WhatsApp Icon
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah

Islam Mengajarkan Ikhtiar dan Tawakal, Bukan Mempercayai Kesialan Bulan Safar

MAJALENGKA – Memasuki bulan Safar, sebagian masyarakat masih mengaitkannya dengan berbagai mitos tentang kesialan dan musibah. Padahal, Islam menegaskan bahwa tidak ada satu pun bulan yang membawa kesialan secara khusus. Sebaliknya, Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan berikhtiar memperoleh rezeki yang halal melalui ibadah yang sesuai dengan tuntunan syariat.

Amalan pembuka rezeki di bulan Safar pada hakikatnya bukanlah ritual khusus yang hanya dilakukan pada bulan tersebut, melainkan berbagai ibadah yang dapat diamalkan sepanjang waktu. Di antaranya adalah memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, menjalin silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta bertawakal kepada Allah SWT setelah melakukan ikhtiar secara maksimal.

Bulan Safar Bukan Bulan Sial

Rasulullah SAW telah meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap bulan Safar sebagai bulan pembawa kesialan.

Beliau bersabda:

"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."

(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)

Hadis tersebut menjadi dasar bahwa seorang muslim tidak boleh mengaitkan datangnya musibah ataupun sempitnya rezeki dengan bulan Safar. Setiap kejadian terjadi atas ketetapan Allah SWT dan menjadi bagian dari ujian kehidupan.

Rezeki Datang dari Allah SWT

Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya:

"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."

(QS. Hud: 6)

Namun demikian, Islam mengajarkan bahwa rezeki harus diupayakan melalui kerja keras, doa, ibadah, dan tawakal kepada Allah SWT.

Amalan Pembuka Rezeki yang Dianjurkan Rasulullah

1. Memperbanyak Istighfar

Allah SWT berfirman:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."

(QS. Nuh: 10–12)

Istighfar menjadi salah satu sebab turunnya ampunan sekaligus keberkahan rezeki.


2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki

Rasulullah SAW mengajarkan doa:

"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."

(HR. Tirmidzi)

Doa tersebut dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu-waktu mustajab.


3. Menjaga Salat Lima Waktu

Allah SWT berfirman:

"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."

(QS. Taha: 132)

Salat menjadi fondasi utama dalam kehidupan seorang muslim dan menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.


4. Memperbanyak Sedekah

Rasulullah SAW bersabda:

"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."

(HR. Muslim No. 2588)

Sedekah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan kemudahan dalam berbagai urusan.


5. Menjalin Silaturahmi

Rasulullah SAW bersabda:

"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."

(HR. Bukhari dan Muslim)

Silaturahmi merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam.


6. Bertakwa kepada Allah SWT

Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."

(QS. At-Talaq: 2–3)

Ketakwaan menjadi kunci datangnya pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.


7. Bertawakal Setelah Berusaha

Rasulullah SAW bersabda:

"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal harus disertai usaha dan kerja keras.

Hal yang Perlu Dihindari pada Bulan Safar

Dalam menjalankan ibadah di bulan Safar, umat Islam hendaknya menghindari berbagai keyakinan yang tidak memiliki landasan syariat, antara lain:

  • Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
  • Menganggap ritual tertentu pasti membuka pintu rezeki tanpa dalil.
  • Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
  • Mengamalkan hadis palsu maupun tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.

Islam mengajarkan bahwa seluruh ibadah harus bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.

Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh

Selain amalan di atas, bulan Safar dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang bernilai ibadah, seperti:

  • Membaca Al-Qur'an setiap hari.
  • Memperbanyak zikir pagi dan petang.
  • Menunaikan salat sunnah.
  • Membantu fakir miskin dan kaum dhuafa.
  • Berbakti kepada orang tua.
  • Menjaga kejujuran dalam bekerja.
  • Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
  • Memperbanyak doa untuk keluarga dan umat Islam.

Seluruh amal tersebut menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

Mari Sempurnakan Ibadah dengan Berzakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Momentum bulan Safar menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Berbagi kepada sesama bukan hanya menghadirkan manfaat bagi mustahik, tetapi juga menjadi ikhtiar memperoleh keberkahan rezeki sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui:

Bank BJB : 0137402262100
BRI : 004601002689569
BSI : 7313997361
Mandiri : 1340000833334
BJB Syariah : 5190301001182

Website: https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

Telepon: (0233) 282414

 

Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BulanSafar #Safar #AmalanSafar #RezekiBerkah #Sedekah #Zakat #Infak #Istighfar #Silaturahmi #IslamRahmatanLilAlamin #CintaZakat #BerbagiKebaikan #MenebarKeberkahan #KajianIslam #MuslimIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Mengapa Zakat Penting untuk Mengurangi Kemiskinan? BAZNAS Majalengka Dorong Pemberdayaan Mustahik Berkelanjutan

MAJALENGKA — Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan sosial yang memerlukan perhatian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam Islam, zakat merupakan instrumen ekonomi yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan melalui pemerataan kesejahteraan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan solidaritas sosial.

Melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Majalengka terus mengoptimalkan pendistribusian dana zakat agar mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik.

Zakat Menjadi Instrumen Penting Pengentasan Kemiskinan

Sebagai salah satu rukun Islam, zakat memiliki fungsi sosial yang sangat besar. Dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai syariat Islam.

Selain membantu memenuhi kebutuhan konsumtif masyarakat yang membutuhkan, zakat juga diarahkan pada program-program produktif yang mampu meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik sehingga mereka memiliki kesempatan untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Pengelolaan zakat yang profesional memungkinkan lahirnya berbagai program pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, kemanusiaan, hingga sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

Bagaimana Zakat Membantu Mengurangi Kemiskinan?

Optimalisasi dana zakat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, antara lain:

  • Membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pangan, sandang, dan tempat tinggal.
  • Memberikan akses pendidikan melalui beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.
  • Mendukung layanan kesehatan melalui bantuan biaya pengobatan dan program kesehatan masyarakat.
  • Memberikan modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar mampu mandiri secara ekonomi.
  • Mengurangi kesenjangan sosial melalui distribusi kekayaan yang lebih adil sesuai prinsip ekonomi Islam.

Dengan pendekatan tersebut, zakat tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

BAZNAS Majalengka Terus Mengembangkan Program Pemberdayaan

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dana yang dihimpun disalurkan melalui berbagai program unggulan di bidang:

  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Kemanusiaan
  • Dakwah dan Advokasi
  • Program sosial kemasyarakatan

Pendekatan pemberdayaan menjadi fokus utama agar mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi memiliki kesempatan meningkatkan kualitas hidup hingga menjadi masyarakat yang mandiri bahkan bertransformasi menjadi muzaki di masa depan.

Mari Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Setiap zakat yang ditunaikan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengurangi kemiskinan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan kesejahteraan umat.

BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Rekening Zakat BAZNAS Kabupaten Majalengka

  • Bank BJB: 0137402262100
  • BRI: 004601002689569
  • BSI: 7313997361
  • Mandiri: 1340000833334
  • BJB Syariah: 5190301001182

Layanan Informasi:

 

???? WhatsApp Muzakki: 0821-2416-9964
?? Telepon: (0233) 282414
???? Email: [email protected]
???? Website: kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatProduktif #PengentasanKemiskinan #PemberdayaanMustahik #EkonomiUmat #KesejahteraanMasyarakat #Berzakat #ZakatBerkah #CintaZakat #Sedekah #IslamRahmatanLilAlamin #Majalengka #UntukIndonesia

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Peran Zakat dalam Membantu Korban Bencana dan Krisis Kemanusiaan

MAJALENGKA 26 Juni 2026 Zakat memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam maupun krisis kemanusiaan. Sebagai instrumen ekonomi syariah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, zakat tidak hanya memenuhi kebutuhan darurat para penyintas, tetapi juga mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai syariat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima (mustahik), termasuk korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan, maupun akses terhadap kebutuhan dasar.

Zakat Menjadi Solusi dalam Situasi Darurat

Dalam setiap kejadian bencana, kebutuhan masyarakat meningkat secara signifikan. Bantuan berupa makanan, air bersih, layanan kesehatan, pakaian, tempat tinggal sementara, hingga perlengkapan pendidikan menjadi kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi.

Dana zakat yang dikelola BAZNAS dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, di antaranya:

  • Bantuan tanggap darurat bagi korban bencana.
  • Distribusi logistik dan kebutuhan pokok.
  • Layanan kesehatan bagi penyintas.
  • Bantuan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
  • Penyediaan hunian sementara.
  • Rehabilitasi fasilitas umum.
  • Program pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Melalui pendekatan tersebut, zakat tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen BAZNAS dalam Penanganan Bencana

Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS terus memperkuat berbagai program kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.

Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip amanah, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat agar mampu bangkit kembali setelah bencana.

Kolaborasi dengan pemerintah, relawan, berbagai lembaga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat diterima secara cepat dan efektif oleh para penyintas.

Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Zakat mengajarkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi rezeki dengan saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah maupun kesulitan ekonomi.

Optimalisasi pengelolaan zakat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis syariah, sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih tangguh terhadap berbagai risiko bencana dan krisis kemanusiaan.

Semakin banyak masyarakat yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di berbagai daerah.


Mari Tunaikan Zakat melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka

Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui:

Rekening Donasi:

  • Bank BJB: 0137402262100
  • Bank BRI: 004601002689569
  • Bank BSI: 7313997361
  • Bank Mandiri: 1340000833334
  • Bank BJB Syariah: 5190301001182

Informasi dan Layanan:

???? Website Sedekah:
https://kabmajalengka.baznas.go.id/sedekah

???? Website Resmi:
https://kabmajalengka.baznas.go.id

???? Layanan Muzakki (WhatsApp): 0821-2416-9964

?? Telepon: (0233) 282414

 

???? Email: [email protected]

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #Zakat #ZakatUntukBencana #BantuanKemanusiaan #KrisisKemanusiaan #PeduliSesama #BerbagiKebaikan #TanggapBencana #PemulihanPascabencana #Mustahik #Sedekah #Infak #IndonesiaPeduli

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS RI Buka Jalan Ikhtiar Mustahik Bekerja di Jepang, BAZNAS Majalengka Siap Tangkap Peluang untuk Wujudkan Majalengka Langkung Sae

Majalengka – Ikhtiar memuliakan mustahik melalui pemberdayaan ekonomi terus diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Bersinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), BAZNAS RI menghadirkan Program Fasilitasi Magang ke Jepang, sebuah program yang membuka jalan bagi para mustahik memperoleh kesempatan bekerja secara profesional di berbagai perusahaan Jepang dengan penghasilan bersih mencapai Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan.

Program tersebut menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh masyarakat tidak hanya disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menuju kemandirian ekonomi.

Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan BAZNAS Knowledge Sharing bertajuk "Program Fasilitasi Magang ke Jepang Bersama BAZNAS RI dan Kemenaker" yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan amil BAZNAS Provinsi maupun Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk BAZNAS Kabupaten Majalengka.

Kepala Divisi Pendidikan dan Vokasional BAZNAS RI, Farid Septian, M.Hum, menjelaskan bahwa hingga Juli 2026 program tersebut telah menjangkau 166 penerima manfaat yang berasal dari 10 provinsi melalui delapan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sebanyak 60 peserta di antaranya telah menjalani praktik kerja di berbagai perusahaan di Jepang pada sektor pengolahan plastik, pengerjaan logam, konstruksi, penataan dan pengepakan, hingga sektor industri lainnya.

