendapat Sunnah Muakkad Mayoritas ulama (Jumhur Ulama) yang meliputi Mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hanbali, berpendapat bahwa hukum kurban adalah Sunnah Muakkad—ibadah sunnah yang sangat ditekankan dan sangat dianjurkan. Kelompok ini bersandar pada hadis riwayat Muslim yang menyatakan, “Jika kalian melihat hilal Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkurban...” Penggunaan diksi "ingin" menunjukkan adanya unsur pilihan (opsional), namun sangat tidak disarankan untuk ditinggalkan bagi mereka yang memiliki kemampuan. Kriteria "Mampu" dalam Ibadah Kurban BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan bahwa seseorang dikategorikan mampu berkurban apabila memenuhi kriteria sebagai berikut: Memiliki kelebihan harta setelah kebutuhan pokok diri dan keluarga terpenuhi pada hari raya dan hari tasyrik. Tidak terjerat hutang yang jatuh tempo dan mendesak untuk dilunasi. Memiliki aset yang cukup untuk membeli hewan kurban tanpa mengganggu stabilitas ekonomi keluarga. Hikmah Sosial dan Spiritual Ibadah kurban memiliki dimensi ganda yang sangat krusial: Dimensi Ketuhanan (Hablun Minallah): Sebagai bentuk ketaatan mutlak meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Dimensi Kemanusiaan (Hablun Minannas): Menjadi jembatan distribusi protein hewani bagi fakir miskin dan kaum dhuafa di wilayah Kabupaten Majalengka, sehingga tercipta pemerataan kesejahteraan di hari raya. Imbauan BAZNAS Kabupaten Majalengka Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat Muslim di Majalengka yang telah diberikan kelapangan rezeki untuk tidak ragu menunaikan ibadah kurban. "Terlepas dari perbedaan hukum antara wajib atau sunnah muakkad, benang merah yang disepakati para ulama adalah kurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah pada hari Nahr. Maka, bagi yang mampu, ini adalah kesempatan emas untuk menyucikan jiwa dan membantu sesama," ujar pihak BAZNAS Majalengka. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurbannya secara amanah dan sesuai syariat, BAZNAS Kabupaten Majalengka siap memfasilitasi pengelolaan serta pendistribusian daging kurban kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di pelosok Majalengka. #BAZNASMajalengka #InfoKurban #FiqihKurban #IdulAdha2026 #KurbanMajalengka #ZakatMajalengka #IbadahKurban #PemberdayaanUmat
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Panduan Lengkap Ibadah Kurban: Esensi Ketaatan dan Tata Cara Sesuai Syariat
Panduan Lengkap Ibadah Kurban: Esensi Ketaatan dan Tata Cara Sesuai Syariat
MAJALENGKA, BAZNAS Ibadah kurban merupakan salah satu momentum sakral dalam kalender Islam yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah serta hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). Bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, kurban adalah manifestasi spiritualitas dan ketaatan hamba kepada Allah SWT, sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap sesama. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengajak seluruh umat Muslim untuk memahami secara mendalam mengenai syarat, waktu, dan tata cara kurban agar ibadah yang dilakukan sah secara syar'i dan memberikan dampak maslahat yang luas. Makna dan Landasan Hukum Secara terminologi, kurban berasal dari kata qaruba yang berarti mendekatkan diri. Ibadah ini merujuk pada penyembelihan hewan ternak tertentu dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Hukum kurban adalah Sunnah Muakkadah (amat dianjurkan) bagi muslim yang telah memiliki kemampuan secara finansial. Landasan utama ibadah ini termaktub dalam Al-Qur'an surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” Serta diperkuat oleh hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa tidak ada amal anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah hewan kurban (HR. Tirmidzi). Syarat Sah dan Ketentuan Hewan Kurban Agar ibadah kurban diterima di sisi Allah SWT, terdapat kriteria ketat yang harus dipenuhi: Status Muslim: Pelaku kurban haruslah seorang Muslim. Kemampuan Finansial: Diperuntukkan bagi mereka yang memiliki kelebihan harta setelah terpenuhinya kebutuhan pokok. Kriteria Hewan (Bahimatul An’am): Kambing/Domba: Minimal berusia 1 tahun (untuk 1 orang). Sapi/Kerbau: Minimal berusia 2 tahun (untuk 7 orang). Unta: Minimal berusia 5 tahun (untuk 7 orang). Kondisi Fisik: Hewan harus sehat, tidak cacat (buta, pincang, atau sakit parah), dan tidak kurus kering. Protokol Tata Cara Penyembelihan Sesuai Sunnah BAZNAS Kabupaten Majalengka menekankan pentingnya adab dalam penyembelihan untuk menjaga kualitas ibadah dan kesejahteraan hewan (animal welfare): Waktu Pelaksanaan: Dimulai setelah Shalat Idul Adha hingga terbenam matahari pada 13 Dzulhijjah. Penyembelihan yang dilakukan sebelum Shalat Id dianggap sebagai sembelihan daging biasa. Niat dan Kebersihan: Mengawali dengan niat yang ikhlas. Bagi shohibul kurban (orang yang berkurban), disunnahkan tidak memotong rambut dan kuku sejak awal Dzulhijjah hingga hewan disembelih. Teknis Penyembelihan: Hewan dihadapkan ke arah Kiblat, menggunakan pisau yang sangat tajam, serta membaca “Bismillah, Allahu Akbar”. Aspek Syar’i: Pastikan saluran pernapasan (trakea), saluran makanan (esofagus), dan dua pembuluh darah leher terputus dengan satu kali gerakan cepat. Distribusi Daging Kurban Sesuai tuntunan syariat, distribusi daging kurban dibagi menjadi tiga bagian: 1/3 bagian untuk pemilik kurban (shohibul kurban). 1/3 bagian untuk kerabat, teman, dan tetangga. 1/3 bagian untuk fakir miskin dan mereka yang membutuhkan. Hikmah Sosial dan Spiritual Melalui kurban, kita tidak hanya meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan ketabahan Nabi Ismail AS, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk memfasilitasi pengelolaan kurban yang transparan dan tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan di pelosok desa. Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai sarana meningkatkan indeks kesalehan individu sekaligus kesalehan sosial. Semoga setiap tetesan darah hewan kurban menjadi saksi keimanan dan pemberat timbangan kebaikan kita di akhirat kelak. #BAZNASMajalengka #KurbanAmanah #IdulAdha2026 #PanduanKurban #ZakatMajalengka #InfoMajalengka #KurbanSesuaiSunnah #MensejahterakanUmat
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Menggapai Keberkahan: Keutamaan Ibadah Kurban dan Panduan Memilih Hewan Sesuai Syariat
Menggapai Keberkahan: Keutamaan Ibadah Kurban dan Panduan Memilih Hewan Sesuai Syariat