"Mereka memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp8 juta hingga Rp20 juta per bulan, bergantung pada sektor pekerjaan dan perusahaan tempat mereka bekerja," ujar Farid.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi mustahik. Tidak hanya meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja bertaraf internasional, tetapi juga memberikan kesempatan memperoleh penghasilan yang layak sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Farid juga mendorong agar BAZNAS Daerah membangun sinergi bersama Dinas Ketenagakerjaan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), dunia usaha, serta berbagai mitra strategis agar program serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, menegaskan bahwa kolaborasi BAZNAS dengan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan langkah strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penciptaan akses kerja yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan penuh tanggung jawab.

"Intervensi BAZNAS melalui program ini diarahkan agar mustahik mampu keluar dari garis kemiskinan hingga pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh program BAZNAS dilaksanakan berdasarkan prinsip Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.

BAZNAS Kabupaten Majalengka Siap Menyambut Peluang

Menanggapi keberhasilan program tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi atas inovasi pemberdayaan yang diinisiasi BAZNAS RI bersama Kemnaker RI.

Menurutnya, program tersebut menjadi inspirasi sekaligus peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari kalangan mustahik melalui jalur pelatihan vokasional dan penempatan kerja yang profesional.

"Bismillahirrahmanirrahim. Program fasilitasi kerja ke Jepang ini merupakan peluang besar yang harus kita sambut dengan penuh rasa syukur dan semangat ikhtiar. BAZNAS Kabupaten Majalengka siap mengambil bagian, bersinergi dengan BAZNAS RI, Pemerintah Daerah, Dinas Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar putra-putri terbaik dari kalangan mustahik di Kabupaten Majalengka memiliki kesempatan meningkatkan kompetensi, memperoleh pekerjaan yang layak, dan mengangkat harkat ekonomi keluarganya," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia menambahkan bahwa hakikat zakat bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan sesaat, melainkan menjadi wasilah untuk membangun kemandirian umat sebagaimana tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan.

"Kami meyakini bahwa zakat yang dikelola secara amanah akan melahirkan mustahik yang berdaya, mandiri, dan insya Allah kelak menjadi muzaki. Inilah cita-cita besar BAZNAS, menghadirkan keberkahan zakat yang mampu mengubah kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan berupaya menangkap peluang ini sebagai bagian dari ikhtiar bersama memajukan Kabupaten Majalengka agar semakin Langkung Sae—masyarakatnya lebih sejahtera, lebih produktif, lebih berdaya saing, serta memperoleh keberkahan hidup di bawah ridha Allah SWT."

H. Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya gotong royong melalui zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial yang mampu melahirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Menurutnya, ketika zakat dikelola secara profesional dan tepat sasaran, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga menjadi investasi sosial yang memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Program fasilitasi kerja ke Jepang menjadi salah satu contoh nyata bagaimana zakat mampu menghadirkan harapan baru bagi mustahik. Melalui peningkatan kompetensi, akses pekerjaan yang layak, dan pendapatan yang lebih baik, diharapkan semakin banyak keluarga mustahik yang dapat keluar dari lingkaran kemiskinan dan menjadi pribadi yang mandiri.

Semoga ikhtiar kolaboratif antara BAZNAS RI, pemerintah, dunia usaha, serta BAZNAS di seluruh Indonesia senantiasa mendapat pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen kebangkitan ekonomi umat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadirkan Indonesia yang semakin maju, berkeadilan, dan penuh keberkahan.

"Khairunnas anfa'uhum linnas" — Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

#MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka #BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #MagangJepang #Kemnaker #PemberdayaanMustahik #PendayagunaanZakat #ZakatUntukIndonesia #MustahikBerdaya #IndonesiaMakmur

26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.
Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Harumkan Jawa Barat di Forum Pelajar Indonesia 2026

26 Juli 2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Majalengka

MAJALENGKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi wakil Provinsi Jawa Barat pada ajang Forum Pelajar Indonesia (FOR) ke-14 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 5–8 Agustus 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pendidikan BAZNAS mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.

Ketiga santri tersebut adalah Muhammad Azriel Abqori (kelas X), Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu (kelas XII). Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi nasional yang diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, hingga akhirnya masuk dalam jajaran 150 pelajar SMA, SMK, dan MA terbaik yang akan mengikuti forum bergengsi tersebut.

Forum Pelajar Indonesia merupakan wadah pengembangan kepemimpinan generasi muda yang mempertemukan pelajar-pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai isu strategis di bidang pendidikan, perlindungan anak, dan pembangunan sumber daya manusia.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri Sekolah Cendekia BAZNAS.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi antara kerja keras para santri, dedikasi para pendidik, serta dukungan para muzaki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Terpilihnya tiga santri Sekolah Cendekia BAZNAS sebagai wakil Jawa Barat merupakan kebanggaan bagi BAZNAS. Prestasi ini menunjukkan bahwa santri SCB memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan daya saing yang mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Idy.

Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan salah satu program prioritas BAZNAS dalam mendayagunakan dana zakat secara produktif. Melalui Sekolah Cendekia BAZNAS, BAZNAS terus berupaya mencetak generasi penerus bangsa yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap persoalan sosial di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih para santri Sekolah Cendekia BAZNAS tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ananda Muhammad Azriel Abqori, Dini Qurrota Aini, dan Reymario Randhy Pangestu yang telah mengharumkan nama Sekolah Cendekia BAZNAS dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional. Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta menjadi generasi muda yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," ujar H. Agus Asri Sabana.

Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya, khususnya generasi muda di Kabupaten Majalengka, agar terus semangat belajar, berprestasi, serta memanfaatkan setiap peluang pengembangan diri yang tersedia.

"BAZNAS meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan produktif, kami berharap semakin banyak lahir generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing yang kelak menjadi pemimpin masa depan Indonesia," tambahnya.

Keikutsertaan para santri dalam Forum Pelajar Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk memperluas jejaring nasional, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya pengalaman dalam merancang berbagai solusi terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda Indonesia.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen BAZNAS dalam mengoptimalkan pendayagunaan zakat di bidang pendidikan sebagai salah satu instrumen pemberdayaan umat. Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan kepada BAZNAS telah menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi berprestasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


#BAZNAS #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #SekolahCendekiaBAZNAS #ForumPelajarIndonesia #SantriBerprestasi #Pendidikan #ZakatUntukPendidikan #GenerasiEmasIndonesia #JawaBarat #MajalengkaLangkungSae #SAEkeunMajalengka
26/07/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I.

Berita Terbaru

Memupuk Jiwa Dermawan Sejak Dini, SMPN 2 Kadipaten Serahkan Infak Program SIGAP ke BAZNAS Majalengka
Memupuk Jiwa Dermawan Sejak Dini, SMPN 2 Kadipaten Serahkan Infak Program SIGAP ke BAZNAS Majalengka
MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menerima penyaluran dana program Sedekah, Infaq Generasi Anak Peduli (SIGAP). Kali ini, amanah dan kepedulian yang besar datang dari keluarga besar SMPN 2 Kadipaten, yang secara resmi menyerahkan hasil pengumpulan infak para siswa-siswinya kepada Staf Divisi Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Mahmud Abdurrohman, pada Sabtu (22/05/2026). Dana yang terhimpun melalui "Kencleng SIGAP" ini menjadi bukti nyata dari hidupnya syiar islam dan suburnya sifat kedermawanan di hati para generasi muda Muslim di Majalengka. Sinergi Kebaikan untuk Karakter Generasi Rabbani Penyerahan infak ini bukan sekadar perpindahan dana, melainkan simbol dari keberhasilan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kepedulian sosial. Para siswa-siswi SMPN 2 Kadipaten dengan sukarela menyisihkan sebagian rezeki yang Allah titipkan untuk membantu sesama, mencerminkan sebuah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mengetuk pintu langit melalui amal saleh. Staf Divisi Pengumpulan BAZNAS Majalengka, Mahmud Abdurrohman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya saat menerima setoran tersebut. "Alhamdulillah, antusiasme dan keikhlasan anak-anak kita di SMPN 2 Kadipaten sangat luar biasa. Ini adalah buah dari pembiasaan yang baik. Semoga setiap rupiah yang diinfakkan menjadi pemberat timbangan kebaikan bagi para siswa, orang tua, serta para guru yang tanpa lelah mendidik mereka," ujarnya. Dari Siswa, Oleh Siswa, untuk Membantu Sesama Sebagai informasi, Program SIGAP BAZNAS Majalengka merupakan inisiatif edukasi filantropi yang menyasar pelajar dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat. Menggunakan media "Kencleng SIGAP", program ini dirancang khusus dengan asas manfaat yang kembali memakmurkan lingkungan sekolah itu sendiri. Mekanisme pengelolaan dana dikembalikan secara transparan demi kemaslahatan pendidikan, antara lain untuk: Perbaikan fasilitas sekolah yang rusak demi kenyamanan belajar mengajar. Renovasi dan pemeliharaan sarana ibadah (mushola/masjid sekolah) agar para siswa dapat beribadah dengan khusyuk. Bantuan sosial bagi siswa-siswi kurang mampu di sekolah asal, sehingga tidak ada lagi anak yang terhambat pendidikannya karena faktor ekonomi. Melalui pengelolaan yang amanah bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing sekolah, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus merawat program ini demi mewujudkan visi daerah yang lebih berkah, maju, dan peduli. #MajalengkaLangkungSae #SIGAPBAZNAS #GenerasiPeduli #InfakSiswa #BAZNASMajalengka #EdukasiFilantropi #PemudaDermawan #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
MONITORING DAN EVALUASI BMM DI MASJID AL IMAM: SINERGI BAZNAS RI DAN BAZNAS MAJALENGKA PERKUAT PILAR EKONOMI DAN HIDUPKAN ROH KEMANDIRIAN UMAT
MONITORING DAN EVALUASI BMM DI MASJID AL IMAM: SINERGI BAZNAS RI DAN BAZNAS MAJALENGKA PERKUAT PILAR EKONOMI DAN HIDUPKAN ROH KEMANDIRIAN UMAT
MAJALENGKA (baznaskabmajalengka.go.id) Dalam upaya meneguhkan fungsi masjid sebagai episentrum kesejahteraan dan kemaslahatan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Majalengka menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM). Kegiatan strategis ini dilaksanakan secara langsung di Masjid Agung Al Imam, Kabupaten Majalengka, pada Kamis (21/05/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan amanah dalam memastikan program pembiayaan mikro berbasis masjid tersebut dapat berjalan optimal, transparan, serta memberikan dampak nyata dalam membebaskan para pelaku usaha kecil dari jerat kemiskinan dan kesulitan modal. Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah, sebuah capaian yang menyejukkan hati tercatat sejak dana bergulir ini pertama kali disalurkan pada September 2025 lalu. Program BMM di Masjid Al Imam terus menunjukkan grafik perkembangan yang positif dan penuh berkah. Jumlah penerima manfaat (mustahik) yang pada awalnya berjumah 50 orang, kini telah meluas dan bertambah hingga mencapai 73 jiwa. Fakta ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan, mampu melipatgandakan manfaat serta menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat yang membutuhkan sentuhan ekonomi. Kegiatan Monev yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka, di antaranya Wakil Ketua I H. Muhamad Ridwan, S.Ag., M.Si., Dewan Pengawas Drs. N. Nursiwandjaya, M.Si., serta Sekretaris sekaligus PIC BMM BAZNAS Kabupaten Majalengka Iwan Saefuddin Anwar, S.ST., M.Pd. Turut mendampingi pula Kepala Divisi Pengumpulan Uju Juhara, S.Pd., Kepala Bagian Administrasi, SDM dan Umum Eman Sulaeman, M.Pd., serta jajaran Tim BAZNAS RI yang turun langsung meninjau pergerakan ekonomi para mustahik di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, Tim BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya bahwa Program BMM dihadirkan sebagai instrumen pembiayaan qardhul hasan—yakni pinjaman kebajikan tanpa bunga dan tanpa agunan—yang murni dikelola oleh pihak masjid demi kemaslahatan umat. Program mulia ini tidak sekadar bertumpu pada bantuan permodalan usaha semata, tetapi membawa misi yang jauh lebih besar: yaitu memperkuat kembali fungsi historis masjid. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat rukuk dan sujud (ibadah ritual), melainkan juga bertransformasi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi, jaring pengaman sosial, dan laboratorium kemasyarakatan yang menghidupkan kesejahteraan. Melalui rajutan sinergi yang kokoh antara BAZNAS, jajaran pengurus (DKM) masjid, dan para penerima manfaat, Program BMM diharapkan dapat terus bergulir membesar, merambah lebih banyak jamaah, serta berdiri tegak sebagai pilar solusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat. Ikhtiar ini sekaligus menjadi benteng pertahanan akidah guna mengikis habis ketergantungan masyarakat terhadap praktik pinjaman ribawi dan rentenir berbunga tinggi yang kerap mencekik kehidupan warga kecil. Dengan semangat gotong royong dan pemanfaatan dana syariat yang akuntabel, BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus mendampingi para pelaku usaha mikro hingga kelak mampu bangkit dan bertransformasi dari penerima zakat (mustahik) menjadi pemberi zakat (muzakki), demi terwujudnya tatanan masyarakat Majalengka yang berkah, maju, dan sejahtera. ? Dari Masjid untuk Umat, Membangun Kemandirian dan Kesejahteraan Bersama. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #BAZNASMicrofinanceMasjid #PemberdayaanEkonomiUmat #ZakatMenguatkanIndonesia #MasjidAlImam #QardhulHasan #KemandirianUmat #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Kabupaten Majalengka Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak Il Rofii, Jamaah Haji Kloter KJT06 di Tanah Suci Makkah
BAZNAS Kabupaten Majalengka Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak Il Rofii, Jamaah Haji Kloter KJT06 di Tanah Suci Makkah
MAJALENGKA (BAZNAS) Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kabar duka yang mendalam menyelimuti bumi Majalengka. Keluarga Besar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah, Bapak Il Rofii, salah seorang Jamaah Haji Indonesia dari Kloter KJT06 asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya dalam prosesi suci ibadah haji di Rumah Sakit King Abdullah, Makkah Al Mukarramah, pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Kepergian almarhum yang terjadi di hari Jumat—hari yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan—serta di tengah-tengah pelaksanaan rukun Islam kelima, memantik untaian doa dari berbagai elemen masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Majalengka. Berdasarkan laporan resmi yang diterima, almarhum sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif di rumah sakit rujukan Makkah sebelum akhirnya dinyatakan wafat menghadap Sang Khalik. Ketua beserta seluruh jajaran pimpinan dan staf BAZNAS Kabupaten Majalengka mengutarakan bahwa wafatnya almarhum di Tanah Suci merupakan sebuah rahasia ilahi yang penuh dengan tanda kemuliaan. Menjadi Dhuyufurrahman (tamu Allah) dan dipanggil pulang dalam keadaan beribadah di kota paling suci adalah akhir hayat yang diimpikan oleh setiap Muslim, sebuah penanda nyata dari indahnya husnul khatimah. "Kami atas nama institusi dan seluruh amilin-amilat BAZNAS Kabupaten Majalengka merasa sangat kehilangan, namun di sisi lain, kami juga mengagumi jalan pulang yang Allah anugerahkan kepada almarhum Bapak Il Rofii. Wafat di Makkah Al Mukarramah, di hari Jumat, saat sedang melaksanakan ibadah haji, adalah sebuah kemuliaan yang sangat besar. Semoga segala amal ibadah, zikir, dan setetes keringat almarhum selama di Tanah Suci diterima sebagai pahala haji yang mabrur oleh Allah SWT," ungkap perwakilan pimpinan BAZNAS dalam pernyataan resminya. Lebih lanjut, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga melayangkan doa khusus agar keluarga besar yang ditinggalkan di tanah air senantiasa dianugerahi kelapangan dada, kekuatan iman, ketabahan, serta keikhlasan yang kokoh dalam menghadapi ujian takdir ini. Kehilangan sanak saudara yang sedang berada di tempat yang jauh tentu menyisakan kesedihan, namun kepastian bahwa almarhum berpulang ke dalam dekapan rahmat Allah SWT diharapkan menjadi penyejuk hati yang duka. Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian keumatan yang berkesinambungan, BAZNAS Kabupaten Majalengka mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Majalengka, untuk bersama-sama meluangkan waktu sejenak guna membacakan surah Al-Fatihah dan doa-doa terbaik demi kelapangan kubur almarhum Bapak Il Rofii. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu. Selamat jalan Bapak Il Rofii, doa kami semua menyertai kepulanganmu ke tempat tertinggi di sisi-Nya. #BAZNASMajalengka #MajalengkaLangkungSae #TurutBerdukaCita #InnalillahiWainnailaihiRajiun #JamaahHajiIndonesia #Haji2026 #Majalengka #DoaUntukJamaahHaji #HusnulKhatimah #InfoMajalengka #BeritaDuka #MakkahAlMukarramah
BERITA23/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Optimalkan Dana Umat, BAZNAS RI Evaluasi Pengembangan Microfinance Masjid Al-Imam Guna Gerakkan Ekonomi Mustahik
Optimalkan Dana Umat, BAZNAS RI Evaluasi Pengembangan Microfinance Masjid Al-Imam Guna Gerakkan Ekonomi Mustahik