MAJALENGKA, BAZNAS Hari Raya Idul Adha merupakan momentum sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk merefleksikan kembali nilai ketauhidan dan ketaatan melalui ibadah kurban. Mengacu pada peristiwa sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan manifestasi nyata dari keikhlasan dan kepedulian sosial yang mendalam. Sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS Kabupaten Majalengka memandang pentingnya literasi masyarakat mengenai esensi kurban agar ibadah yang ditunaikan memiliki dampak spiritual bagi pekuban (mudhohi) dan dampak ekonomi bagi penerima manfaat. Esensi dan Hukum Ibadah Kurban Secara etimologi, kurban berasal dari kata qaruba yang berarti "mendekatkan diri". Dalam syariat Islam, kurban adalah penyembelihan hewan ternak tertentu pada hari Nahr (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) dengan niat ibadah kepada Allah SWT. Hukum berkurban adalah Sunnah Muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi mereka yang memiliki kemampuan finansial. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2) Keutamaan Ibadah Kurban Berdasarkan dalil-dalil syar'i, terdapat berbagai keutamaan besar bagi mereka yang menunaikan ibadah kurban: Amalan Paling Dicintai Allah: Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada amalan anak Adam di hari Idul Adha yang lebih dicintai Allah selain mengalirkan darah hewan kurban (HR. Tirmidzi). Manifestasi Ketakwaan: Ibadah ini menguji sejauh mana hamba merelakan sebagian hartanya demi ketaatan. Allah SWT menegaskan bahwa yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan, bukan daging atau darahnya. Pahala yang Sempurna: Setiap helai bulu dari hewan yang dikurbankan mengandung satu kebaikan (pahala). Sarana Solidaritas Umat: Distribusi daging kurban menjangkau masyarakat fakir miskin, sehingga menciptakan pemerataan gizi dan mempererat tali persaudaraan (ukhuwah Islamiyah). Panduan Memilih Hewan Kurban Terbaik Untuk memastikan keabsahan dan kesempurnaan ibadah, BAZNAS Kabupaten Majalengka menghimbau masyarakat untuk memperhatikan syarat minimal pemilihan hewan kurban sebagai berikut: 1. Kriteria Jenis dan Usia Hewan harus masuk dalam kategori Bahimatul Al-An’am (hewan ternak): Kambing/Domba: Minimal berusia 1 tahun (masuk tahun kedua). Sapi/Kerbau: Minimal berusia 2 tahun (masuk tahun ketiga). 2. Kondisi Kesehatan (Sesuai Syariat) Pastikan hewan memenuhi syarat fisik, yakni: Tidak Cacat: Tidak buta salah satu matanya, tidak pincang, dan telinganya tidak terputus secara ekstrem. Sehat & Nafsu Makan Baik: Mata cerah, bulu tidak kusam, dan lincah. Tidak Sangat Kurus: Memiliki daging yang cukup untuk dibagikan. 3. Transparansi Sumber Sangat disarankan membeli hewan kurban melalui lembaga resmi atau peternak terpercaya yang menjamin sanitasi dan kualitas pakan, guna memastikan hewan bebas dari wabah penyakit. Optimalisasi Kurban Melalui BAZNAS Majalengka BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat muslim di wilayah Majalengka untuk menyalurkan kurbannya secara terkelola. Melalui manajemen kurban yang profesional, pendistribusian daging dapat dilakukan secara lebih merata ke pelosok desa yang jarang terjamah, guna mendukung program penanggulangan kemiskinan dan pemenuhan gizi masyarakat. Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai sarana untuk membersihkan harta dan menyucikan jiwa. Semoga kurban kita diterima sebagai amal jariyah yang membawa keberkahan di dunia dan akhirat. #BAZNASMajalengka #IdulAdha2026 #KurbanProfesional #ZakatMajalengka #InfoKurban #KeutamaanKurban #SyariatIslam #MembangunUmat #KurbanBerkah
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Panduan Lengkap: Tata Cara, Niat, dan Esensi Spiritual Shalat Idul Adha
Panduan Lengkap: Tata Cara, Niat, dan Esensi Spiritual Shalat Idul Adha
MAJALENGKA, BAZNAS Shalat Idul Adha merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi setiap Muslim. Dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, ibadah ini merupakan bagian integral dari perayaan Hari Raya Kurban yang melambangkan ketaatan total seorang hamba kepada Sang Khalik. Bagi umat Islam, Shalat Idul Adha bukan sekadar ritual tahunan. Ia adalah momentum refleksi atas nilai keikhlasan dan pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Selain dimensi spiritual vertikal (kepada Allah SWT), ibadah ini memiliki dimensi sosial yang kuat dalam mempererat Ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Hukum dan Waktu Pelaksanaan Secara syariat, hukum Shalat Idul Adha adalah sunnah muakkadah. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15–20 menit setelah syuruq) hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Berbeda dengan Idul Fitri, Shalat Idul Adha disunnahkan untuk dilaksanakan lebih awal. Hal ini bertujuan agar umat Islam memiliki waktu yang lebih luas untuk segera melaksanakan prosesi penyembelihan hewan kurban setelah shalat selesai. Niat Shalat Idul Adha Niat merupakan rukun hati yang menjadi syarat sahnya ibadah. Berikut adalah bacaan niatnya: Sebagai Makmum: Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini ma'muman lillahi ta'ala (Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.") Sebagai Imam: Ushalli sunnatan li'idil adha rak'ataini imaman lillahi ta'ala (Artinya: "Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta'ala.") Tata Cara Pelaksanaan (Prosedural) Shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan kekhasan berupa tambahan takbir. Berikut panduannya: Rakaat Pertama: Niat di dalam hati. Takbiratul Ihram. Membaca Doa Iftitah. Takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram). Di sela-sela takbir disunnahkan membaca tasbih, tahmid, dan tahlil. Membaca Surah Al-Fatihah dan disunnahkan membaca Surah Al-A’la. Ruku’, i’tidal, sujud, hingga berdiri kembali untuk rakaat kedua. Rakaat Kedua: Takbir sebanyak 5 kali saat berdiri. Membaca Surah Al-Fatihah dan disunnahkan membaca Surah Al-Ghasyiyah. Ruku’, i’tidal, sujud, hingga Tasyahud Akhir dan Salam. Mendengarkan Khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Khatib hingga selesai. Sunnah-Sunnah Sebelum Shalat BAZNAS Kabupaten Majalengka mengimbau para jamaah untuk menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW, antara lain: Mandi besar sebelum berangkat. Mengenakan pakaian terbaik dan wewangian (bagi laki-laki). Disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu sebelum shalat selesai (agar makanan pertama yang disantap adalah daging kurban). Mengambil rute jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat shalat. Hikmah Sosial dan Spiritualitas Idul Adha mengajarkan kita bahwa keimanan sejati memerlukan pembuktian melalui pengorbanan. Melalui zakat, infak, sedekah, serta kurban yang dikelola secara profesional, kita dapat mentransformasikan nilai ibadah ini menjadi aksi nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan menumbuhkan empati sosial, khususnya di wilayah Kabupaten Majalengka. Marilah kita jadikan momentum Idul Adha tahun ini sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas ketakwaan dan kepedulian kita terhadap sesama. #IdulAdha #PanduanIbadah #BAZNASMajalengka #KurbanPenuhBerkah #ZakatMajalengka #FiqhIbadah #InfoMajalengka #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Jalin Sinergi dengan Sektor Industri, BAZNAS Majalengka Sosialisasi dan Koordinasi di PT Diamond Internasional Indonesia
Jalin Sinergi dengan Sektor Industri, BAZNAS Majalengka Sosialisasi dan Koordinasi di PT Diamond Internasional Indonesia