MAJALENGKA (BAZNAS) — Guna menggerakkan sendi-sendi ekonomi umat, Tim Verifikasi dan Evaluasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melakukan peninjauan mendalam terhadap program pengembangan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) di kelompok BMM Masjid Al-Imam, Kabupaten Majalengka. Kehadiran tim pusat yang digawangi oleh Teguh Sugiarto (Divisi Ekonomi Pedesaan BAZNAS RI) bersama Muhammad Sholeh (Divisi Bank Zakat Mikro BAZNAS RI) ini membawa misi mulia untuk memacu pertambahan jumlah mustahik (penerima manfaat) sekaligus memperbesar nominal dana yang digulirkan demi tegaknya kemandirian jemaah secara produktif, akuntabel, dan berkelanjutan. Langkah strategis berbasis rumah Allah ini diambil sebagai ikhtiar nyata untuk memastikan roda perekonomian mikro jemaah dapat berputar lebih cepat tanpa ada dana kebajikan yang mengendap. Evaluasi menyeluruh ini memotret dinamika realitas di lapangan yang dinilai sangat beragam. Pihak pusat mencatat adanya kelompok yang tumbuh dengan sangat luar biasa berkembang, namun tidak menutup mata terhadap kelompok yang berjalan di tempat, bahkan menghadapi kendala pembiayaan macet. Menanggapi fenomena tersebut, Teguh Sugiarto dan Muhammad Sholeh memberikan edukasi penting mengenai urgensi kedisiplinan perputaran modal, seraya mengetengahkan potret keberhasilan Masjid Ibnu Batutah di Kabupaten Badung, Bali, sebagai teladan. Masjid tersebut awalnya menerima stimulan modal yang sama sebesar Rp150 juta untuk 50 mustahik pada tahun 2023. Melalui komitmen kuat tanpa membiarkan ada dana kebajikan mengendap (idle) di tingkat DKM maupun pendamping, dana bergulir tersebut kini melonjak menembus angka Rp950 juta dengan jangkauan penerima manfaat hampir 80 jiwa. Menjawab pertanyaan krusial mengenai kesempatan bagi pelaku usaha mikro untuk mendapatkan permodalan kembali, perwakilan BAZNAS RI menegaskan bahwa syariat dan manajemen profesional menggariskan pintu yang terbuka lebar. Mustahik sangat diperbolehkan menerima pembiayaan gelombang kedua, ketiga, dan seterusnya demi memperluas skala usaha. Namun, manajemen BAZNAS menetapkan dua syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan, yaitu rekam jejak pembayaran yang lancar dan pinjaman sebelumnya telah berstatus lunas. Amanah di dalam mengembalikan dana umat adalah kunci keberkahan. Apabila rekam jejaknya tidak lancar dan tidak disiplin, maka hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan berat dan catatan krusial bagi tim evaluator, meskipun bantuan sebelumnya sudah berstatus lunas. BAZNAS berkomitmen untuk merawat ekosistem ekonomi syariah yang sehat dan saling percaya demi melahirkan muzakki-muzakki baru di masa depan. Gerakan penguatan modal berbasis rumah ibadah ini kian menemukan momentumnya di kancah nasional. Fenomena penguatan ekonomi syariah berbasis masjid ini juga tengah diakselerasi secara masif oleh wilayah lain. Dilaporkan, BAZNAS DKI Jakarta saat ini menjalin kerja sama serupa dengan menargetkan sepertiga dari total 3.000 masjid di Jakarta untuk dijadikan mitra aktif pengelolaan microfinance. Berbekal kekuatan penghimpunan ZIS yang menyentuh angka Rp330 miIiar per tahun, kolaborasi lintas lembaga tersebut diyakini akan memberikan dampak akselerasi luar biasa bagi pemberdayaan ekonomi umat Islam. Tadi Malam Tim Evaluasi berkoordinasi intensif hingga larut malam bersama jajaran DKM Masjid Al-Imam dan Kabag Kesra Bapak Oka sebagai pemangku wilayah. BAZNAS RI siap mengucurkan dukungan perluasan manfaat, asalkan diimbangi dengan komitmen kolaborasi, pendampingan, serta konseling terstruktur demi menjaga ketahanan usaha mikro para jemaah. Dalam hal fleksibilitas pengelolaan dana BMM, pihak BAZNAS memberikan kelonggaran regulasi demi kemaslahatan bersama. Dana stimulan program sebesar Rp150 juta diperbolehkan untuk didistribusikan ke tiga masjid sekitar (masjid satelit) jika kuantitas jemaah di masjid utama relatif terbatas. Kendati demikian, kendali pembinaan dan tanggung jawab utama manajemen mutlak berada di bawah koordinasi satu masjid induk yang diusulkan di awal, guna meminimalisir risiko kegagalan kontrol. Pembatasan jarak geografis ini dilakukan demi efisiensi dana operasional awal sebesar Rp9 juta yang dikucurkan di tahun pertama, sekaligus menekan risiko membengkaknya beban non-teknis akibat pemantauan yang terlalu jauh. Rangkaian acara verifikasi lapangan tersebut diakhiri secara khidmat dengan sesi diskusi dan arahan langsung bersama semua amil serta pimpinan BAZNAS. Pertemuan evaluasi strategis ini bertempat di Ruang Rapat Aula Lantai 2 Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka, dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 mulai jam 09.00 WIB. Melalui forum ini, sinergi internal diperkuat demi memastikan implementasi program berjalan selaras dengan regulasi nasional. Mengakhiri arahan, Tim BAZNAS RI kembali mengingatkan esensi penting dari aspek keberlanjutan program, yaitu kesadaran berinfak dari para mustahik jemaah. Dana infak yang disisihkan secara ikhlas oleh para peserta dari hasil keuntungan usaha mereka nantinya akan diproyeksikan menjadi pilar penyangga utama pembiayaan operasional pendampingan di tahun kedua, ketiga, dan seterusnya. Berdasarkan catatan monitoring, tingkat kesadaran infak dari para peserta dinilai masih minim dan memerlukan pendekatan spiritual yang lebih menyentuh hati agar kemandirian ekonomi umat dapat tegak berdiri di atas pilar gotong royong yang berkah di bawah payung visi daerah. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMicrofinance #PemberdayaanEkonomiUmat #MasjidAlImam #ZakatTumbuhBermanfaat #EkonomiSyariah #KemandirianMustahik #KesraMajalengka #BankZakatMikro
BERITA22/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut BAZNAS Development Forum, Majalengka Siap Menjadi Poros Kebangkitan Ekonomi Umat
Sambut BAZNAS Development Forum, Majalengka Siap Menjadi Poros Kebangkitan Ekonomi Umat
MAJALENGKA Alhamdulillah, sebuah kehormatan luar biasa sekaligus wujud kepercayaan nasional hadir di Bumi Sindangkasih. Menjelang perhelatan akbar BAZNAS Development Forum (BDF), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., mendampingi langsung Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, guna meninjau dan memastikan kesiapan lokasi acara pada Jumat malam (22/5/2026). Peninjauan yang berlangsung khidmat setelah menunaikan ibadah shalat Magrib ini bertempat di Gedung Yudha Abdi Negara, Komplek Pendopo Majalengka. Langkah ini diambil demi memastikan seluruh sarana, prasarana, hingga fasilitas penunjang digital siap menyambut para pejuang zakat dari seluruh penjuru negeri pada Sabtu besok, pukul 15.00 WIB. Dibuka Langsung oleh Bupati Majalengka dan Dihadiri Tokoh Nasional Mengangkat tema besar "Penguatan Ekosistem Zakat Daerah untuk Akselerasi Transformasi Sosio-Ekonomi Masyarakat", forum strategis ini rencananya akan dibuka secara resmi oleh Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M. Agenda mulia ini juga turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Majalengka serta deretan tokoh penting dan pemangku kebijakan nasional, antara lain: Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. H. Agus Fatoni, M.Si., GRCE. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah, Hj. Saidah Sakwan, M.A. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si. Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H.M. Imdadun Rahmat, M.Si. Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H. Ikhtiar Membumikan Zakat Secara Hybrid Mengingat urgensi dan skala kegiatan yang luas, BAZNAS Development Forum ini akan digelar secara hybrid. Selain tatap muka langsung (offline), syiar zakat ini juga disiarkan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting yang melibatkan seluruh pengurus BAZNAS kabupaten/kota se-Indonesia. Oleh karena itu, pengecekan teknis malam ini difokuskan pada keandalan jaringan internet dan perangkat multimedia agar pesan kebaikan dan strategi keumatan yang dibahas esok hari dapat tersampaikan tanpa kendala ke seluruh pelosok negeri. Di sela-sela peninjauan lokasi, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas amanah besar ini. "Kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS RI kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk menjadi tuan rumah agenda nasional ini merupakan sebuah penghargaan tinggi yang sangat kami apresiasi. Kehadiran Bapak Bupati beserta jajaran Forkopimda esok hari tentu menjadi lecutan semangat bagi kita semua. Insya Allah, momentum ini akan menjadi pemantik semangat kami untuk terus menebar manfaat, mengetuk pintu-pintu langit, dan membumikan zakat sebagai solusi nyata pengentasan kemiskinan," ujar H. Agus Asri Sabana dengan penuh takzim. Rajutan Ukhuwah di Wilayah Ciayumajakuning Sebagai wujud penguatan ukhuwah dan kolaborasi regional, selain dihadiri oleh internal BAZNAS Majalengka, perhelatan ini juga mengundang secara khusus para pimpinan BAZNAS dari wilayah se-Ciayumajakuning untuk hadir langsung di Pendopo Majalengka. Kehadiran delegasi dari BAZNAS Kabupaten Kuningan, BAZNAS Kabupaten Cirebon, BAZNAS Kota Cirebon, dan BAZNAS Kabupaten Indramayu diharapkan dapat menyatukan visi dalam menggerakkan roda ekonomi syariah berbasis zakat di Jawa Barat. Mari kita bersama-sama mendoakan agar agenda mulia besok berjalan dengan lancar, berkah, dan melahirkan gagasan-gagasan visioner yang mampu mengangkat harkat dan martabat para mustahik menjadi muzakki. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin.#MajalengkaLangkungSae #BAZNASDevelopmentForum #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #KebangkitanEkonomiUmat #CiayumajakuningBerzakat #ForkopimdaMajalengka
BERITA22/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sambut Kehadiran Direktur BAZNAS RI Lebih Awal, Ketua BAZNAS Majalengka: Kehormatan dan Berkah Bagi Umat
Sambut Kehadiran Direktur BAZNAS RI Lebih Awal, Ketua BAZNAS Majalengka: Kehormatan dan Berkah Bagi Umat
MAJALENGKA Pintu keberkahan dan ukhuwah terajut erat di Bumi Sindangkasih. Sehari menjelang perhelatan akbar BAZNAS Development Forum (BDF), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyambut langsung kehadiran Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, yang tiba lebih awal di Kabupaten Majalengka pada Jumat sore (22/5/2026). Prosesi penyambutan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan dan kekhidmatan Islami tersebut berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka pada pukul 16.00 WIB. Kehadiran perwakilan pimpinan pusat yang lebih awal ini menjadi penanda kuat atas pentingnya agenda strategis nasional yang akan diselenggarakan esok hari. Silaturahmi Hangat di Rumah Pejuang Zakat Pertemuan tatap muka di sore hari yang berkah tersebut diisi dengan perbincangan hangat seputar kesiapan teknis maupun substansi dari forum yang akan dihadiri oleh para pegiat zakat se-Indonesia. Kehadiran Direktur Pendayagunaan dan Penyaluran UPZ dan CSR BAZNAS RI ini juga menjadi bentuk dukungan moril langsung bagi seluruh jajaran amilin dan amilat di BAZNAS Kabupaten Majalengka yang bertindak sebagai tuan rumah. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan rasa takzim dan kebahagiaan yang mendalam atas kedatangan tamu agung dari ibu kota yang berkenan hadir lebih awal untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa cela. "Alhamdulillah, tsumma Alhamdulillah. Merupakan suatu kehormatan luar biasa bagi kami di daerah, menerima kehadiran Bapak Eka Budhi Sulistyo di Kantor BAZNAS Majalengka sore ini. Kedatangan beliau yang lebih awal satu hari sebelum acara tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga menjadi suntikan energi spiritual yang luar biasa bagi kami semua untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik demi suksesnya BAZNAS Development Forum esok hari," tutur H. Agus Asri Sabana dengan mata berkaca-kaca penuh rasa syukur. Komitmen Menjaga Amanah Kebangkitan Zakat Setelah beramah tamah di kantor BAZNAS, agenda dilanjutkan dengan koordinasi internal singkat untuk mematangkan beberapa poin penting terkait penguatan ekosistem zakat yang menjadi tema sentral forum nasional tersebut. Pertemuan sore itu ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar niat baik dan ikhtiar dalam membumikan syiar zakat ini senantiasa mendapatkan rida dan kemudahan dari-Nya. Sebagai informasi, setelah penyambutan di kantor BAZNAS, rombongan dijadwalkan bergerak menuju lokasi utama acara di Gedung Yudha Abdi Negara Komplek Pendopo Majalengka selepas ibadah shalat Magrib untuk melakukan peninjauan akhir area demi memastikan kesiapan acara offline maupun sistem daring via Zoom Meeting. Semoga langkah kaki para pejuang zakat ini dicatat sebagai amal saleh yang memperkokoh fondasi ekonomi umat, khususnya di Kabupaten Majalengka tercinta. Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BAZNASRI #SambutTamuAgung #ZakatTumbuhBermanfaat #UkhuwahPejuangZakat #BAZNASDevelopmentForum
BERITA22/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
Sinergi BAZNAS RI dan Majalengka: Survei Desa Cijurey, Siap Sulap Mustahik Menjadi Muzaki Lewat Balai Ternak Modern
Sinergi BAZNAS RI dan Majalengka: Survei Desa Cijurey, Siap Sulap Mustahik Menjadi Muzaki Lewat Balai Ternak Modern