MAJALENGKA Dalam upaya memperkuat tata kelola zakat di sektor industri, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka melaksanakan kunjungan sosialisasi dan koordinasi ke PT Diamond Internasional Indonesia pada Senin (27/04/2026). Perusahaan manufaktur sepatu brand New Balance yang berlokasi di Desa Andir, Kecamatan Jatiwangi ini menjadi mitra strategis dalam misi pemberdayaan umat di Kabupaten Majalengka. Penyambutan dan Pengenalan Lembaga Kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka disambut hangat oleh Manajer HRD PT Diamond Internasional Indonesia, Bapak Heri Rusmianto, S.E., M.M., beserta jajaran staf dan karyawan. Delegasi BAZNAS dipimpin oleh: H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si. (Wakil Ketua I) Embed Humed, M.Pd. (Wakil Ketua III) Drs. H. Idi Purnama, M.M. (Wakil Ketua IV) Iwan Setiawan, S.S. (Kepala Divisi Digital Fundraising & Retail) Dalam pemaparannya, Wakil Ketua I, H. Muhamad Ridwan, menekankan pentingnya peran BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang diamanahkan untuk mengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen penuh pada prinsip 3 Aman: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. "Kami ingin memastikan bahwa dana umat dikelola secara profesional dan transparan, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Majalengka dengan landasan hukum yang kuat," ujar H. Muhamad Ridwan. Rencana Program Unggulan: Majalengka Takwa & Lebaran Anak Yatim Selain silaturahmi, kunjungan ini juga menjadi ajang koordinasi terkait dua agenda besar BAZNAS Majalengka yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat: Program Majalengka Takwa (Mei/Dzulhijjah): Pemberian santunan dan insentif kepada para pejuang keagamaan, meliputi guru ngaji, imam masjid, marbot, hingga pemulasara jenazah. Total penerima manfaat mencapai 1.430 orang dari seluruh desa di Kabupaten Majalengka, dengan nominal insentif sebesar Rp1.000.000 per orang. Lebaran Anak Yatim (Juni/Muharram): Santunan bagi 260 anak yatim tingkat SD dan SMP dari keluarga kurang mampu. Program ini dikemas secara edukatif dan menyenangkan melalui kegiatan "Belanja Bersama" senilai Rp500.000 per anak untuk memenuhi kebutuhan sekolah (sepatu, tas, buku, dan seragam). Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka dan tokoh organisasi Islam. Harapan Kolaborasi Berkelanjutan Kunjungan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kolaborasi yang lebih erat antara BAZNAS Majalengka dengan dunia industri. Sinergi ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi zakat perusahaan dan karyawan guna mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas di Kabupaten Majalengka. Dengan adanya dukungan dari perusahaan besar seperti PT Diamond Internasional Indonesia, BAZNAS optimis angka kemiskinan dapat ditekan dan kemaslahatan umat dapat terwujud secara lebih merata. #BAZNASMajalengka #Majalengka #Zakat #Sedekah #PTDiamondInternasionalIndonesia #Jatiwangi #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat #MajalengkaLangkungSae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Majalengka Gandeng UD Putra TS Wujudkan Apresiasi untuk Program Bupati
Sambut Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Majalengka Gandeng UD Putra TS Wujudkan Apresiasi untuk Program Bupati
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan sektor swasta dalam upaya menyejahterakan umat. Pada Senin (27/04/2026), BAZNAS Majalengka melakukan kunjungan koordinasi dan silaturahmi kepada tokoh pengusaha sukses Majalengka, H. Memet Tasmat, pemilik UD Putra TS. Kehadiran Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, didampingi Kepala Sekretariat, Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd., beserta tim media disambut hangat oleh H. Memet Tasmat dan Hj. Nenih di ruang kerja UD Putra TS, Cigasong. Wujudkan Majalengka Langkung Sae Selain merupakan program rutin tahunan, kegiatan santunan ini hadir sebagai bentuk apresiasi dan dukungan nyata BAZNAS terhadap program mulia Bupati Majalengka dalam mewujudkan visi "Majalengka Langkung Sae". Melalui kolaborasi ini, BAZNAS ingin memastikan bahwa kesejahteraan sosial dan nilai-nilai religius berjalan selaras dengan pembangunan daerah. Program "Belanja Bareng Anak Yatim": Satu Desa Satu Anak Dalam pertemuan tersebut, Drs. Uuh Patulloh memaparkan rencana santunan dalam rangka menyambut Lebaran Anak Yatim pada bulan Juni (Muharram) mendatang. Saat ini, kuota dasar telah disiapkan untuk 260 anak yatim tingkat SD dan SMP dari 26 kecamatan. Namun, selaras dengan semangat Langkung Sae, BAZNAS berharap jangkauan ini meluas ke seluruh pelosok. "Kabupaten Majalengka memiliki 330 desa dan 13 kelurahan. Harapan kami, kuota ini bisa meningkat menjadi 443 anak, sehingga ada satu anak yatim dari tiap desa dan kelurahan yang kita bahagiakan secara merata," ujar Drs. Uuh Patulloh. Setiap anak akan mendapatkan manfaat sebesar Rp500.000 dalam bentuk pengalaman belanja langsung kebutuhan sekolah seperti sepatu, tas, buku, dan seragam di UD Putra TS Kutamanggu. Dukungan Penuh dari UD Putra TS H. Memet Tasmat menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Sebagai bentuk dukungan nyata, H. Memet secara pribadi menyatakan: Menyumbangkan 10 paket tambahan senilai masing-masing Rp500.000. Menyiapkan tempat dan fasilitas di UD Putra TS Kutamanggu untuk pelaksanaan kegiatan seremonial agar berjalan representatif. "Kami sangat mendukung visi BAZNAS dan Bapak Bupati. Kami siap memfasilitasi agar anak-anak dari seluruh desa di Majalengka merasa nyaman dan memiliki semangat baru untuk sekolah," ungkap H. Memet. Sinergi Bersama Pemerintah dan Tokoh Agama Kegiatan ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka serta jajaran unsur organisasi Islam. Sinergi ini membuktikan bahwa gerakan zakat menjadi instrumen penting dalam mendukung program pemerintah daerah demi kemaslahatan masyarakat luas. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #LebaranAnakYatim #PilihanPertamaPembayarZakat #SatuDesaSatuAnakYatim #ZakatMensejahterakan #UDPutraTS #MajalengkaSaekeun
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kertasari Ligung
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Desa Kertasari Ligung
MAJALENGKA Bentuk kepedulian terhadap sesama terus digelorakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), bantuan kemanusiaan diserahkan langsung kepada Santika, warga Desa Kertasari, Kecamatan Ligung, yang rumahnya mengalami musibah kebakaran pada 20 April lalu. Kunjungan yang dilaksanakan pada Minggu (26/04/2026) ini bertujuan untuk meringankan beban korban serta meninjau langsung kondisi bangunan pasca-kejadian. Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian kamar depan dan kamar mandi yang sebelumnya ludes terbakar kini mulai memasuki tahap perbaikan, khususnya pada bagian atap. Meski demikian, sisa-sisa jelaga hitam masih nampak jelas menyelimuti bagian langit-langit dan tembok rumah. Wujudkan Pelayanan Masyarakat yang "Langkung Sae" Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Tim BTB BAZNAS Majalengka, Eman Suherman, didampingi oleh Imam dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa serta aparat desa setempat. Dalam sambutannya, Eman Suherman menegaskan bahwa respon cepat BAZNAS atas musibah yang terjadi merupakan pengejawantahan dari amanat Bupati Majalengka. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan masyarakat yang "Langkung Sae" (lebih baik). "Kehadiran kami di sini adalah bentuk respon cepat sesuai amanat Bapak Bupati Majalengka. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, sebagai upaya nyata mewujudkan pelayanan yang langkung sae bagi seluruh warga Majalengka," tegas Eman. Apresiasi dan Doa untuk Pimpinan Pihak keluarga korban beserta pemerintah desa setempat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Bapak Bupati Majalengka atas arahan dan respon cepatnya melalui BAZNAS, serta kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas kepedulian yang nyata. Dalam kesempatan tersebut, doa bersama juga dipanjatkan untuk Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri, yang saat ini sedang terganggu kesehatannya. "Kami haturkan terima kasih kepada BAZNAS Majalengka, terutama kepada Bapak Ketua, H. Agus Asri. Semoga beliau lekas diberikan kesembuhan, sehat walafiat kembali, dan terus diberikan kekuatan dalam memimpin BAZNAS untuk membantu masyarakat," ungkap perwakilan pihak keluarga. Bantuan yang disalurkan ini merupakan hasil dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat Majalengka yang diperuntukkan bagi kemaslahatan umat, khususnya bagi mereka yang tertimpa musibah. #BAZNASMajalengka #HAgusAsri #BupatiMajalengka #MajalengkaLangkungSae #BTBMajalengka #BaznasTanggapBencana #Kemanusiaan #Ligung #ZakatMensejahterakan #InfoMajalengka