BAZNAS MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mendampingi Tim Verifikasi dan Evaluasi BAZNAS RI melakukan survei lokasi ke Desa Cijurey, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Peninjauan lapangan ini dilakukan dalam rangka verifikasi kelayakan Desa Cijurey yang diajukan sebagai calon lokasi program produktif "Balai Ternak BAZNAS". Hadir langsung dalam agenda tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi oleh Wakil Ketua 3, Embed Humed, M.Pd., Kepala Pelaksana, Drs. Uuh Fathullah, serta Kepala Divisi Humas dan Protokoler BAZNAS Majalengka, Fijay Muhamad Faozan, SH., CPm. Adapun dari pihak pusat, hadir langsung Tim Verifikasi BAZNAS RI yang terdiri dari Teguh Sugiarto dari Divisi Ekonomi Pedesaan dan Muhammad Sholeh dari Divisi Bank Zakat Mikro BAZNAS RI. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Desa Cijurey beserta para tokoh masyarakat setempat. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa kunjungan tim verifikasi pusat ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi dan harapan para peternak lokal. Keinginan tersebut sebelumnya telah dihimpun dan diperjuangkan oleh BAZNAS Majalengka ke tingkat pusat beberapa bulan yang lalu. "Alhamdulillah, ikhtiar kita bersama direspons positif. Hari ini Tim Verifikasi BAZNAS RI turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan wilayah. Ini adalah bagian dari persiapan program kolaborasi akbar demi kemaslahatan umat di Majalengka," ujar H. Agus Asri Sabana. Balai Ternak BAZNAS sendiri merupakan program pemberdayaan ekonomi pedesaan yang dirancang secara modern, amanah, dan terintegrasi. Esensi utama dari program ini adalah mengentaskan kemiskinan dengan menyentuh aspek kemandirian ekonomi. Melalui pengelolaan peternakan yang produktif, program ini berkomitmen untuk mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat). Dalam pertemuan yang berlangsung khidmat di ruang kerja Kepala Desa Cijurey, pimpinan BAZNAS Majalengka dan Tim BAZNAS RI bersama Pemerintah Desa membahas empat pilar krusial demi memastikan keberlanjutan program, antara lain: Kesiapan Lahan: Memastikan lokasi penempatan Balai Ternak strategis, aman, dan sesuai dengan regulasi pemerintah. Potensi Pakan: Menilai ketersediaan sumber pakan hijau dan alternatif yang melimpah di sekitar wilayah desa. Sumber Daya Pengelola: Memastikan kesiapan mental, spiritual, serta komitmen keterampilan para peternak lokal yang akan dibina. Kesiapan Kandang: Perencanaan infrastruktur kandang yang higienis, sehat, serta ramah lingkungan. Jika lolos verifikasi, Balai Ternak di Desa Cijurey tidak sekadar menjadi kandang biasa, melainkan pusat pemberdayaan terpadu. Fasilitasnya dirancang lengkap, mulai dari area pemuliabiakan (pembibitan), penggemukan, bank pakan mandiri, pusat pengolahan hasil ternak, hingga sistem pengolahan limbah menjadi pupuk organik. Selama program berjalan, para peternak juga akan mendapatkan pendampingan intensif dari tim lapangan terkait manajemen kesehatan hewan hingga tata niaga pemasaran. Melalui sinergi yang kuat antara ulama, umara (pemerintah), dan lembaga zakat, diharapkan zakat produktif ini dapat menjadi pilar kebangkitan ekonomi umat di Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #BalaiTernakBAZNAS #ZakatTumbuhBermanfaat #PemberdayaanUmat #MustahikMenjadiMuzaki #MajalengkaReligius
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Membangun Kemandirian Umat: BAZNAS Luncurkan 5 Kampung Zakat Percontohan di Majalengka
Membangun Kemandirian Umat: BAZNAS Luncurkan 5 Kampung Zakat Percontohan di Majalengka
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Dalam upaya nyata membangun ekosistem zakat yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka secara resmi meluncurkan program inovatif "Kampung Zakat" di lima wilayah percontohan. Agenda peluncuran strategis ini diselenggarakan di sela-sela acara pendistribusian akbar bantuan keagamaan yang berlangsung di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi. Program Kampung Zakat ini dirancang sebagai sebuah model pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi secara komprehensif. Melalui program ini, intervensi dana zakat tidak lagi bersifat konsumtif sesaat, melainkan mencakup penguatan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga pembangunan lingkungan sosial yang berbasis pada kemakmuran masjid serta nilai-nilai luhur keagamaan. Lima Desa Pionir Gerakan Pemberdayaan Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menjelaskan bahwa untuk tahap awal ini, terdapat lima desa dan kelurahan yang tersebar di beberapa kecamatan yang ditetapkan sebagai wilayah percontohan gerakan Kampung Zakat, yaitu: Desa Pilangsari (Kecamatan Jatitujuh) Desa Sukawana (Kecamatan Kertajati) Desa Randegan Kulon (Kecamatan Jatitujuh) Desa Kagok (Kecamatan Banjaran) Desa Banjaran (Kecamatan Banjaran) "Melalui penetapan lima wilayah percontohan ini, kita ingin menghadirkan sebuah miniatur pengelolaan zakat yang ideal, di mana zakat benar-benar hadir menjadi solusi konkret bagi problematika ekonomi, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan langsung di tingkat desa," ungkap H. Agus Asri Sabana dengan penuh optimisme. Sinergi Visi Daerah dan Modernisasi Berbasis Masjid Lebih lanjut, program Kampung Zakat ini dinilai sangat selaras dan beriringan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Majalengka di bawah kepemimpinan Bupati Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M. Salah satu titik temu strategis dari program ini adalah dukungannya yang kuat terhadap akselerasi dan percepatan modernisasi masjid di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka. Masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah ritual, namun dikembalikan fungsinya sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan ekonomi umat. Sebagai wujud nyata dari integrasi program Kampung Zakat dalam bidang sosial kemanusiaan, pada momentum peluncuran tersebut BAZNAS Kabupaten Majalengka bersama pihak terkait turut menyerahkan bantuan stimulan pembangunan Rumah Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah tersebut. Komitmen Memperluas Manfaat Zakat Melalui peluncuran Kampung Zakat dan rangkaian program pendayagunaan lainnya, BAZNAS Kabupaten Majalengka kembali menegaskan komitmennya yang tanpa batas untuk terus memperluas jangkauan manfaat zakat. Instrumen spiritual ini dioptimalkan menjadi pilar utama pemberdayaan sosial serta penguatan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh pelosok Majalengka. InsyaAllah, dengan pengelolaan yang amanah, terukur, dan terintegrasi di dalam program Kampung Zakat ini, keberkahan dana zakat akan semakin dirasakan dampaknya secara nyata, sekaligus membawa Kabupaten Majalengka menuju tatanan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan religius sesuai semangat #MajalengkaLangkungSae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #KampungZakat2026 #PemberdayaanUmat #EkonomiSyariah #ZakatTumbuhBermanfaat #SinergiUmaraUlama #MasjidMakmurUmatSejahtera
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Apresiasi Penggerak Kebaikan: BAZNAS Award 2026 Sukses Digelar, 34 Penerima Raih Penghargaan
Apresiasi Penggerak Kebaikan: BAZNAS Award 2026 Sukses Digelar, 34 Penerima Raih Penghargaan
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Dalam rangkaian acara akbar yang berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi, Penganugerahan BAZNAS Award Kabupaten Majalengka Tahun 2026 sukses diselenggarakan. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kontribusi nyata dari berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan belaka. Momentum ini dirancang sebagai pemantik besar guna memperkokoh semangat kebersamaan sekaligus membangun ekosistem zakat yang solid dan terpercaya di Majalengka. “Hari ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial penyaluran bantuan tersebut. Namun kami ingin menjadikan momentum ini sebagai penguatan dalam semangat kebersamaan dan penguatan ekosistem zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka,” ujar H. Agus Asri Sabana saat memberikan laporan resmi. Apresiasi Multi-Sektor: 15 Kategori dan 34 Penerima Penghargaan Ketua BAZNAS menjelaskan bahwa anugerah kebaikan ini didistribusikan secara komprehensif kepada berbagai unsur yang selama ini konsisten menjadi garda terdepan maupun penyokong gerakan zakat. Penghargaan tersebut mencakup UPZ OPD, unsur vertikal, BUMD, tingkat kecamatan, desa/kelurahan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), berbagai satuan pendidikan, tokoh masyarakat, hingga para pengusaha atau aghniya. Secara keseluruhan, terdapat 15 kategori penghargaan strategis yang dianugerahkan kepada 34 penerima award terpilih. “Merekalah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Majalengka. Karena kami meyakini bahwa apresiasi itu penting. Ketika kebaikan dihargai, maka semangat untuk berbuat baik akan terus tumbuh dan bahkan tumbuh lebih besar lagi,” ucap H. Agus Asri Sabana penuh optimisme. Daftar Para Peraih Penghargaan BAZNAS Award 2026 Berdasarkan keputusan resmi, berikut adalah beberapa nama tokoh, instansi, dan pengusaha yang berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kategori: 1. Kategori Muzaki Teladan (Pengusaha & Tokoh Masyarakat) Penghargaan ini diserahkan kepada para pelaku dunia usaha yang menjadi teladan dalam menunaikan ZIS, di antaranya: H. Hendrian Suryatanagara (Ketua KADIN Kabupaten Majalengka) H. Memet Tasmat (Owner UD Putra TS Majalengka) H. Heri Syaripudin (Owner TB Cahaya Baru 6 Kasokandel) H. Yasin Yusnawan (Dari Ridho Teknik Kadipaten) Muhammad Iqbal Shafa (Owner FLNK Majalengka) H. Andri Andriana (Owner CV Anugrah Plast Injection) Dani Darmawan (Owner CV Darmawan Jaya) H. Doni Santoso (Owner Toko EMAS ABADI) 2. Kategori UPZ OPD dengan Pengumpulan Terbanyak Apresiasi atas performa penghimpunan zakat terbaik di lingkungan Pemerintah Daerah diraih oleh: Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) 3. Kategori Tokoh Penggerak dan Kepala Daerah Peduli ZIS Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka (Dianugerahi sebagai Tokoh Wanita Penggerak ZIS) Wawan Kurniawan (Camat Leuwimunding, dianugerahi sebagai Camat Peduli Gerakan ZIS) Kepala Desa Heubeulisuk, Kecamatan Argapura (Dianugerahi sebagai Kepala Desa Peduli Gerakan ZIS) 4. Kategori Unsur Vertikal Untuk instansi vertikal yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap ekosistem zakat, penghargaan diberikan kepada: Kementerian Agama Kabupaten Majalengka Kejaksaan Negeri Majalengka Balai Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten Menumbuhkan Budaya Kebaikan Berkelanjutan Hadirnya para tokoh, birokrat, dan pengusaha dalam jajaran penerima BAZNAS Award 2026 ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak (uswatun hasanah) yang menginspirasi seluruh masyarakat Majalengka. InsyaAllah, dengan kuatnya apresiasi dan kolaborasi yang terjalin, gerakan zakat di Kabupaten Majalengka akan semakin berkembang, modern, dan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan menuju tatanan #MajalengkaLangkungSae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASAward2026 #ApresiasiZakat #MuzakiTeladan #UPZPeduli #GerakanCintaZakat #SinergiUmat #Majalengka
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pimpinan BAZNAS Jabar Puji Kolaborasi Majalengka: Nilai BAZNAS Majalengka Solid, Baik, dan Inovatif
Pimpinan BAZNAS Jabar Puji Kolaborasi Majalengka: Nilai BAZNAS Majalengka Solid, Baik, dan Inovatif