BERITA27/04/2026 | Media BTB Baznas Majalengka
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir
Tingkatkan Kenyamanan Ibadah, BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Sarana Keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sarana ibadah dan pendidikan keagamaan di wilayah Kabupaten Majalengka. Pada Senin (27/04/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan stimulan sarana keagamaan yang ditujukan bagi Mushola dan Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Khoir, Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, kepada perwakilan panitia pembangunan dari Desa Sidamukti. Dukungan untuk Syiar Islam Kepala Pelaksana BAZNAS Majalengka, Drs. Uuh Patulloh, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS dalam bidang keagamaan (Majalengka Taqwa). Tujuannya adalah untuk memberikan stimulan bagi masyarakat agar fasilitas ibadah dan pendidikan Islam di tingkat desa menjadi lebih layak dan nyaman. "Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan bantuan sarana keagamaan untuk Mushola dan Ponpes Ihyaul Khoir. Harapannya, bantuan ini dapat mempercepat proses renovasi atau pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan, sehingga santri dan jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk," ujar Drs. Uuh Patulloh dalam sambutannya. Apresiasi dari Penerima Manfaat Pihak panitia dari Desa Sidamukti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan ini dinilai sangat berarti bagi kelangsungan kegiatan belajar mengajar di Ponpes Ihyaul Khoir serta kenyamanan warga dalam beribadah di mushola setempat. Penyaluran bantuan ini merupakan hasil dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di wilayah Kabupaten Majalengka. BAZNAS berharap sinergi ini terus terjaga guna mewujudkan masyarakat Majalengka yang religius dan sejahtera. #BAZNASMajalengka #ZakatPemberdayaan #MajalengkaLangkungSae #BantuanKeagamaan #DesaSidamukti #PonpesIhyaulKhoir #ZakatMensejahterakanUmat #InfoMajalengka
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Qurban di Era Digital: Sahkah Berkurban Tanpa Melihat Hewannya Secara Langsung?
Qurban di Era Digital: Sahkah Berkurban Tanpa Melihat Hewannya Secara Langsung?
MAJALENGKA – Mendekati Hari Raya Idul Adha, sebuah pertanyaan klasik sering muncul di tengah masyarakat, terutama bagi para orang tua: "Apakah sah berkurban jika kita tidak melihat langsung hewannya atau tidak hadir saat proses penyembelihan?" Menjawab keraguan tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan bahwa ibadah qurban yang dilakukan secara daring (online) atau melalui lembaga filantropi adalah SAH dan diperbolehkan dalam syariat Islam. Tinjauan Syariat dan Fatwa MUI Secara hukum Islam, ibadah qurban tetap sah meskipun mudhohi (orang yang berkurban) tidak menyaksikan langsung prosesnya. Hal ini didasarkan pada Fatwa MUI Nomor 37 Tahun 2022 yang menyatakan bahwa ibadah qurban dapat dilakukan melalui mekanisme Akad Wakalah (perwakilan). Dalam akad ini, shohibul qurban memberikan kuasa penuh kepada lembaga atau panitia untuk: Memilihkan hewan yang sesuai syariat (sehat, cukup umur, dan tidak cacat). Melakukan proses penyembelihan. Mendistribusikan daging qurban kepada yang berhak. Mengapa Memilih Qurban Melalui BAZNAS Majalengka? Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menyampaikan bahwa berqurban melalui lembaga bukan sekadar kemudahan administratif, melainkan strategi untuk pemerataan manfaat. "Masih banyak saudara kita di pelosok Majalengka yang jarang menikmati daging sepanjang tahun. Dengan berqurban melalui BAZNAS, distribusi daging tidak lagi menumpuk di perkotaan, melainkan menjangkau wilayah rawan pangan dan kemiskinan ekstrem," ujarnya. Keunggulan Program Qurban BAZNAS: Amanah & Transparan: Laporan penyembelihan disampaikan secara terbuka kepada mudhohi. Sesuai Syariat: Hewan qurban telah melalui proses seleksi kesehatan yang ketat. Dampak Luas: Membantu penguatan ekonomi peternak lokal di Kabupaten Majalengka. Praktis: Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank atau layanan digital lainnya. Layanan Informasi & Pendaftaran Bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah qurban dengan mudah, penuh berkah, dan berdampak luas, BAZNAS Kabupaten Majalengka membuka layanan konsultasi melalui: WhatsApp: 0821-2416-9964 (Chat Only) Telepon: (0233) 282414 Website Resmi: kabmajalengka.baznas.go.id Mari jadikan Idul Adha tahun ini sebagai momentum untuk berbagi kebahagiaan hingga ke pelosok negeri. Karena qurban Anda, adalah senyum bagi mereka yang membutuhkan. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #QurbanMajalengka #InfoMajalengka #QurbanAmanah #ZakatMajalengka #IdulAdha2026 #Kemanusiaan #PemerataanQurban #MajalengkaLangkungsae
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Majalengka Apresiasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat Mal Pertanian di Desa Pilangsari
BAZNAS Majalengka Apresiasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat Mal Pertanian di Desa Pilangsari
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Pilangsari dalam mengelola dan menghimpun zakat mal sektor pertanian pada musim panen tahun 2026. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., menyampaikan langsung apresiasi tersebut saat meninjau progres penghimpunan zakat di wilayah tersebut. Menurutnya, Desa Pilangsari menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mengedukasi masyarakat mengenai kewajiban zakat hasil bumi. "Kami sangat mengapresiasi kerja keras rekan-rekan di UPZ Desa Pilangsari. Pengelolaan zakat mal pertanian di sini sudah berjalan secara sistematis dan transparan. Hal ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat berkat edukasi yang konsisten," ujar H. Muhamad Ridwan. Inovasi Penghimpunan dan Transparansi Pengelolaan zakat mal pertanian di Desa Pilangsari tahun 2026 ini dinilai sukses karena mampu menyentuh berbagai lapisan petani di desa tersebut. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara pengurus UPZ, tokoh masyarakat, dan dukungan pemerintah desa setempat. H. Muhamad Ridwan menambahkan bahwa keberhasilan Desa Pilangsari diharapkan dapat menjadi pilot project atau percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Majalengka dalam memaksimalkan potensi zakat sektor pertanian. Dampak Nyata bagi Mustahik Zakat yang terhimpun nantinya akan dikelola dan didistribusikan kembali sesuai dengan asnaf (golongan yang berhak menerima), guna mendukung program-program pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial di wilayah Kabupaten Majalengka. "Zakat dari para petani ini bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di tingkat desa," pungkasnya. Dengan hasil penghimpunan yang signifikan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mendampingi setiap UPZ agar pengelolaan zakat semakin profesional, amanah, dan akuntabel. #BAZNASMajalengka #ZakatMalPertanian #DesaPilangsari #ZakatTumbuhBermanfaat #PilihanPertamaPembayarZakat #MajalengkaLangkungSae #UPZBerdaya