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum., menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi luar biasa yang tercipta di Kabupaten Majalengka. Dalam sambutannya pada acara pendistribusian bantuan dan peluncuran program strategis di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi, beliau secara khusus memuji kepemimpinan Bupati Majalengka yang dinilai sangat harmonis dalam membangun komunikasi multi-pihak. Kolaborasi kokoh antara Pemerintah Daerah, BAZNAS Kabupaten Majalengka, DPRD, serta sektor industri/dunia usaha di Majalengka terbukti mampu mengakselerasi gerakan zakat secara masif. Bapak Nana Sudiana menegaskan bahwa apresiasi ini diberikan bukan tanpa alasan. Berdasarkan data dan laporan resmi yang dimiliki oleh BAZNAS Provinsi Jawa Barat, BAZNAS Kabupaten Majalengka saat ini telah berhasil mencatatkan indeks performa lembaga yang sangat baik, solid, dan penuh dengan terobosan inovatif, terutama dalam hal ketepatan pendistribusian serta efektivitas pendayagunaan dana umat. Sinergi Multi-Sektor sebagai Kunci Akselerasi Zakat Dalam pandangannya, keberhasilan tata kelola zakat di suatu daerah sangat bergantung pada seberapa kuat jalinan kemitraan antara umara (pemerintah) dan amilin (pengelola zakat). Majalengka dinilai sukses melampaui batas formalitas tersebut dengan melibatkan unsur legislatif (DPRD) dan sektor swasta secara aktif. "Kami di BAZNAS Jawa Barat memantau dengan saksama perkembangan di Majalengka. Sinergi yang dibangun bersama jajaran Bupati, DPRD, hingga merangkul dunia industri merupakan langkah yang luar biasa. Hasilnya terlihat nyata hari ini, di mana tata kelola ZIS di Majalengka memiliki indeks yang sangat baik, solid, dan selalu melahirkan inovasi baru," ungkap Pimpinan BAZNAS Jabar dengan penuh rasa syukur. Unggul dalam Transparansi Pendistribusian dan Pendayagunaan Lebih lanjut, Bapak Nana Sudiana menyoroti aspek pendistribusian dan pendayagunaan manfaat yang dinilai sangat produktif. Pola pendistribusian dana zakat di Majalengka terbukti tidak hanya bersifat konsumtif sesaat, melainkan mampu menyentuh aspek strategis kesejahteraan umat secara berkelanjutan. Langkah BAZNAS Majalengka yang mampu mengoordinasikan bantuan secara merata di 343 desa/kelurahan, menginisiasi program Kampung Zakat, hingga berkolaborasi dengan perusahaan untuk perbaikan Rumah Layak Huni (Rutilahu) dan program sedekah karyawan (ASIK), menjadi bukti konkret dari indeks pendayagunaan yang dinilai tinggi oleh tingkat provinsi tersebut. Harapan Menjadi Role Model Tingkat Provinsi Menutup sambutannya, Pimpinan BAZNAS Jabar berharap agar prestasi dan soliditas yang telah dicapai oleh Kabupaten Majalengka ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Keberhasilan sinergi multi-pihak ini diharapkan mampu menginspirasi kabupaten dan kota lain di Jawa Barat dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat secara modern dan akuntabel. InsyaAllah, dengan pengelolaan yang transparan, profesional, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen kepemimpinan daerah, BAZNAS Kabupaten Majalengka akan semakin kokoh dalam menghadirkan kemaslahatan yang luas demi mewujudkan visi mulia masyarakat Majalengkaanu langkung sae. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASJabar #BAZNASMajalengka #SinergiZakat #ZakatSolidInovatif #PemberdayaanUmat #KolaborasiUmaraUlama #JabarJuara
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Bupati Eman Suherman Tegaskan Komitmen Keagamaan Lewal Penyaluran Insentif BAZNAS Menuju Majalengka Langkung SAE
Bupati Eman Suherman Tegaskan Komitmen Keagamaan Lewal Penyaluran Insentif BAZNAS Menuju Majalengka Langkung SAE
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., menegaskan komitmen mendalam Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di wilayahnya. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara pendistribusian bantuan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi. Langkah ini disebutnya sebagai bagian integral dari perwujudan visi besar pembangunan daerah, yakni "Majalengka Langkung SAE". Dalam arahannya, Bupati Eman menyebutkan bahwa penyaluran dana zakat yang dihimpun secara profesional oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka merupakan bentuk nyata dari kepedulian dan kehadiran pemerintah daerah bersama ulama terhadap para pejuang keagamaan di garda terdepan. Wujud Nyata Kehadiran Pemerintah untuk Pejuang Keagamaan Bupati Majalengka menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya kolaborasi penyaluran bantuan kemaslahatan umat ini. Kemitraan strategis ini dinilai berhasil menjangkau elemen-elemen penting penjaga syiar Islam di akar rumput. “Alhamdulillah hari ini BAZNAS bersama pemerintah daerah bisa mendistribusikan dana yang diperoleh kepada empat penerima, yaitu guru ngaji, imam masjid, marbot, dan petugas pemulasaraan jenazah,” ujar Bupati Eman Suherman dengan penuh rasa takzim. Beliau menambahkan bahwa perhatian besar terhadap sektor keagamaan ini bukanlah hal baru, melainkan telah menjadi komitmen kuat sejak awal masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Majalengka, Bapak Dena Muhamad Ramdhan. Komitmen tersebut telah dituangkan secara tertulis ke dalam misi pertama pembangunan daerah, yaitu mewujudkan tatanan masyarakat Kabupaten Majalengka yang lebih baik, khususnya pada aspek sosial dan keagamaan. Mendorong Motivasi dan Respons Kehidupan Sosial Lebih lanjut, program pendistribusian ini diharapkan tidak hanya sekadar memberikan stimulan atau bantuan secara ekonomi semata. Pemerintah Daerah berharap bantuan ini dapat memicu motivasi yang lebih besar bagi para penerima manfaat untuk terus konsisten memberikan kontribusi terbaik di lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Ini bentuk komitmen kami kepada masyarakat, khususnya para pejuang keagamaan, agar terus semangat dan mampu merespons kebutuhan sosial di lingkungannya,” katanya menegaskan. Alokasi Merata di 343 Desa dan Kelurahan Berdasarkan data teknis, besaran insentif yang disalurkan dalam momentum tersebut mencapai Rp1.000.000,- (satu juta rupiah) per orang. Secara total, anggaran berbasis dana zakat dan asnaf fisabilillah yang disalurkan oleh BAZNAS Majalengka mencapai Rp1.372.000.000,- (satu miliar tiga ratus tujuh puluh dua juta rupiah). Guna memastikan asas keadilan dan pemerataan, sasaran bantuan ini didistribusikan secara proporsional kepada empat orang penerima manfaat di setiap desa dan kelurahan, yang mencakup seluruh wilayah di 343 desa/kelurahan se-Kabupaten Majalengka. Melalui momentum ini, Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintah dan elemen masyarakat untuk terus mendukung gerakan zakat. Sinergi yang kuat antara umara, ulama, dan muzaki diyakini akan menjadi pilar utama dalam menghadirkan kemaslahatan, kedamaian, serta keberkahan yang melimpah bagi seluruh warga Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BupatiMajalengka #BAZNASMajalengka #KomitmenKeagamaan #InsentifPejuangAgama #SinergiUmaraUlama #GerakanCintaZakat #MajalengkaSaekeun
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Pimpinan BAZNAS RI Puji Inovasi BAZNAS Majalengka: Program SIGAP dan ASIK Jadi Pelopor Nasional
Pimpinan BAZNAS RI Puji Inovasi BAZNAS Majalengka: Program SIGAP dan ASIK Jadi Pelopor Nasional
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Kegiatan pendistribusian bantuan dan peluncuran program strategis BAZNAS Kabupaten Majalengka yang berlangsung di Gedung Islamic Center tadi pagi mendapat apresiasi tinggi dari tingkat pusat. Pimpinan BAZNAS Republik Indonesia, Bapak Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, secara terbuka memuji langkah-langkah inovasi yang dilahirkan oleh BAZNAS Kabupaten Majalengka. Menurutnya, terobosan seperti Program SIGAP dan ASIK merupakan gerakan pelopor yang bahkan belum dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten atau Kota lain di Indonesia. Di awal sambutannya, Bapak Dr. H. Rizaludin Kurniawan terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf sekaligus salam hangat dari Ketua BAZNAS RI. Sedianya Ketua BAZNAS RI sangat berharap dapat hadir di tengah-tengah masyarakat Majalengka, namun saat ini beliau harus menunaikan agenda strategis organisasi lainnya yang sedang berlangsung di Singapura. Apresiasi Atas Lahirnya Program Inovatif dan Visioner Dalam pengarahannya yang penuh motivasi, Dr. H. Rizaludin Kurniawan menyatakan rasa kagumnya terhadap akselerasi gerakan zakat di Kabupaten Majalengka. Kehadiran program-program baru dinilai sangat adaptif dalam menjawab tantangan zaman dan mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat secara inklusif. Secara khusus, beliau menyoroti dua program unggulan yang dinilai sangat visioner: Program SIGAP (Sedekah Infak Gerakan Anak Peduli): Langkah BAZNAS Majalengka dalam menanamkan karakter gemar berbagi sejak usia dini melalui lembaga pendidikan dipuji sebagai investasi umat jangka panjang. Keberhasilan menghimpun dana hingga miliaran rupiah dari sektor ini membuktikan bahwa potensi zakat jika dikelola dengan inovasi yang tepat akan berdampak luar biasa. Program BAZNAS ASIK (Aksi Sedekah Infak Karyawan): Strategi menjemput bola ke sektor industri dan perusahaan manufaktur dinilai sebagai terobosan cerdas. Gerakan ini dinilai mampu membangun budaya gotong royong yang berkelanjutan di lingkungan pekerja pabrik. "Inovasi seperti Program SIGAP dan ASIK ini merupakan catatan prestasi tersendiri. Gerakan-gerakan sekreatif ini belum kami temukan di BAZNAS kabupaten atau kota lainnya di Indonesia. Majalengka sukses menjadi pelopor," ujar Dr. H. Rizaludin Kurniawan di hadapan para hadirin. Sinergi Umara dan Ulama Sebagai Kunci Sukses Lebih lanjut, Pimpinan BAZNAS RI ini menekankan bahwa inovasi sehebat apa pun tidak akan berjalan optimal tanpa adanya dukungan kuat dari pemerintah daerah. Beliau pun ikut memuji keharmonisan hubungan antara BAZNAS Majalengka dengan jajaran Forkopimda dan Bupati Majalengka. Sinergi yang kokoh antara regulasi pemerintah dan profesionalitas lembaga amil zakat di Majalengka ini diharapkan dapat menjadi role model (percontohan) nasional bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia dalam hal tata kelola zakat yang modern, transparan, dan berdampak maslahat. InsyaAllah, dengan adanya pengakuan dan apresiasi dari BAZNAS RI, momentum ini akan semakin memicu semangat amilin BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus melahirkan kemudahan-kemudahan baru bagi muzaki dalam menunaikan kewajiban, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASRI #BAZNASMajalengka #InovasiZakat #ProgramSIGAP #BaznasASIK #PeloporZakat #ZakatModernAmanah
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Sinergi Kuat Bupati: Dukung Gerakan Zakat dan Sukseskan Lebaran Anak Yatim
Ketua BAZNAS Majalengka Apresiasi Sinergi Kuat Bupati: Dukung Gerakan Zakat dan Sukseskan Lebaran Anak Yatim
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Di hadapan pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta ratusan tamu undangan yang memadati Gedung Islamic Center Majalengka tadi pagi (21/05), Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan pidato sambutan yang penuh rasa syukur. Secara khusus, ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., atas dukungan luar biasa dan kontribusi nyatanya dalam menguatkan ekosistem zakat di daerah. Puncak apresiasi tersebut disematkan atas kepedulian pribadi sang Bupati yang memberikan sumbangsih besar demi menyukseskan program sosial kemanusiaan "Lebaran Anak Yatim". Kegiatan mulia yang direncanakan untuk menyantuni anak-anak yatim dari 26 kecamatan di Kabupaten Majalengka ini menjadi bukti nyata hadirnya umara (pemerintah) di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Energi Besar dari Sinergi Pemerintah Daerah Dalam sambutannya, H. Agus Asri Sabana menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program strategis yang dijalankan oleh BAZNAS Majalengka tidak lepas dari peran aktif dan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Majalengka. "Bagi kami, dukungan Pemerintah Daerah bukan hanya sebatas dukungan administratif atau kelembagaan semata. Lebih dari itu, kehadiran Pemerintah Daerah telah menjadi energi dan penguat semangat bagi kami dalam menjalankan amanah umat. Kami merasakan betul bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka hadir bersama BAZNAS, berjalan bersama, dan ikut memikirkan bagaimana zakat dapat menjadi solusi sosial," ungkap Ketua BAZNAS Majalengka dengan penuh ketulusan. Sinergi yang kokoh ini dinilai telah melahirkan banyak program produktif yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas melalui instrumen zakat, infak, dan sedekah. Sumbangsih Nyata Bupati untuk Kebahagiaan Anak Yatim Salah satu bentuk kepedulian konkret yang disoroti dalam sambutan tersebut adalah keterlibatan langsung Bupati Majalengka dalam menyukseskan agenda "Lebaran Anak Yatim". Kegiatan sosial kemanusiaan ini dirancang dengan konsep yang menyentuh hati, di mana anak-anak yatim akan diajak langsung berbelanja kebutuhan mereka secara mandiri di UD Putra TS. Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M., secara pribadi berkenan memberikan perhatian khusus dengan menambahkan bantuan nyata untuk program tersebut. Kontribusi personal dari Bupati ini secara signifikan menambah kekuatan kuota santunan, melengkapi data yang sebelumnya telah dihimpun secara sukarela melalui dukungan infak dan sedekah dari UPZ Kecamatan di seluruh wilayah Majalengka. Langkah mulia dari orang nomor satu di Majalengka tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat gotong royong bagi para aparatur sipil negara (ASN), pimpinan lembaga, dunia usaha, serta para muzaki lainnya yang memiliki kelapangan rezeki untuk ikut bergerak bersama BAZNAS dalam menghadirkan senyum dan harapan bagi anak-anak yatim. Menuju Majalengka yang Religius dan Penuh Keberkahan Menutup sambutannya, Ketua BAZNAS Majalengka berharap agar jalinan kemitraan antara Pemerintah Daerah, BAZNAS, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Ketika zakat dikelola dengan penuh amanah dan didukung oleh kebersamaan yang kuat, instrumen ini diyakini mampu menjadi pilar utama dalam mengurangi kemiskinan serta membangun masa depan umat yang lebih baik. InsyaAllah, dengan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, gerakan kemanusiaan ini akan membawa keberkahan yang melimpah, sekaligus mengantarkan Kabupaten Majalengka menuju tatanan yang semakin maju, sejahtera, dan bermartabat. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #SinergiUmat #LebaranAnakYatim #BupatiPeduli #GerakanCintaZakat #MuzakiBerbagi #PemberdayaanUmat
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar Lebih dan Luncurkan Berbagai Program Strategis Komprehensif
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar Lebih dan Luncurkan Berbagai Program Strategis Komprehensif
MAJALENGKA, 21 MEI 2026 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menggelar acara akbar pendistribusian bantuan dan peluncuran (launching) berbagai program strategis tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB s.d. selesai ini dipusatkan di Gedung Islamic Center Majalengka. Melalui dana zakat dan asnaf fisabilillah, BAZNAS menyalurkan bantuan total sebesar Rp1.372.000.000,- yang dialokasikan kepada 1.372 pejuang keagamaan di seluruh pelosok Majalengka. Acara berskala besar ini dihadiri langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI, Bapak Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM; Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, Bapak Nana Sudiana, S.IP., M.M., M.Hum.; Bupati Majalengka, Bapak Drs. H. Eman Suherman, M.M.; Wakil Bupati Bapak Dena Muhamad Ramdhan; serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat setempat. Apresiasi untuk Pejuang Syiar dan Penguatan Ekosistem Zakat Dalam laporan resminya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan bahwa bantuan senilai Rp1.000.000,- per orang diberikan kepada 4 orang penerima manfaat (Guru Ngaji, Imam Masjid, Marbot, dan Petugas Pemulasaraan Jenazah) di setiap desa dan kelurahan yang tersebar di 343 desa se-Kabupaten Majalengka. "Mereka mungkin tidak selalu tampil di depan layar, tetapi merekalah yang setiap hari menjaga syiar Islam dan hadir di tengah masyarakat bahkan dalam situasi duka sekalipun," ujar H. Agus Asri Sabana penuh takzim. Selain penyaluran bantuan, momentum ini dioptimalkan untuk memperkuat ekosistem zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Penganugerahan BAZNAS Award Kabupaten Majalengka Tahun 2026. Penghargaan ini dianugerahkan kepada 34 penerima yang terbagi dalam 15 Kategori Award, mulai dari unsur UPZ OPD, Kecamatan, Desa, DKM, hingga dunia usaha yang berkontribusi nyata dalam gerakan zakat. Sinergi Dunia Usaha dan Peluncuran Program Inovatif Sebagai langkah nyata pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, BAZNAS Majalengka secara resmi meluncurkan beberapa program unggulan baru, antara lain: Kampung Zakat: Diluncurkan di 5 desa/kelurahan pionir (Desa Pilangsari, Sukawana, Randegan Kulon, Kagok, dan Banjaran) yang berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan dakwah. Program Rutilahu: Penyerahan simbolis bantuan 5 unit Rumah Layak Huni hasil kolaborasi produktif BAZNAS Majalengka bersama PT Leetex Garment. Program BAZNAS ASIK (Aksi Sedekah Infak Karyawan): Gerakan sosial bagi karyawan pabrik/perusahaan yang diawali oleh komitmen karyawan UD Putra TS Majalengka dan PT Diamond Internasional Indonesia Jatiwangi. Gerakan Wakaf Al-Qur'an: Mengajak umat menghadirkan mushaf layak bagi para santri dan lansia di pelosok, di mana salah satu donatur, Bapak H. Ade Haris Munadi, telah memulai dengan mewakafkan Rp5.000.000,-. Laporan Kinerja SIGAP, DAM Haji, dan Kesiapan Lebaran Anak Yatim Menjelang momentum 10 Muharram 1448 Hijriah mendatang, BAZNAS juga mengumumkan kesiapan agenda "Lebaran Anak Yatim". Dari target awal 10 anak per kecamatan (260 anak) , berkat dukungan sukarela UPZ Kecamatan dan bantuan pribadi dari Bupati Majalengka untuk 77 anak, total data sementara melonjak menjadi 401 anak yatim yang siap diajak berbelanja kebutuhan di UD Putra TS. Di samping itu, dilaporkan pula perkembangan dua program sukses lainnya: Program SIGAP (Sedekah Infak Gerakan Anak Peduli): Berhasil menghimpun dana sebesar Rp1.155.162.566,- (periode Juli 2025–Mei 2026) dari berbagai satuan pendidikan termasuk lembaga PAUD (HIMPAUDI dan IGTK). Sejauh ini, dana yang telah didistribusikan untuk kemaslahatan siswa mencapai Rp786.050.000,-. Program DAM Haji: Sebanyak 95 jemaah haji asal Majalengka telah menitipkan pengelolaan DAM mereka dengan total dana terkumpul Rp299.250.000,-. Hewan DAM tersebut nantinya akan disembelih di desa masing-masing jemaah demi pemerataan distribusi pangan bagi warga miskin daerah. Apresiasi Atas Sinergi Multi-Pihak Menutup rangkaian laporan kegiatan, pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka menghaturkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas dukungan administratif, kebijakan, dan moral yang tiada henti dari Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta BAZNAS RI. Sinergi kokoh ini diharapkan mampu terus menekan angka kemiskinan dan membawa kemaslahatan yang lebih luas bagi seluruh masyarakat. InsyaAllah, setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki akan senantiasa dikelola secara amanah, profesional, dan transparan demi mewujudkan tatanan masyarakat Majalengka yang religius, maju, dan penuh keberkahan. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #GerakanCintaZakat #KampungZakat2026 #ProgramSIGAP #PemberdayaanUmat #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Melalui Tadabur Alam di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Telusuri Sejarah Lokal dan Kelestarian Pohon Maja
Melalui Tadabur Alam di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Telusuri Sejarah Lokal dan Kelestarian Pohon Maja
SINDANGWANGI (20 Mei 2026) Kunjungan kerja Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., beserta Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., ke Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, tidak hanya membawa misi penyaluran bantuan keagamaan, melainkan juga menjadi sarana tadabur alam yang sarat akan makna spiritual, rasa syukur, dan refleksi kebudayaan. Dalam suasana sore yang penuh kehangatan, jajaran pengelola wisata dan pemerintah desa mengajak jajaran BAZNAS Majalengka mengulas kisah sejarah lokal yang menjadi pondasi kuat lahirnya destinasi wisata Pasar Bumi Pakuwon. Objek wisata ini tidak dibangun sekadar untuk mengejar popularitas modern, melainkan lahir dari ide luhur untuk menghidupkan kembali roh sejarah Desa Bantaragung sebagai tanah pelindung (Pakuwon artinya tempat bermukim atau perlindungan) yang subur dan penuh keberkahan alam. Konsep pasar tradisional yang menyatu dengan keasrian alam ini sengaja diciptakan untuk menjaga tradisi luhur masyarakat bergotong royong, bermuamalah secara jujur, sekaligus menjadi wadah ketahanan pangan dan ekonomi berbasis umat muslim setempat. Ketua BAZNAS Majalengka sangat mengapresiasi visi ini, di mana pariwisata maju tanpa harus mencabut akar sejarah dan nilai-nilai Islami masyarakatnya. Keterikatan sejarah Bantaragung dengan asal-usul Majalengka semakin menguat ketika rombongan BAZNAS diperkenalkan pada keberadaan Pohon Maja (Aegle marmelos), tanaman historis yang menjadi simbol utama dan cikal bakal berdirinya Kabupaten Majalengka. Dalam kesempatan istimewa tersebut, Ketua BAZNAS diberi kehormatan untuk melihat langsung bibit tanaman Pohon Maja yang kini statusnya sangat langka. Berdasarkan penuturan tokoh masyarakat setempat, saat ini hanya tersisa 2 (dua) pohon induk Maja yang masih berdiri kokoh di salah satu dusun bersejarah bernama Dukuh Maja. "Melalui momentum tadabur alam hari ini, kita tidak hanya mengagumi keindahan ciptaan Allah SWT, tetapi juga melihat kembali jejak sejarah masa lalu daerah kita melalui bibit Pohon Maja ini. Pohon ini bukan sekadar tanaman, melainkan simbol perjuangan dan identitas Majalengka yang harus kita lestarikan bersama. BAZNAS sangat mendukung langkah pemerintah desa yang berencana melakukan penanaman massal bibit pohon ini di kawasan Dukuh Maja demi menjaga warisan anak cucu kita," ungkap H. Agus Asri Sabana dengan penuh takzim. Pemerintah Desa Bantaragung menjabarkan rencana strategis ke depan untuk menjadikan Dukuh Maja sebagai pusat konservasi dan edukasi sejarah, di mana bibit-bit pohon Maja yang sedang disemai akan ditanam secara masif di wilayah tersebut. Langkah pelestarian alam ini dipandang sejalan dengan prinsip Islam, hablum minal 'alam (hubungan baik dengan alam), guna menjaga ekosistem sekaligus memperkuat daya tarik wisata berbasis sejarah lokal (historical tourism). Melalui sinergi antara pembangunan sarana ibadah mushola yang dibantu oleh BAZNAS, pengembangan ekonomi kreatif di Pasar Bumi Pakuwon, serta pelestarian sejarah Pohon Maja di Dukuh Maja, Desa Bantaragung kini menjelma sebagai role model desa wisata yang seimbang secara spiritual, ekonomi, dan budaya. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #TadaburAlam #SejarahMajalengka #PohonMaja #DukuhMaja #PasarBumiPakuwon #Bantaragung #WisataSejarah #Sindangwangi #PelestarianAlam
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Kunjungi Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Paparkan Berikan Strategi Pemberdayaan SDM Lokal
Kunjungi Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung, BAZNAS Majalengka Paparkan Berikan Strategi Pemberdayaan SDM Lokal