BERITA27/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
Apresiasi Capaian Pemkab Majalengka, BAZNAS Komitmen Dukung Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas diraihnya penghargaan dari Pikiran Rakyat sebagai “Institusi Pemerintah Daerah Peduli Tata Kelola Lingkungan.” Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata atas komitmen kolektif jajaran pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Capaian ini sekaligus mempertegas langkah nyata menuju visi Majalengka yang Langkung SAE. Selaras dengan Visi Nasional dan Program Daerah Keberhasilan ini dinilai sangat relevan dengan arah kebijakan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Di tingkat lokal, visi tersebut diimplementasikan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui program unggulan GEBER JUM’AT (Gerakan Bersih-Bersih dan Berkah di Hari Jum’at). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyatakan bahwa sinergi antara pengelolaan lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan adalah kunci keberkahan daerah. "Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Pemerintah Kabupaten Majalengka. Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan gotong royong seluruh pihak. BAZNAS Majalengka akan terus berdiri beriringan dengan pemerintah untuk memastikan lingkungan tetap terjaga melalui dukungan program-program berbasis pemberdayaan dan kepedulian masyarakat," ungkap H. Agus Asri Sabana. Peran Aktif BAZNAS dalam Pelestarian Lingkungan Sebagai lembaga non-struktural, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus berkomitmen mengintegrasikan program pendayagunaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dengan upaya pelestarian lingkungan. Beberapa langkah strategis yang dijalankan meliputi: Aksi Kebersihan Lingkungan: Melibatkan Para Amilin , relawan dalam menjaga kebersihan fasilitas umum dan tempat ibadah secara berkala. Pengelolaan Sampah: Mendorong edukasi pengelolaan limbah domestik untuk meminimalisir dampak lingkungan di tingkat internal kantor dan keluarga. Pengelolaan Zakat Profesional: Memastikan dana umat dikelola secara transparan untuk kesejahteraan masyarakat, yang mencakup aspek kesehatan lingkungan hidup. Ajakan Gotong Royong Melalui momentum prestasi ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang. Mari bersama-sama kita jaga bumi, mulai dari langkah kecil di lingkungan sendiri, demi terwujudnya Majalengka yang semakin bersih, nyaman, dan Langkung SAE. #IndonesiaASRI #GeberJumat #BAZNASMajalengka #SaekeunMajalengka #LingkunganHidup #AgusAsriSabana
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Pelepasan Calon Jemaah Haji 1447 H: Ketua BAZNAS Majalengka Turut Antar Tamu Allah ke Tanah Suci
Pelepasan Calon Jemaah Haji 1447 H: Ketua BAZNAS Majalengka Turut Antar Tamu Allah ke Tanah Suci
MAJALENGKA Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Halaman Gedung Pendopo Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka pada Sabtu (25/04/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., hadir langsung dalam seremoni pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Majalengka Tahun 1447 H / 2026 M. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini merupakan bentuk dukungan moril sekaligus komitmen lembaga dalam mengiringi langkah para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima. Dalam kesempatan tersebut, H. Agus Asri Sabana didampingi oleh Ketua Dewan Pengawas dan Sekretaris BAZNAS Kabupaten Majalengka. Rincian Keberangkatan Kloter KJT-06 Berdasarkan laporan resmi dari Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, total jemaah haji asal Majalengka tahun ini mencapai 729 orang. Khusus untuk pemberangkatan Kloter KJT-06, tercatat data sebagai berikut: Jemaah Awal: 439 orang. Kondisi Mutakhir: 2 jemaah wafat sebelum keberangkatan. Total Jemaah Berangkat: 437 orang. Petugas: 4 Petugas Kloter dan 2 Petugas Haji Daerah (PHD). Total Keseluruhan: 443 orang (212 Laki-laki & 231 Perempuan). Dukungan dan Doa dari BAZNAS Ketua BAZNAS Majalengka menyampaikan bahwa momen ini adalah perjalanan spiritual yang luar biasa. Ia berharap para jemaah dapat fokus beribadah dan menjaga kondisi fisik selama di Tanah Suci. "Kami hadir untuk memberikan dukungan doa agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana. Prosesi Pelepasan oleh Pimpinan Daerah Prosesi pelepasan secara resmi dilakukan oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., didampingi Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka. Bupati dalam sambutannya berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga nama baik daerah dan saling tolong-menolong antar sesama jemaah selama berada di Arab Saudi. Acara ditutup dengan doa bersama yang menggetarkan hati, mengiringi bus jemaah yang mulai bergerak meninggalkan Pendopo menuju bandara. Semoga seluruh tamu Allah SWT asal Kabupaten Majalengka senantiasa dalam lindungan-Nya dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna. #BAZNASMajalengka #Haji1447H #TamuAllah #Majalengka #PelepasanHaji2026 #InfoMajalengka #KemenagMajalengka #PelayananUmat #HajiMabrur #JawaBarat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Getaran Sholawat: Saat Nama Kita Disebut di Hadapan Baginda Rasulullah SAW
Getaran Sholawat: Saat Nama Kita Disebut di Hadapan Baginda Rasulullah SAW
MAJALENGKA, BAZNAS Di balik untaian solawat yang dilantunkan dengan penuh kekhusyukan, tersimpan sebuah rahasia langit yang mengharukan. Pertanyaan filosofis yang sering muncul, bahkan dari lisan seorang anak kecil, adalah: "Apakah Rasulullah SAW mengenalku?" Jawaban atas kegelisahan indah ini membawa kita pada pemahaman mendalam tentang hubungan batin antara umat dan nabinya yang tidak pernah terputus oleh dimensi ruang dan waktu. Jembatan Cahaya di Alam Barzakh Grand Syekh Ahmad Thayyeb dalam sebuah literasi keagamaan menjelaskan bahwa jalinan antara seorang Muslim dengan Rasulullah SAW bersifat abadi. Berdasarkan teks keagamaan yang sahih, setiap solawat yang kita ucapkan setiap hari dipastikan sampai kepada beliau di alam barzakh. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis: "Tidaklah seseorang mengucapkan salam kepadaku, melainkan Allah akan mengembalikan ruhku untuk membalas salam tersebut." Lebih spesifik lagi, dalam riwayat lain disebutkan bahwa para malaikat memiliki tugas khusus untuk menyampaikan salam tersebut secara presisi. Malaikat akan berkata, “Wahai Muhammad, sesungguhnya Fulan bin Fulan telah berselawat kepadamu pada jam ini.” Hal ini menjadi penegasan bahwa nama kita benar-benar disebut dan dikenali oleh beliau sebagai wujud bakti dan cinta. Rindu yang Melampaui Zaman Kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya melampaui imajinasi manusia. Beliau secara eksplisit menyebut kita sebagai "saudara-saudara"—merujuk pada mereka yang beriman meski belum pernah bertatap muka langsung dengan wajah mulia beliau. Hubungan ini adalah ikatan dua arah; saat kita merindukan beliau, beliau telah lebih dulu menantikan pertemuan dengan kita di telaga Al-Haudz kelak di akhirat. Puncak dari kasih sayang ini tercermin dari keputusan beliau untuk menyimpan doa paling mustajab demi syafaat umatnya di hari kiamat. Di saat nabi-nabi lain telah menggunakan doa mustajabnya di dunia, Rasulullah SAW memilih menyimpannya agar setiap umatnya yang wafat dalam keadaan bertauhid mendapatkan perlindungan dan keselamatan. Menanam Benih Kebahagiaan BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui selawat dan amal saleh. Setiap butir selawat adalah jembatan cahaya yang membuat identitas kita dikenal oleh Sang Pembawa Syafaat. Dengan menjadikan solawat sebagai napas dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak hanya menanam benih ketenangan di dunia, tetapi juga memastikan posisi kita untuk berkumpul bersama beliau di hari yang tidak ada perlindungan selain perlindungan Allah SWT. #BAZNASMajalengka #SelawatNabi #CintaRasul #HikmahIslam #MajalengkaReligius #SyafaatRasulullah #ZakatMensejahterakanUmat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Perluas Jangkauan Manfaat, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Strategis dengan BI hingga SEAMEO CECCEP
Perluas Jangkauan Manfaat, BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Strategis dengan BI hingga SEAMEO CECCEP
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka terus melakukan langkah akseleratif untuk meningkatkan nilai pengumpulan demi memperluas kebermanfaatan bagi para mustahik di wilayah Kabupaten Majalengka. Di bawah kepemimpinan H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., BAZNAS Majalengka kini tidak hanya bertumpu pada pengelolaan Zakat Profesi (ASN), namun juga mulai merambah potensi sumber dana eksternal lainnya. Dalam pertemuan strategis dengan pihak Bank Indonesia (BI) di Cirebon baru-baru ini, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi lintas sektor. Langkah ini diambil guna menggali potensi tambahan melalui bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), dana hibah, maupun kolaborasi program pembangunan kesejahteraan dari berbagai lembaga. "Kami berupaya agar BAZNAS Majalengka tidak hanya menjadi pengelola zakat profesi semata. Fokus kami saat ini adalah bagaimana membangun jejaring luas agar ada penambahan nilai dari sisi CSR, hibah, maupun sinergi program dengan pihak ketiga yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar H. Agus Asri Sabana. Optimalisasi Komunikasi dan Kemitraan Korporasi Guna merealisasikan target tersebut, Ketua BAZNAS telah menginstruksikan Divisi Pengumpulan dan Divisi Humas untuk proaktif menjalin komunikasi intensif dengan berbagai perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kabupaten Majalengka. Langkah jemput bola ini diharapkan dapat mengintegrasikan program sosial perusahaan dengan program pendayagunaan BAZNAS yang lebih terukur. Capaian Diplomasi dan Fasilitasi Sektoral Salah satu keberhasilan nyata dari ikhtiar diplomasi ini adalah peran BAZNAS Kabupaten Majalengka sebagai fasilitator antara pihak SEAMEO CECCEP (Southeast Asian Ministers of Education Organization Centre for Early Childhood Care Education and Parenting) dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Sinergi ini telah memasuki tahap penandatanganan kesepakatan (MoU) yang akan memperkuat program edukasi dan kesejahteraan keluarga di Majalengka. Koordinasi Vertikal yang Intensif Selain memperkuat jalur horizontal dengan dunia usaha dan lembaga internasional, BAZNAS Majalengka juga terus mempererat koordinasi vertikal dengan: BAZNAS Provinsi Jawa Barat BAZNAS Republik Indonesia Koordinasi ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan manajerial, sinkronisasi data, serta perluasan jangkauan program nasional yang dapat diturunkan ke tingkat daerah. Melalui berbagai ikhtiar ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka optimistis dapat menjadi lembaga pengelola zakat yang lebih kuat, transparan, dan mampu memberikan dampak kebermanfaatan yang lebih luas bagi kemaslahatan umat. #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiZakat #MajalengkaReligius #BankIndonesia #SEAMEOCECCEP #PengelolaanCSR #AmilZakat
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Dilema Pasca Hadirnya MBG: Apakah Profesi Guru Madrasah Masih Diminati di Masa Depan?
Dilema Pasca Hadirnya MBG: Apakah Profesi Guru Madrasah Masih Diminati di Masa Depan?
MAJALENGKA, BAZNAS Belakangan ini, ruang diskusi publik diramaikan dengan kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membawa harapan baru bagi pemenuhan gizi siswa sekaligus membuka lapangan kerja baru dengan standar upah yang menjanjikan. Namun, di balik antusiasme tersebut, terselip sebuah refleksi mendalam dari balik ruang-ruang kelas Madrasah: Mengapa penghargaan terhadap sektor penunjang pendidikan tampak lebih cepat terwujud, sementara guru—yang memikul inti dari pendidikan itu sendiri—masih sering dibiarkan berjuang di ambang batas kelayakan? Kesenjangan yang Telanjang Kehadiran program baru dengan struktur upah yang lebih jelas sering kali memicu rasa kecil hati bagi para guru madrasah yang telah mengabdi bertahun-tahun. Dengan honorarium yang terkadang hanya berkisar Rp350 ribu per bulan, mereka dihadapkan pada kenyataan bahwa profesi yang membentuk akal dan adab justru dihargai jauh di bawah pekerjaan penunjang teknis di lingkungan sekolah. Bagi seorang guru madrasah, ini bukan sekadar soal angka, melainkan soal "tangga nilai". Bagaimana mungkin bangsa ini menaruh harapan besar pada pundak pendidik untuk menjaga moral generasi, namun di saat yang sama membiarkan mereka hidup dalam kerentanan ekonomi yang ekstrem? Jebakan Moral: Antara Keikhlasan dan Hak Hidup Sering kali, pengabdian guru dinormalisasi dengan bahasa kesalehan. Guru diminta untuk selalu ikhlas dan sabar. Namun, dalam perspektif keadilan Islam, nilai luhur seperti ikhlas tidak boleh digunakan untuk membungkam hak hidup yang layak. Dalam Surah al-Nahl ayat 90, Allah SWT memerintahkan kita untuk berlaku adil dan berbuat ihsan. Memuliakan guru dalam retorika keagamaan tanpa dibarengi dengan perlindungan material yang nyata adalah sebuah ketimpangan sosial yang harus segera dibenahi. Masa Depan Madrasah di Persimpangan Jalan Kegelisahan ini membawa kita pada pertanyaan besar: Masihkah profesi guru madrasah diminati oleh generasi mendatang? Anak-anak muda mungkin tetap menaruh hormat pada guru, namun mereka juga melihat realitas. Jika mereka menyaksikan bahwa jalan pengabdian di madrasah adalah jalan menuju ketidakpastian hidup, maka minat untuk menjadi pendidik akan perlahan padam. Kita tidak boleh membiarkan "panggilan jiwa" para calon pendidik luntur hanya karena sistem yang gagal menjamin martabat hidup mereka. Ikhtiar BAZNAS Majalengka BAZNAS Kabupaten Majalengka menyadari bahwa menjaga kesejahteraan guru adalah bagian dari menjaga masa depan umat. Guru madrasah adalah garda terdepan dalam mencetak generasi akhlakul karimah. Melalui pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, kita harus hadir sebagai penyokong bagi mereka yang selama ini hanya diminta untuk bertahan. Sudah saatnya kemuliaan guru turun dari sekadar pujian di lisan menjadi perlindungan yang nyata dalam kebijakan dan kesejahteraan. #BAZNASMajalengka #MakanBergiziGratis #GuruMadrasah #KesejahteraanGuru #MajalengkaLangkungSae #ZakatPendidikan #KeadilanSosial #MBG
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kenapa Orang Tua Menghukumku Saat Tidak Faham Pelajaran di Sekolah?
Kenapa Orang Tua Menghukumku Saat Tidak Faham Pelajaran di Sekolah?