SINDANGWANGI Di sela-sela agenda kunjungan kerja kemanusiaan dan keagamaan, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., berkesempatan menikmati keindahan alam sore hari di objek wisata Pasar Bumi Pakuwon, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi. Kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka yang didampingi oleh Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm., disambut dengan penuh kehangatan, keakraban, dan rasa syukur oleh pihak pengelola wisata serta jajaran pemerintah desa setempat. Dalam pertemuan penuh berkah tersebut, BAZNAS Kabupaten Majalengka juga menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan untuk pembangunan mushola di area objek wisata Pasar Bumi Pakuwon. Penyerahan bantuan ini merupakan langkah nyata dalam merealisasikan amanat luhur dari Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., yang menekankan bahwa setiap objek wisata yang beroperasi di wilayah Kabupaten Majalengka wajib menyediakan sarana ibadah yang layak, nyaman, dan representatif bagi para pengunjung. Suasana sore yang asri kemudian dilanjutkan dengan sesi obrolan hangat dan dialog interaktif antara BAZNAS Majalengka, pihak pengelola objek wisata, serta unsur pemerintahan desa. Dalam diskusi tersebut, Ketua BAZNAS Majalengka memberikan berbagai sumbangsih pemikiran strategis terkait pengembangan destinasi wisata ke depan, baik dari aspek penguatan infrastruktur maupun manajemen kualitas pelayanan publik. H. Agus Asri Sabana menekankan pentingnya menjaga kenyamanan wisatawan melalui kebijakan manajemen yang ramah pengunjung. Salah satu aspek krusial yang disoroti adalah standarisasi harga tiket masuk serta harga aneka kuliner atau jajanan di area wisata agar tetap terjangkau dan tidak memberatkan para pelancong. Prinsip ini selaras dengan nilai Islam yang mengedepankan kemudahan dan keadilan dalam bermuamalah, demi menciptakan kesan positif dan keberkahan bagi para pencari rezeki di kawasan wisata. "Kolaborasi apik yang sudah terjalin dengan sangat baik saat ini antara pemerintahan desa, unsur pengelola, dan Pemerintah Kabupaten Majalengka harus tetap dioptimalkan secara berkelanjutan. Khususnya, fokus utama harus diarahkan pada rekrutmen dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) anak muda lokal," ujar H. Agus Asri Sabana dalam arahannya. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Majalengka mengajak jajaran pengelola untuk bersikap dinamis dan terus berinovasi dalam memajukan potensi daerah. Menurutnya, pengelola harus jeli melakukan studi banding dan memetik pelajaran berharga dari objek-objek wisata lain yang saat ini sedang naik daun. Pengelola dituntut mempelajari secara mendalam apa yang menjadi daya tarik utama tempat lain, lalu mengadaptasikannya sesuai dengan karakteristik kearifan lokal Desa Bantaragung. Merespons arahan serta bantuan yang diberikan, pihak pengelola Pasar Bumi Pakuwon menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian, kepedulian, dan masukan berharga dari BAZNAS Majalengka. Mereka menegaskan komitmennya bahwa seluruh upaya pengembangan yang telah berjalan saat ini akan terus ditingkatkan dan dikembangkan sebaik mungkin demi kemajuan ekonomi berbasis umat serta kenyamanan beribadah di Desa Bantaragung. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #Bantaragung #PasarBumiPakuwon #PemberdayaanEkonomiUmat #WisataReligi #WisataMajalengka #PemudaProduktif #Sindangwangi
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
Dukung Wisata Religi, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Stimulan Pembangunan Mushola di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung
Dukung Wisata Religi, BAZNAS Majalengka Serahkan Bantuan Stimulan Pembangunan Mushola di Pasar Bumi Pakuwon Bantaragung
SINDANGWANGI (20 Mei 2026) – Menjelang sore hari ini, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan wisata Pasar Bumi Pakuwon, Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi. Kehadiran pimpinan BAZNAS Majalengka yang didampingi oleh Kepala Divisi Humas Protokoler, Fijay Muhamad Faozan, S.H., CPm. tersebut membawa misi keagamaan mulia, yakni menyerahkan secara langsung bantuan stimulan untuk pembangunan mushola di area wisata setempat. Kehadiran rombongan BAZNAS Majalengka disambut dengan penuh kehangatan dan rasa syukur oleh pihak pengelola wisata serta jajaran pemerintah desa Bantaragung yang telah bersiap di lokasi. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat penyediaan fasilitas ibadah yang representatif bagi para pengunjung maupun pengelola wisata. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menyampaikan bahwa dana bantuan yang diserahkan merupakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanatkan oleh para muzaki (pembayar zakat) untuk ditasarufkan (didistribusikan) sesuai syariat Islam, salah satunya untuk pembangunan rumah Allah SWT. "Bantuan yang kami serahkan hari ini adalah amanat dari para muzaki. Kami berharap dana stimulan ini dapat memancing kepedulian pihak-pihak lainnya, terutama membangkitkan semangat gotong royong masyarakat, agar pembangunan mushola ini dapat segera rampung dan membawa keberkahan serta manfaat luas bagi pengelola maupun para wisatawan," ujar H. Agus Asri Sabana. Lebih lanjut, Ketua BAZNAS juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat. Beliau menyampaikan amanat langsung dari Bupati Majalengka agar seluruh destinasi objek wisata di wilayah Kabupaten Majalengka wajib menyediakan sarana ibadah yang layak dan nyaman. Langkah ini selaras dengan upaya mewujudkan visi daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi dan pariwisata, tetapi juga kokoh secara spiritual. Dengan adanya bantuan ini, BAZNAS Majalengka berkomitmen untuk terus bergerak menebar kemaslahatan umat, menjaga amanah para muzaki, dan mendukung program pembangunan sarana keagamaan demi kenyamanan beribadah di ruang-ruang publik. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #NikmatBerzakat #Bantaragung #WisataMajalengka #InfoMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS MAJALENGKA SALURKAN BANTUAN KESEHATAN UNTUK WARGA DESA MEKARRAHARJA
BAZNAS MAJALENGKA SALURKAN BANTUAN KESEHATAN UNTUK WARGA DESA MEKARRAHARJA
MAJALENGKA Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Pada Rabu (20/5/2026), BAZNAS Kabupaten Majalengka secara resmi menyerahkan bantuan kesehatan kepada Bapak Maman Rusman, seorang warga dari Blok Sukamandi RT 004 RW 004, Desa Mekarraharja, Kecamatan Talaga. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara langsung di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan oleh Kepala Divisi (Kadiv) Digital Fundraising & Retail BAZNAS Majalengka, Iwan Setiawan, kepada perwakilan keluarga penerima manfaat dalam suasana yang khidmat dan penuh berkah. "Alhamdulillah, pada hari ini kami dapat menyalurkan amanah dari para muzaki dan munfik untuk membantu saudara kita, Bapak Maman Rusman. Bantuan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata BAZNAS Majalengka dalam meringankan beban sesama, khususnya warga yang sedang diuji dengan masalah kesehatan," ujar Iwan Setiawan di sela-sela penyerahan bantuan. Iwan juga menambahkan bahwa program bantuan kesehatan ini merupakan salah satu pilar utama BAZNAS Majalengka dalam mentasharufkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran. Melalui pengelolaan yang profesional dan transparan, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir memberikan solusi bagi kemaslahatan umat di Kabupaten Majalengka. Di tempat terpisah, pihak keluarga Bapak Maman Rusman menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini dirasa sangat berarti untuk menunjang proses pengobatan dan pemulihan kesehatan beliau. Semoga bantuan yang disalurkan ini mendatangkan keberkahan, kesembuhan bagi penerima manfaat, serta menjadi ladang pahala yang berlipat ganda bagi para muzaki yang telah menginfakkan sebagian hartanya melalui BAZNAS Kabupaten Majalengka. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. #MajalengkaLangkungSae #BaznasMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #Kemanusiaan #InfoMajalengka #TalagaPeduli
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Hadiri Santunan 2.000 Yatim & Dhuafa Sekaligus Peresmian Gedung MBS di IAI Tihamah
BAZNAS Majalengka Hadiri Santunan 2.000 Yatim & Dhuafa Sekaligus Peresmian Gedung MBS di IAI Tihamah
MAJALENGKA (20 Mei 2026) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka menghadiri undangan acara santunan akbar bagi anak yatim piatu dan dhuafa, sekaligus peresmian Gedung Maja Boarding School (MBS). Kegiatan yang penuh berkah ini berlangsung di Komplek Kampus Institut Agama Islam (IAI) Tihamah, Blok Salamanggu, Desa Maja Selatan, Kecamatan Maja. Mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, hadir Ketua Dewan Pengawas (Dewas) BAZNAS Majalengka, Bapak Drs. H. N. Nursiwandjaya, M.Si. Kehadiran beliau didampingi oleh Staf Bidang Pengumpulan, Ustaz Wahyudin, M.Pd., serta Operator SIMBA BAZNAS Majalengka, Bapak Asep Saepul Milah, S.Pd.I. Penyerahan Santunan Akbar dan Kehadiran Para Tokoh Dalam kehangatan acara tersebut, santunan diberikan kepada kurang lebih 2.000 penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Penyerahan santunan diserahkan secara langsung oleh Pimpinan Majlis Alkisa, Habib Miqdad bin Gasim Baharun, bersama Founder Bina Insan Peduli (BIP), Bapak Ali Zainal Abidin. Acara yang berjalan dengan khidmat dan khusyuk ini turut dihadiri oleh jajaran ulama, para habaib, serta unsur umaro (pemerintah daerah) Kabupaten Majalengka, yang bersama-sama memberikan doa serta dukungan atas berdirinya Gedung MBS demi kemaslahatan umat. Komitmen BAZNAS Majalengka dalam Sinergi Kemaslahatan Di sela-sela acara, Ketua Dewas BAZNAS Majalengka, Bapak Drs. H. N. Nursiwandjaya, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kolaborasi kebaikan yang luar biasa ini. "Alhamdulillah, BAZNAS Majalengka sangat mendukung dan mengapresiasi langkah mulia yang diinisiasi oleh Majlis Alkisa dan Bina Insan Peduli. Menyantuni ribuan yatim dan dhuafa, sekaligus menyediakan fasilitas pendidikan melalui peresmian Gedung MBS ini, adalah wujud nyata pilar Islam Rahmatan lil 'Alamin. Sinergi antara ulama, umaro, dan lembaga sosial seperti ini adalah kunci utama dalam membangun Majalengka yang berkah dan sejahtera," ujar beliau. Kehadiran BAZNAS Majalengka dalam momentum ini menegaskan komitmen lembaga untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama, guna memastikan syiar zakat, infak, dan sedekah (ZIS) terus membawa dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan mutu pendidikan keagamaan di Kabupaten Majalengka. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #NikmatBerzakat #YatimDhuafa #IAITihamah #MajlisAlkisa #BinaInsanPeduli #MasyarakatMadani #ZakatTumbuhBermanfaat
BERITA21/05/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I.
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan "Saraga" untuk SDN Cieurih 1 Maja
BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan "Saraga" untuk SDN Cieurih 1 Maja
MAJALENGKA, BAZNAS Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan di Bumi Sindangkasih. Melalui program pendistribusiannya, BAZNAS Kabupaten Majalengka menyerahkan bantuan program Saraga (Sarana Olahraga) kepada pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cieurih 1, Kecamatan Maja. Prosesi penyerahan bantuan berlangsung dengan khidmat pada Rabu (20/05/2026), bertempat di Ruang Pelayanan dan Pendistribusian Kantor BAZNAS Kabupaten Majalengka. Bantuan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Majalengka, Asep Saeful Milah, M.Pd., kepada perwakilan pihak sekolah SDN Cieurih 1 Maja yang hadir langsung ke kantor BAZNAS. Dalam kesempatan tersebut, Asep Saeful Milah menyampaikan bahwa bantuan Saraga ini merupakan bagian dari pilar program BAZNAS yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki. Ia berharap bantuan ini dapat memotivasi para siswa agar lebih giat berolahraga dan menjaga kesehatan, sekaligus menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah. "Alhamdulillah, hari ini kami dapat bersilaturahmi sekaligus menyerahkan amanah dari para muzaki berupa bantuan Saraga untuk SDN Cieurih 1 Maja. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini mendatangkan keberkahan, mampu menunjang kebugaran fisik anak-anak kita, serta menjadi amal jariyah bagi para muzaki yang telah menitipkan ZIS-nya ke BAZNAS Majalengka," ujar Asep Saeful Milah. Sementara itu, pihak SDN Cieurih 1 Maja menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Majalengka atas kepedulian yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan motorik dan prestasi non-akademik siswa di sekolah. Kegiatan penyerahan berjalan lancar, tertib, dan penuh dengan nuansa kekeluargaan. BAZNAS Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus bergerak menebar kemaslahatan, memastikan dana ZIS dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran demi kesejahteraan umat. #MajalengkaLangkungSae #BAZNASMajalengka #ZakatTumbuhBermanfaat #SaragaBAZNAS #MajaPeduli #PendidikanMajalengka #NikmatBerzakat
BERITA20/05/2026 | Humas Pendistribusian dan Penyaluran BAZNAS Kabupaten Majalengka
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Majalengka.

Lihat Daftar Rekening →