MAJALENGKA – Sebuah pertanyaan pedih seringkali muncul di hati seorang anak ketika lembar hasil ujian tidak sesuai harapan: “Kenapa aku harus dihukum, padahal aku sudah berusaha belajar sekuat tenaga?” Perasaan kecewa, sedih, dan ragu akan kasih sayang orang tua seringkali menyelimuti batin saat teguran keras atau bahkan hukuman fisik diterima hanya karena sebuah angka di sekolah. Memahami Balutan Rasa Khawatir Grand Syekh Ahmad Thayyeb dalam kitab al-Athfal Yasalunal Imam memberikan perspektif yang menyejukkan untuk menjembatani kegelisahan ini. Beliau menekankan bahwa pada dasarnya, tindakan tegas orang tua lahir dari rasa cinta yang mendalam dan kekhawatiran akan masa depan anaknya. Mereka ingin kita menjadi pribadi yang sukses dan tidak tertinggal. Bagi seorang anak, kunci utamanya adalah tetap berusaha bersungguh-sungguh. Niatkan belajar sebagai bentuk bakti kepada orang tua sebagaimana perintah Allah SWT: “Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil’.” (QS. Al-Isra: 24) Pesan Bagi Orang Tua: Kekerasan Bukan Solusi Namun, di sisi lain, BAZNAS Kabupaten Majalengka melalui pesan Sang Imam mengingatkan para orang tua bahwa anak adalah hibah (anugerah) dari Allah yang harus dijaga dengan penuh kebijaksanaan. Pendidikan yang mengedepankan kekerasan fisik bukanlah jalan keluar yang diajarkan oleh Islam. Kita diajak untuk meneladani Rasulullah SAW yang sangat penyayang kepada anak-anak. Sahabat Anas bin Malik RA bersaksi: "Aku belum pernah melihat seseorang yang lebih sayang kepada keluarga (dan anak-anak) selain Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam." (HR. Muslim) Beliau tidak pernah memukul anak kecil. Langkah utama dalam mendidik saat anak mengalami kesulitan belajar bukanlah hukuman, melainkan: Mendekat: Menghadirkan kehadiran fisik dan emosional. Mendengar: Memahami kesulitan apa yang sebenarnya dihadapi anak di sekolah. Meneladani: Memberikan contoh ketabahan dan semangat dalam mencari ilmu. Penutup Hubungan antara anak dan orang tua seharusnya dipenuhi dengan rida dan cinta. Bagi anak, janganlah patah arang dan tetaplah giat belajar untuk membanggakan agama dan tanah air. Bagi orang tua, bimbinglah mereka dengan kelembutan. Ingatlah bahwa hidayah dari Allah dan suasana rumah yang tenang adalah kekuatan terbesar bagi kesuksesan seorang anak. Mari kita ciptakan keluarga di Majalengka yang harmonis, di mana setiap kesulitan belajar dihadapi dengan diskusi dan doa, bukan dengan amarah. BAZNAS Kabupaten Majalengka Berkhidmat untuk Umat, Menguatkan Generasi. #BAZNAS #BAZNASMajalengka #Majalengka #MajalengkaRaharjo #ZakatMajalengka #ParentingIslami #MendidikTanpaKekerasan #TipsParenting #PendidikanAnak #KeluargaSakinah #AnakAnugerahIlahi #BelajarDirumah #GrandSyekhAhmadThayyeb #AlAzhar #NasihatUlama #CintaOrangTua #BirrulWalidain #AdabAnak #MotivasiBelajar #IslamDamai #KeluargaBahagia #InfoMajalengka #DakwahVisual #GenerasiEmas
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Lepas Kloter KJT-06, Ketua BAZNAS Majalengka: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan, dan Raih Kemabruran
Lepas Kloter KJT-06, Ketua BAZNAS Majalengka: Fokus Ibadah, Jaga Kesehatan, dan Raih Kemabruran
MAJALENGKA Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., memberikan respon positif dan apresiasi mendalam atas lancarnya prosesi pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Majalengka Kloter KJT-06. Acara yang berlangsung khidmat di Halaman Pendopo Pemda Majalengka pada Sabtu (25/04/2026) ini menjadi tonggak awal perjalanan spiritual ratusan tamu Allah menuju Tanah Suci. Respon Terhadap Dinamika Jemaah Menanggapi laporan mengenai adanya dua jemaah yang wafat sebelum keberangkatan sehingga total jemaah Kloter KJT-06 menjadi 437 orang (ditambah 6 petugas), H. Agus Asri Sabana menyampaikan rasa duka citanya sekaligus memberikan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan. "Kami mendoakan para jemaah yang telah berpulang ke rahmatullah sebelum sempat menginjakkan kaki di Tanah Suci. Insya Allah, niat tulus mereka sudah dicatat sebagai pahala haji di sisi Allah SWT," ungkapnya saat ditemui di lokasi pelepasan. Pesan Khusus untuk Jemaah Dalam respon resminya, Ketua BAZNAS menekankan pentingnya ketahanan fisik dan kemurnian niat. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji adalah ibadah fisik yang membutuhkan stamina prima, terutama menghadapi perbedaan cuaca di Arab Saudi. "Pesan saya kepada seluruh jemaah, khususnya Kloter KJT-06, fokuslah pada rangkaian ibadah. Jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, dan saling menjaga satu sama lain antar sesama jemaah asal Majalengka," tuturnya. Untaian Doa untuk Keselamatan Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS, termasuk Ketua Dewan Pengawas dan Sekretaris BAZNAS, merupakan bentuk dukungan spiritual kolektif. H. Agus Asri Sabana pun memimpin harapan agar perjalanan ini menjadi perjalanan yang berkah. "Kami senantiasa mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar seluruh jemaah diberikan kemudahan dalam setiap tahapan rukun dan wajib haji. Semoga selamat sampai di tujuan, sehat selama menjalankan ibadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat Haji yang Mabrur serta membawa perubahan positif bagi diri dan lingkungan," pungkasnya. Prosesi ini ditutup dengan suasana penuh haru saat bus jemaah mulai diberangkatkan secara resmi oleh Bupati Majalengka beserta jajaran Forkopimda, diiringi lambaian tangan dan doa restu dari seluruh tamu undangan yang hadir. #BAZNASMajalengka #ResponKetuaBAZNAS #Haji2026 #KloterKJT06 #TamuAllah #DoaUntukJemaah #MajalengkaLangkungSae #HajiMabrur #InfoHajiMajalengka
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi Alumni dan Kepedulian Umat: BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
Sinergi Alumni dan Kepedulian Umat: BAZNAS Majalengka Salurkan Beasiswa di Reuni Akbar MAN 1 Talaga
MAJALENGKA Momen penuh kenangan dalam acara Halal Bihalal dan Reuni Akbar IKA MAN Talaga (MAN 1 Majalengka) lintas angkatan 1994, 1995, dan 1996 menjadi semakin bermakna dengan adanya aksi nyata kepedulian sosial. Dalam kegiatan yang berlangsung di Aula MAN 1 Majalengka tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka hadir menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi para siswa, Sabtu (25/04/2026). Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., yang juga merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995. Kehadiran beliau tidak hanya sebagai pimpinan lembaga, namun juga sebagai bentuk pengabdian kepada almamater yang telah membentuk karakter dan spiritualitasnya. Daftar Penerima Bantuan Stimulan Pendidikan Dalam suasana reuni yang penuh kekeluargaan, BAZNAS menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan dengan total nilai Rp 5.000.000,-. Bantuan tersebut diberikan kepada lima orang siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial, dengan nominal masing-masing sebesar Rp 1.000.000,-. Adapun para penerima bantuan tersebut adalah: Tika (Sindang, Cikijing) Agung (Cimangguhilir, Bantarujeg) Dwi Khofifah (Cibeureum, Talaga) Sida Nurul (Kagok, Banjaran) Azmi (Jatipamor, Talaga) H. Agus Asri Sabana menjelaskan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola BAZNAS harus memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya di bidang pendidikan. "Alhamdulillah, bertepatan dengan momen silaturahmi angkatan 94, 95, dan 96 ini, BAZNAS dapat berkontribusi untuk membantu siswa-siswi MAN 1 Majalengka. Kami ingin memastikan setiap rupiah yang dititipkan para muzakki menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus belajar tanpa harus terhambat kendala biaya," ujar H. Agus. Disaksikan Pimpinan Kemenag dan Para Guru Prosesi penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., yang juga merupakan sosok guru yang sangat dihormati oleh para alumni. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan acara yang mempertemukan guru dan murid lintas generasi tersebut. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kabupaten Majalengka berharap dapat memicu semangat gotong royong di kalangan alumni untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Majalengka. Langkah ini sejalan dengan visi "Majalengka Langkung Sae", di mana kesejahteraan masyarakat dibangun melalui sinergi berbagai pihak dan pengelolaan zakat yang profesional serta transparan. Acara penyerahan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan MAN 1 Majalengka dan keberkahan bagi para muzakki yang telah mempercayakan pengelolaan dananya melalui BAZNAS. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #AlumniPeduli
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Momen Emosional di Reuni Akbar MAN Talaga: Ketua BAZNAS Majalengka Pulang Kampung, Salurkan Beasiswa Pendidikan
Momen Emosional di Reuni Akbar MAN Talaga: Ketua BAZNAS Majalengka Pulang Kampung, Salurkan Beasiswa Pendidikan
MAJALENGKA – Gurauan hangat dan pelukan rindu mewarnai Aula MAN 1 Majalengka pada Sabtu (25/04/2026). Ratusan alumni dari lintas generasi berkumpul dalam tajuk Halal Bihalal dan Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni (IKA) MAN Talaga. Namun, di balik keriuhan nostalgia tersebut, hadir sebuah aksi nyata yang menyentuh sektor pendidikan. Hadir di tengah-tengah acara, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb. Kehadirannya kali ini bukan sekadar tamu undangan protokoler, melainkan sebagai seorang "anak yang pulang ke rumah". H. Agus merupakan bagian dari keluarga besar alumni angkatan 1995. Pertemuan Para Tokoh dan Guru Bangsa Suasana haru memuncak saat alumni angkatan 1993, 1994, dan 1995 bersimpuh memberikan penghormatan kepada guru-guru mereka. Hadir pula Dr. Hj. Euis Damayanti, M.PKIM., sosok guru idola yang kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka. Dalam sambutannya yang sarat akan refleksi, H. Agus mengenang masa-masa menimba ilmu di madrasah sebagai fondasi utama karakter dan spiritualitasnya saat ini. "Ketika amanah menakhodai BAZNAS diberikan kepada saya, tekad saya hanya satu: mentasharufkan dana zakat, infaq, dan sedekah seamanah mungkin. Saya ingin memastikan setiap rupiah dari para muzakki menjadi manfaat nyata, terutama bagi masa depan pendidikan anak-anak kita di Majalengka," tutur H. Agus dengan nada bergetar. Aksi Nyata: Beasiswa Rp 5 Juta untuk Generasi Penerus Sebagai wujud kepedulian terhadap almamater, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan stimulan biaya pendidikan senilai total Rp 5.000.000,-. Bantuan ini diberikan kepada lima siswa berprestasi namun membutuhkan, dengan masing-masing menerima Rp 1.000.000,-. Tak hanya itu, kemeriahan acara ditambah dengan penyerahan kadeudeuh dari para alumni untuk para guru dan almamater. Hal ini menjadi simbol terima kasih yang mendalam atas jasa para pendidik yang telah mencetak putra-putri terbaik daerah. MAN 1 Majalengka: Pelopor Gerakan ZIS Perlu diketahui, MAN 1 Majalengka saat ini berdiri sebagai Madrasah Percontohan Gerakan ZIS di Kabupaten Majalengka. Melalui program SIGAP (Sedekah Infaq Generasi Anak Peduli), madrasah ini membuktikan bahwa budaya berbagi bisa dipupuk sejak dini di lingkungan sekolah. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan seluruh keluarga besar MAN 1 Majalengka. Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk terus mengejar mimpi tanpa perlu merasa gentar oleh kendala biaya. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #ZakatMensejahterakanUmat #MANTalaga #ReuniAkbar #PendidikanMajalengka #BerbagiItuIndah
BERITA25/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Kolaborasi Strategis: Ketua BAZNAS Majalengka Dampingi Mensos Gus Ipul dan Bupati Eman Tinjau SRMP 34
Kolaborasi Strategis: Ketua BAZNAS Majalengka Dampingi Mensos Gus Ipul dan Bupati Eman Tinjau SRMP 34
MAJALENGKA, BAZNAS – Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut hadir mendampingi Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Bupati Majalengka, Eman Suherman, dalam kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Model Persatuan (SRMP) 34 Majalengka pada Jumat (24/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda strategis bertajuk "Kolaborasi Program Prioritas Presiden dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi di Kabupaten Majalengka". Kehadiran BAZNAS dalam momentum ini menegaskan peran penting lembaga zakat dalam mendukung penguatan SDM dan pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Transformasi Karakter Siswa Dalam tinjauannya, Mensos Gus Ipul memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan nyata pada karakter siswa SRMP 34. Ia menyaksikan bagaimana nilai-nilai disiplin dan tata krama telah menjadi budaya sehari-hari, mulai dari kebiasaan sederhana seperti berdoa sebelum beraktivitas hingga tata cara makan yang tertib. "Kami melihat ada perubahan perilaku yang luar biasa. Siswa menjadi lebih disiplin dan tertib. Ini membuktikan bahwa Sekolah Rakyat bukan hanya soal akademik, tapi juga pembentukan karakter," ujar Gus Ipul. Harapan Baru bagi Anak Putus Sekolah Kehadiran SRMP 34 menjadi secercah harapan bagi anak-anak di Kabupaten Majalengka. Zeni Indriyani (14), salah satu siswi, mengungkapkan kegembiraannya bisa bersekolah kembali. Hal senada dirasakan oleh Muhammad Rega Ardiansyah (17), yang sempat putus sekolah selama dua tahun, namun kini merasa bangga bisa menjadi bagian dari Sekolah Rakyat untuk mengejar cita-citanya. Sinergi Menuju Kemandirian Ekonomi Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyatakan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kolaborasi program prioritas presiden ini adalah wujud nyata komitmen lembaga dalam membangun SDM yang unggul di Majalengka. Dengan pendidikan yang baik, diharapkan para siswa kelak mampu menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi keluarga dan daerah. Kunjungan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan bakat siswa, seperti pidato dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, paduan suara, serta simulasi pembelajaran Matematika dalam Bahasa Inggris oleh Guru Dinda Rani Saputri. Sinergi antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Majalengka, dan BAZNAS ini diharapkan terus berlanjut demi memastikan tidak ada lagi anak di Majalengka yang putus sekolah. #BAZNASMajalengka #AgusAsriSabana #GusIpul #BupatiMajalengka #EmanSuherman #SRMP34 #KemandirianEkonomi #SDMUnggul #SekolahRakyat #MajalengkaLangkungSae #ZakatUntukPendidikan
BERITA24/04/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →